Author Topic: Arus Hayat  (Read 83391 times)

0 Members and 3 Guests are viewing this topic.

October 20, 2018, 06:57:46 AM
Reply #1620
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/10/

20 October 2018
Markus - Minggu 19 Sabtu

Pembacaan Alkitab: Mrk. 12:18-44
Doa baca: “Daud sendiri menyebut Dia ‘Tuan’, bagaimana mungkin Ia anaknya pula? Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan senang hati.” (Mrk. 12:37)


Pertanyaan Mengenai Kristus


Selama hari-hari itu di Yerusalem, pusat agama Yahudi, Hamba-Penyelamat telah dikepung oleh imam-imam kepala, tua-tua, ahli Taurat, orangorang Farisi, orang-orang Herodian dan orangorang Saduki, yang berusaha keras untuk menjerat Dia dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang licik. Pertama, imam-imam kepala, ahli Taurat, dan tua-tua, mewakili kuasa agama Yahudi dan orang Yahudi, menanyai Dia mengenai kekuasaan-Nya (11:27-33). Ini adalah suatu pertanyaan mengenai konsepsi agamawi mereka. Kedua, orang-orang Farisi yang fundamental dan orang-orang Herodian yang politis menanyai Dia sesuatu yang berkaitan dengan politik (12:13-17). Ketiga, orang-orang Saduki yang modernis menanyai Dia mengenai kepercayaan yang fundamental, khususnya mengenai kepercayaan terhadap kebangkitan. Keempat, ahli Taurat, seorang pengacara, menanyai Dia tentang penafsiran Alkitab. Setelah menjawab semua pertanyaan mereka dengan hikmat, Dia mengajukan pertanyaan kepada mereka. Ini adalah pertanyaan dari segala pertanyaan. Pertanyan-Nya adalah mengenai Kristus, pusat dari semua hal yang ilahi dan rohani. Setelah bertanya mengapa ahli Taurat mengatakan bahwa Kristus adalah Anak Daud, Tuhan Yesus melanjutkan, “Daud sendiri menyebut Dia ‘Tuan’, bagaimana mungkin Ia anaknya pula? Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan senang hati.” (ayat 37). Jawaban terhadap pertanyaan Tuhan adalah bahwa sebagai Allah, dalam keilahian-Nya, Kristus adalah Tuan Daud, dan sebagai seorang manusia, dalam keinsanianNya, Dia adalah anak Daud. Orang Farisi dan ahli Taurat hanya memiliki sebagian dari pengetahuan alkitabiah tentang persona Kristus, bahwa Dia adalah Anak Daud menurut keinsanian-Nya. Mereka tidak memiliki bagian lain tentang keilahian Kristus sebagai Anak Allah.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 37



October 21, 2018, 12:07:01 PM
Reply #1621
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/10/

20 October 2018
Markus - Minggu 19 Sabtu

Pembacaan Alkitab: Mrk. 12:18-44
Doa baca: “Daud sendiri menyebut Dia ‘Tuan’, bagaimana mungkin Ia anaknya pula? Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan senang hati.” (Mrk. 12:37)


Pertanyaan Mengenai Kristus


Selama hari-hari itu di Yerusalem, pusat agama Yahudi, Hamba-Penyelamat telah dikepung oleh imam-imam kepala, tua-tua, ahli Taurat, orangorang Farisi, orang-orang Herodian dan orangorang Saduki, yang berusaha keras untuk menjerat Dia dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang licik. Pertama, imam-imam kepala, ahli Taurat, dan tua-tua, mewakili kuasa agama Yahudi dan orang Yahudi, menanyai Dia mengenai kekuasaan-Nya (11:27-33). Ini adalah suatu pertanyaan mengenai konsepsi agamawi mereka. Kedua, orang-orang Farisi yang fundamental dan orang-orang Herodian yang politis menanyai Dia sesuatu yang berkaitan dengan politik (12:13-17). Ketiga, orang-orang Saduki yang modernis menanyai Dia mengenai kepercayaan yang fundamental, khususnya mengenai kepercayaan terhadap kebangkitan. Keempat, ahli Taurat, seorang pengacara, menanyai Dia tentang penafsiran Alkitab. Setelah menjawab semua pertanyaan mereka dengan hikmat, Dia mengajukan pertanyaan kepada mereka. Ini adalah pertanyaan dari segala pertanyaan. Pertanyan-Nya adalah mengenai Kristus, pusat dari semua hal yang ilahi dan rohani. Setelah bertanya mengapa ahli Taurat mengatakan bahwa Kristus adalah Anak Daud, Tuhan Yesus melanjutkan, “Daud sendiri menyebut Dia ‘Tuan’, bagaimana mungkin Ia anaknya pula? Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan senang hati.” (ayat 37). Jawaban terhadap pertanyaan Tuhan adalah bahwa sebagai Allah, dalam keilahian-Nya, Kristus adalah Tuan Daud, dan sebagai seorang manusia, dalam keinsanianNya, Dia adalah anak Daud. Orang Farisi dan ahli Taurat hanya memiliki sebagian dari pengetahuan alkitabiah tentang persona Kristus, bahwa Dia adalah Anak Daud menurut keinsanian-Nya. Mereka tidak memiliki bagian lain tentang keilahian Kristus sebagai Anak Allah.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 37



