Author Topic: Konsep Tritunggal  (Read 28566 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 26, 2013, 11:33:35 PM
Reply #730
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
wah ternyata setelah hampir setahun ga pernah mampir, pembicaraan tentang ini ya masih begitu2 saja, muter2 ga keruan.

Kita ini memilih agama dan akhirnya beragama awalnya karena kita percaya atau merasakan sebuah eksistensi yang lebih besar dari pada kita, yang kita sebut Tuhan/Allah/apapun istilahnya. dari berbagai macam ajaran tentang KeTuhanan, semua aliran monotheistic percaya bahwa hanya ada satu yang benar2 Tuhan. Cuma satu yang mencipta dan berkuasa, ada dan selalu ada, keberadaannya melingkupi dan tidak terbatas pada ruang dan waktu. Dipersempit ke ajaran Kristen melalui alkitab, para penulis alkitab, para rasul yang diceritakan alkitab, semua percaya bahwa Tuhan itu satu. Tapi, didalam kepercayaan yang teguh bahwa Tuhan itu satu, PB menceritakan tentang pribadi2 berkuasa yang lain, yang juga tidak terbatas oleh ruang dan waktu, berkuasa, dsb sampai selama2nya. Pribadi2 yang berkuasa itu adalah Bapa, Anak dan ROH KUDUS. Karena org2 yang bersaksi dalam PB itu monoteist, berarti Bapa, Anak dan ROH KUDUS adalah Allah yang satu itu. Di lain sisi, PB juga menggambarkan ada perbedaan yang jelas antara Bapa, Anak dan ROH KUDUS. Apa yang di lukiskan PB tentang Allah yang satu, tentang Bapa, Anak dan ROH KUDUS ini disebut Trinitas. Simpel. Jadi jelas trinitas bukan akal2an. itu adalah istilah yang digunakan.

salam
Keberadaan Kebenaran tidak didasarkan  dari PERASAAN orang-orang, sehingga timbulnya sebuah keyakinan agama.
Keyakinan agama meyakini adanya satu pencipta, yaitu 'ELOHIM; sedangkan Kitab Suci menyatakan bahwa 'ELOHIM itu jamak.

Bapa, Anak dan ROH KUDUS bukan/tidak sama dengan 'ELOHIM pencipta yang sodara yakini sebagai satu-satunya tuhan sodara.
Bapa, Anak dan ROH KUDUS adalah kesatuan (Immanuel) antara ABBA (Bapa) dengan Manusia melalui Yahweh (Anak-Nya)

Salam,
December 26, 2013, 11:49:43 PM
Reply #731
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12407
  • Gender: Male
    • http://www.mypage.com/
  • Denominasi: Protestan Injili/Evangelikal
Sodara tahu bahwa ’ĕ·lō·hîm itu sebenarnya iblis adalah Kebenaran?
Percayakah sodara atas berita itu?


Salam,

Katanya ELOHIM itu jamak. Kok cuma Iblis?
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku salah, tunjukkan kesalahannya tapi jikalau kata-Ku benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Injil riwayat Yuhana 18:23)
December 28, 2013, 12:49:03 AM
Reply #732
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 847
  • Denominasi: Christian, Trinitarian
Keberadaan Kebenaran tidak didasarkan  dari PERASAAN orang-orang, sehingga timbulnya sebuah keyakinan agama.
Keyakinan agama meyakini adanya satu pencipta, yaitu 'ELOHIM; sedangkan Kitab Suci menyatakan bahwa 'ELOHIM itu jamak.

Bapa, Anak dan ROH KUDUS bukan/tidak sama dengan 'ELOHIM pencipta yang sodara yakini sebagai satu-satunya tuhan sodara.
Bapa, Anak dan ROH KUDUS adalah kesatuan (Immanuel) antara ABBA (Bapa) dengan Manusia melalui Yahweh (Anak-Nya)

