Author Topic: Apakah Alkitab menyelamatkan jika ternyata Gereja TIDAK menyelamatkan?  (Read 10773 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 24, 2012, 08:47:31 AM
Reply #20
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 334
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan Injili
itu khan di dunia Materi yang tidak bisa melihat isi hati seseorang.

dalam dunia roh semua terlihat jelas semua , telanjang bulat hal apa saja untuk seseorang.

maka saat penghakiman yang di lihat adalah KITAB KEHIDUPAN. Tercatat dalam kitab tersebut perbuatan perbuatan kita dunia yang tidak dapat lagi di sembunyikan.

Maka penghakiman terjadi tanpa pengacara / pembela lagi, setiap hari dalam kehidupan kita berjalan ini semua prilaku sepak terjang kita tercatat semua dalam kitab kehidupan. Marah , dengki , fitnah , sabar, memafkan, toleransi , saling menolong, berdoa , tobat, mengaku dosa semua dicatat dalam KITAB KEHIDUPAN.

Jadi saat penghakiman secara otomatis akan kemana kita itu masuk nya juga otomatis. Full AUTO.

Kalau di dunia kita seorang yang saleh dan baik di akhirat akan bersama dengan seperti kita.

Kalau di dunia kita seorang perampok  dan sadis di akhirat akan bersama dengan sesama perampok .

Sebab ROH perampok tidak bisa berkumpul dengan ROH orang yang saleh dan baik.

Itu sekilas info.... sekiranya ada yang gak percaya ... tidak merugikan penulis.

Bro, anda quote dari postingan saya, tapi nampaknya tidak memahami esensi dari pernyataan saya.

Silakan dipahami dulu apa yang saya sampaikan karena pernyataan anda gak nyambung dengan pernyataan saya.

Analogi di atas saya buat untuk menjawab pertanyaan siapa sebenarnya yang menyelamatkan? Tentu saja hanya YESUS satu-satunya jalan keselamatan.

Tetapi bagaimana kita bisa tahu bahwa YESUS pernah ada dan pernah hadir menawarkan jalan keselamatan? Jawabannya karena ada kesaksian2 tentang DIA yang tertulis di dalam Alkitab. Tanpa ada Alkitab kita tidak pernah tahu bahwa Allah pernah menjadi manusia bernama YESUS yang menawarkan jalan keselamatan.

Bagaimana kita tahu bahwa Alkitab itu ada? Bagaimana Alkitab bisa sampai kepada kita? Jawabannya karena Gereja telah merawat, mengkanonkan, mengajarkan kepoada kita sehingga kita mengetahui isi Alkitab.

Jadi kalau ditanya siapa yang memberi keselamatan, apakah Allah, Alkitab atau Gereja? Jawabannya hanya Allah yang bisa memberi keselamatan, tetapi kita mengenali adanya keselamatan itu karena ada Alkitab dan Gereja.
for the love of God
May 24, 2012, 08:55:11 AM
Reply #21
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 334
  • Gender: Male
  • Denominasi: Protestan Injili
Jadi initinya, kalo saya tidak salah tangkap, keselamatan itu harus dipahami secara holistik, bukannya fragmented dimana hanya ada 1 pihak saja yang menyelamatkan, sedangkan yang lain tidak ada artinya, dan bahwa keselamatan itu tidak sekedar "mati, masuk surga" saja.

Apakah demikian maksud dan tujuan analogi anda?

Terimakasih.

Gereja dan Alkitab berjasa menghantarkan dan memperkenalkan  kita kepada keselamatan. Tetapi sesudah itu selamat atau tidaknya seseorang sepenuhnya bergantung respon dia terhadap tawaran keselamatan tersebut, artinya sudah menjadi urusan pribadi dia dengan Tuhan.

Apakah setelah itu tugas Gereja dan Alkitab selesai? Tentu saja tidak, karena mereka masih dibutuhkan untuk membimbing orang tersebut menuju pertumbuhan dan kedewasaan iman, sehingga orang tsb semakin memiliki kepastian akan keselamatannya.

