Author Topic: Renungan Harian Air Hidup  (Read 36490 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 12, 2013, 05:59:17 AM
Reply #40
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4710
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/02/hidup-yang-tidak-tertib.html

Tuesday, February 12, 2013
HIDUP YANG TIDAK TERTIB
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 12 Februari 2013 -

Baca:  2 Tesalonika 3:1-15

"Kami katakan ini karena kami dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna."  2 Tesalonika 3:11

Tahukah kita untuk apa peraturan dibuat?  Pastilah untuk ditaati dan bukan untuk dilanggar.  Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu berurusan dengan aturan-aturan.  Dalam berlalu lintas ada rambu-rambu yang harus kita patuhi;  di kantor, sekolah atau tempat-tempat umum kita menjumpai tata tertib yang harus diperhatikan.  Semua itu bertujuan supaya ada keteraturan dan ketertiban, sebab banyak orang yang hidupnya tidak tertib.

     Tak terkecuali dalam kehidupan orang percaya.  Sebenarnya kita sudah banyak membaca dan mendengarkan firman Allah, dan  "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran."  (2 Timotius 3:16), tetapi betapa banyak orang Kristen yang hidupnya tidak mencerminkan Kekristenan yang benar.  Secara teori mereka percaya kepada Tuhan Yesus, tetapi di dalam kehidupan nyata mereka sama sekali tidak mencerminkan hidup yang sesuai Firman Tuhan, justru menyimpang.

     Kekristenan adalah tugas yang harus dijalankan dan dipraktekkan dalam realita, bukan sekedar percaya yang pasif;  artinya jika kita percaya kepada Tuhan Yesus, maka iman percaya kita itu harus menjadi suatu kenyataan dalam setiap pikiran, perkataan dan perbuatan kita.  Itulah sebabnya rasul Paulus menasihati,  "...kamu sendiri tahu, bagaimana kamu harus mengikuti teladan kami, karena kami tidak lalai bekerja di antara kamu,"  (2 Tesalonika 3:7).  Banyak orang Kristen yang maunya ingin yang enak-enak saja tapi tidak tertib hidupnya;  tidak tertib dalam hal:  membagi waktu antara pelayanan dan keluarga, antara hobi dan jam-jam doa (ibadah), mengembalikan persepuluhan, pekerjaan, studi, pergaulan dan sebagainya.  Akhirnya citra dirinya sebagai orang Kristen tercoreng dengan sendirinya dan mereka tidak bisa memuliakan Tuhan melalui kehidupannya.  Ingat!  Orang Kristen yang dipimpin oleh Roh Tuhan hidupnya pasti tertib, sebab  "...Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban."  (2 Timotius 1:7).

Ketidaktertiban adalah tanda bahwa seseorang tidak taat terhadap Firman Tuhan!
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
February 13, 2013, 06:08:21 AM
Reply #41
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4710
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/02/serasa-dalam-jurang.html

Wednesday, February 13, 2013
SERASA DALAM JURANG
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 13 Februari 2013 -

Baca:  Mazmur 130:1-8

"Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya TUHAN!"  Mazmur 130:1

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata jurang adalah lembah yang dalam dan sempit, serta curam dindingnya;  suatu tempat yang sangat gelap dan mengerikan.  Ketika seseorang sedang melewati jalan yang disisinya ada jurang, pastilah ada rambu supaya kita hati-hati.  Jika tidak berhati-hati bisa fatal akibatnya.  Jika sudah terperosok/jatuh ke dalam jurang curam, sulit rasanya untuk tetap hidup.  Jika hidup pun sulit menyelamatkan diri sendiri, kita pasti membutuhkan pertolongan orang lain.  Tak bisa dibayangkan betapa ngeri dan menderitanya bila seseorang jatuh ke dalam jurang.

     Terkadang kita juga mengalami keadaan yang demikian, di mana masalah dan kesesakan datang melanda hidup kita.  Kita pun merasa tak berdaya, sedih, perih, sakit, putus asa, seperti berada di dalam 'jurang' yang sepertinya tidak ada harapan dan kita tidak tahu harus berbuat apa.  Keadaan demikian juga pernah di alami Daud, namun dia tidak menyerah begitu saja atau menyalahkan keadaan, orang lain, diri sendiri atau bahkan Tuhan yang justru akan makin menenggelamkannya dalam ratap;  Daud tahu kepada siapa ia berharap dan meratap:  "Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku."  (ayat 2).  Ia datang kepada Tuhan dengan penuh kerendahan hati dan memohon belas kasihNya dengan berkata,  "Jika Engkau, ya Tuhan, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan?"  (ayat 3).  Daud sadar bahwa dirinya penuh kesalahan, dan mungkin saja penderitaan yang dialaminya sebagai akibat kesalahan dan pelanggarannya.  Itulah sebabnya ia memohon ampun kepada Tuhan, dan ia berkata,  "...pada-Mu ada pengampunan,"  (ayat 4).

