Author Topic: Arus Hayat  (Read 99071 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 19, 2020, 05:28:19 AM
Reply #2250
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 27388
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



http://arushayat.blogspot.com/2020/

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-15-rabu.html


19 August 2020
Kisah Para Rasul - Minggu 15 Rabu

 

Pembacaan Alkitab: Kis. 9:1-43

Kidung #425

 

 

Kedaulatan Tuhan Mempersiapkan Saulus

 

 

Doa baca: “Tetapi Firman Tuhan kepadanya, 'Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku di hadapan bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.’" (Kis. 9:15)

 

 

Ministri Saulus masuk secara perlahan-lahan. Mula-mula kita mendengar Saulus pada akhir pasal 7. Ketika Paulus muncul di panggung, ia muncul sebagai seorang penganiaya. Dalam pasal 9, penganiaya ini bertobat dan menjadi seorang pemberita yang hebat. Akhir pasal 9, Saulus mulai melangkah ke dalam ministrinya. Seperti yang akan kita lihat, ministrinya ke dunia orang bukan Yahudi  dimulai dengan satu cara yang mutlak dan menang dalam pasal 13.

 

Dalam pasal ini kita melihat kedaulatan Tuhan dalam mengembangbiakkan diri-Nya sendiri dengan menyebar ke dalam umat pilihan-Nya. Tuhan meluangkan waktu untuk mempersiapkan Saulus. Ketika kita membaca Kitab Kisah Para Rasul, kita perlu menyadari bahwa di antara akhir pasal 9 dan permulaan pasal 13 terdapat suatu selang waktu. Selama selang waktu itu, Saulus menerima banyak hal dari Tuhan. Tetapi, apa yang terjadi itu tidak dicatat di dalam Kitab Suci. Kita hanya mengetahui bahwa untuk sejangka waktu Paulus berada di Arab (Gal. 1:17). Kita tidak bisa menemukan apa yang ia lakukan di sana. Meskipun demikian, kita percaya bahwa selama selang waktu itu, Paulus menerima lebih banyak hal dari Tuhan. Karena itu, ketika ia datang untuk memberitakan dalam pasal 13, pemberitaannya lebih limpah daripada yang ada dalam pasal 9. Menurut pasal ini, ia menekankan Yesus sebagai Anak Allah dan sebagai Kristus; yaitu, ia menekankan persona Kristus dan pekerjaan-Nya. Tetapi dalam pasal 13–28 pemberitaannya jauh lebih limpah.

 

Sewaktu kita mempelajari Kitab Kisah Para Rasul, kita melihat bahwa Tuhan berdaulat untuk mempersiapkan satu bejana pilihan seperti Saulus dari Tarsus. Tuhan memalingkan dia dari seorang pemimpin penganiaya menjadi seorang yang mendatangkan berkat yang besar bagi kaum beriman.

 

 

Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 2, Berita 28




August 20, 2020, 05:06:07 AM
Reply #2251
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 27388
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://arushayat.blogspot.com/2020/

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-15-kamis.html


20 August 2020
Kisah Para Rasul - Minggu 15 Kamis

 

Pembacaan Alkitab: Kis. 10:1-33

Kidung #663

 

 

Pekerjaan Pemberitaan Injil Allah

 

 

Doa baca: “Ia menatap malaikat itu dan dengan takut ia berkata, 'Ada apa, Tuan?' Jawab malaikat itu kepadanya, 'Semua doamu dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau.’” (Kis. 10:4)

 

 

Menjelang akhir pasal 9, Tuhan telah melakukan banyak hal untuk mempersiapkan jalan bagi Petrus guna membuka pintu bagi bangsa bukan Yahudi, untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah. Gereja-gereja telah didirikan dengan kuat di tiga provinsi: Yudea, Galilea, dan Samaria. Ini menunjukkan bahwa ministri Petrus dalam perkembangbiakan Kristus yang bangkit itu sangat sukses di tanah Yahudi. Melalui ministri Petrus, daerah yang disebut tanah kudus itu dipenuhi dengan gereja-gereja. Tuhan Yesus memberikan kunci kerajaan kepada Petrus (Mat. 16:19). Pada hari Pentakosta Petrus memakai yang pertama dari kunci ini untuk membuka pintu bagi orang Yahudi untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah. Petrus memakai kunci yang kedua untuk membuka pintu Kerajaan Allah bagi bangsa bukan Yahudi (Kis. 10).

