Author Topic: Renungan Harian®  (Read 97768 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

January 02, 2013, 06:52:26 AM
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19604
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
Yayasan Gloria
    Melayani Bersama Renungan Harian®

Setiap materi di situs ini boleh dikutip untuk pelayanan non-komersial, dengan format pencantuman sebagai berikut:

www.renunganharian.net

Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia:
Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

ADA POHON ARA

    Diterbitkan hari Rabu, 02 Januari 2013 00:00
    Ditulis oleh Istiasih
    Dibaca: 602 kali

Baca: Lukas 19:1-10

Ia pun berlari mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus yang akan lewat di situ. (Lukas 19:4)


Bacaan Alkitab Setahun:
Kejadian 4-6


Orang banyak berdesak-desakan menjejali jalan itu. Zakeus, karena tubuhnya pendek, tidak bisa menembus kerumunan orang tersebut. Pandangannya teralang. Tapi ia sangat ingin melihat Yesus. Ia tidak putus asa; segera ia mencari cara lain. Ternyata di dekatnya ada sebatang pohon ara. Segera ia memanjatnya, agar sewaktu Yesus lewat, ia dapat melihat-Nya dari ketinggian. Dan... berhasil! Bukan hanya melihat Yesus, tetapi Yesus bahkan memanggilnya dan menumpang di rumahnya (ay. 5). Itulah awal perubahan dalam kehidupan Zakeus.

Mungkin pada tahun lalu kita menghadapi jalan buntu atau kegagalan dalam hidup. Hal itu membuat kita cenderung takut untuk merencanakan sesuatu pada tahun baru ini. Takut gagal lagi. Kita lebih banyak merenungi pintu yang tertutup daripada memikirkan jalan keluar. Kita tidak melihat pohon ara yang bisa kita panjat. Kita mulai putus asa dengan yang terjadi dalam hidup kita. Kita tidak melangkah ke mana-mana, hanya diam di tempat, dan akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.

Dari Zakeus, kita dapat belajar untuk tidak berputus asa apa pun kondisi yang ada. Kita perlu meneguhkan keinginan untuk mengupayakan yang terbaik dalam hidup ini. Mengapa kita tidak mulai melihat peluang di sekeliling kita? Kadang hal-hal yang tidak pernah kita pikirkan, itu yang akan mengubah atau membawa kehidupan kita menjadi lebih baik. Bawalah setiap pergumulan dan rencana kita tahun ini kepada Tuhan dan biarlah Dia memampukan kita menyelesaikannya. Masih ada pohon ara yang dapat kita panjat tahun ini.—IST

JANGAN HANYA TERFOKUS PADA PINTU YANG TERTUTUP.
LIHATLAH, MASIH ADA JENDELA YANG TERBUKA!

ane  copy & paste  dari:
http://www.renunganharian.net/index.php/2013/33-januari/515-ada-pohon-ara.html
January 03, 2013, 05:06:36 AM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19604
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
Baca: Roma 3:21-31

... dan oleh anugerah-Nya telah dibenarkan dengan cuma-cuma melalui penebusan dalam Kristus Yesus. Roma 3:24


Bacaan Alkitab Setahun:
Kejadian 7-9


Untuk menarik perhatian pembeli, banyak produk yang berjanji memberikan sesuatu secara gratis setelah kita membeli barang dalam jumlah tertentu. Beli dua produk, dapat produk gratis satu. Beli sepeda motor mendapat hadiah televisi gratis. Beli rumah mendapat bonus mobil gratis. Jika saldo tabungan kita mencapai angka tertentu, kita mendapat tiket berlibur ke luar negeri secara gratis. Namun, pada iklan itu biasanya terdapat sebuah catatan kaki bertanda bintang dengan tulisan yang sangat kecil, jauh lebih kecil dari font tulisan iklannya. Bunyinya: “Syarat dan ketentuan berlaku.” Jika tidak jeli, banyak pembeli yang merasa tertipu dan akhirnya kecewa.

“Tak ada makan siang gratis,” kata sebuah slogan. Ada benarnya. Jika Anda mendapat sesuatu secara gratis, sesungguhnya itu karena ada seseorang yang telah membayarkannya untuk Anda, dengan atau tanpa Anda sadari.

