Author Topic: BGMN DIALOG ANTARA Kristen NON-KATOLIK DAN KATOLIK SPY TIDAK GAGAL  (Read 410 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 28, 2012, 05:52:43 PM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 271
  • Denominasi: Katolik
Di topik Dialog Protestant - katolik : GAGAL.. lebih banyak membicarakan penyebab gagalnya Dialog Protestan (Kristen Non-Katolik) dan Katolik yang akhirnya saling menyalahkan.

Mari sekarang kita bahas harus bagaimana Dialog Protestan (Kristen Non-Katolik) dan Katolik supaya TIDAK GAGAL?

Karena saya yang buat topik ini, saya tidak ingin mulai duluan supaya tidak ada yang menyangka saya curi start / mengarahkan opini pembaca.

Silahkan dimulai dari Kristen Non-Katolik!

Harap rekan-rekan Katolik tidak memulai lebih dulu mengajukan pendapat.
Kerjasama dari Moderator sangat diperlukan untuk menghapus posting yang tidak sesuai topik.

TGL 29-11-12 Saya edit judulnya dari "DIALOG ANTARA PROTESTAN (NON KATOLIK) DAN KATOLIK TIDAK GAGAL" menjadi "BGMN DIALOG ANTARA Kristen NON-KATOLIK DAN KATOLIK SPY TIDAK GAGAL"
« Last Edit: November 29, 2012, 08:43:45 PM by Kata-Holos »
Untuk Rekan-rekan Katolik kalau bisa, menjawab untuk mempertanggung-jawabkan iman saja jangan terpancing untuk mempertanyakan iman saudara kita Non-Katolik.
Diindikasikan ada pihak lain yang menfaatkan perbedaan ajaran dalam Kristen yang digunakan untuk menyerang Kekristenan.
November 28, 2012, 06:21:42 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4421
Karena saya yang buat topik ini, saya tidak ingin mulai duluan supaya tidak ada yang menyangka saya curi start / mengarahkan opini pembaca.

Silahkan dimulai dari Kristen Non-Katolik!

Harap rekan-rekan Katolik tidak memulai lebih dulu mengajukan pendapat.
Kerjasama dari Moderator sangat diperlukan untuk menghapus posting yang tidak sesuai topik.

Ijinkan saya pertamax ya bro...

Untuk mengawali nya... saya ingin menyampaikan bahwa:
Pendapat / Opini / Interpretasi dari Beberapa member forum yang kebetulan mengaku protestantism..
itu adalah PENDAPAT masing-masing individu..
dan BUKAN mewaliki atau berbicara atas nama Aliran Protestantism..
terlebih lagi.. dalam Protestantism tidak dikenal ada Pemimpin tunggal atau Orang yang Berhak mengklaim dirinya mewakili suara semua pemeluk ajaran...

Demikian saya rasa bisa menjadi pembuka diskusi: bahwa the silent majorities pemeluk protestantism TIDAK SELALU dan TIDAK HARUS dan BUKAN BERARTI memiliki pendapat / pemikiran / interpretasi firman seperti temannya sesama pemeluk.
November 28, 2012, 10:21:24 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2289
Seperti halnya dialog Calvinis vs Arminianis, dialog Protestan vs Katolik bahkan lebih tidak mungkin ketemu. Sebab kalau protestan setuju atau paling tidak bisa mentoleransi/menerima ajaran katolik sehubungan dengan keimanannya, pastilah dia bukan protestan melainkan masih katolik.

Satunya bilang A, satunya bilang bukan A. Membenarkan pendapat sendiri, otomatis menyalahkan pihak yang lain. Itu sudah otomatis walaupun tidak secara eksplisit (mengatakan bahwa menurut saya kamu salah). Jadi kalau suatu waktu ada yang bicara jujur : ajaran saya salah, seharusnya tidak kaget karena memang faktanya seperti itu (bahwa faktanya orang lain meyakini ajaran Anda salah, dan kalau tidak ingin mendengarkan yang seperti itu ya gak usah diskusi. Kan gak dipaksa ).

Diskusi tetang kebenaran agamawi lain sifatnya dengan misalnya rapat RT. Kebenaran agamawi no compromise sedangkan kalau rapat RT kita mengakomodasi paham-paham tidak sejalan lalu diaduk-aduk jadi satu adonan. Agama tidak bisa seperti itu, salah ya salah benar ya benar.

