Author Topic: GEREJA = SARANG PENYAMUN dan JERAT dari @Iblis bagi orang2 percaya Yesus Kristus  (Read 7904 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 27, 2014, 01:21:09 PM
Reply #140
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2023
  • Gender: Male
  • "Jesus Saves My Life"
"Jesus Saves My Life"
February 27, 2014, 01:38:30 PM
Reply #141
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 752
  • Gender: Male
  • Denominasi: Pengikut Kristus
Yang bilang biru, saya; dan yang bilang perkataan biru saya ujug-ujug, sodara :)
Jadi, yang bilang ini: "Babel Modern adalah Vatikan dengan ajaran Katolik-nya" adalah siz, kemudian itu Parsiattar katakan ujug-ujug, bukan?

Parsiattar katakan itu ujug-ujug karena Babel sudah runtuh, sementara Katolik Roma masih eksis. sizxbn mengatakan "Babel Modern adalah Vatikan dengan ajaran Katolik-nya," tanpa ada penjelasan apa-apa mengindikasikan kesamaan seperti yang siz maksudkan itu. Secara ujug-ujug saja siz mengatakan Babel adalah Vatikan, maka sulit berterima di pemikiran Parsiattar.

Quote
Saya mengartikan pandangan sodara di atas, justru bersifat ujug-ujug tanpa dasar, sebab:
1. Yesus Kristus tidak mendirikan "Jemaat-Nya" di dalam sebuah gedung yang sodara sebut sebagai "Gereja". Dan ayat Mat. 16:18 tidak sama sekali mengindikasikan bahwa Yesus Kristus akan mendirikan sebuah organisasi "Gereja"
Bagaimana pemaknaan siz menyatakan terutama yang bergaris bawah berikut ini Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya, bukan organisasi? Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Dengan demikian, Parsiattar mengartikan bahwa pendirian jemaat seperti yang dimaksudkan Mat 16:18 adalah pendirian organisasi. Jika siz menyatakan bahwa itu bukan pendirian organisasi, ajukan latar pikir, dong.

Quote
2. Pengertian "alam maut tidak akan menguasainya" tidak hanya sampai akhir jaman, melainkan kekal, selama-lamanya dan sampai selama-lamanya.
Baiklah, berterima di pemaknaan Parsiattar.

Quote
3. Berdasarkan dua hal di atas, maka Gereja-Vatikan maupun "gereja-gereja" sempalannya tidak boleh dipersamakan dengan "Jemaat" yang didirikan oleh Yesus Kristus; Mereka hanya boleh dipersamakan dengan Spirit Kota Babel yang ingin mencapai TUHAN dengan caranya sendiri, yaitu membangun "Gereja"
Kalau pikiran siz yang mengatakan kumpulan-kumpulan sempalan Vatikan tidak boleh dipersamakan dengan 'jemaat' yang didirikan Yesus, Parsiattar setuju. Tetapi kalau 'jemaat Roma' dan jemaat-jemaat perdana, yang didirikan para rasul Yesus dinyatakan sebagai bukan jemaat yang dimaksudkan oleh Yesus pada Mat 16:18, Parsiattar tidak menemukan latar pikir yang pas untuk itu. Itulah yang Parsiattar maksudkan dengan ujug-ujug.
Quote
Bagaimana dengan Babel yang dinyatakan dalam Kitab Wahyu?
Apakah juga termasuk pernyataan yang dipaksakan???
Babel yang di kitab Wahyu, sampai sekarang belum jelas kota atau benda apa itu. Itu merupakan 'penglihatan' Yohanes ketika dia berada di Patmos. Parsiattar belum pernah mendapat penjelasan atau keterangan atau informasi mengenai Babel kitab Wahyu itu. Tiap orang bebas-bebas saja mengartikannya. Namun, kalau hanya mengartikan tanpa didasari alur pikir yang logis, yahh... terserah saja, mau terima atau tidak, kita orang-orang merdeka.

Quote
Bagi sodara yang tidak memahami mengenai "spirit" "Babel" yang dinyatakan dalam Kitab Wahyu, maka sodara akan memandang bahwa pengertian Gereja-Vatikan = Babel Modern-seperti yang saya jelaskan sebagai sesuatu yang dipaksakan.

