Author Topic: Antara Teologi Kemiskinan dan Teologi Kemakmuran  (Read 5639 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 21, 2011, 04:40:47 PM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9054
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
Sis & Bro ,
Ingat ini yah... biar nggak pada ribut kaya miskin , okay ?
Matius 26:11  Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu
Inilah KEBENARAN !

GBU

Lantas, maksudnya gimana bro?
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
October 21, 2011, 05:18:25 PM
Reply #21
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 342
  • Gender: Male
  • Denominasi: protestan
Lantas, maksudnya gimana bro?
Bruce Maksudnya ngapain juga kita ngeributin TEOLOGI Miskin  atau KAYA ...
yang satu bilang jadi Kristen harus miskin lah wong YESUS aja lahir numpang dipalungan ( nggak di Hotel bintang 5 ) , terus yang lain bilang jadi orang keristen harus kaya karena bapa kita kan TUHAN yang punya segalanya jadilah kaya , semakin kaya dan sangat kaya !
APAKAH TUHAN YESUS ngajarin TEOLOGI ? ABSOLUTLY NO ! Dia mengajarkan KASIH ! yang membuat TEOLOGI adalah MANUSIA yang berusaha Mempelajari TUHAN !
Ayat yang saya tunjukkan itu Tuhan sendiri bilang kalau ORANG MISKIN akan selalu ADA diantara MU ! jadi memang ada ORANG KAYA ada ORANG MISKIN yang jadi Christ Follower.... Nggak semua harus miskin atau nggak semua harus Kaya ! itu Ajaran MANUSIA !
Tuhan sedih   :'( Bruce kalau kita kehilangan KASIH ! Setannya  :happy0065: ngeliat Forum Kristen isinya pada  :knuppel2: Giliran suruh  :knuppel2: lawan SETAN sebagai REAL ENEMY pada Alergi  :ashamed0002:.
GBU. 
 
October 21, 2011, 05:23:08 PM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9054
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
@santo

Ha ha ha ha, khusus menanggapi keluhan anda, jangan heran bro, di FK ini, jika kita mengajak diskusi theology, pada melengos. Kalau kita ngajak diskusi tengang sejarah pada balik badan. Kalau kita mengajak diskusi tentang politik pada beidik. Kalau anda ajak keroyok lain aliran, pada semangat.

Apa tandanya tuh?

Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
October 21, 2011, 05:32:35 PM
Reply #23
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 342
  • Gender: Male
  • Denominasi: protestan
@santo

Ha ha ha ha, khusus menanggapi keluhan anda, jangan heran bro, di FK ini, jika kita mengajak diskusi theology, pada melengos. Kalau kita ngajak diskusi tengang sejarah pada balik badan. Kalau kita mengajak diskusi tentang politik pada beidik. Kalau anda ajak keroyok lain aliran, pada semangat.

Apa tandanya tuh?
Bruce , TUHAN bilang "itu tandanya kalian belum MENGENAL AKU !" kalian TAHU TUHAN , KALIAN HAPAL FIRMANNYA , tapi kalian TIDAK KENAL TUHAN ! maka TUHAN juga akan bilang TIDAK MENGENAL KALIAN hai pembuat KEJAHATAN ! ! 
Nah Loh masih juga pada belum NYADAR ? !
GBU .
October 21, 2011, 05:46:33 PM
Reply #24
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 135
  • Denominasi: Catholic
yesus menjadikan kita kaya materi ya?
October 21, 2011, 06:21:52 PM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 543
  • Gender: Male
  • Denominasi: Recovery Protestant
YESUS menjadikan kita kaya materi ya?
Kan ada nyanyiannya tuh: Yesus kaya rela jadi miskin, agar kita jadi kaya raya... Amit2 deh tuh nyanyian! Yesus yg sudah mencurahkan darah-Nya untuk menebus dosa umat manusia masih kurang! Masih disuruh jadi miskin lagi! Kita sudah dosanya ditebus, masuk sorga dijamin, udah itu (dijamin?) kaya lagi.
Kira2 kalo loe2 jadi Yesus atau Bapa di sorga gitu gimana coba? Jawab yg jujur ya!
"It's not how much we give but how much love we put into giving". (Mother Teresa) :)
October 21, 2011, 06:41:24 PM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5002
Biasanya yang 'dianggap penganut' teologi kemakmuran adalah gereja gereja dari GBI (cmiiw)


bROO@BRUCE...

