Author Topic: TENGGELAM DIDALAM ALLAH  (Read 3686 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 06, 2012, 12:08:42 PM
Reply #30
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 368
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik
Samuel jangan dilupakan, jadi bukan hanya Hosea seorang
Mari berdiskusi sambil mempelajari Alkitab lebih dalam. Minimal berikan dasar literatur yang bisa dibaca kawan diskusi, jangan gunakan dasar diskusi yang berada dalam isi kepala saja (sebab itu bukan merupakan parameter yang terukur).
June 06, 2012, 12:13:12 PM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1012
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan
Semua orang siapa yang paham? Bapa Gereja yang telah mengkanonkan Alkitab tidak sepaham dengan anda, juga Martin Luther sang junjungan umat Protestan jg tidak paham dengan anda. Mereka semua mengakui keperawanan Maria.

Semoga menjadi jelas!
Bunyi ayat itu sudah jelas maksud saya

Coba panggil guru bahasa indonesia yang netral , dan suruh jelaskan maksud kalimat "1:25   tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia YESUS"

hehe :char11:
Galatia 6:7   Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.
June 06, 2012, 12:20:01 PM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1012
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan
Yah berarti anda menyangkal Allah ROH KUDUS dengan pernyataan anda ini. Kehormatan harus diberikan kepada  yang berhak, Maria diberi gelar sebagai anak dara oleh Allah dan manusia menentang gelar tersebut, para nabi berbicara trentang anak dara yang akan melahirkan mesias, para Bapa gereja sudah mengajarkan tentang keutamaan Maria sebagai anugrah Allah yang Ia pertahankan. Namun ada jg manusia yang tidak menghargai ini.
Kalo saya sudah tidak bisa ditakut-takuti dengan dongeng-dongeng / isapan jempol belaka bahwa kamu akan ke neraka/menyangkal ROH KUDUS karena tidak mengakui bahwa maria perawan sampai selama-lamanya

*1 Timotius 4:7
4:7   Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah.

*2 Petrus 2:3
2:3   Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda

Kebenaran sejati itu adalah kebenaran yang memerdekakan seseorang dari dosa-dosanya , bukan cerita-cerita tentang tahayul ataupun cerita-cerita isapan jempol :char11:
« Last Edit: June 06, 2012, 12:32:43 PM by UpilDewa »
Galatia 6:7   Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.
June 06, 2012, 12:20:13 PM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3594
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
coba tunjukkan satu contoh saja, etc

namun kemudian mengatakan: Hanya Hosea sendiri, etc

kontradiktif, namun masih tetap berpegang pada asumsi awal, bagaimana ini mas?


Bukannya sudah saya jelaskan diatas?
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
June 06, 2012, 12:38:32 PM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3594
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Bunyi ayat itu sudah jelas maksud saya

Coba panggil guru bahasa indonesia yang netral , dan suruh jelaskan maksud kalimat "1:25   tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia YESUS"

hehe :char11:
Kata kuncinya di sini adalah kata ‘sampai’. Di dalam Alkitab, kata ‘sampai‘ ini tidak selalu berarti diikuti oleh perubahan kondisi. Contoh, pada 1 Kor 15:25, dikatakan, “Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.” Hal ini tidak bermaksud bahwa setelah YESUS mengalahkan musuh-Nya Ia tidak lagi menjadi Raja.

Dan jika kita mengacu kepada ajaran para Bapa Gereja tidak pernah kita temukan ajaran atau penjelasan yang membantah keperawanan Maria. Justru ajaran para Bapa Gereja menjelaskan dengan tepat gelar Maria sebagai anak dara.

 Kita tahu bahwa setelah YESUS wafat, Maria tinggal bersama Rasul Yohanes dan Rasul Yohanes memiliki banyak murid dan murid-murid ini meneruskan ajaran Rasul Yohanes kepada murid- murid mereka. St. Ignatius dari Antiokhia (50-117) adalah murid langsung Rasul Yohanes; St. Irenaneus (lahir 115) adalah murid dari Papias yang adalah murid dari Rasul Yohanes. Demikian juga dengan St. Yustinus Martir (lahir 100), yang hidup di Efesus, tempat Rasul Yohanes hidup bersama dengan Bunda Maria setelah YESUS wafat. Dan Rasul Yohanes merupakan murid yang paling dikasihi YESUS, yang kepadanya YESUS menitipkan Bunda Maria, sesaat sebelum wafat-Nya (lih Yoh 19:26-27). Maka pengajarannya Yohanes tentang Bunda Maria pastilah tidak akan menyimpang dari ajaran YESUS.