Bukankah begitu bro? :)
Maksudnya, hanya sizxbn yang mengerti 'spirit'? Hanya sizxbn yang mengerti 'Babel'? Parsiattar pikir, kalau ada pernyataan "Gereja-Vatikan = Babel Modern" tanpa penjelasan, itu merupakan suatu pemaksaan makna. Babel adalah berbentuk tangga, sementara Gereja Vatikan berbentuk bukan tangga.

Quote
Lah, di atas sodara sudah mengakui bahwa "sejak abad XVI ada anggota Gereja (=jemaat) yang mengeluarkan/dikeluarkan dan berkembang menjadi Gereja (=jemaat) tandingan"

Apakah itu artinya tidak tercerai-berai? :coolsmiley:
Parsiattar pikir, sizxbn dapat membedakan:
"Terpecah-pecah hingga menghilangkan bentuk awal" dengan "Bentuk awal tetap utuh, namun bagian-bagian kecilnya terlepas dan tumbuh menjadi bagian yang menyerupai bentuk awal".
« Last Edit: February 28, 2014, 03:33:17 PM by Parsiattar »
Damai di surga, damai di bumi, damai di forum, dan damai di hati
February 27, 2014, 02:17:15 PM
Reply #142
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 752
  • Gender: Male
  • Denominasi: Pengikut Kristus
Justru pandangan sodara yang seperti itu yang kurang lengkap.
Jelas-jelas Yesus Kristus yang memisahkan tugas pengembalan-Nya kepada Petrus dan Paulus.
Kepada Petrus, Ia mengatakan:
Yoh. 21:16   Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"* Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: /"Gembalakanlah domba-domba-Ku."

Yang dimaksud dengan "domba-domba-Ku" oleh Yesus Kristus sudah jelas, yaitu bani Isarel.
Dari posting sizxbn di atas, Parsiattar tidak menemukan pengertian domba Kristus adalah bani Israel. Sementara dari Yoh 10:14 Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku dapat dipastikan bahwa Yesus mengenal domba-Nya dan domba-Nya mengenal Yesus. Dan Parsiattar tulis lagi, kalau dibaca Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS, kiranya dapat dimengerti bahwa Yesus Kristus menginginkan agar semua bangsa (tanpa kecuali dan bukan hanya bangsa Israel) dijadikan murid-Nya (domba-Nya).

Quote
Mat. 15:24   Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
sizxbn masih dapat membaca posting Parsiattar sebelumnya, kan? Atau, baca saja perikop Perempuan Kanaan yang percaya di Mat 15:21-28. Ayat yang sizxbn kutip itu ada didalam perikop tersebut. Jadi, Mat 15:24 dikatakan Yesus adalah untuk menguji tingkat percaya perempuan Kanaan itu kepada Yesus. Bukan suatu pernyataan umum yang ditujukan kepada setiap orang.

Quote
Sedangkan kepada Paulus, Yesus Kristus mengatakan:
Kis. 9:15-16Tetapi Firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.
Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku."
Mengartikan yang sizxbn tebalkan di atas, jika Paulus diutus kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel, bangsa mana lagi yang tersisa? Mengacu kepada yang siz tebalkan itu, menurut pemahaman Parsiattar, sudah semua bangsa, kan? Orang-orang Israel, termasuk. Raja-raja, termasuk. Bangsa-bangsa lainselain Israel, termasuk. Artinya, ya Paulus diutus kepada semua bangsa. Atau, sizxbn mempunyai penjelasan lain?

