Author Topic: Renungan Harian®  (Read 118582 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 11, 2020, 06:30:54 AM
Reply #2390
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24726
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://www.renunganharian.net/2020/127-februari.html



Unduh Daftar Bacaan Alkitab Setahun
Aturan Pengutipan
»» Setiap materi di situs ini TIDAK DIPERKENANKAN untuk dikutip tanpa seijin YAYASAN GLORIA ««



Follow @RH_net

RELA BERKORBAN
1
2
3
4
5
Rating 4.27 (15 Votes)

    Diterbitkan hari Selasa, 11 Februari 2020 00:00
    Ditulis oleh Endang B. Lestari   
    Dibaca: 1754 kali

AddThis Social Bookmark Button

Baca: 2 Samuel 23:13-17

Lalu ketiga pahlawan itu menerobos perkemahan orang Filistin, mereka menimba air dari perigi Betlehem yang ada dekat pintu gerbang, mengangkatnya dan membawanya kepada Daud. ( 2 Samuel 23:16a)


Bacaan Alkitab Setahun:
Imamat 26-27



Di balik kisah sukses Daud ada banyak campur tangan orang yang dipakai Tuhan guna mendukungnya. Salah satunya adalah triwira, pahlawan yang tergolong dalam pasukan elit yang sangat disegani. Meski Alkitab tidak mengupas kehidupan pribadi mereka secara terperinci—bahkan namanya pun tidak disebutkan—namun kisah kepahlawanan mereka begitu hebat dan heroik. Bahkan pengorbanannya membuat Daud sangat terkesan. Hal itu terjadi saat Daud kehausan. Mereka bertiga rela mengorbankan diri bertaruh nyawa menerobos masuk ke kawasan musuh di Betlehem hanya untuk mengambil air yang diinginkan Daud.

Sepintas tindakan triwira ini tampak berlebihan. Mau-maunya mereka berjuang bertaruh nyawa hanya demi mendapatkan air! Tetapi rasa tanggung jawab dan kasih mereka kepada sang pemimpin membuat mereka rela berkorban. Mereka rela melakukannya meskipun tidak ada iming-iming imbalan baik yang berupa kenaikan jabatan, atau upah yang menggiurkan. Mereka bahkan tidak memikirkan nasibnya sendiri seandainya sesuatu yang buruk terjadi dan mereka mati konyol.

Seberapa besar kerelaan hati yang kita miliki dalam berkorban demi menyatakan tanggung jawab dan kasih? Baik terhadap Tuhan, keluarga, gereja, bahkan juga di tempat kerja. Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak rela berkorban dalam menyatakan kasih karena Allah sudah lebih dulu berkorban habis-habisan demi menyatakan kasih-Nya bagi kita. Di tengah situasi zaman yang semakin mengedepankan eksistensi dan keuntungan diri, masihkah kasih yang tulus kita miliki?

—EBL/www.renunganharian.net


BUKAN DEMI PUJIAN, SANJUNGAN DAN KEUNTUNGAN, BERKORBAN
UNTUK MENYATAKAN KASIH ADALAH KETELADANAN DARI TUHAN

Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria




February 12, 2020, 07:00:22 AM
Reply #2391
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24726
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.renunganharian.net/2020/127-februari.html



Unduh Daftar Bacaan Alkitab Setahun
Aturan Pengutipan
»» Setiap materi di situs ini TIDAK DIPERKENANKAN untuk dikutip tanpa seijin YAYASAN GLORIA ««



Follow @RH_net

MENGUMPULKAN KREDIT
1
2
3
4
5
Rating 4.69 (13 Votes)

    Diterbitkan hari Rabu, 12 Februari 2020 00:00
    Ditulis oleh Pipi Agus Dhali   
    Dibaca: 2098 kali

AddThis Social Bookmark Button

Baca: Filipi 3:7-14

Karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus. (Filipi 3:8b)


Bacaan Alkitab Setahun:
Bilangan 1-2



Thanos adalah tokoh antagonis dalam film Avengers: Infinity War. Ambisinya ialah mengumpulkan semua batu-batuan sakti yang tersebar di beberapa tokoh di seluruh penjuru bumi. Karuan saja penonton dibikin cemas tatkala ia berhasil mengumpulkannya satu demi satu guna melengkapi mata cincin di tangannya—tentu saja dengan cara menaklukkan pemiliknya. Karena, dengan bertambahnya batu-batuan terkumpul padanya, makin perkasalah ia!

