Author Topic: TENGGELAM DIDALAM ALLAH  (Read 3773 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 07, 2014, 10:42:07 PM
Reply #40
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1952
  • Denominasi: Hanya akui Firman Tuhan
Mau menjadi keluarga Kudus ?

Mau demi hormatai Tuhan Yesus Kita ?

Ya ini baru saya tegaskan " HANYA satu2nya " menjalankan Firman-Nya dengan syarat tekun sampai achir hayat !

Jadi kotbah2 Romo, Pendeta2 maupun Sri Paus hanya sekedar menambah pengertian FT, kalau kotbahnya salah tidak sesuai Alkitab ya ditolak !

YESUS adalah HANYA Gembala AGUNG seluruh umat sedunia ! lain tidak, lain hanya sekedar menambah pengertian FT yg telah tertulis saja ! itu baru kita tenggelam didalam Allah bukan tenggelam dibawah perintah Pendeta, Romo, Sri Paus !

Jika kurang ngerti silahkan tanya !
January 22, 2015, 05:43:54 PM
Reply #41
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3600
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Yang saya bold merah itu anda harus dikoreksi, yang benar :

Jika kita mau didalam Allah baru Allah mau berada masuk didalam kita


Benar menurut siapa? Anda?!
Bagi saya Allah tidak harus menunggu manusia datang dulu kepada-Nya barulah Ia mau datang kepada kita? Justru Allah malahan mendekati kita ketika kita malah menjauhiNya. Ke imanan anda yang menyatakan bahwa Jika kita mau didalam Allah baru Allah mau berada masuk didalam kita
[/quote] Hampir sama dengan lagunya biduan Islami BIMBO yang berjudul TUhan Yang Maha Esa yg sebagian syairnya berbunyi demikian


Tuhan, tempat aku berteduh
Dimana aku mengeluh dengan segala peluh
Tuhan, Tuhan Yang Maha Esa
Tempat aku memuja dengan segala doa

Aku jauh, Engkau jauh
Aku dekat, Engkau dekat

Hati adalah cermin
Tempat pahala dan dosa bertarung


Perhatikan Syair yg saya bold merah:  Aku jauh, Engkau jauh
Aku dekat, Engkau dekat


Tuhan kok jadi kaya kanak2 gt, kalau kita menjauh dia juga ikut jauhi kita. TUHAN yang saya imani TIDAK DEMIKIAN, ketika kita menjauh dia malah mendekati kita.

Karena itu kembali kepada pernyataan anda  Jika kita mau didalam Allah baru Allah mau berada masuk didalam kita

Dalam kontex Maria dan Yusuf, Allah (TUHAN YESUS) benar2 BERADA BERSAMA MEREKA (IMANUEL, AMIEN!). Jika Allah telah bersama mereka HIDUP dalam KASIH MEREKA apalagi yang mereka inginkan? Pemilik SURGA ada bersama mereka, masihkah mereka mencari KENIKMATAN DUNIAWI (Shawat) yang bersifat sesaat? Allah sendiri telah memberikan Pemenuhan KENIKMATAN SURGAWI bersama mereka sehingga keinginan2 ROH lah yang lebih menguasai diri kedua figur kudus ini, yang dipilih TUHAN sebagai PELAYANNYA YANG PERTAMA DAN TERUTAMA. Ketika ALLAH YANG KEKAL ABADI TELAH BERSAMA KITA... dan kita menjadi TENGGELAM DALAM ALLAH, adakah kita masih terbersit nafsu shawat yg bersifat sesaat? Oleh karena itu saya ysepaham dengan Sis Debi yang menuliskan tentang Perkawinan yang Perawan (virginal marriage) Maria dan Yusuf , di sini: http://forumkristen.com/index.php?topic=30415.msg312567#msg312567


Dan bagi mereka yang menolak dan menyangkal virginal marriage antara maria dan Yusuf karena mereka berpikir dengan cara dunia berpikir.