Quote
Sedangkan Petrus mau membaptis Kornelius itu disebabkan karena ia adalah seorang Itali yang beribadah secara Yahudi.
Parsiattar tidak menemukan penjelasan dalam kisahnya, bahwa Petrus membaptis Kornelius karena Kornelius menjalankan peribadatan Yahudi. Justru, dari 'penglihatan' yang dialami Petrus, dimana kepadanya diturunkan dari langit binatang-binatang yang haram menurut adat Yahudi, diperintah untuk disembelih dan dimakan. Karena 'penglihatan' itu, Petrus mengerti bahwa Yesus Kristus datang ke dunia ini bukan untuk suku bangsa tertentu, melainkan untuk semua bangsa di dunia.
Quote
Hahaha...pengertianmu yang seperti itu yang justru ujug-ujug! baca penjelasan saya bro?
Ikut tertawa  ;D sambil mengatakan, "Baca penjelasan Parsiattar." Kalau ada penjelasan yang kurang berterima, silahkan ditanyakan.
Damai di surga, damai di bumi, damai di forum, dan damai di hati
February 27, 2014, 05:44:46 PM
Reply #143
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Dari posting sizxbn di atas, Parsiattar tidak menemukan pengertian domba Kristus adalah bani Israel. Sementara dari Yoh 10:14 Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku dapat dipastikan bahwa Yesus mengenal domba-Nya dan domba-Nya mengenal Yesus. Dan Parsiattar tulis lagi, kalau dibaca Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS, kiranya dapat dimengerti bahwa Yesus Kristus menginginkan agar semua bangsa (tanpa kecuali dan bukan hanya bangsa Israel) dijadikan murid-Nya (domba-Nya).
Saya tidak membantah kalau Yesus Kristus adalah satu-satunya Gembala yang baik; Persoalannya bukan di situ.
Persoalannya adalah sodara tidak mengerti dasar tugas Pengembalaan yang ditetapkan Yesus Kristus kepada para murid-Nya.

Kenapa Yesus Kristus di Mat.28:19 meng-amarkan kepada para murid untuk menjadikan semua bangsa menjadi Murid-Nya.... apa alasan-Nya?

Alasan-Nya adalah Pernyataan-Nya sendiri ini:

Yoh. 10:16   Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

Itulah sebabnya pula Ia memberikan tugas kepada rasul Petrus untuk mengembalakan bangsa Israel, dan rasul Paulus ditugaskan-Nya untuk mengembalakan bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang Isarel-yang ada diantara bangsa-bangsa lain. (baca Kis. 9:15)

sizxbn masih dapat membaca posting Parsiattar sebelumnya, kan? Atau, baca saja perikop Perempuan Kanaan yang percaya di Mat 15:21-28. Ayat yang sizxbn kutip itu ada didalam perikop tersebut. Jadi, Mat 15:24 dikatakan Yesus adalah untuk menguji tingkat percaya perempuan Kanaan itu kepada Yesus. Bukan suatu pernyataan umum yang ditujukan kepada setiap orang.
Yesus Kristus tidak pernah-dan saya pikir tidak perlu menguji kepercayaan siapapun karena Ia sendiri mengetahui hati setiap orang --masa Ia harus menguji seorang Perempuan yang anaknya lagi sakit--- hehehe... terlalu!!

Mat. 22:18   Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: "Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?

Mengartikan yang sizxbn tebalkan di atas, jika Paulus diutus kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel, bangsa mana lagi yang tersisa? Mengacu kepada yang siz tebalkan itu, menurut pemahaman Parsiattar, sudah semua bangsa, kan? Orang-orang Israel, termasuk. Raja-raja, termasuk. Bangsa-bangsa lainselain Israel, termasuk. Artinya, ya Paulus diutus kepada semua bangsa. Atau, sizxbn mempunyai penjelasan lain?
Yang sodara pertanyakan itu-sebenarnya sudah menyimpang dari maksud saya mengutip ayat tersebut; Tetapi untuk memuaskan hati sodara, saya mencoba untuk menjawab: "ya", tetapi yang rasul Paulus gembalakan itu adalah orang-orang Isarel yang ada di tengah-tengan bangsa-bangsa lain.

Parsiattar tidak menemukan penjelasan dalam kisahnya, bahwa Petrus membaptis Kornelius karena Kornelius menjalankan peribadatan Yahudi. Justru, dari 'penglihatan' yang dialami Petrus, dimana kepadanya diturunkan dari langit binatang-binatang yang haram menurut adat Yahudi, diperintah untuk disembelih dan dimakan. Karena 'penglihatan' itu, Petrus mengerti bahwa Yesus Kristus datang ke dunia ini bukan untuk suku bangsa tertentu, melainkan untuk semua bangsa di dunia.
Penglihatan yang dinyatakan kepada Petrus bukan bermaksud memberi pengertian merah; tetapi untuk memberi pengertian bahwa apa yang dinyatakan Halal/Kudus oleh TUHAN adalah Halal/Kudus tidak boleh dinilai najis/haram oleh siapapun.

