Author Topic: Arus Hayat  (Read 71176 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 31, 2018, 06:00:58 AM
Reply #1630
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19878
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/10/

31 October 2018
Markus - Minggu 21 Rabu

Pembacaan Alkitab: Mrk. 13:1-37
Doa baca: “Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.” (Mrk. 13:26)


Kedatangan Anak Manusia


Orang Yahudi menolak Yesus sebagai Mesias mereka dan mengharapkan Mesias yang masih belum datang. Tuhan mengatakan dalam 13:21-23 bahwa Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul. Antikristus akan menjadi Mesias palsu yang terakhir dan akan mengadakan tandatanda dan mukjizat-mukjizat palsu dengan kekuatan Iblis untuk menipu orang-orang yang binasa (2 Tes. 2:3-10). “Binatang lain” dalam Wahyu 13:11 akan menjadi nabi palsu yang terakhir (Why. 19:20) yang akan melakukan tanda-tanda yang dahsyat untuk menyesatkan orang yang tinggal di bumi (Why. 13:13-14).

Dalam Markus 13:26 Tuhan berkata, “Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.” Dalam kedatangan-Nya kali pertama, Kristus menyatakan kekuasaan-Nya dalam tindakan seperti mengusir setan dan menyembuhkan penyakit. Dalam kedatangan-Nya kali kedua, Dia akan melaksanakan kuasa-Nya untuk menjalankan penghakiman Allah, menghancurkan Antikristus dan pasukannya, mengikat Iblis dan kemudian mendirikan Kerajaan Allah di bumi. Setelah kesusahan besar, pada kedatangan-Nya kembali ke bumi, Tuhan akan mengumpulkan semua orang Yahudi yang terserak ke seluruh bagian bumi ke tanah suci. Akhirnya, dalam ayat 37, Dia berkata, “Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: Berjaga-jagalah!” Sudah pasti, perkataan Tuhan tentang berjaga-jaga lebih dari sekadar nubuat; hal itu juga suatu dorongan kepada semua orang beriman Hamba-Penyelamat.Banyak aspek dari nubuat Tuhan dalam Markus 13 telah digenapi. Kita perlu mempelajari nubuat Alkitab bukan hanya untuk memiliki pengetahuan tentang nubuat, tetapi terutama untuk memiliki suatu pandangan tentang apa yang sedang Tuhan kerjakan hari ini dan mengerti tujuan situasi dunia.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 40



November 01, 2018, 09:11:00 AM
Reply #1631
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19878
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/11/

01 November 2018
Markus - Minggu 21 Kamis

Pembacaan Alkitab: Mrk. 13:1-37
Doa baca: “Ketika Yesus keluar dari Bait Allah, seorang murid-Nya berkata kepada-Nya, 'Guru, lihatlah betapa besarnya batu-batu itu dan betapa megahnya gedung-gedung itu!'” (Mrk. 13:1)


Kristus sebagai Pengganti yang Universal


Markus 13 bukan hanya pasal mengenai nubuat, tetapi juga perkataan persiapan yang diberikan oleh Tuhan Yesus bagi para pengikut-Nya. Dalam Markus pasal 11, Tuhan Yesus menyucikan Bait (11:15-17). Dalam pengertian sesungguhnya, Tuhan menghukum Bait. Setelah menyucikan Bait, Tuhan Yesus berhadapan dengan para pemimpin Yudaisme, khususnya mereka yang peduli terhadap Bait. Setelah penanggulangan yang menyeluruh secara demikian terhadap Bait dan terhadap para pemimpin Yahudi, Tuhan pergi meninggalkan Bait. Markus 13:1 menunjukkan dengan jelas bahwa murid-murid Tuhan masih diduduki dengan konsepsi tradisional tentang Bait, yang adalah tanda atau simbol dari agama Yahudi. Bagi murid-murid yang masih memiliki pandangan sedemikian terhadap Bait berarti mereka sepenuhnya masih diduduki oleh agama mereka yang usang.

