Author Topic: Allah Tritunggal - Dasar iman Kristen  (Read 143219 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 30, 2010, 08:17:31 AM
Reply #170
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2949
  • Gender: Male
Benar dijawab oleh Bro. Cosmic, dengan tanpa ayat.
Apa ada yang ketinggalan????? Sebab tidak ada ayat di situ?

Bro. Santo, anda katakan "Bapa, Anak, dan ROH KUDUS adalah pribadi yang memiliki hakekat Roh"
Dari kutipan ayat yang mana, sehingga Anda membuat kesimpulan seperti ini.

Bro CosmicBoy
Quote

Tri Tunggal cuma perkataan yg disepakati untuk dipakai dalam mengenal Allah.

Tri Tunggal ialah ilmu yg dipersetujui dan disepakati oleh ahli2 teologi sebagai cara/metode alkitabiah untuk mengenal Bapa, Anak & ROH KUDUS (Allah/Bapa, Firman-Nya dan Roh-Nya) dalam hubungan dengan keesaan Allah.
Disetujui oleh mereka yang setuju. Di tentang juga oleh mereka yang menentang. So... bukan teori yang sempurna. Tritunggal adalah "istilah yang dipakai" dalam mengenal Allah. Tinggal pikirkan Allah yang mana yang mau Anda kenal. Yang sesuai Alkitab atau yang lain. Mau mengenal yang sesuai dalam Alkitab,  mulailah dengan istilah yang ada ada di dalam Alkitab. Mau yang lain silahkan buatlah istilah baru untuk membantu pengenalan Anda.

Regards,
Hans188





Kalo anda mempermasalah istilah, sila baca postingan saya di #165.


Bukan istilah lagi tapi konsep.
Bapa, Anak, dan ROH KUDUS adalah pribadi yang memiliki hakekat Roh. Ini dari mana dasar Alkitabnya?
2 Tim 4:3-4 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. -"Makanya ada POST yang DIHAPUS"
April 30, 2010, 08:25:55 AM
Reply #171
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
Benar dijawab oleh Bro. Cosmic, dengan tanpa ayat.
Apa ada yang ketinggalan????? Sebab tidak ada ayat di situ?

Bro. Santo, anda katakan "Bapa, Anak, dan ROH KUDUS adalah pribadi yang memiliki hakekat Roh"
Dari kutipan ayat yang mana, sehingga Anda membuat kesimpulan seperti ini.

Bro CosmicBoy
Quote

Tri Tunggal cuma perkataan yg disepakati untuk dipakai dalam mengenal Allah.

Tri Tunggal ialah ilmu yg dipersetujui dan disepakati oleh ahli2 teologi sebagai cara/metode alkitabiah untuk mengenal Bapa, Anak & ROH KUDUS (Allah/Bapa, Firman-Nya dan Roh-Nya) dalam hubungan dengan keesaan Allah.
Disetujui oleh mereka yang setuju. Di tentang juga oleh mereka yang menentang. So... bukan teori yang sempurna. Tritunggal adalah "istilah yang dipakai" dalam mengenal Allah. Tinggal pikirkan Allah yang mana yang mau Anda kenal. Yang sesuai Alkitab atau yang lain. Mau mengenal yang sesuai dalam Alkitab,  mulailah dengan istilah yang ada ada di dalam Alkitab. Mau yang lain silahkan buatlah istilah baru untuk membantu pengenalan Anda.

Regards,
Hans188





Kalo anda mempermasalah istilah, sila baca postingan saya di #165.


Bukan istilah lagi tapi konsep.
Bapa, Anak, dan ROH KUDUS adalah pribadi yang memiliki hakekat Roh. Ini dari mana dasar Alkitabnya?

Kayaknya anda tidak mempermasalahkan istilah lagi, oke 'case close'.

Mengenai pertanyaan anda diatas, apakah Bapa, Anak & ROH KUDUS TIDAK memiliki 'conscious' (kesadaran), berkomunikasi, memiliki emosi dan perasaan?

Mengenai hakikat Allah adalah Roh, sila hayati kutipan2 ini.
 
"Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran" (Yoh 4:24)

"Sebab Tuhan adalah Roh..." (2 Kor 3:17)

Karena Allah/Tuhan ialah Bapa, Anak & ROH KUDUS, maka memiliki hakikat Roh.