Bahkan keperawanan Maria jg dihormati oleh junjungan umat protestan sendiri yaitu Martin Luther.  Anda yang hidup jauh setelah itu ternyata merasa memiliki tafsir sendiri yah silahkan saja, tapi tafsir anda tidak perlu saya yang harus membantah tetapi para murid Rasul Yohanes plus junjungan anda terkasih Martin Luther lah  yang akan membantah anda. Silahkan berhadapan dengan mereka!!
« Last Edit: June 06, 2012, 12:42:59 PM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
June 06, 2012, 12:46:50 PM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1012
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kristen Protestan
Kata kuncinya di sini adalah kata ‘sampai’. Di dalam Alkitab, kata ‘sampai‘ ini tidak selalu berarti diikuti oleh perubahan kondisi. Contoh, pada 1 Kor 15:25, dikatakan, “Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya.” Hal ini tidak bermaksud bahwa setelah YESUS mengalahkan musuh-Nya Ia tidak lagi menjadi Raja.
Nih baca ayat sebelumnya

15:24   Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan.

Dan jika kita mengacu kepada ajaran para Bapa Gereja tidak pernah kita temukan ajaran atau penjelasan yang membantah keperawanan Maria. Kita tahu bahwa setelah YESUS wafat, Maria tinggal bersama Rasul Yohanes dan Rasul Yohanes memiliki banyak murid dan murid-murid ini meneruskan ajaran Rasul Yohanes kepada murid- murid mereka. St. Ignatius dari Antiokhia (50-117) adalah murid langsung Rasul Yohanes; St. Irenaneus (lahir 115) adalah murid dari Papias yang adalah murid dari Rasul Yohanes. Demikian juga dengan St. Yustinus Martir (lahir 100), yang hidup di Efesus, tempat Rasul Yohanes hidup bersama dengan Bunda Maria setelah YESUS wafat. Dan Rasul Yohanes merupakan murid yang paling dikasihi YESUS, yang kepadanya YESUS menitipkan Bunda Maria, sesaat sebelum wafat-Nya (lih Yoh 19:26-27). Maka pengajarannya Yohanes tentang Bunda Maria pastilah tidak akan menyimpang dari ajaran YESUS.

Bahkan keperawanan Maria jg dihormati oleh junjungan umat protestan sendiri yaitu Martin Luther.  Anda yang hidup jauh setelah itu ternyata merasa memiliki tafsir sendiri yah silahkan saja, tapi tafsir anda tidak perlu saya yang harus membantah tetapi para murid Rasul Yohanes plus junjungan anda terkasih Martin Luther!
Satu aja pertanyaan saja

"Memangnya kalo maria perawan selamanya ada efeknya gitu ?"
Galatia 6:7   Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.
June 13, 2012, 07:38:14 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3594
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika

Satu aja pertanyaan saja

"Memangnya kalo maria perawan selamanya ada efeknya gitu ?"

Keperawanan Maria berakibat penting pada Gereja karena Maria adalah ‘model’/ teladan bagi Gereja. Misteri keperawanan Maria dilanjutkan oleh Gereja dalam dua hal. Yang pertama Gereja menjaga kemurnian pengajarannya terhadap ajaran yang menyimpang (“heresy“). Kedua, Gereja memberikan tempat khusus pada penerapan ‘keperawanan’ secara jasmani, sepanjang sejarah Gereja.
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
January 26, 2014, 07:34:26 PM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3594
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
@ bro clay,

menurut saya pernyataan anda terlalu berlebihan ketika menghubungkan "anak-anak dunia" dengan "keperawanan abadi bunda Maria".

anda terlalu jauh melenceng, dan pelencengan yang nyata-nyata bertentangan dengan Kitab Suci yang bro kutip sendiri : I Yohanes 4:5

Karena I Yohanes tersebut berbicara tentang: ROH ALLAH YANG ADA DI DALAM UMAT Kristen.


jadi apa hubungannya dengan "keabadian keperawanan seorang wanita, which is something flesh???"

janganlah melencengkan Kitab Suci secara nyata-nyata brur untuk sebuah ajaran yang dibuat manusia.

salam

Jadi yang saya tangkap disini, hubungan sex suami istri adalah keinginan daging.
Jadi Maria dan Yusuf bisa mengatasi keinginan daging tersebut karena sudah mendapat karunia yang begitu besar dari Tuhan, yaitu sebagai orang tua Tuhan di dunia.

