Author Topic: Renungan Harian Air Hidup  (Read 31431 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

March 04, 2013, 04:32:13 AM
Reply #60
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4334
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/03/kita-adalah-saudara.html

Monday, March 4, 2013
KITA ADALAH SAUDARA
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 4 Maret 2013 -

Baca:  Roma 15:1-13

"Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah."  Roma 15:7

Dalam renungan tanggal 2 Januari 2013 lalu dijelaskan bahwa kerukunan antar jemaat mendatangkan berkat dari Tuhan.  Dimana ada kerukunan,  "... ke sanalah Tuhan memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya."  (Mazmur 133:3b).

     Sebagai anggota jemaat Tuhan, kita harus berusaha untuk menciptakan kerukunan satu sama lain, supaya gereja tetap kuat dah kokoh.  Meski memiliki latar belakang yang berbeda-beda  (status, suku, pendidikan dan sebagainya)  kita adalah satu, "...sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh,"  (1 Korintus 12:12).  Jadi kita harus menerima dan memperlakukan orang lain sebagai saudara, sebagaimana Kristus telah menerima dan melayani jiwa-jiwa tanpa pandang bulu,  "supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita."  (1 Korintus 12:25-26).  Keadaan ini tidak akan menjadi kenyataan bila kita tidak menjadikan Kristus sebagai satu-satunya teladan dalam hidup ini.  Kita tidak mungkin dapat memiliki hubungan yang baik dengan orang lain apabila hubungan kita dengan Tuhan juga tidak baik.

     Ketahuilah bahwa Tuhan mengutus gerejaNya menjadi berkat di tengah-tengah dunia yang dipenuhi pertikaian dan permusuhan ini.  Namun bagaimana kita bisa menjadi kesaksian dan memenangkan jiwa bagi Kerajaan Allah apabila di antara umat Tuhan terjadi iri hati, perselisihan, kebencian, keributan dan saling mempertahankan ego masing-masing?  Bukankah ini akan menjadi batu sandungan bagi orang di luar Tuhan?  Bukankah tujuan kerukunan orang percaya di dalam gereja adalah supaya nama Tuhan dipermuliakan?  Kekristenan adalah kasih,  "Karena itu tunjukkanlah kepada mereka di hadapan jemaat-jemaat bukti kasihmu..."  (2 Korintus 8:24),  "...bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran."  (1 Yohanes 3:18).

Jemaat gereja mula-mula rukun dan bersatu, karena itu  "...tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan."  Kisah 2:47
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
March 05, 2013, 03:13:19 AM
Reply #61
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4334
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/03/tetap-di-jalur-yang-benar.html

Tuesday, March 5, 2013
TETAP DI JALUR YANG BENAR
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 5 Maret 2013 -

Baca:  Yohanes 3:22-36

"Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas."  Yohanes 3:34

Tugas memberitakan Injil bukan semata-mata tanggung jawab hamba Tuhan  (pendeta), penginjil, fulltimer atau para sarjana teologia.  Tugas itu ada di pundak semua orang percaya tanpa terkecuali, sebab  "...kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan."  (1 Petrus 2:9-10).

     Tugas sebagai pemberita Injil sangat mulia, karena itu kita harus meresponsnya dengan baik dan benar serta penuh tanggung jawab.  Ini juga yang dilakukan oleh Yohanes pembaptis, mengerjakan panggilannya dengan sangat rajin dan bersungguh-sungguh.  Ia pun mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan memisahkan diri dari berbagai hal yang tidak berkenan kepada Tuhan agar layak dipakai sebagai alat kemuliaanNya.  Dalam mengerjakan tugas pelayanannnya Yohanes pembaptis tetap memegang prinsip:  "Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil."  (Yohanes 3:30).  Ia tidak mencari pujian dan hormat manusia atau supaya dirinya makin terkenal dan kian diminati oleh orang banyak, tapi segala pujian dan kemuliaan hanya dipersembahkan bagi Tuhan Yesus semata, karena Dialah yang berhak menerimanya.  Inilah pernyataan Yohanes pembaptis,  "Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak."  (Markus 1:7).  Meski sebagai pembuka jalan bagi Tuhan, ia tetaplah orang yang rendah hati dan berada di jalur yang benar.

