Author Topic: Lucifer di Taman Tuhan [Eden]  (Read 3897 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

December 21, 2009, 03:35:57 PM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2373
  • Gender: Male
  • Grand Inquisitor
  • Denominasi: Gereja Orthodox Indonesia
Quote
wah darimana anda bisa mengatakan "terang/cahaya" adalah simbolik unsur malaikat?
Dari sini,

2Kor 11:14
14. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat terang.

Why 18:1
1. Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain turun dari sorga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya.

Dengan demikian kemuliaan makhluk sorgawi ditentukan melalui unsur cahaya/terang pembentuknya, semakin terang maka semakin mulia dalam hierarki sorga.

Quote
Kej 1:5  
Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.

Hallo Bro Daniel,
Teori yg mnarik.

Psoalan dalam teori tsb adl pd kitab Kejadian 'terang' dnamakan 'siang' dan 'gelap' dnamakan 'malam'.

Setahu saya, dalam bahasa Ibrani, yang dipakai kata "siang" dan "malam" dapat diartikan suatu periode dimana cahaya itu ada (siang) dan periode dimana cahaya tersebut tidak ada (malam), jadi mungkin terjemahan "terang" dalam LAI sebenarnya malah mengacu pada kata "cahaya" dalam bahasa Indonesia (KJV juga tepat menerjemahkannya menjadi "light"), kalau saya rumuskan yang mendekati bahasa Ibraninya mungkin seperti ini:

Kej 1:5  
5. Dan Allah menamai cahaya (light) itu (kondisi) terang, dan gelap (darkness) itu (kondisi) malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah periode pertama.

Saya berpikir bahwa esensi siang dan malam yang sesungguhnya barulah hadir saat penciptaan matahari dan benda-benda langit lainnya. Sebelum itu keberadaan siang dan malam adalah karena kehadiran/ketidak hadiran kemuliaan Allah dan para malaikat ketika dalam penciptaan di bumi. Dan dari dasar ini juga dapat digunakan untuk menjawab mengapa cahaya bintang dapat sampai kebumi padahal jarak dengan bintang adalah milyaran cahaya sehingga melebihi umur bumi (padahal bintang diciptakan setelah bumi ada).

Quote
Saya agak meragukan tafsiran ini.
Malaikat jatuh tidak punya hak bcokol di cakrawala.
Iblis tidak berkuasa merampas maupun mduduki ciptaan Allah.

Mnrt saya,
Kekuasaan Iblis di bumi (tmasuk angkasa yg adl bagian dari bumi) baru tjd sesudah Adam jatuh dlm dosa,
Krn Adam mnyerahkannya pd Iblis dg takluk thd godaannya.
Bukan ketika bumi djadikan Allah.

Dmikian pendapat saya,
Belum tentu benar...hehehe...
Asumsi saya bertitik tolak pada ayat ini,

Ef 2:2
2. Kamu hidup di dalamnya , karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.

Ef 6:12
12. karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

Kata "Kerajaan Angkasa" berarti mereka telah membentuk Kingdom Base disana kan?

Jika tidak demikian, mungkin bisa Anda jelaskan melalui tafsiran yang lain mengapa hari ke-2 Allah tidak menyatakan "semuanya baik"?

Lagipula bukankah Adam hanya diberikan kuasa menaklukkan bumi  dan binatang-binatangnya (Kej 1:28), namun tidak diberitahukan dengan jelas apakah "kuasa cakrawala/langit" (bukan binatang burung di udara) juga ditaklukkan dibawah Adam?

Kalau opini saya, setelah kejatuhan Adam, Adam memberikan "kuasa di bumi" kepada Iblis, jadi dengan demikian Iblis memiliki kuasa di cakrawala dan di bumi.

Quote
kalo mengacu pada kisah kejatuhan di kitab Yesaya, memang iblis scr literal - factual-yudicial [haiya], tidak mempunyai hak [dominion] atas semua ciptaan Tuhan [ie: bumi]

'Hak' itu baru diperoleh secara ilegal dg cara merampas [menipu] dr manusia, akibat manusia telah kehilangan otoritas atas bumi

Namun bumi telah menjadi tempat pembuangan malaikat2 pemberontak ini [yesaya]. 'orang' buangan yg telah menjadi 'preman' dan membentuk geng [alam] maut

Saya mau tanya pernyataan yang saya bold pada kutipan Anda, dasar ayatnya dimana? Kitab Yesaya? Bagian?

