Author Topic: Konsep Tritunggal  (Read 28066 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 15, 2012, 10:09:05 AM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Tritunggal tidak bertentangan dengan keesaan!
Esa berarti ehad.
Ehad mengacu kepada satu kesatuan dari kejamakan.
Misalnya suami dan istri disebut esa/satu, itu dari kata 'ehad' dan kata 'ehad' ini dipakai untuk menyebut Allah di Ulangan 6:4, "Dengarlah hal orang Israel, Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa!". Kata 'esa' ialah 'ehad', paham?
Jadi Bapa dan Anak dan ROH KUDUS masing-masing disebut Allah bukan karena Tri itu angka melainkan esa/ehad.

Benar.
Tritunggal bukan angka.
Tritunggal ialah rumusan untuk menjelaskan hubungan Bapa dan Anak dan ROH KUDUS (tri) dalam keesaan Allah (Tunggal). Makanya disebut tritunggal!

Benar.
Tidak ada yg seperti Allah tritunggal.
Allahnya kamu, Allahnya ssy, Allahnya Muslimer, Allahnya Oneness, Allahnya Unitarian, Allahnya Modalis, Allahnya sabellis dan Allahnya Arian adalah Satu.
Semua keyakinannya memiliki pemahaman Allah yg sama yakni satu secara numerik.
Beda dengan tritunggal.
Makanya Alkitab sudah benar, tidak adalah Allah seperti Allah kita.
Tidak ada Tuhan seperti Tuhan kita!
Mengapa? Karena Allah kita tritunggal adanya.

Lagi-lagi strawman!
Allahnya Tritunggal ialah Allah yg esa bukan satu secara numerik.
Tritunggal berarti bagaimana Bapa, Anak dan ROH KUDUS menyatakan diri-Nya masing-masing sebagai entitas distinct tetapi pada waktu yg sama tetap Esa!
Ehad BUKAN dalam pengertian suami-istri seperti contoh pengertianmu!!
Ehad BUKAN dalam pengertian kejamakkan seperti laki-laki dan perempuan ("dua") yang menyatu menjadi numerik "satu".
Ehad adalah tentang Kasih, Setia, keadilan dan kebenaran ALLAH yang dinyatakan-Nya di bumi.

Konsep Ke-SATU-aN ala Tritunggal tidak meninggalkan unsur-unsur numerik itu... dan bahkan dibangun dari dasar numerik. Inilah yang dimaksud dengan BERHALA!! hati-hati.

Rasul Yohanes telah mengingatkan kepada orang-orang yang mau mengenal ALLAH dengan benar:
1Yoh. 5:20   Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya YESUS KRISTUS. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.
1Yoh. 5:21   Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.


Salam,
May 16, 2012, 06:41:56 AM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
Ehad BUKAN dalam pengertian suami-istri seperti contoh pengertianmu!!
Ehad BUKAN dalam pengertian kejamakkan seperti laki-laki dan perempuan ("dua") yang menyatu menjadi numerik "satu".
Ehad adalah tentang Kasih, Setia, keadilan dan kebenaran ALLAH yang dinyatakan-Nya di bumi.

Kej 2:24        
Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.[/u] (ehad).

Dan bandingkan dengan ini:

Ulangan 6:4        
Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!(ehad).

***Pikir***

Quote
Konsep Ke-SATU-aN ala Tritunggal tidak meninggalkan unsur-unsur numerik itu... dan bahkan dibangun dari dasar numerik. Inilah yang dimaksud dengan BERHALA!! hati-hati.

Rasul Yohanes telah mengingatkan kepada orang-orang yang mau mengenal ALLAH dengan benar:
1Yoh. 5:20   Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya YESUS KRISTUS. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.
1Yoh. 5:21   Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.


