Author Topic: Antara Teologi Kemiskinan dan Teologi Kemakmuran  (Read 13929 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 01, 2011, 04:58:29 PM
Reply #60
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
sip2...

oke deh bro...mengenai bro bruce saya yakin jauh dari lubuk hatinya untuk menghakimi orang lain..oleh karena itu ada keterangan di belakang CMIIW = correct me if I am wrong...:)

semoga kita semakin mengenal satu sama lain termasuk dengan bro bruce dan rekan2 yang lain  dan bersama2 memperluas wawasan masing2 dalam iman Kristiani sebagai pengikut KRISTUS.



GBU :)

Tapi berilah kesempatan kepada purba untuk mengklarifikasi ucapannya bro, karena sudah dua kali dia mempertanyakan jawaban saya itu. Saya ingin tahu dimana salahnya.

Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
November 01, 2011, 05:01:24 PM
Reply #61
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5389
Itu kan post saya untuk menjawab pertanyaan yang diajukan bro, sebutkan kalau saya salah (GBI bukan penganut theology kemakmuran), dan akan saya cium kaki anda. Bagaimana kalau sebaliknya? Anda akan lakukan yang sama?

Keberatan anda sudah saya jawab dua kali, sementara omelan anda tetap saja tidak berubah, sebenarnya keberatan anda apa dengan jawaban saya itu? Ayo dong, anak Batak masa ngga berani ngomong.



heemmmm..

saya kutip pernyataan yang sudah anda buat,tsb ( tanpa mengurangi dan mennambahinya ),,,dan apa yang anda buat tsb saya tunjukan kembali kepada broo@@ leo..bahwa pernyataan seperti itu ( punya @bruce ) yang tidak menjadi saya hargai dan hormatii...karena jika dibandngkan deng pernyataan yang lebih bijak sana dan keluar dari pikiran orang Kristen yang sudah dewasa dalam keimannanya. seperti broo@ leo..

Selebihnya pasti under-estimate anda selalu mucul seperti bensin kesamber pecikan api...heemmm...

Salam
November 01, 2011, 05:10:47 PM
Reply #62
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
heemmmm..

saya kutip pernyataan yang sudah anda buat,tsb ( tanpa mengurangi dan mennambahinya ),,,dan apa yang anda buat tsb saya tunjukan kembali kepada broo@@ leo..bahwa pernyataan seperti itu ( punya @bruce ) yang tidak menjadi saya hargai dan hormatii...karena jika dibandngkan deng pernyataan yang lebih bijak sana dan keluar dari pikiran orang Kristen yang sudah dewasa dalam keimannanya. seperti broo@ leo..

Selebihnya pasti under-estimate anda selalu mucul seperti bensin kesamber pecikan api...heemmm...

Salam

@purba

Bro, saya tidak membutuhkan penghargaan dari setiap post yang saya tulis.

Tetapi, kalau post saya dipersalahkan orang, maka adalah hak saya untuk bertanya, dimana salahnya. Dan karena anda sudah dua kali menyatakan kesalahan saya, maka adalah wajar saya bertanya lagi kepada anda.

Apakah saya salah dalam menjawab, bahwa biasanya GBI lah yang penganut theology kemakmuran? Jika salah saya akan minta maaf secara terbuka.

Jika tidak salah, maka dimana keberatan anda? Itu yang belum anda jawab bro.

Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
November 01, 2011, 05:11:49 PM
Reply #63
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5389
sip2...

oke deh bro...mengenai bro bruce saya yakin jauh dari lubuk hatinya untuk menghakimi orang lain..oleh karena itu ada keterangan di belakang CMIIW = correct me if I am wrong...:)

semoga kita semakin mengenal satu sama lain termasuk dengan bro bruce dan rekan2 yang lain  dan bersama2 memperluas wawasan masing2 dalam iman Kristiani sebagai pengikut KRISTUS.



GBU :)


okeh ..ssiip juga.... Semua ketulusan hati kia terus minta bimbingan ROH KUDUS , sehingga yang keluar dari hati  kita bukan lagi yang jahat jahat. namun sudah disortir oleh pemahaman kita mengenai "KEBENARAN FT"
itu sendiri yang akan disuarakan melalui hati kita yang damai.

