Author Topic: Our Daily Bread / RBC Indonesia  (Read 115301 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 22, 2013, 04:16:35 AM
Reply #40
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://odb.org/2013/01/21/open-arms/

Quote
Open Arms
January 21, 2013 — by David C. McCasland

Read: Luke 15:11-24
When he was still a great way off, his father saw him and had compassion, and ran and fell on his neck and kissed him. —Luke 15:20

Bible in a Year: Exodus 1-3; Matthew 14:1-21

At the funeral of former US First Lady Betty Ford, her son Steven said, “She was the one with the love and the comfort, and she was the first one there to put her arms around you. Nineteen years ago when I went through my alcoholism, my mother . . . gave me one of the greatest gifts, and that was how to surrender to God, and to accept the grace of God in my life. And truly in her arms I felt like the prodigal son coming home, and I felt God’s love through her. And that was a good gift.”

Jesus’ parable about a young man who asked for and squandered his inheritance and then in humiliation returned home leaves us amazed at his father’s response: “When he was still a great way off, his father saw him and had compassion, and ran and fell on his neck and kissed him” (Luke 15:20). Instead of a lecture or punishment, the father expressed love and forgiveness by giving him a party. Why? Because “this my son was dead and is alive again; he was lost and is found” (v.24).

Steven Ford concluded his tribute with the words, “Thank you, Mom, for loving us, loving your husband, loving us kids, loving the nation, with the heart of God.”

May God enable us to open our arms to others, just as His are open wide to all who turn to Him.

Lord, help me be kind and forgiving—
Your loving forgiveness You’ve shown
To me for the sins I’ve committed;
Lord, grant me a love like Your own. —Anon.
Forgiven sinners know love and show love.
January 22, 2013, 04:19:27 AM
Reply #41
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://rbcindonesia.org/odb/2013-01-21

Quote
Senin, Januari 21 2013

Tangan Terbuka
Baca: Lukas 15:11-24

Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. —Lukas 15:20
Bacaan Untuk Setahun:

Keluaran 1-3; Matius 14:1-21

Pada pemakaman mantan Ibu Negara AS Betty Ford, putranya Steven berkata, “Ibu adalah seorang yang penuh kasih dan penghiburan, dan Ibu adalah orang pertama yang akan merangkul Anda. Sembilan belas tahun yang lalu ketika aku berjuang melawan kecanduan alkohol, Ibu memberiku salah satu hadiah terbaik, yaitu pelajaran bagaimana menyerahkan hidup kepada Allah dan menerima anugerah-Nya dalam hidupku. Dalam pelukan Ibu, aku benar-benar merasa seperti anak hilang yang pulang kembali, dan aku bisa merasakan kasih Allah melalui dirinya. Itu merupakan hadiah yang indah.”

Perumpamaan Yesus menceritakan tentang seorang pemuda yang meminta dan menghambur-hamburkan warisan ayahnya, hingga kemudian ia pulang dalam kehinaan. Kita pun terheran-heran ketika melihat reaksi ayahnya: “Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia” (Luk. 15:20). Alih-alih memarahi atau menghukum anaknya, sang ayah justru mengungkapkan kasih dan pengampunannya dengan mengadakan pesta untuknya. Mengapa? “Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali” (ay.24).

Steven Ford mengakhiri kata-kata penghormatannya seperti ini, “Terima kasih, Ibu, karena telah mengasihi kami, suamimu, kami anak-anakmu, bangsamu, dengan hati Allah.”