Best Regard,
Daniel FS

____________________________________________________________________________________________


ps from moe : maaf bro, saya salah pencet ;)
« Last Edit: December 22, 2009, 09:27:31 AM by moe »
---†---†---†---Fides Quaerens Intellectum---†---†---†---
December 21, 2009, 04:57:51 PM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1688
  • TUHAN adalah Juruselamatku
    • http://hakadosh.wordpress.com
menurut (lag-lagi menurut neh) hehehe

pada saat penciptaan (kejadian 1:1) Iblis sudah ada di atas bumi (yang belum berbentuk itu)...
karena TUHAN adalah Terang maka semua penciptaan selalu dilakukan pada saat terang, dan karena itulah TUHAN juga menciptakan terang sehari setelah penciptaan bumi (yang belum berbentuk itu)

Nah pada saat pertama, iblis (kegelapan) sudah berdiri di atas bumi yang gelap gulita itu, sampai Allah datang (terang)...lalu iblis itu terhalau, dan setelah terhalau bumi itu dibaptis dengan air (cakrawala menutupi bumi).

dengan merujuk beberapa ayat, termasuk di antaranya peristiwa Daud, Ayub dan Adam, Iblis dihalau bukan berarti tidak dapat berinteraksi dengan TUHAN lagi. Pada saat Kristus matilah interaksi itu terputus.
Mikha 4:5 Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya.
December 21, 2009, 06:34:36 PM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2373
  • Gender: Male
  • Grand Inquisitor
  • Denominasi: Gereja Orthodox Indonesia
menurut (lag-lagi menurut neh) hehehe

pada saat penciptaan (kejadian 1:1) Iblis sudah ada di atas bumi (yang belum berbentuk itu)...
karena TUHAN adalah Terang maka semua penciptaan selalu dilakukan pada saat terang, dan karena itulah TUHAN juga menciptakan terang sehari setelah penciptaan bumi (yang belum berbentuk itu)

Nah pada saat pertama, iblis (kegelapan) sudah berdiri di atas bumi yang gelap gulita itu, sampai Allah datang (terang)...lalu iblis itu terhalau, dan setelah terhalau bumi itu dibaptis dengan air (cakrawala menutupi bumi).

dengan merujuk beberapa ayat, termasuk di antaranya peristiwa Daud, Ayub dan Adam, Iblis dihalau bukan berarti tidak dapat berinteraksi dengan TUHAN lagi. Pada saat KRISTUS matilah interaksi itu terputus.

Nah, kita mengetahui bahwa hal-hal diatas adalah doktrin umum Gereja Universal yang berlaku, kalau seumpamanya kita ambil teori ini, maka akan ada gap distorsi antara "cahaya" dan "malaikat",

Penciptaan malaikat (memancarkan cahaya yang belum diciptakan?) --> Bumi diciptakan --> Kejatuhan malaikat --> Bumi Kacau --> Cahaya diciptakan.

Premis 1: Malaikat memancarkan cahaya.
Premis 2: Malaikat (demikian pula Iblis yang adalah malaikat jatuh) diciptakan lebih dahulu dari cahaya.
Konklusi: ???

Jadi, konklusi yang dihasilkan dari 2 premis tersebut tidak akan benar karena manakah yang lebih dahulu diciptakan cahaya yang melingkupi malaikat ataukah malaikat yang memancarkan cahaya? sejujurnya saya kesulitan untuk menarik konklusi dari 2 premis tersebut...

Saya pikir akan berbeda jika alurnya demikian,

Bumi diciptakan (masih kacau) --> Allah menciptakan cahaya --> menciptakan malaikat --> kejatuhan malaikat menduduki cakrawala.

