Author Topic: TUHAN YANG MENTANG-MENTANG (Sikap YESUS kepada Maria)  (Read 3036 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

May 27, 2012, 08:25:31 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3571
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika

Malah YESUS didalam beberapa ayat Injil tidak menaruh suatu fungsi ibu penting baginya selain mereka yang taat kepada Firman Tuhan saja.


Tanggapan ini membuat saya berpikir bahwa TUHAN YESUS yang diimani oleh umat PROTESTAN tidak sama dengan TUHAN YESUS yang diimani oleh umat KATOLIK.

Pernyataan diatas yang berbunyi: Bahwa YESUS tidak menaruh suatu fungsi ibu penting ...

Telah menghadirkan sosok YESUS  yang AROGAN dan MENTANG-MENTANG. Dia sama sekali Tidak mengangap IbuNya!Sikap TUHAN seperti memandang Rendah ibuNya! Padahal TIDAK MUNGKIN YESUS SEPERTI ITU!!! Iman Katolik tidak mengakui YESUS yang seperti itu!!

YESUS yang kita kenal memang adalah benar2 Allah 100% dan jangan lupa YESUS juga adalah  manusia 100%. YESUS juga sangat manusiawi Ia Bisa lapar  Markus 11:22,  YESUS sedih dan menangis Yohanes 11:35, YESUS Marah  Markus 10:14

Jika demikian apakah YESUS juga tidak memiliki HATI seorang anak terhadap Ibu yang mengandungnya? Pernyataan bahwa YESUS tidak menaruh penting fungsi seorang ibu, mengandaikan bahwa  TUHAN YESUS  sekedar memandang Maria hanya sebagai obyek semata. Sedangkan kita manusia tentunya mencintai Ibu kita,  APALAGI TUHAN yang MAHA ( lebih dari manusia dan segalanya), Masakan dalam hal cinta kepada orangtua YESUS masih kalah dengan manusia? Karena TUHAN lebih dari manusia maka dalam hal mencintai jelas TUHAN lebih daripada manusia. Jika kita yang berdosa saja mencintai Ibu kita BETAPA LEBIHNYA ALLAH PUTRA MENCINTAI IBUNYA!!! Oleh karena itu TIDAK LAH MUNKIN YESUS yang diimani oleh orang Katolik tidak mencintai Maria dan memandang Maria HANYA SEBAGAI OBYEK seperti kalimat diatas : Bahwa YESUS tidak menaruh suatu fungsi ibu penting baginya

Berdasarkan iman diatas maka dalam menghayati Firman Tuhan di Injil terkait peran Maria harusnya dimengerti dalam Konteks CINTA TUHAN terhadap BUNDAnya Bukan sebaliknya. Sebab berdasarkan tradisi kudus sejak jaman para rasul tidak pernah kita temukan tulisan-tulisan yang mengecilkan peran Maria atau melecehkannya seperti yang ditampakkan kawan kiat diatas seperi komentnya: Bahwa YESUS tidak menaruh suatu fungsi ibu penting baginya

Di Alkitab kita ketahui perintah Allah yang berbunyi Hormatilah Ibu Bapamu.

Bahkan YESUS sering dalam tiap2 kesempatan berfirman untuk menghormati orangtua sbb:

          Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu;   dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati. Mat 15:4   

   Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu!   dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati. Mrk 7:10

   hormatilah ayahmu dan ibumu  dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Mat 19:19

Kita percaya bahwa TUHAN kita adalah ALLAH yang konsisten. Dia mengajarkan apa, maka itu pulalah yang Dia taati, itupulah yang Dia buktikan. Dia mengajarkan jangan membenci musuh2mu melainkan berdoa untuk mereka  (lih Lukas 6:28) Dia sendiri taati dan lakukan (lih Lukas 23:34). Dia mengajarkan kita untuk tidak melawan orang yang berbuat jahat kepada kita (Matius 5:39) Dia tunjukkan dan taati(lih Yoh 18:23). Apa makna dari ini semua? Artinya adalah; TUHAN KITA SE IA KATA DAN PERBUATAN!! Dia berfirman apa, dan itu yang ia lakukan!!! Jadi tidaklah mungkin jika Ia telah berkali2 berfirman bahwa manusia harus menghormati Ibunya namun Allah putra sendiri memandang rendah IbuNya. INI TIDAK MUNGKIN karena dia TIDAK MENGAJARKAN DEMIKIAN!!!