Dan karena itu, Roh memiliki 'conscious' (kesadaran), berkomunikasi, memiliki emosi dan perasaan.

Kalo Bapa, Anak & ROH KUDUS cuma Jabatan/Fungsi/Cara Bekerja/ Manifestasi (seperti yg anda yakini), apa seperti itu?

Jeneral ialah Jabatan/Cara Bekerja/Fungsi, apakah Jeneral memiliki 'conscious' (kesadaran)? Sila renungkan.
« Last Edit: April 30, 2010, 08:37:53 AM by CosmicBoy »
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
April 30, 2010, 08:50:49 AM
Reply #172
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6783
  • Gender: Male
  • Jesus is My Lord and My GOD
Sudah gak masalahin istilah lagi yah? Saya merasa jadi orang bodoh jika meributkan masalah istilah. Yang pasti adalah Bapa tidak pernah menjadi Anak dan tidak pernah menjadi ROH KUDUS! Mereka disebut sebagai pribadi karena memenuhi syarat 3 unsur.

3 unsur yang terdapat di dalam sesuatu yang disebut pribadi, yaitu:
1.   Unsur Rasio [bisa berpikir, mempunyai pengertian akan kebenaran];
2.   Unsur Emosi [bisa mencintai, membenci, sedih, berduka, sukacita dsb];
3.   Unsur Kemauan [memiliki kebebasan untuk bertindak menurut kemauan yang ada].

Salam.
 
April 30, 2010, 09:01:23 AM
Reply #173
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
@ Bro Hans,

Anda mengutip tulisan saya dan kemudian meresponi,  
Quote
Tri Tunggal cuma perkataan yg disepakati untuk dipakai dalam mengenal Allah.

Tri Tunggal ialah ilmu yg dipersetujui dan disepakati oleh ahli2 teologi sebagai cara/metode alkitabiah untuk mengenal Bapa, Anak & ROH KUDUS (Allah/Bapa, Firman-Nya dan Roh-Nya) dalam hubungan dengan keesaan Allah.
Disetujui oleh mereka yang setuju. Di tentang juga oleh mereka yang menentang. So... bukan teori yang sempurna. Tritunggal adalah "istilah yang dipakai" dalam mengenal Allah. Tinggal pikirkan Allah yang mana yang mau Anda kenal. Yang sesuai Alkitab atau yang lain. Mau mengenal yang sesuai dalam Alkitab,  mulailah dengan istilah yang ada ada di dalam Alkitab. Mau yang lain silahkan buatlah istilah baru untuk membantu pengenalan Anda.

Tapi kemudian, anda menulis, saya kutip:

Quote
Bukan istilah lagi tapi konsep.
Bapa, Anak, dan ROH KUDUS adalah pribadi yang memiliki hakekat Roh. Ini dari mana dasar Alkitabnya?

Pertanyaan saya, anda mempermasalahkan istilah atau konsep???

Mengenai istilah, sudah saya jelaskan ke kamu seperti yg pernah saya tulis di bawah ini.

(1) Adakah Bapa, Anak & ROH KUDUS disebut dalam alkitab?

Ada, masing2 diidentifikasikan sebagai Allah.

(2) Bapa, Anak dan ROH KUDUS, itu berapa?

Tiga atau Tri

(3) Samakah mereka?

Menyangkut 'pribadi' (conscious/kesadaran), mereka berbeda (distincts).

Tapi menyangkut 'Hakikat/Esensi', Bapa, Anak & ROH KUDUS ADALAH YHWH/Allah yg Esa/Tunggal itu.

Sila baca.   


"Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan..."
(2 Kor 1:3)

"Allah, yaitu Bapa dari Yesus, Tuhan kita, yang terpuji sampai selama-lamanya, tahu, bahwa aku tidak berdusta." (2Kor 11:31)   

"Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga."
(Ef 1:3)

Ternyata Bapa "distincts" dari Anak.

Jadi Bapa bukan Anak seperti yg anda yakini!

Karena itulah "Firman itu (yang) bersama-sama (pros) Allah" telah menjadi manusia (baca Yoh 1:1, 14).

Jadi, yang menjadi manusia ialah Firman itu/Sang Anak bukan Sang Bapa.

(4) Ada berapa Allah?

Hanya Tunggal/Satu/Esa.