Salam
for the love of God
May 24, 2012, 10:51:46 AM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2386
  • Gender: Male
  • Denominasi: protestan
Berarti anda berpendapat bahwa
1. ADA Gereja yang bisa menyelamatkan, dan ada yang tidak?
2. Alkitab itu menyelamatkan mereka yang percaya.

Rojer lagi?

1.kalau gereja dihuni manusia yg percaya kpd Yesus dan mereka mengabarkan keselamatan maka gereja itu secara tdk langsung menyelamatakan
2.alkitab jelas mengajarkan keselamatan, jd org yg percaya kpd Yesus pasti selamat. so si penyelamat itu sendiri adl KRISTUS dan DIA dikenalkan lewat gereja,alkitab
May 25, 2012, 05:02:07 PM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2321
  • Gereja Katolik Roma
Alkitab tidak menghasilkan Gereja, tetapi Gerejalah yang menghasilkan Alkitab. Gereja tidak dibangun diatas Alkitab, melainkan diatas para Rasul dan para Nabi. KRISTUS tidak meninggalkan sebuah buku yang tertulis untuk membimbing Gereja-Nya, tetapi Dia meninggalkan orang-orang yang diberi kuasa ROH KUDUS! Perjanjian Baru, sebagaimana yang kita miliki sekarang ini, tidak dikanonisasi sampai tahun 393 Masehi.

Apa yang membuat Gereja tetap berdiri sampai Perjanjian Baru dikanonisasi? Bahkan, apa yang menjadi "pegangan" bagi para pakar untuk menerima kitab-kitab tertentu dan menyisihkan kitab-kitab lainnya dari kanon Perjanjian Baru?

Alkitab terbentuk dari kanon yang ditetapkan oleh Magisterium Gereja dalam Tradisi Suci.

Sebelum terbentuk kanon Kitab Suci (dari abad 1-4), Gereja sudah ada, dan itu suatu bukti bahwa agama Kristiani bukan agama yang tergantung semata-mata pada buku/ kitab, tetapi justru kepada iman yang hidup di dalam jemaat (Gereja). Iman yang hidup di dalam Gereja terlihat dari Tradisi Suci.

Alkitab adalah tradisi yang tertulis. Tradisi-tradisi para Rasul yang diturunkan kepada Bapa-bapa Gereja Perdana

Protestan  telah diajarkan bahwa Firman punya keunggulan terhadap apapun juga! Akan tetapi mengabaikan Gereja yang justru mengumpulkan, memelihara, dan menjadikan Firman tersebut. Apakah Tradisi para Rasul dan Bapa Gereja lebih unggul daripada Alkitab? Sama sekali tidak! Alkitab bersama dengan Tradisi para Rasul dan Bapa Gereja memberikan kita gambaran yang utuh dari karya Allah dalam Gereja dan melalui Gereja.

Gereja memiliki kehidupan spiritual yang kaya dan hidup, yang tidak tertangkap seluruhnya dalam Perjanjian Baru. Ada banyak martir, banyak orang kudus, penginjilan yang hebat, dan teladan yang bagus dari penyangkalan-diri dan pengorbanan dalam Gereja perdana yang tidak kita baca di Alkitab. Gereja dengan tradisi yang bermacam-macam di Antiokia muncul sebagai kekuatan pendorong dalam Kristianitas. Santo-santo yang besar seperti Polycarpus, Irenaeus, Ignatius, Justin Martir, Antonius, Basil, dan dua Gregorius, tidak dikenal oleh umumnya para pembaca Protestan. Pemikir-pemikir besar Gereja: Origen, Tertulian, Santo Cyprianus, Santo Agustinus, Santo Athanasius, Gregorius dari Nyssa, sekedar beberapa diantaranya, sama sekali diabaikan oleh sebagian besar Kristen Protestan. Akan tetapi orang-orang inilah yang menentang berbagai bidaah dan kaum pendukungnya, dan membentuk pemikiran Kristen, dan memformulasikan doktrin-doktrin Perjanjian Baru dan teologi. Kita harus ingat bahwa Perjanjian Baru meliputi banyak surat-surat yang terbatas lingkup masalahnya dalam gereja-gereja lokal. Sayangnya, kita hanya mendapatkan kilasan kehidupan gereja melalui halaman-halaman kitab Perjanjian Baru.

