Author Topic: Devosi GRII  (Read 33467 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 03, 2020, 02:10:42 PM
Reply #1070
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26472
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16





http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0802

Minggu, 2 Agustus 2020

Yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya. [Ef 1:11]

Kepercayaan kita tentang hikmat Tuhan mengharuskan dan memastikan bahwa Dia sudah memiliki tujuan dan rencana yang tetap dalam karya keselamatan. Apa yang akan terjadi dengan penciptaan tanpa rancangan-Nya? Apakah masih ada ikan di laut, atau burung-burung di udara, kalau mereka terbentuk berdasarkan kebetulan saja? Sebenarnya, di setiap tulang, sendi, dan otot, urat, otot kelenjar dan pembuluh darah, engkau menemukan kehadiran Allah yang bekerja dalam segala sesuatu sesuai dengan rancangan dari hikmat yang tak terbatas. Dan akankah Allah hadir dalam ciptaan, memerintah semuanya, tetapi tidak dalam anugrah-Nya? Akankah ciptaan yang baru mempunyai serpihan kejeniusan kehendak bebas yang memimpin mereka padahal keputusan ilahi mengatur ciptaan lama? Lihatlah Sang Pemelihara! Siapa yang tidak tahu bahwa seekor burung pipitpun tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu? Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya [Mat 10:29-30]. Allah menimbang pegunungan kesedihan kita dalam timbangan, dan bukit-bukit kemalangan kita dalam neraca. Dan akankah ada pemeliharaan Allah tanpa anugrah-Nya? Mungkinkah cangkang diperintah oleh Hikmat tetapi isinya dibiarkan dalam kebetulan belaka? Tidak; Dia tahu dari awal sampai akhir. Dia melihat segala sesuatu di tempat yang sudah ditentukan, bukan hanya batu penjuru yang diletakkan-Nya di atas batu hitam, dalam darah Anak-Nya yang terkasih, tetapi Dia memperhatikan segalanya di posisi yang sudah diatur, setiap batu yang terpilih yang sudah diambil dari penggalian alam, dan dipoles dengan anugrah-Nya; Dia melihat keseluruhan dari segala sudut, dari kereta penopang sampai atap, dari dasar sampai bubungannya. Dia memiliki pengetahuan yang jelas untuk setiap batu yang akan diletakkan di ruang yang sudah dipersiapkan, dan seberapa luaskah bangunannya, dan ketika batu yang paling atas akan diletakkan, orang bersorak: "Bagus! Bagus sekali batu itu!" [Zak 4:7]. Dan pada akhirnya, akan terlihat jelas bahwa tiap benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipilih, TUHAN melakukannya sesuai dengan yang dikehendaki-Nya sendiri; dan bahwa di setiap bagian pekerjaan anugrah, Dia telah mencapai maksud-Nya, dan memuliakan nama-Nya sendiri.

August 03, 2020, 02:11:34 PM
Reply #1071
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26472
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0803

Senin, 3 Agustus 2020

Anak Domba itu adalah lampunya. [Wahyu 21:23]

