Author Topic: Renungan Harian®  (Read 132189 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 18, 2021, 06:04:46 AM
Reply #2710
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28464
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.renunganharian.net/139-2021/januari/


AMANAT AGUNG MEMUDAR? | Renungan Harian® (Audio)
https://youtu.be/DKjUcha3pIk?list=PLMmufoKce4xEKGifVqtEeq-glk-Rdwbg2


http://www.renunganharian.net/139-2021/januari/3546-bolehkah-menjadi-terkenal.html


 BOLEHKAH MENJADI TERKENAL?
1
2
3
4
5
Rating 4.56 (9 Votes)

    Diterbitkan hari Senin, 18 Januari 2021 00:00
    Ditulis oleh Go Hok Jin   
    Dibaca: 1113 kali

Baca: MARKUS 10:35-45

“Dan siapa saja yang ingin menjadi yang pertama di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.” (Markus 10:44)


Bacaan Alkitab Setahun:
Keluaran 1-4



Merebaknya penggunaan media sosial membuka peluang bagi siapa pun pada masa sekarang untuk menjadi terkemuka atau terkenal. Dalam kondisi tertentu, lewat unggahan konten yang disengaja maupun yang dilakukan oleh orang lain, seseorang bisa menjadi viral dan dikenal seantero negeri dalam waktu singkat. Beberapa di antara orang terkenal di negeri ini juga diketahui sebagai seorang Kristen dengan kehidupan rohani yang cukup baik.

Bolehkah orang Kristen menjadi terkenal atau terkemuka? Tidak ada ayat di dalam Alkitab yang melarang hal tersebut. Rasanya Tuhan pun tidak keberatan apabila ada seorang Kristen yang menjadi terkenal, tetapi tidak semua cara menuju ke sana boleh kita lakukan. Alkitab bahkan memberitahukan resepnya, yakni belajarlah menjadi hamba untuk semuanya. Atau dengan kata lain, jika ingin menjadi terkemuka, belajarlah menjalani hidup dengan spirit kehambaan. Bidang pekerjaan yang kita tekuni boleh saja berbeda. Keahlian yang kita punya tak harus sama dengan orang lain. Namun, ketika kita memiliki hati yang suka melayani orang lain dan memberi yang terbaik, niscaya jalan menjadi terkemuka akan terbuka.

Namun, satu hal yang perlu diingat adalah bawalah misi untuk bersaksi dan memuliakan nama Tuhan, seiring dengan dikenalnya nama kita, entahkah lewat perkataan, sikap, maupun tindakan kita. Sekali lagi, menjadi terkemuka atau terkenal tidak ada larangan, tetapi hendaknya kita mengerti persis tujuan yang hendak kita capai, nama Tuhan dipermuliakan melalui hidup kita, tak sekadar menjadi terkenal atau demi alasan materi.

—GHJ/www.renunganharian.net


SETIAP HARI KITA PERLU MENGARAHKAN HIDUP UNTUK MEMULIAKAN TUHAN






January 19, 2021, 06:45:07 AM
Reply #2711
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28464
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



http://www.renunganharian.net/139-2021/januari/


BOLEHKAH MENJADI TERKENAL? | Renungan Harian® (Audio)
https://youtu.be/KcTs5PGZWts?list=PLMmufoKce4xEKGifVqtEeq-glk-Rdwbg2


http://www.renunganharian.net/139-2021/januari/3547-ini-hidupku.html


 INI HIDUPKU!
1
2
3
4
5
Rating 4.38 (16 Votes)

    Diterbitkan hari Selasa, 19 Januari 2021 00:00
    Ditulis oleh Antok Setyo Wibowo   
    Dibaca: 1694 kali

Baca: GALATIA 2:15-21

Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. (Galatia 2:20a)


Bacaan Alkitab Setahun:
Keluaran 5-7



Ini hidupku! Tidak usah kamu mengurusi hidupku! Aku bebas melakukan apa saja dengan hidupku. Pernyataan ini terkadang terdengar ketika ada seseorang yang dengan maksud baik menegur, dan ingin menuntun orang lain dari kesalahannya. Tetapi orang yang ditegur beranggapan bahwa dirinya berhak penuh akan hidupnya dan tidak seorang pun boleh mencampurinya.