Pada dasarnya, sebagai manusia berdosa, kita ingin mengandalkan kekuatan sendiri—dalam segala perkara. Termasuk perkara kerohanian. Itu sebabnya kita tak ingin tampak lemah. Caranya dengan mengumpulkan apa saja demi membangun istana kredensial kita. Mengumpulkan angka-angka kredit bagi tabungan jasa prestasi kita. Lalu menghitungnya sebagai modal kekuatan—seperti yang dilakukan Paulus dulu. Namun, sekarang semua itu ia anggap “sampah”—tak ada nilai kreditnya sama sekali (ay. 7-8). Mengapa? Sebab kebaikan Allah datang melalui Kristus, dicurahkan sebagai hujan anugerah. Dialami oleh siapa yang percaya dan mengandalkan Yesus dan karya penebusan-Nya—bukan dirinya sendiri (ay. 9-11).

Dalam hal kerohanian, yang paling berbahaya ialah kecongkakan rohani. Yaitu saat kita mulai mengumpulkan dan menghitung jumlah jasa, kesalehan, kesetiaan dan pelayanan kita sebagai kredit yang memberi keuntungan. Bahkan sebagai nilai lebih dibandingkan orang lain. Seolah-olah Tuhan begitu terpikat dibuatnya. Jika memang demikian, masih adakah dan perlukah Kristus dalam hidup kita?

—PAD/www.renunganharian.net


ALLAH TIDAK PERNAH TERPESONA OLEH APA YANG KITA LAKUKAN,
SEBAB APA YANG KRISTUS LAKUKAN BAGI KITA LEBIH DARI SEGALANYA

Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria



February 15, 2020, 06:24:34 AM
Reply #2392
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24726
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.renunganharian.net/2020/127-februari.html



Unduh Daftar Bacaan Alkitab Setahun
Aturan Pengutipan
»» Setiap materi di situs ini TIDAK DIPERKENANKAN untuk dikutip tanpa seijin YAYASAN GLORIA ««



Follow @RH_net

HIDUP DALAM TERANG
1
2
3
4
5
Rating 4.40 (5 Votes)

    Diterbitkan hari Sabtu, 15 Februari 2020 00:00
    Ditulis oleh Samuel Prayogo   
    Dibaca: 1039 kali

AddThis Social Bookmark Button

Baca: 1 Yohanes 2:10-11

Siapa yang mengasihi saudara seimannya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan. (1 Yohanes 2:10)


Bacaan Alkitab Setahun:
Bilangan 7



Dalam keadaan gelap, sering kali kita sulit sekali untuk dapat melihat sesuatu dengan jelas. Untuk melihat saja begitu sulit apalagi untuk melangkah, pasti semakin sulit. Jika tetap dipaksakan untuk melangkah, yang terjadi justru kita akan tersesat ataupun tersandung dan pada akhirnya membuat kita terjatuh. Berbeda ketika kita berada dalam keadaan terang, semua akan terlihat dengan jelas. Kita dapat menentukan langkah kita dengan tepat tanpa harus tersesat.

Dengan mengasihi saudara, kita tetap berada dalam terang. Hal itu menjadi bukti bahwa orang yang tinggal dalam terang dapat diwujudnyatakan dengan mengasihi saudaranya. Meskipun panggilan sebagai orang percaya adalah hidup dalam terang yang diwujudkan melalui sikap mengasihi saudara, kita justru sering jatuh dalam sikap yang berlainan. Kebencian, kekecewaan, iri hati sering kali menjadi penyebab orang percaya tersesat dari terang. Oleh karena itu, Rasul Yohanes mengingatkan kepada kita bahwa ketika kita mampu untuk mengasihi saudara, kita telah berjalan dalam jalur yang tepat.

Meskipun dunia ini penuh dengan ujaran kebencian, pertikaian, keserakahan, dan persoalan, tetaplah berjalan dalam jalur terang. Jalur terang itu adalah sikap kasih yang diwujudnyatakan melalui kepedulian terhadap sesama. Tuhan memampukan kita. Amin.

