Sebagian orang claim (terutama gereja Karismatik) bahwa orang yang tidak mampu berbahasa roh maka orang tersebut tidak mempunyai ROH KUDUS.
Setahu saya bahwa bahasa roh tidak diturunkan begitu saja kepada setiap orang dan orang yg dipenuhi ROH KUDUS belum tentu bisa berbahasa roh seperti murid2 Yesus belum pernah tertulis kalau mereka bisa berbahasa roh.
Dan dari pengalaman saya, beberapa kali saya dikecewakan (dibohongi) oleh orang yang konon mampu berbahasa roh di gereja, dan orang yang mampu berbahasa roh belum tentu hidupnya saleh contohnya pendeta Benny Hin.
Malah pendeta yang (mengaku) tidak berbahasa roh mempunyai hidup yang saleh seperti Pendeta Steven Tong yang saya kagumi.
Jika ada pendapat saya yang salah silakan bantah ya.,
Syalom, GBU
Galatia 5:25
Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh
Banyak orang hidup tidak dipimpin ROH KUDUS, karena itu banyak hal buruk yang dilakukannya. ROH KUDUS bekerja pada diri seorang anak Allah sesuai dengan kehendak ROH KUDUS itu sendiri, sehingga seperti apapun perbuatannya Allah juga dapat memakai orang tersebut menyalurkan karunia ROH KUDUS. Keledaipun dibuat bicara untuk menasihati Bileam, jadi jangan pandang orang dan jangan sakit hati. ROH KUDUS juga membangkitkan kasih, dan mereka yang tidak memiliki kasih ia ia tidak memiliki buah-buah Roh.
Pendeta juga manusia, aliran manapun juga beliau sama dihadapan Tuhan, tidak ada yang lebih utama. Membandingkannya adalah perbuatan jahat di mata Tuhan, karena kita semua dibenarkan didalam Kristus, bukan dibenarkan karena perbuatan baik kita. Kita semua menerima anugrah yang sama, jadi hormatilah hamba Tuhan dan kasihilah sesamamu yang merugikanmu, apapun juga agamanya ataupun alirannya.