Bagi mereka "yang berasal dari dunia" dan terikat oleh dunia sangatlah sulit memahami tulisan Sis Debi, dan tentang orang2 inilah Rasul Yonanes menuliskan : Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka. ( 1 Yohanes  4:5)

KELUARGA KUDUS


Maria dan Yusuf malah menerapkan makna perkawinan dengan lebih sempurna. Keduanya, baik Maria dan Yusuf bersatu hati untuk menjaga kemurnian tubuh dan jiwa mereka, demi Kerajaan Allah yang menjelma dalam daging (yaitu Kristus). Maka perkawinan mereka justru menjadi gambaran yang lebih menyerupai “perkawinan Anak Domba” di akhir jaman nanti; di mana persatuan yang ada sesungguhnya adalah persatuan sempurna antara kita dengan Allah di dalam Kristus; dan persatuan inilah yang mempersatukan kita dengan anggota- anggota Tubuh-Nya yang lain. Dalam persatuan kekal ini kita tidak kawin atau dikawinkan, namun kita dipersatukan di dalam Kristus dan oleh Kristus. Hal inilah yang sudah digambarkan dalam perkawinan Bunda Maria dan Yusuf; dan janganlah kita menghakimi mereka dengan tuduhan- tuduhan yang tidak semestinya, demi hormat kita kepada Kristus Tuhan kita.

Salam Kasih

Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
January 23, 2015, 03:25:44 PM
Reply #42
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12138
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Jadi yang saya tangkap disini, hubungan sex suami istri adalah keinginan daging.
Jadi Maria dan Yusuf bisa mengatasi keinginan daging tersebut karena sudah mendapat karunia yang begitu besar dari Tuhan, yaitu sebagai orang tua Tuhan di dunia.

Implikasinya jangan berharap kita bisa menang dari keinginan daging, karena karunia yang kita terima tidak bisa dibandingkan dengan Maria dan Yusuf.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
January 25, 2015, 07:02:15 AM
Reply #43
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3600
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika

Jadi yang saya tangkap disini, hubungan sex suami istri adalah keinginan daging.
Jadi Maria dan Yusuf bisa mengatasi keinginan daging tersebut karena sudah mendapat karunia yang begitu besar dari Tuhan, yaitu sebagai orang tua Tuhan di dunia.

Implikasinya jangan berharap kita bisa menang dari keinginan daging, karena karunia yang kita terima tidak bisa dibandingkan dengan Maria dan Yusuf.


Thx tanggapannya, tapi maksud anda salah Bro, kita semua yang telah dibaptis dalam nama Bapa, Putra dan ROH KUDUS dipanggil untuk hidup kudus, seperti bapa di surga. Karena ROH KUDUS ada dalam diri kita maka sebenarnya kita dimampukan untuk mengatasi keterikatan kita dengan dunia, bukan semata-mata keinginan daging saja yang dimaksud. sebagai murid KRISTUS, kita dipanggil untuk tidak hidup menurut arus dunia, tetapi menurut ajaran kasih dan kebenaran KRISTUS. Dengan demikian, kita tidak memusatkan hati pada kesenangan dunia, tetapi kepada kehidupan kekal.  Artinya, kita tidak terikat lagi oleh ‘kebiasaan/ standar’ yang ditentukan dunia. Karena apa yang ditawarkan dunia adalah kebinasaan dan apa yang ditawarkan Allah adalah kekekalan. Allah telah mengaruniakan ROH KUDUS dalam diri kita dan ROH KUDUS bukan roh dunia Kita tidak menerima roh dunia,   tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu  , apa yang dikaruniakan Allah kepada kita (  1 Kor 2:12)



Jika anda tertarik utk mengetahui lebih lanjut ada baiknya anda membaca threat saya: DOSA MENYEBABKAN KETELANJANGAN PERLU DITUTUPI

http://forumkristen.com/index.php?topic=54083.0
« Last Edit: January 25, 2015, 07:07:44 AM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
January 26, 2015, 09:39:58 AM
Reply #44
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12138
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Jika anda tertarik utk mengetahui lebih lanjut ada baiknya anda membaca threat saya: DOSA MENYEBABKAN KETELANJANGAN PERLU DITUTUPI

http://forumkristen.com/index.php?topic=54083.0

Saya rasa dalam menyampaikan suatu ide, harusnya runtut, pelajari sebab akibatnya dan argumennya. Jangan cuma menyampaikan ide muluk-muluk kesana kemari tapi tidak bisa diruntut secara nalar.