Jika seandainya Yesus 'bijaksana' kayak beberapa member di sini, tentunya Dia tidak dibenci dan dihukum mati. Karena Yesus versi ini akan bertoleransi dan memaklumi keyakinan orang lain. Sedemikian bencinya orang pada cara Yesus menyampaikan pendapat, sampai ada kesempatan memilih pun, orang lebih memilih bersimpati pada penjahat besar barabas dibanding Yesus. :tongue:

Point yang ingin saya sampaikan adalah : hendaknya kita tahu konsekuensinya berdiskusi, yaitu bisa berbeda pendapat dan perbedaan itu bisa sangat tajam. Seandainya pun si A tidak menyatakan saya salah, saya sudah tahu bahwa menurut dia saya salah. Jadi tidak kaget lalu marah-marah kalau ada orang menyalahkan. Jadi jangan masuk diskusi tidak siap mental lalu bisanya marah-marah melulu  :tongue:

GBU
« Last Edit: November 28, 2012, 11:30:17 PM by Dya1^_^ »
November 28, 2012, 11:03:52 PM
Reply #3
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 288
  • Denominasi: Yesusnisme
mengutip dari bang cakka :ashamed0002:

Tanda-tanda akan munculnya gereja esa sedunia dapat terlihat di mana-mana pada hari ini. Pada tanggal 7-28 Oktober, Sinode Uskup-Uksup Roma Katolik ke-13 dilaksanakan di Vatikan dan dihadiri oleh orang-orang Baptis, Protestan, dan delegasi-delegasi maupun pengamat-pengamat lainnya. Pemimpin Baptis, Timothy George, adalah salah satu pembicara, dan dia memuji proses “dialog” yang terjadi dan menyerukan “kesatuan gereja.” George berdoa agar sinode Katolik dan program Penginjilan Katolik Baru akan “menjadi pembuka jalan pembaharuan Injil dan penyegaran gereja dan dunia dalam masa hidup kita” (“Baptist Addresses Vatican Crowd,” Associated Baptist Press, 23 Okt. 2012).

Olav Tveit, sekretaris jenderal dari World Council of Churches, mengirimkan sebuah salam hangat kepada sinode itu. Tveit menyatakan suatu kerinduan untuk “persatuan yang nyata dari Gereja dalam satu iman dan satu persatuan ekaristi” (“Greets of the WCC General Secretary,” 11 Okt. 2012, oikoumene.org).

World Council mewakili 340 denominasi, dan mereka berasosiasi karib dengan Roma. Kepada campuran Injili dan Katolik yang tidak kudus ini akan ditambahkan lagi gerakan kontemplatif mistikisme Roma Katolik, ekumenisme radikal dari musik penyembahan kontemporer, dan afiliasi dekat antara gerakan kharismatik dengan Roma, sehingga semakin jelas bahwa “persatuan yang nyata dari Gereja” sudah hampir tiba pada kita.

WCC bersifat liberal radikal dalam hal theologi, sebagaimana yang telah kami dokumentasikan dalam laporan “The World Council of Churches,” tetapi pesan Tveit sangat menarik karena bahasa “injili” yang ia gunakan. Dia berbicara mengenai “salib dan kebangkitan Yesus Kristus, yang adalah Kabar Baik.” Dia berbicara mengenai pembenaran dalam Kristus, pemberitaan Injil dan panggilan kepada kekudusan.” Dia berbicara mengenai “kuasa ROH KUDUS,” tentang “merenungkan teks-teks Alkitab, dan bersaksi tentang Injil di rumah-rumah dan keluarga-keluarga [kita], di jalan-jalan atau di tempat-tempat kerja.”

Kalau saya tidak tahu belangnya, saya pasti menyimpulkan bahwa orang ini adalah seorang yang percaya Alkitab, tetapi dia memang bukan! Dia menggunakan kata-kata indah ini, tetapi dia menggunakan kamus yang berbeda untuk mendefinisikan kata-kata tersebut. Bagi WCC, injil adalah usaha untuk menegakkan “keadilan sosial-politik” di dunia sekarang ini, bukan keselamatan jiwa-jiwa. Kristus, ROH KUDUS, kekudusan, pembenaran, merenungkan Alkitab, bersaksi tentang Injil, semua hal ini memiliki banyak definisi yang berbeda di dalam khalayak ramai World Council yang campur aduk.

Sejak Konsili Vatikan Kedua di Roma, suatu konferensi tiga tahun yang mulai persis 50 tahun yang lalu dan yang membuka pintu bagi ekumenisme paling lebar dalam sejarah gereja, Roma Katolikisme telah “diinjilikan,” dan orang-orang Injili telah “diromakan.” Kita sedang hidup di suatu zaman pencampuran dan merger besar-besaran. Hitam putihnya kebenaran doktrinal sedang dicampuradukkan menjadi abu-abu kompromi. Kata-kata theologis dibiarkan memiliki banyak definisi yang berbeda-beda, karena sikap terlalu dogmatis adalah tidak sopan dan divisif.