Tradisi Apostolik sangat berbeda dengan tradisi-tradisi Yahudi yang mana Tradisi Apostolik memiliki SEGALA hal yang diturunkan oleh para Rasul kepada para penerusnya, baik tertulis maupun lisan (oral). Inilah wahyu seutuhnya dari YESUS yang dipercayakan kepada Gereja, dan bukan akumulasi praktek dan interpretasi seperti yang dianut oleh banyak orang sekarang. Inilah Tradisi Suci (Yunani: paradosis = "yang diturunkan") ADALAH wahyu Allah yang diteruskan dari satu generasi ke generasi selanjutnya sebagai pengetahuan yang kudus. Inilah "iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus" (Yudas 3). Dalam 2 Tesalonika, Paul menasihatkan kepada umat di Tesalonika:

Berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran
(Yunani:paradosis=tradisi) yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.(2 Tesalonika 2:15)
« Last Edit: May 25, 2012, 05:12:01 PM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
May 25, 2012, 09:44:11 PM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1713
  • Denominasi: Percaya Yesus pasti selamat masuk sorga.
Alkitab pun juga tidak dapat menyelamatkan apalagi gereja?
Namun Alkitab PL dan PB, adalah dasar kepercayaan orang Kristen.
Alkitab menjadi pedoman utk kita dapat menguji apakah suatu jemaat benar atau murtad kepada Allah Bapa.
Jemaat yang mempunyai asas kepercayaan dan perbuatan yang sesuai dengan Alkitab adalah jemaat yang benar, tetapi jemaat yang asas kepercayaan dan perbuatannya tidak sesuai dengan Alkitab, jemaat itu adalah jemaat yang murtad.

Walaupun Alkitab tidak dapat menyelamatkan, namun Alkitab dan Kristus ada hubungan yang erat sekali. Keduanya adalah Perkataan Allah yang Hidup (perkataan yang hidup daripada Allah). Yesus Kristus ialah Perkataan Hidup yang tertulis. Siapa yang menolak Alkitab berarti  ia menolak Kristus yang telah mengaruniakan Alkitab. Dan orang itu akan hukuman kelak. Lihat Yoh.1:1,14; 12:47,48; 1Tes.2:13; Ibr. 4:12; Rom. 2:16.

Alkitab merupakan cermin yang membayangkan Yesus Kristus, dan memimpin orang kepada Yesus Kristus. Setiap orang menyelidiki Alkitab pasti akan dipimpin oleh ROH KUDUS kepada kebenaran yang ada di dalam Yesus Kristus.

Alkitab itu sempurna, menyegarkan jiwa bagi orang yang mempercayainya, teguh, dan memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman (bodoh)  (Maz. 19:8). Seluruh Mazmur 119 menyatakan pentingnya Alkitab. Demikian juga Luk. 11:28 mengatakan. “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan memeliharanya”. Alkitab itu penting sebab hanya di dalam Alkitab orang dapat mengetahui tentang keselamatan jiwanya. Alkitab adalah pemimpin yang sempurna disertai dengan pertolongan ROH KUDUS. ROH KUDUS membuka pikiran kita dan menjelaskan isi Alkitab kepada kita supaya kita menerima kebenaran itu (Luk. 24:32,45; Kis. 16:14).

Mengapa begitu banyak orang ,menolak alkitab, karena mereka harus dilahirkan kembali. Tuhan Yesus pernah memberi pengajaran rohani kepada Nikodemus tidak dapat memahaminya, sebab orang dunia tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah. Lihat dalam 1 Kor. 2:14 mengatakan Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.

