Author Topic: Arti ucapan Yesus (Mrk.16:16)  (Read 7113 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 18, 2015, 09:45:01 AM
Reply #40
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Lho zaman sekarang ini yang menyampaikan Firman Tuhan itu bukan dikhususkan utk seorang nabi saja, siapa saja boleh menyampaikan Firman Tuhan.
Sejak kapan? tugas penyampai Firman Tuhan diperbolehkan kepada semua orang?

Itulah sebabnya saya mengatakan bahwa kamu sesat karena tidak mengerti Kitab Suci.

Namun kita harus mengujinya setiap pengajarannya, seperti anda dalam pengajaran anda ini banyak sekali peneyelewengan termasuk salah satu nabi palsu yang tersembunyi melalui internet yang mengajarkan tidak sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan itu.
Siapa "kita" yang kamu maksud berhak menguji?
Diangkat oleh siapa? ssehingga kamu merasa berhak menguji penjelasan saya?

Mar. 16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

Bahwa nabi-nabi palsu itu adalah mereka yang tidak percaya (lihat ayat diatas). Bahwa tidak percaya kebangkitan Yesus dan juga Yesus itu adalah Tuhan dan Juruselamat.
Tidak semua orang yang disebut orang percaya akan dibaptis oleh TUHAN dengan Roh-Nya; Sebab TUHAN mengetahui bahwa yang disebut sebagai orang-orang "percaya" saat ini adalah hanya STATUS DUNIA bagi sekelompok orang..... salah satunya adalah sodara.

-cut-

"Tetapi siapa yang tidak percaya, yang jelas mereka tidak mau dibaptis, dan tidak mau menerima pernyataan yang diberikan Allah menyangkut Anak-Nya, (dia juga disebut nabi palsu) dan tidak ada jalan keselamatan lain lagi yang tersedia bagi mereka. selain harus binasa. Mereka akan dihukum, oleh hukuman karena Injil dipandang rendah, dan ditambah lagi dengan hukuman karena melanggar hukum Tuhan.
Tidak ada seorangpun yang telah dibaptis air dapat menggenapi seluruh hukum TUHAN kecuali Yesus Kristus seorang.

Oleh sebab itu adalah hal yang sia-sia, bahkan bodoh dan sesat apabila sodara menyerahkan diri sodara untuk dibaptis dengan air; Sebab dengan demikian artinya sodara telah menghina pekerjaan Kristus Yesus yang telah membaptiskan Diri-Nya dengan air sebagai tanda dimulainya pekerjaan-Nya menggenapi seluruh hukum TUHAN.

Ingat Pernyataan-Nya ini ketika Ia akan membaptiskan Diri-Nya dengan air.

Mat. 3:15   Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh ketetapan Hukum-Nya." Dan Yohanespun menuruti-Nya.

Artinya, kita tidak lagi perlu melakukan baptis air karena Yesus sudah melakukannya untuk kita......hal itu dapat sodara taati jika sodara mau percaya; tetapi jika tidak, maka artinya sodara akan dihukum, sebab sodara telah menghina karya Yesus Kristus dalam menggenapi seluruh hukum TUHAN dengan membaptiskan diri lagi dengan air.


Salam,
March 18, 2015, 12:08:37 PM
Reply #41
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2400
  • Denominasi: Percaya Yesus pasti selamat masuk sorga.
Sejak kapan? tugas penyampai Firman Tuhan diperbolehkan kepada semua orang?

Itulah sebabnya saya mengatakan bahwa kamu sesat karena tidak mengerti Kitab Suci.

Anda itu yang tidak mengerti kitab suci, maka cara berpikir dan daya tangkap terhadap Firman Tuhan itu lambat …

Utk  melayani Tuhan/ memberitakan Firman Tuhan itu bukan dikususkan utk kalangan-kalangan tertentu saja, seperti orang-orang yang menyandang gelar sarjana teologia atau para lulusan sekolah Alkitab/ pendeta/ mereka yang sudah lama menjadi Kristen/ yang punya talenta bermain musik.

Itu pikiran ngawur dan sesat karena tidak alkitabiah.

