Author Topic: Our Daily Bread / RBC Indonesia  (Read 110616 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 11, 2013, 04:16:40 AM
Reply #20
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://rbcindonesia.org/

11/01/2013
Catatan Saksi Mata

Baca: 1 Yohanes 1:1-10

Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus. —1 Yohanes 1:3

Bacaan Untuk Setahun: Kejadian 27-28; Matius 8:18-34
Quote

Ketika kru acara televisi Day of Discovery mewawancarai orang-orang untuk suatu biografi, kami senang berbicara dengan mereka yang mengenal tokoh yang kisah hidupnya sedang kami angkat. Dalam pengalaman kami, kami pernah berbicara dengan seorang pria yang pernah tinggal sekamar dengan Eric Liddell di tempat pengasingan di China; dengan seorang wanita yang pada masa remajanya tinggal di rumah C. S. Lewis semasa Perang Dunia II; dan dengan seorang pria yang menjadi supir dari Dr. George Washington Carver di sepanjang kunjungannya ke wilayah selatan Amerika Serikat. Mereka semua menceritakan secara bebas dan terbuka tentang orang-orang istimewa yang mereka kenal itu.

Pada masa tuanya, Yohanes, salah satu dari 12 murid Yesus, menulis sepucuk surat. Katakata pembuka dari surat tersebut meneguhkan Yohanes sebagai seorang saksi mata dan sahabat dekat Yesus: “Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami” (1 Yoh. 1:2). Tujuan dari penulisannya adalah “supaya [Anda] pun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus” (ay.3) dan “supaya sukacita kami menjadi sempurna” (ay.4).

Catatan saksi mata dari murid-murid Yesus menolong untuk mengarahkan kita pada iman dalam Kristus. Walaupun kita belum pernah melihat Yesus secara langsung seperti mereka, kita telah percaya. —DCM

Terima kasih Bapa, untuk catatan saksi mata yang dapat dipercaya
tentang kehidupan Yesus yang dapat kami baca dalam firman-Mu.
Dan terima kasih untuk orang-orang dalam hidup kami yang
mengenal-Nya. Mereka menolong kami untuk percaya juga.
Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya. —Yesus
January 12, 2013, 05:01:45 AM
Reply #21
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://odb.org/2013/01/11/eyewitness-account/

January 11, 2013 — by David C. McCasland

Read: 1 John 1
Truly our fellowship is with the Father and with His Son Jesus Christ. —1 John 1:3

Bible in a Year:Genesis 27-28; Matthew 8:18-34

Quote
When the Day of Discovery television crew interviews people for a biography, we especially enjoy talking with those who knew the person whose life-story we are telling. Over the years, we’ve talked with a man who roomed with Eric Liddell in an internment camp in China; a woman who as a teenager lived in the home of C. S. Lewis during World War II; and a man who chauffeured Dr. George Washington Carver on a speaking tour throughout the southern US. They all spoke freely and openly about the special person they knew.

When John, one of Jesus’ 12 disciples, was an old man, he wrote a letter in which his opening words established him as an eyewitness and close companion of Jesus: “The life was manifested, and we have seen, and bear witness, and declare to you that eternal life which was with the Father and was manifested to us” (1 John 1:2). His goals in writing were “that you also may have fellowship with us; and truly our fellowship is with the Father and with His Son Jesus Christ” (v.3) and “that your joy may be full” (v.4).

The eyewitness accounts of Jesus’ disciples help lead us to faith in Christ. Even though we have not seen Him as they did, we have believed.

