Author Topic: Our Daily Bread / RBC Indonesia  (Read 127372 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

November 21, 2018, 10:32:04 AM
Reply #2100
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2030
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen
Pelayanan Tersembunyi
Baca: 2 Korintus 1:8-11 | Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 16–17 ; Yakobus 3

Regarless who you are and how you teach in whom we trust

Aku juga turut berdoa utk forumkristen ini dan pesertanya
Utk menumbuhkan iman, utk terus berubah dan berbuah
Demikian juga utk board renungan yg kau kelola terus2

Bravo, Bro!
You are in my prayer!
« Last Edit: November 21, 2018, 12:04:24 PM by Maren Kitatau »
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
November 22, 2018, 06:11:04 AM
Reply #2101
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22887
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
Regarless who you are and how you teach in whom we trust

Aku juga turut berdoa utk forumkristen ini dan pesertanya
Utk menumbuhkan iman, utk terus berubah dan berbuah
Demikian juga utk board renungan yg kau kelola terus2

Bravo, Bro!
You are in my prayer!

many thanks to you Bro !

Ef 3:  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh
Roh-Nya di dalam batinmu,


Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu Bro ! oleh
Roh-Nya di dalam batinmu, Bro !


Saling mendoakan ya Bro, buat kita semua di forum ini, supaya pintu bagi pemberitaan injil kita terbuka dan dapat berbicara mengenai rahasia Kristus bagi mereka yang mata rohaninya sudah dilepas selubung selimutnya. Thank you Bro !

Kol 4:3 Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami
dapat berbicara tentang rahasia Kristus, yang karenanya aku dipenjarakan.

salam Damai !
November 22, 2018, 06:34:45 AM
Reply #2102
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22887
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
https://santapanrohani.org/

Apa yang Ada pada Kita
  22/11/2018 
Apa yang Ada pada Kita
Baca: 2 Korintus 8:1-12 | Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 18–19 ; Yakobus 4


https://d1qj9y79pcvssa.cloudfront.net/odb/id/id-odb-2018-11-22.mp3


Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu. —2 Korintus 8:12

Teman saya ingin sekali mengumpulkan keluarga dan teman-temannya untuk merayakan Thanksgiving di rumahnya. Setiap tamu menanti-nantikan waktu untuk berkumpul bersama di seputar meja makan. Mereka juga ingin membantu meringankan biaya dengan berkontribusi membawa makanan. Ada tamu yang membawa roti, tamu yang lain membawa salad atau makanan ringan. Namun, ternyata ada satu orang yang sedang mengalami kesulitan keuangan. Ia ingin menikmati waktu bersama di sana, tetapi ia tidak punya cukup uang untuk membeli makanan. Jadi, ia pun menawarkan diri untuk membersihkan kediaman si tuan rumah sebagai pemberian darinya.

Sebenarnya ia akan tetap disambut meski datang dengan tangan kosong. Namun, ia melihat apa yang bisa ia berikan—waktu dan keahliannya—dan memberikannya dengan sepenuh hati. Menurut saya, itulah semangat yang dimaksud oleh Paulus dalam 2 Korintus 8. Jemaat Korintus pernah bertekad untuk memberikan bantuan kepada saudara-saudara seiman mereka, dan kini Paulus mendorong mereka untuk menyelesaikan upaya itu. Ia memuji keinginan dan kerelaan mereka, dengan mengatakan bahwa motivasi mereka untuk memberi itulah yang menjadikan pemberian mereka diterima, berapa pun besar atau jumlahnya (ay.12).
Allah menyukai pemberian yang sepenuh hati, seberapa pun jumlahnya.

Kita sering membanding-bandingkan pemberian kita dengan pemberian orang lain, terutama saat keuangan kita tidak memungkinkan untuk memberi sebanyak yang kita inginkan. Namun, Allah memandang pemberian kita dengan berbeda: Kerelaan kita untuk memberikan apa yang ada pada kitalah yang menyenangkan hati-Nya.
Ya Tuhan, tolong kami melihat apa yang telah Engkau berikan kepada kami, meski bagi dunia itu tidak seberapa. Tolong kami untuk memberi dengan murah hati.
Allah menyukai pemberian yang sepenuh hati, seberapa pun jumlahnya.
Oleh Kirsten Holmberg | Lihat Penulis Lain