Apa yang anda tulis diatas , adalah menandakan suatu itikat yang tidak jujur.  Namun jika itu tidak menjadi masalah dng diri anda....ya itu adalah pendapat anda ( membenarkan apa yang  menjadi penilaian anda sendiri ).Tapi mungkin tidak benar dari pandangan di pihak luar diri anda . Kenapa harus mengambil simpel dari luar komunitas anda..?? bukannya dilihat dulu bagaimana komunitas anda dalam hal tsb...??
Padahal Alkitab juga mengajarkan : perbuatalah sebagaimana orang lain ingin perbuat terhadap anda ( itu bahasa saya ya ..bukan kitipan ayat aslinya).
Jadi jangan bersikap seperti tidak melihat balok di Kelopak matamu namun gajah disebrang lautan nampak jelas kelihatan.
So..?? instropeksilah dulu broo@bruce...?? Jangan kelihatanan begitu tendensius terhadap denom yang ada di luar anda. Itu menunjukan kesombongan dan kemegahan dalam beriman....artinya narsis dan menuju sifat yang egois dan munafik nantinya...( maaf ya ). Apakah dng demikian and terus mau mengeklaim bahawa anda karena sudah menganggap diri menjadi anak Tuhan...XIXIXIXI...walahuallam bin syawab..Tinggi hati naanya broo..!!

Saya tidak mempersoalkan substansi tulisan anda loh..tapi saya prihatin terhadap sikap hati anda yang katanya anda anggap sudah menjadi anak-Tuhan..??
Namun cerminannya di fakta faktualnya kok endak tuh....??? hehehehe
Siapa yangmeninggikan dirai maka dia malah akan direndahkan.
Jadi mending teropong dulu masalah teologi kemakmuran dan teologi kemiskinan dari denom gereja anda...baru melihat yang orang punya...ITI LEBIH FAIR / ADIL kayanya ya..??

Salam GBU
October 21, 2011, 07:21:57 PM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4848
  • Denominasi: Protestan
Para penganut Teologi Kemakmuran mungkin belum biisa di bilang "sesat" melainkan "berlebihan", karena tak dapat disangkal bahwa Tuhan menjanjikan berkat materi disamping berkat rohani. Abraham, Ishak, Yakub, Daud, Salomo, Ayub, Yusuf adalah contoh dari mereka yang diberkati.

Menekankan berkat materi sebagai bukti orangyang dikasihi Tuhan tidak terlalu tepat, karena banyak juga catatan Alkitab yang menceritakan sebaliknya. Bahkan murid2 Tuhan semuanya menderita.

Teologi yang tidak mengakar dalam dan kuat pada Kitab Suci hanya bertahan sejauh ujian baginya lolos saja. Hal ini berlaku pada Teologi Kemakmuran itu. Ujian baginya yang menyokong hanyalah masalah ekonomi. "kebenaran" relatifnya terletak pada dukungan suasana ekonomi. Sama halnya dengan kekuatan seorang kepala pemerintahan secara politik hanya bertahan sejauh ekonomi normal dan stabil. Kejatuhan pimpinan politik sudah dapat dipastikan manakala ekonomi jatuh.

Demikian juga Teologi Kemakmuran hanya sanggup bertahan jika tempat sandarannya yaitu "ekonomi" bertahan hidup. Contohnya terjadi di Korea, ketika ekonomi korea bagus, maka Teologi ini dapat disebarkan dengan baik di Korea, tetapi ketika krisis ekonomi terjadi, sandaran ekonomi kolaps, maka demikian juga "iman" pada gereja yang mengusung teologi ini ikut-ikutan kolaps.

Sayapribadi melihat sandaran teologi pada "ekonomi" model ini hanya menegaskan kebenaran Tuhan Yesus tentang orang yang mendirikan rumahnya DI ATAS PASIR, ketika angin kencang datang, rumahnya tidak ada lagi.

Tetapi TEOLOGI ANUGERAH, yang mendasarkan diri pada ANUGERAH ALLAH, tak lekangoleh waktu, karena dasar yang kuat di atasnya Teologi itu dibangun. Demikian juga Teologi Kemiskinan, memang selalu mendapat tempat karena Tuhan yesus juga pernah berkata "orang miskin selalu ada padamu" ... dan dunia ini terus menjurus pada makin banyak orang miskin, sehingga Teologia kemiskinan atau Teologia Pembebasan selalu menemukan tempat aktualisasinya ...

Seharaj telah mencatat bahwa Ordi Katolik yang menunjang orang miskin [saya lupa, Fransiskan atau apa ya ... CMIIW] pendirinya adalah seorang anak orang kaya yang meninggalkan semua itu dan mengabdikan untuk membantu dan menghidupkan orang2 miskisn. Dan ada suatu masa ketika perhatian sangat banyak umat Katolik mengapresiasi kerja mereka, maka Ordo itu berubah menjadi "kelimpahan" sokongan baik finansial maupun material, dan gerejanya berubah menjadi "sebuah katedral megah dan besar", maka jika pendirinya masih hidup, pendirinya akan kecewa, karena intisari dari kedekatan dan sokongan langsung otomatis berubah dengan hadirnya kemegahan manusiawi demikian. Tetapi untunglah semangat asli dalam ordo itu masih terus hidup sampai sekarang, meski dikelilingi oleh sokongan duniawi yang melimpah ...

