Author Topic: AJARAN MARCION  (Read 5835 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

August 22, 2013, 11:40:10 AM
Reply #60
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
@ Saudara SimonSays..
Jika anda bahkan tidak/belum bisa melihat (apa yang BENAR2 SEKARANG)
Bagaimana pula anda bisa memahami 'tidak terikat WAKTU' ?
==========

Penjelasan.
Jika saya tanya: Simon, apa yang anda lihat SEKARANG ?
Anda mungkin akan menjawab: melihat laptop, monitor, tulisan SEKARANG.

Namun sebenarnya tidak ada satupun yang BENAR2 anda lihat SEKARANG.
Apa yang anda sangka (terlihat sekarang) sebenarnya BUKAN SEKARANG, melainkan permilisecond yang lalu.

Sebab otak kita merupakan organ yang memproses input sensoris secara flash instan dengan kecepatan transmisi sinyal listrik dari organ-organ indera kita mengalir ke neuron kita.
Namun, walau secepat apapun proses mental kita, pada saat kita menciptakan gambaran yang koheren dalam benak, 'SEKARANG' itu sendiri telah berlalu!

Jadi untuk bisa menampilkan gambar laptop, monitor dalam benak anda, dibutuhkan WAKTU bagi sel2 senssoris, mata, motoris, neuron memprosesnya.. sehingga apa yang anda sangka terilhat SEKARANG itu sebenarnya BUKAN SEKARANG.

Bisa menangkap uraian saya ?

Maka coba saja anda LIHAT apa yang BENAR2 SEKARANG jika ingin mengerti makna 'Tidak terikat WAKTU'


August 23, 2013, 06:19:18 AM
Reply #61
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 481
  • Gender: Male
  • Denominasi: In Christ
Yang ingin saya baca ialah penjelasan dan jawaban2 anda, bukan curhatan anda.. bisa om ?
Anda bilang Allah BERBEDA dengan Lord (sosok) yang KELUAR dari Allah pada quote berikut:Maka saya ajukan ayat:
Pada waktu itu berkatalah Yesus:
"Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi,..
(Mat. 11:25)

Saya ulang lagi pertanyaannya:
1. Jika Bapa disebut 'Tuhan' oleh Yesus, Bapa keluar dari Allah mana lagi (sesuai konsep anda) ?
2. Yesus gundah dan belum bisa membedakan antara "allah" dan "tuhan" karena menyebut Bapa sebagai Tuhan langit bumi ?
3. Kali ini, anda mau menyalahkan penterjemah, atau ayat tidak sah atau allah PL nya anda yang mau anda salahkan ?

Itulah karena sdr tdk mengerti apa itu Tuhan, apa itu Allah...jika sdr ingin penjelasan saya ttg itu, saya ingin tahu dulu pemahaman sdr ttg itu.

Jk sdr tk mau mengatakan, sayapun tdk.

Quote
Jadi pernyataan anda "Allah adalah Force" bukan mengikuti ajaran orang lain.
Bukan kesimpulan dan rangkuman atas apa yang pernah anda baca; (ajaran marcion, gnostic, agama lain)
Bukan hasil membaca alkitab,
Tetapi andalah pencipta awal dogma 'Allah adalah force' ?
Klaim anda; murni pengertian anda sendiri itu atas dasar apa ?
Bagaimana jika ternyata sudah ada dogma 'Allah adalah Force' sebelum anda lahir ?

Sekali lagi, dgn anda bertanya spt itu menunjukkan siapa sdr sbenarnya.
Jangan heran kalau saya punya pemikiran2 yg secara tdk sengaja sama dgn pemikiran orang2 tertentu di jaman dulu, dan ini bukan pertama kalinya.

Hal yg sama ketika saya menemukan pemahaman tentang "origin of soul"  TRADUCIANISM dari Tertulian, yg ternyata sudah menjadi pemikiran sejak lama.

Saya hanya baca alkitab saja kok. Berbeda dgn sdr yg baca pemikiran orang lain dulu baru mengertikan ke alkitab.

Jadi ga perlu di pertanyakan.

