Author Topic: Buku terbaru: IMAN Kristen ATAU BERPIKIR POSITIF??  (Read 4798 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 30, 2012, 08:19:32 PM
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 39
  • Gender: Male
  • Ecclesia Reformata Semper Reformanda Est
  • Denominasi: Protestan-Reformed
“Yes, you can!”, “Dahsyat!”, dll, begitulah yel-yel para motivator yang sering kali kita dengar di Indonesia. Banyak orang Kristen terpikat oleh mereka, karena apa yang mereka ajarkan begitu menarik. Berpikir positif merupakan ide terkenal sejak abad XIX hingga abad ini. Para tokohnya adalah Napoleon Hill, Anthony Robbins, Norman Vincent Peale, Robert H. Schuller, W. Clement Stone, Zig Ziglar, dll. Di dalam Kekristenan, konsep ini diimpor oleh seorang pendeta dan penulis buku laris abad ini, yaitu Joel Osteen. Ada apa dengan berpikir positif? Apa ide di balik berpikir positif? Apakah ajaran ini sesuai dengan Alkitab? Lalu, apa kata Alkitab tentang iman? Benarkah iman Kristen identik dengan berpikir positif?


Temukan jawabannya dalam
Buku
IMAN Kristen ATAU BERPIKIR POSITIF?:
Perspektif Alkitabiah


oleh: Denny Teguh Sutandio

Penerbit: Sola Scriptura

Harga: Rp 60.000, 00/buku + ongkos kirim (tergantung lokasi)

Berminat?
Segera dapatkan buku ini dengan membelinya di:
Denny Teguh Sutandio (0878-5187-3719)

NB: Buku akan dikirimkan ke alamat pemesan setelah pemesan melakukan transfer biaya pesanannya paling lambat satu minggu setelah pemesan sms saya.



Apa kata mereka tentang buku ini?
“… Buku ini hadir pada waktu yang tepat, membuka kedok gerakan positive thinking dan menawarkan jalan iman yang Alkitabiah untuk menjadi orang Kristen yang bertanggung jawab di zaman ini.”
Pdt. Timotius Fu, M.Div., M.Th.
Dosen Theologi Sistematika dan Praktika di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang

“… Buku yang dipaparkan oleh Denny Teguh Sutandio secara sistematis dan kronologis ini telah menunjukkan bahwa perbedaan antara iman Kristen dan positive thinking sangat jelas sekali. Kaum awam dan penggiat theologi diencourage untuk membaca dan menjadikan referensi untuk melihat dasar perbedaan. Mari kita buktikan bahwa iman Kristen terbentuk atas dasar trust dan belief in the Lord Jesus Christ.”
Ev. Halim Wiryadinata, M.Th. (UK), M.M. (Ind)
Dosen Perjanjian Baru di Sekolah Tinggi Theologi Pelita Bangsa, Jakarta

“… buku teks yang … menjawab berbagai pertanyaan serta kerancuan pengertian yang nampaknya Alkitabiah, tetapi yang justru lebih bersifat subjektif dan humanis. Buku ini perlu dibaca dan disimak baik-baik oleh para mahasiswa theologi, para Gembala Jemaat, dan kaum awam yang terlibat dalam pelayanan gerejawi, karena akan memberi input yang tepat bagi wawasan bertheologi praktis, ...”
Pdt. Henoch Soetopo, D.R.E., D.Min.
Ketua Sekolah Tinggi Theologi Tabernakel, Lawang

“… Buku ini sangat menarik dan bermutu membawa kita supaya menempatkan Firman Tuhan sebagai acuan “keberhasilan” dalam pandangan Allah, bukan Berpikir Positif.”
Yosafat Bangun, M.Th.
Dosen Luar Biasa bidang Agama Kristen dan Etika Kristen di Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
“Alkitab harus menjadi tolok ukur dan sarana untuk menilai segala hal dalam hidup setiap orang percaya.”
(Rev. Prof. Donald S. Whitney, Th.D., Spiritual Check-Up, hlm. 40)
May 26, 2014, 09:28:12 AM
Reply #1
  • FK - Newbie
  • *
  • Posts: 12
  • Gender: Male
    • The Dream Come True Machine
  • Denominasi: Protestan
Wah, ini buku yang patut di baca.

Sebab saya sendiri pun memahami bahwa berpikir positif (semua yang baik) yang patut dipikirkan, adalah juga bagian dari ajaran dalam Alkitab.

Benar begitu?
November 26, 2015, 03:10:38 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2728
  • Denominasi: Katolik
Wah, ini buku yang patut di baca.

Sebab saya sendiri pun memahami bahwa berpikir positif (semua yang baik) yang patut dipikirkan, adalah juga bagian dari ajaran dalam Alkitab.

Benar begitu?
Dari kedua kalimat diatas yaitu: "Iman Kristen" atau "Berpikir Positip",
Memberi kesan bahwa keduanya bertolak belakang atau bertentangan.

Menurut saya memang bertentangan apabila berpikir positipnya bertujuan mendapatkan success keduniawian.
Seperti yang ada di bukunya Vincent Peal dan Napoleon Hill, adalah untuk kesuccessan duniawi.
Dimana pada zaman sekarang banyak di pakai oleh beberapa gembala untuk memajukan gerejanya, seperti gereja Kristal Katedral milik Robert Schuller.

Akan tetapi kalau berpikir positip motivasinya adalah untuk Yesus Kristus, apa tidak mungkin, seperti yang dikatakan oleh noverichard bahwa berpikir positip adalah juga bagian dari Alkitab !
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)