Author Topic: Siapakah ALLAH dalam Yoh.1:1?  (Read 35922 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 11, 2013, 11:28:22 PM
Reply #1080
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1250
  • Denominasi: KS
TUHAN (BAPA) adalah ROH, bukan TUHAN (YHWH) yang adalah Malaikat yang adalah sembahan Bangsa Israel

Bapa nama-Nya YAHWEH, malaikat disembah bangsa Israel karena Kristus belum genap.
Jadi malaikat mewakili Tuhan YAHWEH.

Quote
TUHAN (BAPA) yang adalah ROH adalah Sembahan Semua Mahluk dan Bangsa itu dapat membagi diri-Nya, sehingga;

"Apa Yang Keluar (dilahirkan) dari ROH adalah adalah Roh" jadi ada BAPA(ROH) dan Roh-Nya => Bapa dan Anak


Pengertian anda keliru dan nampaknya kacau balau.

April 12, 2013, 08:55:53 AM
Reply #1081
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Bapa nama-Nya YAHWEH, malaikat disembah bangsa Israel karena Kristus belum genap.
Jadi malaikat mewakili Tuhan YAHWEH.

Pengertian anda keliru dan nampaknya kacau balau.
Suara-Nya Bapa tidak pernah didengar oleh bangsa Israel kapanpun, kata Yesus Kristus --Yoh.5:37--; Sedangkan YHWH/YHVW memperdengarkan suara-Nya kepada bangsa Israel --baca Ul.4:36; Ul.5:24--.

Artinya, Bapa bukan atau tidak sama dengan YHWH/YHVH.
-----

Sedangkan malaikat-malaikat adalah pelayan-pelayan YHWH/YHVH.

Salam,
« Last Edit: April 12, 2013, 09:12:51 AM by sizxbn »
April 12, 2013, 09:00:59 AM
Reply #1082
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2391
  • Gender: Male
  • Tongkat(*v*)Gadah
  • Denominasi: Ikut Tuhan Yesus
Bapa nama-Nya YAHWEH, malaikat disembah bangsa Israel karena Kristus belum genap.
Jadi malaikat mewakili Tuhan YAHWEH.
Ok jika saudara menyembah, Yang Maha Pencipta, Yang Maha Kuasa itu  :rolleye0014:
Dalam Nama BAPA(YAHWEH) dan ANAK(YESUS) dan ROH KUDUS
Tetapi saya akan menjadi Saksi YESUS dan Kristus (Yesus Kristus)  :happy0025:
Dalam Nama(onoma=satu nama) BAPA dan ANAK dan ROH KUDUS yaitu  YESUS KRISTUS :rolleye0014:
Mat 28:19
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS,
Dan sekitar 10 hari kemudian Petrus menegaskan sebagai berikut :
Kis 2:38
Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia ROH KUDUS.
dan pada kesempatan lain Para Rasul sibuk memberitakan YESUS KRISTUS bukannya Yahweh karena mereka bukan "Saksi Yahova/Yahweh tetapi meraka adalah Saksi Yesus Kristus"
Quote
Pengertian anda keliru dan nampaknya kacau balau.
Kalau anda yang tidak keliru dan tidak nampak kacau balau, bisakah saudara menjelaskan kepada kami yang dianggap keliru dan nampak kacau menurut saudara! tentang ;
1. Bagaimana TUHAN yang adalah ROH itu dapat mempunyai Roh ?
2. Apa yang dimaksud dengan penytaan YESUS berikut "Apa yang dilahirkan oleh ROH adalah Roh" ?

Salam
Ujilah segalah sesuatu dan peganglah yang baik
April 12, 2013, 02:01:43 PM
Reply #1083
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1250
  • Denominasi: KS
1. Bagaimana TUHAN yang adalah ROH itu dapat mempunyai Roh ?
2. Apa yang dimaksud dengan penytaan YESUS berikut "Apa yang dilahirkan oleh ROH adalah Roh" ?

Salam

1. Justru fakta yang ada dari arti Tuhan yang adalah Roh, adalah Tuhan di surga menyatakan Diri-Nya melalui ROH KUDUS kepada semua orang beriman setelah Yesus mati, bangkit dan naik ke surga.

2. Dilahirkan kembali sehingga semua orang beriman yang masih hidup di dunia ini hidup dengan bimbingan ROH KUDUS.
June 16, 2013, 12:35:02 PM
Reply #1084
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Karena pertanyaan saya di thread sebelah gak ada yang merespon, maka saya buat thread tersendiri untuk menindak-lanjuti pertanyaan saya kepada para penganut Tritunggal. :D

Menurut penganut Tritunggal, ALLAH telah (inkarnasi) menjadi Manusia berdasarkan ayat di Yoh.1:1 dan Yoh.1:14, yaitu inkarnasi menjadi Manusia YESUS KRISTUS.

