Author Topic: Hidup seperti Uap bagi orang yg sombong (punya anggapan "pasti")  (Read 5214 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 01, 2011, 01:13:25 PM
Reply #30
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 123
  • Denominasi: Pembela Yesus
Kasih karunia adalah pemberian cuma2 yang di berikan oleh Allah kepada orang berdosa yang tidak layak menerimanya.

Belas kasih Allah berbeda dengan belas kasih manusia, hanya dengan belas kasih Allah, kamu mendapat kasih karunia Allah.

Belas kasih Allah  tidak pernah mengingat2 dosa kita, Allah membenarkan kita tanpa mengingat dan melihat masa lalu kita.

Pada saat seseorang menerima kasih karunia atau anugerah Allah, orang itu di lahir barukan oleh Allah ROH KUDUS.

Yeh 36

36:26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.

36:27 Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.

Orang yang mengalami lahir baru, menjadi manusia baru , ciptaan baru, selubung yang tadinya menutup pikirannya akan terbuka, dia akan melihat bagaiamana keadaannya yang berdosa dan najis.

Pada saat Firman Tuhan memanggil untuk bertobat, dia akan datang pada Tuhan, memohon ampun atas dosanya.

Yohanes  3
3:8 Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."


I Petrus  1
1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.


II Korintus  5
5:17 Jadi siapa yang ada di dalam KRISTUS, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.


Lahir baru oleh ROH KUDUS dan Firman Tuhan, menjadi ciptaan Baru.

Roma 8
8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Bagi orang telah di lahir barukan oleh ROH KUDUS, orang itu akan menyadarinya bahwa dia telah berubah, hatinya akan berkobar2 seperti murid Tuhan YESUS yang berjalan bersama Tuhan YESUS.

2  Tim 2 : 7              Tuhan yang memberi pengertian akan segala sesuatu.
2:7 Perhatikanlah apa yang kukatakan; Tuhan akan memberi kepadamu pengertian dalam segala sesuatu.

II Timotius  2
2:7 Perhatikanlah apa yang kukatakan; Tuhan akan memberi kepadamu pengertian dalam segala sesuatu.

Lukas  24  :  31, 32       Tanda lahir baru
24:31 Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.

24:32 Kata mereka seorang kepada yang lain: "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"

Kita akan menyadari keadaan kita yang berbeda, yang dulu kita suka, kita mulai mengetahui bahwa itu tidak menyenangkan Tuhan, perubahan yang paling besar adalah kita akan haus mencari Firman Tuhan, kita akan dengan menggebu2 belajar Firman Tuhan.

Perubahan2 itulah yang menunjukkan bahwa kita adalah anak Allah, kita berusaha mentaati kehendak dan perintah Nya, karena itulah tanggung jawab kita sebagai anak Allah.

Alkitab mengatakan apa yang di mulai oleh Tuhan, akan di genapi Nya sampai kesudahan. Allah adalah setia.

1 Kor 1

1:8 Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita YESUS KRISTUS.


1:9 Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya YESUS KRISTUS, Tuhan kita, adalah setia.

Masih banyak lagi ayat2 dimana jaminan Tuhan pada kita.

Jadi bukan kita yang sombong, tetapi adalah Firman Tuhan yang mengatakan pada kita, barang siapa percaya, akan memperoleh hidup yang kekal, dimana Allah Tritunggal sendiri yang terus memelihara kita sampai kesudahan Nya.

ROH KUDUS menyertai kita selama lamanya.
Yoh 14

14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

14:17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.


14:26 tetapi Penghibur, yaitu ROH KUDUS, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.


14:3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.

10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

10:29 Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

10:30 Aku dan Bapa adalah satu."

Ini semua jaminan Tuhan YESUS yang begitu nyata, sehingga kita sudah memerlukan apapun lagi.