Kis. 10:15   Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh ho Theos, tidak boleh engkau nyatakan haram."

Ayat itu adalah untuk menyatakan bahwa apabila bangsa2 lain datang dan beribadah kepada Yahweh Eloah Israel, maka mereka tidak boleh dipandang sebagai orang haram/najis, melainkan Halal/Kudus.

Demikianlah maksud penglihatan yang dinyatakan TUHAN kepada rasul Petrus untuk seorang Kornelius

Ikut tertawa  ;D sambil mengatakan, "Baca penjelasan Parsiattar." Kalau ada penjelasan yang kurang berterima, silahkan ditanyakan.
Maaf, semua penjelasan sodara tidak ber-terima dalam pengertian saya.


Salam,
« Last Edit: February 27, 2014, 09:07:41 PM by sizxbn »
February 27, 2014, 06:03:31 PM
Reply #144
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 1952
  • Denominasi: Hanya akui Firman Tuhan
Saya tidak membantah kalau Yesus Kristus adalah satu-satunya Gembala yang baik; Persoalannya bukan di situ.
Persoalannya adalah sodara tidak mengerti dasar tugas Pengembalaan yang ditetapkan Yesus Kristus kepada para murid-Nya.

Kenapa Yesus Kristus di Mat.28:19 meng-amarkan kepada para murid untuk menjadikan semua bangsa menjadi Murid-Nya.... apa alasan-Nya?

Alasan-Nya adalah Pernyataan-Nya sendiri ini:

Yoh. 10:16   Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

Itulah sebabnya pula Ia menjadikan :
Rasul Petrus bertugas untuk pengembalaannya kepada bani/umat Israel,
dan
Rasul Paulus untuk bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang Isarel. (baca Kis. 9:15)

Ini baru beriman Alkitab keseluruhannya ! Siip gak salah ! Pernyatan anda pegang teguh sampai achir hayat anda jangan plin plant ya !
February 28, 2014, 12:44:26 AM
Reply #145
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Jadi, yang bilang ini: "Babel Modern adalah Vatikan dengan ajaran Katolik-nya" adalah siz, kemudian itu Parsiattar katakan ujug-ujug, bukan?

Parsiattar katakan itu ujug-ujug karena Babel sudah runtuh, sementara Katolik Roma masih eksis. sizxbn mengatakan "Babel Modern adalah Vatikan dengan ajaran Katolik-nya,"[color] tanpa ada penjelasan apa-apa mengindikasikan kesamaan seperti yang siz maksudkan itu. Secara ujug-ujug saja siz mengatakan Babel adalah Vatikan, maka sulit berterima di pemikiran Parsiattar.

Makanya baca Mystery Babylon ini dong bro... disitu dijelaskan kesamaan2-nya antara Roma Katolik-Vatikan dengan Babel.

Bagaimana pemaknaan siz menyatakan terutama yang bergaris bawah berikut ini Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya, bukan organisasi? Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Dengan demikian, Parsiattar mengartikan bahwa pendirian jemaat seperti yang dimaksudkan Mat 16:18 adalah pendirian organisasi. Jika siz menyatakan bahwa itu bukan pendirian organisasi, ajukan latar pikir, dong.


Dasar pikir saya sederhana saja, yaitu bahwa pengertian "Jemaat" (Yunani: Ekklesia) tidak sama dengan pengertian "Organisasi" (Yunani: Organon).
Dasar pikir ini bisa diterima oleh siapa saja yang mempunyai pengertian normal, kecuali (mungkin) bagi sodara, dasar pikir itu tidak berterima.

Baiklah, berterima di pemaknaan Parsiattar.

Ok, baik saya lanjutkan....

