Author Topic: keselamatan oleh iman saja atau iman + perbuatan?yang mana yg sesuai Alkitab?  (Read 52509 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 12, 2012, 06:21:50 PM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12160
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
wah.... hebat ya.....
pada TAHU semua.....

pada MAMPU MENGINTERPRETASIKAN Firman Tuhan Sama PERSIS seperti yg DIMAKSUD oleh Tuhan SENDIRI...

wah... selamat ya....

you guys have always been amazing to me....
how wise you are.. and how comparable your interpretation of wisdom are as wise as the God Him/HerSelf..

keren...
Anda lebih amazing..bisa tahu bahwa interpretasi kami persis dengan yang dimaksud Tuhan sendiri. Padahal disini kalau ditanya gak ada yang berani bilang interpretasinya sudah sempurna.

Anda super duper mbahnya amazing....salut deh...
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
October 12, 2012, 06:47:50 PM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 708
  • Gender: Male
  • Denominasi: Injili

Kita diselamatkan karena iman bukan perbuatan sedangkan iman yang sejati dibuktikan oleh perbuatannya yang lahir dari iman yang sejati.

Salam

Benar Bro, mohon izin melengkapi ya..
Dengan iman saja (pertama kali) itu juga sudah termasuk perbuatan.

Joh 6:28 Oleh karena itu mereka berkata kepada-Nya, “Apakah yang kami perbuat supaya kami dapat mengerjakan pekerjaan-pekerjaan ELOHIM?”
Joh 6:29 YESUS menjawab dan berkata kepada mereka, “Inilah pekerjaan ELOHIM, yaitu supaya kamu dapat percaya kepada-Nya, yang telah Dia utus itu.”

Heb 11:1 Dan iman adalah dasar dari hal-hal yang diharapkan, bukti dari yang tidak kelihatan.

Celakanya kalau dasar iman tidak bertumbuh/tidak menghasilkan buah sesuai iman.

Mat 3:7 Dan setelah melihat banyak orang Farisi dan Saduki yang datang pada baptisannya, dia berkata kepada mereka, “Hai keturunan ular beludak, siapakah yang menunjukkan kepadamu untuk menghindar dari murka yang akan datang?
Mat 3:8 Oleh karena itu, hasilkanlah buah-buah yang sepadan dengan pertobatan.
Mat 3:9 Dan janganlah berpikir untuk mengatakan kepada dirimu sendiri: Kami mempunyai seorang bapak: Abraham! Sebab, aku berkata kepadamu, bahwa ELOHIM sanggup mengangkat anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!
Mat 3:10 Dan sekarang juga, kapak diletakkan di dekat akar pepohonan, karena itu setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, ia ditebang dan dilemparkan ke dalam api.

Joh 5:45 Janganlah menganggap bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; ada yang mendakwa kamu, yakni Musa, yang kepadanya kamu telah berharap.
Joh 5:46 Sebab jika kamu percaya kepada Musa, maka kamu percaya kepada-Ku, karena dia yang telah menulis tentang Aku.
Joh 5:47 Namun jika kamu tidak percaya pada tulisan-tulisannya itu, bagaimana kamu akan percaya pada perkataan-Ku?”

Rom 1:16 Sebab aku tidak menjadi malu akan Injil Kristus, karena Injil itu adalah kuasa ELOHIM untuk keselamatan bagi setiap orang yang percaya, baik pertama-tama bagi orang Yahudi, maupun bagi orang Yunani.
Rom 1:17 Sebab, di dalamnya kebenaran ELOHIM sedang disingkapkan dari iman kepada iman, sebagaimana telah tertulis, “Dan orang yang benar akan hidup atas dasar iman.”

Makanya kalau buahnya tidak sesuai dengan pohonnya, dapat dikatakan iman tanpa perbuatan adalah mati.

Shalom,

« Last Edit: October 12, 2012, 06:54:51 PM by Enjoy »
October 12, 2012, 10:50:08 PM
Reply #12
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 96
  • Gender: Male
  • vous aimez ma moustache?
  • Denominasi: Protestan
yah banyaklah,karena orang Kristen terpecah2 dengan berbagai macam pendapat,tapi kita semua diharapkan menjadi 1 Tubuh Kristus,walau berbeda2 pendapat.maka itu mau dirundingkan dengan sodara2 seiman yang didalam Kristus.
menurutku pribadi:
aku percaya dengan iman,aku diselamatkan karena iman,dibenarkan juga karena iman,bukan karena perbuatan/melakukan hukum taurat.
nah skrg aku tanya ke bro,sebagai orang protestan/calvin apa arti surat yakobus 2:14-26 untuk protestan atau calvin?dijawab dlu sodaraku seiman.