Quote
Lalu mana penjelasan Anda bahwa "Allah adalah Force" alkitabiah, yang sudah saya tunggu2 ?
Pertanyaan saya tujukan kepada anda sebab anda mengetengahkan 'doa bapa kami' dan menyatakan bahwa Kerajaan Allah terbatas ruang dan waktu.
Sekarang anda lempar pada Yesus, dan paulus anda katakan kabbalist ?

Jadi anda itu asal bicara saja semaunya, lalu ketika terbentur pertanyaan yang mana anda tak bisa menjelaskan untuk kemudian lepas tangan begitu saja ?

Sekali lagi, bedakan dulu antara Allah vs Tuhan, baru akan saya jelaskan.

Tentang kerajaan Allah, bukankah wajar jika saya katakan kerajaan allah harus melintasi waktu ketika ada pernyataan "datanglah kerajaanmu"?

Pertanyaan tentang "Di mana Bapa sebelum sorga di ciptakan?" tdk akan saya jawab, sebab itu sudah di luar kemampuan manusia untuk bisa mengerti.

Nanti kita hanya akan seperti dua ekor ikan laut dalam yg mencoba berkata-kata tentang puncak himalaya.




August 23, 2013, 06:55:40 AM
Reply #62
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 481
  • Gender: Male
  • Denominasi: In Christ
'Force' itu ENERGON, ENERGIA : ada juga ayatnya pada alkitab
(ini yang saya ingin dengar penjelasannya dari anda)
Anda tidak bisa membedakan dengan Roh personal ?

Mbok ya jelaskan dulu pengertian sdr, baru gantian saya jelaskan, masa minta terus tanpa memberi?  :D

Quote
Mengikut teori anda 'Allah adalah Force', bukan persona, JELASKAN ayat2 berikut :
- 'Force' punya feeling ? (Ef 4:30)
- 'Force' menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah ? (1Kor 2:10)
- 'Force' yang akan mengajarkan segala sesuatu dan akan mengingatkan akan semua yang telah Yesus katakan ? (Yoh 14:26)
- 'Force' mempimpin ? (Rm. 8:14)
- 'Force' bicara pada Filipus (Kis. 8:29)
- 'Force' bisa didukakan, berduka ? (Ef. 4:30)


5. Personifikasi/ antropomorfis

Saya kadang heran, bagaimana seseorang bisa memahami kitab suci tanpa pengetahuan bahasa yg cukup?
Mungkin sdr perlu belajar gaya bahasa.

Pemikiran bahwa roh adalah pribadi lebih merupakan produk "politik" saat itu dari pada pure hikmat kitab suci.


Quote
Syarat sesuatu terikat dan terbatas ruang dan waktu:
- jika sesuatu tersebut berupa UNSUR, SENYAWA: maka terikat dan terbatas ruang dan waktu.
Seperti contohnya; gas helium yang telah saya sampaikan; gas berada di tabung; gas itu terbatas ruang dan waktu.
- jika bukan senyawa, bukan unsur apapun; bagaimana anda mengikatnya, membatasinya ?
- andanya sendiri yang terikat dan terbatas waktu, namun esensi Allah sendiri tidak terikat dan terbatas waktu melainkan Dia bisa MASUK dalam ruang dan waktu.
- Sebab space and time pun diciptakan Allah, bagaimana pula anda membatasi Allah, mengharuskan Allah terikat dan terbatas waktu ?
- Kisah ahab, sinar matahari diputar kembali bukankah sudah membuktikan bahwa Allah tidak TERBATAS dan TERIKAT oleh ruang dan waktu ?


Sdr salah paham, yg saya maksud "terikat" bukanlah berarti terbelenggu/ tergantung, tapi simply berada dlm ruang waktu, di ukur oleh ruang dan waktu. Sekali lagi, ketika sesuatu itu harus bergerak, harus ada di suatu tempat untuk melakukan satu tujuan, maka ia berada/terikat dgn ruang dan waktu.

Roh memang bukan unsur materi, dan tentu saja manusia tidak bisa mengikat/membatasi dgn ruang buatan manusia. Namun roh bukan pula "nothing".


Quote
Ok, jelaskan yang OMNIPRESENT itu siapa ?
- di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada (Kis 17:28)
- Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua. (Ef. 4:6)
- the kingdom of God is within you (Luk 17:21)
Jangan2 anda sendiri yang tidak memahami makna 'terikat ruang dan waktu' secara benar.