Bila seseorang telah dilahirkan kembali barulah ia sepenuhnya mau menerima alkitab, sebab firman yang terdapat dalam Alkitab itu sama seperti ia mengasihi Allah.
Roma. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
May 26, 2012, 06:06:28 AM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6960
  • Gender: Male
  • Denominasi: Back to Bible
Alkitab tidak menghasilkan Gereja, tetapi Gerejalah yang menghasilkan Alkitab. Gereja tidak dibangun diatas Alkitab, melainkan diatas para Rasul dan para Nabi. KRISTUS tidak meninggalkan sebuah buku yang tertulis untuk membimbing Gereja-Nya, tetapi Dia meninggalkan orang-orang yang diberi kuasa ROH KUDUS! Perjanjian Baru, sebagaimana yang kita miliki sekarang ini, tidak dikanonisasi sampai tahun 393 Masehi.
. . . . . . .
Itu paham yg keliru yg selalu digembor2kan, seolah melakukan pembodohan umat,
Bapa2 gereja itu hanya mengumpulkan & memilah2 semua ilham ROH KUDUS yg telah selesai ditulis,
mana yg terkait satu sama lain & tdk saling bertentangan dari semua ilham ROH KUDUS yg telah ditulis oleh para nabi, rasul dan penulis2 yg dipakai Tuhan.
Jadi jangan beranggapan bahwa Alkitab itu karya gereja, itu mengklaim karya ROH KUDUS, anda hrs bertanggung  jawab utk pernyataan yg gegabah itu.
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami . . .  tetapi seandainya tidak, . . . kami tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." - Daniel 3:17-18
May 27, 2012, 12:19:08 PM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2321
  • Gereja Katolik Roma
Itu paham yg keliru yg selalu digembor2kan, seolah melakukan pembodohan umat,
Bapa2 gereja itu hanya mengumpulkan & memilah2 semua ilham ROH KUDUS yg telah selesai ditulis,
mana yg terkait satu sama lain & tdk saling bertentangan dari semua ilham ROH KUDUS yg telah ditulis oleh para nabi, rasul dan penulis2 yg dipakai Tuhan.
Jadi jangan beranggapan bahwa Alkitab itu karya gereja, itu mengklaim karya ROH KUDUS, anda hrs bertanggung  jawab utk pernyataan yg gegabah itu.


Perhatikan yang saya bold merah, Ini yang namanya Standard Ganda. Di satu sisi anda mengakui bahwa Bapa gereja oleh Ilham ROH KUDUS telah mengkanonkan kitab2 Injil Kanonik namun disisi lain menolak ajaran2 para Bapa Gereja tentang Maria. Karena Alkitab dilahirkan oleh Gereja, Gereja pulalah, melalui Magisterium Suci, yang dilindungi oleh ROH KUDUS dan janji KRISTUS, mempunyai otoritas untuk menafsirkannya, sehingga kebenaran Alkitab tidak disalahartikan. Itulah sebabnya 1 Tim 3:15 mengatakan bahwa tiang penopang dan dasar KEBENARAN adalah Gereja.bukan cuam Alkitab. Jadi setiap ayat dalam Alkitab tidak bisa anda tafsirkan sesuka anda, anda harus jg mengacu kepada tafsiran yang sudah diterima sejak jaman bapa gereja.

Jika anda menolak Magisterium maka semestinya anda juga menolak ALKITAB. Tanpa peran Magisterium anda tidak akan pernah kenal akan ajaran2 murni YESUS yang direkam oleh ke empat penulis Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Sebab sebagaimana kita ketahui setelah pada abad pertama ke 4 injil ini ditulis maka pada abad selanjutnya banyak sekali muncul injil2 palsu yang menggunakan nama2 para rasul seperti, injil Thomas, Injil… hingga Injil Barnabas yang diakui oleh umat Moslem.

