Author Topic: Arus Hayat  (Read 76064 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

January 10, 2019, 11:32:05 AM
Reply #1700
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 21268
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2019

10 January 2019
Markus - Minggu 31 Kamis

Pembacaan Alkitab: Ef. 2:6
Doa baca: “Dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di surga.” (Ef. 2:6)


Kristus dengan Kematian, Kebangkitan, dan Kenaikan-Nya


Dalam Surat Kiriman Paulus kita memiliki pandangan yang luas mengenai kematian dan kebangkitan Kristus. Dalam Surat-surat Kirimannya Paulus menunjukkan dengan jelas bahwa Kristus itu almuhit. Sebagai contoh, Paulus memberi tahu kita bahwa Kristus bukan hanya Kepala dari manusia yang universal; dia juga berkata bahwa Kristus adalah Tubuh (1 Kor. 12:12). Dalam Kolose 3:11 Paulus berkata bahwa di dalam manusia baru, Kristus adalah semua anggota dan di dalam semua anggota. Melalui ini kita nampak bahwa Kristus, Sang terurap Allah, bersifat almuhit.

Paulus dengan jelas mewahyukan bahwa kematian Kristus itu almuhit. Paulus memberi tahu kita bahwa kita disalibkan dengan Kristus dan di dalam Kristus (Gal. 2:20). Dalam Roma 6:6 Paulus mengumumkan bahwa manusia lama kita telah disalibkan dengan Kristus. Ayat-ayat ini menunjukkan bahwa kematian Kristus di atas salib bukan hanya kematian satu individu. Karena Kristus bersifat almuhit, kematian-Nya juga almuhit. Bagaimana mungkin orang yang almuhit sedemikian mati hanya sebagai satu individu dan tidak mengalami kematian yang almuhit? Dalam Surat-surat Kiriman sebagai penjelasan Allah mengenai Kristus, kematian, dan kebangkitan-Nya, kita nampak bahwa kematian-Nya benar-benar almuhit.

Dalam Surat-surat Kiriman Paulus kita juga nampak bahwa kita tercakup di dalam kebangkitan dan kenaikan Kristus. Dalam Efesus 2:6 Paulus berkata bahwa Allah “membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di surga.” Karena itu, dalam pandangan Allah, kita didudukkan bersama Kristus di surga. Sebagai umat pilihan Allah, kita semua telah diletakkan dalam Kristus (1 Kor. 1:30). Karena Kristus berada di surga, kita juga berada di surga. Kita perlu nampak bahwa Kristus beserta kematian, kebangkitan, dan kenaikan-Nya bersifat almuhit.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 3, Berita 61



January 11, 2019, 08:51:37 AM
Reply #1701
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 21268
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2019

11 January 2019
Markus - Minggu 31 Jumat

Pembacaan Alkitab: Mrk. 16:20
Doa baca: “Mereka pun pergi memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.” (Mrk. 16:20)


Biografi Kaum Beriman


Biografi yang diceritakan dalam Injil Markus bukan hanya biografi Yesus secara individu, tetapi juga biografi kaum beriman. Secara khusus, Injil Markus adalah biografi Petrus, wakil kita. Petrus hadir dalam pasal pertama Injil Markus, dan namanya secara khusus disebutkan dalam pasal terakhir: “Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea” (Mrk. 16:7). Selain itu, kasus-kasus dalam kitab ini adalah potret gabungan dari diri kita yang diwakili oleh Petrus. Sebagai contoh, di Gunung Pengubahan Petrus berkata, “Rabi, alangkah baiknya kita berada di tempat ini. Biarlah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia” (Mrk. 9:5). Karena Petrus adalah wakil kita, pembicaraannya di sini juga adalah pembicaraan kita. Demikian pula, ketika Petrus menyangkal Tuhan tiga kali, itu juga penyangkalan kita tiga kali terhadap Tuhan. Perkataan malaikat mengenai Petrus dalam 16:7 juga adalah perkataan mengenai kita. Ketika kita membaca ayat ini, kita dapat menyisipkan nama kita pada nama Petrus, karena kita diwakili oleh dia.

