Author Topic: Ada berapa macam katholik sekarang ini ya??  (Read 35177 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 25, 2012, 02:57:44 PM
Reply #110
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
LHO kok jadi lain lagi, ???
maksud Bro satu Allah tiga sebutan kan artinya tidak bisa muncul berbarengan bukan  ??
karena cuma satu.
 Apakah maksud bro Jesuit seperti ini : (analogi)
sosok SBY disebut sebagai nama Diri seorang Presiden
sosok Sby disebut sebagai Suami Ibu ani
sosok sby disebut ayah baskoro

kalau satu allah tiga sebutan rasanya itu yang disebut UNITARIAN

GBU

Saudara ku, dalam diskusi di forum sebelah .. Iman Roma Katholik yang benar itu adalah : "Satu Hakikat Allah yang Esa / Tunggal, menyatakan diri dalam 3 kehadiran Terpisah, yaitu : Sebagai Bapa, Sebagai Anak dan Sebagai ROH KUDUS", inilah makna dari Una Substantia Tress Personae, yang merupakan dasar Iman Kredo Nicea., seperti Iman percaya kami.

Namun, seperti diskusi dalam Forum Sebelah, saya sudah tegaskan bahwa sebagaian besar jemaat RK, tidak berpendapat demikian, namun setelah dinyatakannya Refrensi dari Iman RK, maka saya berfikir, bahwa banyak jemaat RK yang telah salah dalam memahami Tritunggal Maha Kudus, dimana pemahaman yang sebenarnya adalah : "Satu Hakikat Allah, hadir (menyatakan diri) dalam 3 pribadi ( personifikasi atau kehadiran ) yang berbeda dan terpisah, yaitu : Hadir sebagai Bapa, Hadir sebagai Anak dan Hadir sebagai ROH KUDUS".

Nah .. kalau anda katakan pemahaman ini adalah pemahaman unitarian ataupun onenes ataupun monofisit atau apapun istilah dan sebutannya, yah .. boleh2 aja, tetapi demikianlah adanya dasr Iman Kristen kita yang didasarkan pada Kredo Nice, yaitu :"Una Substantia Tress Personae".

Tetapi, yang akan membedakannya setiap ajaran diatas, adalah pada saat Sang Hakikat itu "menyatakan diri", terutama pada saat Sang Hakikat itu "Inkarnasi" menjadi manusia.


Salam ...
August 25, 2012, 03:50:21 PM
Reply #111
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
Bro Jesuit_DM,
numpang OOT dikit,
apakah ajaran dibawah ini sesuai dgn ajaran yg anda yakini?Thx, GBU

Hahahahaha, saudara ku .. banyak sekali injil2 Palsu yang telah ditulis oleh pengikut2 Sekte Judaism, tetapi saya sendiri hanya mempercayai apa yang tertulis dalam Alkitab Saja, hehehe .. mengapa mereka menulis injil2 palsu itu ??? ==> Ini yang harus kita teliti.

Dahulu, Alkitab belum terkumpul dengan sempurna seperti saat ini, sehingga banyak pertanyaan2 yang muncul pada saat itu, tidak mampu dijawab oleh para pengikut Sekte Judaism, karena jika mereka menjawab dengan ini, maka jawaban itu akan bertentangan dengan ajaran mereka  yang lainnya, akhirnya .. para pengkitu mereka yang terkemuka, menuliskan Kitab2 Injil Palsu, dengan maksut untuk mendukung Ajaran yang mereka imani. Sayangnya .. Kitab2 Injil Palsu tersebut terus berkembang hingga saat ini.

Nah .. jika anda teliti Kitab Injil, maka disana ada terselip rahasia besar yang mengatakan ".. maria menyimpan semua rahasia tersebut didalam hatinya..", artinya : Banyak orang pada masa itu, mempertanyakan perihal permasalahan kehidupan Yesus pada masa kecil dan juga perihal Orang Tua dan Leluhur Yesus,  namun seperti tulisan diatas, Maria ibu Yesus mengambil sikap untuk diam dan tidak membeberkan permasalahan2 diatas kepada publik, mengapa ? Perlu diketahui .. sekalipu Maria adalah Ibu Yesus, namun Maria menerima segala kejadian dengan Kepasrahan pada Kehendak Allah, sebab Maria tahu bahwa segala hal itu, akan terungkap pada waktu yang telah ditentukan oleh Allah sendiri.

