Author Topic: Renungan Harian Air Hidup  (Read 34939 times)

0 Members and 2 Guests are viewing this topic.

January 13, 2013, 04:53:09 AM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4601
  • Yes 55:10-11
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/01/menutup-buku-masa-lalu.html

Sunday, January 13, 2013
MENUTUP BUKU MASA LALU
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 13 Januari 2013 -

Baca:  Yesaya 43:22-28

"Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu."  Yesaya 43:25

Quote
Setiap orang pasti memiliki masa lalu dalam hidupnya:  yang baik dan juga yang buruk.  Masa lalu yang buruk acapkali sulit sekali kita lupakan dan terus menghantui setiap langkah hidup kita.

     Namun ayat nas di atas meyakinkah kita bahwa kita tidak perlu lagi mengingat-ingat dosa dan pelanggaran kita di masa silam.  Mengapa?  Karena  "...Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa."  (Roma 5:8).  Jadi, jika kita telah mengakui dosa-dosa kita di hadapan Tuhan dan bertobat, Dia akan mengampuni dosa-dosa kita.  Karena itu janganlah mengingat-ingatnya lagi.  "Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba."  (Yesaya 1:18).  Bila kita terus menginga-ingat dosa masa lalu, Iblis akan bersukacita, karena pekerjaannya mendakwa dan mengungkit-ungkit dosa dan pelanggaran kita sehingga kita pun akan dihantui rasa bersalah dan merasa tertuduh.  Sesungguhnya  "...siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."  (2 Korintus 5:17).

     Hal lain yang harus kita lupakan adalah kegagalan-kegagalan masa lalu.  Sebab jika kita terpaku dan terus meratapi kegagalan itu kita tidak akan pernah bisa maju, tetap stagnant, dan itu hanya akan menjadi penghalang untuk menggapai masa depan.  Itulah sebabnya rasul Paulus bertekad,  "...aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,"  (Filpi 3:13-14).  Kita tahu rancangan Tuhan bagi kita adalah  "...rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."  (Yeremia 29:11), dan sebagai anak-anak Tuhan kita lebih dari pada pemenang (baca Roma 8:37).  Maka yakinlah bahwa dalam segala perkara Tuhan turut bekerja asal kita menyerahkan semua beban persoalan hidup kita kepada Tuhan.

Isteri Lot adalah contoh buruk;  ia tidak taat kepada Tuhan dan menoleh ke belakang (masa lalu), akhirnya ia menjadi tiang garam dan gagal!
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
January 14, 2013, 05:02:23 AM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4601
  • Yes 55:10-11
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/01/seperti-kristus-rendah-hati.html

Monday, January 14, 2013
SEPERTI KRISTUS: Rendah Hati!
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 14 Januari 2013 -

Baca:  Filipi 2:1-11

"Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,"  Filipi 2:5

Quote
Tujuan utama hidup Kekristenan adalah menjadi seperti Kristus.  "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup."  (1 Yohanes 2:6).  Setiap orang Kristen harus meneladani Kristus dalam hidupnya dan mengikuti jejak hidupNya sehingga kita menjadi serupa dengan Dia.  Banyak orang Kristen bertanya,  "Mana mungkin sama seperti Kristus?"  Memang, dalam keilahianNya tentu kita tidak akan pernah bisa dan tidak akan mungkin dapat menjadi seperti Kristus.  Tetapi dalam aspek kemanusiaanNya tentu kita bisa dapat sepertiNya, karena ada ROH KUDUS di dalam kita;  Roh itulah yang memampukan kita untuk hidup sama seperti Kristus.

     Aspek apa saja yang harus kita teladani?  1.  Kerendahan hati.  Alkitab mencatat,  "yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia."  (Filipi 2:6-7).  Yesus Kristus adalah pribadi yang rendah hati.  Dia datang ke dunia bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani.  Orang yang rendah hati adalah orang yang tidak semata-mata memikirkan dirinya sendiri atau mencari pujian bagi diri sendiri, tetapi  "...menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri;"  (Filipi 2:3b).  Orang yang rendah hati adalah orang yang rela melayani karena menyadari bahwa dirinya adalah hamba.  Inilah pernyataan Paulus,  "Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah."  (1 Korintus 4:1).