Sejak Petrus dipanggil oleh Tuhan Yesus dalam Markus 1:16-17, dia ditangkap oleh-Nya dan selalu bersama-sama dengan Dia. Bersama Yakobus dan Yohanes, dia menyertai Tuhan di Gunung Pengubahan. Hal ini menunjukkan bahwa ke mana pun Tuhan Yesus pergi, Petrus menyertai Dia, karena Tuhan membawa Petrus bersama Dia.

Apakah Anda percaya bahwa ketika Tuhan Yesus disalibkan, Dia meninggalkan Petrus dan murid-murid lainnya? Tidak, ketika Tuhan Yesus disalibkan dan dikuburkan, Petrus, wakil dari kita semua, disalibkan bersama Dia. Selain itu, Tuhan Yesus tidak dibangkitkan sendirian. Menurut pandangan Allah, yang melampaui unsur ruang dan waktu, kita semua tercakup dalam kebangkitan Kristus.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 3, Berita 61



January 12, 2019, 05:24:22 AM
Reply #1702
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 21268
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2019

12 January 2019
Markus - Minggu 31 Sabtu

Pembacaan Alkitab: Gal. 2:19-20; Flp. 1:21; Kol. 3:4
Doa baca: “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” (Flp. 1:21)


Kelanjutan Kehidupan Kristus


Kehidupan yang Tuhan Yesus tempuh adalah kehidupan kita sekarang. Hari ini kita adalah perluasan, pertambahan dan kelanjutan-Nya, dan kita seharusnya melanjutkan menempuh kehidupan yang Dia tempuh. Setelah kenaikan Kristus, murid-murid-Nya melanjutkan kehidupan-Nya, kehidupan yang memberitakan, mengajar, mengusir setan, menyembuhkan orang sakit, dan mentahirkan orang kusta. Kehidupan semacam ini tidak berhenti karena dilanjutkan oleh sekelompok orang yang percaya Tuhan.

Selama ini, banyak perkara telah terjadi untuk menghalangi, merusak, dan bahkan menggantikan kehidupan orang Kristen yang sesuai dengan ekonomi Perjanjian Baru Allah. Semua orang Kristen telah dihalangi dan dirusak oleh hal-hal yang berkaitan dengan pohon pengetahuan baik dan jahat. Pohon ini bukan hanya pohon pengetahuan tentang yang jahat melainkan pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat, dan pohon ini bertentangan dengan pohon hayat. Ini menunjukkan bahwa hal-hal baik pun dapat menghalangi kita menikmati pohon hayat. Mungkin sebagai orang Kristen yang mengasihi Tuhan kita tidak menyentuh apa yang jahat, tetapi hari demi hari kita mungkin mengizinkan sesuatu yang baik menggantikan pohon hayat. Allah telah meletakkan kita di dalam Kristus bukan agar kita menempuh hidup yang baik, tetapi agar kita menempuh suatu kehidupan yang secara unik, menyeluruh, dan mutlak berasal dari Kristus.

Kehidupan yang kita tempuh hari ini seharusnya adalah Kristus itu sendiri, bukanlah halhal baik, seperti kebudayaan, agama, etika, moralitas, filsafat, atau perbaikan karakter. Bahkan juga bukan mencoba untuk menjadi rohani, alkitabiah, kudus, dan menang. Hanya kehidupan Kristus yang sepenuhnya sesuai dengan ekonomi Perjanjian Baru Allah. Kehidupan yang lain, tidak peduli betapa baiknya, tidak menjangkau ekonomi Allah.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 3, Berita 61


January 13, 2019, 04:43:22 AM
Reply #1703
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 21268
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2019

12 January 2019
Markus - Minggu 31 Sabtu

Pembacaan Alkitab: Gal. 2:19-20; Flp. 1:21; Kol. 3:4
Doa baca: “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” (Flp. 1:21)


Kelanjutan Kehidupan Kristus


Kehidupan yang Tuhan Yesus tempuh adalah kehidupan kita sekarang. Hari ini kita adalah perluasan, pertambahan dan kelanjutan-Nya, dan kita seharusnya melanjutkan menempuh kehidupan yang Dia tempuh. Setelah kenaikan Kristus, murid-murid-Nya melanjutkan kehidupan-Nya, kehidupan yang memberitakan, mengajar, mengusir setan, menyembuhkan orang sakit, dan mentahirkan orang kusta. Kehidupan semacam ini tidak berhenti karena dilanjutkan oleh sekelompok orang yang percaya Tuhan.

