Author Topic: gimana cara melayani yang baik  (Read 1300 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

July 17, 2012, 10:33:46 PM
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 104
  • Gender: Male
syalom guys, saya mau bertanya nie buat temen2 yang udah lama pelayanan. saya sebenernya udah pelayanan sekitar 3 tahun, tapi selama ini saya melayani Tuhan, ya istilahnya cuma sekedar nyanyi,main musik atau memenuhi tugas yang telah diberikan oleh majelis, gak ada pikiran bahwa kita ini sedang melayani Raja di atas segala raja atau sedang melayani Penyelamat Dunia. gak pernah terpikir buat memberi yang terbaik buat Tuhan, dan itu sulit menurut saya. dan yang lebih parahnya lagi, sering para pelayan( saya tau bukan cuma saya) yang merasa bahwa kita melayani dengan kekuatan kita sendiri, sering ada rasa buat memamerkan skill kita pada orang lain, dengan harapan menuai pujian! (seringkali terjadi pada pemain musik). saya bukannnya mengadili, tetapi saya hanya mengatakan hal yang sebenarnya. memang pelayanan kita tidak pernah sempurna, tapi saya minta tips dari temen2 yang istilahnya 'sudah sukses' melayani Tuhan, bagaimana caranya supaya saat melayani Tuhan, pikiran kita fokus ke satu titik, yaitu memberi yang terbaik bagi Tuhan, tanpa berpikir "aku mau penampilan yang maksimal, supaya mantab nanti kalo pelayanan" seakan2 yang kita layani adalah jemaat..

Terimakasih, GBU
GBU ALL

:)
July 17, 2012, 11:07:52 PM
Reply #1
  • Guest
rendah hati aje di hadapan Tuhan :D :D
July 18, 2012, 08:24:39 AM
Reply #2
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Gender: Female
  • Denominasi: Kharismatik
Hi Dery..salam perkenalan..benar kata kamu, pelayanan ini adalah suatu yag subjektif..apa yang perlu kamu lakukan ialah, berdoa dan berpuasa sebelum melakukan sebarang pelayanan agar telinga rohani Dery lebih peka terhadap suara Tuhan.. jangan khuatir kerana ROH KUDUS akan sentiasa memimpin sekiranya Dery merendahkan diri dan sungguh2 mau dipakai Tuhan. :wink:
July 18, 2012, 12:55:46 PM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 622
Melayani yang baik adalah berbuat/bersikap/melakukakan sesuatu sesuai kehendak Allah, bukan sesuai dengan hobi, minat / bakat kita.

Sekarang cenderung banyak orang-orang Kristen yang mengaku melayani Tuhan, tapi sebenarnya hanya melakukan apa yang dikehendakinya, bukan melakukan apa yang Tuhan kehendaki.

Banyak orang sibuk aktif di gereja, bermain musik, menjadi pengkhotbah, jadi penari, pengisi acara, jadi panitia KKR, mengadakan retret, mengadakan ziarah atau khotbah ke luar negeri, dsb, sementara banyak orang-orang disekeliling kita yang kelaparan, putus sekolah, bunuh diri/melakukan kejahatan karena masalah ekonomi, kesepian, broken home, sakit tidak punya biaya, dsb.

Matius 25 : 35-45

25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; 

25:36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian;  ketika Aku sakit, kamu melawat Aku;   ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

25:37 Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?

25:38 Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?

25:39 Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?

25:40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
 
25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api  yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya

25:42 Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;

25:43 ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.

25:44 Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?

25:45 Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.


Tidak salah kita berkarya/melayani Tuhan sesuai minat & bakat/hobi kita, tapi melihat dunia disekeliling kita yang seperti itu, ada baiknya kita renungkan kembali, bentuk pelayanan apa yang seharusnya kita utamakan.

« Last Edit: July 18, 2012, 01:20:01 PM by shaw »
July 18, 2012, 02:21:46 PM
Reply #4
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 38
  • Gender: Male
  • FK - Newbie
  • Denominasi: Kharismatik
rendah hati aje di hadapan Tuhan :D :D


Mantaps...
Setuju ama yang atas..  ;D
Kerendahan Hati kunccinya.
Jangan sombong akan talenta yg sudah Tuhan berikan, pakai talentan tersebut dengan penuh kerendahan n bener2 sungguh2 ingin melayani raja.
"HINENI"
 :ashamed0002:
I Love Jesus  :afro:
July 18, 2012, 02:51:22 PM
Reply #5
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 235
  • Denominasi: Injili
Dear Dery