Salam,

Tentang eksistensi Tuhan, kalau kita cuma berdasar pada pengetahuan jelas omong kosong. Tanpa merasakan ada eksistensi lain diluar kita, manusia ini bakal cuma bicarain hal2 fisik. Ini tentang eksistensi Tuhan, sehingga akhirnya manusia mencari Tuhannya yang ga kliatan itu. Mengenai alkitab jelas ditulis tentang Bapa Anak ROH KUDUS, jelas ditulis tentang apa yang Bapa Anak ROH KUDUS lakukan, diceritakan bagaimana interaksi antara ketiganya, tentang kuasa pribadi2 tersebut, kuasa2 yang jelas hanya dimiliki oleh Allah, dan pernyataan bahwa Allah itu ESA.  Ini yang kemudian dirumuskan dalam Tritunggal, bukan akal2an.
December 31, 2013, 01:09:12 AM
Reply #733
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Tentang eksistensi Tuhan, kalau kita cuma berdasar pada pengetahuan jelas omong kosong. Tanpa merasakan ada eksistensi lain diluar kita, manusia ini bakal cuma bicarain hal2 fisik. Ini tentang eksistensi Tuhan, sehingga akhirnya manusia mencari Tuhannya yang ga kliatan itu. Mengenai alkitab jelas ditulis tentang Bapa Anak ROH KUDUS, jelas ditulis tentang apa yang Bapa Anak ROH KUDUS lakukan, diceritakan bagaimana interaksi antara ketiganya, tentang kuasa pribadi2 tersebut, kuasa2 yang jelas hanya dimiliki oleh Allah, dan pernyataan bahwa Allah itu ESA.  Ini yang kemudian dirumuskan dalam Tritunggal, bukan akal2an.
sekali lagi saya katakan bahwa tentang 'Kebenaran' bukan didasarkan dari perasaan, melainkan dari Hikmat Yahweh melalui akal-budi manusia.
Bapa, Anak dan ROH KUDUS bukan untuk "TEORI" keyakinan tertentu.
Bapa, Anak dan ROH KUDUS adalah Hikmat Yahweh yang menyatakan Immanuel ("with us is God," the name of a child)

Salam,
January 08, 2014, 03:57:49 AM
Reply #734
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 847
  • Denominasi: Christian, Trinitarian
sekali lagi saya katakan bahwa tentang 'Kebenaran' bukan didasarkan dari perasaan, melainkan dari Hikmat Yahweh melalui akal-budi manusia.
Bapa, Anak dan ROH KUDUS bukan untuk "TEORI" keyakinan tertentu.
Bapa, Anak dan ROH KUDUS adalah Hikmat Yahweh yang menyatakan Immanuel ("with us is God," the name of a child)

Salam,

wah kamu ini cuma mau mainan kata. Perasaan (hati), jiwa dan akal budi. oke? Hukum terutama. akal budi aja ga cukup. pakai hati juga. hati malah disebut DULUAN, akal budi TERAKHIR.  :afro:

Dan lagi, bisa lihat kenyataan tidak, bahwa semua orang di forum ini mengaku dapat hikmat, dan hikmatnya yang benar. yang lain ga bener. Menurutku, kalau diskusi, hindari kata2 dan klaim2 bahwa hikmat orang yang satu lebih dari yang lainnya.
« Last Edit: January 08, 2014, 04:03:58 AM by ito2110 »
January 08, 2014, 04:24:32 AM
Reply #735
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 847
  • Denominasi: Christian, Trinitarian
Keberadaan Kebenaran tidak didasarkan  dari PERASAAN orang-orang, sehingga timbulnya sebuah keyakinan agama.


saya kasih tahu ya, ELOHIM, tuhan, dewa, dewi, allah dllnya...itu semua istilah manusia. inti dari penggunaan istilah itu adalah "sesembahan". kenapa sesembahan ini ada, karena manusia menyadari bahwa ada kuasa lain yang lebih besar dari manusia. OKI istilah itu jadi ada. masalah ada berapa sesembahan itu urusan lain. Ga usah munafik dengan mengatakan agama, bila semua pengetahuan yang anda dapatkan juga berasal dari suatu agama.
Bagi saya, bila anda merefer alkitab dan bukan lainnya, berarti anda meyakini bhw alkitab benar, entah bagaimana ceritanya hingga anda percaya.

Keyakinan agama meyakini adanya satu pencipta, yaitu 'ELOHIM; sedangkan Kitab Suci menyatakan bahwa 'ELOHIM itu jamak.

