Author Topic: AJARAN MARCION  (Read 5772 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

September 14, 2013, 09:22:09 AM
Reply #70
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
Saya sih masih bisa menerima pemahaman Sdr LOT yang tidak mengakui Yesus sebagai TUHAN, atau Sdr Sizxbn yang menganggap Bapa berbeda dengan Yesus. Walaupun beda dengan iman saya, saya tetep menghargai.
Mereka tetap menghormati TUHAN, baik itu YHWH atau Bapa, sebagai Sosok Yang Mulia.
Mereka tidak memahami ketegasan TUHAN sebagai kekejaman, tapi memang itu Hak Sang Pencipta.

Nah kalau kk Simon ini agak beda. Tapi saya juga tetap menghargai pandangan Anda, walaupun saya nda isa terima. Beda dengan Sdt LOT dan Sizxbn, saya hargai dan saya terima. Istilahnya kalau sama mereka, saya dan mereka cuma beda iman tentang Sosok TUHAN, bukan perbuatan maupun watak TUHAN.
Kalau sama Anda : beda tengtang Sosok, watak, dan perbuatan TUHAN  :D

Mengenai TUHAN yang sedang vacation ke negeri lain, apakah itu menjadikan Dia tidak bisa mengurus kebun anggur-Nya sendiri? Bearti TUHAN tidak Maha Kuasa.
TUHAN tidak seperti manusia yang punya keterbatasan lingkup ruang gerak dan waktu.
Jadi jangan disamakan. TUHAN bisa saja sedang shopping di negeri A, tapi dalam waktu bersamaan Dia juga shopping di Negeri B atau C.
Hermione di Harry Potter saja bisa membagi-bagi dirinya untuk mengikuti pelajaran2 yang waktunya bersamaan. Walau Harry Potter cuma imajinasi manusia tentang sihir, tapi manusia saja bisa berpikir kalau pakai sihir bisa berbuat apapun.
Gimana dengan TUHAN yang kuasa-Nya melewati imajinasi manusia?  :D

Anda itu terlalu membela dosa manusia, dan menganggap hukuman dari TUHAN tidak setimpal dengan dosa tsb, jadi jatohnya menyalahkan TUHAN, dan menilai TUHAN ga ada bedanya sama Setan.
Anda hanya terfokus pada tindakan TUHAN, tapi tidak mau mengerti : Kenapa TUHAN sampai menghukum manusia.

Tapi yah itu iman Anda yang urusan bersalah atau tidaknya sama TUHAN, bukan sama saya. Jadi saya nda berhak untuk mengatai Anda berdosa karena menghujat TUHAN dengan menyetarakan Dia dengan Iblis.
Saya sendiri masih banyak dosa, makanya saya nda mau sok-sok an menghakimi iman orang.
Tapi paling tidak, saya berusaha dengan kemampuan saya menjelaskan "TUHAN itu nda segitunya lhooo"  :D

Kalau bagi saya sih, mereka ini domba-domba sesat.

Om Beta itu domba sesat lagi keras kepala.

Kalau Om simon, maaf, dia tidak masuk itungan, hehehe...
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)