     Banyak orang Kristen tidak menyadari akan hal ini.  Karena kaya, kita menjadi tinggi hati dan menganggap rendah orang lain yang di bawah kita;  ketika pelayanannya sudah berhasil dan menjadi hamba Tuhan 'besar', tidak sedikit yang menjadi lupa diri.  Sikap kita pun mulai berubah, pilih-pilih ladang pelayanan, mau melayani asal fasilitasnya memadai dan lain-lain.  Siapa kita ini?  Kristus saja rela membasuh kaki murid-muridNya (baca  Yohanes 13:1-20) dengan tujuan supaya kita meneladani Dia.

"Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu."  Yakobus 4:10
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
January 15, 2013, 05:14:36 AM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4601
  • Yes 55:10-11
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/01/seperti-kristus-hidup-dalam-ketaatan.html

Tuesday, January 15, 2013
SEPERTI KRISTUS: Hidup dalam Ketaatan!
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 15 Januari 2013 -

Baca:  Filipi 2:1-11

"Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib."  Filipi 2:8
Quote

Yesus berkata,  "Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;"  (Matius 20:26b-27).  Kunci menjadi 'besar' adalah menjadi hamba bagi sesama, artinya memiliki kerendahan hati.  Tuhan sangat mengasihi orang yang rendah hati, dan pada saatnya ia akan beroleh peninggian dari Tuhan.  "...barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."  (Matius 23:12).

Ketaatan.  Tuhan Yesus adalah teladan utama dalam hal ketaatan.  Dia taat melakukan kehendak Bapa, bahkan sampai mati di atas kayu salib.  Ketika dihadapkan pada cawan penderitaan, Yesus berkata,  "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."  (Matius 26:39).  Melakukan kehendak Bapa adalah yang utama dan melebihi segala-galanya.  Yesus berkata,  "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya."  (Yohanes 4:34).  Karena ketaatanNya inilah,  "...Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,"  (Filipi 2:9).

     Sudahkah kita melakukan kehendak Tuhan dengan penuh ketaatan?  Perhatikan kata 'taat' ini, jika kita baca dari depan ke belakang, maupun dari belakang ke depan, pembacaannya sama  (tidak berubah).  Demikianlah, kita dituntut untuk menjadi orang-orang Kristen yang taat sampai akhir hidup kita.  Bukan taat setengah-setengah atau taat pada musim-musim tertentu saja  (jika diberkati, jika disembuhkan, jika keluarga dipulihkan) baru kita mau taat;  tetapi bila sedang susah, krisis, sakit dan sebagainya kita tidak mau taat.  Yang Tuhan kehendaki adalah ketaatan di segala keadaan.  Ketaatan adalah syarat mutlak!  Taat berarti melakukan Firman Tuhan dengan setia.  Jika kita taat, pada saatnya kita akan mengalami berkat dan promosi dari Tuhan.

"...hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri."  Yakobus 1:22
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
January 16, 2013, 04:10:39 AM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4601
  • Yes 55:10-11
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/01/berada-di-tanah-perjanjian-1.html

Wednesday, January 16, 2013
BERADA DI TANAH PERJANJIAN (1)
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 16 Januari 2013 -

Baca:  Ulangan 8:1-20
"Dan engkau akan makan dan akan kenyang, maka engkau akan memuji Tuhan, Allahmu, karena negeri yang baik yang diberikan-Nya kepadamu itu."  Ulangan 8:10

Quote
Negeri Perjanjian adalah negeri yang dijanjikan Tuhan kepada Abraham dan keturunannya.  Negeri Perjanjian itu disebut Tanah Kanaan,  "...suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya,"  (Keluaran 3:8).

     Tanah Perjanjian adalah gambaran tentang kehidupan umat Tuhan yang mengalami penggenapan janji-janji Tuhan.  Namun Alkitab dengan tegas menyatakan bahwa tidak semua orang dapat memasuki negeri yang dijanjikan Tuhan itu, hanya mereka yang taat kepada Firman Tuhan.  Sedangkan terhadap orang-orang yang tidak mau taat,  "...TUHAN telah bersumpah, bahwa Ia tidak akan mengizinkan mereka melihat negeri yang dijanjikan TUHAN dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya."  (Yosua 5:6b).  Namun sebelum memasuki Tanah Perjanjian, bangsa Israel harus melalui perjalanan yang panjang dan proses demi proses:  Mesir, padang gurun, Gilgal, sungai Yordan dan merebut kota Yerikho, di mana masing-masing tempat itu memiliki makna rohani.  Mesir berbicara tentang manusia daging:  kehidupan yang masih diperbudak dan dikuasai oleh keinginan daging.