Jika begitu pengertiannya, maka pertanyaannya saya balik.

Siapakah ALLAH yang dimaksudkan dalam Yoh.1:1?

Apakah Dia (ALLAH) yang dimaksudkan adalah Bapa?
Apakah Dia (ALLAH) yang dimaksudkan adalah Anak?
Apakah Dia (ALLAH) yang dimaksudkan adalah ROH KUDUS?

Silahkan, bagi sodara-sodara penganut faham Tritunggal dapat berpartisipasi memberikan penjelasannya.  :happy0062:


Salam,

1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Brur, yang jadi point interest di Yoh 1:1 adalah Firman yang adalah Allah, jadi Firman yang adalah Allah yang telah turun menjadi manusia:

1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Yang seharusnya jadi pertanyaan adalah apakah Firman itu adalah Allah menurut anda, pertanyaan anda sungguh mengambarkan kerendahan nalar anda... :coolsmiley:

emangnya YESUS pernah mengatakan bahwa Ia adalah Allah yang datang sebagai manusia..? apakah ayat-ayat diatas adalah perkataan YESUS..? bandingkan dengan perkataan YESUS dibawah ini..

Yohanes 17:3    Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal YESUS KRISTUS yang telah Engkau utus.


Matius 23:9       Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
:afro: Betul bro... bahwa Yesus Kristus tidak pernah mengatakan Diri-Nya adalah Allah (Bapa).

Sebab kata-Nya, suara Bapa-Nya tidak pernah diperdengarkan kepada siapapun --kecuali kepada Anak--
Yoh. 5:37   Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,

Sedangkan pernyataan rasul Yohanes di Yoh. pasal:1 ayat:1c jelas mengatakan: "....dan Firman itu adalah --Perkataan-- Allah" atau dengan kata lain: ".... dan Allah ber-Firman"

Perhatikan susunan kalimatnya di bawah ini:


Salam,
« Last Edit: June 19, 2013, 01:36:07 PM by sizxbn »
December 29, 2013, 06:59:03 PM
Reply #1085
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 847
  • Denominasi: Christian, Trinitarian
1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Brur, yang jadi point interest di Yoh 1:1 adalah Firman yang adalah Allah, jadi Firman yang adalah Allah yang telah turun menjadi manusia:

1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Yang seharusnya jadi pertanyaan adalah apakah Firman itu adalah Allah menurut anda, pertanyaan anda sungguh mengambarkan kerendahan nalar anda... :coolsmiley:

emangnya YESUS pernah mengatakan bahwa Ia adalah Allah yang datang sebagai manusia..? apakah ayat-ayat diatas adalah perkataan YESUS..? bandingkan dengan perkataan YESUS dibawah ini..

Yohanes 17:3    Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal YESUS KRISTUS yang telah Engkau utus.


Matius 23:9       Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu bapamu, yaitu Dia yang di sorga.  :afro: Betul bro... bahwa Yesus Kristus tidak pernah mengatakan Diri-Nya adalah Allah (Bapa).

Sebab kata-Nya, suara Bapa-Nya tidak pernah diperdengarkan kepada siapapun --kecuali kepada Anak--
Yoh. 5:37   Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,

Sedangkan pernyataan rasul Yohanes di Yoh. pasal:1 ayat:1c jelas mengatakan: "....dan Firman itu adalah --Perkataan-- Allah" atau dengan kata lain: ".... dan Allah ber-Firman"

Perhatikan susunan kalimatnya di bawah ini:


Salam,


Yang anda kotakin, itu bunyinya "and God was the Word" kalau diterjemahkan kasar "ALLAH adalah Firman itu." terjemahan Alkitab LAI "Firman itu adalah Allah"
rasanya jauh dengan pengrtian yang ada tulis "dengan kata lain Allah ber-Firman" dalam bahasa Indonesia ber-Firman bisa berarti "mempunyai/memiliki Firman, atau melakukan kegiatan Firman (kalau fiman melukiskan kata kerja)

Kalau saya menulis "Manusia itu ber-akal" maka kita tahu yang saya maksud adalah "manusia itu punya akal"
Tapi kalau saya menulis Manusia adalah akal, akal adalah manusia. terlepas dari masuk akal atau tidak, percaya atau tidak, jelas saya tidak bermaksud menulis manusia mempunyai akal, jelas saya punya maksud menulis manusia adalah akal. sederhana.
Dan itulah yang dilakukan Yohanes, dia melukiskan sesuatu penyingkapan baru yang DILUAR jangkauan akal manusia, tapi bukan TIDAK masuk akal. Kalau kita mau mendapatkan sesuatu SESUAI dengan yang dimaksud oleh penulis, baiknya kita mengikuti gambaran yang coba digambarkan oleh penulis dan bukan dengan mengubah makna tulisan hanya supaya sesuai gambaran kita dan masuk akal kita.

