Author Topic: Masukan untuk Mendalami Ajaran dalam Kristen  (Read 1890 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 01, 2019, 03:11:15 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9650
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • Living Testimony (LiTe)
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Terima kasih banyak atas penjelasannya bro Henhen. Saya ingin mengetahui mengapa orang-orang, dan secara khusus bro Gideon, sangat yakin Alkitab pasti 100% tidak ada salahnya? Apakah karena pengalaman hidup, ataukah karena isi ayat-ayat di dalamnya yang luar biasa?

Gideon ya baca aja di kitab Hakim-hakim
Isi di dalamnya luar biasa, saya meyakini itu sejak saya bertobat, pengalaman hidup juga banyak
Belakangan baru tahu itu smua hasil dari konsili Bapa-bapa gereja

Namun, bagaimana kita bisa yakin semua ayat dalam Alkitab hari ini adalah murni Firman Allah? Apakah tidak ada kemungkinan kalau sebagian besar ayat itu adalah benar firman Allah, namun, maaf, ada sebagian kecil sebetulnya bukan?

Saya meyakini tidak
mereka-mereka yang jauh lebih rohani dari saya, telah menyortir ratusan surat sampai jadi seperti sekarang ini, dan saat itu 100% perwakilan orang Kristen di dunia setuju, bahwa 27 surat yang mereka pilih adalah tak ada salahnya, sejak saat itu ditetapkan jadi kanon

Mungkin untuk memperjelas maksud saya, saya beri contoh ini. Kita sekarang tahu bahwa Yoh 7:53–8:11 itu belum lah ada di Alkitab versi awal-awal. Kisah perempuan berzinah dan diampuni Yesus tersebut secara inti ajaran sangat luar biasa. Alasan kenapa bisa hilang di beberapa Alkitab versi awal atau kenapa ditambahkan itu mungkin karena ada alasan-alasan tersendiri dari si penyusun.

Kisah perempuan berzinah akhirnya dimasukkan ke dalam Alkitab, namun mengapa "Kisah Rasul Paulus dan Tekla" dan "3 Korintus" tidak dimasukkan? Sebagai orang awam, saya bahkan tidak akan menyadari dua manuskrip tersebut adalah apokrifa jika tidak diberitahu...

Tidak ada yang hilang ataupun ditambahkan dalam Alkitab kita broh
yang ada hanyalah perbedaan minor yang disebabkan dari perbedaan codex manuscript yang dirujuk

Alkitab itu satu2nya buku di dunia yang salinan aslinya masih terpelihara sampai sekarang dan bahkan diteguhkan oleh penemuan yang paling mutakhir yaitu dead sea scroll, dimana disitu ditemukan perkamen dari abad kesatu dan isinya masih sama persis dengan Alkitab kita sekarang

Nah kalau soal ada buku2 yang tidak dimasukkan tentunya kita percaya itu Bapa gereja sudah menyortirnya dan mereka lebih ahli daripada kita saat ini, yang bahkan melihat text aslinya aja gak bisa baca :)

tapi kitab yang tidak dimasukkan itu pun baik2 saja untuk dibaca kok, bukannya gak boleh dibaca atau tidak ada kebenarannya sama sekali
hanya 27 kitab itu saja yang diyakini tak ada salahnya, sebagai "tonggak pengukurnya"
August 01, 2019, 03:42:57 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2901
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Saya ingin mengetahui mengapa orang-orang, dan secara khusus bro Gideon,
sangat yakin Alkitab pasti 100% tidak ada salahnya?
Apakah karena pengalaman hidup, ataukah karena isi
ayat-ayat di dalamnya yang luar biasa?
Kadang ada pertanyaan kita bukan karena ingin tahu
Mungkin saja kita bertanya dgn asumsi2 yg telah mapan
Ini akan mudah dimanfaatkan oleh yg benci akan kebenaran


Namun, bagaimana kita bisa yakin semua ayat dalam Alkitab hari ini adalah murni Firman Allah?
Apakah tidak ada kemungkinan kalau sebagian besar ayat itu adalah benar firman Allah,
namun, maaf, ada sebagian kecil sebetulnya bukan?