Nah .. kembali kepada pertanyaan anda, maka adalah lebih baik kita menjawab semua permasalahan diatas, dengan dasar2 dari Alkitab saja, yaitu :

1. Matius 2 : 14 .. Maka Yusufpun  bangunlah, diambilnya Anak itu serta Ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke mesir.

2.Matius 2 : 21 .. Lalu Yusufpun  bangunlah, diamblinya "Anak itu serta ibu-Nya" dan pergi ketanah Israel.

Nah .. Jika kita lihat bagaimana bunyi ayat diatas, dan bagaimana Reaksi Yusuf yang langsung "Spontanitas" mentaati perintah Malaikat, maka sekarang dapat kita ketahui dengan pasti, bahwa "YUSUF" saat bertunangan dengan Maria, Pasti masih dalam usia muda atau tidak mungkin berusia diatas 40 Tahun, sebab secara umum, orang2 yang masih muda usianyalah yang memiliki reaksi "Spontanitas" untuk dapat berpindah2 tempat dengan cepat, apa lagi dengan jarak2 yang jauh.

Kedua, dalam ayat diatas jelas dikatakan, bahwa Yusuf mengambil Anak ( Bayi Yesus ) dan Ibu-Nya, artinya : Hanya mereka bertiga yang berangkat berpindah-pindah tempat, jadi berdasarkan Fakta ini, tidak mungkin Yusuf itu seorang duda dan memiliki anak sebelum bertunangan dengan Maria, sebab Alkitab mengatakan bahwa Yusuf adalah seorang yang berbudi bahasa ( baik hati ), jadi "TIDAK  MUNGKIN" Ia akan meninggalkan anak2nya yang lain dengan tega hati, sebab jika Ia memiliki anak ( sebelum bertunangan dengan Maria ), maka sudah pasti Alkitab akan mencatat, bahwa kepergian Yusuf dalam pelariannya akan membawa serta semua anak2nya.

Ketiga, perlu diketahui oleh semua pembaca, tentang budaya perkawinan pada masa Yesus dahulu ada 2, yaitu :

1. Perkawinan terhadap orang2 yang sudah pernah melangsungkan perkawinan ( duda / janda ), harus dilakukan pesta perkawinan, dan tidak boleh melangsungkan perkawinan tersebut secara diam2.

2. Perkawinan terhadap orang2 yang "BELUM  PERNAH" kawin ( masih status single ), dapat dilakukan dengan cara perkawinan diam2 ( tidak harus melakukan pesta acara perkawinan, cukup dengan acara keluarga saja ataupun tidak) dan dapat juga dilakukan dengan melaksanakan pesta perkawinan ( seperti point nomor 1 diatas )

Nah .. berdasarkan penjelasan diatas, sekarang dapat kita ketahui dengan "PASTI", bahwa sebelum bertunangan dengan Maria, maka Yusuf itu tidak memiliki Anak dan bukan juga seorang duda, atau dengan kata lain, Yusuf itu masih berstatus Single, hehehehe ..



Salam ... 
August 25, 2012, 04:03:59 PM
Reply #112
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6954
  • Gender: Male
  • Denominasi: Back to Bible
Hahahahaha, saudara ku .. banyak sekali injil2 Palsu yang telah ditulis oleh pengikut2 Sekte Judaism, tetapi saya sendiri hanya mempercayai apa yang tertulis dalam Alkitab Saja, hehehe .. mengapa mereka menulis injil2 palsu itu ??? ==> Ini yang harus kita teliti.

Dahulu, Alkitab belum terkumpul dengan sempurna seperti saat ini, sehingga banyak pertanyaan2 yang muncul pada saat itu, tidak mampu dijawab oleh para pengikut Sekte Judaism, karena jika mereka menjawab dengan ini, maka jawaban itu akan bertentangan dengan ajaran mereka  yang lainnya, akhirnya .. para pengkitu mereka yang terkemuka, menuliskan Kitab2 Injil Palsu, dengan maksut untuk mendukung Ajaran yang mereka imani. Sayangnya .. Kitab2 Injil Palsu tersebut terus berkembang hingga saat ini.

