Author Topic: GEREJA = SARANG PENYAMUN dan JERAT dari @Iblis bagi orang2 percaya Yesus Kristus  (Read 7930 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

February 14, 2014, 04:27:24 PM
Reply #30
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Dari bold, makanya dari awal saya sempet kasih tau dulu ke vbn, bhw yg saya post-kan ini tentang bangunan, vbn :).
 Secara pov saya, beda vbn. Dan oleh karena itulah, sekali lagi - saya di awal post menjelaskan bhw post saya itu tentang bangunan ... dan ini karena saya membedakan antara bangunan gereja dengan "organisasi" ---- apabila saya tidak membedakan kedua hal tsb, maka saya tidak akan menjelaskan pada post sblmnya bhw maksud post saya adalah bangunan/TEMPAT... begitu loh vbn :).

secara ilustrasi,
bangunan itu = HOUSE = bangunan rumah.
sedangkan "organisasi" = HOME = bisa ngerujuk ke bangunan itu sendiri, namun BUKAN ttg bangunan-nya --- melainkan keterlibatan person-nya dimana suasana "homey" dr bangunan tsb bagi si person.

Begitulah pengertian saya vbn ... :).
Ok-lah jika di pov bro.oda seperti itu.... tetapi intinya, sekarang bro.oda sudah tahu maksud saya kan? :)

nggak ada si KaisarPUN - sejak jaman baheula sekumpulan manusia yg merasa sama2 menyembah being yg sama telah mempunyai "spirit" perkumpulan (organisasi), kan vbn ?
Tepat sekali bro.oda...
Itulah yang saya maksud 'spirit' dasar bangunan organisasi gereja.

Ya, dan dalam hal aliran kepercayaan yg sama - tidak memerlukan seorang Constantine  :wink:
Tetapi faktanya, 'gereja'-bangunan organisasi tersebut dibangun oleh Kaisar Constantinus kan?

Nah kalo yg ini saya lepas tangan... karena ujung2nya akan idem dengan :

kalo Yesus itu bukan Tuhan, jangan di terjemahin dgn kata Tuhan donk (di LAI) - melainkan gunakanlah kata tuan..... ---ataupun---

kalo ELOHIM di Kejadian 1 bukan Allah, jangan terjemahin dgn kata Allah donk ... melainkan gunakan kata setan/iblis/si jahat atau apalah itu. Kalo ELOHIM disitu cuma lagi berkhayal, jangan terjemahin dgn kata "mencipta" donk - melainkan gunakan kata "nglamun, daydreaming, berkhayal, berimajinasi, ber-idea" ato apalah itu ---atau juga---

kalo yg tertulis YHWH, jangan terjemahin ke kata "Allah" donk - melainkan YHWH, Yahweh, Yehovah, ato apalah itu...

hehehehe....  :char11:
Semua itu merupakan dampak dari 'spirit' bangunan organisasi gereja yang sudah ada dari jaman baheula bro.. :D

Pernah, tapi itu kan statement Yesus dan tidak sedang menunjukan bhw maksud Yesus berkata demikian adalah orang2 yang ber-gereja, maka PASTI-LAH mereka2 itu yang tidak dipilih, kan vbn.

bersambung
Betul, bahwa mereka-yang bergereja bukan orang-orang yang dipilih, tetapi dipanggil :)
February 14, 2014, 05:00:08 PM
Reply #31
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Lah kalo buat vbn, begimana bisa paham kalo vbn sendiri tidak ber-gereja ?

Saya nggak ber-gereja, vbn nggak ber-gereja ----> dengan demikian penilaian kita yg berbeda ini jelas hanyalah sebagai pihak orang luar kan vbn ?

mr.X duluuu ber-gereja ... blakangan dia tidak ber-gereja. Bbrp kemungkinan, antara lain :
1. Mr.X sekarang malas utk ber-gereja - dimana alasan murni-nya, ya mr.X emang males dan tidak berkehendak ber-gereja
2. Mr.X sekarang males ber-gereja dgn alasan2 tertentu yg menyebabkan dia tidak berkehendak utk ber-gereja.
3. Mr.X pindah agama.

Pada point-2 diatas, "alasan2 tertentu" itu bisa timbul :
A. melalui penilaian mr.X ke ORANG2nya --- yang lalu mr.X meng-generalisasikan segelintir orang2 tsb ke keseluruhan secara organisasi.

