Author Topic: Persekutuan Doa di tempat kerja  (Read 2152 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

June 27, 2012, 01:12:01 PM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 36
  • Denominasi: protestan
guys..
saya rencananya mau membuka persekutuan doa di tempat kerja saya. jumlah karyawan sudah hampir mencapai 10rbu namun mayoritas beragama non Kristen dan ini bakal menjadi persekutuan perdana di tempat kerja saya.
mungkin ada yang punya pengalaman dan bisa berbagi apa saja yang harus di persiapkan untuk membuka sebuah persekutuan doa ?

dan masalah utamanya sekarang adalah masalah generalisirnya.
saya pribadi memang tidak ingin ada pembagian2 denominasi antara protestan dan katolik, pinginnya nyatu. tapi gimana ya generalisirnya? tanpa mengurangi makna dari tujuan persekutuan doa dan kesungguhan hati kita terhadap Tuhan tentunya.
satu lagi, khawatir akan pihak-pihak yang radikal. Dalam hal ini, saya cuman bisa berdoa, minta bantuan doanya juga ya teman".

Thanks
Be blessed !
June 27, 2012, 02:04:57 PM
Reply #1
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 235
  • Denominasi: Injili
guys..
saya rencananya mau membuka persekutuan doa di tempat kerja saya. jumlah karyawan sudah hampir mencapai 10rbu namun mayoritas beragama non Kristen dan ini bakal menjadi persekutuan perdana di tempat kerja saya.
mungkin ada yang punya pengalaman dan bisa berbagi apa saja yang harus di persiapkan untuk membuka sebuah persekutuan doa ?

dan masalah utamanya sekarang adalah masalah generalisirnya.
saya pribadi memang tidak ingin ada pembagian2 denominasi antara protestan dan katolik, pinginnya nyatu. tapi gimana ya generalisirnya? tanpa mengurangi makna dari tujuan persekutuan doa dan kesungguhan hati kita terhadap Tuhan tentunya.
satu lagi, khawatir akan pihak-pihak yang radikal. Dalam hal ini, saya cuman bisa berdoa, minta bantuan doanya juga ya teman".

Thanks
Be blessed !

Dear Jeffrey17

Persekutuan kantor jangan dibuat terpisah dan jangan dibuat menjurus ke arah liturgi denom tertentu. buatlah secara ekumenikal dalam arti tata ibadah dan liturgi untuk persekutuan. Biasanya dibuat dalam urutan Doa buka, puji-pujian,Renungan/Firman Tuhan, persembahan (kalau ada), doa tutup, sharing (kalau ada).

Pembicara juga harus diperhatikan, beritahukan konteks persekutuan dan jemaat yang hadir adalah beragam, kalau bisa dibuat pembagian mulai dari pendeta sampai pastor juga bisa, tema bisa disesuaikan kebutuhan kantor atau mitna dipersiapkan Hamba Tuhan. Tidak perlu membuat liturgi yang kaku, namanya Persekutuan harus mengedeoankan interaksi antar jemaat.

Semoga berhasil dan bila ada yang kurang jelas silahkan menanyakan lagi

Salam
June 27, 2012, 02:20:52 PM
Reply #2
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 36
  • Denominasi: protestan
Dear Jeffrey17

Persekutuan kantor jangan dibuat terpisah dan jangan dibuat menjurus ke arah liturgi denom tertentu. buatlah secara ekumenikal dalam arti tata ibadah dan liturgi untuk persekutuan. Biasanya dibuat dalam urutan Doa buka, puji-pujian,Renungan/Firman Tuhan, persembahan (kalau ada), doa tutup, sharing (kalau ada).

Pembicara juga harus diperhatikan, beritahukan konteks persekutuan dan jemaat yang hadir adalah beragam, kalau bisa dibuat pembagian mulai dari pendeta sampai pastor juga bisa, tema bisa disesuaikan kebutuhan kantor atau mitna dipersiapkan Hamba Tuhan. Tidak perlu membuat liturgi yang kaku, namanya Persekutuan harus mengedeoankan interaksi antar jemaat.