JIKA KITA SEMUA MURID2 TUHAN MENGATAKAN BAHWA YESUS MEMANDANG RENDAH MARIA IBUNYA MAKA KITA SEMUA TANPA SADAR TELAH MENGUTUK YESUS!!! Sebagaimana yang ditulis dalam Kitab Ulangan

Terkutuklah orang yang memandang rendah ibu   dan bapanya. Dan seluruh bangsa itu haruslah berkata: Amin! Ulangan 27:16

Karena itu berhati-hatilah kita jika menafsirkan Alkitab dan mengatakan YESUS TIDAK MENGHORMATI MARIA karena itu kita telah mengutuk dan menuding YESUS!!

Lanjut...
« Last Edit: September 01, 2012, 09:36:38 PM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
May 27, 2012, 08:31:42 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3571
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Alkitab tidak mungkin bertentangan. Oleh karena itu tidak mungkin ayat yang satu dipahami sebagai pertentangan dengan ayat yang lain, melainkan saling melengkapi. Oleh karena itu didalam MENAFSIRKAN ayat2 dalam ALKITAB jangan kita GEGABAH, dan SUKA-SUKA kita!  Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri (2Pet 1:20-21) sebab ada kemungkinan dapat diartikan keliru (2Pet 3:15-16). Sering saya dapati kawan2 Protestan menafsirkan ayat2 dalam alkitab sesukanya seperti contoh beberapa ayat dibawah ini yang ditafsirkan bahwa YESUS TIDAK MENGHORMATI MARIA BUNDANYA:


“Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba.” (Yoh 2:4).
Apakah ini bukti bahwa YESUS tidak menghormati Maria ibunya? Tentu tidak, karena TUHAN TIDAK MENGAJARKAN DEMIKIAN!! Oleh karena itu bagaimana kita menafsirkan ayat ini, haruslah dengan rendah hati kita mau mendengar pengajaran Bapa gereja sbb: Tuhan YESUS memanggil Bunda Maria dengan sebutan Ibu/ “woman“, bukan dengan maksud menyangkal ibu-Nya, namun untuk menunjukkan bahwa Maria adalah wanita yang kepadanya Ia menyerahkan murid-murid yang dikasihi-Nya (Yoh 19:26-27) dan Maria juga adalah perempuan/ “woman” yang dijanjikan Allah pada Kej 3:15 yang olehnya akan lahir Juru Selamat yang akan mengalahkan kuasa Iblis. Lalu ungkapan, “Mau apakah engkau dari padaku, ibu?” sebenarnya dari kata yang juga dapat diterjemahkan menjadi, “Apa hubungannya dengan aku dan engkau?” (What has it to do with you and me?). Ungkapan ini memang dapat mempunyai arti lebih dari satu, namun di sini konteksnya bukan kemarahan. Jawaban YESUS ini mengindikasikan bahwa pada prinsipnya bukan menjadi rencana Allah untuk melakukan mukjizat yang pertama untuk mengubah air menjadi anggur di pesta perkawinan ini, namun atas permohonan Bunda Maria Ia melakukannya juga.

“Ibu-Ku dan saudara- saudaraKu ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.” (Luk 8:19, lih. Mat 12:49-50, Mrk 3: 31-35).