Orang-orang berdosa dapat diselamatkan dan dibenarkan karena Kristus telah membayar semua utang dosa manusia. Tak ada upaya manusia yang membuatnya dapat diselamatkan. Keselamatan hanya dimungkinkan jika kita beriman kepada Kristus. Karena kasih-Nya, Dia telah membayar utang kita dengan lunas. Tak ada lagi yang perlu kita tambahkan. Pada kebenaran ini terdapat catatan kaki dengan font tulisan yang besar: “Telah dibayar lunas oleh Yesus Kristus”.

Ingatlah senantiasa “catatan kaki” kerohanian kita tersebut. Hiduplah sesuai dengan identitas baru kita sebagai orang yang sudah diselamatkan dan dibenarkan.—HEM

TUHAN YESUS KRISTUS SUDAH MELUNASI SELURUH UTANG DOSA KITA
TAK PERLU LAGI KITA MENCICILNYA TIAP HARI DENGAN PERASAAN BERSALAH

u r l =
http://www.renunganharian.net/index.php/2013/33-januari/516-catatan-kaki.html
January 04, 2013, 05:12:51 AM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19604
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
MEMILIH SAHABAT

Baca: 1 Samuel 20:1-23

Dan Yonatan menyuruh Daud sekali lagi bersumpah demi kasihnya kepadanya, sebab ia mengasihi Daud seperti dirinya sendiri.    1 Samuel 20:17

Bacaan Alkitab Setahun:
Kejadian 10-12


Kedekatan seorang sahabat dapat melebihi persaudaraan. Namun, dapat pula orang terjebak dalam persahabatan yang semu. Persahabatan yang sarat dengan kepentingan dan ambisi pribadi. Dalam kehidupan keluarga, sosial, politik, ekonomi, bahkan agama, tidak sedikit orang yang rela “menjual” sahabatnya demi keselamatan dan keuntungan pribadi.

Kisah Yonatan dan Daud menampilkan keindahan persahabatan. Yonatan sangat sedih dan cemas ketika mengetahui bahwa ayahnya berniat membunuh Daud. Yonatan jadi serbasalah: membela ayahnya atau sahabatnya? Bagi Yonatan, Saul adalah ayah sekaligus rajanya. Ia tentu harus hormat dan tunduk kepada raja. Adapun Daud adalah sahabat sekaligus kerabatnya, yang sedang mengalami penindasan. Akhirnya, Yonatan membela Daud karena ia memilih menjunjung kebenaran.

Pembelaannya atas Daud bukan karena kesetiakawanan semata, tetapi atas dasar kasih setia. Setia pada ikatan perjanjian yang pernah mereka ikrarkan bersama, dan setia pada kehendak Tuhan. Yonatan tahu bahwa Tuhan telah menyatakan pilihan-Nya atas Daud, bukan lagi pada Saul. Yonatan berani percaya bahwa Daud akan memperlakukan dia dan keluarganya dengan kesetiaan yang sama. Apa pun hasil akhirnya, kasih setia harus dijunjung tinggi. Itulah sebabnya, mereka saling meneguhkan lagi perjanjian mereka (ay. 17).

Anak Tuhan pun hendaknya menjalin persahabatan yang diwarnai dengan kasih setia dan yang menjunjung kebenaran. Kita bersahabat untuk mendukung dan menguatkan satu sama lain dalam melakukan kehendak Tuhan.—ENO

SEORANG SAHABAT AKAN MEMPERKUAT LANGKAH KITA
DALAM MELAKUKAN KEHENDAK ALLAH

url =
http://www.renunganharian.net/index.php/2013/33-januari/517-memilih-sahabat.html

January 05, 2013, 05:02:35 AM
Reply #3
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19604
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
MAIN TRAMPOLIN

Baca: Markus 4:35-41

Lalu Ia berkata kepada mereka, “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” Markus 4:40

Bacaan Alkitab Setahun:
Kejadian 13-15



Friena menjerit histeris ketika sedang bermain trampolin. Saat tubuhnya mulai terlontar naik, teriakannya semakin keras. Meskipun beberapa kali petugas mengingatkannya agar tidak usah takut karena sudah ada alat pengamanan yang memadai, Friena tidak menghiraukannya. Sang ayah, yang sedang asyik memainkan handycam merekam kejadian tersebut, datang mendekat menghampirinya. “Tidak usah takut. Tenang saja, kan ada Papa dan Mama di bawah,” katanya. Secara perlahan, Friena mulai menyesuaikan diri dan menikmati permainan tersebut. Tidak terdengar jeritan dan teriakannya lagi. Yang ada sorak kegirangan saat tubuhnya terlontar naik turun di trampolin.