Implikasinya jangan berharap kita bisa menang dari keinginan daging, karena karunia yang kita terima tidak bisa dibandingkan dengan Maria dan Yusuf.
Thx tanggapannya, tapi maksud anda salah Bro, kita semua yang telah dibaptisa dalam nama Bapa, Putra dan ROH KUDUS dipanggil untuk hidup kudus, seperti bapa di surga. Karena ROH KUDUS ada dalam diri kita maka sebenarnya kita dimampukan untuk mengatasi keterikatan kita dengan dunia, bukan semata-mata keinginan daging saja yang dimaksud. sebagai murid KRISTUS, dipanggil untuk tidak hidup menurut arus dunia, tetapi menurut ajaran kasih dan kebenaran KRISTUS. Dengan demikian, kita tidak memusatkan hati pada kesenangan dunia, tetapi kepada kehidupan kekal.  Artinya, kita tidak terikat lagi oleh ‘kebiasaan/ standar’ yang ditentukan dunia. Karena apa yang ditawarkan dunia adalah kebinasaan dan apa yang ditawarkan Allah adalah kekekalan. Allah telah mengaruniakan ROH KUDUS dalam diri kita dan ROH KUDUS bukan roh dunia Kita tidak menerima roh dunia,   tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu  , apa yang dikaruniakan Allah kepada kita (  1 Kor 2:12)
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
January 27, 2014, 11:15:32 AM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4615
  • Gender: Male
TENGGELAM DI DALAM ALLAH

Manusia tidak menginginkan apa-apa selain Allah, hanya Allah dan kepada Allah hidupnya ia persembahkan. Allah sumber segala kebaikan.

cut

Yohanes 17:15  Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.

Kita masih hidup didunia, perlu makan, minum dan berhubungan sosial dengan sesama manusia. Kita dihibur dengan suguhan lelucon di televisi, kita menikmati lantunan musik yang disyairkan bukan untuk memuji Allah, kita menikmati hidangan yang lezat dan berkomentar tidak enak saat masakan itu hambar. Kita memilih kursi yang nyaman diduduki, membeli ranjang yang paling enak buat tidur, mencari gadget, mengadakan pesta ulang tahun anak, membelikan anak mainan, membelikan coklelat pacar kita, menantikan hari libur untuk berlibur ke tempat-tempat yang terbaik.

Untuk apakah kita sebenarnya diberi banyak Firman Tuhan, untuk apa kita diperintahkan untuk mentaati kehendakNya? Apakah agar kita hidup membiara? Menjauhi kehidupan didunia ini kehendakNya-kah? Apa kehendak Allah bagi kita didunia ini?

Yeremia 7:23, "Hanya yang berikut inilah yang telah Kuperintahkan kepada mereka: Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia!"

Efesus 6:3, "supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi."

Mengapa malah kita dianugrahi panjang umur dan bahagia di bumi? Bahagia oleh apa? Sementara sebagian orang berfikir kita tidak menginginkan apa-apa lagi didunia ini selain Allah, Allah malah memberikan segala yang terbaik dari dunia ini untuk anak-anakNya yang dikasihiNya.

Apakah mereka yang menulis ulasan diatas itu hidup seperti yang ditulisnya atau hanya sekedar menulis untuk memaksa orang hidup membiara sementara dirinya masih membeli camilan menemani nonton televisi atau membuat janji bertemu teman-teman di mall-mall? Menginginkan menemukan pacar ideal, menginginkan notebook baru.

Tahukah kamu bahwa Allah menghendaki kita berbahagia di bumi ini, dengan segala berkat yang diberikan kepada kita untuk kita nikmati. Jika berbicara tentang hukum persepuluhan, banyak orang hanya ribut soal donasi ke gereja, tetapi sesungguhnya salah satu dari hukum persepuluhan adalah sebagai berikut.

Maka haruslah engkau menguangkannya dan membawa uang itu dalam bungkusan dan pergi ke tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, dan haruslah engkau membelanjakan uang itu untuk segala yang disukai hatimu, untuk lembu sapi atau kambing domba, untuk anggur atau minuman yang memabukkan, atau apapun yang diingini hatimu, dan haruslah engkau makan di sana di hadapan TUHAN, Allahmu dan bersukaria, engkau dan seisi rumahmu. (Ulangan 14:15-16)

Apakah kita punya Allah yang buta dan kejam? Allah tahu kita hidup dibalut daging, hidup membutuhkan penghiburan, kelegaan dan kebahagiaan, semua itu disediakan Allah bukan hanya di Surga nanti saja, tetapi selama di bumi ini kita juga menerima segala kebaikan Allah untuk kita nikmati.

Apakah kenikmatan yang ada didunia ini semua adalah dosa?

Jika berbicara tentang duniawi, nafsu dunia ini, sebaiknya kita memperhatikan kitab Kolose 3:5-6, "Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka)."

