Author Topic: Our Daily Bread / RBC Indonesia  (Read 110621 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 06, 2013, 04:00:08 AM
Reply #10
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://rbcindonesia.org/

06/01/2013

Itu Bukan Urusanmu
Baca: Yohanes 21:15-22
“. . . tetapi itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.” —Yohanes 21:22

Bacaan Untuk Setahun: Kejadian 16-17; Matius 5:27-48

Quote

Ketika menghadiri suatu konser paduan suara anak-anak, Anda takkan heran lagi menyaksikan anak-anak itu melongok ke sana-kemari dan tak memperhatikan dirigen mereka. Mereka bergoyang, menggeliat, dan saling mencolek. Mereka berjinjit-jinjit untuk mencari orangtua mereka di antara penonton, lalu melambaikan tangan ketika mereka menemukannya. Oh, mereka terkadang memang bernyanyi. Kita tersenyum melihat tingkah laku mereka—perilaku yang lucu dari anak-anak. Namun jika paduan suara orang dewasa yang bersikap tidak memperhatikan sang dirigen, hal itu tidak akan dianggap lucu. Musik yang baik bergantung kepada para penyanyi yang memperhatikan sang dirigen agar mereka dapat bernyanyi dalam kesatuan.

Umat Allah terkadang berperilaku seperti anak-anak dalam paduan suara. Alih-alih memandang kepada Yesus, Sang Dirigen simfoni kehidupan yang agung, kita justru sibuk sendiri, memandangi satu sama lain atau melihat para penonton.

Yesus menegur Petrus karena berperilaku demikian. Setelah Yesus memberi tahu Petrus apa yang diharapkan darinya, Petrus menunjuk Yohanes dan bertanya, “Bagaimana dengannya?” Yesus menjawab dengan sebuah pernyataan: “Itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku” (Yoh. 21:22).

Terkadang kita terusik dengan apa yang dilakukan orang lain. Kita berpikir bahwa rencana Allah untuk hidup mereka jauh lebih baik daripada rencana-Nya untuk kita. Namun rencana Allah untuk setiap kita adalah sama, yaitu mengikut Yesus. Ketika kita terus-menerus memandang kepada Allah, kita tidak akan terusik oleh rencana-Nya untuk orang lain. —JAL

Waktuku berada di tangan Bapa-Ku;
Mungkinkah aku berharap lebih lagi?
Karena Dia yang merencanakan jalanku,
Akan membimbingku hingga perjalananku berakhir. —Fraser
Allah memiliki rencana yang khusus bagi setiap anak-Nya.
January 07, 2013, 05:32:59 AM
Reply #11
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/01/06/what-is-that-to-you/
January 6, 2013 — by Julie Ackerman
What Is That To You?

Read: John 21:15-22
What is that to you? You follow Me. —John 21:22

Bible in a Year:
Genesis 16-17; Matthew 5:27-48


Quote


When you attend a children’s choir concert, you’re not surprised when the children look everywhere but at the director. They wiggle, squirm, and poke each other. They stand on tiptoes to search for parents in the audience. They raise their hands to wave when they see them. Oh, yes, and they occasionally sing. We smile at their antics. The behavior is cute in children. It’s not so cute when adult choir members don’t watch the conductor. Good music depends on singers who pay attention to the director so they can stay together as they sing.

Christians sometimes are like singers in a children’s choir. Instead of looking at Jesus, the great Conductor of the symphony of life, we are busy squirming or looking at each other or watching the audience.

Jesus admonished Peter for such behavior. After He told him what would be required of him, Peter pointed to John and asked, “What about him?” Jesus answered with a question: “What is that to you? You follow Me” (John 21:22).

Sometimes we are distracted by what others are doing. We think God’s plan for their life is better than His plan for ours. But God’s plan for each of us is the same: Follow Jesus. When we watch Him intently, we’ll not be distracted by God’s plan for anyone else.