Lagi-lagi strawman!
Tritunggal yg kebenarannya nyata dalam Alkitab dirumus untuk menjelaskan hubungan Bapa dan Anak dan ROH KUDUS dalam keesaan Allah.
Bapa dan Anak dan ROH KUDUS tidak mengacu kepada angka tetapi kepada hubungan yg tak terpisahkan dalam keesaan.
Karena itu disebut Esa (satu dalam pengertian hubungan) bukan Satu dalam pengertian Angka/Numerik.
Sebaliknya kebanyakan bidat menolak tritunggal karena pemeluk tritunggal tidak menyembah Bapa sebagai Allah yg satu secara numerik seperti yg diyakini mereka.
Jadi pengenalan yg benar akan Allah bagi kaum bidat harus diartikan sebagai pengenalan akan Allah yg satu secara numerik/angka yakni hanya Bapa, satu-satu Allah.
Ini ialah pengenalan akan Allah yg salah dan bertentangan dengan kebenaran Alkitab yg mengajar bahwa Allah itu esa dalam pengertian hubungan Bapa dan Anak dan ROH KUDUS.
Pengenalan akan Allah yg diartikan secara Numerik/Angka (hanya Bapa satu-satunya Allah) ialah berhala karena memberhalakan Angka bukan mengenal satu hubungan dalam keesaan Allah!
Kaum bidat menolak tritunggal (yg adalah satu hubungan) karena obsesi dengan Angka Satu!
Siapa yg bertelinga hendaklah mendengar!

« Last Edit: May 16, 2012, 06:46:32 AM by CosmicBoy »
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
May 16, 2012, 10:12:02 AM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Kej 2:24        
Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.[/u] (ehad).

Dan bandingkan dengan ini:

Ulangan 6:4        
Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!(ehad).

***Pikir***
Jangan asal comot ayat hanya untuk membenarkan konsepmu!!
Bagaimana dengan dengan kesatuan anak-anak dari banyak isteri?
Apakah arti ke-esa-annya akan hilang? :coolsmiley:

KJV Gen.42:13
And they said, Thy servants are twelve brethren, the sons of one man in the land of Canaan; and, behold, the youngest is this day with our father, and one is not.


Contoh KE-SATU-AN laki-perempuan (Suami-Isteri) itu hanya untuk membenarkan konsep Tritunggal-mu tetapi yang sebenarnya telah menyimpangkan pengerrtian KE-ESA-AN ALLAH

KE-ESA-AN ALLAH itu tidak terbatas pada suatu hitungan angka-angka tertentu --seperti satu dalam tiga, tiga dalam satu--; KE-ESA-AN ALLAH menyangkut "SEMUA DI DALAM SEMUA" seperti yang diucapkan oleh YESUS KRISTUS berikut ini:

Yoh. 17:21   supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

Lebih jauh rasul Paulus mengatakan:

Ef. 4:6   satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.

Lagi-lagi strawman!
Tritunggal yg kebenarannya nyata dalam Alkitab dirumus untuk menjelaskan hubungan Bapa dan Anak dan ROH KUDUS dalam keesaan Allah.
Bapa dan Anak dan ROH KUDUS tidak mengacu kepada angka tetapi kepada hubungan yg tak terpisahkan dalam keesaan.
Karena itu disebut Esa (satu dalam pengertian hubungan) bukan Satu dalam pengertian Angka/Numerik.
Sebaliknya kebanyakan bidat menolak tritunggal karena pemeluk tritunggal tidak menyembah Bapa sebagai Allah yg satu secara numerik seperti yg diyakini mereka.
Jadi pengenalan yg benar akan Allah bagi kaum bidat harus diartikan sebagai pengenalan akan Allah yg satu secara numerik/angka yakni hanya Bapa, satu-satu Allah.
Ini ialah pengenalan akan Allah yg salah dan bertentangan dengan kebenaran Alkitab yg mengajar bahwa Allah itu esa dalam pengertian hubungan Bapa dan Anak dan ROH KUDUS.
Pengenalan akan Allah yg diartikan secara Numerik/Angka (hanya Bapa satu-satunya Allah) ialah berhala karena memberhalakan Angka bukan mengenal satu hubungan dalam keesaan Allah!
Kaum bidat menolak tritunggal (yg adalah satu hubungan) karena obsesi dengan Angka Satu!
Siapa yg bertelinga hendaklah mendengar!