 

Kemudian, Tuhan lebih maju selangkah lagi dalam pekerjaan Injil-Nya (10:1). Melalui ini Dia mencapai seorang yang murni bukan Yahudi, seorang Itali dari Kekaisaran Romawi di Eropa. Ini adalah pergerakan yang luar biasa, yang memerlukan partisipasi malaikat Allah (ayat 3), seperti ketika Filipus mendatangi orang Etiopia dari Afrika (8:26). Dalam kedua kasus ini, Roh itu secara khusus berbicara kepada Filipus dan kepada Petrus (Kis. 8:29; 10:19). Tuhan berdaulat atas segala situasi dunia. Apa yang terjadi dalam Kisah Para Rasul 10 pasti menurut kedaulatan Tuhan. Kornelius, seorang yang saleh dan mencari Allah, dipakai Allah untuk membuka jalan bagi Kerajaan Allah kepada dunia bukan Yahudi. Malaikat-malaikat memang dilibatkan dalam pemberitaan Injil kepada orang bukan Yahudi, tetapi pemberitaan Injil bukan diamanatkan kepada malaikat. Hanya orang yang telah percaya Tuhan Yesus yang memiliki hak istimewa untuk membawa kabar baik kepada orang lain. Karena itu, kita perlu memberitakan Injil!

 

 

Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 2, Berita 29







August 21, 2020, 05:03:14 AM
Reply #2252
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 27388
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



http://arushayat.blogspot.com/2020/

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-15-jumat.html

 Kisah Para Rasul - Minggu 15 Jumat

 

Pembacaan Alkitab: Kis. 10:1-33

Suplemen #601

 

 

Penglihatan Melalui Doa

 

 

Doa baca: “Ia melihat langit terbuka dan turunlah sesuatu seperti kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya, yang diturunkan ke tanah. Di dalamnya terdapat berbagai jenis binatang berkaki empat, binatang melata dan burung.” (Kis. 10:11-12)

 

 

Dalam Kisah Para Rasul pasal 10 ada satu penekanan yang kuat tentang pentingnya doa. Pertama kita memiliki doa Kornelius dan kemudian doa Petrus. Doa-doa dari dua orang ini menjadi sarana bagi Tuhan untuk masuk membuka pintu bagi bangsa bukan Yahudi. Sewaktu Kornelius, seorang yang saleh, sedang berdoa, suatu penglihatan datang kepadanya. Demikian juga, sewaktu Petrus sedang berdoa, penglihatan yang tercatat dalam pasal ini datang kepadanya. Dari hal ini kita melihat bahwa kita semua perlu belajar memiliki satu kehidupan doa, karena kehidupan doa selalu mempersiapkan jalan bagi pergerakan Tuhan dan membuka pintu bagi-Nya untuk menyebar. Sebagai orang-orang bagi pemulihan Tuhan, kita harus belajar bahwa Tuhan hanya dapat memakai orang-orang yang memiliki satu kehidupan doa, satu kehidupan yang berkontak dengan Dia dalam doa.

 

Kisah Para Rasul 10:3 mengatakan bahwa Kornelius berdoa pada jam yang kesembilan, dalam ayat 9 mengatakan bahwa Petrus berdoa pada jam yang keenam. Dari hal ini kita melihat bahwa mereka memiliki satu kehidupan doa dan bahkan berdoa pada waktu-waktu yang telah dijadwalkan. Jika kita memiliki kehidupan doa yang demikian menurut waktu-waktu yang dijadwalkan, kita akan dipakai oleh Dia dalam membuka jalan bagi penyebaran pemulihan-Nya.