December 30, 2013, 10:19:22 AM
Reply #1086
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Yang anda kotakin, itu bunyinya "and God was the Word" kalau diterjemahkan kasar "ALLAH adalah Firman itu." terjemahan Alkitab LAI "Firman itu adalah Allah"
rasanya jauh dengan pengrtian yang ada tulis "dengan kata lain Allah ber-Firman" dalam bahasa Indonesia ber-Firman bisa berarti "mempunyai/memiliki Firman, atau melakukan kegiatan Firman (kalau fiman melukiskan kata kerja)

Kalau saya menulis "Manusia itu ber-akal" maka kita tahu yang saya maksud adalah "manusia itu punya akal"
Tapi kalau saya menulis Manusia adalah akal, akal adalah manusia. terlepas dari masuk akal atau tidak, percaya atau tidak, jelas saya tidak bermaksud menulis manusia mempunyai akal, jelas saya punya maksud menulis manusia adalah akal. sederhana.
Dan itulah yang dilakukan Yohanes, dia melukiskan sesuatu penyingkapan baru yang DILUAR jangkauan akal manusia, tapi bukan TIDAK masuk akal. Kalau kita mau mendapatkan sesuatu SESUAI dengan yang dimaksud oleh penulis, baiknya kita mengikuti gambaran yang coba digambarkan oleh penulis dan bukan dengan mengubah makna tulisan hanya supaya sesuai gambaran kita dan masuk akal kita.
Persoalan sebenarnya itu justru ada pada ranah terjemahan (baik terjemahan dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris); Sebab, orang2 yang menterjemahkannya itu tidak mengerti kata 'Allah' dengan benar, sehingga kata Yunani 'Theon' dan 'Theos'-pun diterjemahkannya dengan pengertian yang sama: 'God' (Allah), padahal bukan begitu maksudnya.

Kata Yunani 'Theon' menunjuk pada pengertian 'El; sedangkan kata Yunani 'Theos' menunjuk pada pengertian 'ELOHIM.... coba lihat sekali lagi tulisan Yoh. 1:1 dalam bahasa Yunani-nya.
Kalau sodara paham perbedaan maksud kata tersebut maka sodara akan mengerti maksud sang Penulis :)

Salam,
December 30, 2013, 12:18:24 PM
Reply #1087
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 847
  • Denominasi: Christian, Trinitarian
Persoalan sebenarnya itu justru ada pada ranah terjemahan (baik terjemahan dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris); Sebab, orang2 yang menterjemahkannya itu tidak mengerti kata 'Allah' dengan benar, sehingga kata Yunani 'Theon' dan 'Theos'-pun diterjemahkannya dengan pengertian yang sama: 'God' (Allah), padahal bukan begitu maksudnya.

Kata Yunani 'Theon' menunjuk pada pengertian 'El; sedangkan kata Yunani 'Theos' menunjuk pada pengertian 'ELOHIM.... coba lihat sekali lagi tulisan Yoh. 1:1 dalam bahasa Yunani-nya.
Kalau sodara paham perbedaan maksud kata tersebut maka sodara akan mengerti maksud sang Penulis :)

Salam,

Repotnya, ada 2 golongan penterjemah, yang satu seperti yang anda ikuti dan yang lain tidak mendukung pendapat anda. Kalau tanya banyakan mana, jawabannya banyakan yang tidak seperti anda.
Tapi untungnya, saya bukan pengikut kemana air mengalir. Saya baca ke dua sisi, dan saya memutuskan setelah dipikir, direnungkan dan diselidiki baik2.
Nah menurut anda theos itu harus diterjemahkan apa? kalau anda menterjemahkannya sebagai Firman Allah atau Allah berfirman jauh banget.
beberapa terjemahan selain God (dlm bhs Inggris), adalah "a god" dan yang satu lagi "divine"
Kalau saya mau melihat maksud penulis, saya pasti melihat latar belakang teologi penulis, supaya tahu maksudnya. Yohanes adalah seorang Yahudi, dan sampai sekarang, bila anda tanya sama orang Yahudi, mereka akan bilang bahwa yang divine itu cuma Allah. Dan saya rasa itulah yang dimaksud oleh penulis.

akan dilematis bila mengartikan diluar itu:
Pertama, kita terpaksa harus mengeliminasi ke-Yahudian Yohanes yang menganut monoteisme, bila mengartikan theos "a god" atau "divine" dalam seolah2 ada god kecil atau makhluk2 divine lain selain Allah. karena itu artinya percaya dengan adanya dewa2=polytheis.