Selama ini, banyak perkara telah terjadi untuk menghalangi, merusak, dan bahkan menggantikan kehidupan orang Kristen yang sesuai dengan ekonomi Perjanjian Baru Allah. Semua orang Kristen telah dihalangi dan dirusak oleh hal-hal yang berkaitan dengan pohon pengetahuan baik dan jahat. Pohon ini bukan hanya pohon pengetahuan tentang yang jahat melainkan pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat, dan pohon ini bertentangan dengan pohon hayat. Ini menunjukkan bahwa hal-hal baik pun dapat menghalangi kita menikmati pohon hayat. Mungkin sebagai orang Kristen yang mengasihi Tuhan kita tidak menyentuh apa yang jahat, tetapi hari demi hari kita mungkin mengizinkan sesuatu yang baik menggantikan pohon hayat. Allah telah meletakkan kita di dalam Kristus bukan agar kita menempuh hidup yang baik, tetapi agar kita menempuh suatu kehidupan yang secara unik, menyeluruh, dan mutlak berasal dari Kristus.

Kehidupan yang kita tempuh hari ini seharusnya adalah Kristus itu sendiri, bukanlah halhal baik, seperti kebudayaan, agama, etika, moralitas, filsafat, atau perbaikan karakter. Bahkan juga bukan mencoba untuk menjadi rohani, alkitabiah, kudus, dan menang. Hanya kehidupan Kristus yang sepenuhnya sesuai dengan ekonomi Perjanjian Baru Allah. Kehidupan yang lain, tidak peduli betapa baiknya, tidak menjangkau ekonomi Allah.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 3, Berita 61




January 14, 2019, 05:20:17 AM
Reply #1704
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 21268
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2019

14 January 2019
Markus - Minggu 32 Senin

Pembacaan Alkitab: Mrk. 9:2-8
Doa baca: “Lalu datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara, ‘Inilah Anak-Ku yang terkasih, dengarkanlah Dia.’” (Mrk. 9:7)


Ekonomi Perjanjian Baru Allah


Injil Markus menyajikan suatu gambaran tentang kehidupan yang sepenuhnya sesuai dengan dan bagi ekonomi (pengaturan) Perjanjian Baru Allah. Dalam kekekalan yang lampau, Allah Bapa meletakkan kita ke dalam satu persona yang menempuh hidup yang sedemikian. Sekarang kita seharusnya menjadi kelanjutan dari kehidupan semacam ini. Ini berarti yang kita perhidupkan seharusnya bukanlah kebudayaan, agama, etika, moralitas, filsafat, atau perbaikan karakter. Bahkan juga bukan mencoba untuk menjadi rohani, alkitabiah, kudus, dan menang. Kehidupan yang kita tempuh hari ini seharusnya adalah Kristus itu sendiri. Hanya kehidupan Kristus yang sepenuhnya sesuai dengan ekonomi Perjanjian Baru Allah. Kehidupan yang lain, tidak peduli betapa baiknya, tidak menjangkau ekonomi Allah.

Untuk memiliki pemahaman yang memadai tentang ekonomi Perjanjian Baru Allah, kita memerlukan seluruh Perjanjian Baru. Injil Markus sendiri tidak cukup untuk hal ini. Sebagaimana telah kita tunjukkan, dalam Surat-surat Kiriman kita memiliki penjelasan dan definisi tentang kehidupan yang disajikan dalam Injil Markus.

Dalam Surat Galatia, Filipi, dan Kolose, Paulus membahas hal-hal yang menghalangi kita memperhidupkan Kristus. Dalam Surat Galatia dan Filipi kita nampak bahwa agama yang didirikan menurut firman Allah menghalangi kaum beriman memperhidupkan Kristus. Halangan yang dibahas dalam Surat Kolose adalah filsafat, mungkin sejenis Gnostikisme. Semua itu adalah hal-hal yang menghalangi umat pilihan Allah memperhidupkan Kristus. Karena itu, dalam surat Filipi Paulus mengatakan, “Bagiku hidup adalah Kristus” (1:21). Kemudian dalam Kolose 3:4 dia berkata tentang “Kristus yang adalah hidup kita.” (Pelajaran-Hayat Markus Berita 61, Witness Lee)