Nah .. jika anda teliti Kitab Injil, maka disana ada terselip rahasia besar yang mengatakan ".. maria menyimpan semua rahasia tersebut didalam hatinya..", artinya : Banyak orang pada masa itu, mempertanyakan perihal permasalahan kehidupan Yesus pada masa kecil dan juga perihal Orang Tua dan Leluhur Yesus,  namun seperti tulisan diatas, Maria ibu Yesus mengambil sikap untuk diam dan tidak membeberkan permasalahan2 diatas kepada publik, mengapa ? Perlu diketahui .. sekalipu Maria adalah Ibu Yesus, namun Maria menerima segala kejadian dengan Kepasrahan pada Kehendak Allah, sebab Maria tahu bahwa segala hal itu, akan terungkap pada waktu yang telah ditentukan oleh Allah sendiri.

Nah .. kembali kepada pertanyaan anda, maka adalah lebih baik kita menjawab semua permasalahan diatas, dengan dasar2 dari Alkitab saja, yaitu :

1. Matius 2 : 14 .. Maka Yusufpun  bangunlah, diambilnya Anak itu serta Ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke mesir.

2.Matius 2 : 21 .. Lalu Yusufpun  bangunlah, diamblinya "Anak itu serta ibu-Nya" dan pergi ketanah Israel.

Nah .. Jika kita lihat bagaimana bunyi ayat diatas, dan bagaimana Reaksi Yusuf yang langsung "Spontanitas" mentaati perintah Malaikat, maka sekarang dapat kita ketahui dengan pasti, bahwa "YUSUF" saat bertunangan dengan Maria, Pasti masih dalam usia muda atau tidak mungkin berusia diatas 40 Tahun, sebab secara umum, orang2 yang masih muda usianyalah yang memiliki reaksi "Spontanitas" untuk dapat berpindah2 tempat dengan cepat, apa lagi dengan jarak2 yang jauh.

Kedua, dalam ayat diatas jelas dikatakan, bahwa Yusuf mengambil Anak ( Bayi Yesus ) dan Ibu-Nya, artinya : Hanya mereka bertiga yang berangkat berpindah-pindah tempat, jadi berdasarkan Fakta ini, tidak mungkin Yusuf itu seorang duda dan memiliki anak sebelum bertunangan dengan Maria, sebab Alkitab mengatakan bahwa Yusuf adalah seorang yang berbudi bahasa ( baik hati ), jadi "TIDAK  MUNGKIN" Ia akan meninggalkan anak2nya yang lain dengan tega hati, sebab jika Ia memiliki anak ( sebelum bertunangan dengan Maria ), maka sudah pasti Alkitab akan mencatat, bahwa kepergian Yusuf dalam pelariannya akan membawa serta semua anak2nya.

Ketiga, perlu diketahui oleh semua pembaca, tentang budaya perkawinan pada masa Yesus dahulu ada 2, yaitu :

1. Perkawinan terhadap orang2 yang sudah pernah melangsungkan perkawinan ( duda / janda ), harus dilakukan pesta perkawinan, dan tidak boleh melangsungkan perkawinan tersebut secara diam2.

2. Perkawinan terhadap orang2 yang "BELUM  PERNAH" kawin ( masih status single ), dapat dilakukan dengan cara perkawinan diam2 ( tidak harus melakukan pesta acara perkawinan, cukup dengan acara keluarga saja ataupun tidak) dan dapat juga dilakukan dengan melaksanakan pesta perkawinan ( seperti point nomor 1 diatas )

Nah .. berdasarkan penjelasan diatas, sekarang dapat kita ketahui dengan "PASTI", bahwa sebelum bertunangan dengan Maria, maka Yusuf itu tidak memiliki Anak dan bukan juga seorang duda, atau dengan kata lain, Yusuf itu masih berstatus Single, hehehehe ..