Define omnipresent!

ROH KUDUS tdk berada di semua tempat/mahkluk.


Quote
Contoh terikat ruang dan waktu:
- Anda di stasiun gambir bergerak menuju stasiun bogor.. setelah sampai bogor, anda tidak ada di stasiun gambir.

- apakah anda konsepkan Allah begitu juga cara bergeraknya ?



Makanya silahkan define dulu pengertian anda ttg omnipresent.

Tapi bisa di katakan begitu...

- bukankah ketika seseorang mati maka rohnya meninggalkan dia?
- Bukankah ROH KUDUS bisa di ambil dari/meninggalkan  seseorang/ ataupun masuk dlm seseorang?








August 23, 2013, 07:10:21 AM
Reply #63
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 481
  • Gender: Male
  • Denominasi: In Christ
@ Saudara SimonSays..
Jika anda bahkan tidak/belum bisa melihat (apa yang BENAR2 SEKARANG)
Bagaimana pula anda bisa memahami 'tidak terikat WAKTU' ?
==========

Penjelasan.
Jika saya tanya: Simon, apa yang anda lihat SEKARANG ?
Anda mungkin akan menjawab: melihat laptop, monitor, tulisan SEKARANG.

Namun sebenarnya tidak ada satupun yang BENAR2 anda lihat SEKARANG.
Apa yang anda sangka (terlihat sekarang) sebenarnya BUKAN SEKARANG, melainkan permilisecond yang lalu.

Sebab otak kita merupakan organ yang memproses input sensoris secara flash instan dengan kecepatan transmisi sinyal listrik dari organ-organ indera kita mengalir ke neuron kita.
Namun, walau secepat apapun proses mental kita, pada saat kita menciptakan gambaran yang koheren dalam benak, 'SEKARANG' itu sendiri telah berlalu!

Jadi untuk bisa menampilkan gambar laptop, monitor dalam benak anda, dibutuhkan WAKTU bagi sel2 senssoris, mata, motoris, neuron memprosesnya.. sehingga apa yang anda sangka terilhat SEKARANG itu sebenarnya BUKAN SEKARANG.

Bisa menangkap uraian saya ?

Maka coba saja anda LIHAT apa yang BENAR2 SEKARANG jika ingin mengerti makna 'Tidak terikat WAKTU'

Tidak harus sampai ke sanalah bro, tentang terikat/tdk terika waktu/ tempat adalah simply bahwa "Roh being" harus bersinggungan dgn ruang dan waktu ketika ia masuk dlm dimensi ruang dan waktu.
Itu saja. Bukan berarti itu menjadikan bahwa roh allah itu terbatas.

Ketika sdr menyelam di laut, maka sdr harus bergerak seperti ikan, tapi itu tdk menjadikan sdr menjadi ikan.

Kalau menurut filosofi sdr di atas, maka yahwehnya musa pun jg terikat waktu :

23 ¶  Lama sesudah itu matilah raja Mesir. Tetapi orang Israel masih mengeluh karena perbudakan, dan mereka berseru-seru, sehingga teriak mereka minta tolong karena perbudakan itu sampai kepada Allah.








 
August 25, 2013, 06:15:55 PM
Reply #64
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Anda bilang Allah BERBEDA dengan Lord (sosok) yang KELUAR dari Allah pada quote berikut:
Allah adalah "force", sifatnya universal.
Berbeda dgn sosok "Lord/Tuhan",  yg keluar dari Allah,
namun memiliki existensi dan personalitas sendiri2.
Maka saya ajukan ayat:
Pada waktu itu berkatalah Yesus:
"Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi,..
(Mat. 11:25)

Saya ulang lagi pertanyaannya:
1. Jika Bapa disebut 'Tuhan' oleh Yesus, Bapa keluar dari Allah mana lagi (sesuai konsep anda) ?
2. Yesus gundah dan belum bisa membedakan antara "allah" dan "tuhan" karena menyebut Bapa sebagai Tuhan langit bumi ?
3. Kali ini, anda mau menyalahkan penterjemah, atau ayat tidak sah atau allah PL nya anda yang mau anda salahkan ?
Itulah karena sdr tdk mengerti apa itu Tuhan, apa itu Allah...jika sdr ingin penjelasan saya ttg itu, saya ingin tahu dulu pemahaman sdr ttg itu.
Jk sdr tk mau mengatakan, sayapun tdk.
Ketika pernyataan anda terbentur dengan ayat bibel.. lagi2 respon anda hanya 'curhatan kosong'.