Anda perhatikan!  Semua anak Tuhan boleh tanpa terkecuali, besar / kecil, tua / muda, pendeta / bukan, sekolah Alkitab / tidak, punya tugas dan kewajiban untuk melayani Tuhan dan turut ambil bagian dalam pelebaran kerajaan Allah di muka bumi ini.

Jadi jelaskan bahwa dalam melayani Tuhan tidak ada batasannya karena tingkat pelayanan masing-masing orang berbeda, dari yang paling sederhana hingga yang paling besar tanggung jawab serta konsekuensinya di hadapan Tuhan dan juga manusia.

 Coba anda lihat contoh adalah Amos.

Baca Amos 7:14 "Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan." 

Amos adalah orang biasa yang hanya berprofesi sebagai peternak dan juga pemungut buah ara di hutan.

Meski demikian, bukanlah halangan bagi dia untuk dipakai Tuhan menjadi alat-Nya yang luar biasa.  Amos dipanggil Tuhan untuk menyampaikan Firman Tuhan kepada orang-orang yang berada di Israel Utara.
Yang pasti  "...Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."  Roma 8:28

Jadi sangat jelaskan bahwa utk melayani Tuhan /utk  memberitakan firman-Nya  siapa saja boleh tidak terkecuali bahwa TUHAN DAPAT MEMAKAI SIAPA SAJA!


Quote
Siapa "kita" yang kamu maksud berhak menguji?
Diangkat oleh siapa? ssehingga kamu merasa berhak menguji penjelasan saya?

Capedeh... bicara sama orang bebal.

Anda harus tahu bahwa tidak gambang utk menyesatkan orang yang dalam Tuhan Yesus dan utk itu orang-orang percaya harus menguji setiap pengajaran walaupun katanya datang dari Allah, jangan terima mentah-mentah  dan ini adalah perintah utk orang-orang percaya untuk menguji semua guru, penulis, pengkhotbah, dan nabi Kristen, dan sekalipun ada yang mengatakan ini adalah ilham dari Roh Allah.

Jadi  ajaran yang dapat diterima sebagai kebenaran bukan berdasarkan keberhasilan/ mukjizat/ yang kelihatan seperti pengurapan, itu ajaran palsu (Mat 7:22; 1Kor 14:29; 2Tes 2:8-10; 2Yoh 1:7; Wahy 13:4; 16:14; 19:20).

Semua pengajaran harus diperiksa menurut penyataan kebenaran Allah dalam Alkitab.
 
1 Yoh. 4:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.

Gal. 1:9 Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima,  terkutuklah dia .



Quote
Tidak semua orang yang disebut orang percaya akan dibaptis oleh TUHAN dengan Roh-Nya; Sebab TUHAN mengetahui bahwa yang disebut sebagai orang-orang "percaya" saat ini adalah hanya STATUS DUNIA bagi sekelompok orang..... salah satunya adalah sodara.

Salah kapra lagi, makanya dibaca ulang ayatnya. khan jelas sesuai urutan bahwa orang  percaya dulu baru dibaptis.

Quote
Tidak ada seorangpun yang telah dibaptis air dapat menggenapi seluruh hukum TUHAN kecuali Yesus Kristus seorang.

Oleh sebab itu adalah hal yang sia-sia, bahkan bodoh dan sesat apabila sodara menyerahkan diri sodara untuk dibaptis dengan air; Sebab dengan demikian artinya sodara telah menghina pekerjaan Kristus Yesus yang telah membaptiskan Diri-Nya dengan air sebagai tanda dimulainya pekerjaan-Nya menggenapi seluruh hukum TUHAN.

Salam,

Didalam alkitab, baptisan itu hanya dikaitkan dengan pertobatan ditulis dalam bentuk (aorist imperative), baik pertobatannya maupun baptisanya, jadi pertobatan itu terjadi 1 kali dalam hidup yakni percaya kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Lihat (Kis. 2:38).

Jadi jelas bahwa baptisan itu memang adalah tanda pertobatan, namun bukan jaminan keselamatan.
Roma. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
March 18, 2015, 12:52:14 PM
Reply #42
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Anda itu yang tidak mengerti kitab suci, maka cara berpikir dan daya tangkap terhadap Firman Tuhan itu lambat …

Utk  melayani Tuhan/ memberitakan Firman Tuhan itu bukan dikususkan utk kalangan-kalangan tertentu saja, seperti orang-orang yang menyandang gelar sarjana teologia atau para lulusan sekolah Alkitab/ pendeta/ mereka yang sudah lama menjadi Kristen/ yang punya talenta bermain musik.