 

Penglihatan Petrus dalam ayat 10-11 ketika ia diliputi oleh kuasa ilahi dan melihat langit terbuka, menunjukkan bahwa pergerakan Injil Tuhan di bumi berada di bawah pengendalian takhta administrasi-Nya di surga. Kain lebar yang turun dari langit ini melambangkan penyebaran Injil ke empat penjuru bumi untuk mengumpulkan berbagai macam orang  (Luk.13:29). Binatang berkaki empat, binatang melata, dan burung-burung yang disebutkan dalam ayat 12 melambangkan berbagai macam manusia.

 

 

Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 2, Berita 29






August 22, 2020, 10:48:15 AM
Reply #2253
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 27388
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://arushayat.blogspot.com/2020/

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-15-sabtu.html


22 August 2020
Kisah Para Rasul - Minggu 15 Sabtu

 

Pembacaan Alkitab: Kis.10:1-33

Kidung #653

 

 

Peralihan Zaman

 

 

Doa baca: “Ia berkata kepada mereka, ‘Kamu tahu, betapa kerasnya larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul atau berkunjung kepada orang-orang yang bukan Yahudi. Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku bahwa aku tidak boleh menyebut seorang pun najis atau haram.’” (Kis. 10:28)

 

 

Dalam Kisah Para Rasul 10 kita melihat satu perkara penting yang berhubungan dengan ekonomi Allah—perlunya suatu peralihan zaman. Perampungan ekonomi Allah adalah penyaluran diri-Nya sendiri ke dalam umat pilihan-Nya, supaya Dia dapat dibaurkan seluruhnya dengan keinsanian untuk membangun satu tempat kediaman kekal bagi-Nya dan bagi umat pilihan-Nya, sehingga Dia dapat memiliki satu ekspresi yang sempurna dari diri-Nya sendiri dalam kekekalan. Dalam merampungkan ekonomi-Nya Allah memakai orang Yahudi bagi peralihan ini, tetapi di pihak lain, Yudaisme menjadi penghalang paling kuat bagi peralihan ini. Bahkan orang-orang pilihan Tuhan seperti Petrus, Yohanes, dan Yakobus tidak jelas mengenai perlunya peralihan, dibuktikan dari jawaban Petrus atas penglihatan kain lebar yang turun dari langit.

 

Tetapi dalam 10:17-33 kita memiliki catatan kunjungan Petrus ke rumah Kornelius di Kaisarea. Kornelius mengirim tiga orang utusan ke rumah Petrus. Petrus mempersilahkan orang-orang itu bermalam bersamanya. Setelah itu keesokannya mereka sampai di rumah Kornelius, Kornelius mengumpulkan sanak saudaranya dan sahabat-sahabatnya untuk mendengarkan Injil. Dalam kasus yang strategis ini, Petrus tidak bertindak sendirian, tetapi berdasarkan prinsip Tubuh Kristus, bergerak bersama beberapa saudara supaya mereka dapat bersaksi bagaimana Allah memperlakukan orang bukan Yahudi, yaitu melalui Petrus memecahkan tradisi dan kebiasaan Yahudi memberitakan Injil kepada orang bukan Yahudi (11:12). Akhirnya Petrus mengerti arti visi yang dilihatnya yaitu binatang-binatang dalam kain lebar itu mewakili manusia. Puji Tuhan inilah peralihan zaman ekonomi Allah, tidak ada lagi perbedaan.

 

 

Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 2, Berita 29






August 23, 2020, 04:35:05 AM
Reply #2254
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 27388
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16

http://arushayat.blogspot.com/2020/

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-15-sabtu.html

22 August 2020
Kisah Para Rasul - Minggu 15 Sabtu

 

Pembacaan Alkitab: Kis.10:1-33

Kidung #653

 

 

Peralihan Zaman

 

 

Doa baca: “Ia berkata kepada mereka, ‘Kamu tahu, betapa kerasnya larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul atau berkunjung kepada orang-orang yang bukan Yahudi. Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku bahwa aku tidak boleh menyebut seorang pun najis atau haram.’” (Kis. 10:28)

 

 