Best Regard,
Daniel FS
---†---†---†---Fides Quaerens Intellectum---†---†---†---
December 22, 2009, 09:29:37 AM
Reply #23
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2739
  • me , just moe without 'o'
Quote
Quote
kalo mengacu pada kisah kejatuhan di kitab Yesaya, memang iblis scr literal - factual-yudicial [haiya], tidak mempunyai hak [dominion] atas semua ciptaan Tuhan [ie: bumi]

___________________________________________________________________________________________

'Hak' itu baru diperoleh secara ilegal dg cara merampas [menipu] dr manusia, akibat manusia telah kehilangan otoritas atas bumi
___________________________________________________________________________________________

Namun bumi telah menjadi tempat pembuangan malaikat2 pemberontak ini [yesaya]. 'orang' buangan yg telah menjadi 'preman' dan membentuk geng [alam] maut

Saya mau tanya pernyataan yang saya bold pada kutipan Anda, dasar ayatnya dimana? Kitab Yesaya? Bagian?

Best Regard,
Daniel FS
Sorry ada yg miss, sorry for this ;)

Yang anda bold adalah terlepas dari kitab Yesaya

Kitab Yesaya mengisahkan :

Isa 14:12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!


Pemikirannya saya adalah sbb:

Lucifer dkk adalah malaikat [dan sekarang pun tetap malaikat ;) ], posisi mereka dulunya adalah malaikat terang yang ada di sorga, namun karena sudah kehilangan terang Allah, mereka menjadi malaikat kegelapan, sehingga mereka tidak punya tempat lagi di sorga.

Tempat yang ada adalah : bumi [yang sedang dalam proses penciptaan]

Maka mereka dibuang ke bumi.

Mereka adalah 'orang buangan', bukan 'orang berkuasa'.

Efek dari pembuangan ini adalah : kegelapan meliputi bumi [bukan menguasai]

Gen 1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.


Meskipun bumi adalah tempat pembuangan malaikat kegelapan, Allah tidak menyerahkan otoritas bumi ini kepada mereka, namun menyerahkan kepada manusia.

Gen 1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."


Mandat otoritas [dominion] ini diberikan kepada manusia, bukan kpd malaikat kegelapan.

Gen 2:5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;


Gen 2:5 וכל שיח השדה טרם יהיה בארץ וכל עשב השדה טרם יצמח כי לא המטיר יהוה אלהים על הארץ ואדם אין לעבד את האדמה׃


Kejadian 2:5 juga mengindikasikan bahwa otoritas management [mengusahakan] tanah itu ada ditangan manusia [dilihat dalam bahasa Ibraninya jelas sekali bahwa peruntukannya adalah : ואדם - v'adam {manusia}, bukan malakh-malaikat {terang atau gelap} ]

_________________________________________________________________________________

Malaikat kegelapan yang ada di bumi ini, tentunya juga berada dibawah otoritas manusia {adam} , sehingga mereka berusaha merebut otoritas ini dari tangan manusia.

Bila manusia kehilangan atas otoritas bumi ini, maka harus ada yang memegangnya, harus ada yang menggantikan posisinya.

Seorang filsuf membuat statement berikut : Tuhan telah mati

Maka konsekuensinya adalah, bila Tuhan telah mati, maka harus ada yng mengambil peran posisi yang ditinggakan sang tuhan.

Inilah yang diincar malaikat kegelapan : otoritas atas bumi.

dan terjadilah peristiwa pemberontakan manusia atas perintah Tuhan : dosa

Posisi menjadi terbalik : malaikat kegelapan berkuasa atas bumi dan seisinya {termasuk manusia}


Salam

« Last Edit: December 22, 2009, 09:32:56 AM by moe »
[image] of mine  is  God's own [image]

http://rotihidup.blogspot.com/

His crown was of thorns
His throne was a cross
His glory was humiliation

(the wisdom of the desert)
December 22, 2009, 10:03:11 AM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2373
  • Gender: Male
  • Grand Inquisitor
  • Denominasi: Gereja Orthodox Indonesia
'Hak' itu baru diperoleh secara ilegal dg cara merampas [menipu] dr manusia, akibat manusia telah kehilangan otoritas atas bumi

Sorry ada yg miss, sorry for this ;)

Yang anda bold adalah terlepas dari kitab Yesaya

Ok, tidak dari Kitab Yesaya pun tidak apa, jadi dimana?

Quote
Kitab Yesaya mengisahkan :

Isa 14:12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!


Pemikirannya saya adalah sbb:

Lucifer dkk adalah malaikat [dan sekarang pun tetap malaikat ;) ], posisi mereka dulunya adalah malaikat terang yang ada di sorga, namun karena sudah kehilangan terang Allah, mereka menjadi malaikat kegelapan, sehingga mereka tidak punya tempat lagi di sorga.