B. bisa juga kemungkinan ketika awal mr.X memutuskan ber-gereja - mr.X tidak/belum memahami Sistem gereja yang dimana dia menggabungkan diri tsb.... blakangan mr.X baru merasa tidak suka/gerah dgn Sistem yg ada ... yg akhirnya mr.X males/tidak ber-gereja.

Salah siapa ? Ya semua itu salah mr.X nya kan vbn ... bukan salah "gereja"nya :char11:
Mr.X tidak layak utk berpendapat : "uh gereja itu sarang penyamun, isinya para penyamun semua"  :D
Semuanya itukan hanya ada di-pov bro.oda sendiri...:)

Kalo yang ada di pov saya, adalah yang ada dalam Kitab Suci bro..
 
Lalu apa yang mengkhawatirkan kamu, vbn ?
Kan sudah saya jelaskan bro oda.. bahwa banyak sekali konflik yang terjadi, akibat penilaian orang luar.

Dari kalimat diatas, krono-logiknya sbb : KARENA orange terpenuhi MAKA ungu ter-aplikasi.

Tetapi Causal tsb belon sempurna, yakni :
yg orange : penilaian orang luar itu apa ? apa isi dari penilaian orang luar tsb ?
yg ungu : konflik yg terjadi itu dimana ? di dalam organisasi itu sendiri ? ato diluar organisasi ? seberapa banyak ? apakah lebih banyak keberadaan konfliknya ketimbang ketidak-beradaan konfliknya ?
Apakah, apabila terjadi konflik yang berasal dari orang luar tersebut, orang-orang di dalam organisasi tidak terlibat?
Dan apakah bro.oda tahu penyebab terjadinya penilaian orang yang berada di luar organisasi itu?-seharusnya bro.oda sudah tahu toh? :D

Karena kalimat di ayatnya bilang : DI ANTARA kamu, vbn - dimana "kamu" disitu adalah para Ekklesia itu sendiri. Jadi gak mungkin kan maksud Yesus dgn perkataan tsb : "di antara kamu yg para pencuri terdapat pencuri":wink:
Apakah guru-guru palsu mengajar-apabila ia berkhotbah hanya kepada beberapa orang 'Ekklesia saja? :D

sepenggal ayat tsb tidak ada koneksinya dgn yg kita lagi bicara-in vbn.

Blok ayat tsb sedang didalam konteks jangan menghakimi --- dan se-blok ayat ini yang sedang ditujukan kepada para pembacanya tentang jangan menghakimi, barulah ada koneksinya dgn yg kita lagi bicarain  :happy0062:

:)
salam.
Di pov bro.oda tidak ada koneksinya; di pov vbn ada koneksinya. :)
Sebab, guru-guru palsu yang dimaksud itu berada di dalam bangunan organisasi gereja.

Salam,
February 14, 2014, 07:34:53 PM
Reply #32
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Ok-lah jika di pov bro.oda seperti itu.... tetapi intinya, sekarang bro.oda sudah tahu maksud saya kan? :)
sip sip vbn.... saya nangkep sekarang maksud vbn adalah yg ttg "organisasi". Tapi nanti jangan dicampur-adukin lagi ke ttg TEMPAT ya vbn... karena sudah saya jelaskan, ini dua hal yang berbeda. (House tidak= Home).

Quote
Tepat sekali bro.oda...
Itulah yang saya maksud 'spirit' dasar bangunan organisasi gereja.
Saya coret bbrp kata disitu ya vbn... karena fokus kita sekarang ada di "spirit" ber-organisasi.

Quote
Tetapi faktanya, 'gereja'-bangunan organisasi tersebut dibangun oleh Kaisar Constantinus kan?
Atuh jangan dilariin lagi ke perihal bangunan/TEMPAT lagi donk vbn....

"spirit" ber-organisasi itu sendiri sudah ada sebelum jaman Konstantin.
TEMPAT dimana member2 yg mempunyai spirit ber"organisasi"nya beribadah sudah ada sebelon Konstantin oak oek  :char11:

Quote
Semua itu merupakan dampak dari 'spirit' bangunan organisasi gereja yang sudah ada dari jaman baheula bro.. :D
Nah, jadi yang duluan itu kan bukan yg di jaman Konstantin vbn.