Jadi, Bapa, Anak & ROH KUDUS itu ==> Tiga/Tri

YHWH/Allah itu                         ==> Tunggal

Kesimpulannya  ialah                  ==> Tri Tunggal.

Ternyata kosnep Tri Tunggal ada disebut dan diajar dalam alkitab, haleluyah!



Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
May 01, 2010, 09:06:04 AM
Reply #174
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 219
  • Gender: Male
Saudaraku, kebingungan konsep Tritunggal adalah Anda memandang 1+1+1=1? Lihatlah sebagai 1x1x1=1. Saya rasa menjawab pertanyaan Anda jika Anda baca Filp 2:5-11. Kalau ada yang bingung, nanti tanya saja di forum.

Salam.
sebelum saya melanjutkan..saya akan bertanya...apakah anda penganut konsep Bapa=Putra=ROH KUDUS (atau dalam istilah anda 1*1*1=1) atau anda penganut Bapa tidak sama dengan Putra dan tidak sama dengan ROH KUDUS (<>= tidak sama)........
Saya tidak menganut paham Sabellianisme, yang menyatakan Bapa=Anak=ROH KUDUS.
sejauh mana anda memahami konsep Bapa tidak sama dengan Putra dan tidak sama dengan ROH KUDUS........klo boleh saya bertanya..... YESUS dlam pengrtian putra..dalam penilaian anda masuk kategori tingkatan yg keberapa.....dan doa anda ditujukan ke siapa.....

Ulangan  6
6:4. Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN (YHVH) itu Allah (ELOHIM:Bapa, Anak, dan ROH KUDUS) kita, TUHAN (YHVH) itu esa (ECHAD:Satu/Kesatuan)!

Bapa tidak pernah menjadi Anak, juga sebaliknya.
Anak tidak pernah menjadi ROH KUDUS, juga sebaliknya.
ROH KUDUS tidak pernah menjadi Bapa ataupun Anak.

Dalam pembatisan Mat28:19, dalam nama YHVH dituliskan oleh Matius dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS menjelaskan tentang Bapa, Anak, dan ROH KUDUS memiliki otoritas yang sejajar serta kesetaraan derajat.

Dalam doa ditujukan kepada pribadi Bapa dalam nama Tuhan YESUS, dan Roh Kuduslah yang mendorong orang berdoa.

Dalam Filp 2:5-11, dijelaskan bahwa berdasarkan pikiran dan perasaan sang Anak sendiri yang sebenarnya setara dengan Allah, mengosongkan diri dan mengambil rupa seorang hamba, menjadi manusia untuk memberikan keteladanan iman "taat".

Salam.


Konsep Ulangan dalam alkitab tidak bisa didescriptionkan sbagai allah itu Bapa,Putra dan ROH KUDUS....menurut saya konsep itu adalah satu..Tuhan itu Allah ..titik dan jangan diartikan macam-macam...dan belum dikenal sebagai penjabaran anda diatas..(dialkitab pl tidak mengenal hal itu).....

dan konsep Bapa tidakpernah menjadi anak atau sebaliknya ini menurut saya bisa dibenarkan tetapi bukan berarti kita mengacuhkan pengertian-pengertian yang lain.....spt Bapa memang tidak pernah menjadi anak tetapi bukan berarti anak tidak bagian dr bapa...meaning Anak bagian dari Bapa....

menurut saya kesetaraan derajat dan otoritas..tetap ada di Bapa (Otoritas tertinggi ada di Bapa)....makanya  saya menanyakan kepada penganut paham non sabiliniasme(menurut pengertian anda) apakah perlu menempatkan kata "Sebab engkaulah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya" dalam doa Bapa Kami......sebab jika kita baca didalam alkitab kita akan menumukan banyak kata Raja yang ditujukan kepada Yesus dari dia sebelum di Salib...sampai nanti dia akan ditempatkan sebagai Raja oleh Bapa..........

mengenai Efesus......bolehkah sya bertanya ....apa yang anda ketahui mengenai konsep Allah.....apakah Allah itu ?Apakah Tuhan itu?Apakah Bapa Itu ?sebab menurut saya hal tsb masih kabur dan tidak jelas di dalam alkitab....
May 01, 2010, 09:36:38 PM
Reply #175
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6783
  • Gender: Male
  • Jesus is My Lord and My GOD
Saudaraku, kebingungan konsep Tritunggal adalah Anda memandang 1+1+1=1? Lihatlah sebagai 1x1x1=1. Saya rasa menjawab pertanyaan Anda jika Anda baca Filp 2:5-11. Kalau ada yang bingung, nanti tanya saja di forum.