Dengan tenang, renungkanlah Anak Domba sebagai cahaya surga. Terang dalam Alkitab adalah lencana sukacita. Sukacita orang-orang suci di surga terdiri dari ini: Yesus memilih kita, mencintai kita, membeli kita, membersihkan kita, mengenakan kita pakaian, menjaga kita, memuliakan kita: kita di sini semata-mata melalui Tuhan Yesus. Setiap pemikiran bagi mereka seperti sekumpulan anggur Eskol. Terang juga adalah penyebab keindahan. Tidak ada keindahan yang tersisa ketika terang lenyap. Tanpa terang tidak ada kilauan cahaya dari batu safir, tidak ada sinar damai yang keluar dari mutiara; dan dengan demikian segala keindahan orang-orang suci di atas berasal dari Yesus. Seperti halnya planet, mereka mencerminkan cahaya dari Surya Kebenaran; mereka hidup sebagai sinar yang keluar dari matahari yang di pusat. Jika Ia undur, mereka harus mati; jika kemuliaan-Nya terselumbung, kemuliaan mereka juga harus berakhir. Terang juga adalah lencana pengetahuan. Di surga, pengertian kita akan sempurna, namun Tuhan Yesus sendirilah yang akan menjadi sumbernya. Takdir gelap, yang tidak pernah dipahami sebelumnya, akan kemudian terlihat jelas, dan segala yang membingungkan kita sekarang akan terpampang jelas kepada kita dalam terang Anak Domba. Oh! penyingkapan macam apa itu dan betapa mulianya Tuhan Maha Pengasih! Terang juga berarti perwujudan. Terang berwujud. Di dunia ini, kita belum terlihat sebagaimana kita seharusnya. Umat Tuhan adalah umat yang tersembunyi, tetapi ketika Kristus menerima umat-Nya di surga, Dia akan menjamah mereka dengan tongkat kasih-Nya sendiri, mengubah mereka menjadi gambar dari perwujudan kemuliaan-Nya. Mereka tadinya miskin dan sengsara, namun perubahan macam apa ini! Mereka ternodai oleh dosa, tetapi hanya dengan satu sentuhan jari-Nya, dan mereka menjadi terang seperti matahari, dan jernih seperti kristal. Oh! Perwujudan macam apa ini! Semuanya ini keluar dari Anak Domba Allah yang ditinggikan. Dan, bila mungkin ada kemegahan yang berkilau, Yesuslah yang menjadi pusat dan jiwa dari itu semua. Oh! Kalau saja kita hadir dan melihat Dia dalam terang-Nya, Raja segala raja, dan Tuan di atas segala tuan!
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.







August 04, 2020, 05:20:31 PM
Reply #1072
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26472
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0804

Selasa, 4 Agustus 2020

Tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat. [Daniel 11:32]

Setiap orang percaya mengerti bahwa pengenalan akan Tuhan adalah bentuk pengetahuan yang terbaik dan tertinggi; dan pengetahuan rohani ini adalah sumber kekuatan orang Kristen. Ini memperkuat imannya. Orang percaya terus-menerus disebut di dalam Alkitab sebagai orang yang mendapat pencerahan dan diajar oleh Tuhan; mereka disebut "beroleh pengurapan dari Yang Kudus," [1Yoh 2:20] dan memimpin mereka ke dalam seluruh kebenaran [Yoh 16:13] adalah jabatan khusus dari ROH KUDUS, dan semuanya ini demi pertumbuhan dan pembinaan iman mereka. Pengetahuan memperkuat kasih, sekaligus iman. Pengetahuan membuka pintu, dan melalui pintu itu kita melihat Juruselamat kita. Atau, dengan perumpamaan lain, pengetahuan melukiskan wajah Yesus, dan ketika kita melihat wajah-Nya, kita mencintai Dia, kita tidak mampu mengasihi Kristus yang kita tidak kenal sama sekali. Jika kita tahu sedikit saja kesempurnaan Yesus, apa yang sudah Dia lakukan bagi kita, dan apa yang sedang Dia lakukan, kita tidak mampu mencintai Dia dengan sepenuh hati; namun semakin kita mengenal-Nya, semakin kita mencintai-Nya. Pengetahuan juga memperkuat pengharapan. Bagaimana kita bisa mengharapkan sesuatu jika kita tidak tahu bahwa itu ada? Bisa saja harapan adalah teleskop, tapi sampai kita menerima instruksi, kebodohan kita merupakan penghalang di depan lensa teleskop, sehingga kita tidak dapat melihat apapun; pengetahuan menyingkirkan obyek penghalang itu, dan ketika kita melihat melalui lensa yang terang itu, kita memahami kemuliaan yang akan dinyatakan, dan menantikannya dengan keyakinan penuh sukacita. Pengetahuan memberi kita alasan untuk bersabar. Bagaimana kita bisa bersabar kecuali kita mengenal sesuatu mengenai simpati Kristus, dan mengerti kebaikan yang akan datang dari didikan keras yang berasal dari Bapa kita di surga? Tidak ada satupun karunia pada orang Kristen yang, dalam kuasa Allah, tidak akan dibina dan disempurnakan oleh pengetahuan kudus. Maka, betapa pentingnya, kita tumbuh tidak hanya dalam anugrah, namun dalam "pengetahuan" tentang Tuhan dan Juruselamat kita Yesus Kristus.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





August 06, 2020, 06:03:45 AM
Reply #1073
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26472
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0805