Ketika Tuhan Yesus berada di bumi, tujuan Allah dalam pengaturan-Nya adalah mengubah zaman dari hal-hal yang usang kepada Kristus. Allah menghendaki Kristus menggantikan hal-hal dari zaman terdahulu. Kristus sebagai pengganti yang universal kali pertama diwahyukan di Gunung Perubahan. Tuhan membawa tiga orang murid-Nya ke puncak gunung ini untuk menunjukkan kepada mereka bahwa Allah dalam pengaturan-Nya bermaksud mengganti segala sesuatu dengan Kristus. Segala sesuatu dan setiap orang harus digantikan dengan Kristus, Sang Almuhit.

Ketika Tuhan Yesus menyucikan Bait, Dia sedang bersiap untuk menggantikan hal-hal yang usang dengan diri-Nya sendiri. Dia sedang menyingkirkan, menghapuskan hal-hal dari zaman lama untuk mempersiapkan jalan bagi murid-murid- Nya guna mengambil Dia sebagai pengganti mereka. Dia sedang mempersiapkan mereka untuk dibawa ke dalam kematian dan kebangkitan-Nya sehingga Dia bisa menjadi pengganti mereka yang almuhit.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 41




November 02, 2018, 05:52:20 AM
Reply #1632
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19878
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/11/

02 November 2018
Markus - Minggu 21 Jumat

Pembacaan Alkitab: Mrk. 13:1-37; Kol. 3:10-11
Doa baca: “Dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbarui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Penciptanya; dalam hal ini tidak ada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.” (Kol. 3:10-11)


Menghasilkan Manusia Baru


Mengambil Kristus sebagai pengganti kita melalui kematian dan kebangkitan-Nya berarti dibawa keluar dari ciptaan lama dan masuk ke dalam ciptaan baru. Ciptaan baru Allah yang terutama adalah manusia baru. Menghasilkan ciptaan baru dari ciptaan lama mencakup proses kelahiran. Ungkapan “sakit bersalin” dalam Markus 13:8 mengacu kepada sakit yang tercakup dalam kelahiran manusia baru. Hari ini situasi dunia dengan sakit bersalinnya adalah bagi kelahiran manusia baru.

Manusia baru dihasilkan oleh pemberitaan Injil di tengah-tengah penganiayaan. Sejak kejatuhan manusia, ciptaan lama telah berada di bawah kekuasaan Iblis (Satan), musuh Allah. Sekarang Allah sedang bekerja untuk menghasilkan manusia baru dari ciptaan lama-Nya. Musuh, bagaimanapun, tidak akan membiarkan hal demikian terjadi dan dia menghasut segala sesuatu dan setiap perkara untuk menentang ekonomi Allah, menghalangi terlahirnya manusia baru. Setelah proses yang panjang dari kelahiran manusia baru, Tuhan Yesus akan datang kembali untuk menerima manusia baru pada saat keterangkatan kaum beriman. Dalam Markus pasal 13, Tuhan sedang membawa para pengikut-Nya yang akrab ke dalam pengenalan akan pengaturan Allah yang sedemikian.

Butir utama pengaturan Allah adalah menghasilkan manusia baru melalui kematian dan kebangkitan Kristus. Paulus mengatakan dalam Kolose 3:10-11 bahwa dalam manusia baru tidak ada perbedaan ras, tidak ada kebudayaan atau tingkatan sosial. Kristus akan menggantikan seluruh ciptaan lama, dan Dia akan menjadi keseluruhan ciptaan baru.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 41




November 03, 2018, 06:11:53 AM
Reply #1633
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19878
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/11/

03 November 2018
Markus - Minggu 21 Sabtu

Pembacaan Alkitab: Mrk. 13:1-37; 1 Kor. 6:17
Doa baca: “Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.” (1 Kor. 6:17)