Kalo "spirit" ber-organisasi sehingga ngerujuk ke suatu bangunan/tempat tertentu yang ada duluan sejak jaman PL itulah yang salah, ya kita tentu kan gak bisa/gak layak dgn ngambil contoh-nya yang belakangan - yakni bangunan/TEMPAT yg dibuat Konstantin sebagai awal dari suatu kesalahan, vbn.

Dan juga perlu dipersempit yakni dgn tidak berfokus pada bangunan - melainkan "spirit" ber-organisasi itu sendiri yg menjadi fokus sebagai perihal yang salah. Dengan demikian yang kita telusuri sekarang adalah :  "spirit" ber-organisasi dari orang2 yg satu kepercayaan di jaman baheula (PL) --- jangan ke "spirit" ber-organisasi yg di jaman konstantin, toh mereka ini cuma kena dampak kata vbn.

Quote
Betul, bahwa mereka-yang bergereja bukan orang-orang yang dipilih, tetapi dipanggil :)
hehehe.... salah kalo disandingkan dgn pov vbn ...

pov vbn menyatakan bhw semua orang yang ber-gereja adalah penyamun.
Terlepas dipanggil atopun tidak di panggil, maka SEMUA orang yg ber-gereja (karena secara pov vbn mereka semua adalah penyamun) tidak dipilih - cuma dipanggil aja.

Menjadi betul, apabila pov-nya sbb :
- tidak semua orang yang ber-gereja adalah penyamun.
- orang yg dipanggil adalah orang yg ber-gereja
- tidak semua orang yg dipanggil itu lalu kemudian dipilih Yesus

 :happy0062:

bersambung.
February 14, 2014, 07:35:08 PM
Reply #33
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Quote
Semuanya itukan hanya ada di-pov bro.oda sendiri...:)

Kalo yang ada di pov saya, adalah yang ada dalam Kitab Suci bro..
vbn....

pertama vbn menyatakan bhw adanya tulisan2 ayat yang akhirnya menjadi sebuah buku dan disebut Alkitab dimana YHWY salah ditulis Allah, ELOHIM itu mengkhayal, Yesus salah ditulis Tuhan, dll dll adalah DAMPAK
Quote
Semua itu merupakan dampak dari 'spirit' bangunan organisasi gereja yang sudah ada dari jaman baheula bro..:D

Terlepas dari secara pov vbn adanya kesalahan2 yg tertulis di Alkitab tsb, maka yang ditelusuri itu jangan loncat ke kesalahan benda/tulisan2nya vbn .... melainkan ke "spirit" ber-organisasi itu sendiri yang sudah ada sejak jaman baheula tsb vbn.

KALAU secara pov vbn bhw "spirit" ber-organisasi yg awalnya sejak jaman baheula itu adalah salah dan buruk --- (MAKA) ya otomatis segala "produk"2-nya buruk, termasuk buku2nya, tempat2nya, dll sejak jaman baheula (PL) tsb.

Dengan begitu, vbn gak bisa/gak akan menggunakan suatu produk, dimana vbn sendiri menyimpulkan bhw produk2 ini berasal dari "spirit" ber-organisasi jaman baheula yang dimana secara pov vbn ini adalah suatu hal yg buruk/salah.

Tetapi kok kenapa vbn menggunakan bbrp ayat dimana produk2 ini berasal dari "spirit" ber-organisasi jaman baheula yang dimana secara pov vbn ini adalah suatu hal yg buruk/salah utk ditunjukan bhw itu adalah suatu hal yang benar ?

Cara yang benar adalah, vbn sama sekali tidak mengajukan satu ayatpun utk menunjukan suatu kebenaran.... karena satu produk dari "spirit" ber-organisasi jaman baheula yang dimana secara pov vbn ini adalah suatu hal yg buruk/salah seharusnya di pov vbn tidak mungkin sebagian ada yang salah, sebagian lagi ada yang benar ---- apalagi lalu digunakan  :wink:

Ilustrasi :
produk barang elektronik cina abal abal ber-merk cingcoleya.
"spirit" organisasi cingcoleya ini kita statement-kan buruk dan salah.
Dampaknya adalah produk2 cingcoleya tidak mungkin ada yang beres.
Dan kita yg telah menstatementkan orange, tidak akan menyatakan : kalo yg produk lemari es-nya bener, kalo yg produk televisi-nya salah ... apalagi lalu menggunakan produk lemari es-nya :char11:

Oleh karena itulah timbul pertanyaan ijo... hehehe...  :char11:

bersambung
February 14, 2014, 07:35:24 PM
Reply #34
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12948
    • fossil coral cantik
Quote
Kan sudah saya jelaskan bro oda.. bahwa banyak sekali konflik yang terjadi, akibat penilaian orang luar.
Lah kan kalo gak ada penilaian orang luar, maka konflik itu tidak akan exist vbn.

