Author Topic: Membuang Yakobus & Menyelipkan “Hanya” (Martin Luther Katolik Kafetaria?)  (Read 6030 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 04, 2018, 11:49:11 AM
Reply #40
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9112
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Anda menyebut Luther mau dibunuh karena mendapat sumber dari satu pihak, bgmn kalo kita seimbangkan informasi, surat dari paus untuk memohon kaisar memenjarakan Luther adalah palsu http://www.katolisitas.org/luther-dan-ekskomunikasinya/


sy slalu menyarankan :
kalo mau ambil referensi soal ini yang Katolik jangan dari sumber Katolik
yang Protestan juga jangan dari sumber Protestan

bukan apa2, kadang ada selipan sentimennya

mari kita cari sumber netral seperti yang paling gampang didapat itu wikipedia, atau encyclopedia britanicca
nanti anda akan dapat masukan yang netral apa adanya tanpa bumbu2 apapun broh

contoh :

https://en.wikipedia.org/wiki/Martin_Luther#Diet_of_Worms

Luther refused to recant his writings. He is sometimes also quoted as saying: "Here I stand. I can do no other". Recent scholars consider the evidence for these words to be unreliable, since they were inserted before "May God help me" only in later versions of the speech and not recorded in witness accounts of the proceedings.[69] However, Mullett suggests that given his nature, "we are free to believe that Luther would tend to select the more dramatic form of words."[67]

lihat diatas itu ada kata2 Luther yang sepertinya didramatisasi supaya terkesan dia adalah victim banget
tp para ahli ngga setuju dan kalopun dipikir emang aneh kok penempatan kata2nya
nah yang sperti itu biasanya dapat dari sumber Protestan, mereka biasa nambah2in sesuatu supaya kelihatannya Luther itu keren banget dan Katolik itu salah banget

ini salah satu contoh aja, Katolik pun ada demikian kalau anda mau cari

kalau anda baca dari sumber tersebut, Luther menentang gereja, lalu dikluarkan lah edict of worms untuk menangkapnya, sayangnya Luther ini gagal ditangkap aja, dia dibantu Jerman

To protect the authority of the Pope and the Church, as well as to maintain the doctrine of indulgences, ecclesiastical officials convinced Charles V that Luther was a threat and persuaded him to authorize his condemnation by the Holy Roman Empire. Luther escaped arrest and remained in seclusion at Wartburg castle for several months where he continued to write and translate the New Testament into German.

escaped arrest and diasingkan
nah udah pake logika aja, saat itu kalo ditangkep ya dia mati pasti
gereja Katolik saat itu suka membunuh yang menentang mereka itu sudah rahasia umum, dunia udah tau, Paus udah mengakui, ngga usah ditutup2i lagi

para pendahulu Luther yang tertangkap dan dibunuh salah satunya Jan Hus

https://en.wikipedia.org/wiki/Jan_Hus

After John Wycliffe, the theorist of ecclesiastical reform, Hus is considered the first Church reformer
 He was burned at the stake for heresy against the doctrines of the Roman Catholic Church


kalo Luther ketangkap? ya pasti mati
kalo Jan Hus ngga ketangkap? ya dia yang bikin protestan :)

sesederhana itu koq

skali lagi sy sarankan ambil dari sumber yang netral

ini loh namanya menyeimbangkan informasi
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
January 04, 2018, 12:07:08 PM
Reply #41
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9112
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Kl saya berusaha melokalisasi masalah, Luther itu sbetulnya bukan protes pd 'Gereja Katolik Roma' krn Luther sendiri dari Gereja Katolik Roma,
Luther pasti mengakui kl Petrus adalah pemimpin para rasul, Luther juga pasti mengakui kl Paus adalah penerus Petrus, dll.
Luther itu sedang protes atas beberapa ajaran yg beredar di Gereja pd abad 15.

Sayangnya pd masa itu tidak tercapai rekonsiliasi antara Luther dg pimpinan Gereja Katolik Roma abad 15 shg terjadi skisma gereja barat.
Dari masalah thd ajaran tertentu, lalu turun-temurun mulai membesar dan meluas.