October 22, 2018, 05:33:34 AM
Reply #1622
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/10/

22 October 2018
Markus - Minggu 20 Senin

Pembacaan Alkitab: Mrk. 11:27–12:44
Doa baca: “Daud sendiri dengan pimpinan ROH KUDUS berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.” (Mrk. 12:36)


Tuhan Menaklukkan Para Penentang-Nya


Dalam Markus 11:27—12:34 Tuhan Yesus ditanyai empat macam pertanyaan. Pertanyaan- pertanyaan ini mewakili berbagai aspek dari kebudayaan manusia. Pertanyan pertama (Mrk. 11:27-33) berkaitan dengan agama. Pertanyaan yang kedua diajukan oleh orang Farisi dan orang Herodian (Mrk. 12:13-17), berkaitan dengan politik. Pertanyaan ketiga, yang ditanyakan oleh orang Saduki (Mrk. 12:18-27), berkaitan dengan kepercayaan. Pertanyaan keempat (Mrk. 12:28-34) ditanyakan oleh ahli Taurat, berkaitan dengan penafsiran Alkitab. Ahli Taurat menanyai Hamba- Penyelamat bagaimana Dia menafsirkan Alkitab mengenai perintah yang utama. Namun, setiap jenis pertanyaan ini mengabaikan Kristus, pengganti yang menyeluruh dan universal. Karena para penanya-Nya tidak memperhatikan Kristus, Tuhan sendiri menutupi kekurangan ketika Dia bertanya balik kepada mereka, mengatakan, “’Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan bahwa Mesias adalah anak Daud? Daud sendiri dengan pimpinan ROH KUDUS berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Daud sendiri menyebut Dia 'Tuan', bagaimana mungkin Ia anaknya pula?’ Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan senang hati” (Mrk. 12:35-37). Di sini Tuhan menunjukkan bahwa ahli Taurat mengenal Kristus hanya sebagai manusia. Mereka tidak menyadari bahwa Kristus, Mesias, juga adalah Tuhan Allah sendiri dan karena itu, Ia adalah Manusia-Allah.

Sampai Markus 12:37 Hamba-Penyelamat telah meraih kemenangan yang penuh. Dia tidak hanya menerima pengakuan dari orang; Dia juga menaklukkan para penentang-Nya, semua ditaklukkan. Yesus dari Nazaret dinyatakan sebagai persona yang luar biasa.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 38



October 23, 2018, 06:45:52 AM
Reply #1623
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/10/

23 October 2018
Markus - Minggu 20 Selasa

Pembacaan Alkitab: Mrk. 11:27–12:44
Doa baca: “Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya semua yang dimilikinya, yaitu seluruh nafkahnya.” (Mrk. 12:44)