November 23, 2018, 05:37:08 AM
Reply #2103
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22887
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
https://santapanrohani.org/

Kasih Ibu
  23/11/2018 
Kasih Ibu
Baca: Mazmur 91:1-6 | Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 20–21 ; Yakobus 5


https://d1qj9y79pcvssa.cloudfront.net/odb/id/id-odb-2018-11-23.mp3

Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya. —Mazmur 91:15

Ketika orangtua Sue bercerai saat ia masih kecil, urusan hukum mengenai hak asuh dan hal-hal lainnya membuat Sue harus dikirim ke panti asuhan untuk sementara waktu. Karena sering diintimidasi oleh anak-anak yang lebih besar, Sue merasa kesepian dan terabaikan. Ibunya hanya mengunjunginya sekali sebulan, dan ia jarang bertemu ayahnya. Namun, bertahun-tahun kemudian, Sue baru tahu dari cerita sang ibu bahwa ternyata peraturan panti asuhan melarangnya berkunjung lebih dari sekali sebulan. Meski demikian, ibunya selalu berdiri di depan pagar panti itu setiap hari, dengan harapan dapat sekilas melihat putrinya. “Kadang-kadang,” ia berkata, “Aku hanya bisa melihatmu bermain di taman, untuk memastikan bahwa kamu baik-baik saja.”

Saat Sue menceritakan hal itu, saya pun mendapat sekilas gambaran tentang kasih Allah. Adakalanya kita mungkin merasa terabaikan dan sendirian di dalam pergumulan kita. Betapa terhiburnya kita saat mengetahui bahwa sesungguhnya Allah memperhatikan kita setiap saat! (Mzm. 33:18). Walau kita tidak dapat melihat-Nya, Dia senantiasa hadir bagi kita. Seperti orangtua yang penuh kasih, mata dan hati-Nya terus tertuju kepada kita ke mana pun kita pergi. Namun, tidak seperti ibunya Sue, Allah dapat bertindak demi kita kapan saja.
Bapa Surgawi kita senantiasa dekat.

Mazmur 91 menggambarkan Allah yang meluputkan, melindungi, dan mengangkat anak-anak-Nya. Dia lebih dari sekadar tempat perlindungan dan kubu pertahanan. Berjalan dalam lembah kelam kehidupan ini, kita terhibur karena kita tahu bahwa Allah Mahakuasa memperhatikan kita dan aktif berkarya dalam hidup kita. “Aku akan menjawab [engkau],” sabda Allah. “Aku akan menyertai [engkau] dalam kesesakan, Aku akan meluputkan [engkau]” (ay.15).
Tuhan, terima kasih untuk jaminan bahwa kami selalu berada dalam pengawasan-Mu.
Bapa Surgawi kita senantiasa dekat.
Oleh Leslie Koh | Lihat Penulis Lain
Wawasan
Mazmur 91 menggambarkan kegirangan orang yang menemukan perlindungan dan ketenteraman dalam Allah, percaya kepada-Nya, dan menjadikan Tuhan (Yang Maha Tinggi) sebagai tempat perlindungan, kubu pertahanan, dan tempat perteduhan mereka (ay.2, 9). Pemazmur menegaskan bahwa Allah kita maha kuasa dan setia, karena itu Dia layak dipercaya (ay.1-8). Ia juga memberikan kesaksian tentang perlindungan dan kelepasan dari Allah di tengah dunia yang jahat dan berbahaya (ay.9-16). Dalam Perjanjian Baru, Iblis menyelewengkan ayat 11-12 untuk menggoda Yesus agar Dia mencobai Allah dengan melompat dari bubungan bait suci (Matius 4:6). Yesus menjawab bahwa janji Allah berlaku bagi orang yang mengasihi dan menaati Dia (Mazmur 91:14-15), bukan bagi orang yang memanfaatkan anugerah Allah (Matius 4:7).