Orang Yahudi adalah umat pilihan Allah dan hidup di bawah hukum Taurat. Hal ini membuat mereka menganggap diri mereka benar dan bangsa-bangsa lain sebagai orang-orang berdosa. Padahal tidak seorang pun dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat (ay. 16). Paulus pun mempunyai pemahaman demikian sebelum ia berjumpa dengan Kristus. Tetapi karena imannya kepada Kristus yang telah mengasihi dan menebusnya, Paulus dibenarkan dan mendapatkan hidup padahal seharusnya ia mati karena dosa-dosanya. Anugerah Allah di dalam Kristus itulah yang membawa pemahaman bahwa hidupnya bukan miliknya lagi tetapi milik Kristus. Kristuslah pemimpin dalam hidupnya sehingga selayaknya ia tunduk dan taat. Karena itulah Paulus setia pada panggilan sebagai rasul Kristus sampai akhir hidupnya walaupun penuh dengan penderitaan.

Sebagai anak-anak Tuhan, mungkin terkadang kita lalai sehingga kita hidup sembarangan dan hanya memuaskan keinginan dan kesenangan kita sendiri. Tetapi Firman Tuhan menyatakan, sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! (1Kor. 6:20). Marilah menundukkan kembali hidup kita kepada Kristus sebagai Tuhan, bersedia mendengar, mengikuti, dan memuliakan-Nya.

—ANT/www.renunganharian.net


SEORANG HAMBA TAHU BAHWA IA HARUS TUNDUK PENUH KEPADA TUANNYA





January 20, 2021, 05:50:48 AM
Reply #2712
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28464
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



http://www.renunganharian.net/139-2021/januari/


INI HIDUPKU! | Renungan Harian® (Audio)
https://youtu.be/V1lvrdteAKo?list=PLMmufoKce4xEKGifVqtEeq-glk-Rdwbg2


http://www.renunganharian.net/139-2021/januari/3548-inaugurasi-carter.html


 INAUGURASI CARTER
1
2
3
4
5
Rating 4.67 (6 Votes)

    Diterbitkan hari Rabu, 20 Januari 2021 00:00
    Ditulis oleh Pipi Agus Dhali   
    Dibaca: 1036 kali

Baca: MARKUS 1:1-11

Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di Sungai Yordan oleh Yohanes. (Markus 1:9)


Bacaan Alkitab Setahun:
Keluaran 8-10



Kamis, 20 Januari 1977, Jimmy Carter dilantik menjadi presiden Amerika Serikat ke-39. Lazimnya, sesudah pengambilan sumpah jabatan, dalam arak-arakan menuju ke Gedung Putih, sang presiden berada di dalam mobil dinas kepresidenan yang anggun. Tetapi, untuk pertama kalinya dalam sejarah Amerika, Jimmy Carter memilih untuk berjalan kaki beserta seluruh anggota keluarganya—mobilnya mengikuti dari belakang. Pemimpin rendah hati ini hendak mengatakan bahwa ia tidak istimewa, sama dengan semua orang.

Yohanes Pembaptis berperan selaku perintis bagi kedatangan Mesias yang dinubuatkan nabi (ay. 2-3). Andaikan parade beriringan, ia mendahului di depan untuk membuka jalan, sementara Pembesar yang menjadi pusat perhatian menyusul di belakangnya. Ia begitu membesarkan Yesus (ay. 7-8). Tapi, yang mengejutkan, Dia yang di belakangnya itu tampil bersahaja, bahkan dari luar sama dengan banyak orang, sama-sama dibaptis oleh Yohanes (ay. 9). Meskipun tujuannya berbeda, yaitu peneguhan statusnya sebagai Anak Allah, namun yang tahu hanya Diri-Nya sendiri (ay. 10-11). Sedangkan dari luar, Dia serupa benar dengan semua orang.

Kebanyakan orang haus dipandang istimewa di mata orang lain. Rupanya itu memberi kepuasan tersendiri. Tak heran manusia suka mengemas diri dengan apa yang dianggap bisa mempertontonkan keistimewaannya itu. Barang bermerek. Busana mahal. Perhiasan eksklusif. Mobil mewah. Setumpuk penghargaan, pameran harta, dan seterusnya. Mengapa kerendahan hati langka? Sebab kerendahan hati tak menonjolkan sebuah keistimewaan—walaupun sejatinya itu benar-benar ada.

