Author Topic: menghadirkan hadirat Tuhan  (Read 7366 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 31, 2012, 06:11:43 AM
Reply #40
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6955
  • Gender: Male
  • Denominasi: Back to Bible
@Yoshua 777



Jadi artinya anda tdk pernah menggunakan pemutar musik dgn listrik?
tdk pernah mendengarkan musik yg digerakan dgn listrik? :)
GBU
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami . . .  tetapi seandainya tidak, . . . kami tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." - Daniel 3:17-18
October 31, 2012, 07:39:51 AM
Reply #41
  • Guest
@Yoshua 777

Jadi artinya anda tdk pernah menggunakan pemutar musik dgn listrik?
tdk pernah mendengarkan musik yg digerakan dgn listrik? :)
GBU

Artinya orang musisi seperti saya hanya main alat musik klasik yang akustik, tidak pernah yang listrik atau elektronik, dan main atau menyanyi tanpa mikrofon, tanpa pengeras suara.  :)
Tuhan memberkati
November 01, 2012, 10:25:35 AM
Reply #42
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1725
salah satu kesalahan umum gereja kharismatik ---> membatasi hadirat Tuhan hanya berdasarkan performance WL/pemusik/pembicara di mimbar atau berdasarkan emosi jemaat yg meluap-luap saat ibadah.dgn memiliki pola pikir seperti itu sebenarnya mereka sendiri juga sedang membatasi Tuhan bekerja.
November 01, 2012, 06:04:40 PM
Reply #43
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2391
  • Gender: Male
  • Tongkat(*v*)Gadah
  • Denominasi: Ikut Tuhan Yesus
Saya kira anda harus memperhatikan konteksnya. Allah memang maha hadir. Allah juga hadir ketika seorang Kristen sedang berzinah dengan seorang pelacur. Tp tentunya bukan ini yang dimaksud, tapi bagaimana dalam sebuah kebaktian, doa atau penyembahan Allah bisa berhubungan secara lebih intim dengan jemaat.
Setuju Bro,
Maha-hadir Tuhan sangat berbeda dgn hadirat Tuhan,
GBU
:afro:
Tuhan hadir itu berbeda dengan Hadirat Tuhan hadir  :happy0062:
Tuhan hadir karena Tuhan memang Maha hadir, sendangkan Hadirat Tuhan hadir karena Tuhan menyatakan Kasih-Nya kepada anak-anak-Nya kedalam dan didalam hati mereka sehingga ada damai sejahterah, suka-cita dan kebenaran. Dan saat itulah kita tahu kalau kita hidup (Rohani kita Hidup/Berkobar/Menyalah)

Luk 24:32  Kata mereka seorang kepada yang lain: "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"
Ujilah segalah sesuatu dan peganglah yang baik
November 01, 2012, 07:28:52 PM
Reply #44
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2289
Yup  :afro:
Hadirat Tuhan adalah nyata.

Jangan percaya ajaran-ajaran yang menjelek-jelekan atau menganggap tidak penting hadirat Tuhan.  :D
Ajaran seperti ini pasti dari gereja yang kering.

GBU
November 01, 2012, 08:26:03 PM
Reply #45
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2289
salah satu kesalahan umum gereja kharismatik ---> membatasi hadirat Tuhan hanya berdasarkan performance WL/pemusik/pembicara di mimbar atau berdasarkan emosi jemaat yg meluap-luap saat ibadah.dgn memiliki pola pikir seperti itu sebenarnya mereka sendiri juga sedang membatasi Tuhan bekerja.

Tidak juga.
Saya hadir di doa syafaat yang isinya cuma 6-8 orang, diiringi gitar agak ganjil karena pemainnya adalah pendoa (bukan pemusik). Gak ada musik meriah tuh..

Dari jam 3 subuh hingga jam 6, kalau saya pilah-pilah  95% adalah penyembahan 5% adalah permohonan.
Jadi masalahnya tergantung keberadaan mas di gereja itu. Mau jadi seperti yang mas katakan, atau mau mencari wajahNya.

Kita masuk ruang Maha Kudus dengan darah Anak Domba, dengan mempersembahkan korban puji-pujian. Yang terbaik yang ada pada kita.


GBU
November 01, 2012, 08:46:56 PM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2391
  • Gender: Male
  • Tongkat(*v*)Gadah
  • Denominasi: Ikut Tuhan Yesus
Tidak juga.
Saya hadir di doa syafaat yang isinya cuma 6-8 orang, diiringi gitar agak ganjil karena pemainnya adalah pendoa (bukan pemusik). Gak ada musik meriah tuh..

Dari jam 3 subuh hingga jam 6, kalau saya pilah-pilah  95% adalah penyembahan 5% adalah permohonan.
Jadi masalahnya tergantung keberadaan mas di gereja itu. Mau jadi seperti yang mas katakan, atau mau mencari wajahNya.

Kita masuk ruang Maha Kudus dengan darah Anak Domba, dengan mempersembahkan korban puji-pujian. Yang terbaik yang ada pada kita.


GBU
:afro: Hadirat itu nyata  :happy0062:
Wajarlah kalau teman2 yang belum pernah masuk atau merasakan hadirat Tuhan, mengangap hal itu aneh atau ganjil "karena saya dan kita semua, dulu juga pikir begitu sebelum diberi kasihkarunia tuk merasakannya"

 :D Salam... JBU
Ujilah segalah sesuatu dan peganglah yang baik
November 01, 2012, 10:37:32 PM
Reply #47
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1725
Tidak juga.
Saya hadir di doa syafaat yang isinya cuma 6-8 orang, diiringi gitar agak ganjil karena pemainnya adalah pendoa (bukan pemusik). Gak ada musik meriah tuh..