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 3, Berita 62



January 15, 2019, 05:18:41 AM
Reply #1705
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 21268
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2019

15 January 2019
Markus - Minggu 32 Selasa

Pembacaan Alkitab: Mrk. 1:4-9
Doa baca: “Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di Sungai Yordan oleh Yohanes.” (Mrk. 1:9)


Kesederhanaan Injil Markus


Injil Markus adalah kitab yang paling sederhana dalam Perjanjian Baru. Tetapi kesederhanaan Injil Markus sangat menonjol. Kita perlu bertanya mengapa Injil Markus ditulis dengan cara yang demikian sederhana. Kita perlu bertanya, mengapa kelihatannya Injil ini tidak memiliki cita rasa atau warna yang khusus. Pertanyaan semacam ini membuka pintu bagi terang untuk bersinar. Kesederhanaan Injil Markus sangatlah bermakna.

Semakin kita membaca Injil Markus, kita semakin terkesan dengan kesederhanaannya. Dibandingkan dengan Injil Markus, Injil Matius sangatlah rumit. Bayangkan betapa banyak nama yang tercantum dalam keenam belas ayat pertama dari Injil Matius. Namun, Injil Markus dimulai dengan cara yang sangat sederhana: “Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah” (Mrk. 1:1). Seperti Injil Matius, Injil Lukas juga agak rumit. Bayangkan, sebagai contoh, catatan panjang tentang keterkandungan dan kelahiran Yohanes Pembaptis juga keterkandungan dan kelahiran Yesus Kristus. Kemudian dalam Lukas 3 terdapat silsilah yang lebih rumit daripada yang terdapat dalam Injil Matius. Injil Matius hanya berbicara tentang 42 generasi, tetapi dalam Injil Lukas kita memiliki 77 generasi. Dalam Injil Yohanes terdapat banyak misteri yang dalam. Injil Yohanes dibuka dengan cara yang misterius: “Pada mulanya ada Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Yoh. 1:1). Kita diberi tahu bahwa di dalam Dia ada hayat (Yoh. 1:4), dan kemudian Firman menjadi daging dan tinggal di antara kita (ayat 14). Karena itu, Injil Yohanes memiliki warna dan cita rasa yang berbeda. Ketika kita membaca Injil Yohanes, kita dapat merasakan cita rasa Injil ini. Tetapi meskipun Injil Markus sederhana, kesederhanaannya sangatlah bermakna.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 3, Berita 62



January 16, 2019, 04:56:38 AM
Reply #1706
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 21268
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2019

16 January 2019
Markus - Minggu 32 Rabu

Pembacaan Alkitab: Mrk. 1:1, 14
Doa baca: “Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah.” (Mrk. 1:14)


Perkembangan Tuhan sebagai Benih Kerajaan


Injil Markus dibuka dengan perkataan mengenai permulaan Injil Yesus Kristus. Kata “permulaan” dalam Markus 1:1 menyiratkan suatu permulaan yang baru, dan permulaan yang baru ini meliputi pengakhiran hal-hal yang usang: kebudayaan, agama, etika, moralitas, perbaikan karakter, filsafat manusia dan usaha untuk menjadi rohani, alkitabiah, kudus, dan menang. Hal-hal ini diakhiri melalui permulaan Injil Yesus Kristus, Anak Allah.

Dalam Markus 1:1 dan 14 kita membaca Injil Yesus Kristus dan Injil Allah. Injil ini juga adalah Injil Kerajaan Allah. Menurut Perjanjian Baru, Kerajaan Allah adalah perluasan persona Kristus. Kerajaan adalah perkembangan benih, yang adalah Yesus Kristus. Hari ini perkembangan Kristus ini adalah gereja. Karena itu, gereja sebagai Tubuh Kristus adalah Kerajaan Allah. Sebagai orang yang adalah benih Kerajaan Allah, Tuhan Yesus menempuh hidup yang mutlak berbeda dari hidup menurut kebudayaan, agama, etika, moralitas, perbaikan karakter, filsafat, dan usaha untuk menjadi rohani, alkitabiah, kudus, dan menang. Kehidupan yang ditempuh-Nya sesuai dengan ekonomi (pengaturan) Perjanjian Baru Allah. Seperti yang telah kita nampak, ekonomi Allah adalah perihal penyaluran diri-Nya sendiri – Allah Tritunggal – ke dalam kaum beriman-Nya. Hanya kehidupan yang diperhidupkan oleh Tuhan Yesus adalah kehidupan yang menyalurkan Allah Tritunggal ke dalam umat pilihan Allah.