Kesetiaan dan Ketulusan Janda Miskin


Segera setelah Tuhan menaklukkan semua penentang dan telah berbicara kepada mereka tentang Kristus, Dia memberi tahu mereka suatu peringatan tentang menghadapi ahli-ahli Taurat. Dalam Markus 12:38-40 mengatakan, “Dalam pengajaran-Nya Yesus berkata, 'Hati-hatilah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar, yang suka duduk di tempat terbaik di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan, yang menelan rumah janda-janda dan mereka mengelabui mata orang dengan mengucapkan doa yang panjang- panjang. Mereka ini pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.'” Di mana-mana Tuhan telah memberi tahu para murid-Nya untuk waspada terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes (Mrk. 8:15). Ragi orang Farisi adalah kemunafikan mereka (Luk. 12:1), dan ragi Herodes adalah kebobrokan dan ketidakadilannya dalam politik. Pada ahli Taurat ada perkara pengetahuan yang sia-sia akan Alkitab. Ahli Taurat mengajarkan teologi atau doktrin dengan cara yang sia-sia. Kita perlu dapat membedakan apakah Kristus adalah pusat, realitas, dan esens dari suatu berita.

Setelah Tuhan Yesus memberikan peringatan tentang menghadapi ahli-ahli Taurat, Dia memuji kesetiaan seorang janda miskin (Mrk. 12:41-44). Hamba penyelamat adalah Allah yang hidup dalam keinsanian-Nya. Dia menaruh perhatian terhadap bagaimana umat Allah menyatakan kesetiaan dan ketulusan mereka dalam hal mempersembahkan kurban kepada-Nya. Di bawah pengamatan seperti ini, Dia memuji kesetiaan dan ketulusan janda miskin terhadap Allah. Pengamatan Hamba-Penyelamat lebih merasuk daripada pengamatan manusia. Mereka yang memberi dari kelimpahan mereka tidak menjamah hati Tuhan. Namun, Tuhan terjamah oleh janda miskin yang memasukkan dua uang tembaga. Dia mengaguminya karena memberikan dengan cara yang sedemikian ini.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 38



October 24, 2018, 05:55:02 AM
Reply #1624
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/10/

24 October 2018
Markus - Minggu 20 Rabu

Pembacaan Alkitab: Mrk. 11:27-12:44
Doa baca: “Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya semua yang dimilikinya, yaitu seluruh nafkahnya.” (Mrk. 12:44)


Perbandingan Realitas dan Kesia-siaan


Sangatlah berarti bahwa setelah Tuhan menaklukkan semua penentang-Nya, Dia memberikan peringatan tentang menghadapi ahli- ahli Taurat dan memuji janda miskin yang setia. Pertama, Ia memperingatkan murid-murid-Nya agar waspada terhadap pengajaran yang sia-sia, yang kosong dari ahli-ahli Taurat. Kemudian Ia mendorong mereka untuk mengapresiasi realitas batiniah seorang janda. Dia ingin mereka melihat ke dalam situasi di antara umat Allah, bukan hanya melihat yang luaran menurut cara manusia, tetapi yang batiniah menurut realitas batiniah manusia. Ahli Taurat adalah sekelompok orang dari umat Allah yang membicarakan kesia-siaan, tetapi janda miskin dalam Markus 12:44 melambangkan kaum beriman yang memiliki realitas batiniah. Kita mungkin miskin dalam segala hal, tetapi di dalam kita dapat memiliki realitas dari Tuhan yang kepada- Nya kita berseru, realitas terhadap Allah yang kita layani. Kita mungkin tidak memiliki kefasihan atau pengetahuan yang cukup, dan kita tidak mengejar hal-hal itu. Tetapi kita memiliki satu hal—realitas batiniah.

Tidak ada yang menyingkapkan realitas batiniah kaum beriman lebih jelas daripada perkara uang. Uang menyingkapkan realitas batiniah kaum beriman karena dalam hidup manusia tidak ada yang lebih nyata daripada uang atau harta benda. Uang atau harta benda Anda menguji apakah Anda memiliki realitas terhadap Allah. Kita perlu memperhatikan apakah kita akan menjadi ahli Taurat atau janda. Anda mau menjadi ahli Taurat yang kosong atau janda yang penuh dengan realitas?