Konflik timbul karena penilaian orang luar, dan konflik itu tentu adalah antara para yang menilai (yg sbg orang luar) VERSUS para org yg dinilai (yg sbg org dalem).

Quote
Apakah, apabila terjadi konflik yang berasal dari orang luar tersebut, orang-orang di dalam organisasi tidak terlibat?
Pada bold, ya tergantung dari masing2 pribadi orang2 di organisasi tsb vbn. Bisa ada org2 yg didalam organisasi tsb berpedoman "maju tak gentar membela yang benaaaarrr..." - bisa juga ada juga yg berpedoman "lu mo jumpalitan menilai ini kek, ono kek ... pokok di dalem sini gak ada konflik".  :char11:

Quote
Dan apakah bro.oda tahu penyebab terjadinya penilaian orang yang berada di luar organisasi itu?
Secara pasti tidak tau.... saya tidak bisa tau secara pasti KENAPA orang luar menggunakan pov dia sendiri lalu menerapkan penilaian-nya ke SEMUA "organisasi" yang ada.

Dilain sisi,
ada juga orang2 dalam suatu organisasi tertentu menilai orang2 dalam suatu organisasi lain yg bukan organisasinya. Secara pasti saya tidak tau, namun di benak saya - mungkin itu "bawaan" orang2nya aja BUKAN "organisasi"nya yg hobi menilai ... hehehe ...  :char11:

Quote
Apakah guru-guru palsu mengajar-apabila ia berkhotbah hanya kepada beberapa orang 'Ekklesia saja?
Duh vbnnnnn.... yang guru palsu itu kan penyamun, dan di pov vbn Ekklesia yg sedang diajar didalam "organisasi" tsb juga penyamun, kaaaannnnn....  :coolsmiley: ... Dengan begitu artinya : si guru penyamun senior itu lagi ngajar2in para penyamun junior --- dan tidak bisa dikatakan guru palsu, vbn.

Laen perkara, kalo guru itu penyamun - namun para Ekklesia tidak tau bhw guru ini penyamun dan Ekklesia bukanlah para penyamun. Baru-lah bisa disebut itu guru-palsu. Begitu loh vbn....

Quote
Di pov bro.oda tidak ada koneksinya; di pov vbn ada koneksinya. :)
Sebab, guru-guru palsu yang dimaksud itu berada di dalam bangunan organisasi gereja.
Duh vbn... apa koneksinya - apa problemnya vbn ? Toh semua yg di dalam bangunan organisasi gereja tsb secara pov vbn JUGA para penyamun ? Ya tinggal kita bikin aja kalimat sbb : terdapat guru-guru palsu dan murid-murid palsu yang semuanya adalah para penyamun didalam bangungan organisasi gereja, ya kan vbn ?  :wink:

Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya

pertama :
kenapa vbn menggunakan suatu kalimat hasil dari produk "spirit" ber-organisasi yg menurut vbn salah sejak jaman baheula ?

kedua : secara pov vbn
kalimat ayat tsb didalam aplikasi baik guru dan murid adalah para penyamun.
Setelah penyamun junior tamat, maka dia akan = seperti gurunya, yakni penyamun senior.

Saya sandingkan dgn ayat "di antara kamu" --- jelas kalimat ayat2 "di antara kamu" itu tidak sedang bermaksud menyatakan bhw didalam "organisasi" itu semua para penyamun, dimana sang guru adalah penyamun senior -  sang murid adalah penyamun junior.

Jelas ayat "diantara kamu" menyebut kata PALSU ... dimana yang menjadi palsu ? apabila secara pov vbn semua yg didalam "organisasi" tsb adalah para penyamun, vbn ?