Itu pikiran ngawur dan sesat karena tidak alkitabiah.

Anda perhatikan!  Semua anak Tuhan boleh tanpa terkecuali, besar / kecil, tua / muda, pendeta / bukan, sekolah Alkitab / tidak, punya tugas dan kewajiban untuk melayani Tuhan dan turut ambil bagian dalam pelebaran kerajaan Allah di muka bumi ini.

Jadi jelaskan bahwa dalam melayani Tuhan tidak ada batasannya karena tingkat pelayanan masing-masing orang berbeda, dari yang paling sederhana hingga yang paling besar tanggung jawab serta konsekuensinya di hadapan Tuhan dan juga manusia.

 Coba anda lihat contoh adalah Amos.

Baca Amos 7:14 "Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan." 

Amos adalah orang biasa yang hanya berprofesi sebagai peternak dan juga pemungut buah ara di hutan.

Meski demikian, bukanlah halangan bagi dia untuk dipakai Tuhan menjadi alat-Nya yang luar biasa.  Amos dipanggil Tuhan untuk menyampaikan Firman Tuhan kepada orang-orang yang berada di Israel Utara.
Yang pasti  "...Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."  Roma 8:28

Jadi sangat jelaskan bahwa utk melayani Tuhan /utk  memberitakan firman-Nya  siapa saja boleh tidak terkecuali bahwa TUHAN DAPAT MEMAKAI SIAPA SAJA!
Itulah sebabnya saya mengatakan bahwa sodara sesat karena tidak mengerti Kitab Suci!!
Sebab, sekalipun Amos bukan nabi atau dari golongan nabi, tetapi Amos telah dipanggil TUHAN untuk menyampaikan Firman nubuat-Nya?

Jika sekarang sodara katakan bahwa siapa saja boleh tanpa kecuali untuk menyampaikan Firman Tuhan, Apakah sodara telah mendapatkan panggilan TUHAN untuk menyatakan itu!?

TUHAN MEMANG BISA MEMAKAI SIAPA SAJA UNTUK MENYAMPAIKAN FIRMAN-NYA..... Tetapi, bukan tanpa Hak Pilih TUHAN untuk menentukan siapa orangnya.

Sekarang sodara malah bagaikan TUHAN sendiri yang menetapkan suatu ketetapan baru.... hehehe dasar SESAT!!!

Capedeh... bicara sama orang bebal.

Anda harus tahu bahwa tidak gambang utk menyesatkan orang yang dalam Tuhan Yesus dan utk itu orang-orang percaya harus menguji setiap pengajaran walaupun katanya datang dari Allah, jangan terima mentah-mentah  dan ini adalah perintah utk orang-orang percaya untuk menguji semua guru, penulis, pengkhotbah, dan nabi Kristen, dan sekalipun ada yang mengatakan ini adalah ilham dari Roh Allah.

Jadi  ajaran yang dapat diterima sebagai kebenaran bukan berdasarkan keberhasilan/ mukjizat/ yang kelihatan seperti pengurapan, itu ajaran palsu (Mat 7:22; 1Kor 14:29; 2Tes 2:8-10; 2Yoh 1:7; Wahy 13:4; 16:14; 19:20).

Semua pengajaran harus diperiksa menurut penyataan kebenaran Allah dalam Alkitab.
 
1 Yoh. 4:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
Siapakah nabi-nabi palsu yang dimaksud yang pergi ke seluruh dunia kalau bukan para penginjil yang diutus oleh gereja?

Bukankah sodara adalah salah satu dari mereka itu? :coolsmiley:

Gal. 1:9 Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima,  terkutuklah dia .

Gereja telah memberitakan Injil yang lain dari yang diberitakan oleh para rasul Kristus..... dan sodara adalah salah seorang yang menerima pemberitaan Injil ala gereja itu.

bersambung....
March 18, 2015, 01:04:42 PM
Reply #43
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Salah kapra lagi, makanya dibaca ulang ayatnya. khan jelas sesuai urutan bahwa orang  percaya dulu baru dibaptis.
Pengertian yang keliru dalam menempatkan sudut pandang....

