Author Topic: DOSA kah jika sudah menikah namun belum ingin memiliki anak dgn alasan ekonomi ?  (Read 2486 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 08, 2011, 03:13:48 PM
Reply #20
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 115
  • Gender: Male
  • Kristen Mania
  • Denominasi: kristen
any comment ?
Syalom,
TIDAK BERDOSA menunda punya anak ! silahkan saja cuma jangan KB karena itu ikutilah metode Craighton seperti umat KATOLIK tidak perlu KB Spiral IUD/KUD/ pil /implant (susuk) HARAM hukumnya ! bila mautahu silahkan ke Thread " Mengapa Katolik menolak KB "
Salam Damai.
November 08, 2011, 04:27:10 PM
Reply #21
  • Guest
teman saya ( pria ) sudah menikah, namun ia belum ingin memiliki anak, dikarenakan ekonomi masih senin kamis. jadi sang suami mengambil keputusan , untuk menghindari kehamilan, ia berhubungan dgn istri namun ia melakukan coitus interuptus ( sperma dikeluarkan di luar ) . apakah teman saya berdosa dalam hal ini ?
ia juga berkata ia melakukan  hal ini untuk menghindari dosa yg lebih besar lagi ., yaitu dosa menggugurkan anak & dosa tidak mampu memberi nafkah pada si anak.
"daripada menggugurkan anak saya , lebih baik saya coitus interuptus .
daripada saya punya anak tapi tidak bisa memberi nafkah, lebih baik saya melakukan coitus interuptus .

mohon saran dari teman2 ?

kalau keputusan untuk tidak menunda anak itu  di dasarkan pada rasa kuatir akan masa depan ..dosa :)
November 08, 2011, 07:44:25 PM
Reply #22
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 149
jika blom niat memiliki anak dengan alasan ekonomi, itu bukanlah dosa...itu jauh lebih baik, dari pada memiliki anak kemudian tidak sanggup membiayai kehidupan anak itu, bahkan akhirnya tidak terawat...

tp jangan menunggu terlalu lama...soal biaya Tuhan pasti akan membrkati..tp ingat jgn ingin memiliki anak dalam jumlah yg banyak klo nanti tidak mampu mmberikan yang terbaik kpd mereka...punya anak 1 dan 2..sdh cukup...


@ depan

jawaban anda lebih bisa diterima  bro depan. daripada memiliki anak , kemudian tidak sanggup membiayai kehidupan si anak ? mendingan ditunda dulu ? apakah menunda punya anak itu dosa ?

khawatir ? jelas .

kita khawatir akan masa depan = dosa ??

 

sebagai manusia normal kita pasti punya rasa khawatir, kalo nggak punya rasa khawatir , itu namanya nggak normal .. :-) justru rasa khawatir itu yg membuat kita berhati2 dalam bertindak, kalo tidak ada rasa khawatir, manusia bakal sembrono & ceroboh dalam bertindak .
 
November 08, 2011, 08:14:36 PM
Reply #23
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 149
Shalom Bro/Sis Bersatu,
Kan Judul Threadnya "DOSA kah jika sudah menikah namun belum ingin memiliki anak dgn alasan ekonomi ?" jadi dalam hal ini ada unsur KHAWATIRAN didalamnya ( hal Ekonomi ) dan Bukankah Bro / Sis BERSATU diciptakan TUHAN dengan memiliki HIKMAT Akal Budi ? ( ini lah yang membedakan dengan Binatang ) jadi kalau pendapat Ekstrim seperti diatas ya silahkan saja hehehe 
Yang jelas kita mau memilih BERJALAN sebagai pelaku FIRMAN atau menggunakan Kekuatan Akal Budi sendiri itu pilihan dan perlu kita sadari ANAK adalah " Karunia / Anugrah" TUHAN

@bro susanto

memang apa salahnya khawatir ? justru rasa khawatir yg membuat orang berhati2 dalam melangkah , kalo anda tidak khawatir tabrakan / srempetan di jalan , anda pasti akan nyetir ugal-ugalan, kebut-kebutan, zig zag seenaknya  di jalan, namun karena anda khawatir akan keselamatan anda , sementara anak istri anda menunggu anda di rumah , anda berhati2 dalam berkendaraan di jalan . justru tidak pernah merasa khawatir akan membuat orang jadi sembrono & ceroboh ..

bukankah anda sendiri yg memberi pernyataan di bawah ini ?