My times are in my Father’s hand;
How could I wish or ask for more?
For He who has my pathway planned,
Will guide me till my journey’s o’er. —Fraser
Every child of God has a special place in His plan.
January 07, 2013, 05:36:00 AM
Reply #12
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://rbcindonesia.org/

07/01/2013
Sepenuhnya Diperlengkapi
Baca: 2 Timotius 3:14-17

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat . . . Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. —2 Timotius 3:16-17

Bacaan Untuk Setahun: Kejadian 18-19; Matius 6:1-18
Quote

Karl Elsener, seorang perancang alat bedah asal Swiss di abad ke-19, bekerja selama bertahun-tahun untuk menyempurnakan sebilah pisau militer. Kini Swiss Army Knife buatannya merupakan mata pisau yang terbaik dengan fungsinya yang beragam. Salah satu modelnya mencakup mata pisau, gergaji, gunting, kaca pembesar, pembuka kaleng, obeng, penggaris, tusuk gigi, pena, dan banyak lagi—semuanya dalam satu set pisau! Jika Anda pergi berkemah di padang belantara, benda ini bisa jadi membuat Anda merasa diperlengkapi untuk dapat bertahan hidup.

Kita membutuhkan sesuatu untuk memperlengkapi diri guna menjaga kelangsungan hidup rohani kita di dalam dunia yang berdosa ini. Allah telah memberi kita firman-Nya menjadi semacam pisau rohani bagi jiwa kita. Paulus menulis: “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik” (2 Tim. 3:16-17).

Kata yang diterjemahkan menjadi diperlengkapi berarti “menjadi lengkap atau cocok sepenuhnya.” Bagaimana caranya Alkitab memperlengkapi kita dalam perjalanan hidup ini? Alkitab memberikan kebenaran rohani dengan mengajar kita, menyatakan kesalahan dengan menunjukkan ketidaksempurnaan kita, memperbaiki kelakuan dengan menyingkap kegagalan berdosa kita; dan mendidik cara menjalani kehidupan yang benar. Untuk membuat kita sepenuhnya diperlengkapi demi kelangsungan hidup rohani dan pertumbuhan iman, tidak ada alat yang lebih berharga daripada firman Allah. —HDF

Tuhan, terima kasih karena memperlengkapi kami dengan firman
yang Kau ilhamkan. Engkau telah memberikan alat yang dibutuhkan
untuk menjalani hidup bagi-Mu. Tolong kami menyediakan waktu
untuk membacanya dan menaati apa yang Engkau katakan. Amin.
Alkitab mengandung nutrisi yang kita butuhkan untuk memiliki jiwa yang sehat.
January 08, 2013, 05:10:39 AM
Reply #13
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/01/07/fully-equipped/
http://odb.org/2013/

Fully Equipped

January 7, 2013 — by Dennis Fisher

Read: 2 Timothy 3:14-17
All Scripture is given by inspiration of God . . . that the man of God may be complete, thoroughly equipped for every good work. —2 Timothy 3:16-17

Bible in a Year: Genesis 18-19; Matthew 6:1-18

Quote
Karl Elsener, a Swiss designer of surgical equipment in the 19th century, worked for years on perfecting a military knife. Today his Swiss Army Knife is associated with excellence in blades and a variety of utilities. One model includes knife blades, a saw, scissors, a magnifying glass, a can opener, a screwdriver, a ruler, a toothpick, a writing pen, and more—all in one knife! If you are out camping in the wild, this one item can certainly make you feel equipped for survival.

We need something to equip us to survive spiritually in this sinful world. God has given us His Word, a kind of spiritual knife for the soul. Paul writes: “All Scripture is given by inspiration of God, and is profitable for doctrine, for reproof, for correction, for instruction in righteousness, that the man of God may be complete, thoroughly equipped for every good work” (2 Tim. 3:16-17).

The word translated equipped means to “furnish or fit completely.” How does the Bible equip us for life’s journey? It provides spiritual truth in doctrine; reproof in showing our imperfections; correction by revealing our sinful failures; and instruction in living a righteous life. There’s not a more valuable tool than God’s Word to make us fully equipped for spiritual survival and personal growth.

Lord, thank You for equipping us with Your
inspired Word. You’ve given us the tools we
need to live for You. Help us to take time to read
it and to follow what You tell us. Amen.