Itulah mengapa kulo katakan: dasar keselamatan antara kita berbeda.

Njenengan beranggapan bahwa urutannya:
Iman --> keselamatan (tindakan aktif njenengan, sedangkan Allah pasif)

Kulo:
Kasih anugerah Allah --> Iman --> perbuatan --> keselamatan (tindakan aktif Allah pertama kalinya, kulo bersifat pasif, namun kemudian aktif)

Masalah Yak 2: 14-26 bagi saya, bisa anda lihat di bagan di atas: di urutan manakah ayat tersebut berada.
October 13, 2012, 05:36:13 AM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2728
  • Denominasi: Katolik
yah banyaklah,karena orang Kristen terpecah2 dengan berbagai macam pendapat,tapi kita semua diharapkan menjadi 1 Tubuh Kristus,walau berbeda2 pendapat.maka itu mau dirundingkan dengan sodara2 seiman yang didalam Kristus.
menurutku pribadi:
Aku percaya dengan iman,aku diselamatkan karena iman,dibenarkan juga karena iman,bukan karena perbuatan/melakukan hukum taurat.
nah skrg aku tanya ke bro,sebagai orang protestan/calvin apa arti surat yakobus 2:14-26 untuk protestan atau calvin?dijawab dlu sodaraku seiman.

Sebelum saya menjelaskan lebih lanjut, sebaiknya kita mengerti, apa definisinya IMAN.
Ibr. 11: 1.
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Contoh: Iman didalam kehidupan kita sehari-hari..
"Dasar dari segala sesuatu" yang kita harapkan.
Kita percaya bahwa dibawah tanah itu ada mutiara yang sangat berharga.
kita mengharap untuk dapat memiliki mutiara itu.
"Bukti dari segala sesuatu" yang tidak kita lihat.
Kita belum pernah melihat mutiara tsb.
Kita buktikan dengan menggali tanah tsb. tanpa mengenal  lelah.

IMAN, untuk mendapatkan keselamatan.
"Dasar dari segala sesuatu" yang kita harapkan.
Kita percaya bahwa Yesus adalah, jalan, kebenaran dan mendapatkan hidup kekal di Sorga.
Kita mengharap untuk dapat memiliki hidup kekal itu..
"Bukti dari segala sesuatu" yang tidak kita lihat.
Kita belum pernah melihat hidup kekal di Sorga itu.
Kita buktikan dengan melangkah, berbuat kasih tanpa mengenal lelah.

Jadi kesimpulannya ialah:
Dengan IMAN saja sudah cukup kita mendapatkan keselamatan itu.
Sebab dengan Iman, sudah mencakup perbuatan.
Jadi IMAN adalah kesatuan antara " PERCAYA  dan   BERBUAT.", yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Dengan cuma PERCAYA tidaklah cukup, tidak menjamin untuk mendapatkan keselamatan itu.
Harus disertai dengan PERBUATAN.


October 13, 2012, 07:06:53 AM
Reply #14
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 277
Sebelum saya menjelaskan lebih lanjut, sebaiknya kita mengerti, apa definisinya IMAN.
Ibr. 11: 1.
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Contoh: Iman didalam kehidupan kita sehari-hari..
"Dasar dari segala sesuatu" yang kita harapkan.
Kita percaya bahwa dibawah tanah itu ada mutiara yang sangat berharga.
kita mengharap untuk dapat memiliki mutiara itu.
"Bukti dari segala sesuatu" yang tidak kita lihat.
Kita belum pernah melihat mutiara tsb.
Kita buktikan dengan menggali tanah tsb. tanpa mengenal  lelah.

IMAN, untuk mendapatkan keselamatan.
"Dasar dari segala sesuatu" yang kita harapkan.
Kita percaya bahwa Yesus adalah, jalan, kebenaran dan mendapatkan hidup kekal di Sorga.
Kita mengharap untuk dapat memiliki hidup kekal itu..
"Bukti dari segala sesuatu" yang tidak kita lihat.
Kita belum pernah melihat hidup kekal di Sorga itu.
Kita buktikan dengan melangkah, berbuat kasih tanpa mengenal lelah.