Sekali lagi, dgn anda bertanya spt itu menunjukkan siapa sdr sbenarnya.
Jangan heran kalau saya punya pemikiran2 yg secara tdk sengaja sama dgn pemikiran orang2 tertentu di jaman dulu, dan ini bukan pertama kalinya.

Hal yg sama ketika saya menemukan pemahaman tentang "origin of soul"  TRADUCIANISM dari Tertulian, yg ternyata sudah menjadi pemikiran sejak lama.

Saya hanya baca alkitab saja kok. Berbeda dgn sdr yg baca pemikiran orang lain dulu baru mengertikan ke alkitab.
Jadi ga perlu di pertanyakan.
Jadi sumber anda adalah dari membaca alkitab..
Alkitab yang beredar sekarang ditulis melalui penafsiran/hasil pemikiran dari si penterjemah.
Dengan mengemukakan suatu konsep dengan klaim 'murni pemikiran sendiri'; ternyata konsep itu pernah dikemukakan orang lain == tidak menjadikan klaim anda 'murni pemikiran sendiri' itu sesuatu yang bisa dipercayai ataupun menjadikan anda sebagai pencipta doktrin terkecuali anda pegang copyright, trademark dan memang konsep anda tidak pernah ada seorangpun yang mengemukakan sebelumnya.
Bahkan dengan klaim anda; kalau ada yang mengatakan 'jangan sok mengklaim pemikiran orang lain sebagai murni pemikiran sendiri' anda pun tidak bisa menyangkalnya, sebab orang itu bisa menunjukkan bahwa konsep itu telah ada sebelum anda lahir.

Sekarang begini saja; kembali ke pokok masalah:
1. kenapa anda sampai sekarang masih juga curhat dan bukannya menjelaskan pengetahuan anda tentang 'Allah adalah force' alkitabiah ? (kita lihat konsep anda murni pemikiran sendiri kah)
2. buktikan ayat alkitab tertulis eksplisit tegas bahwa Allah PL adalah false god.
Jika tidak ada satupun ayat alkitab tertulis tegas jelas bahwa Allah PL adalah false god : alkitab mana atau hasil pemikiran siapa yang anda baca ?


Sekali lagi, bedakan dulu antara Allah vs Tuhan, baru akan saya jelaskan.
Cukup saya bertanya dua kali tanpa jawaban.. tidak saya teruskan.

Tentang kerajaan Allah, bukankah wajar jika saya katakan kerajaan allah harus melintasi waktu ketika ada pernyataan "datanglah kerajaanmu"?
Jelaskan wajarnya bagaimana; bentuknya bagaimana, wujudnya bagaimana sehingga dengan 'wujud' itu menjadi logis bila anda mengatakan terikat/terbatas ruang dan waktu.

Pertanyaan tentang "Di mana Bapa sebelum sorga di ciptakan?" tdk akan saya jawab, sebab itu sudah di luar kemampuan manusia untuk bisa mengerti.
Nanti kita hanya akan seperti dua ekor ikan laut dalam yg mencoba berkata-kata tentang puncak himalaya.
kalau tidak bisa menjawab; diluar kemampuan manusia untuk mengerti - kenapa anda bisa menyatakan bahwa 'Kerajaan Allah terbatas ruang dan waktu' ?

Gen 1:1
In the beginning God created the heaven and the earth.

August 25, 2013, 06:25:52 PM
Reply #65
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Bicara semaunya memang mudah :
Allah adalah "force", sifatnya universal.
Berbeda dgn sosok "Lord/Tuhan",  yg keluar dari Allah,
namun memiliki existensi dan personalitas sendiri2.