November 24, 2018, 06:04:19 AM
Reply #2104
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22887
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
https://santapanrohani.org/

Selalu Siap Menolong
  24/11/2018 
Selalu Siap Menolong
Baca: Yohanes 14:15-26 | Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 22–23 ; 1 Petrus 1
00:00
Unduh MP3
Penghibur, yaitu ROH KUDUS, . . . akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. —Yohanes 14:26


https://d1qj9y79pcvssa.cloudfront.net/odb/id/id-odb-2018-11-24.mp3

Setelah cedera tulang belakang membuatnya lumpuh, Marty memutuskan kembali kuliah untuk meraih gelar MBA. Judy, ibu Marty, menolong untuk mewujudkan impian Marty. Ia duduk di samping Marty dalam setiap kelas dan kelompok belajar, sambil mencatat dan mengurus hal-hal yang berkaitan dengan teknologi. Ia bahkan membantu Marty untuk naik ke panggung menerima gelar diplomanya. Apa yang mustahil menjadi mungkin dilakukan berkat pertolongan praktis yang selalu siap diberikan sang ibu bagi Marty.

Yesus tahu murid-murid-Nya akan membutuhkan dukungan serupa setelah Dia meninggalkan dunia ini. Saat memberitahukan kepada mereka mengenai kepergian-Nya, Yesus berkata bahwa mereka akan menerima bentuk hubungan yang baru dengan Allah melalui ROH KUDUS. Roh itu akan menjadi penolong mereka dari momen ke momen—menjadi pengajar dan penuntun yang tidak hanya tinggal bersama mereka, tetapi juga berdiam dalam diri mereka (Yoh. 14:17,26).
Jika Roh Allah yang Mahakuasa bekerja, jangan pernah berkata, “Aku tak bisa.” Oswald Chambers

ROH KUDUS akan menyediakan pertolongan internal dari Allah bagi murid-murid Yesus, dan itu akan memampukan mereka untuk tetap memikul apa yang tidak dapat mereka pikul dengan kekuatan mereka sendiri saat mereka diutus untuk memberitakan Injil. Di tengah pergumulan, ROH KUDUS akan mengingatkan mereka tentang semua yang telah Yesus katakan kepada mereka (ay.26): Janganlah gelisah hatimu . . . Kasihilah sesamamu . . . Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.

Apakah Anda sedang menghadapi sesuatu yang melebihi kekuatan dan kemampuan Anda? Anda dapat mengandalkan ROH KUDUS yang selalu siap menolong. Roh Allah yang bekerja di dalam diri Anda akan membawa kemuliaan yang layak diterima-Nya.
Ya Allah, terima kasih untuk pertolongan yang terus tersedia melalui ROH KUDUS. Tolong aku untuk mengandalkan Roh-Mu di saat aku memerlukan pertolongan.
Jika Roh Allah yang Mahakuasa bekerja, jangan pernah berkata, “Aku tak bisa.” Oswald Chambers
Oleh Jennifer Benson Schuldt | Lihat Penulis Lain


November 25, 2018, 04:46:10 AM
Reply #2105
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22887
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
https://santapanrohani.org/

Kesaksian Tanpa Kata
  25/11/2018 
Kesaksian Tanpa Kata
Baca: 1 Petrus 2:11-21 | Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 24–26 ; 1 Petrus 2


https://d1qj9y79pcvssa.cloudfront.net/odb/id/id-odb-2018-11-25.mp3

Kelakuanmu di antara orang yang tidak mengenal Tuhan haruslah sangat baik. —1 Petrus 2:12 BIS

Amy tinggal di negara yang melarang penyebaran Injil. Ia bekerja di sebuah rumah sakit besar sebagai seorang perawat yang merawat bayi-bayi yang baru lahir. Amy begitu mencintai pekerjaannya sehingga prestasinya sangat menonjol dan banyak rekan kerja wanita yang bertanya-tanya tentang dirinya. Mereka mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan secara diam-diam. Saat itulah Amy secara terbuka menceritakan tentang Juruselamatnya.

Karena hasil kerja Amy yang baik, beberapa rekan kerja merasa iri dan menuduhnya mencuri sejumlah obat. Atasan Amy tidak percaya kepada mereka dan pihak berwenang pun akhirnya menemukan pencurinya. Peristiwa tersebut membuat beberapa rekan kerjanya mulai bertanya tentang iman Amy. Teladan Amy mengingatkan saya pada perkataan Petrus, “Saudara-saudara yang tercinta! . . . Kelakuanmu di antara orang yang tidak mengenal Tuhan haruslah sangat baik, sehingga apabila mereka memfitnah kalian sebagai orang jahat, mereka toh harus mengakui perbuatanmu yang baik, sehingga mereka akan memuji Allah pada hari kedatangan-Nya” (1Ptr. 2:11-12 BIS).
Perbuatan kita berbicara lebih kuat daripada perkataan kita.