Rabu, 5 Agustus 2020

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. [Roma 8:28]

Terhadap beberapa hal, seorang percaya sepenuhnya yakin. Ia tahu, misalnya, bahwa Allah duduk di buritan kapal ketika kapal paling tergoncang. Ia percaya bahwa ada tangan yang tidak terlihat selalu mengendalikan kemudi dunia, dan kemanapun takdir membawa, TUHAN mengemudikannya. Pengetahuan yang menenangkan itu menyiapkan dia menghadapi segalanya. Ia meninjau amukan air dan melihat Roh Yesus melangkahi ombak-ombak, dan ia mendengar suara yang berkata, "Aku ini, jangan takut!" [Mat 14:27] Ia juga mengetahui Allah senantiasa bijak, dan, mengetahui ini, ia percaya tidak bisa ada kecelakaan, tidak ada kesalahan; tidak ada yang mungkin terjadi jika seharusnya tidak terjadi. Dia dapat berkata, "Jika aku harus kehilangan segala yang aku miliki, maka lebih baik aku kehilangan daripada memiliki, jika itu memang kehendak Allah: bencana yang terburuk adalah hal terbijak dan hal terbaik yang mungkin menimpa aku, jika memang itu yang diperintahkan Allah." "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia." [Rom 8:28] Orang Kristen tidak hanya berpegang pada hal ini sebagai teori, tetapi ia mengetahui hal itu sebagai fakta. Segalanya telah bekerja untuk kebaikan hingga kini; campuran obat beracun dalam porsi yang pas telah menyembuhkan kita; potongan tajam pisau bedah telah membersihkan keangkuhan daging dan memudahkan penyembuhannya. Setiap peristiwa hingga kini telah menghasilkan suatu hasil yang paling diberkati secara ilahi; maka, dengan percaya bahwa Allah menguasai segalanya, bahwa Ia memerintah dengan bijak, dan Ia memunculkan kebaikan dari kejahatan, hati seorang percaya ditenangkan, dan dia dimungkinkan untuk bertemu dengan setiap pencobaan dengan tenang. Orang percaya dapat berdoa dalam roh kepasrahan yang sejati, "Kirim aku sesuai dengan kehendak Engkau, Allahku, asalkan itu berasal dari-Mu; tidak terhidang bagian yang rusak di meja-Mu untuk setiap anak-Mu."

        "Janganlah jiwaku berkata, 'Bagaimana Allah memelihara aku?'
        Ingat bahwa Yang Maha Kuasa memiliki pelayan di mana-mana.
        Cara-Nya agung, hati-Nya amatlah baik,
        Allah tidak pernah mendahului waktu-Nya, dan tidak pernah terlambat." [1]

____________________
[1] Say Not My Soul, J. J. Lynch, 1948

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





August 06, 2020, 06:04:48 AM
Reply #1074
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26472
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0806

Kamis, 6 Agustus 2020

“Hai pengawal, masih lama malam ini?” [Yes 21:11]

Musuh-musuh macam apakah yang berkeliaran? Kesesatan seumpama gerombolan besar, dan yang baru timbul setiap jam: terhadap ajaran sesat apakah saya harus berjaga-jaga? Dosa-dosa mengendap-endap dari tempat persembunyiannya ketika kegelapan merajarela; saya sendiri harus naik ke menara jaga, supaya kamu dapat berdoa [1 Pet 4:7]. Pelindung surgawi kita melihat terlebih dahulu semua serangan yang akan ditujukan kepada kita, dan ketika segala kejahatan yang dirancangkan bagi kita adalah dalam kehendak Iblis, Dia berdoa untuk kita supaya iman kita tidak gagal, ketika kita diayak seperti gandum. Teruslah, O Pengawal yang murah hati, memperingatkan kita terlebih dahulu akan musuh-musuh kita, dan demi kota Sion janganlah menahan damai-Mu.

“Hai pengawal, masih lama malam ini?” Cuaca apakah yang sedang datang kepada Jemaat? Apakah awan-awan sedang turun, atau apakah segalanya jelas dan lancar di depan? Kita harus mempedulikan Jemaat Allah dengan kasih yang bergairah; dan ketika pengajaran Kepausan dan ketidaksetiaan dua-duanya mengancam, biarlah kita menyelidiki tanda-tanda zaman dan bersiap perang.