Kiranya Allah memampukan kita untuk membuka tangan kita lebar-lebar bagi sesama, sama seperti Dia membuka tangan-Nya lebar-lebar bagi semua orang yang datang kepada-Nya. —DCM

Tuhan, tolong aku jadi pengasih dan pengampun—
Kasih pengampunan-Mu telah Kau tunjukkan
Kepadaku atas semua dosa yang kulakukan;
Tuhan, berikanku kasih seperti kasih-Mu. —NN.
Para pendosa yang telah diampuni akan mengenal kasih dan menunjukkannya.
January 22, 2013, 04:22:54 AM
Reply #42
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://odb.org/2013/01/22/choose-your-god/

Quote
Choose Your God
selasa, January 22, 2013 — by Bill Crowder

Read: Joshua 24:14-18
Choose for yourselves this day whom you will serve . . . . But as for me and my house, we will serve the Lord. —Joshua 24:15

Bible in a Year: Exodus 4-6; Matthew 14:22-36

I recently saw a commercial for an online game based on Greek mythology. It spoke about armies, mythological gods, heroes, and quests. What got my attention was the description of how to get the game started. You go online to register, choose your god, then build your empire.

Wow! “Choose your god.” Those words, though presented casually in the ad, struck me as being characteristic of one of the most dangerous things about our world. In a game, it may be insignificant what “god” you choose; but in the real world that choice has eternal consequences.

To a generation of Israelites surrounded by the gods of their day, Joshua declared that they must choose their god—but it must not be done in a cavalier way. He set the example as he said, “Choose for yourselves this day whom you will serve, whether the gods which your fathers served that were on the other side of the River, or the gods of the Amorites, in whose land you dwell. But as for me and my house, we will serve the Lord” (Josh. 24:15).

Today, as in the days of Joshua, there are many options. But there is only one wise choice—the true God. Joshua made the right choice. “We will serve the Lord.”

The gods of this world are empty and vain,
They cannot give peace to one’s heart;
The living and true One deserves all our love—
From Him may we never depart. —D. DeHaan
Nothing can fill the emptiness in your heart except God.
January 22, 2013, 04:25:06 AM
Reply #43
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://rbcindonesia.org/odb/2013-01-22

Quote
Selasa, Januari 22 2013

Pilih Allahmu
Baca: Yosua 24:14-18

“ . . . pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah . . . Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan. —Yosua 24:15
Bacaan Untuk Setahun: Keluaran 4-6; Matius 14:22-36

Baru-baru ini, saya melihat sebuah iklan dari permainan online yang didasarkan pada kisah mitologi Yunani. Di dalamnya terdapat bala tentara, para dewa mitologi, para pahlawan, dan petualangan. Yang menarik perhatian saya adalah penjelasan tentang cara memulai permainannya. Anda harus mendaftar secara online, memilih dewa Anda, lalu membangun kerajaan Anda.

Wow! “Pilih dewa Anda.” Kata-kata itu, walaupun disampaikan dengan ringan dalam iklan, menyentak saya karena hal itu menjadi karakteristik dari salah satu hal yang paling berbahaya di zaman kita ini. Dalam suatu permainan, mungkin tidak begitu penting “dewa/allah” mana yang Anda pilih. Namun dalam dunia nyata, pilihan itu memiliki akibat yang sifatnya kekal.

Kepada suatu generasi bangsa Israel yang dikelilingi oleh beragam jenis allah pada zamannya, Yosua menegaskan bahwa mereka harus memilih allah mereka—tetapi hal itu tidak boleh dilakukan dengan sikap yang sembarangan. Ia memberi teladan dengan mengatakan, “Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan” (Yos. 24:15).

Hari ini, sama seperti pada zaman Yosua, kita dihadapkan pada banyak pilihan. Namun hanya ada satu pilihan yang bijaksana—Allah yang sejati. Yosua sudah membuat pilihan yang benar. “Kami akan beribadah kepada Tuhan.” —WEC

Semua ilah dalam dunia ini hampa dan sia-sia,
Mereka tak bisa memberi damai di hati manusia;
Allah yang hidup dan sejati layak terima kasih kita—
Hingga kita takkan pernah terpisah dari-Nya. —D. DeHaan
Tak ada yang dapat mengisi kekosongan hati Anda kecuali Allah.
January 23, 2013, 04:39:43 AM
Reply #44
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://odb.org/2013/01/23/wholesome-words-2/

Quote
Wholesome Words

January 23, 2013 — by Marvin Williams

Read: Ephesians 4:25-32
Let no corrupt word proceed out of your mouth, but what is good for necessary edification, that it may impart grace to the hearers. —Ephesians 4:29
Bible in a Year: Exodus 7-8; Matthew 15:1-20

A while back, an Emmy award-winning actress took a courageous stand and walked out in the middle of the Annual American Music Awards ceremony. Her reason? She grew increasingly upset and disappointed by what she described as “an onslaught of lewd jokes and off-color remarks” and raw and raunchy comments by presenters, performers, and hosts. She said the evening was an affront to anyone with a shred of dignity and self-respect.

