Author Topic: mengapa Tuhan (butuh) menciptakan materi (Manusia)  (Read 3387 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 06, 2012, 01:48:39 AM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12925
    • fossil coral cantik
Itu benar, tapi penciptaan manusia adalah untuk kemuliaan Tuhan juga, artinya Tuhan menciptakan manusia untuk "menambah" kemuliaanNya. Tuhan bukanlan sesuatu yg statis.

salam
simon,

pernah sempet kepikir gak,
kalo gak pernah ada ciptaan - maka "gak ada" keMulia-anNYA ?

saya sempet kepikir kesitu....
tapi saya takut kalo ampe kemakan sendiri ama pikiran tsb....
hahaha  ;D

salam.
May 06, 2012, 02:15:44 AM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2382
  • Gender: Male
  • Denominasi: protestan
simon,

pernah sempet kepikir gak,
kalo gak pernah ada ciptaan - maka "gak ada" keMulia-anNYA ?

saya sempet kepikir kesitu....
tapi saya takut kalo ampe kemakan sendiri ama pikiran tsb....
hahaha  ;D

salam.
justru krn ada kemuliaan ALLAH maka ada ciptaan

jika Tuhan tdk punya kemuliaan Dia tdk akan bisa menciptakan

so jgn kebalik
May 06, 2012, 06:18:51 AM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 991
  • Gender: Male
  • Condemnant quod non intellegunt
Salah kaprah...

soal salah ato benar, bukan anda yg menentukan..

Itu benar, tapi penciptaan manusia adalah untuk kemuliaan Tuhan juga, artinya Tuhan menciptakan manusia untuk "menambah" kemuliaanNya. Tuhan bukanlan sesuatu yg statis.

salam

yg benar saja, masa kemulian pake ditambah2.. emang kemulian Tuhan dapat diukur (sedikit)?
Condemnant quod non intellegunt
May 06, 2012, 07:49:33 AM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1757
  • Gender: Male
  • Denominasi: No Thank's
simon,

pernah sempet kepikir gak,
kalo gak pernah ada ciptaan - maka "gak ada" keMulia-anNYA ?

saya sempet kepikir kesitu....
tapi saya takut kalo ampe kemakan sendiri ama pikiran tsb....
hahaha  ;D

salam.

hehe..iya juga ya, kalau ga ada ciptaan masa trus memuliakan diri sendiri, narsis dong....

Namun suatu "predikat (apapun itu)" tidaklah selalu di tentukan dari luar, predikat selalu "menempel" dgn person tsb.
Jika tidak ada ciptaan maka Tuhan tetaplah "glory", tapi yg tau cuma diriNya sendiri.

IMO, predikat "Glory" pada Tuhan bukanlah hanya sebatas sebutan ataupun predikat, namun menyatu dlm hakikatNya sbg hasil dari sifat2/kelebihan2 yg dimilikiNya (maha besar, maha kuasa, dll...)

Salam



Janganlah perbedaan berpendapat membuat kita saling memaki dan mencela.....perbedaan itu tidak berarti apa-apa, selama kita tetap ber-iman dalam Yesus Kristus, Tuhan dan juruselamat manusia.
May 06, 2012, 08:10:15 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1757
  • Gender: Male
  • Denominasi: No Thank's
soal salah ato benar, bukan anda yg menentukan..

Saya tidak menentukan, hanya menilai....yang srd utarakan adalah pemikiran bebas, tanpa menunjukkan dasar2 pemikirannya.

Quote
yg benar saja, masa kemulian pake ditambah2.. emang kemulian Tuhan dapat diukur (sedikit)?

Kemuliaan adalah predikat yg di peroleh Tuhan karena apa yg di milikiNya, termasuk sifat2Nya. Manusia semakin banyak, alam semesta semakin berkembang, semua itu "menambah banyak" apa yg jadi milikNYa, dus kemuliaanNyapun "bertambah".

Tuhan mengisyaratkan pertumbuhan dlm ciptaannya, ingat perumpamaan biji sesawi? Bahwa kerajaan Allahpun berkembang, semua di harapkan menjadi semakin besar, mainly adalah untuk "benefitNya" juga.

Tuhan mencipta, bukanlah untuk kesia2an ataupun iseng2 belaka, bukan seperti orang yg membuat boneka salju atau berkreasi dgn pasir di pantai, yg setelah jadi lalu di tinggalkan dan di lupakan.


Salam
Janganlah perbedaan berpendapat membuat kita saling memaki dan mencela.....perbedaan itu tidak berarti apa-apa, selama kita tetap ber-iman dalam Yesus Kristus, Tuhan dan juruselamat manusia.
May 06, 2012, 08:41:38 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan

@vbn
Quote
Kesalah yang paling dasar dari pemahaman sodara di atas adalah pengertian bahwa Malaikat diciptakan oleh TUHAN.
Sebab, jika benar Malaikat itu diciptakan oleh TUHAN, maka tidak mungkin tidak, TUHAN pasti dapat menentukan mana roh yang baik (Kudus) dan mana roh yang jahat (tidak Kudus), sebab mereka adalah ciptaan-Nya. Tetapi, sekalipun mereka tidak diciptakan oleh TUHAN, TUHAN pasti tahu keberadaan mereka yang demikian karena TUHAN mengetahui segala sesuatu.

Tetapi yang benar adalah:
1. bahwasannya roh-roh yang "ADA" tidak diciptakan oleh TUHAN;
2. bahwasannya TUHAN mengetahui ada yang baik dan ada yang jahat pada roh-roh yang "ADA";
3. bahwasannya TUHAN Adil-Benar dalam segala rancangan-Nya.