Ayat diatas, adalah ayat favorite yang sering digunakan oleh kawan2 non-Katolik demi merendahkan peran Maria. Apakah benar bahwa ayat2 diatas HARUS DIPAHAMI DAN DITAFSIRKAN bahwa YESUS tidak menghormati bundaNya? Tentu tidak!! Sebab TUHAN SENDIRI TIDAK MENGAJARKAN DEMIKIAN. Oleh Karena itu Ia yang berfirman Hormati ibu bapamu (Mat 15:14; Mrk 7:10; Mat 19:19)  TIDAK MUNGKIN   tidak mengakui ibunya dan tidak menghormati ibuNya. Sebab TUHAN KITA TIDAK MENGAJARKAN DEMIKIAN!!!

Pada ayat ini Luk 8:19, lih. Mat 12:49-50, Mrk 3: 31-35, YESUS juga tidak bermaksud menghina ataupun menyangkal ibu-Nya. Sebaliknya YESUS mengajarkan bahwa barangsiapa yang melakukan kehendak Bapa-Nya adalah anggota keluarga-Nya dalam kerajaan Allah. Perhatikan bahwa YESUS menggunakan kata tunggah “ibu-Ku” dan bukan “ibu- ibu-Ku”, sebab Ia tidak bermaksud mensejajarkan Maria dengan siapapun. Dengan demikian ungkapan ini bahkan dapat bermaksud sebagai pujian kepada Bunda Maria, sebab YESUS mengakui bahwa Bunda Maria pertama-tama adalah seseorang yang melakukan kehendak Allah Bapa. Ketaatan Maria kepada kehendak Bapa inilah yang menyatukannya dengan KRISTUS melebihi dari hubungan darah. Maka yang YESUS ajarkan adalah keutamaan agar seseorang melakukan kehendak Allah. Ayat tersebut tidak untuk diartikan bahwa YESUS menyangkal ibu-Nya, melainkan untuk mengatakan bahwa Maria layak untuk dihormati bukan saja karena ia telah melahirkan YESUS tetapi karena ia pertama-tama menaati kehendak Allah.

lanjut...
 
« Last Edit: May 29, 2012, 08:38:01 PM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
May 27, 2012, 08:32:23 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3571
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
 “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” Luk 2:49

Jika berdasarkan iman Katolik dan pengajaran Bapa Gereja pernyataan tersebut TIDAK MUNGKIN bentuk sikap kurang ajar YESUS atau Tidak menghormati Ibu dan BapaNya. Sebab IA TIDAK MENGAJARKAN DEMIKIAN. Karena untuk memahami ini haruslah kita dengan rendah hati menerima ajaran bapa gereja sebagai berikut:

“Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” Luk 2:49  adalah perkataan YESUS yang pertama yang direkam di dalam Injil, yang menyatakan identitas Diri-Nya sebagai Putera Allah, dan keinginan-Nya untuk selalu memenuhi kehendak Allah Bapa. Maka, “Ia tidak sedang mencela/ memarahi Bunda Maria dan St. Yusuf karena mereka mencari-Nya, tetapi YESUS hendak membuka mata hati mereka bahwa Ia sesungguhnya adalah Putera Allah.” (St. Bede, dalam Lucae Evangelium expositio, in loc.). Maka YESUS mengajarkan kepada kita bahwa di atas segala otoritas manusia, bahkan di atas orang tua kita, kita mempunyai tugas utama untuk mengikuti kehendak Tuhan. Dengan demikian bukannya Tuhan YESUS mempertentangkan perintah mengasihi Tuhan dengan mengasihi orang tua kita. Ia hanya menunjukkan aturan prioritasnya, bahwa kita harus mengasihi Tuhan dengan segenap kekuatan kita (Mat 22:37), dan kasih kepada orang tua tidak dapat diletakkan di atas kasih kepada Tuhan. Maka YESUS mengajar para orang tua bahwa anak-anak mereka pertama-tama adalah milik Tuhan. Karena itu, sudah menjadi hak Tuhan jika Ia memanggil mereka untuk bekerja di ladang-Nya yang melibatkan pengorbanan/ pemberian diri yang total untuk pekerjaan Tuhan.

