Author Topic: Arus Hayat  (Read 96738 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 08, 2020, 05:33:02 AM
Reply #2240
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26520
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://arushayat.blogspot.com/2020/08

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-13-sabtu.html

08 August 2020
Kisah Para Rasul - Minggu 13 Sabtu

Pembacaan Alkitab: Kis.9:1-19
Kidung #597


Bejana Pilihan


Doa baca: “Jawab Ananias, ‘Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap orang-orang kudus-Mu di Yerusalem. Lagi pula di sini dia memperoleh kuasa dari imam-imam kepala untuk menangkap semua orang yang memanggil nama-Mu’” (Kis. 9:13-14)


Tuhan mengutus Ananias, salah satu anggota Tubuh-Nya, untuk pergi kepada Saulus, membawa Saulus masuk ke dalam kesatuan Tubuh Kristus. Kristus, membantu dia menyadari bahwa orang beriman yang beroleh selamat memerlukan anggota-anggota Tubuh Kristus.

Dalam 9:12 Tuhan memberi tahu Ananias bahwa Saulus “dalam suatu penglihatan ia melihat bahwa seorang yang bernama Ananias masuk ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi.” Saulus yang buta menerima penglihatannya kembali berarti dia mendapatkan keselamatan yang sempurna. Hal ini sangat penting bagi Saulus, khususnya supaya mata batiniahnya tercelik sehingga nampak perkara-perkara Allah tentang rahasia dan ekonomi-Nya.

Dalam ayat 13-14 menyeru nama Tuhan adalah tanda bagi para pengikut Tuhan pada waktu sebermula (1 Kor. 1:2). Seruan ini tentunya cukup nyaring, sehingga orang lain dapat mendengarnya demikian seruan itu menjadi suatu tanda. Karena Saulus adalah bejana pilihan Allah, maka sejak di dalam kandungan ibunya ia telah dipilih dan dipanggil oleh Tuhan (Gal. 1:15). Tuhan berdaulat atas segala sesuatu, menurut pemilihan-Nya dalam kekekalan, Dia dapat membuat seorang penganiaya yang paling kejam menjadi suatu bejana, namun kemudian menjadi rasul yang terkemuka, untuk merampungkan amanat-Nya dalam pemberitaan Injil dan menempuh jalan yang pernah ia tentang dan aniaya. Akhirnya, dalam ministri Injilnya yang menang, Saulus si penentang, menjadi tawanan Kristus di dalam barisan yang merayakan kemenangan Kristus atas semua musuh-Nya (2 Kor. 2:14).


Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 1, Berita 25






August 09, 2020, 12:08:02 PM
Reply #2241
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26520
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://arushayat.blogspot.com/2020/

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-13-sabtu.html

08 August 2020
Kisah Para Rasul - Minggu 13 Sabtu

Pembacaan Alkitab: Kis.9:1-19
Kidung #597


Bejana Pilihan


Doa baca: “Jawab Ananias, ‘Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap orang-orang kudus-Mu di Yerusalem. Lagi pula di sini dia memperoleh kuasa dari imam-imam kepala untuk menangkap semua orang yang memanggil nama-Mu’” (Kis. 9:13-14)


Tuhan mengutus Ananias, salah satu anggota Tubuh-Nya, untuk pergi kepada Saulus, membawa Saulus masuk ke dalam kesatuan Tubuh Kristus. Kristus, membantu dia menyadari bahwa orang beriman yang beroleh selamat memerlukan anggota-anggota Tubuh Kristus.

Dalam 9:12 Tuhan memberi tahu Ananias bahwa Saulus “dalam suatu penglihatan ia melihat bahwa seorang yang bernama Ananias masuk ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi.” Saulus yang buta menerima penglihatannya kembali berarti dia mendapatkan keselamatan yang sempurna. Hal ini sangat penting bagi Saulus, khususnya supaya mata batiniahnya tercelik sehingga nampak perkara-perkara Allah tentang rahasia dan ekonomi-Nya.

Dalam ayat 13-14 menyeru nama Tuhan adalah tanda bagi para pengikut Tuhan pada waktu sebermula (1 Kor. 1:2). Seruan ini tentunya cukup nyaring, sehingga orang lain dapat mendengarnya demikian seruan itu menjadi suatu tanda. Karena Saulus adalah bejana pilihan Allah, maka sejak di dalam kandungan ibunya ia telah dipilih dan dipanggil oleh Tuhan (Gal. 1:15). Tuhan berdaulat atas segala sesuatu, menurut pemilihan-Nya dalam kekekalan, Dia dapat membuat seorang penganiaya yang paling kejam menjadi suatu bejana, namun kemudian menjadi rasul yang terkemuka, untuk merampungkan amanat-Nya dalam pemberitaan Injil dan menempuh jalan yang pernah ia tentang dan aniaya. Akhirnya, dalam ministri Injilnya yang menang, Saulus si penentang, menjadi tawanan Kristus di dalam barisan yang merayakan kemenangan Kristus atas semua musuh-Nya (2 Kor. 2:14).


Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 1, Berita 25






August 10, 2020, 07:13:42 AM
Reply #2242
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26520
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://arushayat.blogspot.com/2020/

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-14-senin.html


10 August 2020
Kisah Para Rasul - Minggu 14 Senin

 

Pembacaan Alkitab: Kis. 9:1-19

Kidung Suplemen #822

 

 

Doa Tuntas Saulus

 

 

Doa baca: “Firman Tuhan, 'Bangkitlah dan pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus, sedang berdoa.'” (Kis. 9:11)

 

 

Kisah Para Rasul 9:9 mengatakan bahwa Saulus selama tiga hari tidak dapat melihat dan selama itu juga tidak makan dan minum. Apakah yang ia lakukan selama tiga hari itu? Jawaban pertanyaan ini ditemukan dalam Firman Tuhan kepada Ananias yang tercatat dalam ayat 11 “Bangkitlah dan pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sedang berdoa.” Di sini kita melihat bahwa dalam tiga hari itu, Saulus berdoa. Ia tidak dapat melihat apa-apa, dan ia tidak makan dan minum apa-apa. Apa yang dapat ia lakukan adalah berdoa.

 

Saya percaya bahwa ketika Saulus berdoa, ia berusaha menganalisis Yesus, mencari tahu siapakah Dia itu. Saulus mungkin berkata kepada dirinya sendiri, “Aku tahu bahwa Yesus telah dikubur, tetapi Ia berbicara kepadaku dari langit. Bagaimana mungkin hal ini terjadi? Yesus berkata bahwa aku sedang menganiaya Dia. Bagaimana mungkin Dia berada di antara mereka yang aku aniaya?” Selama tiga hari itu Paulus pasti berdoa tentang perkara-perkara ini. Saulus mungkin terus memikirkan kenaikan Tuhan yang menunjukkan inkarnasi, kehidupan insani, kematian, dan kebangkitan-Nya. Saulus mungkin mulai menyadari bahwa sebagai Dia yang sekarang berada di surga itu, Tuhan telah melalui proses inkarnasi, kehidupan insani, kematian, kebangkitan, dan kenaikan.

 

Kita perlu terkesan dengan fakta bahwa selama tiga hari itu Saulus tidak makan atau minum. Apa yang ia lakukan adalah berdoa. Sewaktu ia sedang berdoa, wahyu mengenai Kristus “dipertontonkan” ke dalam dirinya. Saulus melihat suatu pemandangan yang ajaib dari Tuhan pada televisi surgawi ini. Saulus tidak lagi memiliki keraguan tentang kebangkitan Kristus. Ia juga percaya kepada inkarnasi dan kematian-Nya.

 

 

Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 1, Berita 26






August 11, 2020, 07:17:56 AM
Reply #2243
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26520
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://arushayat.blogspot.com/2020/

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-14-selasa.html


11 August 2020
Kisah Para Rasul - Minggu 14 Selasa

 

Pembacaan Alkitab: Kis. 9:1-19

Kidung #785

 

 

Mengenal Kehidupan Tubuh

 

 

Doa baca: “Tetapi Firman Tuhan kepadanya, 'Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku di hadapan bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.'” (Kis. 9:15-16)

 

 

Saulus bukan hanya melihat bahwa Yesus adalah Yehova, Juruselamat, yang telah mati dan bangkit; ia juga melihat bahwa Tuhan Yesus adalah satu dengan para pengikut-Nya. Ketika Tuhan menampakkan diri kepada Saulus, Dia berkata kepadanya, “Mengapa engkau menganiaya Aku?” “Aku” dalam 9:4 adalah korporat, yang terdiri dari Tuhan Yesus dan semua orang beriman-Nya.

 

Pengalaman Saulus terhadap Aku yang korporat, Kristus dan Tubuh, pasti telah memberi satu kesan yang dalam pada dirinya dan mempengaruhi ministrinya di kemudian hari mengenai Kristus dan gereja. Pengalaman itu meletakkan satu fondasi bagi ministrinya.

 

Segera setelah Saulus diselamatkan, Tuhan mulai mendidiknya mengenai Tubuh. Inilah sebabnya Dia berkata kepada Saulus, “Bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat” (9:6). Ketika Saulus datang ke Yerusalem dan berusaha bergabung dengan murid-murid, “semuanya takut kepadanya, karena mereka tidak percaya bahwa ia juga seorang murid” (ayat 26). Situasi yang demikian itu membuat dia perlu diteguhkan oleh satu wakil dari Tubuh.

 

Ketika Tuhan menyuruh Ananias mencari Saulus, Ananias tidak mau berhubungan dengan Saulus (ayat 13). Namun karena perkataan Tuhan dalam ayat 15-16, Ananias mendatangi Saulus. Jika Tuhan tidak menyuruh Ananias mencari Saulus, tidak ada satu pun orang beriman yang akan mengakui Saulus sebagai seorang saudara. Melalui Ananias, Tuhan memberikan pengajaran yang sangat baik kepada Saulus mengenai praktik kehidupan Tubuh.

 

 

Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 1, Berita 26







 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)