     Di zaman sekarang ini tidak sedikit kita yang melayani Tuhan mulai ke luar dari jalur yang benar, apalagi yang sudah 'jadi' terkenal, sehingga tanpa terasa motivasi dalam melayani Tuhan sudah tidak murni seperti sediakala.  Kita lebih mengedepankan hal-hal yang bersifat lahiriah sehingga pelayanan yang kita lakukan hanya sebagai aktivitas rutin semata, dan kita pun lebih senang menerima pujian dari orang yang kita layani!  (Bersambung)
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
March 06, 2013, 04:30:10 AM
Reply #62
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4334
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/03/rela-mati-demi-injil.html

Wednesday, March 6, 2013
RELA MATI DEMI INJIL
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 6 Maret 2013 -

Baca:  Matius 14:1-12

"Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara dan kepala Yohanes itupun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya."  Matius 14:10-11

Yohanes pembaptis bukan hanya setia dan bersungguh-sungguh mengerjakan panggilannya sebagai pembuka jalan bagi Tuhan, ia juga rela mati demi Injil Kristus.  Inilah harga yang harus dibayar sebagai hamba Tuhan pembawa berita kebenaran.  Bukan hanya masuk penjara, tapi juga harus menghadapi kematian tragis, kepala dipenggal.

     Ada banyak ujian yang harus dihadapi para pemberita Injil karena banyak orang tidak senang dengan berita Injil dan lebih suka hidup dalam kegelapan.  Mereka benci mendengar nama Yesus.  "Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat."  (Yohanes 3:19).  Itulah sebabnya mereka melakukan segala cara untuk menghambat pemberitaan Injil dan tidak segan-segannya menganiaya, bahkan membunuh setiap hamba Tuhan.  Mau tidak mau, sebagai pengikut Kristus kita memiliki resiko besar:  mungkin kita akan diejek, dikucilkan dari pergaulan, atau bahkan kita dihukum dan dipenjarakan.  Tetapi biarlah semua itu tidak menyurutkan langkah dan semangat kita melayani Tuhan dan memberitakan kabar keselamatan kepada dunia sebagaimana Yohanes pembaptis lakukan:  setia mengerjakan tugasnya sampai mati.  Yesus berkata,  "Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."  (Matius 5:10, 12).

     Mari lakukan setiap tugas yang dipercayakan Tuhan kepada kita dengan setia, karena Dia tidak pernah menutup mata terhadap perbuatan kita yang terkecil pun bagi kerajaanNya.  Jangan sekali-kali mengharapkan pujian dan penghargaan manusia, karena pujian, hormat dan kemuliaan adalah milik Tuhan!  Tuhan sedang mencari orang-orang yang rela mempersembahkan segenap hidup bagi Dia dan yang tidak berkompromi dengan dunia ini, seperti Yohanes pembaptis.

Adakah yang Ia cari tau itu ada pada kita?  Selagi ada waktu, gunakan kesempatan yang ada!
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
March 07, 2013, 04:49:25 AM
Reply #63
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4334
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/03/injil-berita-salib-kristus.html

Thursday, March 7, 2013
INJIL: Berita Salib Kristus
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 7 Maret 2013 -

Baca:  1 Korintus 1:18-31

"Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah."  1 Korintus 1:18

Mengapa Injil harus terus digemakan ke seluruh dunia?  Karena dalam Injil terkandung kuasa Allah yang menyelamatkan, menyembuhkan, memulihkan dan membebaskan.  Itulah sebabnya tanda-tanda, keajaiban-keajaiban dan mujizat-mujizat senantiasa menyertai di mana saja Injil diberitakan.  Kekutan Allah dilepaskan ketika Injil disampaikan dengan penuh kuasa.

     Berbicara tentang Injil berarti juga berbicara tentang kebesaran kasih Allah kepada dunia sehingga Ia memberikan PuteraNya Yesus Kristus,  "...supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."  (Yohanes 3:16).  Jadi inti dari Injil adalah berita salib Kristus.  Inilah pesan yang tidak boleh dikesampingkan oleh hamba Tuhan yang melayani.  Berita salib Kristus harus selalu diutamakan.  Para hamba Tuhan janganlah menggantikan berita salib ini dengan hal-hal yang hanya membuat jemaat terpingkal-pingkal dengan khotbah lucu;  atau khotbah yang meninabobokan jemaat karena yang dibicarakan hanya tentang berkat dan kekayaan saja, sehingga acapkali jemaat menjadi kecewa ketika apa yang mereka harapkan belum juga menjadi kenyataan.  Akhirnya berita tentang salib Kristus kehilangan kuasanya.