Dalam Kisah Para Rasul 10 kita melihat satu perkara penting yang berhubungan dengan ekonomi Allah—perlunya suatu peralihan zaman. Perampungan ekonomi Allah adalah penyaluran diri-Nya sendiri ke dalam umat pilihan-Nya, supaya Dia dapat dibaurkan seluruhnya dengan keinsanian untuk membangun satu tempat kediaman kekal bagi-Nya dan bagi umat pilihan-Nya, sehingga Dia dapat memiliki satu ekspresi yang sempurna dari diri-Nya sendiri dalam kekekalan. Dalam merampungkan ekonomi-Nya Allah memakai orang Yahudi bagi peralihan ini, tetapi di pihak lain, Yudaisme menjadi penghalang paling kuat bagi peralihan ini. Bahkan orang-orang pilihan Tuhan seperti Petrus, Yohanes, dan Yakobus tidak jelas mengenai perlunya peralihan, dibuktikan dari jawaban Petrus atas penglihatan kain lebar yang turun dari langit.

 

Tetapi dalam 10:17-33 kita memiliki catatan kunjungan Petrus ke rumah Kornelius di Kaisarea. Kornelius mengirim tiga orang utusan ke rumah Petrus. Petrus mempersilahkan orang-orang itu bermalam bersamanya. Setelah itu keesokannya mereka sampai di rumah Kornelius, Kornelius mengumpulkan sanak saudaranya dan sahabat-sahabatnya untuk mendengarkan Injil. Dalam kasus yang strategis ini, Petrus tidak bertindak sendirian, tetapi berdasarkan prinsip Tubuh Kristus, bergerak bersama beberapa saudara supaya mereka dapat bersaksi bagaimana Allah memperlakukan orang bukan Yahudi, yaitu melalui Petrus memecahkan tradisi dan kebiasaan Yahudi memberitakan Injil kepada orang bukan Yahudi (11:12). Akhirnya Petrus mengerti arti visi yang dilihatnya yaitu binatang-binatang dalam kain lebar itu mewakili manusia. Puji Tuhan inilah peralihan zaman ekonomi Allah, tidak ada lagi perbedaan.

 

 

Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 2, Berita 29







August 24, 2020, 05:16:24 AM
Reply #2255
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 27388
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



http://arushayat.blogspot.com/2020/

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-16-senin.html

24 August 2020
Kisah Para Rasul - Minggu 16 Senin

 

Pembacaan Alkitab: Kis. 10:34-48; Mat. 25:31-46

Kidung #95

 

 

Berita Petrus

 

 

Doa baca: “Lalu mulailah Petrus berbicara: 'Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang. Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.” (Kis. 10:34-35)

 

 

Dari Kisah Para Rasul 10:34-36, kita melihat perkataan Petrus yang mengatakan bahwa Allah tidak membedakan orang. Kemudian ia melanjutkan mengatakan bahwa di setiap bangsa, orang-orang yang takut kepada Allah dan mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. Mereka yang takut kepada Allah dan mengamalkan kebenaran di setiap Negara, tetap merupakan bagian dari umat manusia yang jatuh, Allah menerima mereka karena penebusan Kristus. Di luar Kristus, tidak ada satu pun manusia jatuh yang bisa dibenarkan berdasarkan perbuatannya. “Semua orang” di sini mengacu kepada seluruh umat manusia. Tuhan tidak membedakan orang.

 

Petrus juga memberitakan perbuatan-perbuatan Tuhan Yesus di bumi, bagaimana Yesus dari Nazaret, diurapi dengan ROH KUDUS dan kuasa, Tuhan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan orang. Dalam ayat-ayat ini Petrus menunjukkan mukjizat-mukjizat untuk menyelamatkan dan membebaskan orang-orang yang berada di bawah kekangan Iblis. Tidak berhenti pada ministri Tuhan di bumi saja, Petrus juga melanjutkan mengenai kebangkitan Kristus. Murid adalah saksi-saksi dari segala sesuatu yang terjadi pada-Nya, mereka menyaksikan Dia digantung di kayu salib, pun melihat mereka dibangkitkan dan menampakkan diri pada mereka. Ia yang bangkit ini telah ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang yang hidup dan yang mati, dan siapa saja yang percaya kepada-Nya, akan mendapat pengampunan dosa melalui nama-Nya (Kis. 10:42-43). Secara singkat, Petrus memberitakan 5 hal: Dia adalah Tuhan dari semua orang, kehidupan dan ministri Tuhan Yesus, kebangkitan Kristus, Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati, dan pengampunan dosa.