Injil, yang adalah permulaan baru, mengakhiri hal yang usang. Ketika Tuhan Yesus dibaptis, halhal yang usang dikubur. Kehidupan Tuhan Yesus setelah baptisan-Nya adalah kehidupan yang sesuai dengan ekonomi Perjanjian Baru Allah; dalam kehidupan ini Dia menaburkan diri-Nya sendiri sebagai benih hayat ke dalam kaum beriman-Nya. Benih yang ditaburkan oleh Tuhan Yesus, benih yang sesungguhnya adalah Tuhan Yesus sendiri, adalah perwujudan Allah Tritunggal.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 3, Berita 62



January 17, 2019, 05:17:07 AM
Reply #1707
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 21268
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2019

17 January 2019
Markus - Minggu 32 Kamis

Pembacaan Alkitab: Mrk. 4:3, 26
Doa baca: “Dengarlah! Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.” (Mrk. 4:3)


Penyembuhan terhadap Kaum Beriman sebagai Tanah


Ketika Tuhan Yesus menunaikan ministri dan menempuh hidup menurut ekonomi (pengaturan) Perjanjian Baru Allah, Dia mengumpulkan “tanah” yang ke dalamnya Dia akan menaburkan diri-Nya sendiri sebagai benih. Tanah ini adalah para pengikut Tuhan. Dalam Markus 1, Tuhan mulai mengumpulkan tanah. Petrus, yang pertama dipanggil oleh Tuhan Yesus, adalah wakil kita.

Injil Markus tidak hanya menggambarkan Tuhan sebagai orang yang menaburkan Allah Tritunggal ke dalam kaum beriman-Nya yang sebagai tanah, Injil ini juga melukiskan kondisi tanah ini. Peristiwa yang dicatat dalam Injil ini menunjukkan bahwa tanah ini tidak berada dalam kondisi yang sehat. Tanah yang dikumpulkan oleh Tuhan Yesus dirasuki, diduduki oleh Iblis. Karena itu, ketika Tuhan Yesus datang untuk memilih orang dan mengumpulkan orang tersebut untuk menjadi tanah-Nya, hal pertama yang Dia lakukan adalah mengusir setan dari orang itu.

Dua belas peristiwa yang dicatat dalam Injil Markus mungkin dianggap sebagai gambaran kondisi seseorang. Di mata Tuhan Yesus, setiap orang yang menjadi tanah-Nya adalah orang yang digambarkan oleh dua belas peristiwa ini. Kita semua pernah demam tinggi, kusta, najis, dan tercemar, dalam hubungan dengan Allah maupun manusia. Kita juga lumpuh dan mati sebelah, tidak mampu berjalan di hadapan Allah atau bekerja bagi Dia. Meskipun ini adalah kondisi kita sebelum kita beroleh selamat, Tuhan Yesus telah menyembuhkan kita secara umum. Sebelum Markus pasal 8, tanah telah dikumpulkan, dan murid-murid telah disembuhkan secara umum. Namun, secara rohani, mereka masih tidak dapat melihat, mendengar, atau berbicara. Karena itu, Tuhan mulai melakukan penyembuhan organ-organ yang khusus, organ penglihatan, pendengaran, dan pembicaraan.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 3, Berita 63


January 18, 2019, 05:36:27 AM
Reply #1708
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 21268
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2019

18 January 2019
Markus - Minggu 32 Jumat

Pembacaan Alkitab: Mrk. 9:2-7
Doa baca: “Lalu datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara, ‘Inilah Anak-Ku yang terkasih, dengarkanlah Dia!’” (Mrk. 9:7)


Kristus Menggantikan Hukum Taurat dan Nabi-Nabi


Dalam Injil Markus terdapat dua peristiwa khusus penyembuhan kebutaan. Peristiwa pertama adalah penyembuhan orang buta di Betsaida (Mrk. 8:22-26). Peristiwa kedua dari penyembuhan kebutaan adalah peristiwa kebutaan Bartimeus (Mrk. 10:35-45).