     Asal bertobat dengan sungguh Tuhan pasti akan mendengar teriak kita minta tolong.  Karena itu Daud menanti-nantikan Tuhan!  Bahkan pengharapannya kepada Tuhan  "...lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi,"  (ayat 6).  Hal itu menunjukkan betapa ia sangat mengharapkan Tuhan.  Daud sangat yakin bahwa pengharapan di dalam Tuhan  "...adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita,"  (Ibrani 6:19) dan "...tidak mengecewakan,"  (Roma 5:5).

Tetap berharap kepada Tuhan dan nantikan Dia;  pada saat yang tepat Dia pasti akan mengangkat kita dari jurang terdalam sekali pun!
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
February 14, 2013, 04:23:15 AM
Reply #42
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4710
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/02/hati-yang-hancur-berharga-di-hadapan.html

Thursday, February 14, 2013
HATI YANG HANCUR: Berharga Di Hadapan Tuhan!
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 14 Februari 2013 -

Baca:  Mazmur 51:1-21

"Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah."  Mazmur 51:19

Sebelum menjadi bejana yang indah dan berharga, tanah liat harus mengalami proses pembentukan yang dikerjakan oleh seorang penjunan (tukang gerabah).  Tanah liat itu terlebih dahulu harus dihancurkan, dibuang kerikil-kerikilnya, lalu diolah dan harus melewati proses pembakaran.  Begitu juga dengan sebidang tanah.  Sebelum benih dapat disemaikan, seorang petani harus terlebih dahulu mengolah tanahnya dengan cangkul dan bajak, kemudian mengairinya dan barulah tanah tersebut siap untuk ditanami.

     Setiap anak Tuhan yang rindu dipakai sebagai alat kemuliaan Tuhan tak luput dari proses pembentukan.  "Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu."  (Yesaya 64:8).  Jadi,  "Adakah tanah liat berkata kepada pembentuknya: 'Apakah yang kaubuat?' atau yang telah dibuatnya: 'Engkau tidak punya tangan!'"  (Yesaya 45:9b).  Tidak!  Kita harus memiliki penyerahan diri penuh kepada Tuhan.  Hati yang remuk dan hancur di hadapan Tuhan, serta memiliki rasa haus dan lapar akan Dia adalah modal menggerakan hati Tuhan, bukan hati yang dipenuhi kesombongan atau kecongkakan, sebab  "Allah menentang orang yang congkak,"  (1 Petrus 5:5), dan Dia  "...akan mematahkan kecongkakkan mereka dengan segala daya upaya mereka."  (Yesaya 25:11b).

     Daud saat menulis mazmur ini dalam keadaan hati remuk redam dan hancur berkeping-keping, menyesali dosanya terhadap isteri Uria;  lalu ia pun datang kepada Tuhan.  "Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!"  (Mazmur 51:3).  Inilah korban yang berkenan kepada Tuhan.  Tak ada yang lebih berharga di mata Tuhan kecuali hati yang hancur dan pertobatan,  "Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya."  (Mazmur 51:18).

     Masih banyak orang Kristen yang datang kepada Tuhan (berdoa) tanpa pernah merasakan hati hancur, doa yang dinaikkan tidak lahir dari lubuk hatinya yang terdalam

Hidup menyimpang dari jalan Tuhan dianggap biasa sehingga penyesalan diri pun tiada;  janganlah kita demikian.
« Last Edit: February 15, 2013, 04:41:25 AM by who_am_i »
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
February 15, 2013, 04:42:27 AM
Reply #43
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4710
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/02/sehat-dan-kuat-rohani-1.html

Friday, February 15, 2013
SEHAT DAN KUAT ROHANI (1)
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 15 Februari 2013 -