Unwholesome speech was a problem even in the apostle Paul’s day. He reminded the Christians at Ephesus that they should put away vulgarity, lewdness, slander, and obscene talk from their lives (Eph. 5:4; Col. 3:8). These were expressions of their old lives (1 Cor. 6:9-11), and it was now out of place with their new identity in Christ. Instead, their lives were to be characterized by wholesome speech. Their good or wholesome words would give grace to the hearers (Eph. 4:29). The Holy Spirit would help guard their speech, convict of any filthy talk, and help them to use words to benefit others (John 16:7-13).

We are called to reflect God with all we are, and that includes our words. May our mouths be filled with thanksgiving and words that benefit others.

Holy Spirit, we need Your help. Guard our hearts
and minds today. Help us control our thoughts and
words so that we might lift others up and show them
who You are and what You’ve done in us. Amen.
Wholesome words flow out of a life made new.
January 23, 2013, 04:41:23 AM
Reply #45
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://rbcindonesia.org/odb/2013-01-23

Quote
Rabu, Januari 23 2013

Perkataan Yang Baik
Baca: Efesus 4:25-32

Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. —Efesus 4:29
Bacaan Untuk Setahun:

Keluaran 7-8; Matius 15:1-20

Beberapa waktu yang lalu, seorang aktris pemenang penghargaan Emmy dengan berani berdiri dan berjalan keluar di tengah-tengah acara pemberian penghargaan tahunan American Music Awards. Alasannya, ia merasa sangat terganggu dan kecewa dengan apa yang disebutnya sebagai “serentetan lelucon cabul dan ucapan yang tak sopan” serta komentar kasar dan tidak senonoh yang diucapkan oleh para pembawa acara, pengisi acara, dan penyelenggara. Ia berkata bahwa acara malam itu merupakan penghinaan terhadap siapa saja yang masih punya harga diri dan martabat.

Perkataan kotor sudah menjadi masalah bahkan di zaman Paulus. Ia mengingatkan jemaat di Efesus supaya mereka mengenyahkan kata-kata yang tidak sopan, cabul, fitnah dan kotor dari hidup mereka (Ef. 5:4; Kol. 3:8). Perkataan-perkataan seperti itu merupakan ciri hidup mereka yang lama (1 Kor. 6:9-11), dan kini tidak sesuai lagi dengan identitas mereka yang baru dalam Kristus. Sebaliknya, hidup mereka harus bercirikan perkataan yang baik. Perkataan yang baik ini akan membangun pendengarnya sehingga mereka beroleh kasih karunia (Ef. 4:29). ROH KUDUS akan menolong dalam menjaga perkataan mereka, menginsafkan mereka akan perkataan kotor, dan menolong mereka untuk mengucapkan perkataan yang bermanfaat bagi sesama (Yoh. 16:7-13).

Kita dipanggil untuk mencerminkan Allah dengan segala keberadaan kita, termasuk dengan perkataan kita. Kiranya bibir kita dipenuhi dengan ucapan syukur dan dengan perkataan yang bermanfaat bagi orang lain. —MLW

ROH KUDUS, kami perlu pertolongan-Mu. Jaga hati dan pikiran kami
hari ini. Tolong kami mengendalikan pikiran dan perkataan kami agar
dapat membangun orang lain dan menunjukkan kepada mereka siapa
Engkau dan apa yang telah Kau perbuat di dalam diri kami. Amin.
Perkataan yang baik terucap dari hidup yang telah diperbarui.
January 25, 2013, 04:32:39 AM
Reply #46
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://odb.org/2013/01/24/like-jesus/