 

 

Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 2, Berita 30






August 25, 2020, 04:43:19 AM
Reply #2256
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 27388
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16


http://arushayat.blogspot.com/2020/

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-16-selasa.html

25 August 2020
Kisah Para Rasul - Minggu 16 Selasa

 

Pembacaan Alkitab: Kis. 10:34-48

Kidung #224

 

 

Turunnya ROH KUDUS Di Rumah Kornelius

 

 

Doa baca: “Sementara Petrus berkata demikian, turunlah ROH KUDUS ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.” (Kis. 10:44)

 

 

Sewaktu Petrus sedang berbicara, Roh itu turun ke atas orang-orang yang ada di rumah Kornelius. Tidak diragukan lagi, Roh itu adalah Roh yang almuhit. Setelah Roh yang almuhit turun ke atas rumah Kornelius, mereka mulai berkata-kata dalam Bahasa lidah dan memuliakan Allah (ayat 46). Ketika Petrus dan orang-orang yang bersama dengan dia melihat apa yang telah terjadi, mereka tahu bahwa orang-orang yang ada di rumah Kornelius itu tidak boleh dilarang untuk dibaptis dalam air (ayat 47).

 

ROH KUDUS turun ke atas orang-orang yang mendengar firman di rumah Kornelius secara luaran dan secara ekonomikal. Dalam kasus di rumah Kornelius, ROH KUDUS di aspek esensial masuk ke dalam kaum beriman menjadi hayat dan di aspek ekonomikal turun ke atas mereka menjadi kekuatan, terjadi serentak saat mereka percaya kepada Tuhan. Tetapi di sini hanya mencatat ROH KUDUS di aspek ekonomikal turun ke atas mereka, karena ini adalah yang di luar, maka orang lain dapat mengetahuinya dari fakta mereka berkata-kata dalam bahasa lidah dan memuliakan Allah. ROH KUDUS masuk ke dalam mereka dengan tanpa suara dan tak terlihat. Sebelum mereka dibaptis dalam air oleh anggota Tubuh Kristus yang lain, mereka langsung menerima kedua aspek ROH KUDUS dari Kristus, Sang Kepala Tubuh, tanpa perantara mana pun. Ini dengan tegas menunjukkan bahwa perluasan Injil Kerajaan Allah kepada orang-orang bukan Yahudi berasal dari Tuhan, dan Kepala Tubuh membaptis mereka ke dalam Tubuh-Nya secara langsung, tanpa penumpangan tangan anggota Tubuh mana pun. Hal ini berbeda dengan kasus kaum beriman Samaria dan Saulus dari Tarsus (8:17; 9:17) yang perlu penumpangan tangan anggota Tubuh yang lain.

 

Dalam Kisah Para Rasul 10:45 membicarakan tentang pencurahan karunia ROH KUDUS. Karunia ini dicurahkan oleh Allah dari Kristus yang almuhit, bangkit, dan naik ke surga. Kita perlu mengucap syukur atas Roh yang almuhit ini.

 

 

Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 2, Berita 30







August 26, 2020, 05:16:32 PM
Reply #2257
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 27388
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16
http://arushayat.blogspot.com/2020/

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-16-rabu.html

26 August 2020
Kisah Para Rasul - Minggu 16 Rabu

 

Pembacaan Alkitab: Kis. 10:34-48

Kidung #742

 

 

Baptisan Air dan Roh

 

 

Doa baca: “Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima ROH KUDUS sama seperti kita?" (Kis. 10:47)

 

 