Kalau pikiran siz yang mengatakan kumpulan-kumpulan sempalan Vatikan tidak boleh dipersamakan dengan 'jemaat' yang didirikan Yesus, Parsiattar setuju. Tetapi kalau 'jemaat Roma' dan jemaat-jemaat perdana, yang didirikan para rasul Yesus dinyatakan sebagai bukan jemaat yang dimaksudkan oleh Yesus pada Mat 16:18, Parsiattar tidak menemukan latar pikir yang pas untuk itu. Itulah yang Parsiattar maksudkan dengan ujug-ujug.

Dalam penjelasan saya di atas, pengertiannya jangan sodara satukan antara  "Jemaat" mula-mula yang didirikan oleh Yesus Kristus melalui para Rasul-Nya dengan 'jemaat Roma'; Seolah-olah 'jemaat Roma' termasuk sebagai "Jemaat" mula-mula.

Tetapi, oleh karena sodara mengartikannya demikian, maka tidak mengherankan saya jika kemudian sodara menilai pernyataan saya "ujug-ujug" :)

Babel yang di kitab Wahyu, sampai sekarang belum jelas kota atau benda apa itu. Itu merupakan 'penglihatan' Yohanes ketika dia berada di Patmos. Parsiattar belum pernah mendapat penjelasan atau keterangan atau informasi mengenai Babel kitab Wahyu itu. Tiap orang bebas-bebas saja mengartikannya. Namun, kalau hanya mengartikan tanpa didasari alur pikir yang logis, yahh... terserah saja, mau terima atau tidak, kita orang-orang merdeka.

Kalau sodara belum mendapatkan informasi tentang "Babel" yang ada di Kitab Wahyu, maka saya informasikan kepada sodara bahwa "Babel" yang dimaksud dalam Kitab Wahyu adalah berbicara tentang Vatikan dengan Roman Katolik-nya.

Maksudnya, hanya sizxbn yang mengerti 'spirit'? Hanya sizxbn yang mengerti 'Babel'? Parsiattar pikir, kalau ada pernyataan "Gereja-Vatikan = Babel Modern" tanpa penjelasan, itu merupakan suatu pemaksaan makna. Babel adalah berbentuk tangga, sementara Gereja Vatikan berbentuk bukan tangga.


Lagi-lagi sodara bicara soal bentuk?
Yang saya bicarakan soal 'spirit' Babel; BUKAN BENTUK BABEL.
Jika saya tidak mengerti tentang 'spirit', maka saya tidak akan berkata-kata dari sudut pandang 'spirit'; Sedangkan sodara selalu berpandangan bentuk, ya gak ketemu. :)

Parsiattar pikir, sizxbn dapat membedakan:
"Terpecah-pecah hingga menghilangkan bentuk awal" dengan "Bentuk awal tetap utuh, namun bagian-bagian kecilnya terlepas dan tumbuh menjadi bagian yang menyerupai bentuk awal".

Saya dapat mengerti maksud sodara, tetapi soal pengertian "tercerai-berai" artinya tidak lagi berada dibawah kekuasaan satu atap.. sama seperti seorang istri yang bercerai dengan suaminya; Ia tidak lagi dibawah kekuasaan suaminya. Itulah yang saya pahami dengan "tercerai-berai"


Salam,
« Last Edit: February 28, 2014, 12:46:53 AM by sizxbn »
February 28, 2014, 03:30:13 PM
Reply #146
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2023
  • Gender: Male
  • "Jesus Saves My Life"
apakah tidak ada penjelasan yg simple yah... mumet aku.. :)))))
"Jesus Saves My Life"
February 28, 2014, 05:49:35 PM
Reply #147
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 752
  • Gender: Male
  • Denominasi: Pengikut Kristus
Quote
Saya tidak membantah kalau Yesus Kristus adalah satu-satunya Gembala yang baik; Persoalannya bukan di situ.
Persoalannya adalah sodara tidak mengerti dasar tugas Pengembalaan yang ditetapkan Yesus Kristus kepada para murid-Nya.
Sebentar.
Sebelum ke tugas penggembalaan yang sizxbn duga Anda mengerti dan Parsiattar tidak ngerti itu, Parsiattar klarifikasi, bahwa Parsiattar tidak mengatakan sizxbn membantah Yesus Kristus adalah Gembala Baik. Yang Parsiattar tekankan pada Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku, ialah yang bergaris bawah. Yesus Kristus dan domba-Nya saling mengenal.