Kehidupan kita sehari-hari di rumah, di tempat kerja, atau di sekolah bisa memberikan dampak kepada orang lain, jika kita mengizinkan Allah bekerja dalam diri kita. Orang-orang di sekitar kita memperhatikan perkataan dan perbuatan kita. Marilah mengandalkan Allah dan mengizinkan-Nya mengarahkan perbuatan dan pikiran kita. Dengan demikian kita dapat memberikan pengaruh kepada mereka yang belum mengenal Tuhan dan mungkin membawa beberapa dari mereka untuk beriman kepada Yesus.
Ya Bapa, tolong aku menjalani hidup sedemikian rupa sehingga nama-Mu dimuliakan ke mana pun aku melangkah.
Perbuatan kita berbicara lebih kuat daripada perkataan kita.
Oleh Keila Ochoa | Lihat Penulis Lain
Wawasan
Salah paham atau fitnah memang tak terelakkan di tengah dunia yang berdosa. Namun, kata Petrus, justru pada saat yang rentan itulah penting sekali bagi orang percaya untuk mengikuti teladan Kristus yang menanggapi penderitaan dengan kasih, bukan caci maki (1 Petrus 2:12, 21). “Tunduk” kepada pihak yang berkuasa (ay.13) bukan berarti kepatuhan buta, tetapi menundukkan naluri kita yang cenderung ingin mengatur atau menguasai orang lain. Saat kita memperlihatkan kasih Kristus dan nilai-nilai kerajaan Allah tanpa takut (ay.13, 16), Allah bisa memakai kita untuk mengarahkan orang lain kepada kasih-Nya.

Monica Brands



November 26, 2018, 05:25:51 AM
Reply #2106
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22887
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
https://santapanrohani.org/

Allah di Sini
  26/11/2018 
Allah di Sini
Baca: Hosea 6:1-6 | Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 27–29 ; 1 Petrus 3


https://d1qj9y79pcvssa.cloudfront.net/odb/id/id-odb-2018-11-26.mp3


Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan. —Hosea 6:3

Sebuah plakat di rumah kami mencantumkan tulisan “Diundang atau tidak, Allah hadir di sini.” Versi modern dari pernyataan tersebut kira-kira seperti ini, “Disadari atau tidak, Allah hadir.”

Hosea, seorang nabi dalam Perjanjian Lama yang hidup pada akhir abad ke-8 SM (755–715), menuliskan kata-kata yang serupa pada bangsa Israel. Hosea mendorong orang Israel untuk “berusaha sungguh-sungguh” (Hos. 6:3)mengenal Allah karena mereka telah melupakan-Nya (4:1). Ketika bangsa Israel melupakan kehadiran Allah, mereka mulai meninggalkan-Nya (4:12) dan tidak lama kemudian Allah tak akan ada lagi dalam pikiran mereka (lihat Mzm. 10:4)
Allah selalu hadir dan berkarya.

Perkataan Hosea yang sederhana, tetapi mendalam, tentang perlunya mengenal Allah itu mengingatkan kita bahwa Allah selalu menyertai kita dan berkarya dalam hidup kita, baik dalam masa sukacita maupun masa pergumulan.

Mengenal atau menyadari Allah bisa berarti ketika kita memperoleh promosi di tempat kerja, kita menyadari bahwa Allah sajalah yang memberi kita hikmat untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan sesuai dengan dana yang ada. Jika pengajuan kredit kepemilikan rumah kita ditolak, pengenalan akan Allah dapat menguatkan kita karena kita percaya Allah bekerja dalam situasi tersebut untuk kebaikan kita.

Jika kita tidak diterima di universitas pilihan kita, kita menyadari bahwa Allah terus menyertai dan, meski kecewa, kita terhibur oleh penyertaan-Nya itu. Saat menikmati makan malam, kesadaran akan Allah mungkin mengingatkan kita bahwa Allah saja yang telah menyediakan bahan makanan dan dapur untuk memasak makanan itu.