Yang saya tanyakan adalah,
Apakah menurut anda hubungan sex antara suami dan istri itu adalah keinginan daging?

Kemudian anda mengatakan Yusuf mampu menanggalkan keinginan daging ini, yaitu tidak berhubungan sex dengan Maria karena dia mendapat karunia khusus yaitu Kristus bersama-sama dengan mereka.

Jadi bagaimana dengan kita? apakah kita juga harus dapat menanggalkan keinginan daging untuk tidak berhubungan sex? Sedangkan kita tidak mendapat karunia yang sama seperti Yusuf yang dapat bersama-sama dengan Yesus.


If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
January 26, 2015, 02:32:28 PM
Reply #45
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3600
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
Saya rasa dalam menyampaikan suatu ide, harusnya runtut, pelajari sebab akibatnya dan argumennya. Jangan cuma menyampaikan ide muluk-muluk kesana kemari tapi tidak bisa dirunt scara nalar.


Kalau anda tidak bisa menangkap penjelasan saya anggaplah saya lebih bodoh dari anda. Maksud dari threat ini adalah utk menjelaskan pemahaman Katolik mengapa kami bisa memahami Pernikahan yang perawan antara Maria dan Yusuf. Mengapa kami bisa memahami dan seperti apa pemahaman kami akan pernikahan yg virgin saya buat threat TENGGELAM DALAM ALLAH agar rekan2 non-Katolik bisa memahaminya pula dan berhenti menggugat keperawanan Maria.

Banyak umat non Katolik tidak dapat memahami hal ini karena adanya anggapan bahwa TIDAK MUNGKIN orang yg menikah TIDAK MELAKUKAN SEX. Anggapan itu muncul karena mereka berpikir untuk apa menikah kalau tidak melakukan hal tsb? Sudah menjadi hak masing2 pasangan utk mendapatkan kepuasan daging dari pasangannya (pernikahan bukan sekedar sarana penyaluran  birahi). Sementara Umat katolik memahami bahwa Maria yg berlatarbelakang perempuan bait Allah, dan Yusuf seorang kaum Esseni adalah orang2 yg telah memegang  kaul kemurnian. kedua sosok inilah yang telah ditunjukk Allah sebagai "orangtua" dari Putra Allah. Otomatis bisa dikatakan bahwa panggilan dan perutusan keduanya adalah untuk menjaga Putra Allah dan bukan utk meneruskan keturunan seperti perutusan TUHAN kepada Adam.

Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti." (Mat 19:12   )



Yang saya tanyakan adalah,
Apakah menurut anda hubungan sex antara suami dan istri itu adalah keinginan daging?


Jawab Yesus kepada mereka: "Orang-orang dunia ini kawin dan dikawinkan (Luk 20:34)   

Penjelasan teologis tentang hal ini ada dalam threat saya: DOSA MENYEBABKAN KETELANJANGAN PERLU DITUTUPI

http://forumkristen.com/index.php?topic=54083.0

Kemudian anda mengatakan Yusuf mampu menanggalkan keinginan daging ini, yaitu tidak berhubungan sex dengan Maria karena dia mendapat karunia khusus yaitu Kristus bersama-sama dengan mereka.

Memang faktanya Kristus tinggal bersama dengan mereka! Berbahagialah mereka yag terpilih. Dan perutusan mereka memang utk menjaga, merawat, mendidik, dan membesarkan Kristus, bukan utk melanjutkan keturunan.

Jadi bagaimana dengan kita? apakah kita juga harus dapat menanggalkan keinginan daging untuk tidak berhubungan sex? Sedangkan kita tidak mendapat karunia yang sama seperti Yusuf yang dapat bersama-sama dengan Yesus.