Oleh karena itulah saya katakan gak ada koneksinya sepenggal ayat tsb.
Begitu maksud saya vbn  :wink:

:)
salam.
« Last Edit: February 14, 2014, 07:40:03 PM by odading »
February 14, 2014, 10:59:18 PM
Reply #35
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
sip sip vbn.... saya nangkep sekarang maksud vbn adalah yg ttg "organisasi". Tapi nanti jangan dicampur-adukin lagi ke ttg TEMPAT ya vbn... karena sudah saya jelaskan, ini dua hal yang berbeda. (House tidak= Home).
 Saya coret bbrp kata disitu ya vbn... karena fokus kita sekarang ada di "spirit" ber-organisasi.

Ok,....

Atuh jangan dilariin lagi ke perihal bangunan/TEMPAT lagi donk vbn....

"spirit" ber-organisasi itu sendiri sudah ada sebelum jaman Konstantin.
TEMPAT dimana member2 yg mempunyai spirit ber"organisasi"nya beribadah sudah ada sebelon Konstantin oak oek  :char11:
Loh, "TEMPAT" yang sudah ada sebelum Konstantin oak oek itu kan bukan bangunan gereja, sedangkan kita kan lagi membicarakan "TEMPAT" itu kan? :)

Nah, jadi yang duluan itu kan bukan yg di jaman Konstantin vbn.

Kalo "spirit" ber-organisasi sehingga ngerujuk ke suatu bangunan/tempat tertentu yang ada duluan sejak jaman PL itulah yang salah, ya kita tentu kan gak bisa/gak layak dgn ngambil contoh-nya yang belakangan - yakni bangunan/TEMPAT yg dibuat Konstantin sebagai awal dari suatu kesalahan, vbn.

Dan juga perlu dipersempit yakni dgn tidak berfokus pada bangunan - melainkan "spirit" ber-organisasi itu sendiri yg menjadi fokus sebagai perihal yang salah. Dengan demikian yang kita telusuri sekarang adalah :  "spirit" ber-organisasi dari orang2 yg satu kepercayaan di jaman baheula (PL) --- jangan ke "spirit" ber-organisasi yg di jaman konstantin, toh mereka ini cuma kena dampak kata vbn.
Di jaman PL memang sudah salah, ketika orang2 di jaman itu merujuk ke-"bangunan"-Bait-"Allah" apabila mereka hendak beribadah kepada "Allah"-dengan melakukan ritual2 ke-agamaan mereka. Namun, "bangunan" di jaman PL itu kan bersifat eksklusive-bahkan pada masa itu sudah dihancurkan.

Kemudian, Konstantin mendirikan lagi sebuah "bangunan" dengan 'spirit' yang sama, tetapi yang bersifat UMUM-KATOLIK dan inklusive; Lantas, bagaimana saya tidak akan katakan bahwa 'spirit' di jaman PL itu digenapi oleh seorang Konstantin?

hehehe.... salah kalo disandingkan dgn pov vbn ...

pov vbn menyatakan bhw semua orang yang ber-gereja adalah penyamun.
Terlepas dipanggil atopun tidak di panggil, maka SEMUA orang yg ber-gereja (karena secara pov vbn mereka semua adalah penyamun) tidak dipilih - cuma dipanggil aja.

Menjadi betul, apabila pov-nya sbb :
- tidak semua orang yang ber-gereja adalah penyamun.
- orang yg dipanggil adalah orang yg ber-gereja
- tidak semua orang yg dipanggil itu lalu kemudian dipilih Yesus

 :happy0062:

bersambung.
Kanapa pov saya jadi salah bro.oda?
Pov saya mengatakan: orang2 yang bergereja adalah orang2 yang dipanggil-bukan yang dipilih

Artinya menjadi betul penilaian saya:
- semua orang yang ber-gereja adalah penyamun.
- orang yg dipanggil adalah orang yg ber-gereja
- semua orang yg dipanggil, tidak selalu kemudian dipilih Yesus. :)
February 14, 2014, 11:14:42 PM
Reply #36
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
vbn....

pertama vbn menyatakan bhw adanya tulisan2 ayat yang akhirnya menjadi sebuah buku dan disebut Alkitab dimana YHWY salah ditulis Allah, ELOHIM itu mengkhayal, Yesus salah ditulis Tuhan, dll dll adalah DAMPAK
Benar bro.oda, kesalahan itu adalah DAMPAK dari pekerjaan para penyamun.