Tiga puluh tahun lalu, saya tidak berpikir bahwa akan menyaksikan gereja-gereja Baptis independen akan main mata dengan orang-orang yang berafiliasi dengan Roma, tetapi ini sedang terjadi di depan hidung kita, melalui diterima luasnya musik penyembahan kontemporer, yang bisa jadi adalah lem yang paling kuat dan efektif untuk penciptaan gereja esa sedunia.

Sumber: http://www.cakka.web.id/blog/persatuan-gereja-seluruh-dunia-semakin-nyata/
November 29, 2012, 03:50:20 PM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2213
  • Gender: Male
Di topik Dialog Protestant - katolik : GAGAL.. lebih banyak membicarakan penyebab gagalnya Dialog Protestan (Kristen Non-Katolik) dan Katolik yang akhirnya saling menyalahkan.

Mari sekarang kita bahas harus bagaimana Dialog Protestan (Kristen Non-Katolik) dan Katolik supaya TIDAK GAGAL?

Karena saya yang buat topik ini, saya tidak ingin mulai duluan supaya tidak ada yang menyangka saya curi start / mengarahkan opini pembaca.

Silahkan dimulai dari Kristen Non-Katolik!

Harap rekan-rekan Katolik tidak memulai lebih dulu mengajukan pendapat.
Kerjasama dari Moderator sangat diperlukan untuk menghapus posting yang tidak sesuai topik.


Dari facebook dapat artikel menarik http://www.tulang-elisa.org/tingkat-tingkat-perbedaan-ajaran-alkitab/
November 29, 2012, 08:40:27 PM
Reply #5
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 271
  • Denominasi: Katolik
Demikian saya rasa bisa menjadi pembuka diskusi: bahwa the silent majorities pemeluk protestantism TIDAK SELALU dan TIDAK HARUS dan BUKAN BERARTI memiliki pendapat / pemikiran / interpretasi firman seperti temannya sesama pemeluk.
Setuju, ini juga berarti Diskusi ini bukan mewakili Agama / Denominasi Kristen yang Anda.
Ini hanya usaha/pendapat pribadi sebagai pemeluk salah satu Agama / Denominasi.

@Dya1^_^ apa inti yang Anda ingin sampaikan? Saya tidak berminat menyimpulkan supaya tidak salah paham.

@ WorldPeace8281 kutipan yang menarik.

@ Krispus, silahkan langsung saja memberikan opininya, kurangin kutipan dari situs lain.

Untuk Rekan-rekan Katolik kalau bisa, menjawab untuk mempertanggung-jawabkan iman saja jangan terpancing untuk mempertanyakan iman saudara kita Non-Katolik.
Diindikasikan ada pihak lain yang menfaatkan perbedaan ajaran dalam Kristen yang digunakan untuk menyerang Kekristenan.
November 29, 2012, 09:33:28 PM
Reply #6
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 318
  • Gender: Male
  • Denominasi: Kharismatik
Bagi saya, yang utama saling menghargai pendapat yang berbeda...  :happy0025:
November 29, 2012, 09:38:15 PM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20622
  • Gender: Female
  • Shepherd's daughter
DiaLoGue-nya sembari brrr..peyuuuqaan (dg tangan kosong)  :onion-head29:   :happy0062:
November 29, 2012, 11:38:25 PM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1088
  • Gender: Male
Kalo saya sih bingung, tidak mewakili siapa2 nich......tidak mewakili Protestan maupun Katholik.....kalo Orthodox harus kemana ya? :)
" In Essential We are UNITY, In non Essential We are LIBERTY, in All Things We are CHARITY"
November 29, 2012, 11:54:47 PM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 7855
  • Gender: Male
  • Shihonage
  • Denominasi: Sebelum muncul kata "denominasi".
mengutip dari bang cakka :ashamed0002:

Tiga puluh tahun lalu, saya tidak berpikir bahwa akan menyaksikan gereja-gereja Baptis independen akan main mata dengan orang-orang yang berafiliasi dengan Roma, tetapi ini sedang terjadi di depan hidung kita, melalui diterima luasnya musik penyembahan kontemporer, yang bisa jadi adalah lem yang paling kuat dan efektif untuk penciptaan gereja esa sedunia.

Sumber: http://www.cakka.web.id/blog/persatuan-gereja-seluruh-dunia-semakin-nyata/
Graphe ministry tempat Suhento Liauw ya?
Nantikanlah hari kematianmu setiap pagi... Itulah jembatan yang membawamu kepada Kristus.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)