—PAD/www.renunganharian.net


TUHAN MEMBERI KEISTIMEWAAN BUKAN UNTUK DIPAMERKAN
MELAINKAN UNTUK MELENGKAPI TUGAS YANG KITA EMBAN





January 21, 2021, 02:39:28 PM
Reply #2713
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28464
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



http://www.renunganharian.net/139-2021/januari/



PERCAYAI TUNTUNAN-NYA | Renungan Harian® (Audio)
https://youtu.be/QxP-IYP-5jM?list=PLMmufoKce4xEKGifVqtEeq-glk-Rdwbg2



http://www.renunganharian.net/2021/139-januari/3549-percayai-tuntunan-nya.html

 PERCAYAI TUNTUNAN-NYA
1
2
3
4
5
Rating 4.81 (16 Votes)

    Diterbitkan hari Kamis, 21 Januari 2021 00:00
    Ditulis oleh Samuel Yudi Susanto   
    Dibaca: 3578 kali

AddThis Social Bookmark Button

Baca: BILANGAN 14:1-37

“Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan? Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir?” (Bilangan 14:3)


Bacaan Alkitab Setahun:
Keluaran 11-13



Pengalaman kita dalam mengikut Tuhan memberi kesan bahwa tidak semua perjalanan hidup yang kita lalui, bebas dari persoalan dan pergumulan hidup, bahkan, pada kondisi tertentu kita bertanya, “Apakah Tuhan masih bisa dipercaya untuk menuntun hidupku?” Kesulitan hidup seseorang akan menggoncangkan dasar-dasar pemikirannya tentang kebaikan Tuhan, sehingga orang tersebut dapat kehilangan alasan untuk memercayai tuntunan Tuhan.

Hati seluruh rakyat Israel menjadi tawar sesaat setelah mendengar berita buruk dari kesepuluh pengintai itu. Mereka pun bersungut-sungut kepada Allah, “Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir?” Mereka nampaknya lebih suka kembali pada “hidup lama mereka” dan “tinggal di Mesir” daripada mengikuti tuntunan Tuhan, yang mengharuskan mereka menghadapi persoalan hidup yang rumit.

Dalam perjalanan kita mengikuti Tuhan, ada kalanya kita ragu akan tuntunan-Nya, sebab, kenyataan hidup yang kita jalani bersama-Nya, membawa kita kepada kesulitan hidup yang menakutkan. Tak jarang kita ingin kembali pada kehidupan lama kita, tinggal “di Mesir”. Ya, rupanya banyak yang berpikir bahwa kehidupan lama (sebelum mengikuti kehendak Tuhan) adalah kehidupan yang jauh lebih baik. Jelas, bahwa perasaan tidak puas dan ingin kembali kepada kehidupan lama menunjukkan hilangnya kepercayaan kita pada pimpinan Tuhan. Kisah tentang bangsa Israel ditulis sebagai pembelajaran untuk kita agar kita tidak jatuh seperti pemberontakan yang mereka lakukan kepada Tuhan.

—SYS/www.renunganharian.net


TUHAN TIDAK SELALU MEMBERI JALAN MUDAH KETIKA KITA MENGIKUTI KEHENDAK-NYA.
MASIHKAH KITA MEMERCAYAI-NYA?




January 22, 2021, 06:04:23 AM
Reply #2714
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28464
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



http://www.renunganharian.net/139-2021/januari/


PERCAYAI TUNTUNAN-NYA | Renungan Harian® (Audio)
https://youtu.be/QxP-IYP-5jM?list=PLMmufoKce4xEKGifVqtEeq-glk-Rdwbg2


http://www.renunganharian.net/2021/139-januari/3550-agar-tidak-tersesat.html

 AGAR TIDAK TERSESAT
1
2
3
4
5
Rating 4.36 (11 Votes)

    Diterbitkan hari Jum'at, 22 Januari 2021 00:00
    Ditulis oleh Antok Setyo Wibowo   
    Dibaca: 1094 kali

AddThis Social Bookmark Button

Baca: 1 TIMOTIUS 4

… engkau akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam pokok-pokok iman kita dan dalam ajaran sehat yang telah kauikuti selama ini. (1 Timotius 4:6)


Bacaan Alkitab Setahun:
Keluaran 14-16



Ajaran sesat sering terjadi di dalam jemaat-jemaat awal yang dirintis oleh Paulus. Jemaat di Efesus sendiri sedang menghadapi para penyesat yang melarang orang kawin dan makan makanan yang diciptakan oleh Allah. Kondisi ini menjadi tekanan besar bagi jemaat maupun bagi Timotius sebagai pemimpin jemaat di Efesus.