Baca:  Efesus 3:14-21

"Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,"  Efesus 3:16

Banyak cara yang ditempuh orang untuk menjaga tubuhnya agar tetap sehat dan prima, di antaranya melalui olahraga.  Ada yang hanya jogging dengan mengitari taman di sekitar komplek rumahnya, bermain tenis, bulutangkis, berenang, 'gowes' (bersepeda) dan juga ber-fitness ria di tempat-tempat kebugaran, plus mengkonsumsi makanan yang bergizi dan vitamin.  Sedihnya, banyak orang yang begitu berkonsentrasi untuk menjaga kesehatan jasmaninya, namun mengabaikan kesehatan rohaninya.  Memang secara jasmani mereka terlihat sehat dan kuat, tetapi secara rohani belum tentu mereka sehat.  Itulah sebabnya Firman Tuhan menasihati,  "Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang."  (1 Timotius 4:7b-8).

     Ditegaskan bahwa latihan badani itu terbatas gunanya.  Ada hal yang lebih penting yang harus kita kejar yaitu sehat rohani.  Ada pun latihan yang harus kita lakukan guna menjaga kesehatan tubuh rohani kita adalah ibadah.  Karena itu  "Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat."  (Ibrani 10:25).  Latihan ibadah ini meliputi:  doa (pujian dan penyembahan), merenungkan Firman Tuhan dan juga pelayanan.  Doa adalah nafas hidup orang percaya.  Tanpa doa kita akan 'mati rohani'.  Kepada jemaat di Tesalonika rasul Paulus menasihati,  "Tetaplah berdoa."  (1 Tesalonika 5:17).  Inilah rahasia keberhasilan pelayanan rasul Paulus sehingga ia mampu menjungkirbalikkan dunia dengan Injil.

     Apa pun yang kita kerjakan, baik itu pelayanan, pekerjaan studi, rumah tangga dan sebagainya perlu ditopang dalam doa.  Jangan sekali-kali mengandalkan kekuatan sendiri dan merasa diri mampu, karena di luar Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa.  Tanpa doa, pelayanan yang kita kerjakan tidak akan berdampak bagi orang lain.  Doa akan membuat kita tetap kuat dan makin teguh di dalam Tuhan meski ada badai menerpa.  Sudahkah doa menjadi kebutuhan pribadi kita setiap hari?  Jangan hanya berdoa saat butuh saja atau dalam masalah!  (Bersambung)
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
February 16, 2013, 05:04:10 AM
Reply #44
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4710
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/02/sehat-dan-kuat-rohani-2.html

Saturday, February 16, 2013
SEHAT DAN KUAT ROHANI (2)
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 16 Februari 2013 -

Baca:  Efesus 3:14-21

"Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,"  Efesus 3:20

Di akhir zaman ini tantangan bagi orang percaya tidak semakin mudah tapi semakin berat menghadang.  Tidak ada jalan lain bagi kita selain harus makin giat di dalam Tuhan.  Jam-jam doa dan juga ibadah harus makin ditingkatkan, bukannya tambah malas dan ogah-ogahan.  "Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?"  (Galatia 3:3).

     Kita yang sudah terlibat dalam pelayanan harus makin konsisten dalam mengerjakan panggilan Tuhan.  Jangan hanya karena ada masalah lalu kita menjadi undur, karena seberat apa pun ujian yang harus kita lewati kita pasti mampu melewatinya bersama Tuhan, sebab  "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."  (Filipi 4:13).  Karena itu kita harus makin melekat kepada Tuhan.  Pemazmur berkata,  "tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil."  (Mazmur 1:2-3).

     Semakin melekat kepada Tuhan kita akan semakin memahami "...betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,"  (Efesus 3:18).  Melekat kepada Tuhan berbicara tentang keintiman atau kekariban kita kepada Tuhan.  " Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka."  (Mazmur 25:14).  Karena itu berhentilah mengeluh, bersungut-sungut atau complain kepada Tuhan ketika keadaan tidak seperti yang kita harapkan.  Semua yang terjadi bukan tanpa maksud, tapi untuk menguatkan iman percaya kita kepadaNya sehingga pada saatnya kita akan mengalami campur tangan Tuhan, dan kita pun dapat berkata bahwa bukan dari kata orang saja kita mendengar tentang Dia,  "...tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau."  (Ayub 42:5b) dan merasakannya.

