Author Topic: Manusia tidak lagi memiliki roh: Yang ada padanya tinggal jiwa dan raganya saja?  (Read 7679 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

April 19, 2012, 03:03:34 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9196
Kalo menurut saya sih,
pengertian dari kata "roh" itu sendiri bisa kemungkinan :

1. roh sebagai entitas being
2. "roh" sebagai sebutan simbolis.
3. belon lagi no.1 dan 2 terbagi dalam dua kelompok (positif dan negatif).

Entah masuk kategori yang mana,
namun sepertinya roh itu ada boanyak.

Dari judul pertanyaan vbn, IMO - manusia pasti punya roh....entah pula roh kategori yang mana pada point123 tsb ..mungkin juga malah semuanya ada di dalam diri manusia... :)

tapi mungkin ada satu yang kayaknya bisa dipastikan jenis roh yang gak ada didalam manusia : "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia" ---> yaitu jenis Roh-KU(dus ??)  :char11:  :rolleye0014:  :D

Mengenai Luk. 9:60, kayaknya itu parabel kan ?

:)
salam.
Tidak parabel bro@oda.
Pernyataan Yesus Kristus di Lukas itu memang begitu kebenaran-nya sesuai dengan pernyataan ALLAH dalam
Kej. 6:3   Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja."

Dan sejak saat itu, manusia tidak lagi memiliki roh yang dari pada ALLAH.


Salam,
April 19, 2012, 03:20:38 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9196
Kej. 2:16   Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
Kej. 2:17   tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."


"...pastilah engkau mati"

Apakah Adam dan Hawa mati? saat mereka makan buah pengetahuan... tidak.
Secara fisik jasmaninya mereka tetap hidup --bahkan mereka dapat melahirkan anak--

Kematian yang dimaksudkan oleh TUHAN, Allah --ketika itu-- adalah pada saat TUHAN, Allah menyatakan: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia,.."
Pada saat itulah manusia mati dalam arti tidak lagi memiliki roh yang dari pada TUHAN, Allah.

Pengertian itu diteguhkan oleh YESUS dengan mengatan:

Luk. 9:60   Tetapi YESUS berkata kepadanya: "Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana."


Salam,
« Last Edit: April 19, 2012, 03:22:47 PM by sizxbn »
April 19, 2012, 04:38:09 PM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4777
    • fossil coral cantik
zvbn,

saya berpendapat itu parabel, karena saya ngerangkum dari ayat 57 - 62 ---> sehingga membimbing saya pada pengertian yg di 60 adalah parabel, dimana yang di 58 dan 62 adalah juga parabel ... :)

Yang saya liat, ucapan2 YESUS di 58, 60 dan 62 itu ---apabila dimaknai literal--- "tulalit".... orang ngomong apa, respondnya opo....  itulah sebabnya saya asumsikan kalimat2 YESUS tsb parabel :

Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya
Bukan literal YESUS gak ada tempat utk meletakan kepalaNYA, melainkan ibarat "merendahkan" diriNYA bagai orang yang tidak punya rumah. ---> : "Saya ini gak punya apa apa loh..."

Biarlah orang mati menguburkan orang mati
Bukan literal orang yang gak ada rohnya (or mati kekal) menguburkan mayat, melainkan ibarat : "itu urusan duniawi, gak usah di risau-kan".

Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang
Bukan literal ttg orang yg (bahkan) baru siap2 untuk membajak menoleh kebelakang, melainkan ibarat : "Fokus !".

Pula dgn saya interpretasikan respond YESUS itu maksudnya yg ungu, maka jadinya kan respond tsb nggak tulalit...hehehe :)

Ya... kalo ada yg berpendapat itu literal... ya bisa bisa aja siii ... :)
cuma kalo buat diri saya sendiri jadi aneh kalo literal : YESUS gak punya tempat utk taro kepalaNYA, orang mati ngubur orang mati, yg bersiap utk ngebajak gak boleh nengok kebelakang utk dpt Kerajaan Allah ..  :char11: + serasa jadi tulalit.

:)
salam.
« Last Edit: April 19, 2012, 04:41:44 PM by odading »
April 19, 2012, 05:02:19 PM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9196
@bro.oda.
Yang saya maksudkan tidak parabel itu bukan dalam arti jadi literal, melainkan tentang Kebenaran yang ingin disampaikan-Nya. Penjelasan itu sudah saya lengkapi kemudian di atas bro. :D


Salam,

April 20, 2012, 08:04:09 PM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2385
  • Gender: Male
  • Tongkat(*v*)Gadah
  • Denominasi: Ikut Tuhan Yesus
 :D wah..wah.. jadi seruni antara @oda vs @sizxbn  :happy0025: tapi jangan sampai saling maki ya kayak yang lain :happy0062:

 :azn: @sizxbn, jadi roh manusia yang sudah mati itu adalah jiwanya /menjadi jiwa ya? (menunggu dihidupkan)
 :rolleye0014: @oda, tidak ada tempat tuk kepalaNya -> tempat tuk Dia sebagai kepala dari tubuh-Nya (gerejaNya) ya ?
 :happy0062: @sizxbn, umur manusia 120 tahun saja bukankah itu menunjuk kepada umur Adam dan Hawa mulai sejak kejahatan meningkat dibumi sampai pada saat Adam dan Hawa benar-benar mati secara jasmani, jadi sejak Adam dan Hawa memakan buah terlarang mereka berlahan-lahan mati rohani, tetapi keturunannya sudah mati rohani sejak lahir, dan yang ada pada mereka adalah jiwa sebagai rohnya ya?