Yoh. 6:44   Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

Artinya bukan berdasarkan urutan terjadinya pertobatan seseorang yang harus diperhatikan, melainkan harus dipandangnya berdasarkan Kasih yang dianugerahkan Bapa kepada seseorang.

Didalam alkitab, baptisan itu hanya dikaitkan dengan pertobatan ditulis dalam bentuk (aorist imperative), baik pertobatannya maupun baptisanya, jadi pertobatan itu terjadi 1 kali dalam hidup yakni percaya kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Lihat (Kis. 2:38).
Jangan sodara tetap NGEYEL mempertahankan kebiasaan sesat sodara soal baptis-membaptis dengan air...
Semuanya sudah jelas maksud Yesus Kristus membaptiskan Diri-Nya dengan air.

Jika sodara mau menyangkal karya Yesus Kristus tersebut, silahkan saja..... itu hak sodara untuk menolak Kasih Bapa (Yoh. 3:16).

Jadi jelas bahwa baptisan itu memang adalah tanda pertobatan, namun bukan jaminan keselamatan.
Jika sudah jelas bahwa baptis air bukan jaminan keselamatan, maka tidak perlu lagi kita melakukan baptisan air (titik). :D
Ibr. 6:1 Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Bapa,
Ibr. 6:2   yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal.



Salam,
« Last Edit: March 18, 2015, 01:12:11 PM by sizxbn »
March 18, 2015, 01:14:07 PM
Reply #44
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3154
  • Gender: Male
  • Denominasi: Yesus itu Allah
Oleh sebab itu adalah hal yang sia-sia, bahkan bodoh dan sesat apabila sodara menyerahkan diri sodara untuk dibaptis dengan air; Sebab dengan demikian artinya sodara telah menghina pekerjaan Kristus Yesus yang telah membaptiskan Diri-Nya dengan air sebagai tanda dimulainya pekerjaan-Nya menggenapi seluruh hukum TUHAN.

Ingat Pernyataan-Nya ini ketika Ia akan membaptiskan Diri-Nya dengan air.

Mat. 3:15   Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh ketetapan Hukum-Nya." Dan Yohanespun menuruti-Nya.

Artinya, kita tidak lagi perlu melakukan baptis air karena Yesus sudah melakukannya untuk kita......hal itu dapat sodara taati jika sodara mau percaya; tetapi jika tidak, maka artinya sodara akan dihukum, sebab sodara telah menghina karya Yesus Kristus dalam menggenapi seluruh hukum TUHAN dengan membaptiskan diri lagi dengan air.


Salam,

3:22   Sesudah itu Yesus pergi dengan murid-murid-Nya ke tanah Yudea dan Ia diam di sana bersama-sama mereka dan membaptis. (4:2   --meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, --)
3:23   Akan tetapi Yohanespun membaptis juga di Ainon, dekat Salim, sebab di situ banyak air, dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis,
3:24   sebab pada waktu itu Yohanes belum dimasukkan ke dalam penjara.

murid2 Yesus sedang menghina karya Yesus didampingi oleh Yesus sendiri :rolleye0014:
datang sebagai anak kecil kepada Bapa - Yesus memberkatimu.
March 18, 2015, 01:59:05 PM
Reply #45
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
3:22   Sesudah itu Yesus pergi dengan murid-murid-Nya ke tanah Yudea dan Ia diam di sana bersama-sama mereka dan membaptis. (4:2   --meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, --)
3:23   Akan tetapi Yohanespun membaptis juga di Ainon, dekat Salim, sebab di situ banyak air, dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis,
3:24   sebab pada waktu itu Yohanes belum dimasukkan ke dalam penjara.

murid2 Yesus sedang menghina karya Yesus didampingi oleh Yesus sendiri :rolleye0014:
Itulah sebabnya saya mengatakan bahwa sodara ini SESAT karena tidak mengerti Kitab Suci.

Baptisan Yohanes (air) memang diperuntukkan khusus menurut hukum Taurat bagi bangsa Israel dan atau bangsa-bangsa lain yang menganut hukum Taurat.
Jadi bukan suatu penghinaan apabila mereka melakukan baptisan air.