Ketika kita mengenal dan menyadari Allah, kita mengingat kehadiran-Nya dalam setiap suka dan duka, baik kecil atau besar, dalam kehidupan kita.
Tuhan Yesus, ampunilah aku untuk saat-saat aku cenderung melupakan-Mu. Tolong aku untuk menyadari kehadiran-Mu dalam hidupku.
Allah selalu hadir dan berkarya.
Oleh Lisa Samra | Lihat Penulis Lain
Wawasan
Dalam bukunya yang berjudul Interpretation: Hosea – Micah, James Limburg menafsirkan bacaan Alkitab hari ini: “Kontras yang dinyatakan dalam Hosea 6:6 adalah antara dua pemikiran agama yang dasarnya sangat berbeda. Yang satu mementingkan pelaksanaan kewajiban religius lewat … korban dan persembahan; yang lain mengutamakan kasih setia dan pengakuan akan Allah sebagai Allah … Ketika agama disibukkan dengan tetek bengek soal liturgi, gaya bahasa, selera musik, kesenian, dan arsitektur, tetapi melupakan sesama, maka agama telah bergeser menjadi kultus (pemujaan) benar salah … Agama yang sejati berpusat pada hesed [kasih teguh] yang kaya akan makna, mengingat kasih dan kemurahan Allah (Mazmur 136; Titus 3:5-7) yang teguh, lalu menjalani kehidupan sesuai kasih tersebut dengan kesetiaan teguh kepada Allah dan pelayanan penuh kasih kepada sesama.”

Adakah area kehidupan di mana ibadah Anda telah menjadi kewajiban belaka, bukan lagi hubungan dengan Allah?




November 26, 2018, 04:42:06 PM
Reply #2107
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2030
  • Gender: Male
    • Tertiga
  • Denominasi: Kristen

Kasih Ibu
Ketika orangtua Sue bercerai saat ia masih kecil, urusan hukum mengenai hak asuh dan hal-hal lainnya membuat Sue harus dikirim ke panti asuhan untuk sementara waktu. Karena sering diintimidasi oleh anak-anak yang lebih besar, Sue merasa kesepian dan terabaikan. Ibunya hanya mengunjunginya sekali sebulan, dan ia jarang bertemu ayahnya. Namun, bertahun-tahun kemudian, Sue baru tahu dari cerita sang ibu bahwa ternyata peraturan panti asuhan melarangnya berkunjung lebih dari sekali sebulan. Meski demikian, ibunya selalu berdiri di depan pagar panti itu setiap hari, dengan harapan dapat sekilas melihat putrinya. “Kadang-kadang,” ia berkata, “Aku hanya bisa melihatmu bermain di taman, untuk memastikan bahwa kamu baik-baik saja.”


Syair lagu:
Kasih ibu kepada beta
Tak terkira sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menerangi dunia


Entah mengapa lagu2 spt ini tak pernah lagi kedengaran
Kurasa hanya pelajaran kasih ibu yg mirip dgn kasih Allah
Tentu, kasih Tuhan Yesus Kristus melampaui kasih ibu itu

Salam Damai!
Firman itu hidup dan powerful dan lebih tajam dr pedang bermata dua manapun
Ia dpt menikam pun menyayat memisahkan jiwa dan roh, sendi2 dan sumsum
Ia sanggup membedakan akal pikir dan maksud hati yang sesungguhnya
November 27, 2018, 05:28:27 AM
Reply #2108
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22887
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

Syair lagu:
Kasih ibu kepada beta
Tak terkira sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menerangi dunia


Entah mengapa lagu2 spt ini tak pernah lagi kedengaran
Kurasa hanya pelajaran kasih ibu yg mirip dgn kasih Allah
Tentu, kasih Tuhan Yesus Kristus melampaui kasih ibu itu

Salam Damai!


http://www.sarapanpagi.org/nama-nama-el-ELOHIM-dengan-gelar-vt9177.html

di link atas, saya membaca banyak nama nama Allah yang bisa memperlengkapi pemahaman kita mengenai Tuhan kita, Bro !

betul sekali, kasih Tuhan pun meliputi seperti kasih seorang ibu. ini tergambar dalam
nama Allah, yang saya copy paste dari link di atas : ini copy paste nya :

אֵל שָׁדַּי ; 'EL-SHADAY = Allah payudara wanita (?)
Memang ada yang menghubungkan kata שַׁדַּי - SYADAY dengan kata שַׁד - SYAD (Leksikon Ibrani : 1) breast, bosom, (female) breast1a) breast (of woman) 1b) breast (of animal))

