Author Topic: Apakah Martin Luther patut menjadi panutan keselamatan ??  (Read 17335 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 04, 2019, 06:18:41 AM
Reply #500
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1093
  • Denominasi: Protestan
Iman datang dari pendengaran akan Firman yg tertulis bukan dari tradisi abal2.Bagaimana cara mendengar firman tertulis?
Kalo tertulis, itu bisanya dibaca, bukan didengar.
Saking banyaknya Anda 'menelan' kabar hoaks, tulisanpun Anda dengar. Kayaknya Anda mengalami degradasi nalar.

Damaikan hatimu, jangan mengkonsumsi kabar hoaks lagi.

Rupanya setiap kotbah di gereja anda...anda tertidur pulas sehingga tidak pernah mendengar pemberitaan Firman Tuhan ya ?


Patut !!!

October 04, 2019, 09:20:42 AM
Reply #501
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3870
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Quote from: Sotardugur Parreva on October 03, 2019, 11:57:38 PM
Quote from: alacarte
Iman datang dari pendengaran akan Firman yg tertulis bukan dari tradisi abal2.
Bagaimana cara mendengar firman tertulis?
Kalo tertulis, itu bisanya dibaca, bukan didengar.
Saking banyaknya Anda 'menelan' kabar hoaks, tulisanpun Anda dengar. Kayaknya Anda mengalami degradasi nalar.

Damaikan hatimu, jangan mengkonsumsi kabar hoaks lagi.
Rupanya setiap kotbah di gereja anda...anda tertidur pulas sehingga tidak pernah mendengar pemberitaan Firman Tuhan ya ?
Patut !!!
Semakin jelas, @alacarte mengalami degradasi nalar.
Alasanku menulis bahwa @alacarte mengalami degradasi nalar, begini:

@alacarte menulis: Iman datang dari pendengaran akan Firman yg tertulis.
@Sotardugur Parreva menangkap, melalui tulisan itu @alacarte memaksudkan bahwa iman seseorang datang dari pendengarannya terhadap Firman tertulis.
Nalar normal mengetahui bahwa yang didengar ialah suara, bukan tulisan.
Tulisan @alacarte(Iman datang dari pendengaran akan Firman yg tertulis.) berarti: Iman datang dari pendengaran terhadap Firman tertulis yang berupa tulisan. "Mendengar tulisan" merupakan kegiatan di luar nalar sehat, maka kusimpulkan, @alacarte mengalami degradasi nalar.

Selanjutnya, @alacarte menulis dalam bentuk tanya: Rupanya setiap kotbah di gereja anda...anda tertidur pulas sehingga tidak pernah mendengar pemberitaan Firman Tuhan ya ?
Mengingat tulisan @alacarte sebelumnya(Iman datang dari pendengaran akan Firman yg tertulis.), maka tulisan @alacarte itu mengartikan bahwa menurut @alacarte, khotbah di Gereja adalah Firman tertulis.
Sementara, seluruh orang di dunia mengetahui bahwa khotbah itu bukan Firman tertulis. Khotbah itu mungkin menjelaskan Firman tertulis, dan khotbah bukan Firman tertulis.
Dengan @alacarte memandang khotbah adalah Firman tertulis, mempertegas bahwa @alacarte mengalami degradasi nalar.

Damaikan hatimu, jangan mengkonsumsi kabar hoaks lagi.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 05, 2019, 10:04:25 AM
Reply #502
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1093
  • Denominasi: Protestan
Bagaimana cara mendengar firman tertulis?
Kalo tertulis, itu bisanya dibaca, bukan didengar.
Saking banyaknya Anda 'menelan' kabar hoaks, tulisanpun Anda dengar. Kayaknya Anda mengalami degradasi nalar.