Beda dengan sodara yang bukan bangsa Israel maupun sebagai penganut hukum Taurat --melainkan yang katanya sebagai pengikut ajaran Kristus--, namun yang juga membaptiskan diri dengan air.... itu PENGHINAAN Karya Kristus!!


Salam,
March 18, 2015, 05:23:24 PM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3154
  • Gender: Male
  • Denominasi: Yesus itu Allah
Itulah sebabnya saya mengatakan bahwa sodara ini SESAT karena tidak mengerti Kitab Suci.

Baptisan Yohanes (air) memang diperuntukkan khusus menurut hukum Taurat bagi bangsa Israel dan atau bangsa-bangsa lain yang menganut hukum Taurat.
Jadi bukan suatu penghinaan apabila mereka melakukan baptisan air.

Beda dengan sodara yang bukan bangsa Israel maupun sebagai penganut hukum Taurat --melainkan yang katanya sebagai pengikut ajaran Kristus--, namun yang juga membaptiskan diri dengan air.... itu PENGHINAAN Karya Kristus!!


Salam,

10:44 Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah ROH KUDUS ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.
10:45 Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia ROH KUDUS dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga,
10:46 sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah. Lalu kata Petrus:
10:47 "Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima ROH KUDUS sama seperti kita?"
10:48 Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus. Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari lagi bersama-sama dengan mereka.

apakah Petrus melakukan penghinaan ???  :rolleye0014:
datang sebagai anak kecil kepada Bapa - Yesus memberkatimu.
March 18, 2015, 08:32:09 PM
Reply #47
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
10:44 Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah ROH KUDUS ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.
10:45 Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia ROH KUDUS dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga,
10:46 sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah. Lalu kata Petrus:
10:47 "Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima ROH KUDUS sama seperti kita?"
10:48 Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus. Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari lagi bersama-sama dengan mereka.

apakah Petrus melakukan penghinaan ???  :rolleye0014:
Lagi-lagi  sodara hanya memperlihatkan ketidak-ngertian sodara akan bacaan Kitab Suci...

Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima ROH KUDUS sama seperti kita?"

BOLEH!!

Sebab, baptis air merupakan suatu keharusan bagi penganut hukum Taurat.
Dan mereka --bangsa-bangsa lain-- yang mendapatkan karunia ROH KUDUS ketika mendengar berita tentang Yesus Kristus adalah para penganut hukum Taurat; lantas apa yang aneh menurut sodara?

Yang aneh itu adalah sodara yang bukan penganut hukum Taurat tapi tergila-gila dengan baptisan air.

Mat. 20:22   Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang Aku terima?" Kata mereka kepada-Nya: "Kami dapat."
Mat. 20:23    Yesus berkata kepada mereka: "Cawan-Ku memang akan kamu minum, dan baptisan-Ku memang akan kamu terima, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya."



Salam,
March 18, 2015, 09:41:49 PM
Reply #48
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2400
  • Denominasi: Percaya Yesus pasti selamat masuk sorga.
Pengertian yang keliru dalam menempatkan sudut pandang....

Yoh. 6:44   Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

Artinya bukan berdasarkan urutan terjadinya pertobatan seseorang yang harus diperhatikan, melainkan harus dipandangnya berdasarkan Kasih yang dianugerahkan Bapa kepada seseorang.

Saya kira pengertiannya sama saja koq bahwa Paulus juga biasa menggunakan kata "dipanggil".

Dan ujung-ujung juga melalui urutan yaitu siapa yang percaya dan dibaptis, dan ini jelas bahwa utk percaya kepada Yesus yaitu Bapa yang menarik orang kepada Yesus Kristus melalui ROH KUDUS.

 Ya sama saja, klo Bapa yang menarik itu sama saja Bapa inginkan kepada setiap orang percaya harus percaya kepada Yesus, dan itu juga sama seperti apa yang dikatakan Yesus bahwa "Aku akan menarik semua orang", apabila Yesus ditinggikan. Ya…sama saja to….harus urut-urutan,  percaya Yesus dan kemudian baru dibaptis.

Yoh. 12:32 dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku."

Mar. 16:16 Siapa yang percaya  dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.