Kita di masa kini melihat seolah Protestan vs Gereja Katolik Roma.
Scr turun-temurun kita diajar menggeneralisir masalah.
Oknum protestan berusaha mbuktikan seluruh Gereja Katolik Roma itu salah; bgitu juga oknum katolik berusaha mbuktikan seluruh gereja protestan itu salah.

Emangnya protestan jadi lebih indah di mata dunia kl katolik kelihatan jelek, dan sbaliknya?

emang Luther itu protes beberapa ajarannya, bukan kepada keseluruhan gereja

Protestan asal jadi sekarang taunya Luther itu seolah2 ingin "menggulingkan" gereja Katolik saat itu
lebay banget

Apakah dengan protes Luther ini gereja Katolik jadi kehilangan kerasulannya? nggak, mereka tetap ada sampe akhir zaman itu saya percaya

apakah lalu smua yang ada di gereja Katolik jadi salah karena Luther protes? kagak juga, malah menurut sy Luther kebablasan ingin menekankan "hanya iman" sampe2 mau merevisi alkitab, itu terlalu semangat namanya ;D

pada akhirnya smua yang Luther pakai untuk mendirikan Protestan itu smua dari Katolik

kenapa kok akhirnya lahir sola scriptura?
ya karena saat itu satu2nya yang ngga pernah salah cuma Alkitab, dan memang dilabeli demikian oleh Katolik sendiri
tradisi? udah jelas pernah salah (yang sampe sekarang si Chinbin bilang ngga ada salah) ;D

masalahnya saat itu gereja Katolik berusaha membunuh smua orang yang menentang ajarannya, itu dia makanya Protestan "terpaksa" lahir

sampe sekarang orang2 Protestan yang ngga pernah belajar sejarah pasti bilang Katolik sesat dan sebaliknya

untung Paus yang sekarang belajar sejarah :)
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
January 04, 2018, 12:16:34 PM
Reply #42
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 28
  • Denominasi: Katolik
Benar Gereja Katolik mengakui bahwa Jan Hus dihukum mati dengan dibakar(tidak ada yg ditutup-tutupi) http://www.katolisitas.org/tentang-perpecahan-gereja-john-wyclif-dan-jan-hus/
tapi logika anda yang mengatakan Luther pasti akan dihukum mati juga menurut saya bukanlah kesimpulan yang objektif. Jika A yg melakukan sesuatu dihukum mati pd zaman X maka B yg melakukan sesuatu juga dihukum mati pd zaman Y.

Terlepas bahwa hukuman mati dengan dibakar itu terdengar sangat tidak manusiawi dan kejam di masa sekarang, namun tidak dapat dipungkiri, bahwa di zaman itu, hal itu adalah penghukuman yang umum diberlakukan terhadap penjahat tingkat tinggi. Heretik termasuk di dalamnya, mengingat akibatnya yang menyesatkan, dan dapat pula menimbulkan kekacauan dalam masyarakat, seperti terjadinya Revolusi Petani (1381) di Inggris akibat ajaran Wyclif yang menentang hirarki dan kepemilikan Gereja.

Nampaknya kekejaman hukuman mati di sekitar abad pertengahan sampai abad ke 18 tersebut, turut mewarnai sejarah dunia, termasuk Gereja. Setelah pecahnya reformasi Protestan, hukuman mati juga diberlakukan oleh kaum Protestan kepada umat Katolik, terutama para imam dan religius yang setia kepada Paus, karena merekapun dianggap heretik oleh para pemimpin Protestan dalam hal ini. Yang lebih kondusif untuk mengusahakan persatuan sesama murid Kristus adalah melihat sejarah sebagai acuan untuk memperbaiki diri di masa kini dan masa mendatang. Dalam bahasa rohani, langkah ini disebut pertobatan, yang diawali juga dengan kesediaan untuk meminta maaf dan memberi maaf. Hal ini telah dilakukan oleh pihak Gereja Katolik, melalui St. Paus Yohanes Paulus II.