     Sesungguhnya berita Injil itu sangat sederhana, tapi mengandung kuasa yang dahsyat yaitu Tuhan Yesus datang ke dunia ini dan mati di kayu salib untuk menebus dosa umat manusia.  Barangsiapa yang percaya kepadaNya akan diselamatkan, sebab  "...di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa,"  (Efesus 1:7).  Sayang, berita salib Kristus ini mendapat respons yang tidak baik dari orang-orang dan dianggap sebagai suatu kebodohan.  Mereka bukan saja tidak percaya, tetapi juga melecehkan Injil.  Tapi bagi kita orang percaya, berita salib Kristus adalah suatu anugerah yang tiada tara nilainya.

Tidak ada berita lain di dunia ini yang dapat memberikan jaminan pasti tentang keselamatan kekal;  tidak ada berita lain yang olehnya kita diperdamaikan dengan Allah dan diangkat sebagai anak-anakNya, selain berita salib Kristus!
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
March 08, 2013, 04:51:35 AM
Reply #64
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4334
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
airhidupblog.blogspot.com/2013/03/ingin-mengalami-mujizat-datang-kepada.html

Friday, March 8, 2013
INGIN MENGALAMI MUJIZAT? Datang Kepada Tuhan!
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 8 Maret 2013 -

Baca:  Mazmur 77:1-21

"Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan Tuhan, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala."  Mazmur 77:12

Mujizat-mujizat yang tertulis di dalam Alkitab bukanlah cerita fiksi pengantar tidur, tapi merupakan kisah nyata sebagai bukti bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang ajaib dan berkuasa.  Mengapa Alkitab mencatat tiap-tiap kejadian secara detil?  Supaya kita makin kuat dan teguh di dalam Tuhan.  Mungkin ada yang berkata,  "Ah, itu kan terjadi di masa lalu dan tak mungkin terulang, karena zaman sudah berubah!"  Penulis tegaskan:  dunia ini boleh saja berubah, tapi kuasa Tuhan tidak pernah berubah, kekal untuk selama-lamanya.  "Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu."  (Matius 24:35)  dan   "Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya."  (Ibrani 13:8).  Meski dunia penuh goncangan, kita orang percaya,  "...menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut."  (Ibrani 12:28).

     Contoh mujizat di masa lampau tertulis dalam 2 Raja-Raja 4:1-7.  Kisah seorang janda miskin yang sedang mengalami persoalan berat:  berutang banyak, menghadapi penagih utang dan anaknya hendak diambil sebagai jaminan.  Dalam keadaan terjepit mengadulah ia kepada Elisa, nabi yang mendapat pengurapan dua kali lipat.  Tanya Elisa,  "Apa yang kau punya?"  Janda itu menjawab ia hanya punya sedikit minyak dalam buli-buli.  Lalu Elisa memerintahkan janda itu untuk mengumpulkan bejana kosong sebanyak-banyaknya, sampai ia harus meminjam kepada tetangganya.  Apa yang terjadi?  Waktu minyak itu dituang, minyak itu mengalir terus-menerus sampai seluruh bejana kosong terisi penuh, hingga janda itu dapat membayar seluruh utangnya.

     Saat dalam pergumulan berat, janda itu datang ke alamat yang tepat  (nabi Tuhan), bukan mencari  'alamat palsu', artinya mencari Tuhan dan berseru kepadaNya.  Saat diperintahkan mengumpulkan bejana-bejana kosong, janda ini pun taat.  Inilah iman yang hidup yaitu iman yang disertai perbuatan.  Akhirnya ia pun mengalami mujizat luar biasa!