Semoga kita semua waspada terhadap kesia- siaan, terutama kesia-siaan dalam pembicaraan, kefasihan, pengetahuan, doktrin, dan pengajaran. Pada saat yang sama, kita semua seharusnya belajar mengapresiasi, memustikakan apa yang riil dalam pandangan Tuhan.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 38



October 25, 2018, 06:46:44 AM
Reply #1625
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/10/

25 October 2018
Markus - Minggu 20 Kamis

Pembacaan Alkitab: Mrk. 13:1-37; 1 Kor. 11:20
Doa baca: “Apabila kamu berkumpul, kamu bukanlah berkumpul untuk makan perjamuan Tuhan.” (1 Kor. 11:20)


Mempersiapkan Murid-murid-Nya


Markus 13:1-37 biasanya dianggap sebagai pasal nubuat. Namun, pasal ini bukan hanya nubuat, tetapi juga bagian dari persiapan Hamba-Penyelamat bagi pelayanan penebusan-Nya. Dalam Markus 13:1- 14:42 Tuhan Yesus mempersiapkan murid-murid- Nya untuk kematian-Nya. Kita telah nampak bahwa dalam Markus 11:1—12:44 persiapan Hamba- Penyelamat bagi pekerjaan penebusan-Nya mencakup tiga hal: masuk ke Yerusalem dan menginap di Betania, mengutuk pohon ara dan menyucikan Bait, serta diuji dan diperiksa.

Pekerjaan persiapan ini melibatkan para pengikut Tuhan dan para penentang-Nya. Jika kita memperhatikan pasal 11 dan 12 dengan teliti, kita akan nampak bahwa meskipun para penentang telah ditaklukkan oleh Tuhan, tetapi hal ini juga telah mempercepat usaha mereka untuk membunuh Dia. Tuhan telah mempersiapkan para penentang-Nya untuk membunuh Dia pada waktu yang ditentukan, pada hari Paskah. Berkaitan dengan para penentang dan lingkungan, segala sesuatu telah disiapkan. Orang-orang yang telah didapatkan oleh Tuhan, dan situasi telah ditaklukkan oleh Tuhan. Mereka yang memeriksa dan menguji Dia tidak dapat menemukan kesalahan apa pun pada diri-Nya. Mereka tidak memiliki dasar yang sah untuk melakukan sesuatu terhadap Dia. Walaupun demikian, mereka telah disiapkan oleh pertentangan Tuhan dengan mereka untuk melakukan apa saja yang perlu untuk membunuh Dia. Kematian-Nya adalah satu peristiwa yang tidak diharapkan, yang mengejutkan, dan mengecewakan mereka. Karena itu, Ia memberi tahu mereka hal-hal yang akan datang, menikmati kasih mereka yang diekspresikan dalam sebuah perjamuan dan diurapi dengan minyak narwastu murni yang mahal, mengadakan perjamuan malam-Nya, supaya mereka ingat akan Dia, dan memperingatkan mereka bahwa mereka akan tersandung, serta berpesan kepada mereka untuk berjaga-jaga dan berdoa.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 39



October 26, 2018, 06:51:38 AM
Reply #1626
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/10/

26 October 2018
Markus - Minggu 20 Jumat

Pembacaan Alkitab: Mrk. 13:1-37
Doa baca: “Lalu Yesus berkata kepadanya: 'Kaulihat gedung-gedung yang hebat ini? Tidak satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain, semuanya akan diruntuhkan.'” (Mrk. 13:2)


Keluar dari Bait


Markus 13:1 mengatakan, “Ketika Yesus keluar dari Bait Allah, seorang murid-Nya berkata kepada-Nya, 'Guru, lihatlah betapa besarnya batu- batu itu dan betapa megahnya gedung-gedung itu!” Fakta bahwa Tuhan keluar dari Bait Suci menunjukkan bahwa Dia telah meninggalkan Bait Suci. Ini menggenapi firman-Nya dalam Matius 23:38 mengenai Dia akan meninggalkan Bait Suci sebagai rumah yang gersang bagi orang-orang Yahudi yang menolak. Ini sebanding dengan kemuliaan Allah meninggalkan Bait Suci pada zaman dulu (Yeh. 10:18). Ketika salah seorang murid-Nya berbicara kepada-Nya tentang batu-batu dan gedung yang hebat itu, Tuhan Yesus berkata kepadanya, “Kau lihat gedung-gedung yang hebat ini? Tidak satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain, semuanya akan diruntuhkan” (Mrk. 13:2). Ini digenapi pada tahun 70 M, ketika Titus dengan pasukan Romawi menghancurkan Yerusalem. Tuhan Yesus telah berusaha mengesankan para pengikut-Nya dengan fakta bahwa pada butir ini Dia tidak ada hubungan lagi dengan bangsa Yahudi atau dengan Bait. Dia mengutuk pohon ara, lambang bangsa Yahudi, dan Dia menyucikan Bait. Tindakan ini menunjukkan bahwa Dia, sebagai Allah, telah meninggalkan Israel dan Bait untuk saat itu. Bait bukan lagi rumah Allah; Bait adalah “rumahmu”, rumah dari mereka yang membuatnya menjadi sarang penyamun. Karena itu, rumah mereka ditinggalkan dan menjadi sunyi. Setelah Tuhan meninggalkan Bait, Dia tidak pernah kembali. Menurut pandangan Tuhan, Bait sudah rusak sepenuhnya.