Dalam kunjungannya ke negara asal Hus, Cekoslovakia, di tahun 1990, St. Paus Yohanes Paulus II menyampaikan pidatonya dengan mengacu kepada pernyataan Kardinal Praha, Josef Beran, dalam Konsili Vatikan II, dalam pembahasan tentang kebebasan beragama dan toleransi. Kardinal Beran, dalam debat penyusunan dokumen Konsili, Deklarasi tentang Kebebasan Beragama (20 Sept 1965), kurang lebih mengatakan, bahwa kini Gereja Katolik di negaranya seperti ingin menyembuhkan luka lama akibat penghukuman yang dilakukan atas nama Gereja, terhadap Jan Hus yang dilakukan di abad ke-15. Saat itu, pemerintah sekular yang mendukung Gereja Katolik, melaksanakan hukuman yang kemudian melukai hati banyak orang. Trauma ini menyisakan halangan yang sangat besar dalam kehidupan rohani mereka, yang kemudian digunakan oleh para musuh Gereja, bahkan sampai saat ini, untuk menyerang Gereja Katolik. Kejadian sejarah itu mendorong Konsili, untuk menyatakan prinsip kebebasan beragama dan kebebasan hati nurani. Jika ini dilakukan, dan dengan semangat pertobatan terhadap kesalahan yang telah terjadi di masa lalu, maka otoritas moral Gereja akan dihormati dan ini akan mendatangkan kebaikan bagi dunia.

Pernyataan Kardinal Josef Beran ini menjadi acuan St. Paus Yohanes Paulus II, untuk menyatakan kesediaannya untuk memeriksa kembali fakta sejarah yang terjadi di masa lalu tentang penghukuman Jan Hus. Paus mengakui integritas Jan Hus, terlepas dari pandangan teologis yang dianutnya. Paus antara lain mengatakan,

“Saya masih mengingat perkataan yang disampaikan oleh Kardinal Uskup Agung Praha [Josef Beran] yang memainkan perayn penting dalam sejarah religius dan budaya bangsa Bohemian (Czech). Adalah tugas para ahli -terutama para teolog Czech- untuk mendefinisikan secara persis posisi Jan Hus di antara para reformer Gereja, di samping figur reformer Bohemian di Abad Pertengahan, seperti Thomas dari Stitne, dan John Milic dari Kromeriz. Namun demikian, di atas pandangan teologis yang dianutnya, tak dapat diingkari integritas pribadi dalam hidup Jan Hus dan komitmennya terhadap pengajaran dan pendidikan moral bangsanya.” (St. Paus Yohanes Paulus II dalam kunjungannya ke Praha, 21 April 1990)

Kunjungan Paus ini memberikan buahnya, sebab sejak saat itu baik Gereja Katolik maupun komunitas Evangelical bekerja sama untuk menyelidiki pribadi dan kehidupan Jan Hus. Pada tanggal 6 Juni 1995, Kardinal Miloslav Vlk, Uskup Agung Praha, berpartisipasi dalam peringatan Jan Hus, di gereja tempat di mana Hus memulai khotbahnya untuk mereform Gereja. Ini adalah pertama kalinya, Gereja Katolik mengambil bagian dalam peristiwa peringatan tersebut.


January 04, 2018, 12:18:29 PM
Reply #43
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2228
  • Gender: Male
  • Denominasi: Bukan Denominasi
...
tradisi? udah jelas pernah salah (yang sampe sekarang si Chinbin bilang ngga ada salah) ;D

masalahnya saat itu gereja Katolik berusaha membunuh smua orang yang menentang ajarannya, itu dia makanya Protestan "terpaksa" lahir...
Semoga tiap partisipan mengerti apa yang dikemukakan melalui posting-nya. Agar satu pemahaman terhadap suatu kasus, kiranya tiap partisipan juga menunjukkan contoh jika diminta partisipan lain. Kalo partisipan bersikukuh pada pemahaman sendiri tanpa mengajukan informasi pendukung, apalagi sudah diminta oleh partisipan lain, yah... mau bagamana lagi?  :D