Gagasan pembuatan konsep Allah Tritunggal tidak diprakarsai oleh Kitab Suci. Tetapi, orang-orang yang tidak mengenal ALLAH dan tidak mengerti Kitab Suci berinisiatif sendiri untuk membuatnya.
KE-ESA-AN ALLAH tidak menyangkut angka-angka (1-3, 3-1) melainkan mengenai Kasih, Setia, Keadilan dan Kebenaran-Nya --yang dinyatakan-Nya-- di bumi.

Salam,
« Last Edit: May 16, 2012, 10:14:18 AM by sizxbn »
May 16, 2012, 04:40:18 PM
Reply #23
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Denominasi: Protestan
Jika Tritunggal dimasukkan ke rasio kita ga akan mungkin "tertampung",,
karena jika TUHAN kita "masuk akal" maka TUHAN kita lebih kecil dari kita
makanya konsep TUHAN kita Transrasio,  btw bukan irasio..
rasio bisa dimaksimalkan untuk mempelajari Tritunggal BUT ga akan
bisa nyampe pada arti esensial "yang Maha Benar",,
Tritunggal hanya bisa kita pahami dengan cara qt "hidupi"

salam,
May 16, 2012, 04:46:21 PM
Reply #24
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Denominasi: Protestan
Jika konsep Tritunggal sampe "masuk akal" maka kita ini umat yg kasihan karena TUHAN kita lebih kecil dari akal kita,...
bersyukurlah karena konsep TRITUNGGAL transrasio,,, BUT tidak irasio

TRITUNGGAL hanya bisa dimengerti dengan cara "dihidupi"..

salam :angel:
May 16, 2012, 05:59:22 PM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Jika Tritunggal dimasukkan ke rasio kita ga akan mungkin "tertampung",,
karena jika TUHAN kita "masuk akal" maka TUHAN kita lebih kecil dari kita
makanya konsep TUHAN kita Transrasio,  btw bukan irasio..
rasio bisa dimaksimalkan untuk mempelajari Tritunggal BUT ga akan
bisa nyampe pada arti esensial "yang Maha Benar",,
Tritunggal hanya bisa kita pahami dengan cara qt "hidupi"

salam,
Jika konsep Tritunggal sampe "masuk akal" maka kita ini umat yg kasihan karena TUHAN kita lebih kecil dari akal kita,...
bersyukurlah karena konsep TRITUNGGAL transrasio,,, BUT tidak irasio

TRITUNGGAL hanya bisa dimengerti dengan cara "dihidupi"..

salam :angel:
Kenapa mesti "dihidupi"???
Bukankah ALLAH seharusnya yang memberi hidup?

Mungkin karena konsep Tritunggal itu "mati" kali ya, sehingga perlu "dihidupi" oleh pemercayanya :D

Salam,
May 17, 2012, 11:23:46 AM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
lucu ya...
kadang saya nggak sependapat dgn vbn,
dilain waktu bisa ada yg sependapat...

quote kamu dibawah ini...
kayaknya saya sependapat deh...  :char11:

KE-ESA-AN ALLAH itu tidak terbatas pada suatu hitungan angka-angka tertentu --seperti satu dalam tiga, tiga dalam satu--; KE-ESA-AN ALLAH menyangkut "SEMUA DI DALAM SEMUA" seperti yang diucapkan oleh YESUS KRISTUS berikut ini:

Ke-ESA-an Allah ---menurut saya--- bukan tentang tritunggal.
Segala yang tiada batasnya - kayaknya, itulah ke-ESA-anNYA... :)

salam.
May 17, 2012, 11:39:29 AM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2391
  • Gender: Male
  • Tongkat(*v*)Gadah
  • Denominasi: Ikut Tuhan Yesus
Weh.. @oda baru turun gunung :happy0062: disaat...
Umat Kristiani (kita) sedang mengenang Kenaikan YESUS KRISTUS  :D

lucu ya...
kadang saya nggak sependapat dgn vbn,
dilain waktu bisa ada yg sependapat...