     Padang gurun adalah proses pembentukan bagi bangsa Israel.  Mereka dilatih untuk hidup berjalan bersama Tuhan dan memiliki ketergantungan penuh kepadaNya;  suatu masa di mana bangsa Israel diuji kemurnian hatinya.  Dalam proses ini mereka tidak pernah berhenti untuk mengeluh, mengomel, bersungut-sungut dan selalu menyalahkan Tuhan, padahal selama di padang gurun itulah hari-hari bangsa Israel dipenuhi dengan mujizat.  Tuhan menyatakan diriNya seperti Bapa yang begitu mengasihi dan memperhatikan anak-anakNya dengan kasih setia.

     Gilgal:  tempat di mana bangsa Israel menyunatkan anak-anak mereka yang belum disunat selama berada di padang gurun  (baca  Yosua 5:5).  Setelah mereka selesai disunat, berfirmanlah Tuhan,  "Hari ini telah Kuhapuskan cela Mesir itu dari padamu. Itulah sebabnya nama tempat itu disebut Gilgal sampai sekarang."  (Yosua 5:9).  Ini berbicara tentang ditanggalkannya manusia daging, yaitu manusia lama.  (Bersambung)
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
January 17, 2013, 04:19:05 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4601
  • Yes 55:10-11
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/01/berada-di-tanah-perjanjian-2.html

Thursday, January 17, 2013
BERADA DI TANAH PERJANJIAN (2)
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 17 Januari 2013 -

Baca:  Mazmur 105:1-11

"Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu."  Mazmur 105:11

Quote
Sunat yang dilakukan di Gilgal memiliki makna rohani yaitu harus ditanggalkannya manusia lama kita, kemudian hidup sebagai manusia baru, sebab  "...siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."  (2 Korintus 5:17).  Alkitab juga menyatakan bahwa  "Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa,"  (Kolose 2:11).

     Selain itu, bangsa Israel juga harus menyeberangi sungai Yordan.  Saat melewati sungai Yordan ini para imam berjalan mendahului umat Israel dengan mengangkat Tabut Perjanjian,  "hanya antara kamu dan tabut itu harus ada jarak kira-kira dua ribu hasta panjangnya, janganlah mendekatinya,"  (Yosua 3:4).  Ini berbicara tentang penundukan diri, mereka harus tunduk kepada pimpinan Tuhan.  Mereka juga diperintahkan demikian:  "Kuduskanlah dirimu, sebab besok Tuhan akan melakukan perbuatan yang ajaib di antara kamu."  (Yosua 3:5);  dan ketika mereka taat dan hidup dalam kekudusan, mujizat pun terjadi.

     Sedangkan Yerikho adalah lambang pola pikir duniawi yang harus dirobohkan.  Sebagai orang percaya, pola pikir kita harus selalu diperbaharui oleh Firman Tuhan, tidak lagi serupa dengan dunia ini.  "...saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu."  (Filipi 4:8).

     Seringkali kita hanya menuntut hak kita yaitu agar Tuhan menjawab doa-doa kita, memberkati, memulihkan, menyembuhkan kita, sementara kita sendiri tidak mau mengerjakan kehendak Tuhan.  Ingat, tidak semua umat Israel dapat memasuki Kanaan, hanya mereka yang taat dan setia saja yang mencapainya!

Ketika kita mau dibentuk oleh Tuhan, hidup dalam kekudusan dan tunduk kepada pimpinan ROH KUDUS, berkat dan janji-janjiNya disediakan bagi kita.  Itulah kunci untuk mengalami penggenapan janji Tuhan!
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
January 18, 2013, 04:47:17 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4601
  • Yes 55:10-11
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/01/mengapa-atau-mengapa-saya.html

Friday, January 18, 2013
MENGAPA? ATAU MENGAPA SAYA?
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 18 Januari 2013 -

Baca:  Titus 3:1-11
"...Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh ROH KUDUS,"  Titus 3:5

Quote
Rasul Paulus menyatakan bahwa Tuhan memberkati kita bukan karena perbuatan baik kita, melainkan oleh karena belas kasihannya.  Tuhan menciptakan kita dengan tujuan supaya kita dapat berjalan seiring denganNya, menikmati persekutuan denganNya dan menikmati berkat-berkatNya.  Inilah yang membuat hidup kita menjadi sangat berarti.