Rujukan ayat :

    * Ratapan 4:3
    LAI TB, Serigala pun memberikan teteknya dan menyusui anak-anaknya, tetapi puteri bangsaku telah menjadi kejam seperti burung unta di padang pasir. KJV, Even the sea monsters draw out the breast, they give suck to their young ones: the daughter of my people is become cruel, like the ostriches in the wilderness.
    Hebrew,
    גַּם־[כ תַּנִּין] [ק תַּנִּים] חָלְצוּ שַׁד הֵינִיקוּ גּוּרֵיהֶן בַּת־עַמִּי לְאַכְזָר [כ כִּי] [כ עֵנִים] [ק כַּיְעֵנִים] בַּמִּדְבָּר׃ ס
    Translit, GAM-TANIN TANIM KHALTSU SHAD HEINIKU GUREIHEN BAT-AMI LE'AKH'ZAR KAY ENIM KAI'ENIM BAMID'BAR
Jadi EL-SHADAY diartikan, "GOD OF THE BREAST".

menurutku, El Shaday berarti kasih Tuhan juga bisa diibaratkan seperti kasih seorang ibu kepada anak anak Nya. jadi gambaran kita mengenai Bapa juga perlu dilibatkan juga pemahaman kasih Tuhan yang berupa kasih ibu supaya tingkat gambaran pemahaman kita bisa lebih luas lebar dan dalam.

salam Damai !
November 27, 2018, 05:35:37 AM
Reply #2109
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 22887
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
https://santapanrohani.org/

Menumpuk Jerami
  27/11/2018 
Menumpuk Jerami
Baca: Lukas 15:11-24 | Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 30–32 ; 1 Petrus 4


https://d1qj9y79pcvssa.cloudfront.net/odb/id/id-odb-2018-11-27.mp3

Berbahagialah orang yang diampuni pelanggaran-pelanggarannya, dan yang ditutupi dosa-dosanya. —Roma 4:7

Semasa kuliah, pada suatu musim panas, saya bekerja di sebuah pertanian di Colorado. Pada satu sore, karena lelah dan lapar setelah bekerja seharian memangkas jerami, saya mencoba untuk mengarahkan traktor masuk ke halaman. Dengan gaya yang sok, saya membanting setirnya jauh ke kiri, menginjak rem kiri, dan memutar balik traktornya.

Tanpa saya ketahui, alat pemotong jerami pada traktor itu sedang dalam posisi di bawah. Akibatnya, kaki-kaki penyangga tangki berisi 500 galon bensin yang ada di dekatnya tersapu oleh alat pemotong itu. Seketika juga, tangki itu jatuh menghantam tanah dengan suara keras, sambungan-sambungannya terbelah, dan semua bensinnya menyembur keluar.
Alangkah istimewanya kita boleh menjadi anak-anak Sang Raja!

Di saat yang sama, pemilik pertanian tersebut berdiri di dekat situ sambil menyaksikan peristiwa itu.

Saya turun dari traktor, meminta maaf dengan terbata-bata, dan menawarkan diri untuk bekerja sepanjang musim panas itu tanpa dibayar—karena itulah yang muncul pertama kali dalam pikiran saya.

Pemilik berusia lanjut itu menatap kekacauan itu sejenak, lalu berbalik menuju ke rumahnya. “Ayo, kita makan malam,” ajaknya dengan suara pelan.

Sepenggal kisah yang diceritakan Yesus terlintas di benak saya—kisah tentang seorang pemuda yang telah melakukan perbuatan yang sangat buruk: “Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa,” serunya. Pemuda itu bermaksud melanjutkan penyesalannya dengan kata-kata, ”Jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.” Namun, sebelum seluruh kalimat itu terucap, bapanya menyela, seolah-olah berkata, “Ayo, kita makan malam” (Luk. 15:17-24).

Demikianlah ajaibnya anugerah Allah.
Ya Bapa, kami mensyukuri pengampunan-Mu yang murah hati dan berlimpah. Terima kasih untuk damai sejahtera dan kemerdekaan yang kami terima dengan pengampunan itu sembari menikmati indahnya menjadi anggota keluarga-Mu.
Alangkah istimewanya kita boleh menjadi anak-anak Sang Raja!
Oleh David H. Roper | Lihat Penulis Lain



 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)