Dalam bagian ini Paulus memberikan beberapa hal penting yang dapat menolong Timotius untuk menghadapi ajaran sesat. Pertama, memahami pokok-pokok iman di dalam Kristus. Kedua, menjauhi hal-hal tidak penting yang jauh dari kebenaran. Ketiga, beribadah atau mempunyai relasi yang erat dengan Allah dalam penyembahan dan doa. Keempat, mempunyai kesaksian hidup yang baik dengan menjadi pelaku firman Allah. Kelima, tetap bertekun dalam membaca Kitab Suci dan mengajar, sehingga sungguh-sungguh memahami kebenaran dan kehendak Allah. Keenam, menggunakan karunia yang diberikan Allah untuk mengerjakan tugas pelayanannya. Dan ketujuh, selalu berjaga-jaga dengan jalan mengawasi dirinya dan ajarannya agar tetap sesuai kebenaran. Semua itu menolong Timotius untuk tetap teguh dan dapat menolong jemaat untuk melihat kebenaran dan hidup di dalamnya.

Dunia yang semakin jahat terkadang memengaruhi dan menyeret kita mengikuti jalannya. Bagaimana kita bisa bertahan? Marilah kita mempunyai relasi pribadi yang erat dengan Tuhan dan bersedia memahami lebih dalam kebenaran firman-Nya. Firman-Nya akan memampukan kita membedakan apa yang baik dan yang jahat sehingga kita tidak akan terseret dan tersesat.

—ANT/www.renunganharian.net


FIRMAN-NYA MENOLONG KITA HIDUP BENAR DALAM DUNIA YANG SESAT






January 23, 2021, 05:11:46 AM
Reply #2715
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28464
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



http://www.renunganharian.net/139-2021/januari/



AGAR TIDAK TERSESAT | Renungan Harian® (Audio)
https://youtu.be/jQInPhLiQ0U?list=PLMmufoKce4xEKGifVqtEeq-glk-Rdwbg2


http://www.renunganharian.net/2021/139-januari/3551-tetap-teguh-hati.html


 TETAP TEGUH HATI
1
2
3
4
5
Rating 3.71 (7 Votes)

    Diterbitkan hari Sabtu, 23 Januari 2021 00:00
    Ditulis oleh Samuel Yudi Susanto   
    Dibaca: 576 kali

AddThis Social Bookmark Button

Baca: DANIEL 3:10-18

“Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu.” (Daniel 3:17-18)


Bacaan Alkitab Setahun:
Keluaran 17-19



Di suatu negara, seseorang harus masuk penjara selama satu tahun bila ingin menjadi Kristen. Suatu ketika ada 6 orang yang menyediakan diri untuk dibaptis di sebuah sungai pada hari Minggu. Di hari Sabtu menjelang baptisan, serombongan polisi memberinya peringatan. Akan tetapi keteguhan hati mereka sudah bulat. Mereka tetap memberi diri dibaptis, dan setelah itu langsung dipenjara. Dari balik jeruji, mereka berkata kepada pendeta yang mengunjunginya, “Pak Pendeta, jangan doakan kami agar keluar dari penjara ini. Tetapi doakan kami supaya kami tetap tekun dan setia dalam penderitaan ini sampai pada akhirnya!”

Hari ini kita diingatkan kisah keteguhan hati Sadrakh, Mesakh, dan Abednego yang harus dihadapkan pada hukuman. Apa yang mereka perkatakan menjadi bukti keteguhan hatinya. Dalam keteguhan hati ada pengharapan dan percaya kepada apa yang sanggup dilakukan Allah. Namun dalam keteguhan hati juga ada kerelaan untuk menderita demi tetap menyembah Allah yang hidup. Dan mereka memilih masuk dapur api.

Kesetiaan kita kepada Tuhan akan teruji di saat kita menghadapi sebuah persoalan yang sepertinya tidak ada jalan keluar. Ketika datang pertolongan yang kita harapkan, namun dengan syarat bahwa kita harus meninggalkan Tuhan, apa yang akan kita lakukan? Apakah kita akan mengambil kesempatan itu, atau kita tetap menunjukkan keteguhan hati untuk tetap setia kepada Tuhan sekalipun kita tidak melihat pertolongan-Nya?