Tujuan anda menikah apa?
« Last Edit: January 27, 2015, 09:56:10 PM by CLAY »
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
January 26, 2015, 03:05:24 PM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1076
  • Gender: Male
TENGGELAM DI DALAM ALLAH

Manusia tidak menginginkan apa-apa selain Allah, hanya Allah dan kepada Allah hidupnya ia persembahkan. Allah sumber segala kebaikan.

Tenggelam didalam Allah adalah bentuk relasi yang sungguh personal dan Allah menjadi segala-galanya bagi kita. Allah mengalahkan segala-galanya, hidup dan kehendak kita hanya tertuju kepada Allah. Tidak ada lagi ikatan dengan segala kenikmatan duniawi yang justru membuka jurang dan memisahkan diri kita dengan Allah. Tidak ada keterikatan kita dengan dunia dan segala bentuk kenikmatannya, sebab kasih Allah dan kehadiran Allah yang ada dalam diri kita begitu kuatnya sehingga membuat kita tidak lagi menginginkan apa-apa selain meleburkan diri kedalam samudra kasihNya. Kasih Allah membuat kita berpaling dari dunia dan memasrahkan diri dalam kerahimanNya. Kita tidak menginginkan apa-apa lagi selain Allah.

Kita tidak lagi terikat l oleh dunia dan kita tidak lagi menginginka kenikmatan dunia, sebab apa yang Allah tawarkan kepada kita jauh melampaui semua kenikmatan duniawi dan kekal abadi dan apa yang diberikan dunia bersifat sementara. Jika Allah telah berada didalam kita dan kita didalam Allah masihkah kita mencari kenikmatan duniawi?

Allah berada didalam kita dan kita didalam Allah. YESUS berfirman Pada waktu itulah   kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku a  dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.(Yohanes 14:20)
Sehingga kita menjadi satu sama seperti bapa dan YESUS adalah satu.

Inilah kiranya yang dirasakan oleh para rasul ketika mereka meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti YESUS.” "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau.. (Matius 19:27)

Namun apa yang dirasakan oleh para rasul ini tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan sukacita Maria dan Yosef. Sebab Bisakah anda membayangkan betapa sukacitanya para Malaikat di surga yang setiap hari memuja dan memuliakan TUHAN di Taktha-Nya. Dan bisakah anda bayangkan betapa beruntungnya YOSEF yang memiliki TUHAN SEMESTA ALAM dalam gendongannya, sementara para malaikat hanya mampu menyembahnya? Suka cinta Maria dan Yosef jelas MELEBIHI Suka cita para Malaikat di Surga. Sungguh tidak ada satu orangpun manusia di dunia ini yang dapat lebih beruntung dari kedua figur tersebut.IMANUEL "Allah beserta kita" dalam arti yang sebenarnya pada kehidupan Maria dan Yosef. Sukacita ini mereka rasakan tiap harinya karena Allah sungguh hadir bersama mereka dalam rupa kanak-kanak YESUS. Bisa dikatakan bahwa keseharian mereka, mereka tenggelam didalam Allah.

Keadaan tenggelam dalam Allah inilah yang memampukan kita untuk menolak dunia dengan segala kenikmatannya. Jika Allah telah bersama kita, apalah arti kenikmatan dunia yang sesaat ini? Masikah kita menginginkan sesuatu yang sesaat sementara kita telah menikmati  Allah dalam kekekalanNya?