     Jika kita bergerak semakin mendekat kepadaNya kita tidak akan pernah bertanya,  "Mengapa hal ini terjadi?  Mengapa saya?"  Sebaliknya, kepercayaan kita kepada Tuhan akan semakin bertumbuh dan keyakinan kita padaNya akan semakin kuat.  Sangatlah penting menyadari bahwa mengenal Yesus secara benar dan memiliki Dia dalam hidup ini akan membawa kebahagiaan dan keselamatan bagi kita.  Yesus berdoa,  "Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus."  (Yohanes 17:3).

     Rasul Paulus menyatakan kerinduannya untuk lebih lagi mengenal Yesus sebagai tujuan terpenting dalam hidupnya,  "Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati."  (Filipi 3:10-11).  Namun untuk mengenal lebih dalam ada harga yang harus dibayar:  kita harus makin karib dengan Tuhan, menyediakan banyak waktu untuk mendengar suaraNya melalui kebenaran firman sehingga Ia akan turut bekerja dan membawa kita kepada pengalaman luar biasa bersamaNya, sebab karya dan rencanaNya selalu memiliki tujuan yang baik dan tidak ada rencanaNya yang gagal.  Tuhan adalah Bapa yang penuh kasih dan jika kita juga mengasihi Dia, kita akan menyerahkan diri ke dalam pembentukanNya, apa pun keadaannya.;  dan ketika kita menyerahkan hidup kita padaNya, Dia akan pergi mendahului kita dan mempersiapkan jalan bagi kita.

"Aku sendiri hendak berjalan di depanmu dan hendak meratakan gunung-gunung, hendak memecahkan pintu-pintu tembaga dan hendak mematahkan palang-palang besi."  Yesaya 45:2
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
January 19, 2013, 04:30:03 AM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4601
  • Yes 55:10-11
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/01/tanpa-penyertaan-tuhan.html

Quote
Saturday, January 19, 2013
TANPA PENYERTAAN TUHAN
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 19 Januari 2013 -

Baca:  1 Samuel 5:1-12

"Sesudah orang Filistin merampas tabut Allah, maka mereka membawanya dari Eben-Haezer ke Asdod."  1 Samuel 5:1

Bagi bangsa Israel Tabut Tuhan atau Tabut Perjanjian itu sangat penting.  Tabut Tuhan adalah tanda kehadiran Tuhan di tengah-tengah mereka, tanda penyertaan Roh Tuhan atas mereka.  Bisa dibayangkan bagaimana keadaan bangsa Israel tanpa Tabut Allah:  sangat kacau, penuh persoalan, peperangan dan ancaman dari berbagai sisi kehidupan.

     Pada waktu Tabut Perjanjian itu berada di negeri orang Filistin, mereka mengalami masa-masa yang sangat berat, karena tanpa Tabut itu berarti mereka tidak lagi mengalami penyertaan Tuhan.  Orang Filistin membawa Tabut Tuhan itu ke negerinya setelah mereka mampu mengalahkan bangsa Israel.  "Orang Israel melarikan diri dari hadapan orang Filistin; kekalahan yang besar telah diderita oleh rakyat; lagipula kedua anakmu, Hofni dan Pinehas, telah tewas, dan tabut Allah sudah dirampas."  (1 Samuel 4:17).  Lalu, apakah dengan keberadaan Tabut Tuhan di Filistin, orang-orang mengalami penyertaan dan pertolongan Tuhan?  Justru sebaliknya, kehadiran Tabut Tuhan adalah bencana bagi mereka.  Mengapa?  Karena bangsa Filistin adalah bangsa yang 'tidak bersunat' atau bangsa kafir, penyembah berhala.  Itulah sebabnya orang-orang Filistin tidak tahan menghadapi tekanan tangan Tuhan, sampai-sampai mereka memindahkan Tabut Tuhan itu ke-3 tempat yang berbeda selama kurun waktu tujuh bulan:  di Asdod, Gat dan Ekron.  Selama itu pula orang-orang Filistin mengalami msibah demi musibah:  patung dewa Dagon hancur berantakan ketika dihadapkan pada Tabut Tuhan, juga penduduk kota Asdod dihajar Tuhan dengan borok-borok:  "...di seluruh kota itu ada kegemparan maut;"  (1 Samuel 5:11b).  Karena tidak kuat dengan penderitaan yang ada, orang-orang Filistin bersepakat mengembalikan Tabut Tuhan itu kepada bangsa Israel.