Kalau memang “hanya Alkitab” dapat membawa persatuan Gereja, bersama-sama kita perlu merenungkan, kenapa setelah revolusi Gereja oleh Martin Luther di abad pertengahan, gereja menjadi terpecah belah sehingga sampai saat ini ada sekitar 28,000 denominasi? Seharusnya kalau memang kembali kepada kemurnian jemaat awal, katanya hanya berdasarkan Alkitab, maka Gereja seharusnya bersatu dan bukannya tercerai berai. Hal ini sungguh bertentangan dengan pesan YESUS terakhir yang menginginkan seluruh dunia melihat ada kesatuan di dalam tubuh KRISTUS, sehingga dunia dapat tahu bahwa kita semua adalah pengikut KRISTUS (lih Yoh 17).
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
May 27, 2012, 12:26:27 PM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6960
  • Gender: Male
  • Denominasi: Back to Bible
Perhatikan yang saya bold merah, Ini yang namanya Standard Ganda. Di satu sisi anda mengakui bahwa Bapa gereja oleh Ilham ROH KUDUS telah mengkanonkan kitab2 Injil Kanonik namun disisi lain menolak ajaran2 para Bapa Gereja tentang Maria. Karena Alkitab dilahirkan oleh Gereja, Gereja pulalah, melalui Magisterium Suci, yang dilindungi oleh ROH KUDUS dan janji KRISTUS, mempunyai otoritas untuk menafsirkannya, sehingga kebenaran Alkitab tidak disalahartikan. Itulah sebabnya 1 Tim 3:15 mengatakan bahwa tiang penopang dan dasar KEBENARAN adalah Gereja.bukan cuam Alkitab. Jadi setiap ayat dalam Alkitab tidak bisa anda tafsirkan sesuka anda, anda harus jg mengacu kepada tafsiran yang sudah diterima sejak jaman bapa gereja. Coba temukan kutipan dari para Bapa Gereja yang mengatakan bahwa penghormatan terhadap Maria adalah merupakan satu kesesatan.
Wah anda sangat keliru, Yang memakai standard ganda itu sebenarnya GK sendiri Bro, tempat anda bernaung itu.
Bayangkan saja para Bapa gereja sdh dipakai Tuhan utk mengkanonisasi Alkitab, sdh disepakati, tapi apa yg terjadi? Gk masih memasukkan Kitab2 Deutrokanonika + Tradisi Suci. > jadi siapa sebenarnya yg pakai standard Ganda??? siapa yg mengkhianati  kesepatakan Bapa2 Gereja dlm proses kanonisasi Alkitab?> siapa yg mencampakkan Karya ROH KUDUS?
Kalau memang “hanya Alkitab” dapat membawa persatuan Gereja, bersama-sama kita perlu merenungkan, kenapa setelah revolusi Gereja oleh Martin Luther di abad pertengahan, gereja menjadi terpecah belah sehingga sampai saat ini ada sekitar 28,000 denominasi? Seharusnya kalau memang kembali kepada kemurnian jemaat awal, katanya hanya berdasarkan Alkitab, maka Gereja seharusnya bersatu dan bukannya tercerai berai. Hal ini sungguh bertentangan dengan pesan YESUS terakhir yang menginginkan seluruh dunia melihat ada kesatuan di dalam tubuh KRISTUS, sehingga dunia dapat tahu bahwa kita semua adalah pengikut KRISTUS (lih Yoh 17).
Karena GK keluar dari konsensus semula, dan mulai menambahkan Deutrokanonika + Tradisi suci pd Alkitab hsl kanonisasi.
Perpecahan gereja menurut saya adalah utk kebaikan gereja sendiri, krn dgn demikian tdk ada seorg pemimpin tunggal yg seolah mewakili KRISTUS di dunia.
Anda tentu masih ingat peristiwa menara Babel? (Kejadian 11).Tuhan tdk mau spt itu, makanya Dia pecahkan, Dia serakkan gereja2 -Nya.
Karena setiap org mempunyai mandat yg sama dlm memeberitakan Injil, itu pesan Amanat Agung Tuhan YESUS sebelum naik ke surga.
GBU
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami . . .  tetapi seandainya tidak, . . . kami tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." - Daniel 3:17-18
May 28, 2012, 02:43:21 PM
Reply #28
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 106
Quote
LUkas 23:39        
Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!"