Dalam ayat 47 Petrus menjawab, “Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima ROH KUDUS sama seperti kita?” Ini menunjukkan bahwa kita harus memperhatikan baptisan air, yang melambangkan kesatuan kaum beriman dengan kematian dan kebangkitan Kristus (Rm. 6:3-5; Kol. 2:12), sama seperti memperhatikan baptisan Roh. Baptisan Roh menghasilkan realitas dari kesatuan kaum beriman dengan Kristus dalam hayat di aspek esensial, dan dalam kuasa di aspek ekonomikal; baptisan air adalah pemastian kaum beriman atas realitas dari Roh itu. Keduanya diperlukan, dan tidak bisa saling menggantikan. Seluruh kaum beriman dalam Kristus seharusnya secara tepat memiliki keduanya dengan tepat.

 

Kita telah menunjukkan bahwa pada hari Pentakosta, Kristus, Kepala Tubuh, membaptis kaum beriman Yahudi ke dalam Roh itu. Itu adalah langkah yang pertama, kejadian yang pertama dari Kristus membaptis Tubuh ke dalam Roh itu. Kemudian di rumah Kornelius, Dia sebagai Kepala Tubuh, membaptis semua orang beriman bukan Yahudi ke dalam Roh itu. Ini adalah langkah yang kedua, kejadian yang kedua. Oleh dua langkah ini, dua kejadian ini, Kristus, Kepala Tubuh, membaptis seluruh Tubuh-Nya ke dalam Roh itu.

 

Dalam Kitab Kisah Para Rasul, hanya dua yang disebut baptisan Roh itu. Seperti yang telah kita lihat, yang pertama adalah kaum beriman Yahudi pada hari Pentakosta, dan yang kedua adalah perkara kaum beriman bukan Yahudi di rumah Kornelius. Dua kejadian ini adalah dua langkah dari penggenapan baptisan ROH KUDUS. Kiranya kita semua melihat bahwa dalam Kitab Kisah Para Rasul hanya ada dua kejadian yang disebut baptisan dalam ROH KUDUS dan bahwa melalui dua kejadian ini Kristus sebagai Kepala Tubuh menggenapkan baptisan Tubuh-Nya ke dalam ROH KUDUS sekali untuk selamanya.

 

 

Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 2, Berita 30
August 27, 2020, 04:32:17 AM
Reply #2258
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 27388
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



http://arushayat.blogspot.com/2020/

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-16-kamis.html

27 August 2020
Kisah Para Rasul - Minggu 16 Kamis

 

Pembacaan Alkitab: Kis. 10:34-48; Why. 13:8

Kidung #361

 

 

Satu Kali untuk Selamanya

 

 

Doa baca: “Sementara Petrus berkata demikian, turunlah ROH KUDUS ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.” (Kis. 10:44)

 

 

Inkarnasi, ketersaliban, kebangkitan, penghembusan Roh itu ke dalam murid-murid, kenaikan, dan pencurahan Roh itu ke atas murid-murid semuanya bersifat kekal, tidak dibatasi oleh unsur waktu. Seperti mengenai ketersaliban. Menurut pemahaman kita, Kristus disalibkan sekitar 1900 tahun yang lalu. Tetapi dalam pandangan Allah Kristus telah disembelih sejak dunia dijadikan, sejak dunia yang diciptakan ini ada. Kristus telah disalibkan sejak permulaan keberadaan dunia materi karena penebusan-Nya harus mencakup alam semesta yang diciptakan (Why. 13:8). Kristus telah menggenapkan satu penebusan yang kekal, bukan sementara (Ibr. 9:12). Ketersaliban itu kekal dan mencakup semua jangkauan yang diperlukan mulai dari keberadaan alam semesta ini, sejak dunia dijadikan. Bahkan sejak hal-hal yang diciptakan itu ada, telah ada keperluan akan kematian Kristus. Karena itu, di pandangan Allah, kematian Kristus dimulai sejak dunia dijadikan. Kristus dikenal dan dipersiapkan secara dini dalam kekekalan, tetapi kematian-Nya digenapkan dalam waktu, tanpa unsur waktu. Karena itu, kita bersama Paulus dapat mengumumkan bahwa kita juga telah disalibkan dengan Kristus, jauh sebelum kita lahir (Gal. 2:20). Maka seorang dosa yang bertobat tidak perlu meminta Tuhan Yesus supaya mati baginya. Dia telah disalibkan sekali untuk selamanya.