Thank You, Father, for the reliable eyewitness
accounts of Jesus’ life that we can read in Your
Word. And thank You for people in our lives
who know Him. They help us believe too.
Blessed are those who have not seen and yet have believed. —Jesus
January 12, 2013, 05:03:35 AM
Reply #22
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://rbcindonesia.org/

12/01/2013
Berkat Tidur Dari Allah

Baca: Mazmur 121
Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi, dan duduk-duduk sampai jauh malam . . . ; sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur. —Mazmur 127:2

Bacaan Untuk Setahun: Kejadian 29-30; Matius 9:1-17

Quote
Tidur sangatlah penting untuk kesehatan. Para ilmuwan tidak tahu secara pasti mengapa kita butuh tidur, tetapi mereka tahu apa yang terjadi jika kita tidak cukup tidur. Tanpa cukup tidur, kita berisiko mengalami penuaan dini, penambahan berat badan, dan beragam penyakit, mulai dari demam dan flu hingga kanker. Apa yang Allah mampu lakukan dalam tubuh kita ketika kita terlena dalam dunia mimpi merupakan suatu hal yang luar biasa. Pada saat kita tidak melakukan apa pun, Allah mengisi ulang energi kita, membentuk dan memperbaiki kembali sel-sel kita, dan mengatur ulang informasi dalam otak kita.

Ada banyak alasan yang membuat kita tidak cukup tidur dan beberapa diantaranya memang tidak terhindarkan. Namun Alkitab mengindikasikan bahwa bekerja terlalu berat tidak dapat dijadikan alasan (Mzm. 127:2). Tidur adalah suatu berkat dari Allah yang harus kita terima dengan ucapan syukur. Jika kita tidak cukup tidur, kita harus mencari tahu alasannya. Apakah kita bangun pagi-pagi dan tidur larut malam demi menghasilkan uang guna membeli hal-hal yang tidak kita butuhkan? Apakah kita terlibat dalam kegiatan pelayanan yang kita anggap takkan dapat dikerjakan orang lain?

Terkadang saya tergoda untuk percaya bahwa pekerjaan yang saya lakukan pada saat saya terjaga itu lebih penting daripada pekerjaan yang Allah lakukan pada saat saya tidur. Namun menolak berkat tidur dari Allah itu sama dengan memberi tahu Dia bahwa pekerjaan kita lebih penting daripada pekerjaan-Nya.

Allah tidak ingin seorang pun menjadi budak dari pekerjaannya. Dia ingin kita dapat menikmati berkat tidur yang diberikan-Nya. —JAL

Kasih Allah itulah tempat kubersandar,
Lembut, ampuh dan tak terbatas,
Kuistirahatkan jiwaku dengan lega,
Dalam ketenangannya aku berdiam. —Long
Jika tak beristirahat sejenak ketika kita terpuruk, kita benar-benar akan terpuruk. —Havner

January 13, 2013, 04:49:31 AM
Reply #23
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://odb.org/2013/01/12/the-gift-of-sleep/

The Gift Of Sleep
January 12, 2013 — by Julie Ackerman Link

Read: Psalm 121
It is vain for you to rise up early, to sit up late  . . . ; for so He gives His beloved sleep. —Psalm 127:2

Bible in a Year: Genesis 29-30; Matthew 9:1-17

Quote
Sleep is essential for good health. Scientists don’t know exactly why we need it but they know what happens when we don’t get enough. We put ourselves at risk of premature aging, weight gain, and diseases ranging from colds and flu to cancer. What God accomplishes in our bodies while we drift off to dreamland is nothing short of miraculous. While we do nothing, God replenishes our energy, rebuilds and restores our cells, and reorganizes information in our brains.

The reasons for not getting enough sleep are many, and some we can’t solve, but the Bible indicates that overwork should not be one of them (Ps. 127:2). Sleep is a gift from God that we should receive with gratitude. If we’re not getting enough, we need to find out why. Are we rising early and staying up late to earn money to acquire things we don’t need? Are we involved in ministry efforts that we think no one else is capable of doing?

I’m sometimes tempted to believe that the work I do when I’m awake is more important than the work God does while I sleep. But refusing God’s gift of sleep is like telling Him that my work is more important than His.