Saya juga setuju tentang historisnya, namun kalau mereka kehilangan "terang/cahaya" berarti bukannya terang/cahaya itu diciptakan sebelum (atau setidaknya bersamaan dengan kehadiran mereka?). Jadi permasalahannya terletak pada kapan mereka dibentuk? sebelum hari ke-1 atau pada hari ke-1?

Quote
Tempat yang ada adalah : bumi [yang sedang dalam proses penciptaan]

Maka mereka dibuang ke bumi.

Benar, tapi bisa saja kan waktunya adalah hari ke-2? Toh juga ke bumi? Atau ada alternatif tafsiran lain yang membahas mengapa pada hari ke-2 Allah tidak berkata "semua itu baik"?

Quote
Mereka adalah 'orang buangan', bukan 'orang berkuasa'.

Efek dari pembuangan ini adalah : kegelapan meliputi bumi [bukan menguasai]

Gen 1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.


Baiklah, jika kegelapan meliputi bumi, apakah berarti:
1) Sebelumnya malaikat jatuh bumi dalam keadaan terang? berarti terang/cahaya telah diciptakan sebelum hari ke-1?
2) Sebelumnya malaikat jatuh bumi dalam keadaan tidak gelap dan tidak terang? saya tidak dapat membayangkannya...

Quote
Meskipun bumi adalah tempat pembuangan malaikat kegelapan, Allah tidak menyerahkan otoritas bumi ini kepada mereka, namun menyerahkan kepada manusia.

Gen 1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."


Mandat otoritas [dominion] ini diberikan kepada manusia, bukan kpd malaikat kegelapan.

Benar adanya bahwa dominion bumi dan hewan diserahkan pada manusia, namun dominion atas langit/cakrawala dan benda langit tidak diserahkankan? (saya tidak ingat ada ayat bahwa Allah menyerahkan dominion langit dan benda langit kepada manusia).

Quote
Gen 2:5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;


Gen 2:5 וכל שיח השדה טרם יהיה בארץ וכל עשב השדה טרם יצמח כי לא המטיר יהוה אלהים על הארץ ואדם אין לעבד את האדמה׃


Kejadian 2:5 juga mengindikasikan bahwa otoritas management [mengusahakan] tanah itu ada ditangan manusia [dilihat dalam bahasa Ibraninya jelas sekali bahwa peruntukannya adalah : ואדם - v'adam {manusia}, bukan malakh-malaikat {terang atau gelap} ]

_________________________________________________________________________________

Malaikat kegelapan yang ada di bumi ini, tentunya juga berada dibawah otoritas manusia {adam} , sehingga mereka berusaha merebut otoritas ini dari tangan manusia.

Bila manusia kehilangan atas otoritas bumi ini, maka harus ada yang memegangnya, harus ada yang menggantikan posisinya.

Seorang filsuf membuat statement berikut : Tuhan telah mati

Maka konsekuensinya adalah, bila Tuhan telah mati, maka harus ada yng mengambil peran posisi yang ditinggakan sang tuhan.

Inilah yang diincar malaikat kegelapan : otoritas atas bumi.

dan terjadilah peristiwa pemberontakan manusia atas perintah Tuhan : dosa

Posisi menjadi terbalik : malaikat kegelapan berkuasa atas bumi dan seisinya {termasuk manusia}


Salam



Baik, setuju.

Best Regard,
Daniel FS
---†---†---†---Fides Quaerens Intellectum---†---†---†---
December 22, 2009, 11:20:08 AM
Reply #25
  • FK Friend
  • FK - Hero
  • ******
  • Posts: 2739
  • me , just moe without 'o'
'Hak' itu baru diperoleh secara ilegal dg cara merampas [menipu] dr manusia, akibat manusia telah kehilangan otoritas atas bumi

Sorry ada yg miss, sorry for this ;)

Yang anda bold adalah terlepas dari kitab Yesaya

Ok, tidak dari Kitab Yesaya pun tidak apa, jadi dimana?
sebuah penafsiran mas ;)

saya sudah menuliskan diatas, sebagaimana anda menafsirkan peristiwa penciptaan iblis pada kejadian pertama.

ayatnya dimana? tentu anda memberkan, tetapi seklai lagi saya tidak sependapat dengan anda.

jadi ketidak sependapatan anda terhadap tulisan saya pun saya hargai
Quote
Quote
Kitab Yesaya mengisahkan :

Isa 14:12 "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!