Salam damai.
Rawat empat pilar kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
Kita Bhinneka kita Indonesia
January 04, 2018, 12:30:02 PM
Reply #44
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9112
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Penggunaan surat pengampunan dosa sebenarnya tidaklah salah, sampai ada pribadi-pribadi yang berusaha mengambil keuntungan itu dengan menjualnya. Seperti anda diberi tugas untuk membuat ktp tapi anda memelintirnya dng menarik uang. KTP baik untuk negara cuma ketika dipelintir yah jadi salah. Dan Gereja meminta maaf untuk itu http://www.katolisitas.org/apakah-benar-gereja-katolik-pernah-menjual-surat-indulgensi-surat-pengampunan-dosa/


yes narik uangnya itu salah

masalahnya broh, taukah anda kalo narik uangnya itu sudah ratusan tahun prakteknya? :)

https://en.wikipedia.org/wiki/Indulgence#Early_and_medieval_beliefs

Very soon these limits were widely exceeded. False documents were circulated with indulgences surpassing all bounds: indulgences of hundreds or even thousands of years.[46] In 1392, more than a century before Martin Luther published the 95 Theses

salahnya udah klamaan, wajar gak orang protes? :)
sama aja kek sekarang orang bikin KTP harusnya ngga bayar jadi bayar udah jalan puluhan tahun orang pada protes gak? :)
sekarang protes paling masuk penjara, dulu protes itu dibakar di tiang broh :)

Indulgence tersebut baru mulai direvisi di tahun 1562, puncaknya di tahun 1567

On 16 July 1562, the Council of Trent suppressed the office of quaestores and reserved the collection of alms to two canon members of the chapter, who were to receive no remuneration for their work; it also reserved the publication of indulgences to the bishop of the diocese.[61] Then on 4 December 1563, in its final session, the Council addressed the question of indulgences directly, declaring them "most salutary for the Christian people", decreeing that "all evil gains for the obtaining of them be wholly abolished", and instructing bishops to be on the watch for any abuses concerning them

A few years later, in 1567, Pope Pius V canceled all grants of indulgences involving any fees or other financial transactions.[63][64]

perhatikan, itu officially dicancel loh, bearti memang ada aturan resminya dulu pake duit kok, cuma disalahgunakan juga sih emang

nah kalo emang indulgences itu bener harus pake duit toh ngga bakal direvisi kan? :)
dan sekarang pun gereja Katolik sudah ngga ada "biaya" surat pengampunan dosa lagi ya? :) CMIIW please

ini baru indulgences, blom ada inquisisi, apakah sekarang Katolik masih menerapkan inquisisi? :)

https://en.wikipedia.org/wiki/Inquisition#Ending_of_the_Inquisition_in_the_19th_and_20th_centuries

itu juga berlangsung ratusan tahun

kalo emang tradisi itu ngga salah kok ngga diterapin lagi sampe sekarang? :)

dan setelah baca smua ini pun masih ada aja Katolik yang bilang tradisi ngga pernah salah ;D ;D
simple aja, ngga salah kenapa direvisi, dan Paus sampe minta maaf segala ;D
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
January 04, 2018, 12:33:11 PM
Reply #45
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9112
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Nah itulah,
Sbnrnya masalah sudah beres.

Tp krn masalah tidak selesai pd saat itu juga, scr turun-temurun masalah meluas ke hal-hal lain, prasangka makin besar dan jadi permusuhan.
Skrg orang berorientasi pada 'organisasi'.

Namun saya melihat skrg masanya rekonsiliasi.
Sesama gereja protestan juga sudah mulai rally-doa bersama, KKR bersama dan lain spt itu.