     Begitu juga dengan kita, tanpa penyertaan Tuhan dan ROH KUDUS kita ini bukan siapa-siapa dan tidak akan bisa berbuat apa-apa.  Tanpa Tuhan, kita akan hidup dalam kegagalan dan kehancuran.  Oleh karena itu mari kita menghormati hadirat Tuhan lebih lagi, beribadah lebih sungguh-sungguh dan melayani Dia dengan sepenuh hati.

Jangan kita hanya melayani Tuhan ala kadarnya, asal-asalan dan dengan waktu dan tenaga kita yang tersisa.
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
January 20, 2013, 04:39:02 AM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4601
  • Yes 55:10-11
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/01/hidup-kudus-panggilan-tuhan-bagi-kita.html

Quote
Sunday, January 20, 2013
HIDUP KUDUS: Panggilan Tuhan Bagi Kita!
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 20 Januari 2013 -

Baca:  Ibrani 12:1-17

"...kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan."  Ibrani 12:14

Seberapa sering kita mendengar kotbah atau membaca renungan tentang kekudusan?  Sangat sering tentunya.  Mengapa harus terus dan selalu disampaikan?  Karena Firman Tuhan tegas menyatakan bahwa tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.

     Jadi hidup dalam kekudusan adalah kehendak Tuhan bagi setiap orang percaya tanpa terkecuali.  Rasul Petrus juga mengingatkan,  "...hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,...Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat."  (1 Petrus 1:15, 18-19).  Hal ini menunjukkan bahwa kekudusan adalah panggilan Tuhan dan kita.  Bagian Tuhan adalah melakukan tugas penebusan melalui pengorbanan Kristus di kayu salib, dan mengerjakan proses pengudusan di dalam kita melalui kuasa ROH KUDUS.  Adapun bagian kita adalah melalukan kehendak Tuhan dengan berhenti berbuat dosa.  Kepada jemaat di Korintus Rasul Paulus berkata,  "...marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah."  (2 Korintus 7:1).  Dunia penuh dengan dosa dan segala macam kecemaran, karena itu melalui karya penebusanNya Tuhan hendak memisahkan kita dari dunia ini.

     Kata kudus bisa diartikan:  suci, murni, tidak bercela.  Sedangkan kata kudus dalam bahasa Ibrani 'qadosy' atau bahasa Yunani 'hagios':  dipisahkan, dikhususkan atau terpotong dari.  Artinya setiap orang percaya dipisahkan dari dunia ini untuk Tuhan.  "Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku."  (Imamat 20:26).  Hidup kudus berarti sakit buat daging kita, tapi inilah harga yang harus kita bayar!

Karena itu kita harus mempersembahkan seluruh kehidupan kita sebagai senjata kebenaran!
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
January 21, 2013, 04:51:59 AM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4601
  • Yes 55:10-11
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/

http://airhidupblog.blogspot.com/2013/01/ezra-berreputasi-baik.html

Quote
Monday, January 21, 2013
EZRA: Berreputasi Baik
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 21 Januari 2013 -

Baca:  Ezra 7:1-28a

"Ia adalah seorang ahli kitab, mahir dalam Taurat Musa yang diberikan Tuhan, Allah Israel."  Ezra 7:6b

Kepulangan orang-orang Israel dari Babel pertama kali terjadi di zaman pemerintahan raja Koresh.  "Mereka datang bersama-sama Zerubabel, Yesua, Nehemia, Seraya, Reelaya, Mordekhai, Bilsan, Mispar, Bigwai, Rehum dan Baana."  (Ezra 2:2).  Berikutnya kloter kedua terjadi ketika raja Artahsasta yang memerintah.