—SYS/www.renunganharian.net


BAK BATU KARANG TAK GOYAH DITERPA OMBAK, DEMIKIANLAH KETEGUHAN HATI KITA
PADA TUHAN YANG TAK TERGOYAHKAN MESKI DIHANTAM BADAI KEHIDUPAN





January 24, 2021, 05:25:02 PM
Reply #2716
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28464
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



http://www.renunganharian.net/139-2021/januari/



ORANG YANG DIKHUSUSKAN | Renungan Harian® (Au

https://youtu.be/RHYkUgdYuFc?list=PLMmufoKce4xEKGifVqtEeq-glk-Rdwbg2


http://www.renunganharian.net/2021/139-januari/3552-orang-yang-dikhususkan.html



 ORANG YANG DIKHUSUSKAN
1
2
3
4
5
Rating 4.80 (15 Votes)

    Diterbitkan hari Minggu, 24 Januari 2021 00:00
    Ditulis oleh Yuniar Dwi S.   
    Dibaca: 2266 kali

AddThis Social Bookmark Button

Baca: BILANGAN 1:47-54

“Hanya suku Lewi janganlah kaucatat dan janganlah kauhitung jumlahnya bersama-sama dengan orang Israel.” (Bilangan 1:49)


Bacaan Alkitab Setahun:
Keluaran 20-22



Beberapa gereja memberlakukan kebijakan khusus, hamba Tuhan tidak diperbolehkan bekerja di luar gereja dan dianjurkan untuk setia mengelola apa yang diberikan gereja untuk penghidupannya sehari-hari. Hal ini diberlakukan supaya mereka fokus membaktikan diri sepenuh waktu melayani jemaat, tidak terkontaminasi dengan budaya duniawi dan senantiasa terkoneksi dengan Tuhan melalui disiplin rohani.

Kebijakan seperti itu mengacu pada pengkhususan orang-orang Lewi yang tidak ikut dihitung dan dicatat bersama suku-suku lain yang ditugaskan oleh Tuhan untuk berperang (ay. 47). Orang Lewi dikhususkan untuk tujuan melayani Tuhan sebagai imam-Nya. Mereka bertanggung jawab dalam tugas pengawasan Kemah Suci, mengangkatnya, mengurusnya lengkap dengan segala perabotannya serta berkemah di sekelilingnya (ay. 50). Mereka dikecualikan dalam sensus, bukan karena lebih baik atau lebih buruk daripada suku-suku lain di Israel, tetapi karena mereka diberi panggilan yang berbeda. Kemah Suci itu simbol kehadiran Allah, sehingga wajib ada yang mengurusnya secara sepenuh waktu. Tidak sembarang orang yang ditentukan dalam panggilan kudus ini. Terutama dalam kesehariannya, mereka harus menjaga diri untuk selalu ada dalam kekudusan hidup.

Tuhan sudah menentukan panggilan untuk kita masing-masing menurut kapasitas kita dan kehendak-Nya. Setiap panggilan yang dianugerahkan-Nya bagi kita itu unik dan mulia. Mari menjalani dengan bersungguh-sungguh dan bersyukur akan setiap panggilan yang kita miliki, meski seolah-olah seperti pekerjaan kecil dan tampak biasa di pandangan masyarakat.

—YDS/www.renunganharian.net


PANGGILAN HIDUP YANG DITENTUKAN BAGI ALLAH,
SEHARUSNYA DIHIDUPI DENGAN UCAPAN SYUKUR DAN KETAATAN





January 25, 2021, 05:27:16 AM
Reply #2717
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28464
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.renunganharian.net/139-2021/januari/


ORANG YANG DIKHUSUSKAN | Renungan H
https://youtu.be/RHYkUgdYuFc?list=PLMmufoKce4xEKGifVqtEeq-glk-Rdwbg2


http://www.renunganharian.net/2021/139-januari/3553-tergoda-untuk-kembali.html



 TERGODA UNTUK KEMBALI
1
2
3
4
5
Rating 4.60 (5 Votes)