Salam.
sebelum saya melanjutkan..saya akan bertanya...apakah anda penganut konsep Bapa=Putra=ROH KUDUS (atau dalam istilah anda 1*1*1=1) atau anda penganut Bapa tidak sama dengan Putra dan tidak sama dengan ROH KUDUS (<>= tidak sama)........
Saya tidak menganut paham Sabellianisme, yang menyatakan Bapa=Anak=ROH KUDUS.
sejauh mana anda memahami konsep Bapa tidak sama dengan Putra dan tidak sama dengan ROH KUDUS........klo boleh saya bertanya..... YESUS dlam pengrtian putra..dalam penilaian anda masuk kategori tingkatan yg keberapa.....dan doa anda ditujukan ke siapa.....

Ulangan  6
6:4. Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN (YHVH) itu Allah (ELOHIM:Bapa, Anak, dan ROH KUDUS) kita, TUHAN (YHVH) itu esa (ECHAD:Satu/Kesatuan)!

Bapa tidak pernah menjadi Anak, juga sebaliknya.
Anak tidak pernah menjadi ROH KUDUS, juga sebaliknya.
ROH KUDUS tidak pernah menjadi Bapa ataupun Anak.

Dalam pembatisan Mat28:19, dalam nama YHVH dituliskan oleh Matius dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS menjelaskan tentang Bapa, Anak, dan ROH KUDUS memiliki otoritas yang sejajar serta kesetaraan derajat.

Dalam doa ditujukan kepada pribadi Bapa dalam nama Tuhan YESUS, dan Roh Kuduslah yang mendorong orang berdoa.

Dalam Filp 2:5-11, dijelaskan bahwa berdasarkan pikiran dan perasaan sang Anak sendiri yang sebenarnya setara dengan Allah, mengosongkan diri dan mengambil rupa seorang hamba, menjadi manusia untuk memberikan keteladanan iman "taat".

Salam.


Konsep Ulangan dalam alkitab tidak bisa didescriptionkan sbagai allah itu Bapa,Putra dan ROH KUDUS....menurut saya konsep itu adalah satu..Tuhan itu Allah ..titik dan jangan diartikan macam-macam...dan belum dikenal sebagai penjabaran anda diatas..(dialkitab pl tidak mengenal hal itu).....

dan konsep Bapa tidakpernah menjadi anak atau sebaliknya ini menurut saya bisa dibenarkan tetapi bukan berarti kita mengacuhkan pengertian-pengertian yang lain.....spt Bapa memang tidak pernah menjadi anak tetapi bukan berarti anak tidak bagian dr bapa...meaning Anak bagian dari Bapa....

menurut saya kesetaraan derajat dan otoritas..tetap ada di Bapa (Otoritas tertinggi ada di Bapa)....makanya  saya menanyakan kepada penganut paham non sabiliniasme(menurut pengertian anda) apakah perlu menempatkan kata "Sebab engkaulah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya" dalam doa Bapa Kami......sebab jika kita baca didalam alkitab kita akan menumukan banyak kata Raja yang ditujukan kepada YESUS dari dia sebelum di Salib...sampai nanti dia akan ditempatkan sebagai Raja oleh Bapa..........

mengenai Efesus......bolehkah sya bertanya ....apa yang anda ketahui mengenai konsep Allah.....apakah Allah itu ?Apakah Tuhan itu?Apakah Bapa Itu ?sebab menurut saya hal tsb masih kabur dan tidak jelas di dalam alkitab....
Mudah saja, periksa Alkitab saudara, tulisannya seperti ini:

Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS,

ATAU
Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa atau Anak atau ROH KUDUS,

ATAU
Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa = Anak = ROH KUDUS,

Lalu simpulkan sendiri deh!