Quote
Kenapa Yesus Kristus di Mat.28:19 meng-amarkan kepada para murid untuk menjadikan semua bangsa menjadi Murid-Nya.... apa alasan-Nya?

Alasan-Nya adalah Pernyataan-Nya sendiri ini:

Yoh. 10:16   Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.
Perhatikan ayat itu. Kata Yesus Kristus, "Ada lagi pada-Ku domba-domba lain." Tentu, itu adalah domba Yesus Kristus. Kalau itu domba Yesus Kristus, berdasarkan Yoh 10:14, domba itu dikenal dan mengenal Yesus Kristus. Domba, untuk mendapat keselamatan, tidak cukup hanya mengenal, melainkan harus mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Baca Mat 10:33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga." Meski domba mengenal Gembalanya, jika domba menyangkal-Nya, domba tidak beroleh keselamatan, sebab akan disangkal oleh Gembalanya di hadapan Bapa.

Quote
Itulah sebabnya pula Ia memberikan tugas kepada rasul Petrus untuk mengembalakan bangsa Israel, dan rasul Paulus ditugaskan-Nya untuk mengembalakan bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang Isarel-yang ada diantara bangsa-bangsa lain. (baca Kis. 9:15)
Tetapi Firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. Bagaimana sizxbn mengartikan ayat itu? Menurut Parsiattar, ayat itu jelas menyatakan bahwa Paulusketika itu masih bernama Saulus, akan diutus memberitakan nama Yesus Kristus kepada merah, ungu, dan biru. Bukan begitu?
Quote
Yesus Kristus tidak pernah-dan saya pikir tidak perlu menguji kepercayaan siapapun karena Ia sendiri mengetahui hati setiap orang --masa Ia harus menguji seorang Perempuan yang anaknya lagi sakit--- hehehe... terlalu!!
Tujuan pengujian di perikop itu adalah untuk mengajarkan kepada murid-Nya bahwa kedatangan-Nya ke dunia bukan hanya untuk bani Israel. Perhatikan judul perikopnya, Perempuan Kanaan yang percaya. Yesus Kristus bukan hanya untuk bani Israel, tetapi untuk semua bangsa, termasuk Kanaan. Nangkap?
Quote
Mat. 22:18   Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: "Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?
Sependapat.
Quote
Yang sodara pertanyakan itu-sebenarnya sudah menyimpang dari maksud saya mengutip ayat tersebut; Tetapi untuk memuaskan hati sodara, saya mencoba untuk menjawab: "ya", tetapi yang rasul Paulus gembalakan itu adalah orang-orang Isarel yang ada di tengah-tengan bangsa-bangsa lain.
Penjelasan sudah Parsiattar berikan. Kalau tidak nangkap, tunjukkan mana yang perlu dijelaskan lebih jelas.
Quote
Penglihatan yang dinyatakan kepada Petrus bukan bermaksud memberi pengertian merah; tetapi untuk memberi pengertian bahwa apa yang dinyatakan Halal/Kudus oleh TUHAN adalah Halal/Kudus tidak boleh dinilai najis/haram oleh siapapun.
Cermati Kis 10:28 Ia berkata kepada mereka: "Kamu tahu, betapa kerasnya larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul dengan orang-orang yang bukan Yahudi atau masuk ke rumah mereka. Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku, bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis atau tidak tahir. Bisa sizxbn tangkap? Tanyakan kalo tidak mengerti.

Quote
Kis. 10:15   Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh ho Theos, tidak boleh engkau nyatakan haram."

Ayat itu adalah untuk menyatakan bahwa apabila bangsa2 lain datang dan beribadah kepada Yahweh Eloah Israel, maka mereka tidak boleh dipandang sebagai orang haram/najis, melainkan Halal/Kudus.