Kalau alasannya masalah EKONOMI ; saya cuma bisa bilang seperti yang TUHANKU bilang di Matius 6 : 25  "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
26  Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?
27  Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?
NICH BRO YANG LEBIH PENTING :
31  Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?32  Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu

nah , mari kita buktikan kebenaran ayat yg anda berikan di atas .

saya mau tanya , berapa anak anda ?
anda merasa sudah bisa mencukupi kebutuhan anak anda saat ini ?

kalo anda memang yakin dgn kebenaran ayat di atas ,buktikan dong , jangan hanya sekedar di bibir saja.

anda yakin kan dgn ayat Matius 6:25-27  kalo kebutuhan anda & keluarga anda bakal dicukupi oleh Tuhan ?

kalo anda begitu yakin ,kenapa anda tidak berani menjawab tantangan saya ? milikilah anak sebanyak mungkin , misal 20 orang , cobalah penuhi kebutuhannya , mulai dari  makan, pembantu utk jaga anak tsb, sekolah, uang jajan, beli mainan ,les kursus , dan segala keperluan tetek bengek lainnya. biar tahu ..

20 kebanyakan ? 10 aja deh . saya discount 50 %  masih kurang ? 5 aja saya discount 75 % .

masih nggak berani ?

tidak berani ?  katanya YAKIN  dgn ayat matius 6 :25-27 ?

ternyata  anda hanya pandai berkata2 di bibir saja .

seperti yg dikatakan Yakobus : IMAN tanpa PERBUATAN adalah mati  :-)

November 08, 2011, 09:36:57 PM
Reply #24
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 327
sekedar pendapat,
Matius 6:25-27 itu YA dan AMIN. itu terjadi di kehidupan saya.  :)

kalau nyetir ugal2an, itu jelas jangan dilakukan karena melanggar aturan berkendara, melanggar norma lalu lintas, melanggar hukum.
tapi soal keselamatan kita sendiri, kita naik motor bebek keluaran tahun 70an yg larinya nggak bisa diatas 40kpj pun bisa kecelakaan. apalagi di Jakarta.  :)

soal berencana untuk masa depan, sah2 saja saya rasa kalau kita berencana cukup dua atau satu orang anak. tapi landasan dari rencana itu tentu janganlah kekhawatiran akan kebutuhan hari esok, karena itu sama saja menganggap Tuhan tidak sanggup memenuhi kebutuhan manusia yg percaya kepadaNya.  :)
this is too much proved, that with devotion's visage and pious action we do sugar on the devil himself.
November 09, 2011, 08:01:22 AM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19946
  • Gender: Male
  • Yohanes 3:16

2. saya pernah dengar cara kb spiral atau steril , once for lifetime ( sekali untuk selamanya ) . saya rasa itu adalah jalan yang terbaik, bagi keluarga yg sudah memiliki 2 anak dan tidak ingin memiliki anak lagi . karena dgn metode STERIL  tsb , 100 % suami istri AMAN  dari kemungkinan pembuahan sperma & sel telur. daripada metode coitus interuptus , metode kalender, metode pil kb  yg masih ada kemungkinan bobol . 



bagaimana pendapat teman2 ? 

Memakai spiral (IUD/AKDR{alat kontrasepsi dalam rahim}) tidak permanen artinya ketika spiral di lepas, kalau masih dalam usia subur sangat mungkin hamil lagi...Berbeda dengan vasektomi pada pria atau tubektomi pada wanita yang bersifat permanen. Namun demikian kalau seseorang sudah di tubektomi misalnya ingin hamil lagi masih bisa yaitu dengan oprasi rekanalisasi ataupun kalau oprasi ini gagal dan si pasien  kekeuh pengen punya anak kandung lagi  (barangkali anaknya yang sudah dua itu dua-duanya meninggal karena ketabrak dsb), masih bisa dengan metode bayi tabung.

Pada prinsipnya ber-KB dengan atau tampa alat kontrasepsi (ala sekuler atau ala Katolik) bertujuan untuk kesejahteraan keluarga, maka kalau tujuan (motivasi)nya baik tentu Tuhan akan berkenan. Kalau motivasinya  jelek, seperti contoh orang kumpul kebo lantas untuk menghindari kehamilan, berhubungan pake kalender (ala Katolik), atau orang pacaran karena ingin diberkati gereja nantinya dan supaya tidak MBA, maka pake kondom, pil  dsb tentu hal-hal demikian tidak berkenan dihadapan Tuhan.