Hal ini tidak menjadikan kita sombong, justru makin membuat kita lebih hati2 dan tanggung jawab terhadap hidup kita dan kepada Tuhan.
Pernyataan terakhir Sis RITA itu yang saya garis bawahi, yakni hal ini tidak menjadikan kita sombong, justru makin membuat kita lebih hati-hati dan bertanggung jawab terhadap hidup kita dan kepada Tuhan. Dan mudah-mudahan Tuhan menghendakiNya, amin........
« Last Edit: November 01, 2011, 01:15:05 PM by Gelang »
November 01, 2011, 01:22:36 PM
Reply #31
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 123
  • Denominasi: Pembela Yesus

BTT,
insya allah atau mudah-mudahan atau tidak yakin, menurut saya adalah tindakan TIDAK BERIMAN.
namun silahkan pegang apa yang anda imankan.  :)

salam
Mudah-mudahan Tuhan memberkati, mudah-mudahan Tuhan menghendaki, mudah-mudahan Tuhan berkenan menerima doa, itu semua cerminan jiwa seseorang yang tidak sombong. dia kecil dihadapan Tuhan dan hanya Tuhan yang berkenan, apakah Tuhan mengasihi kita atau tidak. Memang janji Tuhan itu pasti, tapi tetap saja kita sebagai manusia yang banyak kelemahan ini berharap anugerah Tuhan itu benar-benar menyertai kita. Bukan kita tidak percaya akan janji Tuhan bro........!
November 01, 2011, 01:57:54 PM
Reply #32
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 307
  • KULIT PISANG ( : Rm. 3:7 Salahkah Aku?
  • Denominasi: just BELIVER = ALWAYS GIVE THANKS =
Mudah-mudahan Tuhan memberkati, mudah-mudahan Tuhan menghendaki, mudah-mudahan Tuhan berkenan menerima doa, itu semua cerminan jiwa seseorang yang tidak sombong. dia kecil dihadapan Tuhan dan ........

Rendah hati beda-beda tipis dengan RENDAH DIRI.
Rendah diri itu juga sombong........
bukan cuma "merasa" PASTI walaupun tidak TAHU.

Quote
hanya Tuhan yang berkenan, apakah Tuhan mengasihi kita atau tidak. Memang janji Tuhan itu pasti, tapi tetap saja kita sebagai manusia yang banyak kelemahan ini berharap anugerah Tuhan itu benar-benar menyertai kita. Bukan kita tidak percaya akan janji Tuhan bro........!

jangan RAGU-RAGU bro.... TUHAN YESUS mengasihimu.  :afro:
Ia mengasihimu apa adanya.
Bukan atas perbuatanmu, kebaikanmu, performancemu...

siang ini, saya berdoa buatmu, Gelang.
salam  :wink:


baca alkitab lebih sering.....
« Last Edit: November 01, 2011, 03:50:40 PM by peziarah »
Hati BAPA : Aku telah berkenan memberi pertunjuk kepada orang yang tidak menanyakan aku; -Aku telah berkenan ditemukan oleh orang yang tidak mencari Aku. -Aku telah berkata : "Ini Aku, ini Aku!" kepada bangsa yang tidak memanggil namaKUYes 65:1
November 02, 2011, 08:17:35 AM
Reply #33
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 123
  • Denominasi: Pembela Yesus
Quote from: Gelang
Mudah-mudahan Tuhan memberkati, mudah-mudahan Tuhan menghendaki, mudah-mudahan Tuhan berkenan menerima doa, itu semua cerminan jiwa seseorang yang tidak sombong. dia kecil dihadapan Tuhan dan ........

Rendah hati beda-beda tipis dengan RENDAH DIRI.
Rendah diri itu juga sombong........
bukan cuma "merasa" PASTI walaupun tidak TAHU.
rendah diri dihadapan Tuhan, apa itu sombong ?

Quote from: peziarah
Quote from: Gelang
hanya Tuhan yang berkenan, apakah Tuhan mengasihi kita atau tidak. Memang janji Tuhan itu pasti, tapi tetap saja kita sebagai manusia yang banyak kelemahan ini berharap anugerah Tuhan itu benar-benar menyertai kita. Bukan kita tidak percaya akan janji Tuhan bro........!


jangan RAGU-RAGU bro.... TUHAN YESUS mengasihimu.  :afro:
Ia mengasihimu apa adanya.
Bukan atas perbuatanmu, kebaikanmu, performancemu...