 

Prinsip ketersaliban ini sama dengan perkara-perkara lain dalam proses yang dikerjakan Tuhan. Pengembusan Roh itu ke dalam kaum beriman telah digenapkan satu kali untuk selamanya (Yoh. 20). Seprinsip dengan itu, Kristus, Kepala Tubuh, telah membaptis semua orang beriman, setiap anggota Tubuh, ke dalam Roh itu satu kali untuk selamanya dalam dua langkah. Langkah pertama adalah pada hari Pentakosta dan kedua adalah di rumah Kornelius. Pengembusan Roh esensial dan pencurahan Roh ekonomikal telah terjadi satu kali untuk selamanya. Puji Tuhan!

 

 

Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 2, Berita 31






August 28, 2020, 04:35:08 AM
Reply #2259
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 27388
  • Gender: Male
  • 1 kor 9 : 16



http://arushayat.blogspot.com/2020/

http://arushayat.blogspot.com/2020/08/kisah-para-rasul-minggu-16-jumat.html

28 August 2020
Kisah Para Rasul - Minggu 16 Jumat

 

Pembacaan Alkitab: Kis.10:44-48

Kidung #400

 

 

Melihat Wahyu Ilahi dalam Perjanjian Baru

 

 

Doa baca: “Sementara Petrus berkata demikian, turunlah ROH KUDUS ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.” (Kis. 10:44)

 

 

Kita tidak perlu menganalisis apa yang akan kita terima melalui berseru kepada nama Tuhan Yesus. Kita tidak seharusnya bertanya kepada diri kita sendiri, “Sudahkah aku menerima Roh esensial? Sudahkah Roh ekonomikal turun ke atasku?” Daripada mengadakan analisis yang tidak perlu, lebih baik kita melihat wahyu ilahi dalam Perjanjian Baru. Dalam jangka waktu yang kurang dari tiga puluh empat tahun, ada enam perkara kekal yang telah digenapkan yaitu inkarnasi, ketersaliban, kebangkitan, penghembusan Roh pemberi hayat, kenaikan dan pencurahan Roh yang almuhit. Karena semua hal ini telah digenapkan, maka kapan saja seorang dosa bertobat, percaya kepada Tuhan Yesus dan dibaptisan dalam air, yang mewakili Allah Tritunggal, Kristus, dan kematian Kristus, ia menerima segala sesuatu. Jika seorang beriman yang baru menyadari hal ini, ia akan penuh pujian kepada Tuhan.

 

Jika Anda ditanya apakah Anda telah menerima ROH KUDUS, Anda harus menjawab dengan berani, “Ya, aku benar-benar telah menerima ROH KUDUS!” Dalam memberikan jawaban yang demikian, kita harus sadar bahwa sebenarnya kita telah menerima ROH KUDUS lebih dari seribu sembilan ratus tahun yang lalu dan sekarang hari demi hari kita menikmati Dia oleh iman. Inilah fakta warisan yang telah kita terima dalam perjanjian-Nya. Inkarnasi, ketersaliban, kebangkitan Kristus, penghembusan Roh itu ke dalam kita, kenaikan, dan pencurahan Roh itu ke atas kita semuanya telah diwariskan kepada kita. Hari ini kita menerima warisan-warisan ini. Karena itu, kita harus dengan sederhana mengambilnya oleh iman dan menikmatinya. Kapan saja kita merasa perlu akan Roh esensial atau Roh ekonomikal, kita harus berkata, “Amin! Dalam perjanjian itu aku memiliki Roh esensial dan Roh ekonomikal. Semua yang kuperlukan telah diwariskan kepadaku.” Haleluya! Kita patut memuji Dia atas Roh itu yang telah menjadi warisan kita.

 

 

Sumber: Pelajaran-Hayat Kisah Para Rasul, Buku 2, Berita 31






 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)