Quote
Like Jesus

January 24, 2013 — by Anne Cetas

Read: 1 John 2:5-11
He who says he abides in [Jesus] ought himself also to walk just as He walked. —1 John 2:6
Bible in a Year: Exodus 9-11; Matthew 15:21-39

During a children’s church service, the teacher talked about the first of the Ten Commandments: “You shall have no other gods before Me” (Ex. 20:3). She suggested some ways for the kids to keep this command. She said, “Nothing should come before God—not candy, not schoolwork, not video games.” She told them that putting God first meant that time with Him reading the Bible and praying should come before anything else.

An older child in the group responded with a thought-provoking question. She asked if being a Christian was about keeping rules or if instead God wanted to be involved in all areas of our life.

Sometimes we make the mistake of viewing the Bible as a list of rules. Certainly obeying God (John 14:21) and spending time with Him are important, but not because we need to be rule-keepers. Jesus and the Father had a loving relationship. When we have a relationship with God, we desire to spend time with Him and obey Him so we can become more like Jesus. John said, “He who says he abides in [Jesus] ought himself also to walk just as He walked” (1 John 2:6). He’s the example we can follow.

When we want to understand how to love, or how to be humble, or how to have faith, or even how to set our priorities, we can look at Jesus and follow His heart.

Lord, as I look ahead to another day, I give myself
to be led by Your Spirit. Give discernment in
priorities, but most of all a sensitive heart to live like
Jesus did—filled with Your love and power. Amen.
Jesus calls us to follow Him.
January 25, 2013, 04:37:02 AM
Reply #47
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://rbcindonesia.org/odb/2013-01-24

Quote

Kamis, Januari 24 2013
Seperti Yesus
Baca: 1 Yohanes 2:5-11

Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. —1 Yohanes 2:6
Bacaan Untuk Setahun:

Keluaran 9-11; Matius 15:21-39

Dalam suatu ibadah anak-anak, seorang guru sedang membahas tentang hukum pertama dari Sepuluh Perintah Allah: “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku” (Kel. 20:3). Ia menganjurkan beberapa cara supaya anak-anak dapat menerapkannya. Katanya, “Tak boleh ada satu pun yang lebih penting daripada Allah, baik itu permen, pekerjaan rumah, atau video games.” Ia berkata kepada mereka bahwa mengutamakan Allah berarti sebelum melakukan hal-hal lain, mereka harus menyediakan waktu bersama-Nya dengan cara membaca Alkitab dan berdoa.

Seorang anak yang usianya lebih tua di kelompok itu menanggapi dengan mengajukan suatu pertanyaan yang menggugah. Ia bertanya, apakah menjadi orang Kristen berarti menaati peraturan demi peraturan atau justru berarti Allah ingin dilibatkan dalam semua bagian dari hidup kita.

Terkadang kita membuat kesalahan dengan memandang Alkitab sebagai suatu daftar peraturan. Menaati Allah (Yoh. 14:21) dan menyediakan waktu bersama-Nya memang penting, tetapi itu dilakukan bukan karena kita harus menaati peraturan yang ada. Yesus dan Bapa-Nya memiliki hubungan yang penuh kasih. Ketika kita menjalin hubungan dengan Allah, kita pun rindu menghabiskan waktu bersama-Nya dan mematuhi-Nya supaya kita dapat menjadi semakin seperti Yesus. Yohanes berkata, “Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup” (1 Yoh. 2:6). Yesus merupakan teladan yang patut kita contoh.