Salam
November 01, 2011, 05:12:36 PM
Reply #64
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4430
  • Denominasi: unam sanctam catholicam et apostolicam ecclesiam
heemmmm..

saya kutip pernyataan yang sudah anda buat,tsb ( tanpa mengurangi dan mennambahinya ),,,dan apa yang anda buat tsb saya tunjukan kembali kepada broo@@ leo..bahwa pernyataan seperti itu ( punya @bruce ) yang tidak menjadi saya hargai dan hormatii...karena jika dibandngkan deng pernyataan yang lebih bijak sana dan keluar dari pikiran orang Kristen yang sudah dewasa dalam keimannanya. seperti broo@ leo..

Selebihnya pasti under-estimate anda selalu mucul seperti bensin kesamber pecikan api...heemmm...

Salam

Nah coba bro Purba sandingkan ucapan bro bruce dengan ucapan bro Purba di awal...bagaimana ...

apa ucapan bro Purba itu juga sudah tepat dengan maksud dan ucapan bro Bruce yang sebenarnya...

silahkan bro purba introspeksi juga...

saya tidak punya bensin dan korek api bro.....saya hanya senang melihat saling pengertian dan perdamaian di antara kita.

semoga kita sama2 saling belajar dan menghargai satu sama lain

Gbu
November 01, 2011, 05:24:47 PM
Reply #65
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 240
Saya bergereja di GBI (Gereja Berkat Indonesia) dan memang menganut Teologi Kemakmuran. Tema tahun ini adalah "Promosi dan Multiplikasi". Namun jangan salah kira. Tiap kali gembalanya kotbah mengutarakan tema ini, biasanya garing dan jemaat ngantuk, ngobrol dan bnyk pulang cepat dengan loyo. Musik sering salah stem, pendoa sering salah ucap dan peralatan gereja sering rusak. Makanya saya percaya bahwa makin kacau teologinya, makin besar kuasa Allahnya. Namun tiap yg bicara adalah pendeta lain yg ajarannya lebih beres, jemaat bersemangat, antusias dan pulang dengan muka bunder berseri-seri.

Hahaha, masa sih bro ? kasihan gembalanya dong, kalo giliran dia khotbah peralatannya pada rusak ?  :D
kebetulan saja kali akh....  :)

YESUS menggambarkannya sebagai "ilalang di antara gandum". Artinya gandum lebih banyak dibanding ilalang, karena ilalang ada di antara gandum. Artinya keadaan itu baik-baik saja dan dalam kontrol Allah. Dunia ini adalah ladang gandum, yg diselipi ilalang di sana sini.

Bahkan dalam gereja berteologi kemakmuran pun, Allah masih in charge, masih in control. Allah belum pernah kalah lawan setan, ataupun guru-guru palsu, yg biasa disebut serigala berbulu domba. Dunia ini masih penuh gandum. Ilalang ada, dan ilalang ada di antara gandum. Namun bukan gandum di antara ilalang.

Nice Sharing.... :afro:
November 01, 2011, 05:34:31 PM
Reply #66
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 346
  • Gender: Male
  • Cetak pin @ cuma Rp1500
    • www.pesanpin.com
Hahaha, masa sih bro ? kasihan gembalanya dong, kalo giliran dia khotbah peralatannya pada rusak ?  :D
kebetulan saja kali akh....  :)

Nice Sharing.... :afro:

Dia pikir itu karena kerjaan setan, yg mengganggu peralatan pekerjaan Tuhan  ;D Tapi saya percaya Tuhanlah yang menggodanya.

Gembala saya itu (Gereja Berkat Indonesia) sering mengutip dan nampaknya ngefans terhadap Petrus Agung (gembala di JKI). Namun ada hal-hal yang ia tidak ketahui tentang Petrus Agung dan Teologi Kemakmuran.