Kita harus menjahui nafsu dunia ini, yang disebut keduniawian. Tetapi bukan disuruh untuk tidak menginginkan apa-apa lagi didunia ini. Jika Daud pernah melantunkan mazmur tentang hal seperti itu, maka kita dapati ia masih memiliki banyak keinginan. Sebab yang dilantunkan adalah isi hatinya, yang tidak didinginkan lagi adalah nafsu-nafsu kedagingan dan keduniawian. Selama kita masih hidup didunia ini, kita butuh dan masih menginginkan beberapa banyak hal yang ada didunia ini yang disediakan Allah kepada kita karena ia tahu kita membutuhkannya (Matius 6:33).
January 27, 2014, 07:38:15 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1952
  • Denominasi: Hanya akui Firman Tuhan
TENGGELAM DI DALAM ALLAH

Manusia tidak menginginkan apa-apa selain Allah, hanya Allah dan kepada Allah hidupnya ia persembahkan. Allah sumber segala kebaikan.

Tenggelam didalam Allah adalah bentuk relasi yang sungguh personal dan Allah menjadi segala-galanya bagi kita. Allah mengalahkan segala-galanya, hidup dan kehendak kita hanya tertuju kepada Allah. Tidak ada lagi ikatan dengan segala kenikmatan duniawi yang justru membuka jurang dan memisahkan diri kita dengan Allah. Tidak ada keterikatan kita dengan dunia dan segala bentuk kenikmatannya, sebab kasih Allah dan kehadiran Allah yang ada dalam diri kita begitu kuatnya sehingga membuat kita tidak lagi menginginkan apa-apa selain meleburkan diri kedalam samudra kasihNya. Kasih Allah membuat kita berpaling dari dunia dan memasrahkan diri dalam kerahimanNya. Kita tidak menginginkan apa-apa lagi selain Allah.

Kita tidak lagi terikat l oleh dunia dan kita tidak lagi menginginka kenikmatan dunia, sebab apa yang Allah tawarkan kepada kita jauh melampaui semua kenikmatan duniawi dan kekal abadi dan apa yang diberikan dunia bersifat sementara. Jika Allah telah berada didalam kita dan kita didalam Allah masihkah kita mencari kenikmatan duniawi?

Allah berada didalam kita dan kita didalam Allah. YESUS berfirman Pada waktu itulah   kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku a  dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.(Yohanes 14:20)
Sehingga kita menjadi satu sama seperti bapa dan YESUS adalah satu.

Inilah kiranya yang dirasakan oleh para rasul ketika mereka meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti YESUS.” "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau.. (Matius 19:27)

Namun apa yang dirasakan oleh para rasul ini tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan sukacita Maria dan Yosef. Sebab Bisakah anda membayangkan betapa sukacitanya para Malaikat di surga yang setiap hari memuja dan memuliakan TUHAN di Taktha-Nya. Dan bisakah anda bayangkan betapa beruntungnya YOSEF yang memiliki TUHAN SEMESTA ALAM dalam gendongannya, sementara para malaikat hanya mampu menyembahnya? Suka cinta Maria dan Yosef jelas MELEBIHI Suka cita para Malaikat di Surga. Sungguh tidak ada satu orangpun manusia di dunia ini yang dapat lebih beruntung dari kedua figur tersebut.IMANUEL "Allah beserta kita" dalam arti yang sebenarnya pada kehidupan Maria dan Yosef. Sukacita ini mereka rasakan tiap harinya karena Allah sungguh hadir bersama mereka dalam rupa kanak-kanak YESUS. Bisa dikatakan bahwa keseharian mereka, mereka tenggelam didalam Allah.

Keadaan tenggelam dalam Allah inilah yang memampukan kita untuk menolak dunia dengan segala kenikmatannya. Jika Allah telah bersama kita, apalah arti kenikmatan dunia yang sesaat ini? Masikah kita menginginkan sesuatu yang sesaat sementara kita telah menikmati  Allah dalam kekekalanNya?

Oleh karena itu terhadap orang2 yang masih mempertanyakan keperawanan Maria dan berspekulasi tentang Maria yang memiliki anak2 selain KRISTUS TUHAN hendaknya memahami ini! Bahwa Maria dan Yosef dianugerahi rahmat yang tidak terkira dimana mereka dipercaya oleh Allah Bapa sebagai Ibu dan bapak asuh putraNya. Betapa lengkap sukacita mereka ketika Allah berada dalam kehidupan mereka bukan hanya  dalam artian Rohani tetapi juga jasmani. Kenikmatan apakah yang dapat mengalahkan sukacita ini? Adakah mereka masih dipusingkan oleh keinginan daging yang sesaat? Mereka yang mempertanyakan  dan menyangsinkan keperawanan abadi Maria adalah anak-anak dunia sebagaimana yang dijelaskan oleh rasul Yohanes dibawah ini: Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka. ( 1 Yohanes  4:5)

 Baca juga tulisan sis Debi: Perkawinan yang Perawan (virginal marriage) Maria dan Yusuf
di sini: http://forumkristen.com/index.php?topic=30415.msg312567#msg312567


Yang saya bold merah itu anda harus dikoreksi, yang benar :

Jika kita mau didalam Allah baru Allah mau berada masuk didalam kita
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)