Yesus adalah Sumber mujizat, datanglah padaNya dengan iman, pasti ada pertolongan!

www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
March 09, 2013, 04:53:33 AM
Reply #65
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4334
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/03/fase-terkelam-daud.html

Saturday, March 9, 2013
FASE TERKELAM DAUD
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 9 Maret 2013 -

Baca:  1 Samuel 30:1-25

"Ketika Daud serta orang-orangnya sampai ke Ziklag pada hari yang ketiga,...Ziklag telah dikalahkan oleh mereka dan dibakar habis."  1 Samuel 30:1

Ziklag adalah fase terkelam dalam perjalanan hidup Daud sebelum ia menjadi raja, dan sekaligus proses ujian iman terberat baginya.  Apa itu Ziklag?  Ziklag adalah sebuah kota di bawah kekuasaan Filistin yang diberikan raja Akhis kepada Daud.  Selama satu tahun empat bulan Daud tinggal di kota itu.  Mengapa Daud tinggal di Filistin?  Ini adalah bagian dari penyelamatannya dari kejaran Saul yang ketika itu menjadi raja atas Israel.

     Suatu ketika Daud beserta enam ratus tentaranya turut serta dalam peperangan orang-orang Filistin melawan bangsa Israel.  Namun di tengah perjalanan Daud dan pengikutnya diminta untuk ke luar dari peperangan, karena orang-orang Filistin takut jika suatu saat Daud dan pengikutnya akan berkhianat.  Kata raja Akhis,  "Aku tahu, engkau ini memang kusukai seperti utusan Allah. Hanya, para panglima orang Filistin telah berkata: Ia tidak boleh pergi berperang bersama-sama dengan kita."  (1 Samuel 29:9).  Akhirnya, Daud diminta untuk kembali pulang ke Ziklag.  Hal ini sangat melegakan hati Daud karena ia tidak jadi turut berperang, karena sesungguhnya hati Daud teriris-iris karena ia harus berpihak kepada orang-orang Filistin.  Setelah sampai ke Ziklag, apa yang terjadi?  Kota itu dihancurkan oleh orang Amalek,  "...tampaklah kota itu terbakar habis, dan isteri mereka serta anak mereka yang laki-laki dan perempuan telah ditawan. Lalu menangislah Daud dan rakyat yang bersama-sama dengan dia itu dengan nyaring, sampai mereka tidak kuat lagi menangis."  (1 Samuel 30:3-4).  Suatu kondisi yang sangat tragis!  Daud benar-benar sangat terpukul dengan keadaan ini, apalagi para pengikutnya menjadi sangat marah kepadanya dan hendak melempari dia dengan batu.  Coba bayangkan jika kita berada di posisi Daud ini.  Namun saat terjepit karena masalah di Ziklag yang mengakibatkan seluruh rakyat pedih hati, Daud mengambil tindakan yang benar yaitu  "...menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan, Allahnya."  (1 Samuel 30:6).

     Banyak orang ketika sedang mengalami permasalahan berat tidak lagi bisa berpikir jernih:  panik, stres, frustasi, marah, kecewa dan ngambek kepada Tuhan, mogok berdoa dan mogok ibadah;  kemudian mereka memilih untuk lari mencari pertolongan kepada manusia daripada harus duduk diam berdoa dan menantikan Tuhan.  (Bersambung)
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
March 10, 2013, 04:57:46 AM
Reply #66
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4334
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/03/sikap-hati-yang-benar.html

Sunday, March 10, 2013
SIKAP HATI YANG BENAR
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 10 Maret 2013 -

Baca:  Mazmur 13:1-6

"Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu."  Mazmur 13:6

Sikap hati yang benar yang telah ditunjukkan Daud membuatnya berkenan kepada Tuhan.  Sebagai orang percaya kita patut meneladani sikap Daud ini!  Seringkali ketika badai masalah menyerang hidup ini hati kita dipenuhi kekuatiran dan kecemasan sehingga hati kita pun menjadi tawar.  Ayub punya pengalaman dalam hal ini:  "Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku."  (Ayub 3:25).  Ketakutan, kekuatiran, kecemasan, tawar hati, putus asa adalah senjata yang digunakan Iblis untuk melemahkan dan menghancurkan iman orang percaya.  Apa pun yang terjadi biarlah kita mau menguatkan iman percaya kepada Tuhan.