Ketika badai topan mengamuk dengan dahsyat, murid-murid Yesus sangat ketakutan. Sebagai nelayan berpengalaman, mereka tak berdaya menghadapinya. Mereka lalu membangunkan Yesus. Begitu bangun, Yesus menghardik badai itu dan badai pun langsung reda. Murid-murid Yesus sangat kagum akan kuasa Yesus, dan mereka bertanya-tanya siapa sesungguhnya Dia. Pada waktunya mereka pun menyadari bahwa Dialah Tuhan, penguasa seluruh alam semesta.

Acap kali kita merasa takut ketika diperhadapkan pada kerasnya badai kehidupan. Kita tidak memiliki kekuatan untuk bertahan terhadap amukannya. Kabar baiknya, Yesus senantiasa menyertai kita dan siap sedia menolong kita mengalahkan beragam badai dalam hidup ini. Jadi, jika Yesus ada di dalam perahu kehidupan kita, tak ayal kita akan dimampukan untuk menghadapi badai apa pun yang menerpa. Percayalah!—WB

JIKA TUHAN YESUS ADA DI DALAM PERAHU KITA
TENANGLAH KITA MENGARUNGI BADAI KEHIDUPAN

January 06, 2013, 04:06:57 AM
Reply #4
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19604
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
JALAN DUSTA

    Diterbitkan hari Minggu, 06 Januari 2013 00:00
    Ditulis oleh Agustina Wijayani
    Dibaca: 125 kali

TUHAN benci kepada pendusta; tapi Ia senang dengan orang yang jujur. Amsal 12:22, BIS


Bacaan Alkitab Setahun:
Kejadian 16-18


Quote
Sebelum kebaktian usai, seorang pendeta memberikan pengumuman, “Minggu depan saya akan berkhotbah tentang dosa kebohongan. Agar Anda mendapat lebih banyak berkat dari khotbah itu, saya berharap Anda lebih dulu membaca Markus 17.” Minggu berikutnya, ia bertanya berapa banyak jemaat yang sudah membaca Markus 17. Beberapa orang mengangkat tangan, sebagian dengan ragu. Pendeta itu tersenyum dan berkata, “Sayangnya, Markus hanya terdiri dari 16 pasal. Jadi, mari kita lanjutkan pembahasan tentang dosa kebohongan.”

Saat Kanaan mengalami kelaparan hebat, untuk sementara Abram dan Sarai pindah ke Mesir, yang memiliki persediaan makanan melimpah. Namun, Abram sadar, istrinya yang cantik bisa menarik perhatian, dan itu membuatnya takut. Demi melindungi diri, ia meminta Sarai berdusta, “Katakanlah, bahwa engkau adikku, supaya aku diperlakukan mereka dengan baik karena engkau, dan aku dibiarkan hidup oleh sebab engkau” (ay. 13). Cara ini tidak menyelesaikan masalah karena Firaun memang ingin mengambil Sarai menjadi istrinya. Jalan dustanya tidak menolong. Syukurlah, Tuhan turun tangan saat Abram salah jalan sehingga rencana-Nya atas Abram dan Sarai tetap dapat terlaksana.

