Author Topic: keselamatan oleh iman saja atau iman + perbuatan?yang mana yg sesuai Alkitab?  (Read 51903 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 18, 2012, 02:56:25 AM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2728
  • Denominasi: Katolik
Menurut Anda apakah iman sejati itu? Sorry, saya harus bertanya dulu, sebab banyak orang Kristen itu mempunya pengertian yg berbeda2 tentang apa itu iman yg sejati.

1. Iman yg tidak sejati dipastikan tidak dapat menghasilkan buah Roh yg seperti diinginkan oleh Allah. Tapi iman yg suam2 kuku tentu saja bisa, cuma banyak dikitnya saya tak tahu. :)
Namun yg pasti apakah orang Kristen yg beriman suam-suam kuku akan kehilangan keselamatan? Jawabannya adalah tidak. Keselamatannya tidak hilang, yang hilang adalah penghargaannya( reward). Berkat dan Talenta yg Tuhan berikan dia sia2kan makanya Tuhan tidak bisa memakainya menjadi Duta Tuhan didunia ini( Tuhan muntahkan dia keluar) Coba baca Wahyu 3:14-22

2. Apakah saya memiliki iman yg sejati? Jawaban saya adalah YA, saya telah memiliki itu. Tapi kalo orang lain yg ngaku Kristen apakah memilikinya? Jujur kata saya tak tahu. :)

Kalo boleh tahu kenapa Anda masih sangat jauh memiliki iman yg sejati itu? Apa ukuran jauh dan dekatnya iman sejati itu?

Kita orang Kristen tahu bahwa Yesus adalah Tuhan,
Kita tahu bahwa Yesus amat sangat mengasihi kita semua, dengan dibuktikanya, dirinya sendiri dikorbankan di kayu salib, untuk menebus dosa manusia.
Kalau kita beriman sejati didalam Yesus, kita tentunya akan mempercayakan hidup kita dan berani menyerahkan seutuhnya hidup kita kepada Nya.
Misalnya:
Kalau kita bisa mendengar suara Yesus, lalu kita diperintahkan untuk meninggalkan keluarga kita, dan disuruh mengadakan pelayanan di Timur Tengah, dengan iman yang sejati, kita tanpa berpikir dua kali, kita langsung berangkat, tanpa menimbang-nimbang akibatnya.
Karena kita tidak bisa mendengar suara Yesus secara langsung, maka yang dimaksud dengan Iman yang Sejati ialah: Kita mempercayakan diri kita kepada Nya, dan membiarkan kehendaknya terjadi pada kita, baik hal itu menyenangkan atau menyusahkan kita, seperti yang ada di doa "Bapa Kami" yang telah diajarkan kepada kita: Jadilah kehendak Mu diatas bumi, seperti didalam Sorga.

Dari contoh tsb. diatas saya kira cukup jelas, apa yang dimaksud dengan Iman yang sejati.
Apakah sdr. masih berani mengatakan bahwa Iman sdr. adalah Iman yang Sejati ???
October 18, 2012, 06:39:49 AM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12137
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik - OSAS
Kita orang Kristen tahu bahwa Yesus adalah Tuhan,
Kita tahu bahwa Yesus amat sangat mengasihi kita semua, dengan dibuktikanya, dirinya sendiri dikorbankan di kayu salib, untuk menebus dosa manusia.
Kalau kita beriman sejati didalam Yesus, kita tentunya akan mempercayakan hidup kita dan berani menyerahkan seutuhnya hidup kita kepada Nya.
Misalnya:
Kalau kita bisa mendengar suara Yesus, lalu kita diperintahkan untuk meninggalkan keluarga kita, dan disuruh mengadakan pelayanan di Timur Tengah, dengan iman yang sejati, kita tanpa berpikir dua kali, kita langsung berangkat, tanpa menimbang-nimbang akibatnya.
Karena kita tidak bisa mendengar suara Yesus secara langsung, maka yang dimaksud dengan Iman yang Sejati ialah: Kita mempercayakan diri kita kepada Nya, dan membiarkan kehendaknya terjadi pada kita, baik hal itu menyenangkan atau menyusahkan kita, seperti yang ada di doa "Bapa Kami" yang telah diajarkan kepada kita: Jadilah kehendak Mu diatas bumi, seperti didalam Sorga.