Oleh karena itu terhadap orang2 yang masih mempertanyakan keperawanan Maria dan berspekulasi tentang Maria yang memiliki anak2 selain KRISTUS TUHAN hendaknya memahami ini! Bahwa Maria dan Yosef dianugerahi rahmat yang tidak terkira dimana mereka dipercaya oleh Allah Bapa sebagai Ibu dan bapak asuh putraNya. Betapa lengkap sukacita mereka ketika Allah berada dalam kehidupan mereka bukan hanya  dalam artian Rohani tetapi juga jasmani. Kenikmatan apakah yang dapat mengalahkan sukacita ini? Adakah mereka masih dipusingkan oleh keinginan daging yang sesaat? Mereka yang mempertanyakan  dan menyangsinkan keperawanan abadi Maria adalah anak-anak dunia sebagaimana yang dijelaskan oleh rasul Yohanes dibawah ini: Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka. ( 1 Yohanes  4:5)

 Baca juga tulisan sis Debi: Perkawinan yang Perawan (virginal marriage) Maria dan Yusuf
di sini: http://forumkristen.com/index.php?topic=30415.msg312567#msg312567

Baca juga threat saya yah terkait dengan Topik tenggelama dalam Allah: Manusia Rohani dan Manusia Duniawi  link: http://forumkristen.com/index.php?topic=45350.msg751920#msg751920

selama masih hidup di dunia semua manusia pasti mempunyai keinginan.

klo sudah tidak ada keinginan apa2 maka manusia itu adalah manusia yang mati.

jadi jangan suka berlebihan klo berpikir..
berpikirlah yang wajar sesuai Firman Tuhan.
April 11, 2016, 10:44:40 AM
Reply #47
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1373
Allah Maha Kudus, Maha Kuasa, Maha Mengetahui pasti  tidak akan "Salah" memilih orang/manusia yang akan menjadi orang tua "Putera-Nya" sewaktu hidup di dunia. Anda meragukan Pilihan Allah ?
May 20, 2018, 10:21:41 AM
Reply #48
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3600
  • Gender: Male
  • Gereja Katolik Roma
    • [b][i]Allah, demi menyatakan DiriNya kepada manusia dalam bentuk yang baru dan utuh, yang memulai era Penebusan, tiada memilih bagi tahta-Nya sebuah bintang di langit, pun istana dari seorang yang berkuasa. Pula Ia tak menghendaki sayap-sayap para malaika
selama masih hidup di dunia semua manusia pasti mempunyai keinginan.

klo sudah tidak ada keinginan apa2 maka manusia itu adalah manusia yang mati.

jadi jangan suka berlebihan klo berpikir..
berpikirlah yang wajar sesuai Firman Tuhan.
[/color][/u][/b]

Saya tidak mengatakan manusia tidak ada keinginan, atau bunda Maria dan Santo Yusuf tidak ada keinginan. Mereka tetap memiliki keinginan, tetapi keinginan mereka adalah hidup oleh Roh dan tidak terikat oleh keinginan daging, SESUAI Firman Tuhan.  Karena keinginan daging adalah maut,  tetapi keinginan Roh adalah hidup  dan damai sejahtera.(Rm 8:6)

Sebab keinginan daging  berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging --karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendak (Gal 5:17)   

    Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging  dan keinginan mata  serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.(1Yoh 2:16)



Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena Iman didalam YESUS KRISTUS (Galatia 3:25)
May 22, 2018, 11:04:46 AM
Reply #49
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2215
TENGGELAM DI DALAM ALLAH

Manusia tidak menginginkan apa-apa selain Allah, hanya Allah dan kepada Allah hidupnya ia persembahkan. Allah sumber segala kebaikan.

Tenggelam didalam Allah adalah bentuk relasi yang sungguh personal dan Allah menjadi segala-galanya bagi kita. Allah mengalahkan segala-galanya, hidup dan kehendak kita hanya tertuju kepada Allah. Tidak ada lagi ikatan dengan segala kenikmatan duniawi yang justru membuka jurang dan memisahkan diri kita dengan Allah. Tidak ada keterikatan kita dengan dunia dan segala bentuk kenikmatannya, sebab kasih Allah dan kehadiran Allah yang ada dalam diri kita begitu kuatnya sehingga membuat kita tidak lagi menginginkan apa-apa selain meleburkan diri kedalam samudra kasihNya. Kasih Allah membuat kita berpaling dari dunia dan memasrahkan diri dalam kerahimanNya. Kita tidak menginginkan apa-apa lagi selain Allah.

