Author Topic: Skizofrenia - dan indikasi penderitanya  (Read 18644 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 25, 2012, 11:33:35 PM
Reply #40
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3317
  • Denominasi: protestan
Interupsi... interupsi ...pimpinan.. mohon diberi kesempatan bagi kami, mewakili konstituen kami ..

Wassalamualaikum warahmatulahi wobarokatu...
Dulu aye' ngejawabnya .....mualaikum salam.....sekarang katanya disuruh jawab "aleikhim salam" pake' bahasa Ibrani !
May 26, 2012, 09:42:01 AM
Reply #41
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 454
  • Denominasi: kristen
Astagafirullah alazimmm... stuj bro liliput.

Jadi sebenarnya para pasien sakit itu tepatnya mengidap semacam penyakit cyberintelektual exhibisionism ya...
mmm itu lho yang kalo debat ga mo kalah, ga mo hargai org lain, beraninya diinternet doang.. najarudin syndrome  senengnya anggap pendapat orang salah melulu, kaya cari pengakuan dari publik sebagai org paling pintar, gitu...    berani nyalahin, ga berani say "maaf" atau mengakui kebenaran pandangan orang lain. LEgowo kalo sudut pandang kan ga cuman dari 1 org doang.

Kalo ketemu face to face or diseminar beneran, gw ga yakin, para pengidap omong besar  berani ngomong seperti yg diketik gitu ya...

Nah, buat yg kaya gitu enaknya diapakan ya? Soalnya kalo kita doakan agar oragn2 tersebut segera "Di-Munir-kan" kan dosa tuh. ATau  "di-munir-kan" adalah satu2nya jalan keluar yg paling efisien dan efektif untuk membebaskan negri ini dari para psikopat penderita penyakit tersebut... mohon pencerahannya
 
Ngomong2 bro liliput ini latar belakangnya dari psikolog ya bro. Analisanya oke dunk!

May 28, 2012, 05:35:22 AM
Reply #42
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 725
  • Gender: Female
  • Denominasi: Kharismatik
Penderita skizophrenia harus terus minum obat gak boleh lepas sama sekali, kalo sampai lupa atau telat bisa gawat, benar2 hilang ingatan, meski sudah dinyatakan sembuh pun masih harus tetap kontrol rutin agar gak kambuh lagi, penyembuhannya biasanya lama sekali, bahkan ada yang seumur hidup harus terus minum obat. Sedangkan penderita neurosis meski gak minum obat tetap masih bisa hidup di dunia nyata meski sering stres, cemas, kuatir, depresi dan kalo diobati biasanya penyembuhannya lebih cepat sampai benar2 dinyatakan sehat kembali dan gak kambuh lagi. Kalo orang yang mengalami gangguan kepribadian dan emosional sering melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan, kalo dibiarkan terus bisa mengarah kepada tindakan yang melanggar hukum dan norma2 masyarakat, obat kadang2 juga perlu untuk mencegah bersikap brutal dan agresif dan mereka bisa menjadi baik asal dibina dengan baik dan benar terutama dari segi kerohaniannya.
May 28, 2012, 07:37:11 AM
Reply #43
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
@milna

Apakah psikosomatis ada hubungannya dengan skizofrenia ?
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
May 28, 2012, 06:48:08 PM
Reply #44
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 725
  • Gender: Female
  • Denominasi: Kharismatik
Psikosomatis, neurasthenia, psychoasthenia termasuk neurosis, belum sampai skizophrenia.
May 28, 2012, 07:18:59 PM
Reply #45
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
Psikosomatis, neurasthenia, psychoasthenia termasuk neurosis, belum sampai skizophrenia.

Apakah ada tingkat tingkatannya, sis?
Misalkan dari seorang psikosomatis bisa meningkat menjadi skizofrenia?

Syalom
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
May 28, 2012, 10:10:20 PM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 725
  • Gender: Female
  • Denominasi: Kharismatik
Penderita neurosis seperti psikosomatis, neurasthenia, psychoasthenia bisa menjadi psikosis yaitu skizophrenia, maniak depresif, psikosa senelis kalo lama sekali tidak diobati atau faktor pencetusnya tetap ada atau gangguan kepribadian dan emosional.
May 28, 2012, 10:21:28 PM
Reply #47
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
Penderita neurosis seperti psikosomatis, neurasthenia, psychoasthenia bisa menjadi psikosis yaitu skizophrenia, maniak depresif, psikosa senelis kalo lama sekali tidak diobati atau faktor pencetusnya tetap ada atau gangguan kepribadian dan emosional.

Rupanya penyakit kejiwaan memang mengerikan. Karena kehancuran yang diciptakannya dalam kehidupan seseorang lebih parah dibanding sekedar penyakit fisik (jantung, ginjal, liver), karena membawa efek kepada seluruh keluarga dan lingkungannya.

Jagalah kesehatan jiwa kita, dengan tetap dekat dengan Sang Sumber Kedamaian dan Kasih.

Syalom
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
May 28, 2012, 11:51:25 PM
Reply #48
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3317
  • Denominasi: protestan
Astagafirullah alazimmm... stuj bro liliput.