Dari pasal 8, Tuhan Yesus mulai membantu para murid untuk melihat persona-Nya, kematian-Nya yang almuhit, dan kebangkitan-Nya yang ajaib. Tiga kali Dia berbicara kepada mereka mengenai kematian dan kebangkitan-Nya (Mrk. 8:31; 9:30- 32; 10:33-34). Di gunung pengubahan Tuhan Yesus menampilkan kepada Petrus, Yakobus, dan Yohanes mengenai siapa diri-Nya. Kemudian, tampaklah kepada mereka Elia bersama dengan Musa. Karena tidak tahu harus berkata apa, Petrus berkata kepada Tuhan Yesus, “Rabi, alangkah baiknya kita berada di tempat ini. Biarlah kami dirikan tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia” (Mrk. 9:5). Apa yang Petrus katakan dalam Markus 8:5 adalah sesuai dengan Perjanjian Lama. Dia tidak tahu bahwa hal-hal dalam Perjanjian Lama telah dikubur bersama Tuhan Yesus dalam pasal 1. Dari sudut pandang manusia, usul Petrus tidaklah salah. Musa dan Elia adalah dua orang yang besar. Musa mewakili hukum Taurat, dan Elia mewakili nabi-nabi. Namun, dari sudut pandang ekonomi (pengaturan) Perjanjian Baru Allah, perkataan Petrus itu ngawur. Markus 9:7 mengatakan, “Lalu datanglah awan menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara, 'Inilah Anak-Ku yang terkasih, dengarkanlah Dia!” Perkataan ini adalah dasar kita mengatakan bahwa Kristus adalah pengganti yang menyeluruh, yang universal. Persona ini seharusnya mengantikan Musa dan Elia, yaitu, Dia seharusnya menggantikan hukum Taurat dan nabi-nabi. Dia seharusnya menggantikan hal-hal usang.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 3, Berita 63




January 19, 2019, 05:13:25 AM
Reply #1709
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 21268
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2019

19 January 2019
Markus - Minggu 32 Sabtu

Pembacaan Alkitab: Gal. 2:19-20
Doa baca: “Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Hidup yang sekarang aku hidupi secara jasmani adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.” (Gal. 2:19-20)


Disalibkan, Dikuburkan, dan Dibangkitkan Bersama Kristus


Ada sebuah fakta, yaitu kita telah diletakkan di dalam Kristus sebelum dunia dijadikan, maka kita juga berada di dalam Dia ketika Dia disalibkan. Ketika Dia naik ke atas salib, kita juga naik bersama-Nya. Dia mati di atas salib bersama kita. Inilah alasan Paulus dapat berkata, “Aku telah disalibkan dengan Kristus” (Gal. 2:19b). Injil Markus terutama mewahyukan persona Kristus. Injil ini memang tidak mengatakan apa-apa tentang kelahiran-Nya, tetapi Injil ini menekankan kematian dan kebangkitan-Nya. Dalam Injil Markus para murid berdebat tentang siapakah yang terbesar. Tetapi dalam Kisah Para Rasul 1 tidak ada seorang pun yang peduli tentang siapakah yang terbesar. Sebaliknya, mereka sehati berdoa secara terus-menerus selama sepuluh hari. Mereka dapat mengalami hal ini hanya dengan menikmati Kristus yang bangkit di dalam mereka sebagai hayat mereka. Dalam Kisah Para Rasul 2, kuasa dari tempat tinggi menaungi murid-murid. Hasilnya, mereka menjadi pertambahan, perkembangan, perbesaran, dan kelanjutan Tuhan Yesus. Dia telah membawa mereka melalui kematian dan kebangkitan-Nya, dan Dia telah menggarapkan diri-Nya sendiri ke dalam mereka.

Allah menginginkan kita untuk dijenuhi olehNya dan dengan-Nya sehingga kita dapat menempuh hidup bagi penyaluran ilahi. Kemudian kita akan menaburkan hayat ilahi ini ke dalam orang lain bagi penyaluran lebih lanjut Allah Tritunggal. Mengenai hal ini, kita semua perlu revolusi dalam konsepsi dan kehidupan kita sehingga kita dapat dibawa ke dalam hayat yang sesuai dengan ekonomi Perjanjian Baru Allah.


Sumber: Pelajaran-Hayat Markus, Buku 3, Berita 63



 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)