Utk menjawab secara akurat memang tidak mungkin
Hanya pd yg ilmiah bisa disepakati dulu apa2 ukuran2-nya
Maka hasilnya dpt dikata memuaskan atau mengecewakan kita
Walau sesungguhnya masih ada banyak anomali dan paradoksal

Utk roh dan karyanya ukuran apa yg disepakati apa takarannya
Sulit, jika kita menakar roh dan karya roh dgn takaran duniawi
Pula bukan akurasi text yg utama dr Allah, tapi std moral, apa
Dan bagai mana kita melakukannya hingga di atas moral std

Itu sebab aku suka ke pangkal2-nya terlebih dulu
Suka memutilasi kata, bahkan mencipta kata baru
Maka spt Kej 1:1, Yoh 1:1 itu utk bisa mengerti batasku
Dan batas itu terus menerus ku "up-grade" hingga ajal

Itu masukan utk mendalami ajaran Yesus
Semoga Tuhan tetap menyertai kita, Bro!

Salam Damai!
« Last Edit: August 01, 2019, 04:26:03 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
August 01, 2019, 05:35:15 PM
Reply #12
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 7
Gideon ya baca aja di kitab Hakim-hakim
Isi di dalamnya luar biasa, saya meyakini itu sejak saya bertobat, pengalaman hidup juga banyak
Belakangan baru tahu itu smua hasil dari konsili Bapa-bapa gereja

Saya meyakini tidak
mereka-mereka yang jauh lebih rohani dari saya, telah menyortir ratusan surat sampai jadi seperti sekarang ini, dan saat itu 100% perwakilan orang Kristen di dunia setuju, bahwa 27 surat yang mereka pilih adalah tak ada salahnya, sejak saat itu ditetapkan jadi kanon

Tidak ada yang hilang ataupun ditambahkan dalam Alkitab kita broh
yang ada hanyalah perbedaan minor yang disebabkan dari perbedaan codex manuscript yang dirujuk

Alkitab itu satu2nya buku di dunia yang salinan aslinya masih terpelihara sampai sekarang dan bahkan diteguhkan oleh penemuan yang paling mutakhir yaitu dead sea scroll, dimana disitu ditemukan perkamen dari abad kesatu dan isinya masih sama persis dengan Alkitab kita sekarang

Nah kalau soal ada buku2 yang tidak dimasukkan tentunya kita percaya itu Bapa gereja sudah menyortirnya dan mereka lebih ahli daripada kita saat ini, yang bahkan melihat text aslinya aja gak bisa baca :)

tapi kitab yang tidak dimasukkan itu pun baik2 saja untuk dibaca kok, bukannya gak boleh dibaca atau tidak ada kebenarannya sama sekali
hanya 27 kitab itu saja yang diyakini tak ada salahnya, sebagai "tonggak pengukurnya"

Terima kasih banyak atas penjelasannya. Saya baca sekilas Iraneus di abad ke-2 sudah mengutip 21 buku yang ada di Perjanjian Baru. Cuman minus Filemon, Ibrani, Yakobus, 2 Petrus, 3 Yohanes dan Yudas. Alkitab masih ada yang diterima dan ditolak antar gereja hingga abad ke-5. Baru pada saat itulah semua gereja sepakat 27 kitab-kitab itu sebagai kanon, dan tidak pernah ada revisi/perubahan lagi hingga sekarang di abad ke-21.

Dan jika saya menangkap maksud bro Henhen, karena yang menyusunnya adalah para Kristen jemaat awal, yang masih sangat dekat dengan masa hidup Yesus, sehingga mereka lebih dapat diandalkan, dibandingkan kita.

Saya rasa saya paham. Trims..
August 01, 2019, 05:42:44 PM
Reply #13
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 7
Kadang ada pertanyaan kita bukan karena ingin tahu
Mungkin saja kita bertanya dgn asumsi2 yg telah mapan
Ini akan mudah dimanfaatkan oleh yg benci akan kebenaran


Namun, bagaimana kita bisa yakin semua ayat dalam Alkitab hari ini adalah murni Firman Allah?
Apakah tidak ada kemungkinan kalau sebagian besar ayat itu adalah benar firman Allah,
namun, maaf, ada sebagian kecil sebetulnya bukan?