Murid-murid Tuhan menyaksikan pengutukan pohon ara dan penyucian Bait, tetapi mereka tidak mengerti makna dari hal-hal ini. Itulah sebabnya mereka masih dapat mengagumi batu-batu dan bangunan yang indah. Hal ini membuat Tuhan Yesus perlu berbicara lebih lanjut kepada mereka.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 39



October 27, 2018, 05:52:19 AM
Reply #1627
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/10/

27 October 2018
Markus - Minggu 20 Sabtu

Pembacaan Alkitab: Mrk. 13:1-37
Doa baca: “Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan. Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat, dan akan ada kelaparan. Semua itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.” (Mrk. 13:8)


Sakit Bersalin


Dalam Markus 13:8, “bangsa” menyatakan umat, bangsa bukan Yahudi, dan “kerajaan” menyatakan suatu kekaisaran. Bangkitnya bangsa melawan bangsa, rakyat melawan rakyat, mengacu kepada perang saudara, sedangkan bangkitnya kerajaan melawan kerajaan mengacu kepada perang internasional. Selain itu, ada banyak kelaparan, yang sering merupakan akibat dari peperangan.

Ketika menyinggung tentang peperangan, gempa bumi, dan kelaparan, Tuhan Yesus berkata dalam ayat 8, “Semua itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.” Orang Yahudi, sebagai orang-orang pilihan Allah, akan menderita “sakit bersalin” untuk melahirkan sekelompok orang yang akan berbagian dalam kerajaan Mesias, bagian bumiah dari Kerajaan Seribu Tahun. Manusia yang diciptakan oleh Allah, manusia lama, gagal dan menjadi tidak berguna dalam memenuhi tujuan Allah. Karena itu, melalui kematian dan kebangkitan Kristus, Allah telah melahirkan manusia baru yang universal. Kelahiran atau persalinan manusia baru diawali dengan kebangkitan Tuhan, karena kita, umat yang dipanggil oleh Allah, semuanya bangkit bersama Kristus. Pada saat Tuhan dibangkitkan, persalinan manusia baru yang universal ini belum tuntas. Sesungguhnya, hal ini hanya merupakan permulaan kelahiran manusia baru. Kelahiran ini akan berlanjut sampai akhir kesusahan besar. Hari ini banyak orang masih menderita sakit bersalin. karena kelahiran manusia baru yang universal ini belum tuntas.

Manusia baru yang universal, yang diwahyukan dalam Efesus 2 dan 4, belum sepenuhnya dilahirkan. Sebaliknya, manusia baru ini masih dalam proses dilahirkan, dan proses kelahiran ini mencakup penderitaan.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 39


October 29, 2018, 06:23:32 AM
Reply #1628
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/10/

27 October 2018
Markus - Minggu 20 Sabtu

Pembacaan Alkitab: Mrk. 13:1-37
Doa baca: “Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan. Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat, dan akan ada kelaparan. Semua itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.” (Mrk. 13:8)


Sakit Bersalin


Dalam Markus 13:8, “bangsa” menyatakan umat, bangsa bukan Yahudi, dan “kerajaan” menyatakan suatu kekaisaran. Bangkitnya bangsa melawan bangsa, rakyat melawan rakyat, mengacu kepada perang saudara, sedangkan bangkitnya kerajaan melawan kerajaan mengacu kepada perang internasional. Selain itu, ada banyak kelaparan, yang sering merupakan akibat dari peperangan.