God does not want anyone to be a slave to work. He wants us to enjoy His gift of sleep.
The love of God is my pillow,
Soft and healing and wide,
I rest my soul in its comfort,
And in its calm I abide. —Long
If we do not come apart and rest awhile, we may just plain come apart. —Havner

January 13, 2013, 04:51:39 AM
Reply #24
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://rbcindonesia.org/

13/01/2013

Telah Tuntas
Baca: 1 Yohanes 5:10-15

Quote
Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal. —1 Yohanes 5:13
Bacaan Untuk Setahun: Kejadian 31-32; Matius 9:18-38

Saya suka menonton sepakbola, dan saya seorang penggemar klub sepakbola Liverpool pada Liga Primer Inggris. Ketika menyaksikan klub dengan julukan “Si Merah” ini bertanding, ada ketegangan tersendiri yang saya alami. Karena sebuah gol atau satu kesalahan dalam permainan dapat mengubah seluruh hasil pertandingan, saya terus merasakan ketegangan ketika menontonnya. Hal itu juga membuat pertandingan begitu seru untuk dinikmati. Meski demikian, baru-baru ini saya menyaksikan tayangan ulang dari salah satu pertandingan Liverpool. Saya terkejut betapa diri saya jauh lebih tenang ketika menonton tayangan ulang tersebut. Mengapa? Karena saya telah mengetahui hasil akhirnya, alhasil saya dapat bersantai dan menikmati pertandingan tersebut.

Menjalani hidup ini sering kali seperti menyaksikan siaran langsung olahraga. Ada unsur ketegangan dan kejutan, rasa frustrasi bercampur takut, karena kita tidak yakin akan hasil akhirnya. Meski demikian, para pengikut Kristus dapat menikmati penghiburan, karena sekalipun banyak situasi dalam hidup ini yang tidak menentu, hasil akhir kita yang abadi telah dipastikan oleh karya Yesus Kristus di atas kayu salib.

Rasul Yohanes menulis, “Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal” (1 Yoh. 5:13). Beragam ketegangan dan kejutan mungkin mewarnai hidup kita, tetapi oleh karya Kristus kita dapat memiliki kedamaian. Dia telah memastikan hasil akhir kita yang abadi. —WEC

Iman melihat melampaui hidup yang sementara ini
Dengan suatu pengharapan untuk selamanya—
Bukan dengan harapan yang sayu dan samar,
Namun dengan kepercayaan yang mantap dan pasti. —D. DeHaan
Kedamaian memenuhi hari saat Kristus memenuhi hati.
January 14, 2013, 04:58:43 AM
Reply #25
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://odb.org/2013/01/13/already-settled/

Already Settled

Read: 1 John 5:10-15
These things I have written to you who believe in the name of the Son of God, that you may know that you have eternal life. —1 John 5:13

Bible in a Year: Genesis 31-32; Matthew 9:18-38

Quote
I love watching soccer, and I am a fan of the Liverpool Football Club in England’s Premier League. When the Reds are playing, it is an anxiety-filled experience for me. Because one goal or one misplay can change the game’s outcome, I feel a constant tension as I watch. That is part of what makes the games enjoyable. Recently, though, I saw a tape-delayed replay of one of Liverpool’s games. I was surprised how much calmer I felt seeing the replay. Why? Because I already knew the outcome, and as a result I was able to relax and enjoy the action.

Life is often like observing live sporting events. There are shocks and surprises, frustrations and fears, because we are unsure of the outcome. Followers of Christ can draw comfort, however, from the fact that though many of life’s situations are uncertain, our eternal outcome is settled by the work of Jesus Christ on the cross.

The apostle John wrote, “These things I have written to you who believe in the name of the Son of God, that you may know that you have eternal life” (1 John 5:13). Life may present us with surprises along the way, but because of Christ’s work we can have peace. He has already settled our eternal outcome.