siang ini, saya berdoa buatmu, Gelang.
salam  :wink:

baca alkitab lebih sering.....
Saya tidak ragu, justru saya yakin akan anugerah Tuhan bila kita mengikuti segala kehendak dan segala perintahNya. Selama hidup-Nya Yesus selalu berpegang kepada kehendak Allah. Kehendak Allah itulah pedoman hidup-Nya. Segala sesuatu dilakukan-Nya sesuai dan selaras dengan kehendak Bapa. “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku.” (Yoh. 4:34) Kedatangan-Nya ke dunia justru hanya mempunyai satu tujuan, yaitu melakukan kehendak Allah. Tidakseiotapun dari hukum taurat itu batal walau langit dan bumi itu lenyap. Oleh karena itu Yesus memerintahkan bagi siapa yang melakukan dan mengajarkan aturan hukum taurat, dia berhak masuk kerajaan sorga. Dengan berusaha semaksimal mungkin kita beribadah kepadaNya dan mentaati segala perintahNya. Selanjutnya anugerah Allah biarlah Allah yang memeprhitungkan. Kita hanya berharap mudah-mudahan anugerahNya berkenan kepada kita. amin..... 
November 02, 2011, 08:50:53 AM
Reply #34
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 307
  • KULIT PISANG ( : Rm. 3:7 Salahkah Aku?
  • Denominasi: just BELIVER = ALWAYS GIVE THANKS =
rendah diri dihadapan Tuhan, apa itu sombong ?
 
Saya tidak ragu, justru saya yakin akan anugerah Tuhan bila kita mengikuti segala kehendak dan segala perintahNya. Selama hidup-Nya YESUS selalu berpegang kepada kehendak Allah. Kehendak Allah itulah pedoman hidup-Nya. Segala sesuatu dilakukan-Nya sesuai dan selaras dengan kehendak Bapa. “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku.” (Yoh. 4:34) Kedatangan-Nya ke dunia justru hanya mempunyai satu tujuan, yaitu melakukan kehendak Allah. Tidakseiotapun dari hukum taurat itu batal walau langit dan bumi itu lenyap. Oleh karena itu YESUS memerintahkan bagi siapa yang melakukan dan mengajarkan aturan hukum taurat, dia berhak masuk kerajaan sorga. Dengan berusaha semaksimal mungkin kita beribadah kepadaNya dan mentaati segala perintahNya. Selanjutnya anugerah Allah biarlah Allah yang memeprhitungkan. Kita hanya berharap mudah-mudahan anugerahNya berkenan kepada kita. amin..... 
It's ok bro..., tidak apa-apa.
sepanjang masih beriman kepada Yesus, saya pikir itu tidak berpengaruh kepada keselamatanmu.

salam saudaraku.  :wink:
Hati BAPA : Aku telah berkenan memberi pertunjuk kepada orang yang tidak menanyakan aku; -Aku telah berkenan ditemukan oleh orang yang tidak mencari Aku. -Aku telah berkata : "Ini Aku, ini Aku!" kepada bangsa yang tidak memanggil namaKUYes 65:1
November 02, 2011, 09:21:06 AM
Reply #35
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 123
  • Denominasi: Pembela Yesus
Quote from: Gelang
rendah diri dihadapan Tuhan, apa itu sombong ?
 
Saya tidak ragu, justru saya yakin akan anugerah Tuhan bila kita mengikuti segala kehendak dan segala perintahNya. Selama hidup-Nya YESUS selalu berpegang kepada kehendak Allah. Kehendak Allah itulah pedoman hidup-Nya. Segala sesuatu dilakukan-Nya sesuai dan selaras dengan kehendak Bapa. “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku.” (Yoh. 4:34) Kedatangan-Nya ke dunia justru hanya mempunyai satu tujuan, yaitu melakukan kehendak Allah. Tidakseiotapun dari hukum taurat itu batal walau langit dan bumi itu lenyap. Oleh karena itu YESUS memerintahkan bagi siapa yang melakukan dan mengajarkan aturan hukum taurat, dia berhak masuk kerajaan sorga. Dengan berusaha semaksimal mungkin kita beribadah kepadaNya dan mentaati segala perintahNya. Selanjutnya anugerah Allah biarlah Allah yang memeprhitungkan. Kita hanya berharap mudah-mudahan anugerahNya berkenan kepada kita. amin..... 

It's ok bro..., tidak apa-apa.
sepanjang masih beriman kepada YESUS, saya pikir itu tidak berpengaruh kepada keselamatanmu.

salam saudaraku.  :wink:
Yang penting bro peziarah tidak berlaku sombong seolah-olah keselamatan sudah pasti bro terima. Kita hanya berusaha semaksimal mungkin mengasihi (mencintai) Allah dan sesama dengan segenap jiwa dan akal budi kita (pesan Yesus di Matius 22), soal anugerah keselamat biarlah Allah yang punya kewenangan dan kita hanya bisa berharap diselamatkanNya...............amin
November 02, 2011, 11:59:53 AM
Reply #36
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 307
  • KULIT PISANG ( : Rm. 3:7 Salahkah Aku?
  • Denominasi: just BELIVER = ALWAYS GIVE THANKS =
Gelang...