Dari contoh tsb. diatas saya kira cukup jelas, apa yang dimaksud dengan Iman yang sejati.
Apakah sdr. masih berani mengatakan bahwa Iman sdr. adalah Iman yang Sejati ???
Di sorga tidak ada sakit penyakit, tidak ada kekurangan, tidak ada air mata kesusahan. Jadilah kehendakMu di bumi seperti di sorga artinya kita ingin di bumi ini tidak ada sakit penyakit, kekurangan dan kekusahan menimpa kita. Ini sesuai dengan kehendak Bapa.
If salvation can be lost, then who is righteous enough to keep their own salvation?
October 18, 2012, 06:51:12 AM
Reply #32
  • FK - Junior
  • **
  • Posts: 97
  • Denominasi: protestan
SYARAT KESELAMATAN DI DALAM KRISTUS YESUS:

1. Keselamatan adalah ANUGERAH, jadi tidak ada usaha manusia di dalamnya
2. Keselamatan diperoleh bila kita dilahirkan baru (Yoh.3:5) yang kronologisnya sbb:
Rom 10:9  Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Rom 10:10  Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
3. Dibaptis sebagai pengakuan bahwa kita ditenggelamkan dan mati bersama2 dengan Yesus dan muncul dari air sebagai kebangkitan bersama2 dengan Yesus
4. Adanya perubahan dalam hidup kita:
a. memiliki kerinduan yang besar untuk membaca Firman Tuhan
b. Firman Tuhan yang berkuasa itu mengubah sifat dan karakter kita
c. memiliki kuasa untuk berkata TIDAK terhadap dosa
d. memelihara persekutuan pribadi dengan Tuhan
e. bertumbuh di dalam pengenalan akan Tuhan yang semakin hari akan semakin menyadarkan kita bahwa hanya karena anugerah Tuhanlah maka kita DISELAMATKAN
October 18, 2012, 02:45:11 PM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2728
  • Denominasi: Katolik
Di sorga tidak ada sakit penyakit, tidak ada kekurangan, tidak ada air mata kesusahan. Jadilah kehendakMu di bumi seperti di sorga artinya kita ingin di bumi ini tidak ada sakit penyakit, kekurangan dan kekusahan menimpa kita. Ini sesuai dengan kehendak Bapa.

Penafsiran anda itu kalau dilihat dari kaca mata kedagingan dapat dibenarkan, tidak ada sakit penyakit, hidup berkecukupan, makmur, tidak pernah menderita.
 
Sorry, penafsiran anda itu tidak benar, sebab:
Doa Bapa Kami yang diajarkan oleh Yesus itu, adalah untuk keselamatan roh kita nanti, bukan untuk kenikmatan kedagingan, maka kalimat berikutnya ialah: berilah kami, pada hari ini, makanan secukupnya.
October 23, 2012, 11:10:26 AM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 909
[b]Yoh. 3; 16.[/b]
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.


Pertanyaan : Betulkah dengan ayat tsb. diatas, cukup untuk menyelamatkan manusia ??

Menurut ajaran PAUS/ Gereja Katolik, Alkitab Scriptura tidak cukup bagi manusia, karena itu Gereja Katolik ANTI Sola Scriptura dan menganggap hal tersebut sebagai suatu KESESATAN.

PAUS/ GK mensyaratkan keselamatan sebagai berikut:

DOGMA UNAM SANCTAM:
  "Adalah SANGAT PERLU bagi semua orang untuk KESELAMATAN mereka, TUNDUK kepada kekuasaan Paus Roma."

DOGMA EENS:  "Gereja Roma yang Kudus benar-benar mempercayai, meyakini dan menyatakan bahwa mereka yang TIDAK hidup dalam ketaklukan kepada Sri Paus atau persekutuan dengan anggota-anggota Gereja yang TAKLUK kepadaPaus (CIC, can. 751), tidak hanya Kafir (Islam), tapi juga penganut Yudaisme (Yahudi), BIDAT (Protestan) dan SKISMATIK (Orthodox) TIDAK BISA menjadi pengikut serta dalam kehidupan kekal, tapi akan pergi ke dalam API YANG KEKAL (NERAKA) yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya"



Saya mengerti sekarang, maksud anda.
Ternyata yang saya imani dan yang anda imani, ada perbedaan yang mendasar, maka dari itu pembicaraan kita tidak pernah nyambung.

Mohon kalau penafsiran saya ini, ada yang tidak benar, dikoreksi  !


Benar sekali penafsiran anda, Iman Katolik yang anda imani dan Iman kepada Kristus memiliki perbedaan mendasar.

Penebusan dengan tubuh dan darah Kristus di atas kayu salib adalah yang diimani oleh pengikut Yesus.



Jadi kesimpulannya ialah:
Dengan IMAN saja sudah cukup kita mendapatkan keselamatan itu.
Sebab dengan Iman, sudah mencakup perbuatan.
Jadi IMAN adalah kesatuan antara " PERCAYA  dan   BERBUAT.", yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Dengan cuma PERCAYA tidaklah cukup, tidak menjamin untuk mendapatkan keselamatan itu.
Harus disertai dengan PERBUATAN.