Semoga berhasil dan bila ada yang kurang jelas silahkan menanyakan lagi

Salam

yah rencana kita memang ekumene..
hmm pembicara pastor dan pendeta juga sudah dipertimbangkan.
namun apakah ada yang berpengalaman kira2 kendala apa saja yang biasa terjadi menyangkut masalah denom walaupun sudah ditegaskan bahwa perskutuan doa bersifat ekumene?
June 27, 2012, 02:26:23 PM
Reply #3
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 235
  • Denominasi: Injili
yah rencana kita memang ekumene..
hmm pembicara pastor dan pendeta juga sudah dipertimbangkan.
namun apakah ada yang berpengalaman kira2 kendala apa saja yang biasa terjadi menyangkut masalah denom walaupun sudah ditegaskan bahwa perskutuan doa bersifat ekumene?

Der jeffrey17

Setahu saya hampir tidak ada kendala, karena jika ada yang tidak suka pasti tidak akan ikut dalam persekutuan, tapi kalau dia melihat rekan-rekan lain di dalam persektuan tersebut ternyata bertumbuh, menjadi lebih rajin, toleran, saling membantu dalam bekerja dstnya mungkin orang tersebut dapat berubah

Salam
June 27, 2012, 02:42:40 PM
Reply #4
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 36
  • Denominasi: protestan
Der jeffrey17

Setahu saya hampir tidak ada kendala, karena jika ada yang tidak suka pasti tidak akan ikut dalam persekutuan, tapi kalau dia melihat rekan-rekan lain di dalam persektuan tersebut ternyata bertumbuh, menjadi lebih rajin, toleran, saling membantu dalam bekerja dstnya mungkin orang tersebut dapat berubah

Salam

hmm.. benar juga..
action dulu dhe.. jangan cuman sebatas cuap"..
thanks buat masukannya bro.. :)
lagi ngedata data agama karyawan dan next go for structure dan approval..
minta bantuan doanya sob..
 :afro:
June 29, 2012, 02:32:58 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 932
  • Gender: Female
  • I am Special in GOD
  • Denominasi: Jesus
wahh,, semoga berhasil ya .....

namun apakah ada yang berpengalaman kira2 kendala apa saja yang biasa terjadi menyangkut masalah denom walaupun sudah ditegaskan bahwa perskutuan doa bersifat ekumene?

saya pengalaman bikin persekutuan d kampus,,
(mungkin klo d tempat kerja beda lg masalahnya kan orang2nya lebih dewasa,,
tapi ga tau yah.. saya blom kerja,,,  :ashamed0006: hehe :) )

anak2nya beda2 denom,,,
kendalanya klo di saya ya... cukup banyak,,,
dari cara2 praise and worship yang beda and
ada hal2 yang jadi qta perdebatkan gt....
cara2 doa juga yang berbeda and bahasa roh dan lain2 jg...

ahirnya kita bubar karna ada masalah antar teman gt,,
malah ada yang ikut gara2 mw ngedeketin temanku..........

smoga d tempat kerja orangnya lebih dewasa and ga ada perpecahan kaya saya dulu...

saran saya, ga usah bawa2 ajaran dri denom masing2 tapi lebih ke alkitab yg sifatnya general aja..
ntar lama2 pasti terbuka satu sama lain... :)
bersifat netral aja,,,
trus dasar2 ikutnya bener2 untuk Tuhan,,
pengalaman saya dulu orang2nya dasarnya ga benar jadi ahirnya kacau,,
padahal awal2 qta semangat banget......

semangatt yaa.....!!!
GBU :)
« Last Edit: June 29, 2012, 02:48:46 AM by aurantiaca »
Just obey to what God say in the bible
not what people say..
June 29, 2012, 07:51:27 AM
Reply #6
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 36
  • Denominasi: protestan
wahh,, semoga berhasil ya .....

saya pengalaman bikin persekutuan d kampus,,
(mungkin klo d tempat kerja beda lg masalahnya kan orang2nya lebih dewasa,,
tapi ga tau yah.. saya blom kerja,,,  :ashamed0006: hehe :) )

anak2nya beda2 denom,,,
kendalanya klo di saya ya... cukup banyak,,,
dari cara2 praise and worship yang beda and
ada hal2 yang jadi qta perdebatkan gt....
cara2 doa juga yang berbeda and bahasa roh dan lain2 jg...