May 02, 2010, 01:08:47 PM
Reply #176
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 16
      Urun rembug boleh ya.... selain ayat-ayat Alkitab  di atas yang debgab jelas menyaksikan ketritunggalan Allah, satu ayat lagi boleh saya sebut dan saya pahami. dari Yohanes 1 : 1- 5 juga menyaksikan tentang ketritunggalan Allah. 
      Begini ceritanya, Yoh 1 : 1-3 mengatakan "Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.  Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan" ( lihat juga kejadian 1: 26, di situ dikatakan "Baiklah Kita...... Kita dalam kej 1 : 26 memakai huruf kapital yang menunjuk kepada otoritas Allah sebagai Bapa,Putra dan ROH KUDUS ).  Jadi  yang dimaksud dalam Yoh 1 : 1-3 adalah  Firman Allah adalah  Allah sendiri yang memiliki otoritas tertinggi, Ia maha kuasa, yang dapat melakukan segala perkara yang bagi manusia mustahil.  Jika Allah berkehendak bahwa FirmanNya menjelma manusia, itulah yang akan terjadi. Yesus adalah Firman Allah yang menjelma manusia-sang Putra- sebagai penggenapan visi Allah Bapa yaitu menyelamatkan manusia dari dosa maka perantara yang tepat adalah Allah sendiri yang oleh FirmanNya menjelma dalam diri Manusia Yesus. 
         Kemudian Yoh 1:4-5 menyaksikan, bahwa dalam angka memelihara Iman manusia yang telah terpanggil dan diselematkan. Allah menghembuskan RohNya ke dalam kehidupan manusia agar kehidupan manusia diliputi terang yang dapat bercahaya dalam kegelapan, supaya kegelapan itu tidak menguasai kita.  Itulah otoritas Allah yang ke dua, Ia memberikan RohNya kepada kita - manusia - ciptaanNya, yang secara khusus kita itu dibuat, dibentuk segambar dan serupa dengan Allah dan dihembusi NafasNya sehingga kita hidup memuliakan Allah sang pencipta.
          Otoritas Allah yang ke tiga adalah,.....segala perbuatan Allah kepada kita ciptaanNya adalah memberikan kebebasan kepada kita untuk berkehendak, tetapi juga memelihara, merawat, mendidik dan menegur kita dengan setiap pengalaman yang Allah ijinkan terjadi dalam hidup kita, melalui FirmanNya, melalui PenyataanNya secara umum yang dapat kita hayati melalui kekayaan alam yang menghidupi kita dan penyataan khusus yang boleh kita rasakan dalam diri Tuhan Yesus Kristus.  Allah berperan sebagai Bapa yang selalu memenuhi setiap kebutuhan daging dan rohani kita. Jadi jangan ragukan TRinitas Allah.
May 02, 2010, 04:20:37 PM
Reply #177
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2949
  • Gender: Male
Wahyu 1:9. Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus.
1:10 Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala,
1:11 katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia."
1:12 Lalu aku berpaling untuk melihat suara yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas.
1:13 Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas.
1:14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.
1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah.
1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.
1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.
1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."

Siapa yang dilihat Yohanes dan berkata-kata kepadanya?
2 Tim 4:3-4 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. -"Makanya ada POST yang DIHAPUS"
May 02, 2010, 11:31:24 PM
Reply #178
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6783
  • Gender: Male
  • Jesus is My Lord and My GOD
Wahyu 1:9. Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan YESUS, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh YESUS.
1:10 Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala,
1:11 katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia."
1:12 Lalu aku berpaling untuk melihat suara yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas.
1:13 Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas.
1:14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.
1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah.
1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.
1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.
1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."

Siapa yang dilihat Yohanes dan berkata-kata kepadanya?

??? Tidak menjelaskan apapun...
Wahyu  3
3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.


May 03, 2010, 08:05:09 AM
Reply #179
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
Saudaraku, kebingungan konsep Tritunggal adalah Anda memandang 1+1+1=1? Lihatlah sebagai 1x1x1=1. Saya rasa menjawab pertanyaan Anda jika Anda baca Filp 2:5-11. Kalau ada yang bingung, nanti tanya saja di forum.

Salam.
sebelum saya melanjutkan..saya akan bertanya...apakah anda penganut konsep Bapa=Putra=ROH KUDUS (atau dalam istilah anda 1*1*1=1) atau anda penganut Bapa tidak sama dengan Putra dan tidak sama dengan ROH KUDUS (<>= tidak sama)........
Saya tidak menganut paham Sabellianisme, yang menyatakan Bapa=Anak=ROH KUDUS.
sejauh mana anda memahami konsep Bapa tidak sama dengan Putra dan tidak sama dengan ROH KUDUS........klo boleh saya bertanya..... YESUS dlam pengrtian putra..dalam penilaian anda masuk kategori tingkatan yg keberapa.....dan doa anda ditujukan ke siapa.....