Kita tidak lagi terikat l oleh dunia dan kita tidak lagi menginginka kenikmatan dunia, sebab apa yang Allah tawarkan kepada kita jauh melampaui semua kenikmatan duniawi dan kekal abadi dan apa yang diberikan dunia bersifat sementara. Jika Allah telah berada didalam kita dan kita didalam Allah masihkah kita mencari kenikmatan duniawi?

Allah berada didalam kita dan kita didalam Allah. YESUS berfirman Pada waktu itulah   kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku a  dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.(Yohanes 14:20)
Sehingga kita menjadi satu sama seperti bapa dan YESUS adalah satu.

Inilah kiranya yang dirasakan oleh para rasul ketika mereka meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti YESUS.” "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau.. (Matius 19:27)

Namun apa yang dirasakan oleh para rasul ini tidaklah seberapa jika dibandingkan dengan sukacita Maria dan Yosef. Sebab Bisakah anda membayangkan betapa sukacitanya para Malaikat di surga yang setiap hari memuja dan memuliakan TUHAN di Taktha-Nya. Dan bisakah anda bayangkan betapa beruntungnya YOSEF yang memiliki TUHAN SEMESTA ALAM dalam gendongannya, sementara para malaikat hanya mampu menyembahnya? Suka cinta Maria dan Yosef jelas MELEBIHI Suka cita para Malaikat di Surga. Sungguh tidak ada satu orangpun manusia di dunia ini yang dapat lebih beruntung dari kedua figur tersebut.IMANUEL "Allah beserta kita" dalam arti yang sebenarnya pada kehidupan Maria dan Yosef. Sukacita ini mereka rasakan tiap harinya karena Allah sungguh hadir bersama mereka dalam rupa kanak-kanak YESUS. Bisa dikatakan bahwa keseharian mereka, mereka tenggelam didalam Allah.

Keadaan tenggelam dalam Allah inilah yang memampukan kita untuk menolak dunia dengan segala kenikmatannya. Jika Allah telah bersama kita, apalah arti kenikmatan dunia yang sesaat ini? Masikah kita menginginkan sesuatu yang sesaat sementara kita telah menikmati  Allah dalam kekekalanNya?

Oleh karena itu terhadap orang2 yang masih mempertanyakan keperawanan Maria dan berspekulasi tentang Maria yang memiliki anak2 selain KRISTUS TUHAN hendaknya memahami ini! Bahwa Maria dan Yosef dianugerahi rahmat yang tidak terkira dimana mereka dipercaya oleh Allah Bapa sebagai Ibu dan bapak asuh putraNya. Betapa lengkap sukacita mereka ketika Allah berada dalam kehidupan mereka bukan hanya  dalam artian Rohani tetapi juga jasmani. Kenikmatan apakah yang dapat mengalahkan sukacita ini? Adakah mereka masih dipusingkan oleh keinginan daging yang sesaat? Mereka yang mempertanyakan  dan menyangsinkan keperawanan abadi Maria adalah anak-anak dunia sebagaimana yang dijelaskan oleh rasul Yohanes dibawah ini: Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka. ( 1 Yohanes  4:5)

 Baca juga tulisan sis Debi: Perkawinan yang Perawan (virginal marriage) Maria dan Yusuf
di sini: http://forumkristen.com/index.php?topic=30415.msg312567#msg312567

Baca juga threat saya yah terkait dengan Topik tenggelama dalam Allah: Manusia Rohani dan Manusia Duniawi  link: http://forumkristen.com/index.php?topic=45350.msg751920#msg751920

Baca juga perenungan saya tentang santo Yusuf: SANTO YOSEF DIA YANG 'TERKECIL' DI DALAM KERAJAAN SURGA
http://forumkristen.com/index.php?topic=58010.msg1149566#msg1149566


Yesus mengajarkan kita didalam Kristus dan sebaliknya,'tenggelam'itu pakai ayat apaan ?
Mana ayatnya Maria perawan terus setelah melahirkan ?
Anda kok berspekulasi banget dan maksa ?


 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)