Ketika ditanya, malah balik tanya:
Mbok ya jelaskan dulu pengertian sdr, baru gantian saya jelaskan, masa minta terus tanpa memberi?  :D

si om si om...  ;D

Uraianmu juga menunjukkan bahwa kamu tdk mengerti tentang roh! Itu mungkin karena kamu menganggap ROH KUDUS adalah " pribadi"

Secara umum ROH KUDUS/holy spirit bukan lain adalah "holy force" yg bekerja dalam diri seseorang (yg memiliki) yg mendorong orang itu menjadi kudus/suci.

Mengikut teori anda 'Allah adalah Force', bukan persona, JELASKAN ayat2 berikut :
- 'Force' punya feeling ? (Ef 4:30)
- 'Force' menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah ? (1Kor 2:10)
- 'Force' yang akan mengajarkan segala sesuatu dan akan mengingatkan akan semua yang telah Yesus katakan ? (Yoh 14:26)
- 'Force' mempimpin ? (Rm. 8:14)
- 'Force' bicara pada Filipus (Kis. 8:29)
- 'Force' bisa didukakan, berduka ? (Ef. 4:30)

5. Personifikasi/ antropomorfis

Anda membawa link KATOLIK untuk membuktikan pernyataan anda bahwa 'ROH KUDUS ialah holy force, BUKAN persona' ?
SEDANGKAN KATOLIK MENGAJARKAN BAHWA ROH KUDUS ADALAH PERSONA ?
Saudara/i katolik harap konfirmasi; apakah betul katolik mengajarkan bahwa ROH KUDUS BUKAN persona sampai bisa2nya saudara Simon mengambil link dari katolik untuk mempertahankan statemennya ?
Lucu juga ya anda om, katolik mengajarkan bahwa ROH KUDUS itu persona... eh malah anda bawa2 link katolik untuk mempertahankan konsep anda yang menyatakan bahwa 'ROH KUDUS bukan persona' ?

ROH KUDUS berkata kepada Filipus, "Hampiri orang itu dan berjalanlah di samping keretanya."
(Kis. 8:29)
August 25, 2013, 06:54:02 PM
Reply #66
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Ok, jelaskan yang OMNIPRESENT itu siapa ?
- di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada (Kis 17:28)
- Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua. (Ef. 4:6)
- the kingdom of God is within you (Luk 17:21)
Jangan2 anda sendiri yang tidak memahami makna 'terikat ruang dan waktu' secara benar.

Define omnipresent!

ROH KUDUS tdk berada di semua tempat/mahkluk.
Makanya silahkan define dulu pengertian anda ttg omnipresent.
Tapi bisa di katakan begitu...

- bukankah ketika seseorang mati maka rohnya meninggalkan dia?
- Bukankah ROH KUDUS bisa di ambil dari/meninggalkan  seseorang/ ataupun masuk dlm seseorang?
Yang sy berikan adalah ayat yang menunjukkan deskripsi omnipresent.
Anda pula tanya lagi definisi omnipresent, bukannya menjelaskan maupun menjawab pertanyaannya.

Baik saya ulang lagi:
- di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada (Kis 17:28)
- Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua. (Ef. 4:6)
- the kingdom of God is within you (Luk 17:21)

Bagaimana penjelasan anda tentang kedua ayat diatas ?


August 25, 2013, 07:45:04 PM
Reply #67
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Tidak harus sampai ke sanalah bro, tentang terikat/tdk terika waktu/ tempat adalah simply bahwa "Roh being" harus bersinggungan dgn ruang dan waktu ketika ia masuk dlm dimensi ruang dan waktu.
Itu saja. Bukan berarti itu menjadikan bahwa roh allah itu terbatas.
====
Namun ketika immanent tersebut ada pada dimensi kita (yang mana dimensi kita subject pada time and space,...) maka yang immanent itupun bekerja secara sequence dan masuk juga dalam ruang dan waktu.. namun tidak terikat oleh ruang dan waktu.. (ref. kisah ahab-jarum penunjuk matahari)

Kalau menurut filosofi sdr di atas, maka yahwehnya musa pun jg terikat waktu :

23 ¶  Lama sesudah itu matilah raja Mesir. Tetapi orang Israel masih mengeluh karena perbudakan, dan mereka berseru-seru, sehingga teriak mereka minta tolong karena perbudakan itu sampai kepada Allah.
Anda belum mengerti isi uraian saya.