Faktor-Faktor itulah kemudian yang mendorong Dia untuk menjadikan Manusia dan langit dan bumi dengan segala isinya yakni untuk Kemuliaan-Nya itu.
Menurut anda adakah yang tidak diciptakan Tuhan?
Lah, kok malah tanya lagi?
Apakah tulisan saya di atas itu tidak bisa sodara baca? :coolsmiley:

Lantas siapa yang menciptakan, atau terjadi begitu saja?
Coba kaji ulang pemahaman anda itu.

 :mad0261:
Ya, benar!!
Sebab sama seperti sifat/karakter ALLAH Yang ROH itu, Yang "ADA" dengan sendirinya --wajibul wujud--; Demikian juga dengan roh-roh yang "ADA" bersama-sama DIA pada alam hekekat-Nya.

Salam,
May 06, 2012, 08:50:56 AM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
Quote
Ya, benar!!
Sebab sama seperti sifat/karakter ALLAH Yang ROH itu, Yang "ADA" dengan sendirinya --wajibul wujud--; Demikian juga dengan roh-roh yang "ADA" bersama-sama DIA pada alam hekekat-Nya.

Wah, sorry, saya bukan penganut kepercayaan jebul jadi seperti itu bro. Saya tidak percaya bahwa ada sesuatu selain Allah yan terjadi secara begitu saja. Tidak masuk nalar saya.

Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
May 06, 2012, 10:31:24 AM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 643
  • Gender: Male
  • Is our reasoning compatible with our faith?
  • Denominasi: Department of Philosophy
@Marosa, izin untuk ikut berdiskusi

Well, saya memiliki ide yang sangat kabur mengapa Allah menciptakan manusia dalam material, spatial, dan temporal, ketimbang menciptakan manusia dalam bentuk spiritual, tetapi saya memiliki ide mengapa ALlah menciptakan manusia.

Allah menciptakan manusia karena Allah ingin membagikan kasihNYA pada ciptaan,
Saya pernah memelihara seekor kucing, saya tidak pernah membutuhkan kucing, namun hanya karena kasih saya, hanya karena keinginan saya untuk  membagika sukacita yang saya miliki, saya memungut kucing dari jalanan dan mengelusnya setiap hari.

pendapat Sdr bahwa manusia diciptakan sebagai CORPUS DELIKTI, sebagai standard pembuktian kesalahan dalam dunia juridiksi, menurut saya kurang tepat, sekurang kurangnya terdapat tiga alasan yang membuat saya berpandangan demikian:

a.   Dalam segala abad perdaban manusia, termasuk suku suku kanibal paling kejam, agama agama paling barbar, bahkan lebih rendah lagi, makhluk makhluk karnivora paling mengerikan, semuanya memiliki semacam standar dalam diri mereka untuk mengejar semacam kebaikan, dalam diri semua makhluk, terdapat suatu "Taurat" untuk diikuti, dan perasaan bersalah ketika "Taurat" itu dilanggar, dan kesadaran akan "Taurat" tersebut meningkat seiring dengan kompleksitas organisme yang berkaitan.

b. Allah tidak bekerja dengan hukum positif sebagaimana manusia, Ia tidak menjalankan peradilan seperti kita, pencuri ayam didenda kurungan 3 bulan di Indonesia, sementara di Australia dikenakan 7 bulan. Allah bekerja dengan hukum alami, seperti gravitasi, sehingga peran manusia sebagai CORPUS DELIKTI sama sekali tidak diperlukan.

c. Sama seperti Sdr Bruce, menurut saya, Allah adalah Omniscient being, bahkan ketika menciptakan Lucifer sekalipun, Allah tahu bahwa Lucifer akan memberontak. Allah tidak memerlukan sesuatu di luar diriNYA untuk mengetahui keberdosaan suatu makhluk

Salam
fides quaerens intellectum
May 06, 2012, 10:33:54 AM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Wah, sorry, saya bukan penganut kepercayaan jebul jadi seperti itu bro. Saya tidak percaya bahwa ada sesuatu selain Allah yan terjadi secara begitu saja. Tidak masuk nalar saya.
Ya jelaslah bro... moso kebenaran itu harus masuk nalar sampeyan dulu baru sampeyan percaya!?
Ya gak begitulah bro :D

Salam,
May 06, 2012, 01:46:24 PM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 991
  • Gender: Male
  • Condemnant quod non intellegunt
Kemuliaan adalah predikat yg di peroleh Tuhan karena apa yg di milikiNya, termasuk sifat2Nya. Manusia semakin banyak, alam semesta semakin berkembang, semua itu "menambah banyak" apa yg jadi milikNYa, dus kemuliaanNyapun "bertambah".

Tuhan mengisyaratkan pertumbuhan dlm ciptaannya, ingat perumpamaan biji sesawi? Bahwa kerajaan Allahpun berkembang, semua di harapkan menjadi semakin besar, mainly adalah untuk "benefitNya" juga.
maap bro, apa anda ga merasa bahwa penjelasan ini terlalu memaksakan?
ada tertulis, langit dan bumi akan lenyap, apakah kemulian Allah juga akan lenyap (berkurang) nantinya?

Tuhan mencipta, bukanlah untuk kesia2an ataupun iseng2 belaka, bukan seperti orang yg membuat boneka salju atau berkreasi dgn pasir di pantai, yg setelah jadi lalu di tinggalkan dan di lupakan.

Salam

Te O Pe, inilah inti dari tulisan saya... Tuhan tidak menciptakan materi hanya karna Dia "suka". tapi Dia memang "butuh"...
Condemnant quod non intellegunt
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)