Salam
November 09, 2011, 01:32:28 PM
Reply #26
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 342
  • Gender: Male
  • Denominasi: protestan
Shalom Bro/Sis Bersatu,
Kan Judul Threadnya "DOSA kah jika sudah menikah namun belum ingin memiliki anak dgn alasan ekonomi ?" jadi dalam hal ini ada unsur KHAWATIRAN didalamnya ( hal Ekonomi ) dan Bukankah Bro / Sis BERSATU diciptakan TUHAN dengan memiliki HIKMAT Akal Budi ? ( ini lah yang membedakan dengan Binatang ) jadi kalau pendapat Ekstrim seperti diatas ya silahkan saja hehehe 
Yang jelas kita mau memilih BERJALAN sebagai pelaku FIRMAN atau menggunakan Kekuatan Akal Budi sendiri itu pilihan dan perlu kita sadari ANAK adalah " Karunia / Anugrah" TUHAN

@bro susanto

memang apa salahnya khawatir ? justru rasa khawatir yg membuat orang berhati2 dalam melangkah , kalo anda tidak khawatir tabrakan / srempetan di jalan , anda pasti akan nyetir ugal-ugalan, kebut-kebutan, zig zag seenaknya  di jalan, namun karena anda khawatir akan keselamatan anda , sementara anak istri anda menunggu anda di rumah , anda berhati2 dalam berkendaraan di jalan . justru tidak pernah merasa khawatir akan membuat orang jadi sembrono & ceroboh ..

bukankah anda sendiri yg memberi pernyataan di bawah ini ?

Kalau alasannya masalah EKONOMI ; saya cuma bisa bilang seperti yang TUHANKU bilang di Matius 6 : 25  "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
26  Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?
27  Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?
NICH BRO YANG LEBIH PENTING :
31  Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?32  Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu

nah , mari kita buktikan kebenaran ayat yg anda berikan di atas .

saya mau tanya , berapa anak anda ?
anda merasa sudah bisa mencukupi kebutuhan anak anda saat ini ?

kalo anda memang yakin dgn kebenaran ayat di atas ,buktikan dong , jangan hanya sekedar di bibir saja.

anda yakin kan dgn ayat Matius 6:25-27  kalo kebutuhan anda & keluarga anda bakal dicukupi oleh Tuhan ?

kalo anda begitu yakin ,kenapa anda tidak berani menjawab tantangan saya ? milikilah anak sebanyak mungkin , misal 20 orang , cobalah penuhi kebutuhannya , mulai dari  makan, pembantu utk jaga anak tsb, sekolah, uang jajan, beli mainan ,les kursus , dan segala keperluan tetek bengek lainnya. biar tahu ..

20 kebanyakan ? 10 aja deh . saya discount 50 %  masih kurang ? 5 aja saya discount 75 % .

masih nggak berani ?

tidak berani ?  katanya YAKIN  dgn ayat matius 6 :25-27 ?

ternyata  anda hanya pandai berkata2 di bibir saja .

seperti yg dikatakan Yakobus : IMAN tanpa PERBUATAN adalah mati  :-)
Shalom Bro/Sis Bersatu,
Anda ini cukup unik , udah bertanya Dosakah ? dan dijawab TIDAK DOSA ( lihat Reply#2) dan karena adanya Faktor KeKUATIRan maka saya ingatkan sebagai saudara dalam Kristus untuk pegang  JANJI TUHAN di Matius 6:25-27 malah sekarang Bro/Sis tidak bisa terima kebenaran Firman Tuhan ?! :mad0261:
kalo anda memang yakin dgn kebenaran ayat di atas ,buktikan dong , jangan hanya sekedar di bibir saja.
ternyata  anda hanya pandai berkata2 di bibir saja
Bro /Sis BERSATU , ikut YESUS itu hidup bukan cuma mengandalkan kekuatan Sendiri... ikut YESUS itu hidup karena IMAN , Iman pada kebenaran Firman Tuhan !
Memang  Sis, saya bukanlah orang yang sudah 100% berjalan dengan Iman tetapi saya berani BERSAKSI kalau Matius 6: 25-27 adalah YA & AMIN dalam hidup saya & Kel. ( lihat reply#4) berjalan dengan iman memang Deg-degan Sis, saya alami sering Berkat TUHAN muncul secara tak terduga dan LAST Minute ! ( sport Jantung ) tapi PertolonganNYA tak pernah TERLAMBAT :afro: memang itulah seninya berjalan bersama TUHAN saya harus menyerahkan kekuatiran pada TUHAN dan PERCAYA / BerIMAN bahwa PASTI TUHAN tolong saya dan genapi FIRMAN NYA  :afro:
kalo anda begitu yakin ,kenapa anda tidak berani menjawab tantangan saya ?
Sis, hidup dengan TUHAN bukan buat sombong - sombongan atau tantang-tantangan ... sebenarnya Sis sudah tahu jawaban saya diatas Bukankah Bro / Sis BERSATU diciptakan TUHAN dengan memiliki HIKMAT Akal Budi ? ( ini lah yang membedakan dengan Binatang )
Tapi saya sekarang Tahu kalau Sis berpandangan " Bukankah Hewan sama dengan Manusia(punya Tubuh , Jiwa & Roh )? dan pandangan Sis berdasarkan buku2; Stephanie Laland, Mark Twain, Winston Churchill,Gery Kowalski apalagi Srila Prabhupada yang jadi Acuan Sis Bersatu .dan bukan lah berdasar Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.
Kita diciptakan menurut gambar dan rupa Allah , jadi Manusia Sama dengan Hewan. hingga Sis Bersatu memiliki pandangan ekstrim seperti diatas hehehe  :D