Salam ...
Thx Bro utk penjelasannya,
Ternyata anda juga berpegang pd Alkitab daripada yg disebut Tradisi suci, :)
memang tt umur Yusuf saja Tradisi suci nya saling bertentangan dgn  RK.
GBU
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami . . .  tetapi seandainya tidak, . . . kami tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." - Daniel 3:17-18
August 25, 2012, 07:52:50 PM
Reply #113
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
http://forumkristen.com/index.php?topic=44250.msg746410#msg746410

Quote
Nah .. berdasarkan penjelasan diatas, sekarang dapat kita ketahui dengan "PASTI", bahwa sebelum bertunangan dengan Maria, maka Yusuf itu tidak memiliki Anak dan bukan juga seorang duda, atau dengan kata lain, Yusuf itu masih berstatus Single, hehehehe ..


gak cocok dengan ternyataan dibawah ini : / mana yang benar ""

Quote from: roderick on August 21, 2012, 10:16:38 AM
Quote
When forty years of age, Joseph married a woman called Melcha or Escha by some, Salome by others; they lived forty-nine years together and had six children, two daughters and four sons, the youngest of whom was James (the Less, "the Lord's brother"). A year after his wife's death, as the priests announced through Judea that they wished to find in the tribe of Juda a respectable man to espouse Mary, then twelve to fourteen years of age. Joseph, who was at the time ninety years old, went up to Jerusalem among the candidates; a miracle manifested the choice God had made of Joseph, and two years later the Annunciation took place.
---
Ketika berusia empat puluh tahun, Yusuf menikahi seorang wanita yang dipanggil Melcha atau Escha oleh beberapa sumber, atau Salome oleh sumber lain, mereka menikah selama empat puluh sembilan tahun dan memiliki enam anak, dua anak perempuan dan empat anak laki-laki, yang termuda di antaranya adalah Yakobus (Muda, "Saudara Tuhan"). Setahun setelah kematian istrinya, saat itu para imam mengumumkan di seluruh Yudea bahwa mereka ingin menemukan seorang pria terhormat dari suku Yehuda  untuk ditunangkan kepada Maria, yang ketika itu berusia dua belas hingga empat belas tahun. Yusuf, yang pada waktu itu berusia sembilan puluh tahun, pergi ke Yerusalem diantara para calon lain, suatu keajaiban yang ditentukan Allah telah terjadi atas  Yusuf, dan dua tahun kemudian peristiwa Kabar baik dari Gabriel berlangsung.
« Last Edit: August 25, 2012, 07:55:31 PM by jannet »
August 27, 2012, 01:41:21 AM
Reply #114
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1543
http://forumkristen.com/index.php?topic=44250.msg746410#msg746410

gak cocok dengan ternyataan dibawah ini : / mana yang benar ""

Quote from: roderick on August 21, 2012, 10:16:38 AM


Saudara ku, saya memang memegang teguh "tradisi suci", tetapi .. Gereja kami mengajarkan, bahwa kita dituntut untuk menggunakan "Akal Sehat",  sehingga .. pada saat tradisi suci diperhadapkan pada Fakta2 Alkitab, maka kita "HARUS" tunduk dan mentaati Kebenaran Fakta Alkitab.

Saudara ku, suatu tradisi suci yang jika dianggab "bertentangan" dengan Iman dan Fakta Alkitab, maka dalam Gereja Kami, tradisi itu bisa saja direvisi atau dibatalkan, melalui Fatwa Paus yang didasarkan pada keputusan rapat dewan komuni seluruh gereja, dan bahkan Fatwa Paus, jika kemudian hari ternyata dianggab keliru, berdasarkan bukti2 baru, maka Fatwa itu juga bisa dibatalkan, sesuai dengan penjelasan diatas.

Dalam Iman percaya Gereja Kami, Alkitab merupakan "sumber kebenaran utama" yang harus dijunjung tinggi.


Salam ...
August 27, 2012, 05:57:59 AM
Reply #115
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1030
  • Denominasi: katolik
Saudara ku, dalam diskusi di forum sebelah .. Iman Roma Katholik yang benar itu adalah : "Satu Hakikat Allah yang Esa / Tunggal, menyatakan diri dalam 3 kehadiran Terpisah, yaitu : Sebagai Bapa, Sebagai Anak dan Sebagai ROH KUDUS", inilah makna dari Una Substantia Tress Personae, yang merupakan dasar Iman Kredo Nicea., seperti Iman percaya kami.