Faith looks beyond this transient life
With hope for all eternity—
Not with some vague and wistful hope,
But with firm trust and certainty. —D. DeHaan
Peace rules the day when Christ rules the heart.
January 14, 2013, 05:00:56 AM
Reply #26
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://rbcindonesia.org/

14/01/2013
Allah Pasti Lebih Mengasihiku
Baca: Ayub 12:1-10

Penghinaan bagi orang yang celaka,—demikianlah pendapat orang yang hidup aman—suatu pukulan bagi orang yang tergelincir kakinya. —Ayub 12:5
Bacaan Untuk Setahun: Kejadian 33-35; Matius 10:1-20

Quote
Dalam suatu masa resesi yang sulit, saya membentuk sebuah kelompok pendukung bagi sesama umat Kristen dengan maksud untuk membantu mereka menghadapi pengangguran. Kami memberikan tinjauan atas CV mereka, jaringan pekerjaan, dan dukungan doa. Satu masalah yang muncul: Ketika seseorang di dalam kelompok ini mendapatkan pekerjaan, ia hampir tak pernah kembali ke kelompok ini untuk memberikan dukungan. Hal itu menambah rasa sepi dan keterpisahan dalam diri mereka yang masih ada di dalam kelompok.

Namun, yang lebih menyedihkan adalah komentar dari orang-orang yang belum pernah kehilangan pekerjaan. Komentar mereka serupa dengan tuduhan dari kawan-kawan Ayub mengenai kesengsaraannya: “Kalau engkau bersih dan jujur, maka tentu [Allah] akan bangkit demi engkau, dan Ia akan memulihkan [engkau]” (8:6). Di pasal 12, Ayub mulai mengungkapkan hal-hal yang dapat dimaklumi oleh kaum pengangguran di zaman sekarang. Ayub berkata bahwa ia merasa dibenci oleh mereka yang hidupnya mudah (ay.5).

Ketika segala sesuatu berjalan baik untuk kita, mungkin kita mulai berpikir bahwa kita yang tidak bermasalah ini bagaimana pun lebih baik atau lebih dikasihi Allah, daripada mereka yang masih bergumul. Kita lupa bahwa siapa saja dapat terkena dampak buruk dari dunia yang berdosa ini.

Kita semua dikasihi Tuhan dan kita semua membutuhkan-Nya—di masa senang maupun susah. Kesuksesan, kelimpahan, dan posisi yang diberikan Tuhan kepada kita merupakan sarana yang memampukan kita untuk dapat menguatkan sesama kita yang berkesusahan. —RKK

Beri kami kerendahan hati, Tuhan, untuk tak bersikap seperti kawan-kawan
Ayub yang menuduhnya berdosa karena ujian yang dialaminya.
Tunjukkan bagaimana menolong mereka yang bergumul agar
kami memberikan dukungan seperti yang Kau berikan kepada kami.
Kerendahan hati di hadapan Allah membuat kita bersikap lembut terhadap sesama.
January 15, 2013, 05:17:07 AM
Reply #27
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://odb.org/2013/01/14/god-must-love-me-more/

God Must Love Me More

senin, January 14, 2013 — by Randy Kilgore

Read: Job 12:1-10
A [disaster] is despised in the thought of one who is at ease; it is made ready for those whose feet slip.
—Job 12:5
Bible in a Year: Genesis 33-35; Matthew 10:1-20

Quote
During a difficult recession, I organized a support group for fellow Christians to help them cope with unemployment. We provided resumé reviews, networking, and prayer support. One problem emerged: Whenever someone got a job, he or she almost never returned to the group to offer encouragement. That increased the loneliness and isolation of those left in the group.

Worse, though, were comments from those who had never experienced a job loss. They mirrored the accusations of Job’s friends in his suffering: “If you were pure and upright, surely now [God] would awake for you, and prosper [you]” (8:6). By chapter 12, Job is starting to express things in terms modern workers can understand. He says that he feels despised by those whose life is easy (v.5).

When things are going well for us, we may start to think that we who don’t have troubles are better somehow, or are more loved by God, than those who are struggling. We forget that the effects of this fallen world are indiscriminate.

We are all loved by the Lord and we all need Him—in good times and bad. The successes, abundance, and positions that God has given to us are tools to help us encourage others in their time of need.