Tuhan meminta kita jujur dalam segala hal, besar dan kecil. Dan, kita hanya dapat melakukannya dengan melekat kepada Dia, yang adalah kebenaran. Ketika kita menjaga hati tetap bersih dan jujur, Tuhan akan memberi kita hati yang tenang, kepercayaan dari orang lain, dan berkat-berkat-Nya.—AW

SEBERAPA KITA JUJUR AKAN MEMBUAT ORANG MENGUKUR
SEBERAPA KITA DEKAT KEPADA TUHAN, SUMBER KEBENARAN
January 07, 2013, 05:26:31 AM
Reply #5
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19604
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
PETAKA KABAR ANGIN

    Diterbitkan hari Senin, 07 Januari 2013 00:00
    Ditulis oleh Susanto

Baca: Amsal 6:16-19

... lidah dusta... saksi dusta yang menyemburnyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara. Amsal 6:17,19


Bacaan Alkitab Setahun:
Kejadian 19-21
Quote

Setiap tahun pada bulan November, rakyat dari seluruh pelosok Kamboja membanjiri ibu kota Phnom Penh untuk menghadiri Festival Air. Pada 2010, festival akbar ini berubah menjadi petaka: 450 orang tewas di Jembatan Berlian, pusat berlangsungnya festival. Para pengunjung panik karena tersebar kabar angin bahwa jembatan itu tidak stabil. Alhasil, banyak korban tewas terinjak sesamanya dan terjun ke Sungai Tonle Sap.

Kabar angin dapat didengungkan secara iseng, namun dapat pula secara sengaja dengan disertai niat jahat. Efeknya tak jarang lebih kejam dari tikaman pedang tajam. Kabar angin, begitu dilontarkan, akan menyebar secara tak terkendali. Baik pencetus maupun penyebarnya tidak akan mampu mengontrol dampaknya.

Apakah Anda memperhatikan bahwa dua dari enam hal yang dibenci Tuhan dalam perikop hari ini berkaitan dengan kabar angin? Yang satu, lidah dusta (ay. 17), mengacu pada pencetusnya. Yang kedua, saksi dusta (ay. 19), menunjuk pada penyebarnya. Mengapa Tuhan menyampaikan peringatan yang begitu keras? Si pencetus dan si penyebar kabar angin sama-sama pengecut, tidak memiliki sikap ksatria. Kejahatannya bukan hanya membunuh karakter seseorang, namun dapat pula memakan ribuan korban. Bahkan ada perang antarbangsa yang pecah gara-gara kabar angin.

Kita perlu menjaga hati dan lidah dengan penuh kewaspadaan agar tidak mencetuskan atau menyebarkan kabar angin. Bagaimana menjaganya? Dengan mempersilakan firman-Nya, firman kebenaran, menguasai hati kita (lihat Mazmur 119:9-11).—SST

LIDAH AKAN TERKENDALI
JIKA HATI KITA DIKUASAI KEBENARAN



January 08, 2013, 05:07:24 AM
Reply #6
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19604
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.renunganharian.net/index.php/2013/33-januari/521-pembunuh-mimpi.html

PEMBUNUH MIMPI

    Diterbitkan hari Selasa, 08 Januari 2013 00:00
    Ditulis oleh Ulbrits Siahaan
    Dibaca: 272 kali

Baca: Kejadian 37:5-20
Kata mereka seorang kepada yang lain: “Lihat, tukang mimpi kita itu datang!” (Kejadian 37:19)

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 22-24

Quote
Barangkali hampir semua penemu ditertawakan ketika mereka menyatakan impian mereka. Ketika Bill Gates, misalnya, berbicara bahwa komputer pribadi akan ada di rumah orang banyak, orang tertawa tak percaya. Saat itu komputer dapat berukuran sebesar rumah. Kini, ketika impiannya terwujud, dunia menyanjungnya sebagai sosok yang visioner.

Yusuf bukan hanya ditertawakan oleh saudara-saudaranya karena impiannya, melainkan nyaris dibunuh. Akhirnya, ia dijual seolah barang dagangan. Tidak berhenti sampai di situ, setelah menjadi budak ia difitnah dan kemudian dijebloskan ke dalam penjara. Namun, perbudakan dan pemenjaraan terbukti tidak mampu mengubur impiannya. Saat terpuruk di lantai penjara pun ia terus percaya dan berpegang teguh pada janji Allah. Yusuf menunggu sepanjang 22 tahun sebelum impiannya menjadi kenyataan. Saudara-saudaranya kemudian sujud di hadapannya. Namun, lebih dari itu, penggenapan impiannya sekaligus mewujudkan tujuan besar Allah, yaitu menyelamatkan kehidupan umat pilihan yang dipakai Allah dalam rencana penebusan-Nya (Kej. 45:7 dan 50:20).