     Pada kepulangan yang ke-2 ini Ezra dipercaya raja untuk memimpin orang-orang Israel.  Untuk beroleh mandat dan dipercaya oleh seorang raja, apalagi di negeri orang asing, bukanlah hal yang mudah.  Tentunya Ezra harus terlebih dahulu menunjukkan kualitas hidupnya yang di atas rata-rata.  Dilihat dari kebiasaan hidupnya, Ezra karib dengan Tuhan dan memiliki hati yang takut akan Dia.  Ezra bukan hanya ahli atau mahir tentang Alkitab tapi juga sebagai pelaku firman:  "Sebab Ezra telah bertekad untuk meneliti Taurat TUHAN dan melakukannya serta mengajar ketetapan dan peraturan di antara orang Israel."  (Ezra 7:10).  Itulah sebabnya  "...raja memberi dia segala yang diingininya, oleh karena tangan Tuhan, Allahnya, melindungi dia."  (Ezra 7:6c).  Kata bertekad menunjukkan betapa ia memiliki kemauan yang begitu keras.  Ketika seseorang memiliki tekad yang kuat, ia akan berjuang keras hingga apa yang diinginkan tercapai.

     Tuhan sangat mengasihi orang-orang yang memiliki hidup tak bercela, yang senantiasa menghargai nilai-nilai kebenaran Firman Tuhan seperti dikatakan Daud,  "Karena itu TUHAN membalas kepadaku sesuai dengan kebenaranku, sesuai dengan kesucian tanganku di depan mata-Nya. Terhadap orang yang setia Engkau berlaku setia, terhadap orang yang tidak bercela Engkau berlaku tidak bercela,"  (Mazmur 18:25-26).  Tuhan pun berkata,  "Aku mengasihi orang yang mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan daku."  (Amsal 8:17).  Oleh karena itu Tuhan sangat mengasihi Ezra.

Dipilih dan diangkatnya Ezra oleh raja untuk menjadi pemimpin rombongan ke Yerusalem adalah karena campur tangan Tuhan!
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
January 22, 2013, 04:00:21 AM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4601
  • Yes 55:10-11
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/01/aliran-sungai-tuhan-1.html

Quote
Tuesday, January 22, 2013
ALIRAN SUNGAI TUHAN (1)
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 22 Januari 2013 -

Baca:  Yehezkiel 47:1-12

"Pada kedua tepi sungai itu tumbuh bermacam-macam pohon buah-buahan, yang daunnya tidak layu dan buahnya tidak habis-habis; tiap bulan ada lagi buahnya yang baru, sebab pohon-pohon itu mendapat air dari tempat kudus itu. Buahnya menjadi makanan dan daunnya menjadi obat."  Yehezkiel 47:12

Kehidupan orang percaya di tengah-tengah dunia ini harus memiliki dampak dan menjadi kesaksian yang baik bagi orang-orang di sekitarnya, seperti Ezra yang kita bahas dalam renungan kemarin.  Untuk bisa berdampak kita harus makin karib dengan Tuhan dan mengasihi Dia lebih lagi.  Rasul Paulus menasihati,  "Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur."  (Kolose 2:7).  Kita harus hidup menurut pimpinan ROH KUDUS  (baca  Galatia 5:16), yang berarti mengalir bersama ROH KUDUS dan tenggelam di dalamNya.

     Suatu ketika Tuhan memberi penglihatan kepada Yehezkiel tentang Bait SuciNya yang kudus, di mana pintu gerbangnya menghadap ke arah timur, ke arah di mana kemuliaan Tuhan dinyatakan:  "...sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah."  (Yehezkiel 47:1).  Adapun aliran air yang keluar dari bait suci itu mengalir makin lama makin dalam:  mulai dari pergelangan kaki, sampai di lutut, naik sebatas pinggang, dan akhirnya air itu meluap seperti sungai sehingga orang tidak dapat berjalan atau menyeberanginya  (baca  Yesaya 47:3-5).

     Aliran-aliran air dalam penglihatan Yehezkiel ini berbicara tentang aliran air hidup yang adalah lambang ROH KUDUS yang bekerja di dalam kehidupan orang percaya.  Adapun ketinggian air itu memiliki makna rohani.  Sebatas pergelangan kaki berbicara tentang langkah hidup kita.  Setelah kita percaya kepada Kristus dan diselamatkan, langkah hidup kita harus benar-benar berubah.  Kaki kita harus melangkah sesuai dengan Firman Tuhan atau menurut pimpin ROH KUDUS.  Karena itu  "Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu.  Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan."  (Amsal 4:26-27).   (Bersambung)
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)