Demikianlah maksud penglihatan yang dinyatakan TUHAN kepada rasul Petrus untuk seorang Kornelius
Maaf, semua penjelasan sodara tidak ber-terima dalam pengertian saya.
Tanyakan mana yang tidak sizxbn ngerti
Damai di surga, damai di bumi, damai di forum, dan damai di hati
February 28, 2014, 06:29:10 PM
Reply #148
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 752
  • Gender: Male
  • Denominasi: Pengikut Kristus
Makanya baca Mystery Babylon ini dong bro... disitu dijelaskan kesamaan2-nya antara Roma Katolik-Vatikan dengan Babel.
Situs yang hanya berisi prasangka, tentu tidak layak dijadikan acuan. Kalo itu sizxbn jadikan acuan, silahkan saja. Anda merdeka. Tidak semua yang bertelinga mendengar, tidak semua yang punya mata melihat.

Tentang kesamaan, meski ular dan ikan sama-sama bersisik, keduanya tidak sama.

Quote
Dasar pikir saya sederhana saja, yaitu bahwa pengertian "Jemaat" (Yunani: Ekklesia) tidak sama dengan pengertian "Organisasi" (Yunani: Organon).
Dasar pikir ini bisa diterima oleh siapa saja yang mempunyai pengertian normal, kecuali (mungkin) bagi sodara, dasar pikir itu tidak berterima.
Sudah Parsiattar kemukakan definisinya. Jika itu berlainan dengan pemaknaan sizxbn, bukan urusan Parsiattar.
Quote
Ok, baik saya lanjutkan....
Dalam penjelasan saya di atas, pengertiannya jangan sodara satukan antara  "Jemaat" mula-mula yang didirikan oleh Yesus Kristus melalui para Rasul-Nya dengan 'jemaat Roma'; Seolah-olah 'jemaat Roma' termasuk sebagai "Jemaat" mula-mula.
Jemaat Roma, jemaat Jerusalem (Israel, Palestina), jemaat Aleksandria (Mesir), jemaat Antiokhia (Syria), jemaat Konstantinopel (Turki, Istambul) sama-sama menerima ajaran para rasul. Ajaran yang diterima jemaat Roma dipertahankan hingga saat ini.

Quote
Tetapi, oleh karena sodara mengartikannya demikian, maka tidak mengherankan saya jika kemudian sodara menilai pernyataan saya "ujug-ujug" :)
Oleh karena sizxbn mendapat informasi dari yang tidak mengetahui, pemaknaan sizxbn menjadi melenceng.
Quote
Kalau sodara belum mendapatkan informasi tentang "Babel" yang ada di Kitab Wahyu, maka saya informasikan kepada sodara bahwa "Babel" yang dimaksud dalam Kitab Wahyu adalah berbicara tentang Vatikan dengan Roman Katolik-nya.
Kitab Wahyu adalah hasil penglihatan Yohanes di Pulau Patmos. Kalo ada manusia yang mencoba menduga-duga maknanya dengan mengatakannya sebagai suatu kepastian, betapa naif.