Pengertiannya kan sama saja dengan ayat Markus 16:16 unjung-unjungnya juga harus percaya Yesus.


Quote

Jangan sodara tetap NGEYEL mempertahankan kebiasaan sesat sodara soal baptis-membaptis dengan air...
Semuanya sudah jelas maksud Yesus Kristus membaptiskan Diri-Nya dengan air.

Jika sodara mau menyangkal karya Yesus Kristus tersebut, silahkan saja..... itu hak sodara untuk menolak Kasih Bapa (Yoh. 3:16).
Jika sudah jelas bahwa baptis air bukan jaminan keselamatan, maka tidak perlu lagi kita melakukan baptisan air (titik). :D
Ibr. 6:1 Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Bapa,
Ibr. 6:2   yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal.



Salam,


Caranya tidak seperti itu Bro, yang jelas baptisan itu satu adalah satu paket dengan pertobatan.

Jadi bertobat dalam pengertian adalah percaya kepada Yesus. Karena itu orang yang setiap kali bertobat dan dibaptis, dan klo ada orang bertobat (percaya kepada Yesus) dan kemudian ia tidak mau dibaptis itu sama saja bahwa orang itu belum sungguh-sungguh bertobat. 

Kis. 2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia ROH KUDUS.

Khotbah Petrus ketika itu, bersama dengan khotbahnya dalam Kis 3:11-26, berisi pola untuk pemberitaan Injil.

1.  Yesus adalah Tuhan dan Kristus -- tersalib, bangkit, dan dimuliakan (ayat Kis 2:22-36; 3:13-15).

2.  Kini di sebelah kanan Allah Bapa, Ia menerima kuasa untuk mencurahkan ROH KUDUS atas semua orang percaya (ayat Kis 2:16-18,32-33; 3:19)

3.  Setiap orang harus beriman kepada Yesus sebagai Tuhan, bertobat dari dosa serta dibaptiskan dalam hubungan dengan pengampunan dosa (ayat Kis 2:36-38; 3:19).

4.  Orang percaya harus menantikan karunia atau baptisan dalam ROH KUDUS yang dijanjikan setelah ia beriman dan bertobat (ayat Kis 2:38-39).

5.  Mereka yang mendengar dengan iman harus memisahkan diri dari dunia dan diselamatkan dari angkatan yang jahat ini (ayat Kis 2:40; 3:26).

6.  Yesus Kristus akan kembali untuk memulihkan Kerajaan Allah (Kis 3:20-21).

Ya sama saja ujung ujung juga harus percaya (beriman)kepada Yesus. Amin.
« Last Edit: March 18, 2015, 09:49:26 PM by scout »
Roma. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
March 18, 2015, 11:47:26 PM
Reply #49
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3154
  • Gender: Male
  • Denominasi: Yesus itu Allah
Lagi-lagi  sodara hanya memperlihatkan ketidak-ngertian sodara akan bacaan Kitab Suci...

Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima ROH KUDUS sama seperti kita?"

BOLEH!!

Sebab, baptis air merupakan suatu keharusan bagi penganut hukum Taurat.
Dan mereka --bangsa-bangsa lain-- yang mendapatkan karunia ROH KUDUS ketika mendengar berita tentang Yesus Kristus adalah para penganut hukum Taurat; lantas apa yang aneh menurut sodara?

Yang aneh itu adalah sodara yang bukan penganut hukum Taurat tapi tergila-gila dengan baptisan air.

Mat. 20:22   Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang Aku terima?" Kata mereka kepada-Nya: "Kami dapat."
Mat. 20:23    Yesus berkata kepada mereka: "Cawan-Ku memang akan kamu minum, dan baptisan-Ku memang akan kamu terima, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya."



Salam,
wah anda ketakutan sekali sama taurat rupanya  ;D

10:44 Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah ROH KUDUS ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.
10:45 Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia ROH KUDUS dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga,
10:46 sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah. Lalu kata Petrus:
10:47 "Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima ROH KUDUS sama seperti kita?"
10:48 Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus. Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari lagi bersama-sama dengan mereka.

sudah dibaptis ROH KUDUS lalu dibaptis air, yang salah sizxbn atau petrus ???  :rolleye0014:
datang sebagai anak kecil kepada Bapa - Yesus memberkatimu.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)