Ketika Allah memberi kita impian, bukan berarti jalan untuk mewujudkannya akan mulus. Sebaliknya, berbagai rintangan akan berusaha menggagalkan dan membunuhnya. Teruslah percaya dan berpegang teguh pada janji-Nya. Allah yang memberikan impian, Dia pula yang akan menyertai kita menghadapi rintangan dan mewujudkan impian tersebut. Ketika impian itu terwujud, biarlah nama-Nya dipermuliakan.—TS

IMPIAN MENGINGATKAN BAHWA KITA HIDUP
BUKAN HANYA UNTUK HARI INI,
MELAINKAN UNTUK MEMPERSIAPKAN SEBUAH MASA DEPAN

January 09, 2013, 04:58:05 AM
Reply #7
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19604
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.renunganharian.net/index.php/2013/
http://www.renunganharian.net/index.php/2013/33-januari/522-tallit-dan-tzitzit.html

TALLIT DAN TZITZIT

    Diterbitkan hari Rabu, 09 Januari 2013 00:00
    Ditulis oleh Martinus Prabowo
    Dibaca: 234 kali

Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menyentuh jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya. (Lukas 8:44)


Bacaan Alkitab Setahun:
Kejadian 25-27


Quote
Tallit adalah syal yang dipakai oleh orang Yahudi untuk berdoa. Pada keempat ujungnya terdapat tali berpilin yang disebut jumbai atau tzi-tzit (band. Bil. 15:37-41). Jumbai ini bagi orang Yahudi melambangkan pengharapan mereka akan Mesias, ketaatan mereka pada hukum Tuhan, dan penghormatan mereka akan kekudusan Tuhan. Ketika orang Yahudi berdoa, mereka akan memegang jumbai ini dan meletakkannya di kepala mereka.

Menarik untuk dicermati, Lukas secara spesifik menyebut perempuan ini secara sengaja memilih menjamah jumbai jubah Yesus (ay. 44). Bukan bagian yang lain. Tentunya ia telah memperhitungkannya. Dorongan ini tampaknya bukan timbul begitu saja, namun dilandasi pengertian tertentu. Hidup di tengah-tengah masyarakat Yahudi pada waktu itu, tak ayal perempuan ini tahu makna jumbai jubah yang dipakai Tuhan Yesus.

Dari sini kita mengerti, sebenarnya perempuan ini mengharapkan tiga hal terjadi dalam hidupnya. Pertama, sebagai orang najis, ia rindu ditahirkan dan diikat dengan kekudusan Tuhan. Kedua, ia tahu jika ada orang yang dapat menyelamatkan dan menyembuhkannya, Dia pasti Mesias. Dan ketiga, kesiapannya untuk menaati perintah Allah dan meninggalkan dosa. Iman yang benar akan kesembuhan ini yang menarik keluar kuasa Yesus. Yesus tidak perlu berkata, “Aku mau engkau sembuh” atau, “Dosamu sudah diampuni.” Yesus hanya meneguhkan iman perempuan itu (ay. 46). Apakah Anda memiliki dasar iman yang benar seperti perempuan ini?—MRT

SAAT IMAN KITA TERBANGUN DENGAN BENAR,
KITA AKAN MENJANGKAU KEAJAIBANNYA
January 10, 2013, 05:10:00 AM
Reply #8
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19604
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.renunganharian.net/index.php/2013/
http://www.renunganharian.net/index.php/2013/33-januari/523-mukjizat-kentang.html

MUKJIZAT KENTANG

    Diterbitkan hari Kamis, 10 Januari 2013 00:00
    Ditulis oleh Istiasih
Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia... (Roma 8:28)


Bacaan Alkitab Setahun:
Kejadian 28-30

Quote
Dalam Faith Like Potatoes, Angus Buchan dan ribuan warga berkumpul di Stadion King Parks, Durban, Afrika Selatan, berdoa meminta hujan turun. Semula seorang petani jagung dan peternak, Angus memutuskan untuk menanam kentang. Ia sudah diperingatkan, tidak bisa bertanam kentang tanpa pengairan yang cukup. Nyatanya, selama empat bulan hujan tak kunjung turun. Angus bisa aja geram dan patah semangat, namun ia memilih untuk tetap percaya.