Mari  "...saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia."  1 Korintus 15:58
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
February 17, 2013, 04:13:39 AM
Reply #45
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4710
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/02/hidup-sama-seperti-kristus.html

Sunday, February 17, 2013
HIDUP SAMA SEPERTI KRISTUS
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 17 Februari 2013 -

Baca:  1 Yohanes 2:1-6

"Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup."  1 Yohanes 2:6

Kita telah memahami bahwa menjadi Kristen berarti harus hidup sama seperti Kristus, artinya kita harus meneladani Dia dan hidup menurut cara yang Tuhan tetapkan.  Namun hidup sama seperti Kristus bukan berarti kita menjalani hidup yang sangat berat, tidak bebas, dengan tumpukan tugas dan tanggung jawab serta segudang larangan.

     Tak beda dengan seorang anak dalam sebuah keluarga, kita pun tidak bisa hidup semaunya sendiri.  Orangtua kita pun punya 'rambu-rambu' yang tidak boleh dilanggar oleh anak-anaknya.  Karena itu sebagai anak kita harus patuh dan tunduk kepada ayah (orangtua) kita.  Alkitab menasihati,  "Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya;  karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak."  (Ibrani 12:5-6).  Jika kita menyadari bahwa status kita adalah anak Tuhan, maka kita wajib menjalani suatu kehidupan menurut apa yang telah ditetapkan Tuhan bagi kita, sebagaimana Kristus taat mengerjakan apa yang ditetapkan oleh BapaNya.  Itulah yang menjadi kunci rahasia keberhasilan Kristus!  Jika kita ingin menjadi orang Kristen yang berhasil kita pun harus mengikuti jejakNya.  Tuhan Yesus mengatakan bahwa Ia datang ke dunia ini dengan satu tujuan yaitu melakukan apa yang menjadi kehendak Bapa:  "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya."  (Yohanes 4:34).

     Seringkali kita berpikir bahwa hidup sama seperti Kristus menjadikan kita hidup dalam penderitaan dan terkekang.  Padahal,  "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."  (Yohanes 8:31-32).  Itulah sebabnya selama berada di bumi Yesus tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan yang ada.  Waktu dan segenap keberadaan hidupNya sepenuhnya dicurahkan untuk melakukan kehendak bapaNya secara sempurna.  Sudahkah kita hidup sama seperti Kristus?  Jika kita berjalan seturut kehendak Tuhan dan meneladaniNya, maka kita telah hidup seperti Dia.

Kita tak layak disebut Kristen jika hidup tak mencerminkan Kristus sama sekali!
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
February 18, 2013, 05:05:58 AM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4710
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/02/memulai-hari-dengan-pujian.html

Monday, February 18, 2013
MEMULAI HARI DENGAN PUJIAN
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 18 Februari 2013 -

Baca:  Mazmur 145:1-21

"Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja, dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya."  Mazmur 145:1

Apa yang Saudara pikirkan saat bangun tidur di pagi hari?  Banyak orang mengawalinya dengan memikirkan masalah dan kemustahilan sehingga pikiran mereka selalu diliputi kegelisahan, ketakutan, kemarahan atau emosi.  Berbeda dengan Daud selalu memulai harinya dengan berdoa dan mempersembahkan puji-pujian bagi Tuhan.  Bahkan  "Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau,"  (Mazmur 119:164).  Tidak sedikit orang Kristen lupa melakukan hal ini.  Mereka berpikir memuji Tuhan itu cukup dilakukan saat beribadah di gereja atau persekutuan saja.  Itu salah besar!  Memuji Tuhan tidak mengenal waktu, tempat dan keadaan.  Kapan pun, di mana pun bagaimana pun keadaan kita, puji-pujian bagi Tuhan harus kita naikkan.

     Memuji Tuhan adalah tindakan yang wajar dan normal bagi orang percaya.  Kita tidak perlu menjadi worship leader atau kursus vokal terlebih dahulu agar bersuara bagus dan barulah kita bernyanyi bagi Tuhan.  Memuji Tuhan adalah ekspresi yang keluar dari hati terdalam seseorang yang mengagumi Tuhan sebagai respons atau kebaikanNya.  Tanpa kekaguman, memuji Tuhan hanya akan menjadi suatu kewajiban atau rutinitas yang dipaksakan.  Sedangkan rasa kagum pasti lahir dari kerendahan hati, dan tidak dapat dipisahkan dari keberadaan hidup kita.  Itulah sebabnya memuji Tuhan di tengah pencobaan dan penderitaan seringkali terasa sulit kita lakukan.  Namun jika kita terus melatih diri untuk selalu memuji Tuhan, kita akan beroleh kekuatan untuk memuji Dia apa pun keadaan kita seperti Daud yang memuji Tuhan bukan hanya sekali, tapi tujuh kali dalam sehari.  Ketahuilah bahwa memuji Tuhan adalah pelayanan langsung yang kita tujukan kepada Tuhan.  Maka dari itu tanpa kerendahan dan kemurnian hati, pujian kita tidak mungkin berkenan kepada Tuhan.