Nah, buat yg kaya gitu enaknya diapakan ya? Soalnya kalo kita doakan agar oragn2 tersebut segera "Di-Munir-kan" kan dosa tuh. ATau  "di-munir-kan" adalah satu2nya jalan keluar yg paling efisien dan efektif untuk membebaskan negri ini dari para psikopat penderita penyakit tersebut... mohon pencerahannya
 

Hussss "Hak MENGHAKIMI ada di Tangan Tuhan" atuh Bang Kumis !.Kita2 sih malahan diajarin.......Jangan balas kejahatan dengan Kejahatan tetapi balaslah dengan KEBAIKAN ! Malahan juga disuruh MEMAAFKANNYA dan DOA kanlah dia.........karena dengan begitu......itu berarti "menaruh bara api" di kepala "nya" !

Quote
Ngomong2 bro liliput ini latar belakangnya dari psikolog ya bro. Analisanya oke dunk!

Nah apakah Bang Kumis bisa ngebedain antara Psikolog, Psychiater ama Neurolog ?
Soalnya banyak orang awam kalau ngeliat ada Orang Gila dibilang Sakit Syaraf padahal yg BENAR adalah Sakit Jiwa !
Lalu Psikolog mah cuma belajar MENILAI Tingkat Kecerdasan dan Intelektual seseorang gak sampai ke JIWA nya yg adalah urusan Psychiater itu !
Psikolog gak boleh nulis Resep Obat Jiwa, cuma Psychiater yg BOLEH ?

Nah kira2 sekarang Bang Kumis, Coba TEBAK, aye' yg MANA tuh ?
May 29, 2012, 12:15:31 AM
Reply #49
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3317
  • Denominasi: protestan
Penderita skizophrenia :
1. harus terus minum obat gak boleh lepas sama sekali, kalo sampai lupa atau telat bisa gawat, benar2 hilang ingatan (maksud sis DEMENTIA alias PIKUN ??),

Quote
2. meski sudah dinyatakan sembuh pun masih harus tetap kontrol rutin agar gak kambuh lagi, penyembuhannya biasanya lama sekali, bahkan ada yang seumur hidup harus terus minum obat.

JIWA itu gak bisa DILIHAT hanya bisa di Observasi dan diamati dari Tingkah lakunya apakah masih dalam Dunia Realita atau sudah NGENDON di Dunianya SENDIRI (DELUSI).
JIWA itu kalau PECAH sama aja kek gelas kalau jatuh pecah, kita bisa saja menyusunnya kembali dan dilem sono sini sampai berbentuk GELAS lagi tetapi TIDAK SEKUAT dulu lagi.
DULU diisi Air sampai PENUH....gak apa2....
SEKARANG kalau diisi Air Penuh ( mengalami Tekanan Kejiwaan) yg bagi orang sehat gak apa2 , buat si "dia" sudah membuatnya KUMAT lagi.....nah entu yg selalu aye' KUDU kasih tahu ama sanak saudara ama familinya....kalau ada "hal2 yg berat"....jangan kasih tahu "dia".....jauhkan dan sembunyikan darinya !

Quote
3. Sedangkan penderita neurosis meski gak minum obat tetap masih bisa hidup di dunia nyata meski sering stres, cemas, kuatir, depresi dan kalo diobati biasanya penyembuhannya lebih cepat sampai benar2 dinyatakan sehat kembali dan gak kambuh lagi.

Mau nanya nih Sis ....:
Apa bedanya STRESS dengan DEPRESSI ?
Apa bedanya CEMAS ama KUATIR.....kok sampai si tulis dua kali ? Kali aja sis tahu dalam bahasa Latinnya disebut apa sih itu ?

Quote
Kalo orang yang mengalami gangguan kepribadian dan emosional sering melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan, kalo dibiarkan terus bisa mengarah kepada tindakan yang melanggar hukum dan norma2 masyarakat,

Kasih Contoh Kasusnya atuh sis !

Quote
obat kadang2 juga perlu untuk mencegah bersikap brutal dan agresif

ASAL saja KUDU HATI2......yg kebanyakan BENGONG dalam Sikap Katatonik malahan dikasih PENENANG.....>>> bisa2 makinan BENGONG deh si "dia" !
Begitu juga sebaliknya....OK ?

Quote
dan mereka bisa menjadi baik asal dibina dengan baik dan benar terutama dari segi kerohaniannya.

Nah yg INI juga KUDU HATI2 dan BIJAK.....SEBAB :

Sesuatu yang baik, belum tentu benar.
Sesuatu yang benar, belum tentu baik.
Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga.
Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus.

Jadi PANDAI2 lah si Psychiater memilih yg BENAR dan BAIK itu agar BERHARGA dan BAGUS !

ASAL tahu aja ya Sis.......Orang GILA itu cuma JIWA nya aja yg RUSAK kalau Badan dan Rohnya sih....masih OK kok ! Jadi kita2 yg NGARTI tetap KUDU menyayangi "nya" karena roh dan badannya akan ber TERIMA KASIH lho kepada "yg menyayanginya" !
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)