Jadi kesimpulannya ialah:
Dengan IMAN saja sudah cukup kita mendapatkan keselamatan itu.
Sebab dengan Iman, sudah mencakup perbuatan.
Jadi IMAN adalah kesatuan antara " PERCAYA  dan   BERBUAT.", yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Dengan cuma PERCAYA tidaklah cukup, tidak menjamin untuk mendapatkan keselamatan itu.
Harus disertai dengan PERBUATAN.

Shallom

Saya setuju 100% Mbah....


GBU
October 13, 2012, 07:25:10 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12160
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Sebelum saya menjelaskan lebih lanjut, sebaiknya kita mengerti, apa definisinya IMAN.
Ibr. 11: 1.
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Contoh: Iman didalam kehidupan kita sehari-hari..
"Dasar dari segala sesuatu" yang kita harapkan.
Kita percaya bahwa dibawah tanah itu ada mutiara yang sangat berharga.
kita mengharap untuk dapat memiliki mutiara itu.
"Bukti dari segala sesuatu" yang tidak kita lihat.
Kita belum pernah melihat mutiara tsb.
Kita buktikan dengan menggali tanah tsb. tanpa mengenal  lelah.

IMAN, untuk mendapatkan keselamatan.
"Dasar dari segala sesuatu" yang kita harapkan.
Kita percaya bahwa Yesus adalah, jalan, kebenaran dan mendapatkan hidup kekal di Sorga.
Kita mengharap untuk dapat memiliki hidup kekal itu..
"Bukti dari segala sesuatu" yang tidak kita lihat.
Kita belum pernah melihat hidup kekal di Sorga itu.
Kita buktikan dengan melangkah, berbuat kasih tanpa mengenal lelah.

Jadi kesimpulannya ialah:
Dengan IMAN saja sudah cukup kita mendapatkan keselamatan itu.
Sebab dengan Iman, sudah mencakup perbuatan.
Jadi IMAN adalah kesatuan antara " PERCAYA  dan   BERBUAT.", yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Dengan cuma PERCAYA tidaklah cukup, tidak menjamin untuk mendapatkan keselamatan itu.
Harus disertai dengan PERBUATAN.
Ibr 11:1 merupakan salah satu diskripsi iman, bukan definisi dari iman.
Iman adalah mempercayakan diri kepada kasih Kristus, yaitu percaya bahwa perbuatan kita tidak mampu menyelamatkan kita maka percaya Yesus sebagai Juruselamat.
Iman justru BERTOLAK BELAKANG dengan perbuatan.
di Rm 4, Paulus jelas menyatakan hal ini:
4:2   Sebab jikalau Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah.
4:3   Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? "Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran."

di Surat Galatia Paulus mempertentangkan "the works of the law" dengan "the hearing of faith".

Jadi kita diselamatkan oleh Kristus melalui iman saja.

Sampe sini pasti pada nanya "Kalau gitu orang Kristen gak usah berbuat baik? idup kaya setan aja gak apa2".
Nah, Surat Yakobus menjawab hal itu. Iman, pada saatnya nanti, pasti akan memunculkan perbuatan baik. Tapi sebuah kesalahan besar kalau kita taruh perbuatan baik ini di depan, artinya perbuatan ini kita usahakan.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
October 13, 2012, 01:51:41 PM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
iman timbul dari pendengaran akan Firman Allah.
Yesus sendiri berkata:"siapa punya telinga hendaklah ia mendengar" supaya kita mendengar FirmanNya,jadi kita boleh percaya dan mendapatkan kebenaran.
iman sejati menghasilkan perbuatan yang sesuai kehendakNya.
iman semu tanpa perbuatan bisa dikatakan tidak beriman.
benar gak begini maksud Alkitab?

« Last Edit: October 13, 2012, 01:55:40 PM by ardilin »
October 13, 2012, 02:11:12 PM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4653
  • Gender: Male
Tuhan Yesus Kristus menghendaki kita menjadi 1 Tubuh Kristus,sehati,sepikir,seiman itu yang dikehendakiNya.

1.di Alkitab ga pernah disebutin kita diselamatkan oleh iman + perbuatan.
tapi kita diselamatkan karena Iman. dan di Yakobus itu menegaskan Iman kita yang sejati itu yang menghasilkan perbuatan.sedangkan iman yang tidak sejati/iman tanpa perbuatan itu dikatakan bukan iman?betul??
Sudah betul jawaban anda sendiri. Mengapa masih bertanya?