—SP/www.renunganharian.net


BERJALANLAH DALAM TERANG, SUPAYA KITA TIDAK TERSESAT

Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria



February 16, 2020, 01:27:24 PM
Reply #2393
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24726
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.renunganharian.net/2020/127-februari.html



Unduh Daftar Bacaan Alkitab Setahun
Aturan Pengutipan
»» Setiap materi di situs ini TIDAK DIPERKENANKAN untuk dikutip tanpa seijin YAYASAN GLORIA ««



Follow @RH_net

SAHABAT SEUMUR HIDUP
1
2
3
4
5
Rating 4.79 (14 Votes)

    Diterbitkan hari Minggu, 16 Februari 2020 00:00
    Ditulis oleh Pipi Agus Dhali   
    Dibaca: 2203 kali

AddThis Social Bookmark Button

Baca: 1 Samuel 20:12-23

“Tentang hal yang kita janjikan itu, antara aku dan engkau, sesungguhnya, TUHAN ada di antara aku dan engkau sampai selamanya.” (1 Samuel 20:23)


Bacaan Alkitab Setahun:
Bilangan 8-9



John Adams dan Thomas Jefferson sama-sama bapa bangsa, perumus deklarasi kemerdekaan, dan mantan presiden Amerika Serikat. Kendati persahabatan mereka mengalami pasang surut akibat perbedaan temperamen dan pandangan politik, namun langgeng. Mereka bersahabat sampai ajal menjemput keduanya di hari yang sama (hanya terpaut jam), tepat pada tanggal 4 Juli 1826 ketika negerinya sedang merayakan Ulang Tahun Kemerdekaan ke-50.

Akibat ketidaktaatan kepada Tuhan, kekuasaan Saul mulai tenggelam seiring dengan pamor Daud yang justru kian menanjak. Namun, sekaligus itu membawanya dalam kesukaran sebab Saul berikhtiar membunuhnya! Di masa sukar itu Yonatan hadir sebagai sahabat setia. Segala kepentingan politik seperti pewarisan takhta, persaingan, iri hati, dan ketakutan tak memperoleh tempat dalam persahabatan mereka. Sebab persahabatan itu dibangun bukan di atas kepentingan sesaat, melainkan kasih dan kesadaran bahwa Tuhan menjadi perekat hubungan karib itu— sampai selamanya.

Kini sebutan sahabat cenderung mudah dan murah. Pertemanan bisa tercipta hanya melalui dunia maya. Sementara nilai persahabatan merosot tajam. Manusia saling menipu, memanfaatkan, dan mengkhianati temannya. Persahabatan yang murni dan langgeng dibangun dari kasih, bebas dari lekak-lekuk kepentingan dan kekuasaan (politik) serta teruji kala kesukaran tiba. Seorang sahabat sejatikah kita?

—PAD/www.renunganharian.net


KESUKARAN HIDUP MENGUJI PERSAHABATAN YANG MURNI

Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria



February 17, 2020, 03:41:27 PM
Reply #2394
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24726
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.renunganharian.net/2020/127-februari.html



Unduh Daftar Bacaan Alkitab Setahun
Aturan Pengutipan
»» Setiap materi di situs ini TIDAK DIPERKENANKAN untuk dikutip tanpa seijin YAYASAN GLORIA ««



Follow @RH_net

PERAWAT PRIBADI
1
2
3
4
5
Rating 4.71 (28 Votes)

    Diterbitkan hari Senin, 17 Februari 2020 00:00
    Ditulis oleh Richard Tri Gunadi   
    Dibaca: 4737 kali

AddThis Social Bookmark Button

Baca: 1 Yohanes 4:7-21

Saudara-saudaraku yang terkasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. (1 Yohanes 4:7)


Bacaan Alkitab Setahun:
Bilangan 10-11



Kemana-mana berdua, itulah kesan yang kami lihat dari Om Hari dan istrinya. Belakangan saat istrinya sakit kanker, Om Hari makin setia menemaninya berobat, menyiapkan segala kebutuhannya, dan menungguinya di rumah sakit. Bisa dikatakan beliau menjadi perawat pribadi. Di tengah maraknya orang-orang yang bosan atau malas melayani pasangannya, saya dan istri menyaksikan kisah inspiratif dari hidup Om Hari dan istrinya.