Damaikan hatimu, jangan mengkonsumsi kabar hoaks lagi.Rupanya setiap kotbah di gereja anda...anda tertidur pulas sehingga tidak pernah mendengar pemberitaan Firman Tuhan ya ?
Patut !!!Semakin jelas, @alacarte mengalami degradasi nalar.
Alasanku menulis bahwa @alacarte mengalami degradasi nalar, begini:

@alacarte menulis: Iman datang dari pendengaran akan Firman yg tertulis.
@Sotardugur Parreva menangkap, melalui tulisan itu @alacarte memaksudkan bahwa iman seseorang datang dari pendengarannya terhadap Firman tertulis.
Nalar normal mengetahui bahwa yang didengar ialah suara, bukan tulisan.
Tulisan @alacarte(Iman datang dari pendengaran akan Firman yg tertulis.) berarti: Iman datang dari pendengaran terhadap Firman tertulis yang berupa tulisan. "Mendengar tulisan" merupakan kegiatan di luar nalar sehat, maka kusimpulkan, @alacarte mengalami degradasi nalar.

Selanjutnya, @alacarte menulis dalam bentuk tanya: Rupanya setiap kotbah di gereja anda...anda tertidur pulas sehingga tidak pernah mendengar pemberitaan Firman Tuhan ya ?
Mengingat tulisan @alacarte sebelumnya(Iman datang dari pendengaran akan Firman yg tertulis.), maka tulisan @alacarte itu mengartikan bahwa menurut @alacarte, khotbah di Gereja adalah Firman tertulis.
Sementara, seluruh orang di dunia mengetahui bahwa khotbah itu bukan Firman tertulis. Khotbah itu mungkin menjelaskan Firman tertulis, dan khotbah bukan Firman tertulis.
Dengan @alacarte memandang khotbah adalah Firman tertulis, mempertegas bahwa @alacarte mengalami degradasi nalar.

Damaikan hatimu, jangan mengkonsumsi kabar hoaks lagi.


Apakah yang didengar itu bukan berasal dari pembacaan Alkitab yg tertulis ?

Jadi mungkin tidak ada kotbah Firman Tuhan di gerejamu atau kamu tidur melulu !

October 05, 2019, 05:42:26 PM
Reply #503
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10982
Kalau tidak paham definisi Sola Scriptura sebaiknya pemain cadangan duduk di lokasi pemain cadangan saja.

kalau ternyata DEFINISI SolaScriptura-mu itu KARANGAN MANUSIA BELAKA alias TRADISI PALSU sebaiknya JANGAN BERANI NGAKU-NGAKU kalau "SolaScriptura itu BENERAN PERINTAH TUHAN"
October 05, 2019, 07:07:15 PM
Reply #504
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1093
  • Denominasi: Protestan
kalau ternyata DEFINISI SolaScriptura-mu itu KARANGAN MANUSIA BELAKA alias TRADISI PALSU sebaiknya JANGAN BERANI NGAKU-NGAKU kalau "SolaScriptura itu BENERAN PERINTAH TUHAN"

Ternyata memang tidak paham ada definisi Sola Sriptura,persis dugaan saya.
October 06, 2019, 09:28:16 AM
Reply #505
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 10982
Ternyata memang tidak paham ada definisi Sola Sriptura,persis dugaan saya.

hahaha...

cuma asbun ngomong definisi-definisi doang..
tapi ternyata MEMANG TIDAK MAMPU membuktikan bahwa "Definisi SolaScriptura versimu" itu BENERAN BERASAL DARI Firman Tuhan TERCATATMU itu..

mau-mau-nya aja elo dikadalin TRADISI MANUSIA yang BIKIN DEFINISI SOLA-SCRIPTURA, dan MAU-MAU_nya aja ELO PERCAYA kalo DEFINISI ITU MENURUT TUHAN??

hahahaha...

ternyata selama ini elo sok-sok-an segala sesuatu harus berdasar dari yang tercatat...
tapi padahal cuma ASBUN TONG KOSONG NYARING BUNYINYA...
hahahah...

coba kita lihat, di reply post ini apakah elo bakal SUDAH MAMPU menunjukkan "DEFINISI SOLASCRIPTURA MENURUT TUHAN" atau cuma kaset rusak "memang kamu tidak paham definisi solascriptura"?