The Bible contains the nutrients we need for a healthy soul.


January 08, 2013, 05:12:33 AM
Reply #14
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://rbcindonesia.org/

08/01/2013
Ke Mana Para Pendosa Pergi?

Baca: Roma 5:6-15
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. —Roma 5:8

Bacaan Untuk Setahun: Kejadian 20-22; Matius 6:19-34

Quote
Teman saya pernah berbincang-bincang dengan seorang pria yang tak bersimpati pada iman Kristen. Teman saya tahu, jika ia berbicara menggunakan istilah-istilah yang terlalu “religius,” ia bisa kehilangan kesempatan untuk bersaksi. Jadi di tengah pembicaran mereka, ia berkata, “Hai, Bob, apakah kau tahu ke mana para pendosa pergi?”

“Itu gampang,” jawab Bob. “Kau pasti akan mengatakan kepadaku bahwa mereka akan pergi ke neraka.”

“Tidak,” respons teman saya. “Mereka pergi ke gereja.”

Bob kehabisan kata. Ia tidak menduga akan menerima jawaban seperti itu. Ia tidak menyangka akan mendengar seorang Kristen yang menyadari bahwa dirinya sendiri belum sempurna. Teman saya berkesempatan untuk menjelaskan bahwa seorang Kristen adalah orang yang memahami keberdosaannya dan kebutuhan rohaninya untuk senantiasa dipulihkan. Ia juga menjelaskan tentang anugerah, yaitu kemurahan Allah yang kita terima, meski kita tidak layak karena keberdosaan kita (Rm. 5:8-9; Ef. 2:8-9).

Mungkin kita tidak memberikan gambaran yang jelas tentang gereja kepada orang-orang yang belum percaya. Mereka mungkin tidak memahami bahwa kita ada di dalam gereja untuk memuji Juruselamat kita yang telah memberikan “penebusan kita, yaitu pengampunan dosa” (Kol. 1:14).

Ya, para pendosa pergi ke gereja. Dan para pendosa—yang telah diampuni—pergi ke surga oleh karena anugerah Allah. —JDB

Kita jauh dari sempurna, tetapi sempurna selamanya,
Sebab Kristus itu kebenaran, Tuhan, dan Juruselamat kita;
Tak ada pembenaran atas dosa dapat kita berikan,
Namun disucikan total, kita kini milik-Nya selamanya. —Lee

Gereja adalah rumah sakit bagi para pendosa, bukan perkumpulan eksklusif untuk orang beriman.

January 09, 2013, 05:00:43 AM
Reply #15
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://odb.org/2013/01/08/where-sinners-go/

Where Sinners Go

January 8, 2013 — by Dave Branon

Read: Romans 5:6-15
God demonstrates His own love toward us, in that while we were still sinners, Christ died for us. —Romans 5:8

Bible in a Year: Genesis 20-22; Matthew 6:19-34

Quote
My friend was having a conversation with a man who didn’t have much good to say about the Christian faith. My friend knew that if he were to sound too “religious,” he would jeopardize any chance to witness. So, in the middle of their discussion, he said, “Hey, Bob, do you know where sinners go?”

“That’s easy,” he replied. “You’re going to tell me they go to hell.”

“No,” my friend responded. “They go to church.”

Bob was speechless. That wasn’t what he expected. He wasn’t ready to hear from a Christian who realized he wasn’t perfect. My friend had a chance to share that Christians understand their sinfulness and their need for continual spiritual restoration. He was able to explain grace—the unmerited favor we have with God despite our sinfulness (Rom. 5:8-9; Eph. 2:8-9).

Perhaps we don’t give those outside the church a clear picture of what’s happening inside. They may not understand that we’re there to praise our Savior for providing “redemption through His blood, the forgiveness of sins” (Col. 1:14).