Kalau saat ini kita merasa bosan, jengkel, atau enggan melayani pasangan dengan berbagai dalih, ingatlah bahwa kita berasal dari Allah. Allah adalah kasih, dan salah satu contoh praktik mengasihi adalah kasih suami istri. Jadi kalau kita mengaku takut Allah dan mengasihi Allah, kita seharusnya tidak keberatan mengasihi orang-orang yang dapat kita lihat, dapat kita jumpai, dan dapat kita pegang fisiknya. Kalau kita tidak mau mengasihi orang yang kita pilih untuk mendampingi hidup kita sampai mati, sebetulnya kita sedang tidak mengasihi Allah. Sebab, orang yang mengenal Allah pasti mau mengasihi dengan sepenuh hati, mau menerima apa pun kondisi pasangan, mau berkorban bagi pasangan. Kita mau mengasihi karena Allah sudah lebih dulu mengasihi kita (ay. 19).

Kasih yang sejati tidak mengenal usia. Berapa pun usia pernikahan kita saat ini, mari selalu mengasihi pasangan dan kasih kita kepada pasangan hendaknya makin bertambah dan makin hangat, bukannya makin berkurang dan menjadi dingin. Jadilah saksi Kristus, dengan kita mengasihi, dimulai dari yang terdekat yaitu pasangan dan anak kita.

—RTG/www.renunganharian.net


MENGASIHI PASANGAN DENGAN SEGENAP HATI
ADALAH SALAH SATU BUKTI KITA MENGASIHI ALLAH

Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria



February 18, 2020, 12:04:15 PM
Reply #2395
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 24726
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://www.renunganharian.net/2020/127-februari.html

 PERCERAIAN
1
2
3
4
5
Rating 4.49 (35 Votes)

    Diterbitkan hari Selasa, 18 Februari 2020 00:00
    Ditulis oleh Go Hok Jin   
    Dibaca: 3616 kali

AddThis Social Bookmark Button

Baca: Maleakhi 2:13-16

Sebab Aku membenci perceraian, Firman Tuhan, Allah Israel—juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, Firman Tuhan semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat! (Maleakhi 2:16)


Bacaan Alkitab Setahun:
Bilangan 12-13



Dengan nada gusar, suatu kali istri saya bercerita tentang seorang wanita yang dikenalnya berencana bercerai dengan suaminya. “Kenapa ya kok sepertinya semakin banyak orang Kristen yang bercerai?” ujarnya dengan muka sedih. Kegalauannya cukup berdasar, karena laporan rencana perceraian itu bukanlah yang pertama kalinya ia terima. Seorang sahabatnya juga pernah menyatakan keinginannya hendak bercerai karena tak tahan dengan pergumulan dan masalah yang dialami dalam rumah tangganya. “Mungkin hal itu terjadi dipicu karena suara gereja juga tidak sepakat mengenai perceraian,” ujar saya singkat.

Mengenai perceraian, kebenaran firman-Nya dengan jelas berkata: “Allah membenci perceraian!” Allah tidak membenci orang yang bercerai, tetapi keputusan untuk bercerailah yang tidak Ia sukai. Jika kita cermati nas renungan hari ini, ada yang menarik. Bukankah tindakan kekerasan dalam rumah tangga, kegagalan menjaga diri (baca: kepercayaan), dan pengkhianatan terhadap komitmen janji pernikahan adalah tiga perkara yang sering kali menjadi penyebab adanya perceraian? Atau dengan kata lain, ketika pasangan saling mengasihi, dapat menjaga kepercayaan pasangan, dan berteguh hati menjaga komitmen sampai maut memisahkan, niscaya perceraian takkan pernah menyentuh pernikahan Kristen!

Jadi, bagi kita yang sedang mengarungi bahtera rumah tangga bersama pasangan, kiranya nas renungan hari ini menjadi pengingat sekaligus pendorong untuk menjaga pernikahan kita, supaya dunia ini melihat ada yang berbeda dalam pernikahan Kristen!

—GHJ/www.renunganharian.net


DALAM PERNIKAHAN, KOMITMEN PASANGAN DIKUATKAN
OLEH KASIH ALLAH DAN KEHADIRAN YESUS

Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan kami.
Rek. Renungan Harian BCA No. 456 500 8880 a.n. Yayasan Gloria



 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)