Suatu kali Petrus Agung bilang bahwa bahwa ia tidak akan berkotbah teologi kemamuran lagi. Lalu orang-orang terdekatnya bilang "sebenarnya kami tidak damai sejahtera tiap kali Bapak berkotbah itu."
"Seharusnya Anda beritahu saya soal itu" tanya Petrus Agung.

Gembala gereja saya itu sangat terkesan dengan Petrus Agung. Agak nge-fans kayaknya. Tp dia mungkin blum dengar bahwa Petrus Agung tidak lagi mengkotbahkan teologi kemakmuran :cheesy:
« Last Edit: November 01, 2011, 06:40:07 PM by pincity »
Pin 44mm, 58mm, 75mm
Gantungan Kunci, ID Card
November 02, 2011, 03:37:08 PM
Reply #67
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6427
  • Gender: Male
  • Dia mengikatku pd Tiang Penopang & Dasar Kebenaran
  • Denominasi: unam sanctam catholicam et apostolicam ecclesiam
Ada ayatnya lho bro
2 kor 8:9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita YESUS KRISTUS, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

kayanya maksud paulus berkata 'kaya' berbeda arti deh dengan Teologi Kemakmuran.. CMIIW
November 03, 2011, 03:30:54 PM
Reply #68
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 5389
@purba

Bro, saya tidak membutuhkan penghargaan dari setiap post yang saya tulis.

Tetapi, kalau post saya dipersalahkan orang, maka adalah hak saya untuk bertanya, dimana salahnya. Dan karena anda sudah dua kali menyatakan kesalahan saya, maka adalah wajar saya bertanya lagi kepada anda.

Apakah saya salah dalam menjawab, bahwa biasanya GBI lah yang penganut theology kemakmuran? Jika salah saya akan minta maaf secara terbuka.

Jika tidak salah, maka dimana keberatan anda? Itu yang belum anda jawab bro.




Broo@Bruce...

Saya juga tidak mengerti loh...?? kenapa anda bereaksi sedemikan rupa...?? seakan_ akan malah saya lah yang membuat persoallan ini menjadi begitu rumit...?? pada hal pada reply saya yang pertama di page satu di reply 23
tsb saya hanya meminta buktinya kepada anda..karena dalam komentar anda itu, anda sudah langsung memberi sasaran tembaknya melalui penilaian diri pribadi terhadap suatau gereja ( Gbi ) mengenai telogi kemmis dan teologi kemmak tsb..Dimana dibuka dng perkatan " BIASANYA..." bukan...?? Nah.diakhir kalimat anda,  anda pun memberi suatu istilah perkataan (yang mana  menurut saya kata pembelaan diri ) .CORRECT ME IF IAM WRONG / CMIIW.

Mnurut saya jika kata / frase "BIASANYA " tsb digunakan dalam kalimat pembicaraan yang di keluarakan dari mulut seseorang...?? maka orang tsb sebetulnya secara minimal sudah mengetahui atau melihat persoallan yang menjadi pokok di ide pembicaraannya tsb. Namun apa yang sudah diketahui dan dilihatnya tsb tidak di keluarakan secara faktualnya dalam bentuk apa bgitu..?? tulisan yang menjadi knsep buah pikirannya kek..?? atau apalah..??.
Sehingga dng cara seeprti itu orang malah mau digiringnya membuat opininya sendiri, dalam menilai apa yang dia umpankan tsb...padahal umpan tsb hanya berdasarkan " anggapan dia saja "..dan nota bene dia sendiripun belum memiliki konsep teologi kemakmuran kemiskinan yang ada di GBI tsb.
Jadi sikap dan prilaku berdiskusi demikanlah yang saya sebut tidak saya hargai dan saya hormati..karena mnurut saya disitu orang itu tinggal nongkrong menangkap mangsa terhadap orang orang yang memberi komentar..baik itu komentarnya bersifat baik maupun buruk. Dan dia sendiri merasa sudah aman melempar umpan tsb tah..?? KARENA DIA SUDAH BERLINDUNG DI bawah PERKATAAN " CMIIW" tsb sebagai bendera pitih demi aman tentram dirinya sendiri bukan...??. Sehingga komen orang yang bersebrangan dengan pandangannya dia hajar habis...Wong sebetulnya dia sendiri broo@bruce ini sudah mengantongi pengetahuan tentang teologi kemmis dan teologi kemak yng ada terjadi di GBI itu pada dasarnya bukan...??