Kita diselamatkan hanya karena iman bukan karena perbuatan baik kita lalu diselamatkan.
Kita diselamatkan juga bukan gabungan iman dan perbuatan baik sehingga layak diselamatkan.
Kita diselamatkan hanya kaena iman saja, tidak memandang perbuatan baik kita.

Selanjutnya iman tanpa perbuatan iman sama juga iman yang kosong alias tidak beriman.
Jadi sebab karena memiliki iman kepada Kristus, maka kita menunjukan buah iman kita dalam perbuatan-perbuatan kita sehingga iman kita menjadi sempurna.

Perbuatan yang dimaksudkan bukan perbuatan sebagai syarat diselamatkan tetapi sebagai reaksi setelah diselamatkan.

Untuk memahami, keselamatan karena perbuatan baik adalah aksi untuk mendapatkan reaksi (yaitu diselamatkan).
Perbuatan baik yang dilakukan karena iman adalah reaksi dari sebuah aksi (yaitu beriman).

Quote
2.jadi dikatakan di Alkitab,ciri2 yang bisa disebut beriman yang bagaimana?
Beriman erat kaitannya dengan dilahirkan kembali atau lahir baru dalam istilah umum.

"Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali. Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh." (Yohanes 3:7-8)

Saat seorang memiliki iman, ia akan dilahirkan kembali, hidupnya akan berubah. Tetapi jika ditanya ciri-cirinya, maka saya juga copas kata-kata Yesus diatas. Tidak ada ciri-ciri secara lahiriah, tetapi masing-masing pribadi akan menunjukan buah-buah imannya dalam ketaatannya akan Firman Tuhan (teks-teks Alkitab).

Quote
3.orang percaya yang dimaksud bawah ini sungguh mengakui Yesus Kristus Tuhan satu satuNya Tuhan menerimaNya dengan hati dan mengakuinya dengan mulut,Jadi orang Kristen yang bener2 Beriman.
jawabannya yang sesuai Firman Tuhan:Selamat/Binasa? :

cut

Keselamatan itu kedaulatan Tuhan Yesus.jadi gimana komentar Sodara Sodara Seiman?

Maaf saya manusia hanya melihat luarnya saja, jadi tidak dapat menghakimi apakah selamat atau binasa selain dari Tuhan Yesus Kristus saja.

1Kor 4:5
"Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah."

Roma 2:16 menyatakan "akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia,"

Saya tidak dapat menjawab pertanyaan ke tiga anda...
October 13, 2012, 04:58:07 PM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2289
Jelas sekali bahwa keselamatan diterima melalui iman. Hasil daripada iman yang sejati adalah :
- Perbuatan
- Keselamatan

Jadi jangan didikotomikan antara iman dan perbuatan karena keduanya sejalan.


GBU
October 14, 2012, 12:19:17 AM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2728
  • Denominasi: Katolik
Itulah mengapa kulo katakan: dasar keselamatan antara kita berbeda.

Njenengan beranggapan bahwa urutannya:
Iman --> keselamatan (tindakan aktif njenengan, sedangkan Allah pasif)

Kulo:
Kasih anugerah Allah --> Iman --> perbuatan --> keselamatan (tindakan aktif Allah pertama kalinya, kulo bersifat pasif, namun kemudian aktif)

Masalah Yak 2: 14-26 bagi saya, bisa anda lihat di bagan di atas: di urutan manakah ayat tersebut berada.

Sebenarnya dasar keselamatan antara kita tidak berbeda, masalahnya  cuma arti dari kata-kata yang dipakai tidak didefinisikan secara jelas.

Secara aktip Allah menawarkan kasih karunia kepada manusia.

Manusia mendengar dan memberikan respond,percaya, tawaran Allah itu. Percaya adalah sikap hati dan pikiran secara pasip, jadi tidak berbuat apa-apa.
Kemudian manusia berbuat, melangkah melakukan sesuatu, sesuai dengan kehendakNya.
( Percaya  +  Berbuat ) ini yang dinamakan IMAN.

Hasil dari penawaran dan respond ini, ialah Keselamatan.

Jadi kalau dirangkum adalah sbb.

Kasih Karunia Allah  +  Iman  =  Keselamatan.

Jadi bukan :
Kasih Karunia Allah  +  Percaya  =  Keselamatan.
Disini arti percaya itu ada kadarnya, ada prosentasinya belum penuh, maka dikatakan iblis pun percaya bahwa Yesus itu adalah Tuhan, maka ia gemetar.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)