Saya pernah mengalami pergumulan yang sama beberapa tahu yang lalu dan pelajarang yang saya dapat adalah : Rendah hati tidak terjadi dengan sendirinya, kita harus memaksa diri sendiri. Saya suka bertanya kepada diri sendiri ketika sudah mulai melayani dan tampak berhasil;
1. Apakah saya akan tetap melayani walau tidak dipuji dan tidak dilihat orang?
2. Apakah saya akan tetap melayani walau keadaan susah dan ditinggalkan sesama rekan sepelayanan yang mundur?
3. Apakah saya akan tetap melayani walau ditentang meskipun pelayanan ini adalah panggilan Tuhan?

Ada 2 komitmen lagi yang saya pegang;
1. Walau punya posisi pelayanan tinggi (ketua/PIC pelayanan) harus tetap mengambil pelayanan yang "dibawah" (bantu2 dekor, angkat-angkat bangku, bersih-bersih setelah pelayanan - biasanya panitia atau penanggung jawab kebanyakan sudah pulang dan menyisakan beberapa orang saja)
2. Kalau sudah berada di posisi "atas" selama beberapa waktu, lakukan kaderisasi, siapkan pengganti dan segera turun. termasuk menolak untuk memberikan pendapat yang saya tahu akan digunakan mentah-mentah oleh pengganti saya untuk memutuskan sesuatu. Biar dia dan pengurus yang lain yang menggumulkannya dengan Tuhan.

Salam
July 18, 2012, 11:49:49 PM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2497
  • Gender: Male
Sebagai permulaan melayani di gereja cukup baik.......... namun bila ingin mengetahui pelayanan yang sebenarnya..... lihatlah yang para nabi, rasul lakukan........... lihatlah yang TUHAN YESUS lakukan sewaktu hidup........... sudahkah anda lakukan..........?? mengajar, menolong orang asing, mengobati, memberi makan, memberi tempat perlindungan, memberi pakaian............. pada orang2 yang terlupakan.........??? itulah pelayanan dan ibadah sejati yang dikehendaki TUHAN...........
"Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya."
July 19, 2012, 11:47:02 AM
Reply #7
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 40
  • Gender: Male
  • Brutal Honesty
  • Denominasi: Low Prof Christian
syalom guys, saya mau bertanya nie buat temen2 yang udah lama pelayanan. saya sebenernya udah pelayanan sekitar 3 tahun, tapi selama ini saya melayani Tuhan, ya istilahnya cuma sekedar nyanyi,main musik atau memenuhi tugas yang telah diberikan oleh majelis, gak ada pikiran bahwa kita ini sedang melayani Raja di atas segala raja atau sedang melayani Penyelamat Dunia. gak pernah terpikir buat memberi yang terbaik buat Tuhan, dan itu sulit menurut saya. dan yang lebih parahnya lagi, sering para pelayan( saya tau bukan cuma saya) yang merasa bahwa kita melayani dengan kekuatan kita sendiri, sering ada rasa buat memamerkan skill kita pada orang lain, dengan harapan menuai pujian! (seringkali terjadi pada pemain musik). saya bukannnya mengadili, tetapi saya hanya mengatakan hal yang sebenarnya. memang pelayanan kita tidak pernah sempurna, tapi saya minta tips dari temen2 yang istilahnya 'sudah sukses' melayani Tuhan, bagaimana caranya supaya saat melayani Tuhan, pikiran kita fokus ke satu titik, yaitu memberi yang terbaik bagi Tuhan, tanpa berpikir "aku mau penampilan yang maksimal, supaya mantab nanti kalo pelayanan" seakan2 yang kita layani adalah jemaat..

Terimakasih, GBU

memberi yang terbaik ?

berilah tanpa expektasi apapun..

berilah tanpa mengharapkan penghargaan dari siapapun...

give that without hoping it back....