Pemikirannya saya adalah sbb:

Lucifer dkk adalah malaikat [dan sekarang pun tetap malaikat ;) ], posisi mereka dulunya adalah malaikat terang yang ada di sorga, namun karena sudah kehilangan terang Allah, mereka menjadi malaikat kegelapan, sehingga mereka tidak punya tempat lagi di sorga.

Saya juga setuju tentang historisnya, namun kalau mereka kehilangan "terang/cahaya" berarti bukannya terang/cahaya itu diciptakan sebelum (atau setidaknya bersamaan dengan kehadiran mereka?). Jadi permasalahannya terletak pada kapan mereka dibentuk? sebelum hari ke-1 atau pada hari ke-1?
yup, disinilah perbedaan penafsiran anda dan saya.

Allah adalah terang, beserta isi Sorga adalah terang.

Demikianlah, ketika penciptaan bumi baru berjalan, Lucifer dkk telah dilempar kebumi...dan kegelapan mereka lah yang menyebabkan bumi menjadi gelap - namun kegelapan ini bukan dalam kontek berkuasa, tetapi lebih karena mereka memang ada didalamnya.

Untuk itulah Allah perlu menciptakan terang.

Dan penafsiran saya adalah, terang ini bukan malaikat, sebab [sepertinya] bukan tugas malaikat untuk memberikan terangnya bagi keperluan fotosintesis [tumbuhan diciptakan lebih awal daripada benda2 penerang, ie: matahari]

Quote
Tempat yang ada adalah : bumi [yang sedang dalam proses penciptaan]

Maka mereka dibuang ke bumi.

Benar, tapi bisa saja kan waktunya adalah hari ke-2? Toh juga ke bumi? Atau ada alternatif tafsiran lain yang membahas mengapa pada hari ke-2 Allah tidak berkata "semua itu baik"?[/quote]
lha iya ta mas :)
kita kan masing2 sama2 memmberikan tafsir, dan saya tidak hendka mengatakan tafsir saya yg paling benar gitu lho ;)

Gen 1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Ada duat tafsir [at least] mengenai ayat diatas
1. Frase "sungguh amat baik" hanya mengacu pada penciptaan hari ke enam [manusia]
2. Frase ini mengacu kepada seluruh penciptaan dari mula hingga hari keenam : Allah melihat segala yang dijadikanNya...
Quote
Quote
Mereka adalah 'orang buangan', bukan 'orang berkuasa'.

Efek dari pembuangan ini adalah : kegelapan meliputi bumi [bukan menguasai]

Gen 1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.


Baiklah, jika kegelapan meliputi bumi, apakah berarti:
1) Sebelumnya malaikat jatuh bumi dalam keadaan terang? berarti terang/cahaya telah diciptakan sebelum hari ke-1?
2) Sebelumnya malaikat jatuh bumi dalam keadaan tidak gelap dan tidak terang? saya tidak dapat membayangkannya...
Ini penafsiran saya kan :

1&2, sebelum kejatuhan atau pembuangan alias sebelum kegelapan meliputi,  maka bumi itu bersifat terang adanya

Quote
Benar adanya bahwa dominion bumi dan hewan diserahkan pada manusia, namun dominion atas langit/cakrawala dan benda langit tidak diserahkankan? (saya tidak ingat ada ayat bahwa Allah menyerahkan dominion langit dan benda langit kepada manusia).

Kenapa anda tidak ingat?

Pertama :

Anda tidak ada disana saat mandat itu diberikan :D

Kedua :

Saya juga tidak bisa membayangkan bagaimana burung2 diudara boleh dan bisa terbang di udara [langit/cakrawala] bila itu bukan dominion yang diserahkan kepada mereka.

Kecuali mereka adalah burung mata2 pengintai yang berteknologi stealth sehingga tidak bisa dideteksi oleh musuh dan berani menerobos area yang bukan teritorynya.