Menurut saya, kejujuran dan ketulusan pemimpin gereja menerapkan strategi pemberitaan Injil dapat dilihat dari pilihan teologi yang mereka anut ...

Bangsa Indonesia yang majemuk dan kebanyakan jelata yang hidup pas-pasan, maka Teologi kemakmuran hanyalah sebuah utopia yang semakin menjauhkan gereja dari tataran kehidupan kebanyakan masyarakat Indonesia berpijak ...

saya lebih menghormati cara masuk para misionaris abad 19 yang masuk melalui tataran budaya, dimana seluruh hidup mayoritas bangsa Indonesia berpijak ... pendekatan kultural.  Namun saat ini ketika keindonesiaan semakin memiliki arti, maka pendekatan kultural justru kontraproduktif. gereja2 dengan label "suku" tertentu hanya memperoleh pertumbuhan secara internal, dan menarik bagi kaum homogen. meski deklarasi dalam dokumen sah gereja mereka adalah gereja universal, tetapi fakta pendekatan budaya malah mengurung mereka pada wilayahn terbatas itu.

Sebaliknya gereja yang bersifat nasionalis memperoleh tempat lebih leluasa. Jadi jalan yang dibuka oleh gereja lain yang bersemangat "ku tak pandang dari gereja mana ..." malah menemukan pijakan mereka yang relatif lebih maju ... meskipun teologi mereka juga agak kontraproduktif, yaitu teologi kemakmuran itu ...

jadi menurut pendapat saya, kombinasi yang cocok adalah NASIONALIS & TIDAK TEOLOGI KEMAKMURAN ...  karena 2 hal itulah yang mendapatkan tempat di dalam kemajemukkan Indonesia.

Sebenarnya jujur saja, Gereja Katolik dan Gereja Protestan semacam GPIB lah yang cocok untuk pengembangan ini .. dengan syarat, sepanjang di dalam tubuh GPIB tidak disusupi semangat parsial ke-3 suku dominan yaitu Batak, Ambon dan Manado  ... jika ketiga suku dominan ini sanggup mengesampingkan ego mereka ... maka mereka bisa lebih hebat bagi Kritus dengan pendekatan "teduh" gaya Reformed mereka.

Bukan berarti gereja suku tidak berperan, gereja suku harus terus menjadi penjaga suku-suku tersebut untuk terus berkembang ...

Sedangkan gereja Katolik, saya tidak mengetahui dinamika di dalamnya, tetapi saya melihat Gereja Katolik lebih kuat pendekatannya yaitu asimilasi budaya. Jika ditanya, gereja mana yang paling welcome dan paling mengakomodasi asimilasi budaya, maka jawabannya adalah gereja Katoliik ... jika saya seorang etnis Tionghoa, maka saya lebih mudah masuk ke kalangan Katolik ketimbang masuk ke dalam gereja Batak ... karena di dalam Katolik maka ketionghoaan saya melebur dalam gereja, sedangkan di gereja suku, ketionghoaan saya malah menimbulkan "kontras budaya" dengan busaya asli suku itu ... di satu sisi bisa menghasilkan hal yang tidak nyaman secara psikologis.

JAdi menurut saya, pendekatan Teologi Kemakmuran hanyalah sebuah pendekatan di antara banyak pendekatan, dan untuk iklim Indonesia, Teologi tersebut belum pada tempatnya berlaku secara nasional, karena kontraproduktif ...
Kuduskanlah Kristus dalam hatimu sebagai TUHAN
October 21, 2011, 08:30:45 PM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6604
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Kan ada nyanyiannya tuh: YESUS kaya rela jadi miskin, agar kita jadi kaya raya... Amit2 deh tuh nyanyian! YESUS yg sudah mencurahkan darah-Nya untuk menebus dosa umat manusia masih kurang! Masih disuruh jadi miskin lagi! Kita sudah dosanya ditebus, masuk sorga dijamin, udah itu (dijamin?) kaya lagi.
Kira2 kalo loe2 jadi YESUS atau Bapa di sorga gitu gimana coba? Jawab yg jujur ya!
Ada ayatnya lho bro
2 kor 8:9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.
October 26, 2011, 04:23:06 PM
Reply #29
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 255
Ada ayatnya lho bro
2 kor 8:9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita YESUS KRISTUS, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

konglomerat ;D
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)