Ulangan  6
6:4. Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN (YHVH) itu Allah (ELOHIM:Bapa, Anak, dan ROH KUDUS) kita, TUHAN (YHVH) itu esa (ECHAD:Satu/Kesatuan)!

Bapa tidak pernah menjadi Anak, juga sebaliknya.
Anak tidak pernah menjadi ROH KUDUS, juga sebaliknya.
ROH KUDUS tidak pernah menjadi Bapa ataupun Anak.

Dalam pembatisan Mat28:19, dalam nama YHVH dituliskan oleh Matius dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS menjelaskan tentang Bapa, Anak, dan ROH KUDUS memiliki otoritas yang sejajar serta kesetaraan derajat.

Dalam doa ditujukan kepada pribadi Bapa dalam nama Tuhan YESUS, dan Roh Kuduslah yang mendorong orang berdoa.

Dalam Filp 2:5-11, dijelaskan bahwa berdasarkan pikiran dan perasaan sang Anak sendiri yang sebenarnya setara dengan Allah, mengosongkan diri dan mengambil rupa seorang hamba, menjadi manusia untuk memberikan keteladanan iman "taat".

Salam.


Konsep Ulangan dalam alkitab tidak bisa didescriptionkan sbagai allah itu Bapa,Putra dan ROH KUDUS....menurut saya konsep itu adalah satu..Tuhan itu Allah ..titik dan jangan diartikan macam-macam...dan belum dikenal sebagai penjabaran anda diatas..(dialkitab pl tidak mengenal hal itu).....

dan konsep Bapa tidakpernah menjadi anak atau sebaliknya ini menurut saya bisa dibenarkan tetapi bukan berarti kita mengacuhkan pengertian-pengertian yang lain.....spt Bapa memang tidak pernah menjadi anak tetapi bukan berarti anak tidak bagian dr bapa...meaning Anak bagian dari Bapa....

menurut saya kesetaraan derajat dan otoritas..tetap ada di Bapa (Otoritas tertinggi ada di Bapa)....makanya  saya menanyakan kepada penganut paham non sabiliniasme(menurut pengertian anda) apakah perlu menempatkan kata "Sebab engkaulah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya" dalam doa Bapa Kami......sebab jika kita baca didalam alkitab kita akan menumukan banyak kata Raja yang ditujukan kepada YESUS dari dia sebelum di Salib...sampai nanti dia akan ditempatkan sebagai Raja oleh Bapa..........

mengenai Efesus......bolehkah sya bertanya ....apa yang anda ketahui mengenai konsep Allah.....apakah Allah itu ?Apakah Tuhan itu?Apakah Bapa Itu ?sebab menurut saya hal tsb masih kabur dan tidak jelas di dalam alkitab....
Mudah saja, periksa Alkitab saudara, tulisannya seperti ini:

Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS,

ATAU
Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa atau Anak atau ROH KUDUS,

ATAU
Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa = Anak = ROH KUDUS,

Lalu simpulkan sendiri deh!



Siip.

Saya tambahin, kalo frase "baptislah mereka dalam nama Bapa, Anak & ROH KUDUS" itu ialah dalam satu nama iaitu Tuhan Yesus Kristus, mengapa Yesus tidak memerintahkan saja 'membaptis mereka dalam nama-Ku" seperti frase "jadikanlah semua bangsa murid-Ku."?

Lagian, kalo "dalam nama Bapa, Anak & ROH KUDUS" ialah FUNGSI/JABATAN, kenapa Yesus tidak mengatakan dengan jelas seperti "dalam FUNGSI/JABATAN Bapa, Anak & ROH KUDUS."?

Menurut ajaran 'oneness', "Anak" (Anak Allah) bukan Ilahi melainkan manusiawi, mengapa diperintahkan "baptis mereka dalam nama" satu nama yg bukan Ilahi, dan dua nama yg Ilahi??? Kacau? Ajaran 'oneness' membuat pembacaan/pengertian ayat2 alkitab kacau balau!!!
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)