ahirnya kita bubar karna ada masalah antar teman gt,,
malah ada yang ikut gara2 mw ngedeketin temanku..........

smoga d tempat kerja orangnya lebih dewasa and ga ada perpecahan kaya saya dulu...

saran saya, ga usah bawa2 ajaran dri denom masing2 tapi lebih ke alkitab yg sifatnya general aja..
ntar lama2 pasti terbuka satu sama lain... :)
bersifat netral aja,,,
trus dasar2 ikutnya bener2 untuk Tuhan,,
pengalaman saya dulu orang2nya dasarnya ga benar jadi ahirnya kacau,,
padahal awal2 qta semangat banget......

semangatt yaa.....!!!
GBU :)

bener.. masalahnya adalah ketika worship sedang berlangsung.. yang menyangkut cara worship dsb sprti bahasa roh, tepuk tangan, dll.
jangan salah sobat.. kematangan dalam berpikir atau usia yang dewasa ga menjamin mereka bisa bijak jika menyangkut hal agama apalagi yang radikal. bawahan saya pengalaman pas lagi survey ngajak untuk persekutuan doa, di tanyain dulu katolik apa protestan dan dengan nada sinisnya bilang kalo protestan dianya ogah. bahkan ada yang tidak suka kalo ada yang bertepuk tangan semasa worship berlangsung, jadinya benar2 harus bisa membawa diri. nah di sini konsep " generalisir " harus lebih di tekankan dan di perjelas sebelum persekutuan doa di rintis kayanya. harus di beri batasan2 dan pengertian kepada anggota" PD terlebih dahulu.
June 29, 2012, 08:03:41 AM
Reply #7
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 235
  • Denominasi: Injili
Dear Aurantiaca

Sebenarnya di kampus lebih mudah karena sifatnya lebih homogen dan umumnya terbuka untuk hal-hal baru, yang menjadi kendala di kampus adalah pengurus-pengurus persekutuan yang belum dewasa. Di kantor juga sama, pengurus persekutuan di kantor yang belum dewasa akan sulit memberikan pengertian, apalagi kesaksian yang membuat paradigma negatif berubah.

@ Jeffrey17, memang tidak mudah tapi kalau sudah berjalan dan ada dampaknya pasti beda, biasanya pimpinan perusahaan berdampak besar terhadap persekutuan kantor, kalau pimpinan perusahaan secara langsung mendukung, umumnya persekutuan akan berjalan lebih baik dan tingkat resistensi lebih rendah.

Salam
June 29, 2012, 09:51:41 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 932
  • Gender: Female
  • I am Special in GOD
  • Denominasi: Jesus
bener.. masalahnya adalah ketika worship sedang berlangsung.. yang menyangkut cara worship dsb sprti bahasa roh, tepuk tangan, dll.
jangan salah sobat.. kematangan dalam berpikir atau usia yang dewasa ga menjamin mereka bisa bijak jika menyangkut hal agama apalagi yang radikal. bawahan saya pengalaman pas lagi survey ngajak untuk persekutuan doa, di tanyain dulu katolik apa protestan dan dengan nada sinisnya bilang kalo protestan dianya ogah. bahkan ada yang tidak suka kalo ada yang bertepuk tangan semasa worship berlangsung, jadinya benar2 harus bisa membawa diri. nah di sini konsep " generalisir " harus lebih di tekankan dan di perjelas sebelum persekutuan doa di rintis kayanya. harus di beri batasan2 dan pengertian kepada anggota" PD terlebih dahulu.

yups.. harus liat ulu gmana keadaan orang2 sendiri seperti kedewasaan dsb :)
apakah persekutuannya sudah dilalukan??
klo udah bisa d eveluasi lagi apa yg kurang,, dsb :)

Dear Aurantiaca

Sebenarnya di kampus lebih mudah karena sifatnya lebih homogen dan umumnya terbuka untuk hal-hal baru, yang menjadi kendala di kampus adalah pengurus-pengurus persekutuan yang belum dewasa. Di kantor juga sama, pengurus persekutuan di kantor yang belum dewasa akan sulit memberikan pengertian, apalagi kesaksian yang membuat paradigma negatif berubah.