Dari Gereja Katolik dari otoritas tertinggi sudah membuka dialog, ini saya sangat terkesan.
Memang susahnya ya itu, protestan itu tidak punya satu otoritas yg sama. Smoga kita semua mengarah kembali pada kesatuan Gereja mhadapi tantangan akhir zaman yg makin besar.

yesss, masalahnya dari Katolik itu udah beres sebenernya

masalahnya Protestan banyak yang ngga mau tau, pokoke Katolik sesat ;D

tunggu angkatan diatas kita lenyap smua mungkin Siip :)
generasi yang sekarang pikirannya jauh lebih terbuka daripada pendahulu gereja
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
January 04, 2018, 12:36:03 PM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9112
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Benar Gereja Katolik mengakui bahwa Jan Hus dihukum mati dengan dibakar(tidak ada yg ditutup-tutupi) http://www.katolisitas.org/tentang-perpecahan-gereja-john-wyclif-dan-jan-hus/
tapi logika anda yang mengatakan Luther pasti akan dihukum mati juga menurut saya bukanlah kesimpulan yang objektif. Jika A yg melakukan sesuatu dihukum mati pd zaman X maka B yg melakukan sesuatu juga dihukum mati pd zaman Y.

Terlepas bahwa hukuman mati dengan dibakar itu terdengar sangat tidak manusiawi dan kejam di masa sekarang, namun tidak dapat dipungkiri, bahwa di zaman itu, hal itu adalah penghukuman yang umum diberlakukan terhadap penjahat tingkat tinggi. Heretik termasuk di dalamnya, mengingat akibatnya yang menyesatkan, dan dapat pula menimbulkan kekacauan dalam masyarakat, seperti terjadinya Revolusi Petani (1381) di Inggris akibat ajaran Wyclif yang menentang hirarki dan kepemilikan Gereja.

Nampaknya kekejaman hukuman mati di sekitar abad pertengahan sampai abad ke 18 tersebut, turut mewarnai sejarah dunia, termasuk Gereja. Setelah pecahnya reformasi Protestan, hukuman mati juga diberlakukan oleh kaum Protestan kepada umat Katolik, terutama para imam dan religius yang setia kepada Paus, karena merekapun dianggap heretik oleh para pemimpin Protestan dalam hal ini. Yang lebih kondusif untuk mengusahakan persatuan sesama murid Kristus adalah melihat sejarah sebagai acuan untuk memperbaiki diri di masa kini dan masa mendatang. Dalam bahasa rohani, langkah ini disebut pertobatan, yang diawali juga dengan kesediaan untuk meminta maaf dan memberi maaf. Hal ini telah dilakukan oleh pihak Gereja Katolik, melalui St. Paus Yohanes Paulus II.

Dalam kunjungannya ke negara asal Hus, Cekoslovakia, di tahun 1990, St. Paus Yohanes Paulus II menyampaikan pidatonya dengan mengacu kepada pernyataan Kardinal Praha, Josef Beran, dalam Konsili Vatikan II, dalam pembahasan tentang kebebasan beragama dan toleransi. Kardinal Beran, dalam debat penyusunan dokumen Konsili, Deklarasi tentang Kebebasan Beragama (20 Sept 1965), kurang lebih mengatakan, bahwa kini Gereja Katolik di negaranya seperti ingin menyembuhkan luka lama akibat penghukuman yang dilakukan atas nama Gereja, terhadap Jan Hus yang dilakukan di abad ke-15. Saat itu, pemerintah sekular yang mendukung Gereja Katolik, melaksanakan hukuman yang kemudian melukai hati banyak orang. Trauma ini menyisakan halangan yang sangat besar dalam kehidupan rohani mereka, yang kemudian digunakan oleh para musuh Gereja, bahkan sampai saat ini, untuk menyerang Gereja Katolik. Kejadian sejarah itu mendorong Konsili, untuk menyatakan prinsip kebebasan beragama dan kebebasan hati nurani. Jika ini dilakukan, dan dengan semangat pertobatan terhadap kesalahan yang telah terjadi di masa lalu, maka otoritas moral Gereja akan dihormati dan ini akan mendatangkan kebaikan bagi dunia.