Betul  . RK mengakui satu Allah tiga pribadi, dan Yesus sehakekat dengan bapa
Jadi apa yang ditolak dalam kalisedon itu  ??

Namun, seperti diskusi dalam Forum Sebelah, saya sudah tegaskan bahwa sebagaian besar jemaat RK, tidak berpendapat demikian, namun setelah dinyatakannya Refrensi dari Iman RK, maka saya berfikir, bahwa banyak jemaat RK yang telah salah dalam memahami Tritunggal Maha Kudus, dimana pemahaman yang sebenarnya adalah : "Satu Hakikat Allah, hadir (menyatakan diri) dalam 3 pribadi ( personifikasi atau kehadiran ) yang berbeda dan terpisah, yaitu : Hadir sebagai Bapa, Hadir sebagai Anak dan Hadir sebagai ROH KUDUS".

Semua GKR percaya akan Tritunggal /Trinitas , hanya gaya bahasa dan cara waktu menerangkannya yang seringkali berbeda sehingga menimbulkan salah tafsir , bukankah bro yesuit sendiri pernah salah tafsir dengan mengatakan RK menganut 3 hakekat ??
itu karena bro jesuit blon pernah ikut misa di GRKjadi tidak pernah denger KREDO/Syahadat yang menyatakan yesus sehakekat dengan bapa

BTW : Tentu saja di forum sebelah (forum islam ) mereka akan menentang Tritunggal karena tidak mau percaya bahwa yesus adalah Tuhan, melainkan hanya se-level dengan Nabi saja
dan tentunya kaum islam tidak akan mengerti mengenai TRINITASNYA katholik karena hanya melihat dari luar


Tetapi, yang akan membedakannya setiap ajaran diatas, adalah pada saat Sang Hakikat itu "menyatakan diri", terutama pada saat Sang Hakikat itu "Inkarnasi" menjadi manusia.


Salam ...
boleh anda menjelaskan lebih lanjut mengenai ketika sang hakikat menjadi manusia ??

GBui
HANYA DENGAN FIRMAN YANG KELUAR DARI MULUT ALLAH ,MANUSIA DAPAT HIDUP
August 27, 2012, 07:39:25 AM
Reply #116
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6954
  • Gender: Male
  • Denominasi: Back to Bible
Nah .. berdasarkan penjelasan diatas, sekarang dapat kita ketahui dengan "PASTI", bahwa sebelum bertunangan dengan Maria, maka Yusuf itu tidak memiliki Anak dan bukan juga seorang duda, atau dengan kata lain, Yusuf itu masih berstatus Single, hehehehe ..



Salam ...
Bro,
apa anda meyakini ada anak2 Maria yg lain hsl perkawinannya dgn Yusuf?
Kalau link berikut ini apakah sama dgn paham anda?:
http://www.ccel.org/ccel/schaff/anf07.xii.ii.html/
The Liturgy of St. James
Thx, GBU
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami . . .  tetapi seandainya tidak, . . . kami tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." - Daniel 3:17-18
August 27, 2012, 11:23:01 AM
Reply #117
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
Saudara ku, saya memang memegang teguh "tradisi suci", tetapi .. Gereja kami mengajarkan, bahwa kita dituntut untuk menggunakan "Akal Sehat",  sehingga .. pada saat tradisi suci diperhadapkan pada Fakta2 Alkitab, maka kita "HARUS" tunduk dan mentaati Kebenaran Fakta Alkitab.

Saudara ku, suatu tradisi suci yang jika dianggab "bertentangan" dengan Iman dan Fakta Alkitab, maka dalam Gereja Kami, tradisi itu bisa saja direvisi atau dibatalkan, melalui Fatwa Paus yang didasarkan pada keputusan rapat dewan komuni seluruh gereja, dan bahkan Fatwa Paus, jika kemudian hari ternyata dianggab keliru, berdasarkan bukti2 baru, maka Fatwa itu juga bisa dibatalkan, sesuai dengan penjelasan diatas.

Dalam Iman percaya Gereja Kami, Alkitab merupakan "sumber kebenaran utama" yang harus dijunjung tinggi.