Sis Bersatu, saya melihat hal kekuatiran yang berlebihan seolah sis tidak memiliki TUHAN yang hidup ?! bahkan cenderung seperti pandangan long Along ?! yang seorang Budhist atau mungkin background Sis sebelum menjadi Kristen adalah seorang Budhist ? saya cuma bertanya siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? silahkan dijawab.

Sis, sebagai pengikut KRISTUS kita berpegang pada KEBENARAN janji Firman Tuhan dalam ALKITAB jadi bukan pada buku2 Tokoh Dunia . marilah sis belajar mengenali apakah TUHAN YESUS tak sanggup memelihara kita ? DIA pasti sanggup asal kita bukan dengan tujuan MENCOBAI Tuhan  :afro:

Thanks & GBU.
November 09, 2011, 08:34:55 PM
Reply #27
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 149
Shalom Bro/Sis Bersatu,
Anda ini cukup unik , udah bertanya Dosakah ? dan dijawab TIDAK DOSA ( lihat Reply#2) dan karena adanya Faktor KeKUATIRan maka saya ingatkan sebagai saudara dalam KRISTUS untuk pegang  JANJI TUHAN di Matius 6:25-27 malah sekarang Bro/Sis tidak bisa terima kebenaran Firman Tuhan ?!
kalo anda memang yakin dgn kebenaran ayat di atas ,buktikan dong , jangan hanya sekedar di bibir saja.
ternyata  anda hanya pandai berkata2 di bibir saja
Bro /Sis BERSATU , ikut YESUS itu hidup bukan cuma mengandalkan kekuatan Sendiri... ikut YESUS itu hidup karena IMAN , Iman pada kebenaran Firman Tuhan !
Memang  Sis, saya bukanlah orang yang sudah 100% berjalan dengan Iman tetapi saya berani BERSAKSI kalau Matius 6: 25-27 adalah YA & AMIN dalam hidup saya & Kel. ( lihat reply#4) berjalan dengan iman memang Deg-degan Sis, saya alami sering Berkat TUHAN muncul secara tak terduga dan LAST Minute ! ( sport Jantung ) tapi PertolonganNYA tak pernah TERLAMBAT !   memang itulah seninya berjalan bersama TUHAN saya harus menyerahkan kekuatiran pada TUHAN dan PERCAYA / BerIMAN bahwa PASTI TUHAN tolong saya dan genapi FIRMAN NYA 
kalo anda begitu yakin ,kenapa anda tidak berani menjawab tantangan saya ?
Sis, hidup dengan TUHAN bukan buat sombong - sombongan atau tantang-tantangan ... sebenarnya Sis sudah tahu jawaban saya diatas Bukankah Bro / Sis BERSATU diciptakan TUHAN dengan memiliki HIKMAT Akal Budi ? ( ini lah yang membedakan dengan Binatang )
Tapi saya sekarang Tahu kalau Sis berpandangan " Bukankah Hewan sama dengan Manusia(punya Tubuh , Jiwa & Roh )? dan pandangan Sis berdasarkan buku2; Stephanie Laland, Mark Twain, Winston Churchill,Gery Kowalski apalagi Srila Prabhupada yang jadi Acuan Sis Bersatu .dan bukan lah berdasar Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.
Kita diciptakan menurut gambar dan rupa Allah , jadi Manusia Sama dengan Hewan. hingga Sis Bersatu memiliki pandangan ekstrim seperti diatas hehehe 

Sis Bersatu, saya melihat hal kekuatiran yang berlebihan seolah sis tidak memiliki TUHAN yang hidup ?! bahkan cenderung seperti pandangan long Along ?! yang seorang Budhist atau mungkin background Sis sebelum menjadi Kristen adalah seorang Budhist ? saya cuma bertanya siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? silahkan dijawab.