Dan saya juga tidak bisa berpikir lagi [bener2 tidak bisa berpikir], lha bagaimana saya bisa berpikir, wong saya tidak bisa bernafas karena saya tidak punya hak [dominion] atas oksigen [O2] yang ada di cakrawala...kali saya juga harus merayap dipermukaan bumi karena tinggi badan saya telah menerobos wilayah cakrawala

salam
« Last Edit: December 22, 2009, 11:21:42 AM by moe »
[image] of mine  is  God's own [image]

http://rotihidup.blogspot.com/

His crown was of thorns
His throne was a cross
His glory was humiliation

(the wisdom of the desert)
December 23, 2009, 12:58:16 PM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2373
  • Gender: Male
  • Grand Inquisitor
  • Denominasi: Gereja Orthodox Indonesia
sebuah penafsiran mas ;)

saya sudah menuliskan diatas, sebagaimana anda menafsirkan peristiwa penciptaan iblis pada kejadian pertama.

ayatnya dimana? tentu anda memberkan, tetapi seklai lagi saya tidak sependapat dengan anda.

jadi ketidak sependapatan anda terhadap tulisan saya pun saya hargai

Saya juga sangat menghargai pendapat dan tafsiran sesama Kristen, hanya menguji sambil bertanya saja agar kita bisa mempersiapkan argumen kalau ternyata ada kelemahan teori? dari pada kita tidak dapat mempertahankan pertanyaan dari member non-Kristen.

Quote
yup, disinilah perbedaan penafsiran anda dan saya.

Allah adalah terang, beserta isi Sorga adalah terang.

Demikianlah, ketika penciptaan bumi baru berjalan, Lucifer dkk telah dilempar kebumi...dan kegelapan mereka lah yang menyebabkan bumi menjadi gelap - namun kegelapan ini bukan dalam kontek berkuasa, tetapi lebih karena mereka memang ada didalamnya.

Untuk itulah Allah perlu menciptakan terang.

Dan penafsiran saya adalah, terang ini bukan malaikat, sebab [sepertinya] bukan tugas malaikat untuk memberikan terangnya bagi keperluan fotosintesis [tumbuhan diciptakan lebih awal daripada benda2 penerang, ie: matahari]

lha iya ta mas :)
kita kan masing2 sama2 memmberikan tafsir, dan saya tidak hendka mengatakan tafsir saya yg paling benar gitu lho ;)

Gen 1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Ada duat tafsir [at least] mengenai ayat diatas
1. Frase "sungguh amat baik" hanya mengacu pada penciptaan hari ke enam [manusia]
2. Frase ini mengacu kepada seluruh penciptaan dari mula hingga hari keenam : Allah melihat segala yang dijadikanNya...

Nah, namun kan hari ke-1,3,4,5,6 dikatakan "amat baik" hanya hari ke-2 saja yang miss... agak aneh kan?

Quote
Ini penafsiran saya kan :

1&2, sebelum kejatuhan atau pembuangan alias sebelum kegelapan meliputi,  maka bumi itu bersifat terang adanya

Ok, saya menangkap maksud Anda. Jadi ada penciptaan kedua untuk terang/cahaya (yaitu pada hari ke-1), jika saya tidak salah mengerti?

Quote
Kenapa anda tidak ingat?

Pertama :

Anda tidak ada disana saat mandat itu diberikan :D

Kedua :

Saya juga tidak bisa membayangkan bagaimana burung2 diudara boleh dan bisa terbang di udara [langit/cakrawala] bila itu bukan dominion yang diserahkan kepada mereka.

Kecuali mereka adalah burung mata2 pengintai yang berteknologi stealth sehingga tidak bisa dideteksi oleh musuh dan berani menerobos area yang bukan teritorynya.

Dan saya juga tidak bisa berpikir lagi [bener2 tidak bisa berpikir], lha bagaimana saya bisa berpikir, wong saya tidak bisa bernafas karena saya tidak punya hak [dominion] atas oksigen [O2] yang ada di cakrawala...kali saya juga harus merayap dipermukaan bumi karena tinggi badan saya telah menerobos wilayah cakrawala

salam

Ok secara keseluruhan saya mengerti.

Best Regard,
Daniel FS
« Last Edit: December 23, 2009, 01:05:49 PM by Daniel FS »
---†---†---†---Fides Quaerens Intellectum---†---†---†---
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)