Kesimpulan anda terlalu dini mbah kalau tidak dikategorikan salah.

Tergantung juga IMAN kepada siapa dan PERBUATAN apa untuk mendapatkan keselamatan.

Iman kepada PAUS atau Iman kepada Yesus bisa berakhir dengan perbedaan yang sangat besar mbah.
October 23, 2012, 11:15:13 AM
Reply #35
  • FK - Full Member
  • ***
  • Posts: 140
  • Gender: Male
  • Denominasi: Tidak termasuk denominasi yang berjumlah 19.057.296
Setidaknya ada 2 Calvinis yang percaya bahwa pembenaran itu bukan hanya oleh iman saja, tetapi juga oleh perbuatan baik: NT Wright dan Norman Shepherd...

Btw, ada yang mau gak membahas pemikiran kedua orang itu?

Apakah keduanya masih bisa disebut Calvinis?
Berikan referensi resmi, jangan cuma bikin argumen “orang-orangan sawah”. Kalau enggak begitu, orang-orang non-Kristen berkomentar: “Pantes saja mereka Kristen, biasa fitnah…”
October 23, 2012, 04:06:54 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 39216
Penafsiran anda itu kalau dilihat dari kaca mata kedagingan dapat dibenarkan, tidak ada sakit penyakit, hidup berkecukupan, makmur, tidak pernah menderita.
 
Sorry, penafsiran anda itu tidak benar, sebab:
Doa Bapa Kami yang diajarkan oleh Yesus itu, adalah untuk keselamatan roh kita nanti, bukan untuk kenikmatan kedagingan, maka kalimat berikutnya ialah: berilah kami, pada hari ini, makanan secukupnya.

klo anda mengerti dgn baik mengenai DOA BAPA KAMI, bukan saja untuk keselamatan nanti, tetapi selagi kita masih berada di dunia ini.

1. Bapa kami  sorga, dikuduskanlah namaMu. inilah pengakuan seorang anak, bahwa kita mempunyaI BAPA BERDIAM DI SORGA, jadi kita adalah anak anak kerajaan Sorga yan g sementara berada di dunia. kita sudah di "adopsi" menjadi anak kerajaan sorga, sudah punya tempat tinggal tetap, bukan di dunia tetapi di sorga.

2. datanglah kerajaanMU  - Kerajaan Allah, kerajaan damai sejahtera, kita bisa mengundang untuk datang dalam kehidupan kita, dalam rumah tangga kita, dalam keluarga kita, sehingga ada damai sejahtera / suasana Surga menjadi nyata.

3 jadilah kehendakMu di bumi seperti di Surga - kehendak ALLAH yang jadi dalam hidup ini, bukan kehendak sendiri / kemauan sendiri / keinginan sendiri , mau taat dan mendengar  serta menuruti kehendak BAPA SAJA.

4 dst. . .  bla bla bla

jadi doa Bapa kami bukan suatu hafalan aja, 1 menit sudah selesai, tetapi doa BAPA KAMI merupakan pola, patron untuk kita berdoa.
October 24, 2012, 05:38:40 PM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2519
  • Gender: Male
  • kasihsukacitaku
    • kasih,sukacita,damai sejahtera,kesabaran,kemurahan,kebaikan,kesetiaan,kelemahlembutan,penguasaan diri
  • Denominasi: Galatia 5:22-23
Sudah betul jawaban anda sendiri. Mengapa masih bertanya?


Biasalah...mungkin si TS ingin tahu pendapat para member, walaupun dia sebenarnya sudah tahu...
tapi jadinya diskusinya kurang berkembang, karena si TS sudah tahu jwbannya (at least menurut bro Krispus) :coolsmiley:
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu (Galatia 5:22-23)
October 24, 2012, 06:24:35 PM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2052
Biasalah...mungkin si TS ingin tahu pendapat para member, walaupun dia sebenarnya sudah tahu...
tapi jadinya diskusinya kurang berkembang, karena si TS sudah tahu jwbannya (at least menurut bro Krispus) :coolsmiley:
disini perlu keterbukaan masing masing orang,aku cuma mau tahu berbagai pandangan dari sodara seimanku disini.
soalnya tiap pandangan orang berbeda beda,dari perbedaan ini mencari kesatuan hati dan kesatuan tujuan yang benar menurut Alkitab.
October 25, 2012, 10:22:45 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2728
  • Denominasi: Katolik
Untuk menjawab pertanyaan Topik diatas, disini saya lampirkan conclusi dari hasil diskusi mengenai 5 gadis bijak & 5 gadis bodoh.