Sis, sebagai pengikut KRISTUS kita berpegang pada KEBENARAN janji Firman Tuhan dalam ALKITAB jadi bukan pada buku2 Tokoh Dunia . marilah sis belajar mengenali apakah TUHAN YESUS tak sanggup memelihara kita ? DIA pasti sanggup asal kita bukan dengan tujuan MENCOBAI Tuhan 

Thanks & GBU.


sudahlah bro santo, tidak usah omong panjang lebar. saya tidak suka orang bicara ngalor ngidul . saya suka bicara to the point ,intinya saja. 

anda belum menjawab tantangan saya , berani tidak punya anak 5 orang ( ini sudah paling minimum dibanding 20 anak ) dan anda sanggup penuhi segala kebutuhannya , bukankah rejeki anda bilang dari Tuhan ? katanya berpegang pada matius 6:25-27  , katanya jangan khawatir akan apa yang akan kita makan & apa yg akan kita minum ?  mana buktinya ??

kalo tidak berani , berarti omongan anda di atas yg panjang lebar & menghabiskan space  hanya OMONG KOSONG , IMAN tanpa PERBUATAN adalah MATI . titik .anda ditantang punya anak 5 saja sudah nggak berani  ,gitu pake promosi ayat matius 6:25-27 segala dasar tong kosong nyaring bunyinya :-)




 
« Last Edit: November 09, 2011, 08:40:42 PM by bersatu »
November 10, 2011, 08:40:42 AM
Reply #28
  • Guest
jkhawatir ? jelas .

kita khawatir akan masa depan = dosa ??

Yup rasa kuatir itu dosa :D
krn orang kuatir itu tanda orang tersebut tidak percaya kepada Allah :)

Firman Tuhan mengajar : jangan kamu kuatir :coolsmiley:

 Mt 6:31  Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?

jadi.. orang yang tidak kuatir : sdg melakukan Firman Tuhan :afro:
 
November 10, 2011, 09:08:41 AM
Reply #29
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 113
  • Denominasi: pejah gesang nderek Gusti Yesus
Kekuatiran bukanlah dosa. Bahkan Paulus juga kuatir

20  Sebab aku kuatir, bahwa apabila aku datang aku mendapati kamu tidak seperti yang kuinginkan dan kamu mendapati aku tidak seperti yang kamu inginkan. Aku kuatir akan adanya perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, fitnah, bisik-bisikan, keangkuhan, dan kerusuhan.

2Kr_12:21  Aku kuatir, bahwa apabila aku datang lagi, Allahku akan merendahkan aku di depan kamu, dan bahwa aku akan berdukacita terhadap banyak orang yang di masa yang lampau berbuat dosa dan belum lagi bertobat dari kecemaran, percabulan dan ketidaksopanan yang mereka lakukan.

Gal_4:11  Aku kuatir kalau-kalau susah payahku untuk kamu telah sia-sia.

Kekuatiran adalah emosi wajar yang diberikan Tuhan kepada manusia, setiap orang pasti pernah kuatir (apalagi semua orang berdosa, masak sih gak pernah kuatir dosanya akan dihukum? itu sebabnya kita mencari keselamatan kan?)

Perintah Yesus untuk "jangan kuatir" bukanlah dimaksudkan seperti perintah jangan membunuh, jangan mencuri, dll...tapi perintah agar menyerahkan kekuatiran kepada Tuhan, bergantung sepenuhnya kepada Tuhan.
Lihat perintah Rasul Paulus:

Flp_4:6  Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Kekuatiran bukan dosa, tetapi kekuatiran yang mengakibatkan kita mengandalkan diri sendiri, mengandalkan sumber-sumber lain (kekayaan, okultisme, dll) bisa menjadi dosa...

kekuatiran adalah emosi manusia yang wajar, tetapi Tuhan menghendaki agar kita menyerahkan kekuatiran kita kepada Tuhan, mengandalkan Tuhan, dan dari sisi manusia merencanakan kehidupan kita dengan lebih baik.

Tuhan memberkati

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)