    Diterbitkan hari Senin, 25 Januari 2021 00:00
    Ditulis oleh Antok Setyo Wibowo   
    Dibaca: 790 kali

AddThis Social Bookmark Button

Baca: GALATIA 4:1-11

Tetapi sekarang sesudah kamu mengenal Allah, atau lebih baik, sesudah kamu dikenal Allah, bagaimana kamu berbalik lagi kepada roh-roh dunia yang lemah dan miskin dan mau mulai memperhamba diri lagi kepadanya? (Galatia 4:9)


Bacaan Alkitab Setahun:
Keluaran 23-25



Tidak sedikit orang yang hidup menggelandang ketika sudah diberi tempat tinggal yang layak, ternyata tidak bisa bertahan dan kembali hidup menggelandang di jalanan. Tidak sedikit juga seorang anak yang diangkat anak oleh suatu keluarga, ternyata tidak bisa bertahan dan meninggalkan keluarga yang mengangkatnya. Ternyata tidak mudah bagi seseorang untuk hidup dengan kebiasaan dan nilai-nilai yang baru.

Paulus mengingatkan jemaat di Galatia, bahwa ketika Kristus telah menebus mereka maka mereka telah diangkat sebagai anak. Roh Allah sendirilah yang memampukan mereka menerima Kristus dan memanggil Allah sebagai Bapa. Mereka dahulu memperhambakan diri kepada allah-allah lain tetapi kini telah dikenal dan diangkat anak oleh Allah. Inilah kehidupan mereka yang baru. Tetapi yang disayangkan oleh Paulus adalah mereka kembali kepada kehidupan mereka yang lama. Mereka yang adalah anak-anak Allah yang menjadi Bapa mereka, justru kembali menjadi hamba dari roh-roh dunia yang menyesatkan. Mereka justru kembali memercayai perhitungan hari-hari baik daripada memercayai Bapa mereka yang baik dan berkuasa atas segala sesuatu.

Seberapa sering kita berusaha mengikuti kembali jalan dunia karena terpikat oleh segala yang ditawarkan yang kelihatannya menarik? Kembali menaruh percaya dan harapan kita kepada berbagai hal fana seperti: kekayaan, kepintaran, jabatan, dan hikmat dunia daripada kepada Allah, Bapa kita yang kekal. Marilah kita tetap teguh dan setia kepada Dia yang sudah mengangkat kita menjadi anak-anak-Nya melalui anugerah di dalam Kristus.

—ANT/www.renunganharian.net


JANGAN KEMBALI MENUKAR ANUGERAH-NYA DENGAN HAL-HAL FANA!





January 26, 2021, 10:36:10 AM
Reply #2718
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28464
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.renunganharian.net/139-2021/januari/

SYUKUR DAN PUJIAN | Renungan Harian® (Audio)
https://youtu.be/PHDCuFl1b98?list=PLMmufoKce4xEKGifVqtEeq-glk-Rdwbg2

http://www.renunganharian.net/2021/139-januari/3554-syukur-dan-pujian.html

 SYUKUR DAN PUJIAN
1
2
3
4
5
Rating 4.31 (32 Votes)

    Diterbitkan hari Selasa, 26 Januari 2021 00:00
    Ditulis oleh Piter Randan Bua   
    Dibaca: 3417 kali

AddThis Social Bookmark Button

Baca: MAZMUR 100

Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya! (Mazmur 100:4)


Bacaan Alkitab Setahun:
Keluaran 26-28



Di dunia medis ada alat yang disebut Heart Rate Variability Monitor yang berfungsi untuk mengukur ritme/irama detak jantung seseorang. Idealnya irama atau ritme detak jatung dari detak satu ke detak yang lain itu teratur dan seimbang. Penelitian HeartMath Institute mengungkap bahwa penghargaan, pujian, belas kasihan, kemurahan hati dan ucapan syukur dapat menciptakan ritme detak jantung seseorang menjadi seimbang dan selaras. Hal tersebut menyebabkan seseorang merasakan kedamaian dan terhindar dari stres. Sebaliknya frustrasi, kemarahan, kepahitan, kebencian dan emosi-emosi beracun lainnya akan menyebabkan ketidaksinkronan irama jantung sehingga akan menyebabkan seseorang menderita kegelisahan dan stres.