Dari jam 3 subuh hingga jam 6, kalau saya pilah-pilah  95% adalah penyembahan 5% adalah permohonan.
Jadi masalahnya tergantung keberadaan mas di gereja itu. Mau jadi seperti yang mas katakan, atau mau mencari wajahNya.

Kita masuk ruang Maha Kudus dengan darah Anak Domba, dengan mempersembahkan korban puji-pujian. Yang terbaik yang ada pada kita.


GBU

hmm jadi intinya anda merasakan hadirat Tuhan tidak dalam doa syafaat itu??maksud saya hadirat Tuhan ga musti selalu dimanifestasikan lewat emosi yg meluap-luap ataupun musik yg hingar bingar nan indah.klo Tuhan bisa bekerja dgn berbagai cara kenapa musti kita batasi dgn pemahaman kita yg sempit??jangan sampe udah pake musik yg hingar bingar plus emosi jemaat udah pd meluap eh ujung2nya malah sugesti diri.ya balik lagi ke masing2 orang,klo ke gereja mau cari wajah-Nya atau cuma mau cari musik yg hingar bingar nan indah(lumayan nonton konser gratis  :tongue: ).
« Last Edit: November 01, 2012, 10:44:22 PM by jegan2000 »
November 02, 2012, 02:10:18 AM
Reply #48
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2289
hmm jadi intinya anda merasakan hadirat Tuhan tidak dalam doa syafaat itu??maksud saya hadirat Tuhan ga musti selalu dimanifestasikan lewat emosi yg meluap-luap ataupun musik yg hingar bingar nan indah.klo Tuhan bisa bekerja dgn berbagai cara kenapa musti kita batasi dgn pemahaman kita yg sempit??

Sejauh saya mengikuti kebaktian yang menggunakan musik, tidak pernah saya mendengar ajaran bahwa Hadirat Tuhan dimanifestasikan lewat musik. Yang paling dekat dengan itu , adalah :

Psa 22:3  (22-4) Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.


Jadi ada kemungkinan "pemahaman sempit" yang seperti dimaksud mas jegan2000 adalah asumsi yang disematkan pada gereja lain, kemudian asumsi itu dibantah sendiri. Kira-kira, mirip semacam strawman argument.   :)



jangan sampe udah pake musik yg hingar bingar plus emosi jemaat udah pd meluap eh ujung2nya malah sugesti diri.ya balik lagi ke masing2 orang,klo ke gereja mau cari wajah-Nya atau cuma mau cari musik yg hingar bingar nan indah(lumayan nonton konser gratis  :tongue: ).
Kalau yang ini tergantung pribadi masing-masing. Dalam laut dapat diduga, dalam hati siapa tahu ?  :wink:
Tetapi bukan mentang-mentang tidak tahu hati orang, lalu kita asumsi begini dan begitu bukan.

Bisa kita lihat bahwa selain ibadah raya, kebanyakan memiliki kelompok sel yang ibadahnya tidak pakai alat musik di gereja. Jadi dari sini dapat disimpulkan, bahwa hadirat Tuhan sebagaimana diyakini oleh gereja-gereja terdakwa tersebut, bukan berdasar/tergantung pada  musik hingar-bingar.


GBU
« Last Edit: November 02, 2012, 02:17:37 AM by Dya1^_^ »
November 02, 2012, 05:18:42 AM
Reply #49
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2391
  • Gender: Male
  • Tongkat(*v*)Gadah
  • Denominasi: Ikut Tuhan Yesus
Hadirat TUHAN bagi saya pribadi, dulu disaat saya rajin bersaat teduh dan menjaga kekudusan hidup (menjaga hati, pikiran, perkataan dan perbuatan) dan berserah kepada TUHAN, saya justru sering merasakan "Hadirat TUHAN" disaat sedang bersaat-teduh sendiri, apalagi jika ada pergumulan, ada sesuatu persolaan/beban yang sedang dan akan menghampiri biasanya "Hadirat TUHAN" lebih dahulu hadir memberi kekuatan, Kasih, damai-sejahterah dan penghimburan.

Kalau mengenai alat musik itu sih hanya sarana pendukung saja dalam memuji dan menyembah jadi bukan penyebab hadirnya hadirat, tetapi hadirat hadir karena TUHAN sendiri mau atau berkenan menghadirkan hadiratNya pada suatu persekutan, entah dua atau tiga orang ataupun dalam kelompok besar, dan hadirat TUHAN juga hadir untuk pribadi / perorangan. Tetapi saya juga tidak memungkiri ada orang yang disamping bertalenta bermain musik juga diberi plus "Karunia Bermain Musik (Urapan Bermusik)" seperti Raja Daud misalnya, karena dulu saya punya teman yang seperti itu.... dan dia biasanya dalam pelepasan bisanya dia cuma bermain musik (gitar klasik saja) dan bernyanyi (karena dalam berdoa dia kurang dalam berkata-kata).

Salam
« Last Edit: November 02, 2012, 05:22:35 AM by EVATA »
Ujilah segalah sesuatu dan peganglah yang baik
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)