“Hai pengawal, masih lama malam ini?” Bintang-bintang apakah yang terlihat? Janji-janji berharga apakah yang cocok dengan kondisi kita saat ini? Bunyikanlah alarm, berikan kami juga ketenangan. Kristus, bintang utara, selalu tetap di tempatnya, dan semua bintang terjamin dalam tangan kanan Tuhan mereka.

Tetapi pengawal, kapan pagi datang? Mempelai Pria berlambat-lambat. Apakah tidak ada tanda-tanda dari kedatangan-Nya sebagai surya kebenaran? Tidakkah bintang fajar terbit sebagai janji siang datang? Kapankah siang akan datang, dan bayangan melarikan diri? O Yesus, jika Engkau sendiri tidak datang kepada Jemaat-Mu yang menantikan Engkau hari ini, datanglah dalam Roh kepada hati saya yang mengeluh, dan membuatnya bernyanyi demi sukacita.

        “Sekarang seluruh bumi terang dan bergembira
        dengan pagi yang segar;
        Tetapi seluruh hatiku dingin, dan gelap dan sedih:
        Matahari Jiwaku, biarkanlah aku melihat fajar-Mu!
        Datanglah, Yesus, Tuhan,
        O, segeralah datang, menurut Firman-Mu.”

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.





August 07, 2020, 09:46:23 AM
Reply #1075
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 26472
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.bibleforandroid.com/renunganpagi/0807

Jumat, 7 Agustus 2020

Layaklah mereka cinta kepadamu! [Kidung Agung 1:4]

Orang percaya mengasihi Yesus dengan kasih sayang yang lebih daripada yang berani mereka berikan kepada makhluk lain apapun. Mereka lebih dulu akan kehilangan ayah dan ibunya daripada terpisah dari Kristus. Mereka memegang segala kenikmatan dunia dengan tangan kendur, tetapi mereka membawa Dia tersimpan erat di dadanya. Mereka dengan sukarela menyangkal diri demi Dia, tetapi mereka tidak terdorong untuk menyangkal Dia. Kasih yang lemah dapat dipadamkan api penganiayaan; kasih dari orang percaya sejati mengalir lebih dalam daripada ini. Manusia telah bekerja keras untuk memisahkan orang percaya dari Tuan mereka, tetapi usaha mereka sia-sia di setiap zaman. Mahkota kehormatan ataupun kerut kemarahan tidak bisa melepaskan ikatan [antara orang percaya dan Tuan mereka], dan tidak melebihi kekuatan ikatan Gordian [ikatan yang sangat kuat]. Ini bukan ikatan biasa yang pada akhirnya dapat dipisahkan oleh kekuatan dunia. Manusia ataupun setan tidak pernah menemukan kunci untuk membuka ikatan ini. Karya Iblis yang paling gagal adalah ketika dia mencoba untuk memisahkan perpaduan dua hati yang disatukan secara ilahi. Ada tertulis, dan tidak ada yang dapat menghapus kalimat, "Layaklah mereka cinta kepadamu!" [Kid 1:4] Namun, kekuatan kasih dari mereka yang layak, bukan untuk dihakimi berdasarkan apa yang terlihat melainkan berdasarkan apa yang dirindukan mereka. Biarlah menjadi ratapan kita setiap hari bahwa kita tidak pernah cukup mengasihi. Semoga hati kita sanggup mengasihi lebih, dan menjangkau lebih jauh. Seperti Samuel Rutherford, kita mengeluh dan berteriak, "Oh, meski kasihku dapat mengitari dunia, dan melebihi langit—ya, langit daripada langit, dan sepuluh ribu dunia—yang dapat kuberikan sekuat tenaga hanya kepada Kristus yang indah, indah, indah." Ya ampun! Jangkauan kasih kita hanyalah sejengkal, dan kasih sayang kita hanyalah setetes air di ember dibandingkan dengan padang gurun-Nya. Ukurlah kasih kita menurut niat kita, dan memang tinggi; oleh karena itu, kita percaya, Tuhan kitalah yang menghakimi. Oh, seandainya kita dapat memberikan seluruh kasih dalam semua hati sekaligus, kumpulan dari seluruh kasih bagi Dia, yang sendirinya adalah kasih.
____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.






 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)