Ketika menyinggung tentang peperangan, gempa bumi, dan kelaparan, Tuhan Yesus berkata dalam ayat 8, “Semua itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.” Orang Yahudi, sebagai orang-orang pilihan Allah, akan menderita “sakit bersalin” untuk melahirkan sekelompok orang yang akan berbagian dalam kerajaan Mesias, bagian bumiah dari Kerajaan Seribu Tahun. Manusia yang diciptakan oleh Allah, manusia lama, gagal dan menjadi tidak berguna dalam memenuhi tujuan Allah. Karena itu, melalui kematian dan kebangkitan Kristus, Allah telah melahirkan manusia baru yang universal. Kelahiran atau persalinan manusia baru diawali dengan kebangkitan Tuhan, karena kita, umat yang dipanggil oleh Allah, semuanya bangkit bersama Kristus. Pada saat Tuhan dibangkitkan, persalinan manusia baru yang universal ini belum tuntas. Sesungguhnya, hal ini hanya merupakan permulaan kelahiran manusia baru. Kelahiran ini akan berlanjut sampai akhir kesusahan besar. Hari ini banyak orang masih menderita sakit bersalin. karena kelahiran manusia baru yang universal ini belum tuntas.

Manusia baru yang universal, yang diwahyukan dalam Efesus 2 dan 4, belum sepenuhnya dilahirkan. Sebaliknya, manusia baru ini masih dalam proses dilahirkan, dan proses kelahiran ini mencakup penderitaan.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 39



October 30, 2018, 05:47:49 AM
Reply #1629
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 23498
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/10/

30 October 2018
Markus - Minggu 21 Selasa

Pembacaan Alkitab: Mrk. 13:1-37
Doa baca: “Sekiranya Tuhan tidak mempersingkat waktunya, maka tidak seorang pun akan diselamatkan; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan yang telah dipilih-Nya, Tuhan mempersingkat waktunya.” (Mrk. 13:20)


Orang-orang Pilihan


Masa kesusahan besar akan dimulai dengan pendirian patung (berhala) Antikristus dalam Bait (Mrk. 13:14) dan akan berakhir dengan kedatangan Kristus secara terbuka. Dalam ayat 14 Tuhan berbicara tentang kekejian yang membinasakan berdiri di tempat yang tidak seharusnya. Menurut Matius 24:15, dia akan berdiri di tempat kudus, yaitu dalam Bait Allah (Mzm. 68:36; Yeh. 7:24; 21:2). “Kekejian” berarti suatu berhala (Ul. 29:17). Kata ini mengacu kepada patung Antikristus, yang akan didirikan sebagai suatu berhala dalam Bait Allah (Why. 13:14-15; 2 Tes. 2:4) pada permulaan kesusahan besar (Mat. 24:21). Kata Yunani yang diterjemahkan “kebinasaan” berarti mendatangkan kehancuran. Antikristus akan disebut pembinasa (Apolion, Why. 9:11); dia akan melakukan banyak penghancuran (Dan. 8:13, 23-25; 9:27). Yerusalem sudah dihancurkan lebih dari satu kali, dan akan dihancurkan lagi. Yerusalem dihancurkan pertama kali di bawah kekuasaan Nebukadnezar oleh tentara Babel. Kemudian, di abad ke-2 SM, setelah pembangunan kembali Bait, Bait dicemarkan oleh Antiokhus Epifanes. Pada masa Titus, tahun 70 M, terjadi penghancuran ketiga atas Yerusalem dan Bait, dan pada masa Antikristus, Yerusalem akan dihancurkan lagi. Titus adalah lambang Antikristus yang akan datang, yang dengan pasukannya akan menghancurkan Yerusalem sekali lagi. Perkataan Tuhan dalam Markus 13 mengacu kepada Antikristus dan juga menyiratkan penghancuran Yerusalem pada tahun 70 M oleh Titus. Dalam 13:19-20, “orang-orang pilihan” mengacu kepada orang Yahudi, umat pilihan Allah (Rm. 11:28). Kesusahan besar di bawah Antikristus begitu kejam sehingga tidak seorang pun akan mampu menahannya. Jika Allah tidak mempersingkatnya, tidak akan ada orang yang akan diselamatkan. Tetapi karena orang-orang pilihan, harinya akan dipersingkat.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 40








 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)