ohh... iya kebanyakan memang terbuka...
(awal2 qta antusias sekali)
kajadiannya suatu hari kita mau doain teman2 kampus yang kena masalah gt... dsb,,
tapi ahirnya malah ngomongin orang tersebut and malah jadi gossip gt :(
jd mmang keliatan ga dewasa,,


dear jeffrey17
tapi klo mau bikin,, bikin aja,, jangan ragu2 atau takut ini itu,,
klo Tuhan berkenan and qta sendiri mau bayar harga untuk itu..
pasti bisa lancar and memberkati oran2 lain
coba dulu aja... bertindak dulu aja,,
masalah pasti selalu ada,, tapi gmana qtanya aja menghadapi itu,,
hehe :)
« Last Edit: June 29, 2012, 09:57:42 PM by aurantiaca »
Just obey to what God say in the bible
not what people say..
June 30, 2012, 04:57:10 AM
Reply #9
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 77
  • Denominasi: Protestan
Interaksi ini membutuhkan beberapa hal yang perlu dikorfirmasi agar sumbang sarannya dapat memberikan angin sejuk:

1. Anda sendiri dari denominasi mana? (Katolik, Protestan, Injili, Karismatik, Bethel, GPdI, GPPS, GPIB, HKBP, GKPS, Muria, GKII, Kemah Injil, Kemah Daud, Bethany,  Tiberias, Saksi Yehuwa, Mormon, atau yang lainnya).
2. Apa motivasi Anda membuka persekutuan doa?

Hal yang perlu difokuskan tentang makna persekutuan doa itu sendiri, misalnya:
1. Matius 18:19-20 memberikan batasanya: dua atau tiga orang berkumpul dalam nama Tuhan YESUS KRISTUS.
19  Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.
20  Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."

Perhatikanlah dengan cermat "dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka" (Matius 18:20).

Catatan Alkitab menegaskan bahwa doa di dalam Nama Tuhan YESUS KRISTUS, bukan di dalam nama lain.
Yohanes 14:13-14
13  dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
14  Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya."

Yohanes 16:23-24
23  Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku.
24  Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.

Tujuan Persekutuan Doa "supaya penuhlah sukacitamu".

Pertanyaannya:
1. Sukacita model dan macam apa?
2. Bagaimana cara memilikinya!

Jawabannya:
Yohanes 15:7-8
7  Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
8  Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."

1 Yohanes 5:14-15
14  Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya.
15  Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.

Jadi, dalam persekutuan doa:
1. Keberanian percaya kita kepada-Nya (Tuhan YESUS KRISTUS) dan bukan yang lainya.
2. Berdoa di dalam nama Tuhan YESUS KRISTUS.
3. Alkitab satu-satunya pedoman untuk mengenal dan menerima berkat dari Tuhan YESUS KRISTUS.

Alkitab inilah yang akan berfungsi:
1. Mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan, mendidik orang dalam kebenaran, kemudian memperlengkapi setiap orang yang percaya kepada Tuhan YESUS KRISTUS untuk semua hal yang baik (2 timotisu 3:16-17).
2. Menyegarkan jiwa, menyukakan hati, memberikan hikmat, membuat mata bercahaya (Mazmur 19:8-11).
3. Menjaga agar tidak berdosa (Mazmur 119:9,11).
4. Sebagai penuntun (pelita dan terang) dalam jalan kehidupan ini (Mazmur 119:105).
5. Sebagai pedang bermata dua untuk membedakan  pertimbanan dan pikiran  hati kita (Ibrani 4:12). Efesus 6:17=pedang Roh, yaitu firman Allah.

Dalam doa dan permohonan disertai puji-pujian mendatangkan kuasa luar biasa, sendi penjara termasuk semua gembok terlepas (Kisah Rasul 16:25-26)
25  Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.
26  Akan tetapi terjadilah gempa bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua.

Ingatlah ini: Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya (Yakobus 5:16).

Keberhasilan Orang Percaya Kepada Tuhan Yesus Kristus:
1. Doa di dalam nama-Nya.
2. Alkitab pedoman kerohanian dan kegiatannya.
3. Persekutuan doa sarana kekuatan untuk lebih maju dan kuat di dalam ketaatannya untuk bersaksi, berbagi, dan melayani.

 





 










« Last Edit: June 30, 2012, 05:07:01 AM by dinamikawp »
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)