Suatu hari ia meminta Simeon Bhengu, tangan kanannya, agar menyiapkan pegawai mereka untuk memanen ladang. Ia berdoa dan mengucap syukur atas panen hari itu—tanpa ia tahu kentangnya bertumbuh atau tidak. Ternyata, mereka memanen kentang berukuran besar-besar! Angus bersukacita dan warga setempat menyaksikan keajaiban Tuhan. Ah, siapa menduga bahwa Tuhan memiliki cara lain untuk menumbuhkan kentang?

Cara berpikir kita kerap tidak selaras dengan cara berpikir Tuhan. Rencana Tuhan sering tak terselami oleh daya pikir kita yang terbatas. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok. Hal itu dapat membangkitkan kekhawatiran, namun dapat pula memperkuat iman kita. Ya, ketika menghadapi jalan buntu, maukah kita terus berdoa dan berusaha dengan tetap percaya bahwa Tuhan tidak akan pernah mengecewakan kita? Yakinkah kita bahwa, sekalipun keadaan tampak buruk, Allah sedang mengerjakan sesuatu yang baik? Jawaban Tuhan mungkin tidak senantiasa ajaib seperti pengalaman Angus, namun rencana-Nya pasti mendatangkan kesejahteraan bagi kita.—IST

KITA MEMERLUKAN IMAN SEPERTI KENTANG:
IMAN YANG SEDERHANA, NYATA,
DAN MAMPU MENOPANG KITA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
—Peter Marshall
January 11, 2013, 04:21:20 AM
Reply #9
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19604
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.renunganharian.net/index.php/2013/
http://www.renunganharian.net/index.php/2013/33-januari/524-bisnis-tidur.html

BISNIS TIDUR

    Diterbitkan hari Jum'at, 11 Januari 2013 00:08
    Ditulis oleh Arie Saptaji

Baca: Amsal 3:21-26

Jikalau engkau berbaring, engkau tidak akan terkejut, tetapi engkau akan berbaring dan tidur nyenyak. (Amsal 3:24)

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 31-33

Quote
Apakah Anda mengidap insomnia atau sindroma sulit tidur? Di Amerika Serikat, menurut laporan Time, belakangan semakin berkembang berbagai kesempatan bisnis sehubungan dengan insomnia. Diperkirakan, pada 2012, saat perekonomian mereka lesu, “bisnis tidur” ini meraup pendapatan lebih dari 32 miliar dolar, terus naik dari tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari obat-obatan, tempat tidur, lilin terapi, sampai konsultan, bisnis ini menawarkan berbagai kebutuhan bagi mereka yang mengalami kesulitan tidur.

Sulit tidur memang merepotkan dan dapat menguras biaya ekstra. Namun, kita yang bisa tidur lelap hari demi hari biasanya menganggap tidur nyenyak itu sebagai perkara yang memang sudah seharusnya begitu. Tidak sering kita memikirkan arti penting dan manfaat tidur. Menariknya, firman Allah cukup banyak membicarakan aktivitas ini, dan kebanyakan menyorotinya secara positif. Nas hari ini, misalnya, mengingatkan bahwa tidur nyenyak itu tidak lain suatu berkat dari Tuhan. Tidur merupakan salah satu bentuk pemeliharaan dan penjagaan Tuhan atas hidup kita. Orang yang berpaut pada Tuhan akan sejahtera jiwanya, dan pada gilirannya tubuh lahiriahnya pun akan dapat beristirahat dengan tenteram.

Hari ini, saat terjaga dari tidur atau saat berbaring menjelang terlelap, bagaimana jika kita meluangkan waktu untuk merenungkan berkat Tuhan yang unik ini? Biarlah kesadaran ini menolong kita mengembangkan pola tidur yang sehat: tidak berlebihan, tidak pula kerap begadang.—ARS

TIDUR ADALAH SEBUAH TINDAKAN IMAN:
MENYERAHKAN KEBERADAAN KITA KEPADA DIA
YANG TIDAK PERNAH TIDUR


 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)