Kedua, mengartikan dengan mengasumsikan PL sering merefer tentang "elohim2" yang bukan Allah dengan pengertian bhw elohim2 itu ada, akan membuat Allah tampak bodoh dan kliru, karena jelas Allah berfiman, Bukankah Aku, TUHAN? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah (ELOHIM) selain dari pada-Ku!

Ketiga, mengartikan ayat tersebut sebagai Allah berfirman juga sulit, karena tidak ditulis demikian, kecuali bila kita menyisipkan sesuatu ditengahnya seperti yang mas bro lakukan. "....dan Firman itu adalah --Perkataan-- Allah" atau dengan kata lain: ".... dan Allah ber-Firman"
Kalau saya sih ga mau nyisip2in kata2, takut kualat.  :D
December 30, 2013, 10:12:27 PM
Reply #1088
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12360
  • tidak menyimpan kepahitan
Repotnya, ada 2 golongan penterjemah, yang satu seperti yang anda ikuti dan yang lain tidak mendukung pendapat anda. Kalau tanya banyakan mana, jawabannya banyakan yang tidak seperti anda.
Tapi untungnya, saya bukan pengikut kemana air mengalir. Saya baca ke dua sisi, dan saya memutuskan setelah dipikir, direnungkan dan diselidiki baik2.
Nah menurut anda theos itu harus diterjemahkan apa? kalau anda menterjemahkannya sebagai Firman Allah atau Allah berfirman jauh banget.
Kata 'Theos' --seturut Kitab Suci-- merujuk pada pengertian 'ELOHIM.

beberapa terjemahan selain God (dlm bhs Inggris), adalah "a god" dan yang satu lagi "divine"
Kalau saya mau melihat maksud penulis, saya pasti melihat latar belakang teologi penulis, supaya tahu maksudnya. Yohanes adalah seorang Yahudi, dan sampai sekarang, bila anda tanya sama orang Yahudi, mereka akan bilang bahwa yang divine itu cuma Allah. Dan saya rasa itulah yang dimaksud oleh penulis.

akan dilematis bila mengartikan diluar itu:
Pertama, kita terpaksa harus mengeliminasi ke-Yahudian Yohanes yang menganut monoteisme, bila mengartikan theos "a god" atau "divine" dalam seolah2 ada god kecil atau makhluk2 divine lain selain Allah. karena itu artinya percaya dengan adanya dewa2=polytheis.

Kedua, mengartikan dengan mengasumsikan PL sering merefer tentang "elohim2" yang bukan Allah dengan pengertian bhw elohim2 itu ada, akan membuat Allah tampak bodoh dan kliru, karena jelas Allah berfiman, Bukankah Aku, TUHAN? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah (ELOHIM) selain dari pada-Ku!

Ketiga, mengartikan ayat tersebut sebagai Allah berfirman juga sulit, karena tidak ditulis demikian, kecuali bila kita menyisipkan sesuatu ditengahnya seperti yang mas bro lakukan. "....dan Firman itu adalah --Perkataan-- Allah" atau dengan kata lain: ".... dan Allah ber-Firman"
Kalau saya sih ga mau nyisip2in kata2, takut kualat.  :D

Jika pengertian sodara tentang 'Theos' itu berdasarkan pengertian orang2 Yahudi, maka Yesus Kristus mengatakan bahwa mereka tidak mengenal, baik Bapa maupun Aku.

Yoh. 16:3   Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.

Artinya, pengertian sodara-pun sama seperti Yesus Kristus katakan kepada mereka :)


Salam,
December 30, 2013, 11:31:47 PM
Reply #1089
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1952
  • Denominasi: Hanya akui Firman Tuhan
Kata 'Theos' --seturut Kitab Suci-- merujuk pada pengertian 'ELOHIM.
Jika pengertian sodara tentang 'Theos' itu berdasarkan pengertian orang2 Yahudi, maka Yesus Kristus mengatakan bahwa mereka tidak mengenal, baik Bapa maupun Aku.

Yoh. 16:3   Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.

Artinya, pengertian sodara-pun sama seperti Yesus Kristus katakan kepada mereka :)


Salam,

Abba artinya BAPA ( Status ) bukan nama.

Anak artinya SON ( Status ) bukan nama.

BAPA bukan YAHWEH ( Nama )
ANAK juga bukan YAHWEH ( Nama )

YAHWEH adalah Nama di PL.
Yesus adalah Nama di PB.

YAHWEH adalah Esa. ( Ul6:4b )

Tiada ELOHIM selain YAHWEH.

Rupaya sekte anda adalah menyembah BAPA yang tidak dikenal !

Salam.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)