Makanya saya minta bukti penegetahuan itu dulu pada diri broo@bruce...Ga muluk-muluk tah sebetulnya..motivasi saya tsb...?? Namun reaksi sebaliknya malah saya yang di serang dng perkataan begini dan begitu...heemmmm
Saya sih ngelus dada saja...sambil memberi koreksi kepada broo@bruce...!! Tapi...yaaoo...malahan terjadi kebakaran sepertinya..dan wahh...ditambahi bensin lagi..?? hehehhhhe ya udah...lancar kebakarannya....!!

Tapi ya..lucunya lagi ada datang blanwir disini...namun yang tadinya nyiram bensin juga disitu..hehehhehehee

Bagi saya cara berbicara dan cara berbahasa banyak makna dan arti yang dapat kita gali dan kita dapatkan dari diri seseorang ( yang tidak berhadapan frontal ) yang mempraktekan bahasa itu sendiri..yang berposisi sebagai lawan bicara kita . .Dan sebetulnya dari situ kita sudah dapat menangkap suatu  motivasi apa?? yang disembunyikan  oleh dia atau oleh orang itu... Yang mana pula orang itu / dia mengganggap ,bahwa orang lain tidak akan tau motivasi APA sebetulnya yang dia simpan dan dia sembunyikan tsb..saat berkomentar/berbahasa/berkomunikasi.
Disini / diatas saya konotasikan broo@bruce = dia atau orang itu.

Kalu kata " BIASANYA " diganti dng Kata "MUNGKIN " maka persoallannya kan lai arti komentarnya.
Karena jika yang dikatakan kata "Biasanya" Maka konotasinya akan menjurus..atau sudah tendensius..dan perlu pembuktian disitu...
Tap KALAU dikatakan kata "MUNGKIN" Maka orang yang biicara tsb masih ada keraguan dan sangsi dengan apa yang menjadi ide konsep yang ada di pikirannya mengenai persoallan tsb..karana mungkin pengetahuan itu hanya dari mendengar saja dari informasi orang lain..dan bulkan karena secara jelas melihat dan mengetahuinya darai sumbernya.

Yahhh...kalau kata "mungkin" yang ada pergunakan ga perlu cape -cape dan ngotot saya mengejar bukti dari anda tah broo..broo...??

Semoga menjadi maklum adanya  ya broo, dng apa yang saya maksudkan diatas itu.

Salam GBU and piss..selalu...tidak ada dusta diantara kita bukan..??
November 04, 2011, 11:52:50 AM
Reply #69
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
@purba

Bro, anda menuduh saya, tetapi berkelit justru dengan mengatakan bahwa saya yang menyampaikan tudhan? Itu sama sekali tidak jujur bro.

Saya ulang lagi ya.

Saya menyampaikan post yang berisi theology kemakmuran dan theology kemiskinan secara beruntun. Salahkah itu? Saya tidak menyampaikan pandangan pribadi sama sekali, anda bisa lihat itu?

Kemudian ada yang bertanya, siapa yag menganut theology kemakmuran?

Sya jawab bahwa biasanya adalah GBI, itupun juga tertulis di post yang saya sampaikan, salahkah itu ? Kalau salah tunjukan salahnya.

Kemudian anda berkali kali mempertanyakan motivasi saya, apa maksudnya bro? Jika anda menganggap saya tidak pantas menuliskan GBI yang biasanya adalah memang penganut theology kemakmuran, maka perbaiki post saya. Bukan justru berputar putar dengan niat saya, yang anda tidak tahu apapun.

Tolong beri masukan yang final, jangan berputar putar, karena anda sudah menjadikan thread ini sangat OOT.

Silahkan bro, saya tunggu.





« Last Edit: November 04, 2011, 11:54:21 AM by bruce »
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)