     Menempuh perjalanan hidup yang penuh liku tidak menyurutkan semangat Daud mencari Tuhan.  Semakin diperhadapkan dengan kesulitan semakin Daud melekat kepada Tuhan.  Saat menghadapi Saul atau pemberontakan anaknya  (Absalom), Daud selalu menguatkan hatinya dengan berdoa kepada Tuhan,  "Dengan nyaring aku berseru kepada Tuhan, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus."  (Mazmur 3:5).  Saat ketakutan menyerang, Daud pun berdoa,  "Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu;  kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"  (Mazmur 56:4-5).  Ini menunjukkan bahwa berdoa adalah solusi terbaik bagi orang percaya.  Ada tertulis,  "Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya."  (Yakobus 5:16b).  Daud bukan hanya berdoa saat dalam kesesakan, tapi ia juga selalu memuji-muji Tuhan.  Daud tidak menunggu sampai masalahnya selesai atau doanya dijawab Tuhan.

     Adalah mudah bersukacita atau bermazmur bagi Tuhan saat segala sesuatunya baik dan lancar, tapi jika kondisi kita sedang sakit, bangkrut, kekurangan, masih adakah pujian ke luar dari mulut kita?  Daud berkata,  "Aku hendak memuji Tuhan pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku."  (Mazmur 34:2).  Belajarlah untuk selalu bersyukur sebab Tuhan itu baik dan sekali-kali tidak akan pernah meninggalkan kita.

"Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;"  Mazmur 37:5
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
March 11, 2013, 04:37:54 AM
Reply #67
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4334
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/03/pengikut-kristus-anak-anak-terang.html

Monday, March 11, 2013
PENGIKUT KRISTUS: Anak-Anak Terang!
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 11 Maret 2013 -

Baca:  Mazmur 97:1-12

"Terang sudah terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati."  Mazmur 97:11

Tuhan Yesus menegaskan,  "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."  (Yohanes 8:12).  Setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat tidak lagi berada di dalam kegelapan, melainkan berjalan di dalam terang, sebab Tuhan telah  "...memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan."  (1 Petrus 2:9-10).  Dengan kata lain, jika seseorang mengikut Kristus, ia berjalan di dalam terang Tuhan.

     Mengikut Kristus berarti mengikuti jalan yang ditempuh Kristus.  Artinya harus mencontoh dan meneladani kehidupan Kristus dalam segala hal sebagaimana disampaikan rasul Yohanes,  "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup."  (1 Yohanes 2:6).  Inilah yang disebut Kristen sejati.  Banyak orang yang mengaku bahwa dirinya adalah orang Kristen atau pengikut Kristus, tapi dalam kehidupannya sehari-hari sama sekali tidak mencerminkan perbuatan atau karakter Kristus.  Mereka masih saja berkompromi dengan dosa dan hidup 'sama' seperti orang-orang yang tidak mengenal Tuhan, yang  "...lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat."  (Yohanes 3:19).  Hal ini menunjukkan bahwa kita tidak mengikut Kristus dengan sepenuh hati.  Ironis sekali!  Bukankah ini sama saja dengan mencoreng nama Tuhan di mata dunia?  Padahal kita sering sekali membaca dan mendengarkan ayat Firman Tuhan ini:  "...siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."  (1 Korintus 5:17).

     Karena itu sebagai orang Kristen kita harus meninggalkan semua perbuatan dan karakter 'manusia lama' kita dan menjalani hidup sebagai 'manusia baru'.  Jika tidak, kita tidak layak disebut sebagai orang Kristen!

"Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang."  Efesus 5:8

www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
March 12, 2013, 05:39:47 AM
Reply #68
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4334
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
airhidupblog.blogspot.com/2013/03/menyenangkan-hati-tuhan.html

Tuesday, March 12, 2013
MENYENANGKAN HATI TUHAN
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 12 Maret 2013 -

Baca:  Lukas 19:28-44

"Dan jika ada orang bertanya kepadamu: Mengapa kamu melepaskannya? jawablah begini: Tuhan memerlukannya."  Lukas 19:31

Setelah diselamatkan dan mengalami kelahiran baru di dalam Kristus setiap orang percaya harus terus bertumbuh di dalam Dia, sebab proses keselamatan itu harus dikerjakan terus-menerus sampai kita menjadi serupa dengan Kristus.  Paulus kepada jemaat di Filipi:  "...tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya. Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,"  (Filipi 2:12-15).  Tidak ada pilihan lain, melangkahlah maju menuju standarNya, yaitu hidup tidak bercela dan bercahaya di tengah-tengah dunia ini.  Inilah yang menyenangkan hati Tuhan.