23:40        
Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?

23:41        
Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."

23:42        
Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."

23:43        
Kata Yesus kepadanya: /"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.


Alkitab dan Gereja tidak menyelamatkan...tidak ada Alkitab dan tidak ada Gereja kala itu..tetapi si Penjahat diselamatkan karena YESUS.............
May 29, 2012, 12:10:53 PM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 7503
Pertanyaan iseng saja yang terlintas di benak saya,

Jika Gereja TIDAK menyelamatkan (karena katanya hanya kumpulan manusia), apakah Alkitab menyelamatkan?

1. Jika Alkitab meyelamatkan, bagaimana mungkin Gereja yang mengkanonkan Alkitab tidak menyelamatkan? Dari mana Alkitab memperoleh wewenang untuk bisa menyelamatkan?

2. Jika Alkitab TIDAK menyelamatkan, hal ini sejalan dengan premis "Gereja TIDAK menyelamatkan". Namun, kenapa lantas gembar-gembor "Back to the Bible!" jika Bible itu tidak menyelamatkan? Kenapa harus "berdasarkan Alkitab" jika Alkitab tidak menyelamatkan?

Silaken....


Kisah Para Rasul  4
4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

Jadi baik gereja yang merupakan persekutuan orang orang percaya yang di panggil keluar dari dunia, diperuntukkkan bagi Allah, maupun ALKITAB, TIDAK ADA SATUPUN YANG DAPAT MENYELAMATKAN.

Keselamatan hanya ada di dalam KRISTUS YESUS, TUHAN. yang telah mati di kayu salib membayar hutang kita kepada Allah, menerima kutukan bagi kita, menanggung MURKA ALLAH bagi kita.

Yohanes  14
14:6 Kata YESUS kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Jalan keselamatan adalah Tuhan YESUS.

Pusat ALKITAB adalah tentang Tuhan YESUS yang menjalankan Misi keselamatan manusia berdosa.

Ibr 1
1:1 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,

1:2 maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.

Allah berbicara kepada kita melalui ALKITAB sekarang ini, seluruh tulisan para Nabi dan para Rasul dan ajaran2 Tuhan YESUS telah di tulis dan dikanon menjadi ALKITAB.

Allah ROH KUDUS menginspirasi orang orang menulis kitab2, begitu pula pada saat KANONISASI, Allah ROH KUDUS yang memilih dan mengkanon, memilih mana mana kitab yang di masukkan kedalam kanonisasi.

Jadi ALKITAB ADALAH WAHYU ALLAH YANG DI NAFASKAN OLEH ROH KUDUS, DITULIS MELALUI ORANG ORANG YANG DI PAKAI.

ALKITAB merupakan kitab dimana Allah MEMPERKENALKAN DIRINYA, MENGAJAR, MEMPERBAIKI KELAKUAN, PERINTAH, RANCANGAN ALLAH, MENDIDIK orang orang percaya, sehingga orang percaya mengenal Allah melalui ALKITAB.


FirmanNya adalah kekuatan Allah , bukan bukunya, kitab Alkitab hanya buku biasa, tetapi FirmanNya yang merupakan kekuatan Allah , yang menunjukkan bagaimana Allah bekerja , rancanganNya, perintah2Nya, seluruh hal hal yang ingin kita ketahui.

Gereja dan ALKITAB, tidak dapat menyelamatkan kita, tetapi merupakan tempat kita mengenal Allah.

« Last Edit: May 29, 2012, 12:13:35 PM by RITA RATINA »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)