Tafsir yang benar akan membuat kita memahami pribadi YESUS yang benar. Umat Katolik tidak pernah seenaknya sendiri menafsirkan ayat2 dalam Alkitab tanpa bersandar pada ajaran yg telah diterima oleh Gereja melalui Bapa Gereja penerus para rasul. Oleh karena Gereja Katolik yang melahirkan Alkitab, bukan Alkitab yang melahirkan Gereja. Karena Alkitab dilahirkan oleh Gereja, Gereja pulalah, melalui Magisterium Suci, yang dilindungi oleh ROH KUDUS dan janji KRISTUS, mempunyai otoritas untuk menafsirkannya, sehingga kebenaran Alkitab tidak disalahartikan. Itulah sebabnya 1 Tim 3:15 mengatakan bahwa tiang penopang dan dasar kebenaran adalah Gereja.

“Dalam hidup YESUS di muka umum tampillah Bunda-Nya dengan penuh makna, pada permulaan, ketika pada pesta pernikahan di Kana yang di Galilea ia tergerak oleh belaskasihan, dan dengan perantaraannya mendorong YESUS Almasih untuk mengerjakan tanda-Nya yang pertama (lih. Yoh 2:1-11). Dalam pewartaan YESUS, ia [Maria] menerima sabda-Nya, ketika Puteranya mengagungkan Kerajaan di atas pemikiran dan ikatan daging serta darah, dan menyatakan berbahagialah mereka yang mendengar dan melakukan sabda Allah (lih. Mrk 3:35 dan pararelnya; Luk 11:27-28), seperti yang dilakukannya sendiri dengan setia (lih. Luk 2:19 dan 51). (Lumen gentium 58)

lanjut...
« Last Edit: May 27, 2012, 08:53:24 AM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
May 27, 2012, 08:34:07 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3571
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Penghormatan kepada Bunda Maria sudah ada sejak Zaman para rasul dan Bapa Gereja. Tidak pernah kita temukan kutipan atau ajaran  para Bapa Gereja yang mengatakan bahwa penghormatan terhadap Maria adalah merupakan satu kesesatan.

Oleh karena itu sering saya katakan Umat Katolik  TIDAK TAKUT untuk menerima MARIA sebagai IBU sebagaimana yang di WASIAT kan TUHAN YESUS sendiri menjelang wafatNya dikayu salib. Umat katolik juga TIDAK TAKUT menghormati Maria karena yakin tidak mungkin YESUS CEMBURU sebab Maria bukanlah sosok lain bagi YESUS, Maria adalah bunda Allah Putra.

Jika Katolik menghormati Maria, maka penghormatan itu tidak lebih dari buah pemenuhan nubuat injil 
"Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,". (Lukas 1:48) Dan dari semua penghormatan yang diberikan oleh Gereja Katolik kepada Maria tidak ada yang bisa menandingi penghormatan yang TUHAN berikan kepada Maria dengan memilih Ia sebagai BundaNya.

 Tidak ada yang jauh dari kebenaran. Orang-orang Katolik hanya menyembah Allah, dan tidak takut menghormati Maria atau menyebabkan YESUS KRISTUS cemburu kepada ibunda-Nya.Kalau umat Katolik menghormati Bunda Maria maka umat Katolik meniru apa yang dilakukan oleh KRISTUS sendiri, yaitu menghormati ibu-Nya. Katolik melihat teladan mereka yang mengasihi KRISTUS secara luar biasa dan mereka adalah kawan sekerja Allah (1Kor 3:9), yang berarti adalah kawan sekerja kita. Dengan demikian, penghormatan ini akan senantiasa berpusat pada KRISTUS.