Salam
« Last Edit: April 20, 2012, 08:10:09 PM by EVATA »
Ujilah segalah sesuatu dan peganglah yang baik
April 20, 2012, 08:16:34 PM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9196
:D wah..wah.. jadi seruni antara @oda vs @sizxbn  :happy0025: tapi jangan sampai saling maki ya kayak yang lain :happy0062:
hehehe... gak lah bro :D

:azn: @sizxbn, roh manusia yang sudah mati itu adalah jiwanya ya?
Jiwanya belum mati, tapi rohnya yang sudah berangkat alias tidak ada :D

:happy0062: @sizxbn, umur manusia 120 tahun saja bukankah itu menunjuk kepada umur Adam dan Hawa mulai sejak kejahatan meningkat dibumi sampai pada saat Adam dan Hawa benar-benar mati secara jasmani, jadi sejak Adam dan Hawa memakan buah terlarang mereka berlahan-lahan mati rohani, tetapi keturunannya sudah mati rohani sejak lahir, dan yang ada pada mereka adalah jiwa sebagai rohnya ya?

Salam
Ya betul.

Salam,
April 20, 2012, 08:47:30 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 38823
Re: Manusia tidak lagi memiliki roh: Yang ada padanya tinggal jiwa dan raganya saja?

adalah binatang.

apakah kamu sama dengan binatang ?
tentunya tidak.
binatang tidak punya roh.

ini adalah ajaran saksi jehova, bahwa manusia mati -> habis, sama seperti binatang matyi -> habis.
April 20, 2012, 09:04:56 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2385
  • Gender: Male
  • Tongkat(*v*)Gadah
  • Denominasi: Ikut Tuhan Yesus
Re: Manusia tidak lagi memiliki roh: Yang ada padanya tinggal jiwa dan raganya saja?

adalah binatang.

apakah kamu sama dengan binatang ?
tentunya tidak.
binatang tidak punya roh.

ini adalah ajaran saksi jehova, bahwa manusia mati -> habis, sama seperti binatang matyi -> habis.
Mungkin maksud @sizxbn tidak begitu sobat, (ctt. dalam hal ini saya tidak memihak, ok sobat)

Tapi marilah kita coba diskusikan apa maksunya ok!

Salam
Ujilah segalah sesuatu dan peganglah yang baik
April 20, 2012, 11:32:40 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9196
Re: Manusia tidak lagi memiliki roh: Yang ada padanya tinggal jiwa dan raganya saja?

adalah binatang.

apakah kamu sama dengan binatang ?
tentunya tidak.
binatang tidak punya roh.

ini adalah ajaran saksi jehova, bahwa manusia mati -> habis, sama seperti binatang matyi -> habis.

Apa kau tidak sadar diri? bahwa dirimu tidak ada bedanya dengan binatang?
Pernah baca ini:?
Pkh. 3:19   Karena nasib manusia adalah sama dengan nasib binatang, nasib yang sama menimpa mereka; sebagaimana yang satu mati, demikian juga yang lain. Kedua-duanya mempunyai nafas yang sama, dan manusia tak mempunyai kelebihan atas binatang, karena segala sesuatu adalah sia-sia.

Salam,
April 21, 2012, 09:35:38 AM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2385
  • Gender: Male
  • Tongkat(*v*)Gadah
  • Denominasi: Ikut Tuhan Yesus
Pada yang hijau di atas pada Reply#18, apakah kita masih bisa melihat kelebihan manusia dari hewan ?

Maksud saya bahwa, "Jiwa Manusia" yang merupakan hasil pertemuan dari Roh dan Raganya = "roh manusia" pada umumnya?

Dengan kata lain bahwa Roh Manusia yang telah pergi kepada Pemilik-Nya itu meninggalkan "Benih" seperti "Biji"

Yang kita bisa katakan itu sebagai "Nurani/Hati Nurani" yang menungguh dihidupkan oleh "ROH KUDUS" ?
(Hati Nurani = Tahu Tentang Yang Baik dan Yang Jahat)

Kerajaan Sorga itu seumpama "Biji Sesawi" mati lalu dibangkitkan/dihidupkan menjadi "Pohon Kehidupan"

Salam, YBU
« Last Edit: April 21, 2012, 09:42:56 AM by EVATA »
Ujilah segalah sesuatu dan peganglah yang baik
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)