quote kamu dibawah ini...
kayaknya saya sependapat deh...  :char11:

Ke-ESA-an Allah ---menurut saya--- bukan tentang tritunggal.
Segala yang tiada batasnya - kayaknya, itulah ke-ESA-anNYA... :)

salam.
Sepertinya demikian  :coolsmiley: namanya juga diskusi, dalam beberapa hal kadang kita tidak sependapat, tetapi dalam beberapa hal yang lain kita sependapat  :happy0025:

Kadang juga karena maksud si penulis / si penyampai  :rolleye0014: dipahami lain oleh si pembaca / si penerima

Syalom  :happy0062:
Ujilah segalah sesuatu dan peganglah yang baik
May 17, 2012, 12:39:57 PM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Weh.. @oda baru turun gunung :happy0062: disaat...
Umat Kristiani (kita) sedang mengenang Kenaikan YESUS KRISTUS  :D
tadi di ranjang terbangun karena denger nyanyian2 di gereja sebrang.

Lalu saya bertanyatanya dalem hati : "emang ini hari Minggu ?".
Setelah mandi baru "tersadar" : "oh iya... 40 hari setelah Paskah euy !"  :ashamed0002:  :D

salam.
May 18, 2012, 01:07:07 PM
Reply #29
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 71
  • Gender: Male
  • Tuhanlah kekuatan dan Mazmurku
  • Denominasi: Protestan
Tidak jelas blas!! siapa firman itu bro :D
ya...karna kau keras kepala, yang kau lakukan hanya menentang...menentang saja. :mad0261:

Kalau sodara sadar, bahwa YESUS tidak pernah berkata-kata tentang Diri-Nya itu siapa, kenapa sodara bisa begitu yakin kalau YESUS itu Firman yang adalah ALLAH menurut Yohanes 1:1? apa dasarnya?
Jika saudara memang Kristen,apakah keyakinan saudara itu dipaksa untuk mengikut Tuhan ??? tidak !!! YESUS tidak memaksa untuk mengikut Dia. YESUS mengadakan mukjizat aja masih banyak orang yg tdk percaya,untuk apa dia harus mengatakan seperti itu ??? Dia hanya mengajak tanpa memaksa. :happy0062:

Ingat, dasar pengertian sodara yang mengatakan bahwa YESUS = firman adalah Yoh.8:42, dimana dikatakan dalam ayat itu YESUS keluar dari Bapa; sama seperti ROH KUDUS juga keluar dari Bapa (Yoh.15:26).
begini saja, apakah anda percaya dan meyakini YESUS itu jalan kebenaran dan hidup ??? apakah anda percaya dan meyakini YESUS itu ada ??? apakah sodara percaya ROH KUDUS itu diturunkan oleh Allah setelah YESUS terangkat ke Sorga ???
kalau anda setuju berarti anda percaya konsep tritunggal,kalau anda tidak percaya dan yakin berarti anda bukan benar-benar Kristen, dan kalau anda menyangkalnya berdasarkan logika dan banyak pengetahuan yg sudah anda miliki s'karang berarti anda adl orang yg keras kepala. :huh:

Di sini, sodara tidak membahas apa-apa.
Yang sodara lakukan cuma mengutip dan mengutip ayat-ayat doang.
oh...come on man...disini saya mengutip ayat karna ini adalah buktinya,sedangkan kau hanya menyangkal dan mengelak semuanya. Mana bukti yg kau miliki bahwa konsep itu salah,apa hanya karna tritunggal itu tdk ada di Alkitab saja ???apa tdk ada alasan yg lain ??? :coolsmiley:


jangan hanya bergaul dgn orang-orang yg sependapat denganmu, carilah pendeta atau orang yg percaya dgn konsep tritunggal dan memahami betul-betul konsep tritunggal itu, dan jangan hanya gunakan otakmu sendiri.

Salam Damai :happy0025:
« Last Edit: May 18, 2012, 01:09:16 PM by Pelnico »
Tuhanlah kekuatan dan Mazmurku
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)