Saya mempunyai seorang putri yang beranjak remaja.

Suatu saat saya berkata kepadanya = " yang, akhir bulan saat papa gajian, tak beliin blackberry ya", karena saya tahu ia sdh lama menginginkannya, sementara kakaknya dan teman-temannya sudah lebih dulu punya.

Putri saya yang mendengar janji saya, kesenangan dan berbicara kepada kakak dan  teman-temannya, kalau akhir bulan nanti ia akan mendapat sebuah HP Blackberry seperti punya mereka.



Ia percaya kapada saya, bahwa ia pasti menerima BBnya akhir bulan, karena ia tahu saya sayang padanya, bukan karena perbuatannya, tapi karena ia adalah anak saya.

Dengan berbicara kepada kakak dan teman2nya, kalau akhir bulan ia pasti menerima BB, apakah anak saya sombong?
Tidak, karena ia berbicara apa adanya.

demikian juga saya....


saya percaya kepada Bapa saya di Surga, bahwa saya akan bisa bersama denganNYA selamanya , bukan karena performance saya tapi karena saya adalah anak Allah sejak saya beriman kepada Tuhan YESUS.

apakah karena saya sudah tahu, lalu saya bisa dikatakan sombong?

salam.  :wink:
« Last Edit: November 02, 2011, 12:02:23 PM by peziarah »
Hati BAPA : Aku telah berkenan memberi pertunjuk kepada orang yang tidak menanyakan aku; -Aku telah berkenan ditemukan oleh orang yang tidak mencari Aku. -Aku telah berkata : "Ini Aku, ini Aku!" kepada bangsa yang tidak memanggil namaKUYes 65:1
November 02, 2011, 03:08:54 PM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1280
“Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: “Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung”, sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” Tetapi sekarang kamu meme­gahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah saIah. Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.” (Yak 4:13-17)

“Ia minta diri dan berkata: “Aku akan kembali kepada kamu, jika Allah menghendakinya.” Lalu bertolaklah ia dari Efesus.” (Kis 18:21)

“Tetapi aku akan segera datang kepada­mu, kalau Tuhan menghendakinya. Maka aku akan tahu, bukan tentang perkataan orang-orang yang sombong itu, tetapi tentang kekuatan mereka.(1 Kor 4:19).


Kata-kata dalam semua ayat ayat tersbut yaitu “Jika Tuhan menghendakinya” dan “Jika Allah menghendakinya” serta “Kalau Tuhan menghendakinya”, semua itu makna­nya sama yang dalam bahasa arab “insya Allah”.

Didalam Alkitab cetakan lama, kata­kata “Jika Tuhan Menghendakinya” semuanya tertulis jelas dengan kata “insya Allah”

Perhatikan Alkitab lama cetakan tahun 1960 sebagai berikut:

“Hai kamu jang berkata: “Bahwa hari ini atau besoknja biarlah kita pergi kenegeri anu serta menahun disitu, dan berniaga dan mentjari laba”; pada halnja kamu tiada mengetahui apa jang akan djadi besoknja. Bahaimanakah hidupmu itu? Karena kamu hanja suatu uap, jang kelihatan seketika sahadja lamanja, lalu lenjap. Melainkan patutlah kamu berkata: “Insya Allah, kita akan hidup membuat ini atau itu”. Tetapi dengan hal jang demikian kamu memegahkan dirimu dengan djemawanmu itu; maka semua kemegahan jang demikian itu djahat. Sebab itu, djikalau orang jang tahu berbuat baik, pada halnja tiada diperbuatnja, maka mendjadi dosalah baginja.

“Melainkan sambil meminta diri ia berkata: “insya Allah, aku akan kembali kepadamu.” (Kis 18:21)

“Tetapi insya Allah aku akan datang kepadamu dengan segeranja, dan aku akan mengetahui bukan perkataan mereka itu jang……dst. (1 Kor4:19).