Pernyataan Kardinal Josef Beran ini menjadi acuan St. Paus Yohanes Paulus II, untuk menyatakan kesediaannya untuk memeriksa kembali fakta sejarah yang terjadi di masa lalu tentang penghukuman Jan Hus. Paus mengakui integritas Jan Hus, terlepas dari pandangan teologis yang dianutnya. Paus antara lain mengatakan,

“Saya masih mengingat perkataan yang disampaikan oleh Kardinal Uskup Agung Praha [Josef Beran] yang memainkan perayn penting dalam sejarah religius dan budaya bangsa Bohemian (Czech). Adalah tugas para ahli -terutama para teolog Czech- untuk mendefinisikan secara persis posisi Jan Hus di antara para reformer Gereja, di samping figur reformer Bohemian di Abad Pertengahan, seperti Thomas dari Stitne, dan John Milic dari Kromeriz. Namun demikian, di atas pandangan teologis yang dianutnya, tak dapat diingkari integritas pribadi dalam hidup Jan Hus dan komitmennya terhadap pengajaran dan pendidikan moral bangsanya.” (St. Paus Yohanes Paulus II dalam kunjungannya ke Praha, 21 April 1990)

-potong-


sudah baca link yang saya kasih blom?

katanya mau menyeimbangkan informasi? :)

kalo anda mau ambil dari sumber Katolik trus saya banyak bisa ambil sumber Protestan yang intinya Katolik sesat ;D ;D ;D

ingat bro seimbang.... seimbang..... hahaha

NB : anda bilang Luther ga pasti dihukum mati kalo ga ketangkep? itu justru ngga obyektif ;D
lha wong semuanya begitu kok pendahulunya
dan itu masih abad 15 broh, seperti yang anda bilang sendiri tuh, abad 15 bakar orang mah wajar, so kenapa anda bilang Luther kalo ketangkep ga dibakar? coba argumen anda yang valid apa?
kan lucu ya kalo Jan Hus dibakar anda bilang itu wajar tapi trus Luther yang ditangkap di era yang sama juga anda bilang belum tentu dibakar ;D ;D
kalo kejadian Luther itu terjadi di abad 19 saya masih mengaminkan kalo Luther ketangkep pun "mungkin" ngga mati

tapi di abad 15? wah berat broh, sry, akal sehat aja
« Last Edit: January 04, 2018, 12:49:55 PM by HenHen »
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
January 04, 2018, 12:37:15 PM
Reply #47
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9112
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
Semoga tiap partisipan mengerti apa yang dikemukakan melalui posting-nya. Agar satu pemahaman terhadap suatu kasus, kiranya tiap partisipan juga menunjukkan contoh jika diminta partisipan lain. Kalo partisipan bersikukuh pada pemahaman sendiri tanpa mengajukan informasi pendukung, apalagi sudah diminta oleh partisipan lain, yah... mau bagamana lagi?  :D

Salam damai.

baca post diatas informasi pendukungnye bejibun begituh

masih dibilang ngga ada lagi ya udah lah

baca yang lengkap

saya copas itu karena ga muat, jangan malas baca smua ya :)
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
January 04, 2018, 12:40:48 PM
Reply #48
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 28
  • Denominasi: Katolik
Sama seperti KTP org bertatap muka banyak lalu dimintain uang, lalu dihapuslah perpanjangan ktp. Kira-kira spt itu, KTPnya sendiri gak salah, cuma oknumnya. makanya dihapuskan. Sekian dari saya, selesai sampai sini. Rekonsiliasi saudara-saudara wkwkwkwk.
« Last Edit: January 04, 2018, 12:44:33 PM by g3pr3k »
January 04, 2018, 12:51:33 PM
Reply #49
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 9112
  • Gender: Male
  • You are free to choose
    • http://berbagi-sharing.blogspot.com/
  • Denominasi: Pentakosta Karismatik
kalo suratnya ngga salah, adakah Katolik masih mengeluarkan surat pengampunan dosa sampe saat ini? :)

yang pernah saya tanya ke teman Katolik saya katanya udah ngga ada

coba ada gak, sertakan bukti suratnya kalo bisa, biar valid gituh ;D

CMIIW
Bergaul karib dengan Tuhan, lakukan kehendak Tuhan
I have decided, to follow Jesus, no turning back
http://berbagi-sharing.blogspot.com/
Berjaga-jagalah senantiasa, sebab kamu tidak tahu kapan waktuNya tiba
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)