     Menyenangkan hati Tuhan adalah penting dalam kehidupan kita sebagai anak-anak Tuhan.  Untuk dapat menyenangkan hati Tuhan kita harus memiliki hidup yang berkenan kepadaNya, serta melakukan apa pun yang menjadi keinginan dan kehendakNya,  "Mengapa kamu melepaskan keledai itu?" Kata mereka: 'Tuhan memerlukannya. Mereka membawa keledai itu kepada Yesus, lalu mengalasinya dengan pakaian mereka dan menolong Yesus naik ke atasnya.'"  (Lukas 19:33-35).  Orang ini tahu apa yang menjadi keinginan Tuhan Yesus sehingga ia melakukan apa yang perintahkanNya.

     Melakukan perintah Tuhan berarti firmanNya tinggal di dalam kita, yaitu dengan cara kita memahami setiap ayat Firman Tuhan yang kita baca, lalu merenungkan itu siang dan malam sehingga kita beroleh kepekaan untuk memahami apa yang menjadi kehendak Tuhan.  "... makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat."  (Ibrani 5:14).  Bagaimana dengan Saudara?

Apakah yang kita perbuat selama ini membuat Tuhan tersenyum, atau malah menyedihkan hatiNya, karena ketidaktaatan kita?
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
March 13, 2013, 04:52:17 AM
Reply #69
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 4334
  • Yes 55:10-11
Quote
http://airhidupblog.blogspot.com/2013/
airhidupblog.blogspot.com/2013/03/balas-kejahatan-dengan-kebaikan-1.html

Wednesday, March 13, 2013
BALAS KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN! (1)
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 13 Maret 2013 -

Baca:  Kejadian 50:15-21

"Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar."  Kejadian 50:20

Apa reaksi Saudara ketika disakiti, difitnah atau dilukai, padahal Saudara tidak melakukan kesalahan apa pun?  Secara naluriah kita pasti memiliki kecenderungan membalas sakit hati kita.  Inilah prinsip yang diterapkan orang-orang dunia ketika mereka disakiti:  pembalasan akan lebih kejam dari pada perbuatan.

     Haruskah orang Kristen mengikuti jejak mereka?  Bukankah kehidupan orang percaya itu harus berbeda dengan dunia?  FirmanNya,  "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna."  (Roma 12:2).  Kehendak Tuhan bagi kita:  tidak melakukan pembalasan seperti yang dilakukan oleh orang-orang dunia, tetapi kita harus bisa mengampuni orang yang bersalah kepada kita dan tetap menunjukkan kasih kita kepada mereka!

     Yusuf adalah contoh orang yang mampu mengalahkan kejahatan dengan kebaikan.  Kita pasti tahu kisah perjalanan hidup Yusuf yang tercatat dalam Alkitab.  Yusuf harus melewati perjalanan hidup yang cukup dramatis, penderitaan demi penderitaan harus ia alami sebagai akibat perbuatan jahat yang dilakukan saudara-saudaranya sendiri.  Kalau orang lain yang melakukan kejahatan mungkin kita masih bisa memakluminya, tapi tindakan ini dilakukan oleh saudara Yusuf sendiri.  Ini sungguh menyakitkan!  Andai kita berada di posisi Yusuf mungkin kita tidak akan menerima hal itu dan akan membalas sakit hati  (dendam)  kita kepada mereka.  Namun hal ini tidak dilakukan Yusuf.  Ia mampu mengambil sisi positif dari setiap peristiwa kelam yang terjadi di masa lalunya.

     Yusuf sadar bahwa semua itu adalah bagian dari proses yang diijinkan Tuhan, yang kesemuanya mendatangkan kebaikan demi kebaikan dalam hidupnya sehingga ia pun dapat berkata,  "...kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan,"  (ayat nas).  (Bersambung)
www.sabda.net/
http://download.sabda.org/sabdanet/core/sabda_mini.exe

http://audio.sabda.org/download_tb_full

You deserve the glory
And the honor.
Lord
we, lift our hands in worship
As we lift your Holy name

For:
You are great
You do miracles so great
There is no one else like You
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)