Ternyata  Alkitab mengajarkan kepada kita, bahwa kita tidak boleh mengatakan “PASTI” untuk sesuatu yang belum tentu terjadi. Memastikan dijamin “Pasti masuk surga” bila percaya kepada YESUS sebagai Tuhan dan Juru­selamat, adalah perbuatan sombong dan dosa. Jika hanya asal percaya kepada YESUS. Apalagi memastikan kepercayaan tsb. bukan datangnya dari YESUS. Justru YESUS memberikan kepastian keselamatan masuk sorga : "Siapa yang melakukan dan mengajarkan hukum taurat, dia mendapatkan tempat yang tinggi dikerajaan sorga (Mat.5:19) Itulah jaminan yang datang dari ucapan YESUS.  Mempercayai YESUS tentunya harus mentaati perintah YESUS tsb. Alkitab berkata bahwa iman menuntut adanya tindakan. Seperti yang dikatakan dalam Yakobus 2:17 - di sini, disebutkan tentang dua macam iman: yang satu adalah iman yang hidup dan yang satunya lagi adalah iman yang mati. Iman yang hidup dapat menyelamatkan sedangkan iman yang mati tidak. Jadi menurut Alkitab, hanya iman yang hidup yang menyelamatkan. Iman yang mati tidak dapat menyelamatkan.

Bagaimana menurut bro & Sis................?

PASTI adalah konsekuensi dari iman. Karena Allah kita adalah Allah yang PASTI, maka percaya janji Allah dan hidup dalam perjanjian tersebut adalah hidup dalam kePASTIan.  :happy0025:

Karena orang yang mendua hati, tidak akan memperoleh apa-apa..

Soal sombong vs rendah-hati, itu adalah hal yang lain lagi.
Kepastian dan keragu-raguan, adalah hal yang berbeda dengan kesombongan dan kerendah hatian.
« Last Edit: November 02, 2011, 03:10:25 PM by d4v1d lagi »
November 02, 2011, 04:52:48 PM
Reply #38
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 123
  • Denominasi: Pembela Yesus
Gelang...

Saya mempunyai seorang putri yang beranjak remaja.

Suatu saat saya berkata kepadanya = " yang, akhir bulan saat papa gajian, tak beliin blackberry ya", karena saya tahu ia sdh lama menginginkannya, sementara kakaknya dan teman-temannya sudah lebih dulu punya.

Putri saya yang mendengar janji saya, kesenangan dan berbicara kepada kakak dan  teman-temannya, kalau akhir bulan nanti ia akan mendapat sebuah HP Blackberry seperti punya mereka.

Ia percaya kapada saya, bahwa ia pasti menerima BBnya akhir bulan, karena ia tahu saya sayang padanya, bukan karena perbuatannya, tapi karena ia adalah anak saya.

Dengan berbicara kepada kakak dan teman2nya, kalau akhir bulan ia pasti menerima BB, apakah anak saya sombong?
Tidak, karena ia berbicara apa adanya.
Maaf, bro melupakan apa yang membuat bro sangat sayang kepada anak bro ? Coba kalau anak bro peziarah bandel, menyusahkan orang tua, apa sama tindakan bro ?

Quote from: peziarah
demikian juga saya....

saya percaya kepada Bapa saya di Surga, bahwa saya akan bisa bersama denganNYA selamanya , bukan karena performance saya tapi karena saya adalah anak Allah sejak saya beriman kepada Tuhan YESUS.

apakah karena saya sudah tahu, lalu saya bisa dikatakan sombong?

salam.  :wink:
Performace menjadikan seseorang menjadi anak Allah atau tidak dan hati atau jiwa seseorang tidak bisa ditentukan oleh dirinya. Kelak pada akhir kematian seseorang tidak tahu apakah diselamatkan atau tidak.
makanya kita berusaha semaksimal mungkin untuk mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama, mudah-mudahan Tuihan memberikan anugerah kepada kita. Begitu bro....
November 02, 2011, 04:56:49 PM
Reply #39
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 123
  • Denominasi: Pembela Yesus
PASTI adalah konsekuensi dari iman. Karena Allah kita adalah Allah yang PASTI, maka percaya janji Allah dan hidup dalam perjanjian tersebut adalah hidup dalam kePASTIan.  :happy0025:

Karena orang yang mendua hati, tidak akan memperoleh apa-apa..

Soal sombong vs rendah-hati, itu adalah hal yang lain lagi.
Kepastian dan keragu-raguan, adalah hal yang berbeda dengan kesombongan dan kerendah hatian.
Janji Allah adalah suatu kepastian, tapi siapa tahu perjalanan dan sampai akhirnya kelak hidup kita ?
Kita cuma berharap mudah-mudahan Allah selalu manyayangi kita. Dan kita berusaha semaksimal dari detik kedetik untuk selalu memulyakan Allah dan taat kepadaNya.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)