Sedangkan umat protestan seringkali menuding bahwa Katolik menyembah Maria padahal tidak demikian yang diimani umat Katolik. Dan sikap kawan2 protestan yang menolak Maria terkadang dianggap sebagai sikap yang tidak menduakan TUHAN, padahal Katolik tidak juga menduakan TUHAN. karena hormat kepada Maria. kami  menyadari bahwa kedekatan kami dengan Bunda Maria bukanlah untuk menggantikan YESUS. YESUS menginginkan agar kita menerima Maria sebagai ibu kita (lih. Yoh 19:27) dan membiarkannya untuk tinggal di hati kita dan kita juga dititipkan oleh YESUS kepada perlindungan Maria (lih. Yoh 19:26). Dan dalam kapasitasnya sebagai ibu, maka Maria tidak akan membiarkan kita semua hanya datang kepadanya, namun dengan keibuannya, dia akan menuntun kita untuk lebih dekat dan mengasihi Puteranya, YESUS. Jadi,  Katolik membuka hati dan mengundang Maria untuk menjadi ibu kita, sehingga kita akan semakin mengasihi YESUS.

Allah kita adalah Allah yang dewasa

Seorang teman pernah berkata kepada saya: “Kami tidak mau menghormat bunda Maria karna Allah kami adalah Allah yang pencemburu.”Saya menanggapi: “Allah kami juga adalah Allah yang dewasa.” Saya sulit mengerti bagaimana bisa mengatakan seolah-olah: Allah kita yang maha kuasa itu tidak bisa membedakan mana orang yang lagi menghormati Maria sebagai ibu sebagaimana yang Ia wasiatkan dalam Yohanes 19:27, dan mana orang yang lagi menyembah.

Menurut saya, Allah kita bukanlah pencemburu buta, yang seperti seseorang yang sangat cemburu ketika melihat kekasihnya berbicara secara serius dengan orang lain – padahal orang itu hanya temannya, atau seperti seseorang yang sangat cemburu ketika melihat kekasihnya bergandengan tangan dengan keponakannya. Demikian juga, saya percaya Allah yang maha kuasa itu bisa membedakan: orang Katolik bukan menyembah, namun menghormati Bunda Maria yang begitu dihormati oleh Tuhan YESUS saat hidup di dunia. Tetapi manusia sering menilai dari luar, seperti mereka yang menuding Katolik menyembah maria, padahal tidak demikian yang dilakukan Katolik.TUHAN tahu isi hati kami, TUHAN tahu isi hati umat Katolik. TUHAN tahu bahwa umat Katolik tidak takut menghormati dan menerima Maria sebagai Ibu dan umat Katolik Hanya menyembah TUHAN!!  benarlah apa yang di tulis dalam Alkitab: manusia melihat apa yang di depan mata,  tetapi TUHAN melihat hati. "
1 Samuel 16:7

Berdasarkan tulisan diatas saya menyimpulkan bahwa TUHAN YESUS yang diimani oleh umat Katolik ternyata tidak sama dengan TUHAN YESUS yang diimani oleh mereka yang menolak maria sebagai ibu, Sebab TUHAN YESUS yang  diimani oleh umat Katolik  adalah TUHAN YESUS yang Lebih dari manusia dalam segala hal termasuk cinta. Jika kita yang berdosa saja dapat mencintai ibu kita BETAPA LEBIHNYA ALLAH PUTRA MENCINTAI BUNDANYA. Sehingga TUHAN YESUS yang diimani oleh umat Katolik adalah TUHAN yang sangat mencintai BUNDANYA bukan TUHAN YANG AROGAN DAN MENTANG-MENTANG!! Sebab untuk menebus dosa Ia rela takluk pada dunia, takluk pada penguasa Roma yang menjatuhkan hukuman mati atas diriNya. Dia tidak menggunakan KUASANYA untuk melenyapkan penguasa dunia, namun dengan rela Ia  memberikan dirinya demi tebusan dosa manusia. Sedangkan Untk musuh yang membenci diriNya Tuhan bersikap demikian, apalagi kepada BundaNya yang mencintaiNya dan juga yang Ia CINTAI!!