Terlepas dari secara pov vbn adanya kesalahan2 yg tertulis di Alkitab tsb, maka yang ditelusuri itu jangan loncat ke kesalahan benda/tulisan2nya vbn .... melainkan ke "spirit" ber-organisasi itu sendiri yang sudah ada sejak jaman baheula tsb vbn.

KALAU secara pov vbn bhw "spirit" ber-organisasi yg awalnya sejak jaman baheula itu adalah salah dan buruk --- (MAKA) ya otomatis segala "produk"2-nya buruk, termasuk buku2nya, tempat2nya, dll sejak jaman baheula (PL) tsb.

Dengan begitu, vbn gak bisa/gak akan menggunakan suatu produk, dimana vbn sendiri menyimpulkan bhw produk2 ini berasal dari "spirit" ber-organisasi jaman baheula yang dimana secara pov vbn ini adalah suatu hal yg buruk/salah.

Tetapi kok kenapa vbn menggunakan bbrp ayat dimana produk2 ini berasal dari "spirit" ber-organisasi jaman baheula yang dimana secara pov vbn ini adalah suatu hal yg buruk/salah utk ditunjukan bhw itu adalah suatu hal yang benar ?
Yang saya tunjukan itu bukan kebenaran atas 'produk-produk'-nya itu bro.oda...
Yang saya tunjukan adalah-justru kesalahan2 dari 'produk-produk' hasil pekerjaannya tersebut.

Cara yang benar adalah, vbn sama sekali tidak mengajukan satu ayatpun utk menunjukan suatu kebenaran.... karena satu produk dari "spirit" ber-organisasi jaman baheula yang dimana secara pov vbn ini adalah suatu hal yg buruk/salah seharusnya di pov vbn tidak mungkin sebagian ada yang salah, sebagian lagi ada yang benar ---- apalagi lalu digunakan  :wink:

Ilustrasi :
produk barang elektronik cina abal abal ber-merk cingcoleya.
"spirit" organisasi cingcoleya ini kita statement-kan buruk dan salah.
Dampaknya adalah produk2 cingcoleya tidak mungkin ada yang beres.
Dan kita yg telah menstatementkan orange, tidak akan menyatakan : kalo yg produk lemari es-nya bener, kalo yg produk televisi-nya salah ... apalagi lalu menggunakan produk lemari es-nya :char11:

Oleh karena itulah timbul pertanyaan ijo... hehehe...  :char11:

bersambung
Saya berpikir yang ijo itu bukan berdasarkan bahwa hasil 'produk-produk'-nya itu ada yang salah-sebagian dan ada yang bener-sebagian, bro oda; tetapi TUHAN yang memelihara Kebenaran-Nya sendiri mampu menunjukan Kebenaran-Nya.
Sebab, kalo tidak demikian, maka mana mungkin saya dapat mengetahui bahwa semua 'produk-produk'-nya itu salah? :azn:
February 14, 2014, 11:55:00 PM
Reply #37
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
Lah kan kalo gak ada penilaian orang luar, maka konflik itu tidak akan exist vbn.

Konflik timbul karena penilaian orang luar, dan konflik itu tentu adalah antara para yang menilai (yg sbg orang luar) VERSUS para org yg dinilai (yg sbg org dalem).
Oleh sebab-keadaan/kondisi itulah yang kemudian ada suara dari sorga yang mengatakan:
18:4   Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: "Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.

Pada bold, ya tergantung dari masing2 pribadi orang2 di organisasi tsb vbn. Bisa ada org2 yg didalam organisasi tsb berpedoman "maju tak gentar membela yang benaaaarrr..." - bisa juga ada juga yg berpedoman "lu mo jumpalitan menilai ini kek, ono kek ... pokok di dalem sini gak ada konflik".  :char11:
Sekalipun ada orang-orang yang berpikiran seperti itu, tetap saja malapetakanya-yang diingatkan Why.18:4 menimpanya :D

Secara pasti tidak tau.... saya tidak bisa tau secara pasti KENAPA orang luar menggunakan pov dia sendiri lalu menerapkan penilaian-nya ke SEMUA "organisasi" yang ada.