Menikmati Kristus sebagai Pengganti Kita


Tuhan memberi tahu pengikut-Nya yang akrab bahwa seluruh situasi dunia adalah untuk menghasilkan manusia baru. Manusia baru ini dapat dihasilkan hanya melalui kematian Kristus yang almuhit dan kebangkitan-Nya yang ajaib. Kristus bukan hanya Juruselamat kita—Dia adalah hayat dan segala sesuatu kita. Dia juga adalah segala sesuatu dalam pengaturan Allah. Pengaturan Allah adalah untuk menghasilkan satu manusia baru, dan dalam manusia baru ini tidak ada yang lain, selain Kristus. Kristus adalah setiap orang, dan Kristus adalah segala sesuatu. Hari ini Kristus sebagai pengganti kita adalah Roh pemberi-hayat. Kaum beriman perlu masuk ke dalam kematian Kristus yang almuhit sehingga bisa berada dalam kebangkitan-Nya. Kemudian dalam kebangkitan-Nya kita akan berbagian dalam Dia dan menikmati Dia sebagai Roh pemberi-hayat menjadi pengganti kita. Roh ini sekarang berhuni di dalam roh kita. Sesungguhnya kita telah menjadi satu roh dengan Dia (1 Kor. 6:17). Ketika kita hidup dalam Roh dan bahkan memperhidupkan Roh ini, Dia akan membuat kematian, kebangkitan, dan kenaikan Kristus menjadi riil bagi kita sebagai kenikmatan kita yang lengkap dan penuh di dalam kita.

Kita memerlukan Injil Markus untuk membantu kita melihat bahwa Kristus menggantikan kita melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Kaum beriman masuk ke dalam kematian dan kebangkitan Kristus bukan secara luaran. Jika kita nampak visi kematian Kristus yang almuhit, kita akan menyadari bahwa ketika Dia disalikan, kita disalibkan bersama Dia dan di dalam Dia. Sama halnya, ketika Dia dibangkitkan, kita dibangkitkan dalam Dia. Kita juga berada di dalam kenaikan bersama Dia. Inilah cara manusia baru dilahirkan. Semoga kita semua melihat visi kelahiran manusia baru ini melalui berbagian dalam Kristus dan dalam kematian-Nya, kebangkitan- Nya, dan kenaikan-Nya.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 41



November 04, 2018, 12:29:05 PM
Reply #1634
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19878
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/11/

03 November 2018
Markus - Minggu 21 Sabtu

Pembacaan Alkitab: Mrk. 13:1-37; 1 Kor. 6:17
Doa baca: “Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.” (1 Kor. 6:17)


Menikmati Kristus sebagai Pengganti Kita


Tuhan memberi tahu pengikut-Nya yang akrab bahwa seluruh situasi dunia adalah untuk menghasilkan manusia baru. Manusia baru ini dapat dihasilkan hanya melalui kematian Kristus yang almuhit dan kebangkitan-Nya yang ajaib. Kristus bukan hanya Juruselamat kita—Dia adalah hayat dan segala sesuatu kita. Dia juga adalah segala sesuatu dalam pengaturan Allah. Pengaturan Allah adalah untuk menghasilkan satu manusia baru, dan dalam manusia baru ini tidak ada yang lain, selain Kristus. Kristus adalah setiap orang, dan Kristus adalah segala sesuatu. Hari ini Kristus sebagai pengganti kita adalah Roh pemberi-hayat. Kaum beriman perlu masuk ke dalam kematian Kristus yang almuhit sehingga bisa berada dalam kebangkitan-Nya. Kemudian dalam kebangkitan-Nya kita akan berbagian dalam Dia dan menikmati Dia sebagai Roh pemberi-hayat menjadi pengganti kita. Roh ini sekarang berhuni di dalam roh kita. Sesungguhnya kita telah menjadi satu roh dengan Dia (1 Kor. 6:17). Ketika kita hidup dalam Roh dan bahkan memperhidupkan Roh ini, Dia akan membuat kematian, kebangkitan, dan kenaikan Kristus menjadi riil bagi kita sebagai kenikmatan kita yang lengkap dan penuh di dalam kita.