Quote from: mbah.Sam on Today at 05:01:10 AM
 Lima gadis bijak dan lima gadis bodoh dipersiapkan dengan PELITA, berarti kita orang Kristen dipersiapkan sebagai ANAK ALLAH.

Pelita selalu dilengkapi dengan MINYAK tentunya, berarti kita sebagai anak Allah selalu dilengkapi dengan ROH KUDUS.

Lima gadis bijak selalu MEMELIHARA MINYAK yang dia bawa, berarti kita selalu MEMELIHARA ROH KUDUS yang ada di sanubari kita masing-masing, sehingga menghasilkan buah-buah kasih dari tingkah laku perbuatan kita.

Lima gadis yang bodoh MENGABAIKAN MINYAK yang dia bawa, berarti kita MENGABAIKAN ROH KUDUS yang ada di sanubari kita masing-masing, sehingga tidak menghasilkan buah-buah kasih dari tingkah laku perbuatan kita.

Quote from: Dya1^_^ on October 19, 2012, 01:21:02 AM
 Kita harus menjaga pelita agar tetap menyala. Alkitab berkata bahwa jangan padamkan Roh, agar tetap menyala menjelang kedatangan Tuhan.
[/quote]

Sdr. Dya1, menjelaskan : JANGAN PADAMKAN ROH.
Sekalipun kita sudah menjadi anak Allah, dan ROH KUDUS berada didalam tubuh kita, akan tetapi kalau ROH KUDUS tsb. dipadamkan, berarti PERBUATAN KITA SUDAH TIDAK MENGHASILKAN KASIH, kita sudah tidak menpunyai terang lagi, tentunya kita tidak akan dapat masuk kedalam Kerajaan Allah.   

Quote from: SHIPIROZ PURBA on October 22, 2012, 01:12:22 PM
 Sebetulnya apa yang saya tanyakan tsb, untuk menjelaskan bahwa permualaan awal di ayat tsb, Tuhan YESUS menegaskan suatu perkara " KERAJAAN SORGA" bukan...??
 Maka selanjutnya kita menjalankan pergumulan hidup kita didunia ini ( dunia fana ini )...apakah akhirnya nanti kita masuk dalam katagori 5 gadis bodoh atau 5 gadis pintar seh...??? Soalnya sama sama kedia type tsb mengaku sudah percaya kepada Tuhan YESUS kRISTUS bukan...???
    Apa yang membedakannya dan apa yang menyebabkannya 5 gadis bodoh ga bisa ikut pesta pernikahan dan 5 gadis pintar sampai bisa ikut pesta pernikahhan ( pertemuan mempelai pria dan wanita )...???
[/quote]

Mengenai perbuatan oleh saudara SHIPIROZ, dijelaskan sebagai PERGUMULAN HIDUP selama kita masih didunia ini, sehingga HASIL DARI PERBUATAN kita selama kita bergumul akan menentukan, apakah kita bisa ikut pesta kawin atau tidak.

Quote from: Dita_Herawati. on October 22, 2012, 05:55:01 PM
 Saudara-saudariku, marilah kita menjadi seperti 5 gadis yang bijak yang terus berjaga-jaga menyediakan  minyak menunggu kedatangan mempelai pria, marilah kita memperbanyak amal kebajikan dan insaf atas segala kekhilafan yang telah kita perbuat, demikinalah, syalom.
[/quote]

Perbuatan sdr. Dita, menjelaskan, dengan menginsyafi akan kesalahan dan berbuat kebaikan, yang berarti berusaha agar pelita tsb, agar tetap mempunyai terang, yaitu berupa PERBUATAN_PERBUATAN KASIH.

Quote from: jannet on Yesterday at 04:31:49 PM
 klo kamu percaya Tuhan, tetapi perbuatan akhir kamu - dosa - apakah berkenan di hati Tuhan ?
    seperti, kamu yang siap dengan baju putih putih untuk masuk dalam pesta, tetapi sadar atau tidak, baju yang anda pakai berlumpur, apakah dengan baju / pakain putih anda sudah  bernoda / lumpur  anda mau masuk kedalam pesta ?
    sudah pasti anda akan membersihkan dulu baju yang sudah bernoda tersebut.
[/quote]

Sdr, jannet, menekankan dengan : PERBUATAN AKHIR sebab kematian manusia, tidak ada orang yang tahu, jadi kita harus selalu siap, selama kita masih sempat membersihkan noda didalam diri kita masing-masing.

Yoh.5: 28 - 29.
Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang didalam kuburan akan mendengar suaraNya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.

KESIMPULAN : Untuk menentukan Keselamatan kita, Faktor PERBUATAN tidak dapat diabaikan begitu saja.

   
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)