Utk menjawab secara akurat memang tidak mungkin
Hanya pd yg ilmiah bisa disepakati dulu apa2 ukuran2-nya
Maka hasilnya dpt dikata memuaskan atau mengecewakan kita
Walau sesungguhnya masih ada banyak anomali dan paradoksal

Utk roh dan karyanya ukuran apa yg disepakati apa takarannya
Sulit, jika kita menakar roh dan karya roh dgn takaran duniawi
Pula bukan akurasi text yg utama dr Allah, tapi std moral, apa
Dan bagai mana kita melakukannya hingga di atas moral std

Itu sebab aku suka ke pangkal2-nya terlebih dulu
Suka memutilasi kata, bahkan mencipta kata baru
Maka spt Kej 1:1, Yoh 1:1 itu utk bisa mengerti batasku
Dan batas itu terus menerus ku "up-grade" hingga ajal

Itu masukan utk mendalami ajaran Yesus
Semoga Tuhan tetap menyertai kita, Bro!

Salam Damai!


Baik terima kasih banyak atas penjelasannya.
August 01, 2019, 05:50:29 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2901
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Ok, Bro!
Satu lagi masukan


Saya merasa ada orang yang perlahan-lahan meninggalkan agama mereka sendiri, karena mereka ada bibit keraguan. Ketika mereka bertanya terkait keraguan tersebut tetapi malah dibalas dengan "kamu kurang iman", "jangan banyak tanya", "percaya saja". Padahal saya yakin ketika mereka mendapat jawaban yang memuaskan, itu sebetulnya akan menguatkan imannya.
Betul sekali, Bro!
Lebih baik falsafah licik ini digunakan:
"Iyokan nan dek urang, laluan nan dek awak"

Utk itu kita tdk hrs percaya dulu baru beriman
Sebab tak ada org yg menguasai firman
Jika ada, maka org itulah tuhan

Hal roh, misalnya
Kita tahu pasti adanya
Bagai mana menguasainya
Bagai mana membuktikannya?
Sebab ia bukan benda definitive

Salam Damai!

NB:
Alkitab Hari Ini - 2 Agustus 2019

Supaya kita sungguh2 merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu
berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. - Galatia. 5:1
« Last Edit: August 02, 2019, 05:24:30 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
May 04, 2020, 04:20:35 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2901
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Sebab firman Allah itu hidup
Maka tak seorangpun sempurna menguasainya
Iseng2, berikut ini mungkin masukan utk berpikiran trinitas

[Mar 6:4]:
"Seorg nabi dihormati di mana2 ....
Kecuali di tempat asalnya sendiri (Israel),

Terpikirku, apakah bilangan "tiga" ini ada apa2-Nya?
Hampir di mana2 bilangan tiga diawali dgn huruf "t"

three (ing) = triur (irl) = tría (yun) =tribus (ltn) = tres (spn) = tre (ita) = trzy (pol) = trois (fra) = tre (den)
trei (rum) = tri (bul) = tre (alb) =  thlath (arb) = tatu (swa) = trana (guj) = tin (ind) = tīna (nep) =
tiga = tigo = tilu = telu = tolu = tallu (makasat) = tello (madura) = tige (melayu) = tatlo (tag) =

... dll dlm bahasa yg sedaerah atau serumpun

Kecuali di tempat asalnya sendiri, (Israel)
Bilangan tiga diawali dgn huruf "s", shalosh (ibrani)
Mungkin kawan2 dlm kawanan ada yg tahu "sejarahnya"

Salam Pikir Tiga!
« Last Edit: May 04, 2020, 04:31:55 AM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
May 04, 2020, 01:10:23 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4421
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Menurut pendapatku, terkait dengan quoting di bawah ini,
...
Karena saya orang yang sangat logika. Jadi umumnya apa-apa saya merasa harus dibuktikan baru bisa dipercaya (yang mana rasanya sangat bertentangan dengan iman itu sendiri). Mungkin juga karena saya terpengaruh dengan prinsip filsafat.

...