Kita memerlukan Injil Markus untuk membantu kita melihat bahwa Kristus menggantikan kita melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Kaum beriman masuk ke dalam kematian dan kebangkitan Kristus bukan secara luaran. Jika kita nampak visi kematian Kristus yang almuhit, kita akan menyadari bahwa ketika Dia disalikan, kita disalibkan bersama Dia dan di dalam Dia. Sama halnya, ketika Dia dibangkitkan, kita dibangkitkan dalam Dia. Kita juga berada di dalam kenaikan bersama Dia. Inilah cara manusia baru dilahirkan. Semoga kita semua melihat visi kelahiran manusia baru ini melalui berbagian dalam Kristus dan dalam kematian-Nya, kebangkitan- Nya, dan kenaikan-Nya.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 41


November 05, 2018, 06:41:46 AM
Reply #1635
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19878
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/11/

05 November 2018
Markus - Minggu 22 Senin

Pembacaan Alkitab: Mrk. 14:1-11
Doa baca: “Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu botol pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher botol itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.” (Mrk. 14:3)


Rumah Simon Si Kusta


Rumah Simon si Kusta Dalam Markus 13, Kristus telah meninggalkan Bait. Saat pergi ke Bukit Zaitun dengan beberapa murid-Nya, Dia menubuatkan kepada mereka bahwa Bait yang mereka kagumi akan dihancurkan, dan Bait itu akan digantikan oleh Kristus sendiri. Namun, murid-murid masih diduduki oleh konsepsi agamawi mereka terhadap Bait. Menurut pengertian mereka, Allah berada di dalam Bait, karena Bait adalah rumah-Nya. Karena Kristus Yesus adalah Allah, ketika Dia meninggalkan Bait yang dihakimi, Allah juga meninggalkannya. Di luar Kristus, tidak mungkin orang menemukan Allah.

Setelah meninggalkan Bait, Tuhan datang ke rumah Simon, orang kusta yang telah ditahirkan di Betania. Orang kusta melambangkan orang dosa. Karena berterima kasih kepada Tuhan dan mengasihi Tuhan, dia mengadakan pesta di rumahnya bagi Tuhan dan murid-murid-Nya untuk menikmati penyertaan-Nya. Orang dosa yang beroleh selamat akan selalu melakukan hal ini. Rumah Allah hari ini ada pada orang kusta yang tahir. Sebagai kaum beriman dalam Kristus, kita semua adalah orang kusta yang tahir yang diwakili oleh Simon.

“Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu botol pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher botol itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus” (Mrk. 14:3). Selain Simon, di rumah itu juga terdapat perempuan yang mengasihi Tuhan yang mencurahkan minyak narwastu murni yang mahal harganya ke atas kepala Yesus. Rumah Allah, gereja, tersusun dari mereka yang mengasihi Dia, yaitu orang kusta yang telah ditahirkan dan mereka yang mengurapi Dia.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 42



November 06, 2018, 05:13:43 AM
Reply #1636
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19878
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/11/

06 November 2018
Markus - Minggu 22 Selasa

Pembacaan Alkitab: Mrk. 14:1-11
Doa baca: “Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku.” (Mrk. 14:8)


Merebut Kesempatan Mengurapi Tuhan untuk Penguburan-Nya


Rumah Simon di Betania adalah miniatur hidup gereja. Menurut miniatur ini, hidup gereja tersusun dari orang-orang kusta yang telah ditahirkan yang mengasihi Tuhan Yesus. Mereka yang mengasihi Dia, seperti Simon dan perempuan yang mengurapi Dia, mengambil Dia sebagai pengganti mereka yang sepenuhnya. Beberapa yang hadir di rumah itu menjadi gusar menganggap persembahan kasih perempuan itu kepada Tuhan sebagai suatu pemborosan (Mrk. 14:4-5). Bagi mereka yang mengasihi Dia sedemikian, Dia begitu menarik dan layak menerima persembahan mereka. Apa yang sudah mereka tuangkan atas diri-Nya bukanlah suatu pemborosan, melainkan suatu kesaksian yang harum dari kemanisan-Nya.

Perempuan dalam Markus 14:8 mengambil kesempatan untuk mengurapi penguburan-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa dia menerima wahyu tentang kematian Tuhan melalui perkataan Tuhan. Karena itu, dia memegang kesempatan untuk menuangkan miliknya yang terbaik ke atas diri Tuhan. Mengasihi Tuhan dengan semaksimal mungkin memerlukan wahyu mengenai Dia.