« Last Edit: May 29, 2012, 08:43:27 PM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
May 27, 2012, 09:14:17 AM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3571
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika

Salam Maria penuh Rahmat TUHAN SERTAMU, terpujilah Engkau diantara wanita, dan terpujilah buah tubuhmu YESUS!!! Santa Maria Bunda Allah DOAKANLAH KAMI yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amien.
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
May 27, 2012, 12:30:10 PM
Reply #5
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 356
  • Denominasi: Kristen Perdana tanpa gereja.
Dalam ajaran Mormon , sebuah keluarga yang sudah sejahtera. Setiap tahun harus mau menolong keluarga lain yang masih kurang.

Suami istri yang sudah mampu dalam financial, akan mengunjungi / bermalam 7 -14 hari dalam keluarga yang tidak mampu , untuk membantu apa saja yang diperlukan keluarga tersebut .

Itu sebagai wujud nyata KASIH kita pada sesama. Dengan melaksanakan tersebut maka kita dapat disebut mencintai Allah. Bagaimana mau mencintai Allah yang tidak kelihatan ? Caranya adalah dengan wujud nyata mengasihi sesama manusia .


Kalau pada orang tua malah lebih HARUS menghormatinya dan mencintainya.
Melaksanakan kehendak Bapa di Surga , yang menyelamatkan kita untuk bersama di dalam Surga.
May 27, 2012, 12:34:59 PM
Reply #6
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 356
  • Denominasi: Kristen Perdana tanpa gereja.
Mormon tidak mempersoalkan menyembah siapa atau bagaimana. Devosi atau tidak .

Yang utama adalah perjanjian kita dengan Allah setelah lewat Putra terkasih Yesus Kristus menebus dosa manusia. Maka kita punya PERJANJIAN sama Bapa di Surga ,  untuk melaksanakan kehendak Bapa di Surga.

Allah sudah selesai melaksanakan rencananya dengan menjadi manusia dan menebus dosa manusia. Dari pihak manusia hanya tersisa " Apakah manusia bisa melaksanakan Perjanjian dengan Allah yaitu melaksanakan kehendak Bapa di Surga " .......   Hanya itu.
Melaksanakan kehendak Bapa di Surga , yang menyelamatkan kita untuk bersama di dalam Surga.
May 27, 2012, 02:41:34 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9049
  • Gender: Male
  • Denominasi: Catholic
@clay

Nice post bro, sangat jelas dan lengkap, semoga pembaca bisa mencernanya dengan baik, dan mulai bisa mengoreksi pikiran keliru dari benak mereka.

Saya bangga sebagai Katolik, karena dasar iman Katolik bukanlah iman karbitan, tetapi berdasarkan ajaran yang benar.

Berkat Jesus bagi kita semua.

Syalom
Menghujat sangat mudah, terlebih lagi jika tanpa bukti.
Melakukan sebaik seperti yang dihujat, jauh lebih sulit.
May 27, 2012, 03:57:07 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1338
  • Gender: Male
  • inquietum est cor nostrum donec requiescat in Te.


Salam Damai Bro Clay.

Semoga postingan Bro Clay diatas dapat dipahami Pihak Protestan (Garis Keras) sehingga mereka tidak melakukan penghakiman secara membabi buta.


GBU
 :)
May 28, 2012, 08:08:03 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4430
  • Denominasi: unam sanctam catholicam et apostolicam ecclesiam
Nice post bro Clay,

Perlu diketahui juga tidak semua Protestan bersikap begitu even para bapa reformasi masih mengamini Yesus yang tetap menghormati orang tuanya.


Dan yah Yesus perlu diingat punya Dwi natur sebagai Allah dan sebagai Manusia ..dan sebagai Manusia Ia tanpa dosa...ini berarti Ia memenuhi sepuluh perintah termasuk menghormati orang tua-Nya.

salam damai :)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)