Ketika ingin mengerti bagaimana caranya mengasihi, atau bersikap rendah hati, atau beriman, atau bahkan menetapkan prioritas, kita dapat memandang kepada Yesus dan meneladani isi hati-Nya. —AMC

Tuhan, saat menghadapi hari yang baru ini, kuserahkan hidupku
untuk dipimpin Roh-Mu. Beriku hikmat dalam menetapkan prioritas,
tetapi terlebih beriku kepekaan hati untuk hidup seperti Yesus hidup—
suatu hati yang dipenuhi dengan kasih dan kuasa-Mu. Amin.
Yesus memanggil kita untuk mengikut Dia.
January 25, 2013, 04:39:32 AM
Reply #48
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://odb.org/2013/01/25/guest-list/

Quote
Guest List

January 25, 2013 — by Dennis Fisher

Read: Luke 14:7-14
When you give a feast, invite the poor, the maimed, the lame, the blind. And you will be blessed. —Luke 14:13-14
Bible in a Year: Exodus 12-13; Matthew 16

Qumran was a first-century Jewish community that had isolated itself from outside influences to prepare for the arrival of the Messiah. They took great care in devotional life, ceremonial washings, and strict adherence to rules of conduct. Surviving documents show that they would not allow the lame, the blind, or the crippled into their communities. This was based on their conviction that anyone with a physical “blemish” was ceremonially unclean. During their table fellowship, disabled people were never on their guest lists.

Ironically, at that same time the Messiah of Israel was at work in the cities and villages of Judea and Galilee. Jesus proclaimed His Father’s kingdom, brought teaching and comfort, and worked mighty miracles. Strikingly, He proclaimed: “When you give a feast, invite the poor, the maimed, the lame, the blind. And you will be blessed” (Luke 14:13-14).

The contrast between Jesus’ words and the guest list of the Qumran “spiritual elite” is instructive to us. Often we like to fellowship with people who look, think, and act like us. But our Lord exhorts us to be like Him and open our doors to everyone.

The gospel must be shared with all,
Not just with those like you and me;
For God embraces everyone
Who turns to Him to set them free. —Sper
The inclusive gospel cannot be shared by an exclusive people. —George Sweeting
January 25, 2013, 12:58:24 PM
Reply #49
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 20198
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://odb.org/2013/
http://rbcindonesia.org/odb/2013-01-25

Quote
Jumat, Januari 25 2013

Daftar Tamu
Baca: Lukas 14:7-14

Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta. Dan engkau akan berbahagia. —Lukas 14:13-14
Bacaan Untuk Setahun:

Keluaran 12-13; Matius 16

Qumran merupakan suatu komunitas orang Yahudi pada abad pertama yang mengasingkan diri mereka dari pengaruh luar dengan maksud untuk menyiapkan diri bagi kedatangan Mesias. Mereka begitu teliti dalam menerapkan kehidupan ibadah, tata cara penyucian, dan ketaatan yang ketat pada norma-norma yang berlaku. Catatan peninggalan mereka menunjukkan bahwa mereka tidak mengizinkan orang cacat, buta, dan lumpuh untuk tinggal dalam komunitas mereka. Hal ini didasarkan pada keyakinan mereka bahwa orang yang memiliki cacat fisik itu najis. Orang-orang cacat tidak pernah diundang ke acara perjamuan makan mereka.

Ironisnya, pada saat yang sama Mesias bangsa Israel sedang melayani di banyak kota dan desa dari wilayah Yudea dan Galilea. Yesus memberitakan kerajaan Bapa-Nya, menyampaikan ajaran dan penghiburan, serta melakukan berbagai mukjizat yang dahsyat. Dengan terang-terangan, Yesus menyatakan: “Apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta. Dan engkau akan berbahagia” (Luk. 14:13-14).

Perbedaan mendasar antara perkataan Yesus dengan daftar tamu dari “kaum elit rohani” di komunitas Qumran ini mengajarkan kita sesuatu. Sering kali kita lebih suka bersekutu dengan orang-orang yang berpenampilan, berpikir, dan bertindak seperti kita. Namun Tuhan mendesak kita untuk menjadi seperti Dia dan membuka pintu rumah kita bagi siapa saja. —HDF

Injil harus diberitakan kepada semua orang,
Bukan saja kepada yang mirip Anda dan saya;
Karena Allah menerima semua orang
Yang datang kepada-Nya untuk dimerdekakan. —Sper
Injil yang terbuka bagi siapa saja tidak dapat diberitakan kepada kalangan tertentu saja. —George Sweeting
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)