Dalam Markus 13:8 Yesus berbicara mengenai permulaan sakit bersalin yang adalah bagi kelahiran manusia baru yang bisa dilahirkan hanya melalui kematian dan kebangkitan Kristus. Melalui itulah, Dia menjadi segala sesuatu di dalam manusia baru. Ketika Tuhan berpesta di rumah Simon, orang kusta, seorang perempuan yang mengasihi-Nya mencurahkan miliknya yang terbaik ke atas diri-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan adalah segala sesuatu baginya. Tuhan berkata bahwa perempuan ini telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Perempuan itu mengetahui bahwa Orang yang dia kasihi akan segera dibunuh dan dia tidak akan memiliki kesempatan lain untuk mengurapi Dia. Karena itu dia merebut kesempatan untuk mencurahkan minyak urapan ke atas kepala-Nya.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 42



November 07, 2018, 05:31:27 AM
Reply #1637
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19878
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/11/

07 November 2018
Markus - Minggu 22 Rabu

Pembacaan Alkitab: Mrk. 14:1-11
Doa baca: “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia.” (Mrk. 14:9)


Digantikan oleh Sang Terkasih


Tidak diragukan lagi, perempuan yang telah mengurapi Yesus dalam Markus 14 telah dibawa ma suk ke da l am kema ti an Kristus. Di a mencurahkan miliknya yang terbaik ke atas Tuhan sebagai penggantinya yang almuhit, dan dia melakukan hal ini bagi penguburan-Nya. Ini berarti dia mengambil kematian-Nya agar dapat menikmati-Nya sepenuhnya. Ketika dia berada dalam kematian dan kebangkitan Kristus, dia dapat menikmati Dia sampai puncaknya. Di dalam dia tidak ada tempat bagi apa pun atau siapa pun selain Tuhan. Di dalam dia tidak ada tempat bagi Musa, Elia, atau Bait, dan tidak ada tempat bagi dirinya sendiri. Dia telah digantikan oleh sang Terkasih.

Baik Petrus maupun perempuan ini, keduanya mengetahui bahwa Tuhan akan dibunuh. Tetapi, pemikiran mengenai kematian Tuhan tidak melekat dalam benak Petrus. Karena perempuan ini menerima perkataan Tuhan mengenai kematianNya, dia juga merebut kesempatan untuk mengurapi Tuhan bagi penguburan-Nya. Beberapa hari kemudian dia berada di antara mereka yang masuk ke dalam kebangkitan Tuhan. Karena itu, dia adalah pelopor, orang pertama yang menikmati Kristus yang bangkit.

Dalam ayat 9 Tuhan melanjutkan, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia.” Dalam ayat ini, Tuhan menyebut Injil dengan “Injil ini” (Tl.), yang mengacu kepada Injil kematian-Nya, penguburan-Nya, dan kebangkitanNya (1 Kor. 15:1-4). Kisah Injil adalah Tuhan mengasihi kita, dan kisah Maria adalah dia mengasihi Tuhan. Kita harus memberitakan keduanya, yang satu untuk keselamatan kita, dan yang lain untuk persembahan kita. Hal ini harus diberitakan bersamaan dengan pemberitaan Injil.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 42



November 08, 2018, 05:05:07 AM
Reply #1638
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19878
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/11/

08 November 2018
Markus - Minggu 22 Kamis

Pembacaan Alkitab: Mrk. 14:12-26
Doa baca: “Kedua murid itu pun berangkat dan setibanya di kota, mereka dapati semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah.” (Mrk. 14:16)


Paskah Digantikan oleh Meja Tuhan


Setelah Tuhan Yesus menikmati pesta di Betania, Dia mengambil bagian dalam perjamuan Paskah dan kemudian mendirikan perjamuan malam-Nya dengan roti dan cawan untuk menggantikan Paskah (Mrk. 14:12-26). Tuhan menyuruh dua orang muridNya menyiapkan apa yang diperlukan untuk perjamuan Paskah. Perjamuan itu adalah perjamuan Paskah terakhir, karena mulai saat itu perjamuan Paskah digantikan oleh meja Tuhan. Hal ini menunjukkan bahwa zaman lama telah digantikan oleh zaman baru. Ini juga menunjukkan kematianNya, kebangkitan-Nya, Tuhan sendiri, dan perluasan-Nya yang adalah Tubuh-Nya yang akhirnya menghasilkan Kerajaan Allah.