Yes, sinners go to church. And sinners—forgiven ones—go to heaven because of God’s grace.
We’re far from perfection, yet perfect forever,
For Christ is our righteousness, Lord, and our Savior;
No justification for sin can we offer,
Yet sanctified fully, we’re now His forever. —Lee
A church is a hospital for sinners, not a club for saints

January 09, 2013, 05:02:40 AM
Reply #16
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://rbcindonesia.org/

09/01/2013
Melakukan Yang Benar
Baca: Lukas 19:1-10

“. . . dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.” —Lukas 19:8
Bacaan Untuk Setahun: Kejadian 23-24; Matius 7

Quote
Hari itu merupakan hari yang tepat untuk mengobral barang-barang dari rumah kami—suatu hari yang cerah dan sejuk. Orang berdatangan untuk melihat-lihat beragam pakaian, buku, dan barang pecah-belah. Saya memperhatikan seorang wanita sedang mengagumi seuntai kalung manik-manik putih. Beberapa menit kemudian, kalung itu hilang bersama wanita tersebut. Saya melihatnya di jalan, lalu berlari untuk mengejarnya, dan menemukan perhiasan itu ada dalam genggaman wanita tersebut. Ketika kami berpapasan dan tahu apa yang telah terjadi, wanita tersebut secara sukarela membayar barang yang dicurinya itu.

Zakheus, si pemungut cukai yang naik ke atas pohon, bertemu dengan Yesus dan diubahkan. Ia berjanji untuk membayar kembali empat kali lipat jumlah uang yang ia peras dari orang lain (Luk. 19:8). Pada masa itu, para pemungut cukai sering menarik uang pajak dari para penduduk lebih dari yang sepantasnya dan menyimpan sendiri kelebihan uangnya. Tekad Zakheus untuk membayar kembali dan menyumbangkan sebagian dari miliknya kepada fakir miskin menunjukkan suatu perubahan hati yang luar biasa. Sebelumnya ia adalah seorang perampas, tetapi setelah bertemu Yesus ia bertekad untuk mengembalikan rampasannya dan menjadi seorang pemberi.

Teladan Zakheus dapat mengilhami kita untuk melakukan perubahan yang sama. Ketika Allah mengingatkan kita tentang hal-hal yang kita rampas, pajak yang belum dibayar, atau tindakan lain yang melukai sesama, kita dapat menghormati-Nya dengan cara melakukan yang benar. —JBS

Tolong aku, Tuhan, untuk bersikap jujur dan benar
Dalam semua yang kukatakan dan kulakukan;
Beriku keberanian untuk berbuat apa yang benar
Untuk membawa sekilas terang-Mu ke dunia. —Fasick
Tak ada kata terlambat bagi orang jujur untuk membayar utang yang belum dibayar.

January 10, 2013, 05:04:50 AM
Reply #17
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://odb.org/2013/01/09/making-it-right/

Making It Right

January 9, 2013 — by Jennifer Benson Schuldt

Read: Luke 19:1-10
If I have taken anything from anyone by false accusation, I restore fourfold. —Luke 19:8

Bible in a Year: Genesis 23-24; Matthew 7

Quote
It was a perfect day for our garage sale—bright and warm. People rummaged through clothing, paperbacks, and mismatched dishes. I noticed a young woman looking at a string of white beads. A few minutes later, the necklace vanished along with its admirer. I spotted her in the street, jogged the length of my driveway, and discovered the missing jewelry nestled in her palm. As we faced each other with the knowledge of what had happened, she volunteered to pay for the stolen item.

Zacchaeus, the tree-climbing tax collector, met Jesus and was changed. He vowed to repay four times the amount of money he had dishonestly taken from others (Luke 19:8). In those days, tax collectors frequently overcharged citizens and then pocketed the extra funds. Zacchaeus’ eagerness to pay back the money and to donate half of what he owned to the poor showed a significant change of heart. He had once been a taker, but after meeting Jesus he was determined to make restoration and be a giver.

Zacchaeus’ example can inspire us to make the same kind of change. When God reminds us about items we have taken, taxes left unpaid, or ways we have wronged others, we can honor Him by making it right.

Help me, dear Lord, to be honest and true
In all that I say and all that I do;
Give me the courage to do what is right
To bring to the world a glimpse of Your light. —Fasick
A debt is never too old for an honest person to pay.