     Saudara pernah merasakan pertolongan Tuhan?  Setiap kita pasti mengalami dan merasakan kebaikan Tuhan dalam hidup ini.  Apakah bibir kita kelu untuk memuji Tuhan?

Bagi orang Kristen yang sungguh-sungguh, tiada hari tanpa memuji-muji Tuhan!
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
February 19, 2013, 07:04:16 AM
Reply #47
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4710
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/02/iblis-harus-dilawan.html

Tuesday, February 19, 2013
IBLIS HARUS DILAWAN
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 19 Februari 2013 -

Baca:  2 Korintus 11:1-6

"Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya."  2 Korintus 11:3

Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa karena mereka menjadi korban tipu daya Iblis.  Dengan segala kelicikannya Iblis memutarbalikkan Firman Tuhan, dan Hawa menjadi bimbang (ragu) terhadap apa yang difirmankan Tuhan kepadanya;  akhirnya ia melakukan apa yang dilarang oleh Tuhan.  Iblis pun tersenyum lebar karena rencananya berhasil.

     Di hari-hari menjelang kedatangan Tuhan yang semakin dekat ini biarlah kita semakin mendekatkan diri kepada Tuhan supaya kita kuat dan mampu bertahan menghadapi pekerjaan Iblis yang terus berusaha menyesatkan orang-orang yang lemah.  Yakobus mengingatkan,  "...tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!"  (Yakobus 4:7).  Mengapa kita harus tunduk kepada Tuhan?  Karena inilah kunci mengalahkan Iblis.  Tunduk kepada Tuhan berarti taat melakukan apa yang difirmankanNya.  Banyak orang tidak suka tunduk kepada Tuhan dan lebih memilih hidup menurut keinginannya sendiri.  Apakah rugi jika kita tunduk kepada Tuhan?  Tentu tidak!  Sebab  "Tuhan itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya."  (Mazmur 145:9);  rancanganNya pun selalu baik bagi kita.  Sebaliknya tidak ada sedikit pun yang baik dalam diri Iblis, semuanya adalah jahat.  Misi Iblis hanyalah untuk menghancurkan, membunuh dan membinasakan manusia.  Tapi mengapa banyak orang yang lebih memilih tunduk kepada Iblis daripada tunduk kepada Tuhan?

     Tanpa penundukan diri kepada Tuhan sulit bagi kita untuk bisa melawan dan mengalahkan Iblis, apalagi bila kita hanya mengandalkan kekuatan sendiri.  Oleh karena itu milikilah penundukan diri kepada Tuhan agar Iblis lari dari kita, sebab ia paling takut kepada orang Kristen yang taat kepada Tuhan, yang di dalamnya ada ROH KUDUS bekerja.  Tunduk (taat) kepada Tuhan berarti kita merenungkan firmanNya siang dan malam serta melakukannya.  Jika kita tidak taat kepada Tuhan, Iblis akan menertawakan kita.

Di dalam nama Tuhan Yesus dan firmanNya kita dapat melawan dan mengalahkan Iblis dengan segala tipu muslihatnya.
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
February 20, 2013, 04:54:26 AM
Reply #48
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4710
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/02/selalu-ada-keajaiban-1.html

Wednesday, February 20, 2013
SELALU ADA KEAJAIBAN (1)
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 20 Februari 2013 -

Baca:  Ester 2:1-18

"Maka Ester dikasihi oleh baginda lebih dari pada semua perempuan lain, dan ia beroleh sayang dan kasih baginda lebih dari pada semua anak dara lain, sehingga baginda mengenakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya dan mengangkat dia menjadi ratu ganti Wasti."  Ester 2:1-17

Alkitab menegaskan,  "Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"  (Markus 9:23).  Banyak orang Kristen yang ragu akan hal ini.  Saat berada dalam pergumulan yang lebih berat kita lebih percaya kepada omongan orang lain  yang mengatakan bahwa itu mustahil dan tidak mungkin ada jalan.  Kita mulai kecewa dan putus asa, lalu kita pun memutar otak dan menggunakan logika untuk mencari pertolongan lain di luar Tuhan.  Ingatlah ayat ini:  "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!"  (Yeremia 17:5).  Seburuk apa pun keadaan yang kita alami Tuhan sanggup ubahkan karena kuasaNya tidak pernah berubah, dahulu sekarang dan sampai selama-lamanya.  Kita harus percaya  "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."  (1 Korintus 2:9).