Pemazmur mengajarkan agar umat Tuhan senantiasa bersyukur dan memuji Tuhan, “Bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya.” Dalam tradisi Yahudi bersyukur dan memuji Allah adalah ciri kesalehan. Sementara itu Tuhan Yesus memusatkan tindakan dan ajaran-Nya pada kasih. Ia mengajarkan agar setiap orang mengasihi Allah dengan segenap hati, jiwa dan akal budi serta mengasihi sesama seperti diri sendiri.

Prinsip tersebut di atas secara ilmiah mengungkapkan bahwa seseorang yang bersyukur dan membiasakan memuji, dengan cepat akan berpindah dari frustrasi, depresi, khawatir, jengkel, marah atau benci kepada penghargaan dan kedamaian. Demikian pula mereka yang menanggapi segala sesuatu dengan “kepuasan”, penghargaan, pengampunan, sukacita, kasih dan belas kasihan menjadi orang yang sangat damai dalam hidupnya.

—PRB/www.renunganharian.net


ALLAH MENGINGINKAN KITA BUKAN HANYA SEHAT SECARA ROHANI
TETAPI JUGA SECARA JASMANI, KARENA ITU BERSYUKUR DAN MEMUJILAH










January 27, 2021, 04:24:06 AM
Reply #2719
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 28464
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.renunganharian.net/139-2021/januari/



SYUKUR DAN PUJIAN | Renungan Harian® (Audio)
https://youtu.be/PHDCuFl1b98?list=PLMmufoKce4xEKGifVqtEeq-glk-Rdwbg2


http://www.renunganharian.net/2021/139-januari/3555-makanan.html


 MAKANAN
1
2
3
4
5
Rating 4.22 (9 Votes)

    Diterbitkan hari Rabu, 27 Januari 2021 00:00
    Ditulis oleh Pipi Agus Dhali   
    Dibaca: 384 kali

AddThis Social Bookmark Button

Baca: RUT 1:1-7

… sebab di daerah Moab ia mendengar bahwa TUHAN telah memperhatikan umat-Nya dan memberikan makanan kepada mereka. (Rut 1:6)


Bacaan Alkitab Setahun:
Keluaran 29-31



Ketika pemerintah di pelbagai negara menetapkan pembatasan aktivitas masyarakat terkait upaya pemutusan mata rantai penularan wabah, banyak usaha tutup. Kecuali kelompok usaha yang tergolong esensial. Artinya, secara langsung atau tidak, menyangkut kebutuhan makanan. Bukan berarti kebutuhan lainnya tidak penting, tetapi dalam kondisi krisis otomatis terjadilah penyaringan sampai betul-betul berkaitan dengan kebutuhan utama: makanan.

Seperti semut, manusia akan pergi ke tempat di mana ada makanan. Perjuangannya untuk mendapat makanan terbilang urutan nomor satu, meski tak jarang harus dibayar sangat mahal—seperti pengalaman keluarga Naomi. Alasan migrasi mereka ke Moab ialah ketiadaan makanan di negerinya (ay. 1). Kini, setelah kehilangan ketiga kekasih hatinya, ia pulang ke Betlehem—juga karena alasan ketersediaan makanan (ay. 6). Sebenarnya Tuhan menyediakan sebuah hari depan bagi Naomi (bukan hanya makanan), namun pertolongan itu berawal dari kebutuhan akan makanan. Pasang surut hidup manusia kebanyakan menyangkut upaya pencarian makanan. Dalam hal makanan Tuhan tetap memperhatikan umatnya!

Dalam krisis, kaum jelata pasti terpuruk. Makanan cuma tersedia harian, tak ada tabungan untuk bertahan tanpa bekerja. Pemeliharaan Tuhan harus dicari dalam keseimbangan sosial (lih. 2Kor. 8:14). Sebab hukumnya begitu. Kemana lagi kaum jelata pergi mencari makan selain ke tempat di mana masih tersedia kelebihan? Semoga kucuran dana pemerintah pusat atau daerah serta berbagai uluran tangan bantuan dari pihak kaum berkecukupan, baik secara pribadi maupun komunal, membuktikan pemeliharaan Tuhan masih berlaku.

—PAD/www.renunganharian.net


KRISIS JUGA MENJADI KESEMPATAN UNTUK YANG BERKECUKUPAN
MENJADI TEMPAT PELARIAN BAGI YANG BERKEKURANGAN





 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)