Salam ...


ada bias

dalam rep # 114

ada dua pendapat yangh saling bertolak belakang.
satunya dari anda sendiri :
http://forumkristen.com/index.php?topic=44250.msg746410#msg746410
dan lainnya dari reoderick

Quote
When forty years of age, Joseph married a woman called Melcha or Escha by some, Salome by others; they lived forty-nine years together and had six children, two daughters and four sons, the youngest of whom was James (the Less, "the Lord's brother"). A year after his wife's death, as the priests announced through Judea that they wished to find in the tribe of Juda a respectable man to espouse Mary, then twelve to fourteen years of age. Joseph, who was at the time ninety years old, went up to Jerusalem among the candidates; a miracle manifested the choice God had made of Joseph, and two years later the Annunciation took place.
---
Ketika berusia empat puluh tahun, Yusuf menikahi seorang wanita yang dipanggil Melcha atau Escha oleh beberapa sumber, atau Salome oleh sumber lain, mereka menikah selama empat puluh sembilan tahun dan memiliki enam anak, dua anak perempuan dan empat anak laki-laki, yang termuda di antaranya adalah Yakobus (Muda, "Saudara Tuhan"). Setahun setelah kematian istrinya, saat itu para imam mengumumkan di seluruh Yudea bahwa mereka ingin menemukan seorang pria terhormat dari suku Yehuda  untuk ditunangkan kepada Maria, yang ketika itu berusia dua belas hingga empat belas tahun. Yusuf, yang pada waktu itu berusia sembilan puluh tahun, pergi ke Yerusalem diantara para calon lain, suatu keajaiban yang ditentukan Allah telah terjadi atas  Yusuf, dan dua tahun kemudian peristiwa Kabar baik dari Gabriel berlangsung.


mana yang sebenarnya yang valid menurut anda ??
masakan menerima dua duanya / kagak mungkinlah. . . .
August 27, 2012, 11:29:07 AM
Reply #118
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 6954
  • Gender: Male
  • Denominasi: Back to Bible
ada bias

dalam rep # 114

ada dua pendapat yangh saling bertolak belakang.
satunya dari anda sendiri :
http://forumkristen.com/index.php?topic=44250.msg746410#msg746410
dan lainnya dari reoderick

mana yang sebenarnya yang valid menurut anda ??
masakan menerima dua duanya / kagak mungkinlah. . . .
Cuma bantu jawab,
sdh dijelaskan sbb, mungkin terlewat:

Hahahahaha, saudara ku .. banyak sekali injil2 Palsu yang telah ditulis oleh pengikut2 Sekte Judaism, tetapi saya sendiri hanya mempercayai apa yang tertulis dalam Alkitab Saja, hehehe .. mengapa mereka menulis injil2 palsu itu ??? ==> Ini yang harus kita teliti.
dst . . . . . .
GBU
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami . . .  tetapi seandainya tidak, . . . kami tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." - Daniel 3:17-18
August 27, 2012, 11:32:44 AM
Reply #119
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
Saudara ku, saya memang memegang teguh "tradisi suci", tetapi .. Gereja kami mengajarkan, bahwa kita dituntut untuk menggunakan "Akal Sehat",  sehingga .. pada saat tradisi suci diperhadapkan pada Fakta2 Alkitab, maka kita "HARUS" tunduk dan mentaati Kebenaran Fakta Alkitab.

Saudara ku, suatu tradisi suci yang jika dianggab "bertentangan" dengan Iman dan Fakta Alkitab, maka dalam Gereja Kami, tradisi itu bisa saja direvisi atau dibatalkan, melalui Fatwa Paus yang didasarkan pada keputusan rapat dewan komuni seluruh gereja, dan bahkan Fatwa Paus, jika kemudian hari ternyata dianggab keliru, berdasarkan bukti2 baru, maka Fatwa itu juga bisa dibatalkan, sesuai dengan penjelasan diatas.

Dalam Iman percaya Gereja Kami, Alkitab merupakan "sumber kebenaran utama" yang harus dijunjung tinggi.


Salam ...

apakah fatwa paus bisa keliru ?
klo dia keliru, gimana umatnya yang konon 1,3 m itu ?
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)