yak.. silakan....
October 06, 2019, 12:50:49 PM
Reply #506
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3221
Bosen meladeni orang bodoh hanya mau nambah postingan doang
October 07, 2019, 10:04:35 AM
Reply #507
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3870
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Apakah yang didengar itu bukan berasal dari pembacaan Alkitab yg tertulis ?
Jadi mungkin tidak ada kotbah Firman Tuhan di gerejamu atau kamu tidur melulu !
Jeblok.
Khotbah berisi penjelasan terhadap Firman Tertulis, bukan Firman Tertulis. Yang didengar adalah suara pengkhotbah, bukan Firman Tertulis. Firman Tertulis itu dibaca, bukan didengar. Bisa @alacarte nalar?

Damaikan hatimu, jangan lagi menggunakan hoaks sebagai referensi.

Kembali ke judul trit, apakah @alacarte menjadikan Martin Luther sebagai panutan keselamatanmu?
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
October 09, 2019, 05:39:49 AM
Reply #508
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1093
  • Denominasi: Protestan
Jeblok.
Khotbah berisi penjelasan terhadap Firman Tertulis, bukan Firman Tertulis. Yang didengar adalah suara pengkhotbah, bukan Firman Tertulis. Firman Tertulis itu dibaca, bukan didengar. Bisa @alacarte nalar?

Damaikan hatimu, jangan lagi menggunakan hoaks sebagai referensi.

Kembali ke judul trit, apakah @alacarte menjadikan Martin Luther sebagai panutan keselamatanmu?

Makanya jangan tidur kalau mendengar kotbah Scriptura !


Martin Luther sangat berjasa membongkar semua tradisi manusia yang dicap suci padahal menyesatkan itu sehingga menyelamatkan miliaran manusia dari hukuman Neraka krn terlepas dari semua praktek dan ajaran bejat gereja.

October 09, 2019, 10:09:21 AM
Reply #509
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 3870
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
Makanya jangan tidur kalau mendengar kotbah Scriptura !
Martin Luther sangat berjasa membongkar semua tradisi manusia yang dicap suci padahal menyesatkan itu sehingga menyelamatkan miliaran manusia dari hukuman Neraka krn terlepas dari semua praktek dan ajaran bejat gereja.
@alacarte jeblok.
Scriptura itu dibaca. Bukan dikhotbahkan.

Berikan referensi yang @alacarte gunakan. Kalo hanya (sola) menulis saja tanpa referensi, @alacarte tidak perlu masuk ruang diskusi.
Jemaat Kristus sudah eksis sejak abad pertama. Martin Luther mendirikan jemaat dan menamakan jemaat baru itu sebagai jemaat Kristus. Dengan demikian ada dua kelompok jemaat Kristus, yaitu yang didirikan Yesus Kristus, dan satu lagi, yang tidak didirikan Yesus Kristus. Yang tidak didirikan Yesus Kristus itu kemudian bertambah lagi, lagi, dan lagi. Saat ini sudah ribuan kelompok menamakan diri pengikut Kristus.
@alacarte pernah membaca Luk 17:1-2?
Begini: Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan ke dalam laut, dari pada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah ini.

Nah, silahkan @alacarte hati-hati. Ditinjau dari pertambahan jumlah kelompok jemaat Kristus saja sudah nyata bahwa pertambahan begitu bukan yang diinginkan Yesus, karena Yesus menginginkan jemaat-Nya hanya satu. Cermati lagi tulisanmu, orang yang memikat jemaat Kristus berpaling dari kelompok yang didirikan Yesus Kristus dan membentuk kelompok baru, @alacarte kira menyelamatkan miliaran manusia, padahal, sebenarnya mengajak keluar dari keselamatan.

Damaikan hatimu dan berhentilah menggunakan hoaks sebagai referensi.
Rawat empat konsensus nasional, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
Kita berhikmat bangsa bermartabat
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)