Give us the humility, Lord, not to act like Job’s friends
who accused him of sin because of his trials. Show us
how to help those who are struggling so that we might
give the kind of encouragement You have given us.
Humility toward God makes us gentle toward others.
January 15, 2013, 05:19:21 AM
Reply #28
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://rbcindonesia.org/

selasa, 15/01/2013
Ada Kuasa
Baca: Yakobus 5:13-18

Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. —Yakobus 5:16
Bacaan Untuk Setahun: Kejadian 36-38; Matius 10:21-42

Quote
Ketika kakak perempuan saya mengetahui bahwa ia mengidap kanker, saya meminta teman-teman saya untuk mendoakannya. Ketika ia menjalani operasi, kami berdoa kiranya dokter bedah dapat mengangkat semua sel kankernya supaya ia tidak perlu menjalani kemoterapi atau radiasi. Dan Tuhan mengabulkan doa kami! Ketika menceritakan kabar ini kepada seorang teman, ia menyatakan, “Aku sangat bersyukur ada kuasa di dalam doa.” Saya menanggapi, “Aku bersyukur karena Allah mengabulkan doa kita kali ini.”

Yakobus berkata bahwa “doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya” (5:16). Namun apakah kata-kata “dengan yakin didoakan” berarti bahwa jika kita berdoa lebih giat, atau jika lebih banyak orang yang berdoa bersama kita, maka Allah cenderung akan menjawab “ya”? Saya meragukannya, karena saya telah menerima banyak jawaban “tidak” dan “tunggu”.

Doa memang berkuasa, tetapi doa pun merupakan sebuah misteri. Kita diajari untuk memiliki iman, untuk meminta dengan sungguh-sungguh dan yakin, untuk tekun dan berserah pada kehendak-Nya. Namun Allah menjawab menurut hikmat-Nya dan apa pun jawaban-Nya itulah yang terbaik. Saya sungguh bersyukur bahwa Allah ingin mendengar isi hati kita dan bahwa apa pun jawabannya, Dia tetap baik.

Saya menyukai kata-kata Ole Hallesby: “Doa dan ketidakberdayaan itu tak terpisahkan. Hanya mereka yang tak berdaya yang dapat berdoa dengan tulus . . . . Ketidakberdayaan Anda adalah doa terbaik Anda.” Tidaklah mengapa kita merasa tidak berdaya. —AMC

Tuhan, aku telah belajar banyak hal tentang doa—mendoakan secara
spesifik, yakin, berserah, teguh dalam iman, dengan tekun. Hari ini
aku menyadari ketidakberdayaanku dan kuasa-Mu
pada saat aku mengungkapkan isi hatiku kepada-Mu. Amin.
Doa adalah seruan seorang anak yang tak berdaya kepada Bapa yang peduli kepadanya.
January 16, 2013, 04:13:56 AM
Reply #29
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19615
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://odb.org/2013/01/15/theres-power/

Quote
When my sister found out she had cancer, I asked my friends to pray. When she had surgery, we prayed that the surgeon would be able to remove all of the cancer and that she wouldn’t have to undergo chemotherapy or radiation. And God answered yes! When I reported the news, one friend remarked, “I’m so glad there’s power in prayer.” I responded, “I’m thankful that God answered with a yes this time.”

James says that “the effective, fervent prayer of a righteous man avails much” (5:16). But does “effective” and “fervent” mean the harder we pray, or the more people we ask to pray, the more likely God is to answer with a yes? I’ve had enough “no” and “wait” answers to wonder about that.

Prayer is powerful, but it’s such a mystery. We’re taught to have faith, to ask earnestly and boldly, to persevere, to be surrendered to His will. Yet God answers in His wisdom and His answers are best. I’m just thankful that God wants to hear our hearts and that no matter the answer, He is still good.

I like Ole Hallesby’s words: “Prayer and helplessness are inseparable. Only those who are helpless can truly pray. . . . Your helplessness is your best prayer.” We can do helplessness quite well.

Lord, I’ve been taught many things about prayer—be
specific, be bold, be surrendered, be strong in faith,
be persistent. Today I recognize my helplessness and
Your power as I share my heart with You. Amen.
Prayer is the child’s helpless cry to the Father’s attentive ear.
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)