Dengan pola pikir saya saat ini, mungkinkah saya bisa belajar sesuatu? Ketika saya terus mempertanyakan segalanya? Mungkinkah ada teman-teman bisa memberi masukan atau merekomendasikan buku yang bisa membuat saya bisa belajar lebih mendalam dengan mungkin pola mindset saya seperti ini?

...
1. Apakah adalah salah dalam sudut pandang Kristen, jika seseorang hanya bisa percaya setelah menguji?
2. Apakah Kekristenan seseorang akan berkurang ketika dia menyangsikan surat-surat tertentu seperti Martin Luther yang menyangsikan kitab Wahyu?
Saya ingin mengutipkan:

Yoh 20:24-29
Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ.
 Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya."
Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."
Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!"
Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."


Apakah benar-benar terkait ato tidak, entahlah.

Yang ingin kusampaikan:
1. Orang yang menggunakan otak yang diberikan kepadanya adalah orang yang menghargai pemberian, dan mencoba menggunakan pemberian itu sebagaimana mestinya;
2. Dengan menggunakan otak ato pikiran, idealnya, akan menambah pengetahuan;
3. Ada kalanya Kristen diharapkan menerima meski tidak menguji, seperti percaya kepada Yesus meski tidak menguji eksistensi Yesus;
4. Menyangsikan buku tidak akan mengurangi iman Kekristenan.

Salam damai.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
May 05, 2020, 06:06:43 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1794
  • Gender: Male
  • Damai Di Bumi, Damai di FK
  • Denominasi: Lutheran
Menurut pendapatku, terkait dengan quoting di bawah ini, Saya ingin mengutipkan:

Yoh 20:24-29
Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ.
 Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya."
Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."
Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!"
Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."


Apakah benar-benar terkait ato tidak, entahlah.

Yang ingin kusampaikan:
1. Orang yang menggunakan otak yang diberikan kepadanya adalah orang yang menghargai pemberian, dan mencoba menggunakan pemberian itu sebagaimana mestinya;
2. Dengan menggunakan otak ato pikiran, idealnya, akan menambah pengetahuan;
3. Ada kalanya Kristen diharapkan menerima meski tidak menguji, seperti percaya kepada Yesus meski tidak menguji eksistensi Yesus;

Mantap :afro: :afro:

Quote from:  


4. Menyangsikan buku tidak akan mengurangi iman Kekristenan.

apa yg bro dimaksud dengan buku ? apakah maksudnya Alkitab?

Jika menyangsikan Alkitab, lantas, apa yg diimani?

Quote from:  
Salam damai.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.

Salam
REV 3:11 Behold, I come quickly: hold that fast which thou hast, that no man take thy crown.
May 05, 2020, 09:41:03 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4421
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Mantap :afro: :afro:

Quote
4. Menyangsikan buku tidak akan mengurangi iman Kekristenan.
apa yg bro dimaksud dengan buku ? apakah maksudnya Alkitab?

Jika menyangsikan Alkitab, lantas, apa yg diimani?
Terima kasih jempolnya, @wilehhas62.  :D  :ashamed0002:
Pada trit ini, TS sudah mengungkapkan bahwa TS bergerak dari Filsafat, bukan?
Pengikut Kristus mengimani ajaran Kristus yang sudah didelegasikan kepada rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zaman, agar rasul mengajar orang yang sudah dimuridkan.
Mat 28:19-20 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Jadi, menurut pendapatku, ajaran rasul yang senantiasa disertai sampai kepada akhir zamanlah yang harus diimani. Jika mengimani Kitab Suci, sementara Tuhan Yesus Kristus tidak menulis, meninggalkan, dan/atau mengirimkan Kitab Suci sebagai bahan ajar rasul, maka Kitab Suci yang begitu juga patut disangsikan. Harus diuji, dan memegang yang baik.
Lain halnya jiga Kitab Suci dijatuhkan Tuhan dari langit, difaksimil dari langit, atau didiktekan Tuhan kemudian disalin. Kitab Suci yang digunakan Kristen dewasa ini hasil kanonisasi, bukan? Kanonisasi itu adalah pengujian alias penyangsian.
Nah, jika dewasa ini ada orang yang menyangsikan Kitab Suci Kristen, boleh saja bukan?


Salam damai.
Amalkan Pancasila.
Kita adil, bangsa sejahtera.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)