Dilain sisi,
ada juga orang2 dalam suatu organisasi tertentu menilai orang2 dalam suatu organisasi lain yg bukan organisasinya. Secara pasti saya tidak tau, namun di benak saya - mungkin itu "bawaan" orang2nya aja BUKAN "organisasi"nya yg hobi menilai ... hehehe ...  :char11:
Mungkin saja bisa seperti itu bro.oda... hehehe :D

Duh vbnnnnn.... yang guru palsu itu kan penyamun, dan di pov vbn Ekklesia yg sedang diajar didalam "organisasi" tsb juga penyamun, kaaaannnnn....  :coolsmiley: ... Dengan begitu artinya : si guru penyamun senior itu lagi ngajar2in para penyamun junior --- dan tidak bisa dikatakan guru palsu, vbn.

Laen perkara, kalo guru itu penyamun - namun para Ekklesia tidak tau bhw guru ini penyamun dan Ekklesia bukanlah para penyamun. Baru-lah bisa disebut itu guru-palsu. Begitu loh vbn....
Lah iyalah, pada awalnya sih tidak, tetapi pada akhirnya juga, para Ekklesia yang diajar oleh para penyamun itu akan menjadi sama dengan penyamun. Ingatkan, bro.oda dengan perkataan Yesus Kristus ini:
Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya. :)

Duh vbn... apa koneksinya - apa problemnya vbn ? Toh semua yg di dalam bangunan organisasi gereja tsb secara pov vbn JUGA para penyamun ? Ya tinggal kita bikin aja kalimat sbb : terdapat guru-guru palsu dan murid-murid palsu yang semuanya adalah para penyamun didalam bangungan organisasi gereja, ya kan vbn ?  :wink:
Boleh juga kok kalimat seperti itu... saya setuju. :)

Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya

pertama :
kenapa vbn menggunakan suatu kalimat hasil dari produk "spirit" ber-organisasi yg menurut vbn salah sejak jaman baheula ?
Alasan saya sedehana saja bro.oda... yaitu, bahwa tulisan 'kata per kata' itu bukan monopoli dari satu kelompok/golongan/organisasi tertentu saja; sehingga saya terlarang untuk menggunakan 'kata per kata' yang sama dengan produk organisasi gereja tersebut.

bersambung...
February 14, 2014, 11:55:10 PM
Reply #38
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 12359
  • tidak menyimpan kepahitan
kedua : secara pov vbn
kalimat ayat tsb didalam aplikasi baik guru dan murid adalah para penyamun.
Setelah penyamun junior tamat, maka dia akan = seperti gurunya, yakni penyamun senior.

Saya sandingkan dgn ayat "di antara kamu" --- jelas kalimat ayat2 "di antara kamu" itu tidak sedang bermaksud menyatakan bhw didalam "organisasi" itu semua para penyamun, dimana sang guru adalah penyamun senior -  sang murid adalah penyamun junior.

Jelas ayat "diantara kamu" menyebut kata PALSU ... dimana yang menjadi palsu ? apabila secara pov vbn semua yg didalam "organisasi" tsb adalah para penyamun, vbn ?

Oleh karena itulah saya katakan gak ada koneksinya sepenggal ayat tsb.
Begitu maksud saya vbn  :wink:

:)
salam.
Kenapa jadi palsu?

Kalo begitu Bro.oda belum mengerti arti kalimat itu.
Saya kasih contoh....

Kalo bro.oda sekolah di bidang tataboga, maka sudah barang tentu para guru yang mengajar bro.oda adalah para pemasak; dan tentunya pula bro.oda mempraktekan masak-sekalipun bro.oda belum menjadi pemasak seperti guru bro.oda.... bener gak bro? :D

Salam,
February 15, 2014, 02:44:02 PM
Reply #39
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Kalo "tempat" berkumpul-nya orang2 percaya tidak mengikat mereka, maka baru boleh dikatakan bahwa "tempat" tersebut bukan sarang penyamun.
Tapi, kalo "tempat" berkumpul-nya orang2 percaya tersebut mengikat orang-orang yang ada di dalamnya, maka "tempat" tersebut boleh dikatakan sebagai SARANG PENYAMUN, dan orang-orang yang ada di dalamnya sudah dapat dipastikan bukan Ekklesia.
Yang om permasalahkan itu 'Tempat' atau apa ya ?

Misalnya, maksud om:
- synagogue = sarang penyamun ?
- orang-orang yang ada di dalam synagogue sudah dapat dipastikan bukan Ekklesia ?
- definisi Ekklesia versi om ???

 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)