keep low  :wink:
Great Man Never Have to LIE or even SHOW Anything About HIS Great VALUES..Because HIS Great VALUES Speak for HIMSELF.
August 14, 2012, 01:24:48 PM
Reply #8
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 38
  • Denominasi: KHARISMATIK
syalom guys, saya mau bertanya nie buat temen2 yang udah lama pelayanan. saya sebenernya udah pelayanan sekitar 3 tahun, tapi selama ini saya melayani Tuhan, ya istilahnya cuma sekedar nyanyi,main musik atau memenuhi tugas yang telah diberikan oleh majelis, gak ada pikiran bahwa kita ini sedang melayani Raja di atas segala raja atau sedang melayani Penyelamat Dunia. gak pernah terpikir buat memberi yang terbaik buat Tuhan, dan itu sulit menurut saya. dan yang lebih parahnya lagi, sering para pelayan( saya tau bukan cuma saya) yang merasa bahwa kita melayani dengan kekuatan kita sendiri, sering ada rasa buat memamerkan skill kita pada orang lain, dengan harapan menuai pujian! (seringkali terjadi pada pemain musik). saya bukannnya mengadili, tetapi saya hanya mengatakan hal yang sebenarnya. memang pelayanan kita tidak pernah sempurna, tapi saya minta tips dari temen2 yang istilahnya 'sudah sukses' melayani Tuhan, bagaimana caranya supaya saat melayani Tuhan, pikiran kita fokus ke satu titik, yaitu memberi yang terbaik bagi Tuhan, tanpa berpikir "aku mau penampilan yang maksimal, supaya mantab nanti kalo pelayanan" seakan2 yang kita layani adalah jemaat..

Terimakasih, GBU


wah , kak .. kalau urusan pelayanan , melayani Tuhan , tidak ada satupun yang bisa menentukan itu baik , kurang baik , cukup atau sangat baik . lantas bagaimana ? itu urusan Tuhan sepenuhnya . Dia mengenal hati saat kita melayani . Sehebat apapun  yang dilihat manusia , tapi kalau Tuhan bilang tidak , sama saja dengan Nol . Tapi , kalau kita tmpil kelihatan biasa2 saja di depan manusia , tapi dengan segenap hati dan kerinduan untuk membri yang terbaik buat Tuhan , maka Dia akan tersenyum ... ..

  melayani  setulus dan sesuka cita mungkin , kehausan yang sangat rindu membri yang terbaik untuk Bapa Kita , kekasih Jiwa kita .
September 07, 2012, 10:11:29 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2121
  • Gender: Male
syalom guys, saya mau bertanya nie buat temen2 yang udah lama pelayanan. saya sebenernya udah pelayanan sekitar 3 tahun, tapi selama ini saya melayani Tuhan, ya istilahnya cuma sekedar nyanyi,main musik atau memenuhi tugas yang telah diberikan oleh majelis, gak ada pikiran bahwa kita ini sedang melayani Raja di atas segala raja atau sedang melayani Penyelamat Dunia. gak pernah terpikir buat memberi yang terbaik buat Tuhan, dan itu sulit menurut saya. dan yang lebih parahnya lagi, sering para pelayan( saya tau bukan cuma saya) yang merasa bahwa kita melayani dengan kekuatan kita sendiri, sering ada rasa buat memamerkan skill kita pada orang lain, dengan harapan menuai pujian! (seringkali terjadi pada pemain musik). saya bukannnya mengadili, tetapi saya hanya mengatakan hal yang sebenarnya. memang pelayanan kita tidak pernah sempurna, tapi saya minta tips dari temen2 yang istilahnya 'sudah sukses' melayani Tuhan, bagaimana caranya supaya saat melayani Tuhan, pikiran kita fokus ke satu titik, yaitu memberi yang terbaik bagi Tuhan, tanpa berpikir "aku mau penampilan yang maksimal, supaya mantab nanti kalo pelayanan" seakan2 yang kita layani adalah jemaat..

Terimakasih, GBU

Menyadari itu sebuah permulaan yang baik.

Jika anda ingin melayani Tuhan sesuai kehendakNya, mulailah dengan menemukan diriNya. Tanpa menemukan Kristus dalam hidup anda, anda tidak akan pernah dapat melayani seperti "impian" anda. Banyak orang menjadi Kristen sejak kecil sebab keluarganya dan melayani sebab berjalan begitu saja. Tetapi banyak diantara mereka  yang sampai saat ini masih belum pernah "bertemu" dengan Kristus secara pribadi.

Saat anda benar-benar menemukan Kristus, dan mengenalnya dan hidup didalamNya, maka tidak perlu seorangpun mengajari anda bagaimana melayani Tuhan dengan benar, anda sudah melakukannya.

Rendah hati dapat dipaksakan, tetapi tetap saja sebuah kesombongan tersembunyi yang dibalut sikap rendah hati. Anda tetap tidak dapat melayani seperti "impian" anda walau anda berusaha menjadi rendah hati... tanpa mengenal Kristus dengan sungguh-sungguh dan merasakan kehadiranNya dalam hidup anda.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)