Quote
Lagi-lagi sodara bicara soal bentuk?
Yang saya bicarakan soal 'spirit' Babel; BUKAN BENTUK BABEL.
Jika saya tidak mengerti tentang 'spirit', maka saya tidak akan berkata-kata dari sudut pandang 'spirit'; Sedangkan sodara selalu berpandangan bentuk, ya gak ketemu. :)
Sejak awal, Parsiattar sudah mengatakan bahwa mempersamakan Babel-Irak dengan Babel - Wahyu adalah hal yang ujug-ujug, sekonyong-konyong, tiba-tiba. Jika sizxbn maksudkan sama, dari segi apapun, hendaknya sizxbn kemukakan kesamaan yang Anda maksudkan. Tidak cukup kalo hanya menyatakannya sama dari segi spirit. Spirit adalah benda abstrak. Kalo sizxbn menyatakan spirit A sama dengan spirit B, tentu harus ada penjelasannya mengapa sizxbn menyimpulkan demikian. Kalo hanya ujug-ujug sekonyong-konyong, tiba-tiba bilang spirit A sama dengan spirit B, tanpa penjelasan, wadduh... tidak berterima di pikiran Parsiattar. Alasan Parsiattar bilang tidak sama, sudah Parsiattar kemukakan.
Quote
Saya dapat mengerti maksud sodara, tetapi soal pengertian "tercerai-berai" artinya tidak lagi berada dibawah kekuasaan satu atap.. sama seperti seorang istri yang bercerai dengan suaminya; Ia tidak lagi dibawah kekuasaan suaminya. Itulah yang saya pahami dengan "tercerai-berai"
Nah, bedanya dengan Babel yang di Irak, bahwa Babel-Irak itu sudah hilang saat ini. Pun kalau tersisa, tinggal puing, (Arkeologi Parsiattar kurang bagus). Sementara kalo pihak-pihak yang menyatakan diri keluar dari Vatikan, masih eksis, kan? Justru di situ ketidaksamaannya:
Babel-Irak-->sudah hilang;
Yang keluar dari Vatikan-->masih eksis.
Bisa sizxbn tangkap?
Damai di surga, damai di bumi, damai di forum, dan damai di hati
February 28, 2014, 10:41:24 PM
Reply #149
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Sebentar.
Sebelum ke tugas penggembalaan yang sizxbn duga Anda mengerti dan Parsiattar tidak ngerti itu, Parsiattar klarifikasi, bahwa Parsiattar tidak mengatakan sizxbn membantah Yesus Kristus adalah Gembala Baik. Yang Parsiattar tekankan pada Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku, ialah yang bergaris bawah. Yesus Kristus dan domba-Nya saling mengenal.
Perhatikan ayat itu. Kata Yesus Kristus, "Ada lagi pada-Ku domba-domba lain." Tentu, itu adalah domba Yesus Kristus. Kalau itu domba Yesus Kristus, berdasarkan Yoh 10:14, domba itu dikenal dan mengenal Yesus Kristus. Domba, untuk mendapat keselamatan, tidak cukup hanya mengenal, melainkan harus mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Baca Mat 10:33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga." Meski domba mengenal Gembalanya, jika domba menyangkal-Nya, domba tidak beroleh keselamatan, sebab akan disangkal oleh Gembalanya di hadapan Bapa.
Orang yang mengenal-Nya, mustahil akan menyangkal-Nya, kecuali orang yang tidak mengenal-Nya namun hanya bermodalkan keyakinan/percaya; ia yang akan menyangkal-Nya.

Tetapi Firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. Bagaimana sizxbn mengartikan ayat itu? Menurut Parsiattar, ayat itu jelas menyatakan bahwa Paulusketika itu masih bernama Saulus, akan diutus memberitakan nama Yesus Kristus kepada merah, ungu, dan biru. Bukan begitu?
Iya benar, tetapi rasul Petrus tidak diutus kepada bangsa-bangsa lain atau kepada bangsa kafir.

Tujuan pengujian di perikop itu adalah untuk mengajarkan kepada murid-Nya bahwa kedatangan-Nya ke dunia bukan hanya untuk bani Israel. Perhatikan judul perikopnya, Perempuan Kanaan yang percaya. Yesus Kristus bukan hanya untuk bani Israel, tetapi untuk semua bangsa, termasuk Kanaan. Nangkap?
Gak nangkep.... karena pandangan itu-menurut saya hanya pengertian sodara saja; Sedangkan pernyataan Yesus Kristus jelas mengatakan bahwa Ia DIUTUS HANYA KEPADA domba-domba yang hilang dari umat Israel. :D

Sependapat.
:afro:

Penjelasan sudah Parsiattar berikan. Kalau tidak nangkap, tunjukkan mana yang perlu dijelaskan lebih jelas.
Tidak ada yang perlu dijelaskan lagi, semuanya sudah jelas, bahwa sodara tidak pernah menjelaskan apa-apa. :)

Cermati Kis 10:28 Ia berkata kepada mereka: "Kamu tahu, betapa kerasnya larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul dengan orang-orang yang bukan Yahudi atau masuk ke rumah mereka. Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku, bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis atau tidak tahir. Bisa sizxbn tangkap? Tanyakan kalo tidak mengerti.
Tanyakan mana yang tidak sizxbn ngerti.
:cheesy: :rolleye0014:

Salam,
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)