Ini anda jelas keliru. Yang benar, Kitab suci menyatakan dan mengatakan bahwa hanya SATU ELOHIM. DAN Kitab suci melukiskan ELOHIM itu jamak. Pertanyaannya, apakah jamak yang dimaksud itu banyak dan lebih dari satu? Atau bila menuruti apa kata kitab suci ELOHIM yang benar itu jamak tapi tetap satu?

January 08, 2014, 01:38:46 PM
Reply #736
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
saya kasih tahu ya, ELOHIM, tuhan, dewa, dewi, allah dllnya...itu semua istilah manusia. inti dari penggunaan istilah itu adalah "sesembahan". kenapa sesembahan ini ada, karena manusia menyadari bahwa ada kuasa lain yang lebih besar dari manusia. OKI istilah itu jadi ada. masalah ada berapa sesembahan itu urusan lain. Ga usah munafik dengan mengatakan agama, bila semua pengetahuan yang anda dapatkan juga berasal dari suatu agama.
Bagi saya, bila anda merefer alkitab dan bukan lainnya, berarti anda meyakini bhw alkitab benar, entah bagaimana ceritanya hingga anda percaya.
Maaf, jika saya katakan bahwa pengetahuan yang saya dapatkan bukan dari suatu agama apapun.... btw, dimana samanya pengetahuan yang saya utarakan dengan ajaran agama yang ada? bisa sodara tunjukan???

Yang saya ketahui benar dari tulisan Kitab Suci bukan Kitab Suci dalam tulisan2 terjemahannya, melainkan Kebenaran yang tidak dapat terucapkan/tertulis oleh manusia, yaitu Pengertian.

Ini anda jelas keliru. Yang benar, Kitab suci menyatakan dan mengatakan bahwa hanya SATU ELOHIM. DAN Kitab suci melukiskan ELOHIM itu jamak. Pertanyaannya, apakah jamak yang dimaksud itu banyak dan lebih dari satu? Atau bila menuruti apa kata kitab suci ELOHIM yang benar itu jamak tapi tetap satu?
Tidak pernah ada bahwa Pengertian 'ELOHIM itu SATU; Tetapi yang ada adalah Ajaran agama sodara yang mengajarkan bahwa Pengertian 'ELOHIM 'jamak' tapi SATU :). --silahkan sodara buktikan dalam Kitab Suci sodara yang menyatakan bahwa Pengertian 'ELOHIM itu 'jamak' tapi SATU----


Salam,
January 09, 2014, 08:49:28 AM
Reply #737
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
sekali lagi saya katakan bahwa tentang 'Kebenaran' bukan didasarkan dari perasaan, melainkan dari Hikmat Yahweh melalui akal-budi manusia.
Bapa, Anak dan ROH KUDUS bukan untuk "TEORI" keyakinan tertentu.
Bapa, Anak dan ROH KUDUS adalah Hikmat Yahweh yang menyatakan Immanuel ("with us is God," the name of a child)

Salam,

Bapa, Anak dan ROH KUDUS adalah tiga pribadi yang tidak terpisahkan dan beridiri sendiri sendiri.

Doktrin Allah Tritunggal adalah doktrin Monotheisme (percaya hanya kepada Satu Allah), dan bukan politheisme (percaya kepada banyak allah). Allah Yang Maha Esa itu mempunyai Tiga Pribadi, bukan satu: Pribadi Pertama adalah Allah Bapa, Pribadi Kedua adalah Anak Allah (Yesus Kristus), dan Pribadi Ketiga adalah Allah ROH KUDUS (Mat 28:19). Tiga Pribadi bukan berarti tiga Allah, dan satu Allah tidak berarti satu Pribadi. Tiga Pribadi itu mempunyai sifat dasar atau esensi (Yun.: Ousia, Ingg.: Substance) yang sama yaitu Allah. Allah Bapa adalah Allah, Allah Anak adalah Allah, dan Allah ROH KUDUS adalah Allah, namun Ketiganya memiliki
satu Ousia, yaitu esensi Allah. Maka Ketiga Pribadi itu adalah Satu Allah.
Keesaan Allah dan Ketritunggalan Allah:
Allah itu Esa. Kalau Allah itu Esa, bagaimana kita bisa menjelaskan bahwa di dalam Keesaan Allah itu mempunyai tiga Pribadi? Dan bagaimana kita bisa percaya bahwa ketiga di dalam Ketritunggalan Allah itu tetap adalah Allah yang Esa?
Allah adalah Allah yang transenden (Dia lain dari yang lain, dan Dia melampaui segala seseuatu); Dia melampaui rasio dan logika manusia, melampaui segala sesuatu. Karena Allah adalah Allah bukanlah merupakan refleksi dari pikiran manusia tentang yang supra-alamiah, maka Allah tidak diikat oleh logika, tidak diikat oleh matematika dan mempunyai sifat supra-alamiah yaitu: transenden.
January 09, 2014, 11:19:33 AM
Reply #738
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Bapa, Anak dan ROH KUDUS adalah tiga pribadi yang tidak terpisahkan dan beridiri sendiri sendiri.