Markus 14:12 mengatakan, “Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya, 'Ke mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan Paskah bagimu?'” Pada malam hari Paskah yang terakhir, pertama-tama Hamba-Penyelamat makan perjamuan Paskah dengan murid-murid-Nya dan mendirikan perjamuan malam-Nya bagi mereka. Kemudian Dia pergi dengan murid-murid-Nya ke Taman Getsemani di atas Bukit Zaitun. Di sana Ia ditangkap dan dibawa kepada Imam Besar, serta diadili oleh Mahkamah Agama pada larut malam. Pada waktu pagi hari dari hari yang sama, Ia diserahkan kepada Pilatus untuk diadili olehnya dan dijatuhi hukuman mati (Mrk. 15:1-15). Kemudian Dia dibawa ke Golgota dan disalibkan di sana pada jam sembilan pagi, Ia tetap berada di atas salib sampai jam tiga sore (Mrk. 15:16- 41), hal ini telah memenuhi perlambangan Paskah (Kel. 12:6-11). Catatan persiapan untuk Paskah sungguh misterius. Alkitab tidak mencatat siapa yang menyiapkan ruang atas, melengkapinya, dan membuatnya siap (Mrk. 14:15). Hal ini mungkin menunjukkan bahwa tindakan Hamba-Penyelamat mendirikan perjamuan malam-Nya adalah suatu perkara yang misterius.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 43




November 09, 2018, 05:37:24 AM
Reply #1639
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 19878
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2018/11/

09 November 2018
Markus - Minggu 22 Jumat

Pembacaan Alkitab: Mrk. 14:12-26
Doa baca: “Dan Ia berkata kepada mereka, ‘Inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang.’” (Mrk. 14:24)


Perjanjian yang Lebih Indah


Perjamuan baru dalam Perjanjian Baru adalah untuk mengingat Hamba-Penyelamat melalui makan roti, yang menyatakan tubuh-Nya yang diserahkan bagi kaum beriman-Nya (1 Kor. 11:24), dan meminum cawan yang menyatakan darah-Nya yang dicurahkan untuk dosa-dosa mereka (Mat. 26:28). Roti menunjukkan hayat (Yoh. 6:35), hayat Allah, hayat yang kekal, dan cawan menunjukkan berkat (1 Kor. 10:16), yakni Allah sendiri sebagai bagian mereka (Mzm. 16:5). Sebagai orang-orang dosa, bagian mereka selayaknya adalah cawan murka Allah (Why. 4:10). Tetapi HambaPenyelamat telah meminum cawan itu bagi mereka (Yoh. 8:11), dan keselamatan-Nya menjadi bagian mereka. Roti dan cawan yang demikian ini adalah unsur-unsur pokok dari perjamuan malam Tuhan, suatu pesta yang diadakan-Nya, supaya kaum beriman-Nya dapat mengingat-Nya melalui menikmati-Nya sebagai jamuan tersebut. Jadi, ketika mereka mengingat Dia, mereka memamerkan kematian-Nya yang menebus dan memberi hayat, memberi kesaksian atas kekayaan dan keajaiban keselamatan-Nya kepada seluruh alam semesta.

Dalam Keluaran 24:3-8, Allah mengadakan satu perjanjian dengan umat Israel yang tertebus, yang menjadi Perjanjian Lama sebagai dasar bagiNya untuk memperlakukan umat tebusan-Nya dalam zaman hukum Taurat. Hamba-Penyelamat datang untuk merampungkan penebusan kekal Allah melalui kematian-Nya bagi umat Allah. Dengan darah-Nya Ia membuat suatu perjanjian yang lebih indah, yang menjadi perjanjian baru setelah kebangkitan-Nya (Ibr. 9:16-17) sebagai dasar bagi Allah untuk menjadi satu dengan umat tebusan-Nya yang dilahirkan kembali di dalam zaman anugerah. Perjanjian yang baru ini menggantikan perjanjian yang lama dan mengubah zaman yang lama menjadi zaman yang baru. Hamba-Penyelamat mau agar para pengikut-Nya mengetahui dan hidup berdasarkan ini


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 2, Berita 43



 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)