     Esther adalah contoh orang yang mengalami pertolongan Tuhan di tengah kemustahilan.  Pengangkatan Ester menjadi seorang permaisuri raja adalah suatu hal yang mustahil dalam pemandangan manusia.  Mengapa?  Karena Ester adalah keturunan bangsa Yahudi, bangsa jajahan raja Ahasyweros.  Selain itu ia juga salah seorang tawanan yang berstatus budak.  Tetapi Tuhan selalu punya cara untuk menolong umatNya, karena  "Engkaulah Allah yang melakukan keajaiban;"  (Mazmur 77:15).  Sungguh,  "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan,"  (Efesus 3:20).  Tuhan selalu punya rencana yang indah di balik peristiwa yang terjadi.

Sebagai yatim piatu, orang lain pasti akan mengatakan kalau hidup Ester akan menderita dan tidak punya masa depan.  Itu perediksi manusia!  Tapi Tuhan memiliki  "...rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan."  (Yeremia 29:11).  (Bersambung)
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
February 21, 2013, 04:56:17 AM
Reply #49
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4710
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/02/selalu-ada-keajaiban-2.html

Thursday, February 21, 2013
SELALU ADA KEAJAIBAN (2)
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 21 Februari 2013 -

Baca:  Ester 4:1-17

"Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati."  (Ester 4:16b)

Dengan dilatarbelakangi ketidaktaatan ratu Wasti kepada raja Ahasyweros, para penasihat menyarankan raja untuk menyingkiran ratu Wasti dan segera mencari penggantinya,  "Hendaklah orang mencari bagi raja gadis-gadis, yaitu anak-anak dara yang elok rupanya; ...Dan gadis yang terbaik pada pemandangan raja, baiklah dia menjadi ratu ganti Wasti. Hal itu dipandang baik oleh raja, dan dilakukanlah demikian."  (Ester 2:2, 4).  Mordekhai (paman Ester) mengikutsertakan Ester dalam pemilihan calon permaisuri, dengan pesan:  Ester tidak boleh memberitahukan asal usulnya, karena ini sangat beresiko, sebab jika raja tahu, dia bisa dihukum mati.  Ini adalah tugas yang sangat berat.  Dengan penuh ketaatan,  "Ester tidak memberitahukan kebangsaan dan asal usulnya,"  (Ester 2:10).  Selama setahun berada dalam penyamaran ia tetap menunjukkan sikap rendah hati dan selalu taat pada perintah.  Itulah sebabnya ia beroleh perhatian dan kasih sayang dari semua orang yang melihatnya.  Tuhan menyatakan kuasaNya, Ester pun terpilih sebagai ratu menggantikan Wasti.

     Setelah menjadi ratu, Ester harus menghadapi ujian, karena di zaman itu ada peraturan bahwa barangsiapa menghadap raja tanpa dipanggil,  "...hanya berlaku satu undang-undang, yakni hukuman mati."  (Ester 4:11).  Padahal ia mendengar kabar bahwa  "...Haman mencari ikhtiar memunahkan semua orang Yahudi, yakni bangsa Mordekhai itu, di seluruh kerajaan Ahasyweros."  (Ester 3:6).  Itulah sebabnya sebelum menghadap raja, Ester mencari Tuhan dan merendahkan diri di hadapanNya dengan mengajak seluruh orang Yahudi untuk berdoa puasa selama 3 hari 3 malam.  Usahanya tidak sia-sia,  "...sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya Tuhan."  (Mazmur 9:11).  Tuhan mendengar dan menyatakan belas kasihNya.  Ester diperkenankan menghadap raja, bahkan raja menawarkan setengah dari kerajaannya, tapi Ester menolak karena ia hanya ingin bangsanya diselamatkan!  Dan terbukti, bangsa Yahudi terselamatkan.

Karena campur tangan Tuhan Ester mengalami peninggian dan dipilihNya sebagai penyelamat bangsa!
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)