Doktrin Allah Tritunggal adalah doktrin Monotheisme (percaya hanya kepada Satu Allah), dan bukan politheisme (percaya kepada banyak allah). Allah Yang Maha Esa itu mempunyai Tiga Pribadi, bukan satu: Pribadi Pertama adalah Allah Bapa, Pribadi Kedua adalah Anak Allah (Yesus Kristus), dan Pribadi Ketiga adalah Allah ROH KUDUS (Mat 28:19). Tiga Pribadi bukan berarti tiga Allah, dan satu Allah tidak berarti satu Pribadi. Tiga Pribadi itu mempunyai sifat dasar atau esensi (Yun.: Ousia, Ingg.: Substance) yang sama yaitu Allah. Allah Bapa adalah Allah, Allah Anak adalah Allah, dan Allah ROH KUDUS adalah Allah, namun Ketiganya memiliki
satu Ousia, yaitu esensi Allah. Maka Ketiga Pribadi itu adalah Satu Allah.
Keesaan Allah dan Ketritunggalan Allah:
Allah itu Esa. Kalau Allah itu Esa, bagaimana kita bisa menjelaskan bahwa di dalam Keesaan Allah itu mempunyai tiga Pribadi? Dan bagaimana kita bisa percaya bahwa ketiga di dalam Ketritunggalan Allah itu tetap adalah Allah yang Esa?

'Allah' itu SATU pribadi atau TIGA pribadi?

Jika kamu percaya pada "SATU Allah", kenapa juga sodara meyakini "TIGA pribadi Allah"? ;D

Allah adalah Allah yang transenden (Dia lain dari yang lain, dan Dia melampaui segala seseuatu); Dia melampaui rasio dan logika manusia, melampaui segala sesuatu. Karena Allah adalah Allah bukanlah merupakan refleksi dari pikiran manusia tentang yang supra-alamiah, maka Allah tidak diikat oleh logika, tidak diikat oleh matematika dan mempunyai sifat supra-alamiah yaitu: transenden.
Jika 'Allah' adalah 'Allah yang transenden, melampaui rasio dan logika manusia dan bukan refleksi dari pikiran manusia tentang yang supra alamiah; Kenapa juga sodara bisa berlogika dan menjelaskannya dalam konsep pikir 'Allah Tritunggal'?  :cheesy:

ngomong saja sebakul...!!. ;D


Salam,
« Last Edit: January 09, 2014, 11:26:55 AM by sizxbn »
January 09, 2014, 12:10:58 PM
Reply #739
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
'Allah' itu SATU pribadi atau TIGA pribadi?

Jika kamu percaya pada "SATU Allah", kenapa juga sodara meyakini "TIGA pribadi Allah"? ;D
Jika 'Allah' adalah 'Allah yang transenden, melampaui rasio dan logika manusia dan bukan refleksi dari pikiran manusia tentang yang supra alamiah; Kenapa juga sodara bisa berlogika dan menjelaskannya dalam konsep pikir 'Allah Tritunggal'?  :cheesy:

ngomong saja sebakul...!!. ;D


Salam,

tiga pribadi bukan berarti menurut pikiran kamu berarti tiga ALLAH.

berhikmatlah....... baca alkitab dengan KEBENARANNYA.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)