January 10, 2013, 05:07:14 AM
Reply #18
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://rbcindonesia.org/

10/01/2013

Penglihatan Rohani
Baca: Efesus 1:15-21

Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya. —Efesus 1:7

Bacaan Untuk Setahun: Kejadian 25-26; Matius 8:1-17

Quote
Seorang narapidana yang berada selama 14 tahun dalam penjara di Kuba menceritakan bagaimana caranya ia menjaga harapan dan semangatnya supaya tetap hidup: “Aku tak punya jendela di ruang penjaraku, jadi aku membayangkan dalam pikiranku sebuah jendela pada pintu sel. Aku ‘melihat’ dalam pikiranku suatu pemandangan pegunungan yang indah, dengan air mengalir menyusuri karang bebatuan. Gambaran itu menjadi begitu nyata bagiku sehingga gambaran itu langsung terbayang setiap kali aku memandangi pintu selku.”

Ironisnya, sejumlah kitab yang berisi pesan pengharapan di Alkitab—Filipi, Kolose, dan Efesus—ditulis Paulus selama menjalani tahanan rumah di Roma. Surat kepada jemaat di Efesus memberikan petunjuk tentang apa yang Paulus lihat ketika memikirkan tentang kehidupan di luar rumah tahanannya.

Yang pertama, Rasul Paulus melihat pertumbuhan rohani dari gereja-gereja yang ditinggalkannya. Kitab ini diawali dengan ungkapan syukur untuk vitalitas dari gereja Efesus (Ef. 1:15-16). Lalu ia berusaha untuk membuka mata hati mereka untuk memandang sesuatu yang teramat lebih mulia, yaitu “kekayaan kasih karunia [Allah] yang melimpah-limpah” (2:7). Ketika Paulus menaikkan intensitas pernyataannya pada saat ia mengungkapkan rencana kasih Allah, tak ada satu pun terdengar nada pilu dan duka di dalamnya.

Jika Anda merasa kecewa atau mempertanyakan apakah kehidupan iman ini layak untuk Anda jalani, Anda dapat belajar banyak dari kitab Efesus. Di dalamnya dinyatakan bahwa segala kekayaan Kristus itu tersedia bagi semua orang. —PDY

Bapa Surgawi, terima kasih untuk kabar baik yang mengejutkan
tentang kekayaan dari anugerah-Mu yang tiada terbatas.
Terima kasih atas penguatan dan pengharapan yang kami temukan
dari kitab Efesus. Amin.
Orang yang berharap kepada Allah dan firman-Nya takkan kehilangan pengharapan.
January 11, 2013, 04:13:42 AM
Reply #19
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://odb.org/2013/01/10/spiritual-sight/

Spiritual Sight
January 10, 2013 — by Philip Yancey

Read: Ephesians 1:15-21

In Him we have redemption through His blood, the forgiveness of sins, according to the riches of His grace. —Ephesians 1:7

Bible in a Year:Genesis 25-26; Matthew 8:1-17

Quote
A prisoner who survived 14 years in a Cuban jail told how he kept his spirits up and his hope alive: “I had no window in my cell, and so I mentally constructed one on the door. I ‘saw’ in my mind a beautiful scene from the mountains, with water tumbling down a ravine over rocks. It became so real to me that I would visualize it without effort every time I looked at the cell door.”

Ironically, some of the most hopeful books of the Bible—Philippians, Colossians, and Ephesians—come out of Paul’s house arrest in Rome. The letter to the Ephesians gives a hint as to what the apostle Paul saw when he thought about life beyond his place of confinement.

First he saw the spiritual growth in the churches he left behind. This book opens with a burst of thanksgiving for the vitality of the Ephesian church (Eph. 1:15-16). Then he sought to open the eyes of their hearts to even more exalted sights: the “exceeding riches” of God’s grace (2:7). When Paul cranks up the volume to express God’s plan of love, not one low, mournful note sneaks in.

If you feel discouraged or question whether the Christian life is worth it, Ephesians proves to be a great tonic. It prescribes the riches in Christ available to all.
Heavenly Father, thank You for the staggering
good news of the riches of Your infinite grace.
Thank You for the encouragement and hope
we find in Ephesians. Amen.
No one is hopeless whose hope is in God and His Word.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)