Uraian saya sebelumnya dengan analogi agar anda dapat mengerti konsep 'tidak terikat ruang dan waktu' :
Ketika anda bilang 'SEKARANG simon melihat laptop' == itu sebenarnya BUKAN benar2 yang dilihat SEKARANG, sebab gambar laptop itu terproyeksi dalam benak membutuhkan PROSES dari mata - syaraf sensoris - motoris - neuron -- barulah muncul itu laptop dalam benak, dan sewaktu obyek laptop terproyeksi dalam benak.. 'SEKARANG' itu sendiri telah berlalu.. jadi sebenarnya apapun yang anda lihat itu bukan anda lihat 'SEKARANG' melainkan 'sepermili second yang lalu'.
Maka untuk bisa mengerti makna 'tidak terikat waktu' .. belajar terus untuk melihat apa yang BENAR2 'SEKARANG'... walau untuk benar2 bisa melihat apa yang SEKARANG; mungkin bisa ditempuh dengan cara MATI.
 ;D

Dan jika anda sudah bisa menangkap uraian saya, hal itu tidak bertentangan dengan ayat yang anda ajukan.
Sebab subyektif dari persepsi manusia sendirilah yang terikat ruang dan waktu.. sedangkan secara obyektif...Esensi Allah itu tidak terikat ruang dan waktu; immanent Allah yang bisa MASUK dalam ruang dan waktu - meski tetap juga TIDAK TERIKAT/TERBATASI ruang dan waktu.

August 25, 2013, 11:04:44 PM
Reply #68
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Makanya silahkan define dulu pengertian anda ttg omnipresent.
Definisi OmniPresent.
The term “omnipresence” is borrowed from Latin.
Omni = all
Praesens = here
Thus, God is always here, close to everything, next to everyone.

Deskripsi & ayat:
"Maksud Allah dengan semua ini ialah supaya mereka merindukan Dia, dan barangkali mereka akan mencari serta menemukan Dia -- walaupun Ia tidak pernah jauh dari kita.
Sebab kita hidup, bergerak, dan ada di dalam Dia.
(Kis. 17:27-28 FAYH)

satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.
(Ef. 4:6)

the kingdom of God is within you
(Luk 17:21)

Masakan Aku ini hanya Allah yang dari dekat, demikianlah Firman Tuhan, dan bukan Allah yang dari jauh juga?
Sekiranya ada seseorang menyembunyikan diri dalam tempat persembunyian, masakan Aku tidak melihat dia? demikianlah Firman Tuhan.
Tidakkah Aku memenuhi langit dan bumi? demikianlah Firman Tuhan.
(Yer. 23:23-24)

Tetapi siapa yang mampu mendirikan suatu rumah bagi Dia,
sedangkan langit, bahkan langit yang mengatasi segala langitpun tidak dapat memuat Dia?
(2Taw. 2:6)

Beginilah Firman Tuhan: Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku; rumah apakah yang akan kamu dirikan bagi-Ku, dan tempat apakah yang akan menjadi perhentian-Ku?
(Yes. 66:1)

Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.
(Ams. 15:3)

Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau.
Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam," maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang.
(Mzr. 139:7-12)


August 25, 2013, 11:08:34 PM
Reply #69
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 670
Namun roh bukan pula "nothing".
Kata anda Allah adalah force, sekarang anda bilang 'roh' ?
Dalam aspek 'Roh' memang a 'Thing/Persona'
Sedangkan yang saya utarakan ialah secuil dogma tentang KEDAHSYATAN KEILAHIAN KUASA Allah.
God's Transcendence = God.
God's immament = God.
===
Secuil dogma tentang mistery hakikat Allah yang pernah manusia utarakan a/l:
- beyond something and beyond nothing
- beyond consciousness and unconsciousness
- beyond being and non-being
- beyond existence and non-existence

Jika dikatakan :
Dapatkah engkau memahami hakekat Allah, menyelami batas-batas kekuasaan Yang Mahakuasa?
(Ayb. 11:7)
"Semua itu hanyalah sebagian kecil saja dari kuasa Allah, sekadar bisikan dari kebesaran kuasa-Nya.
Tetapi siapakah yang dapat memahami akan kedahsyatan kuasa Allah yang sepenuhnya?"
(Ayb. 26:14)

Lalu apakah anda mau menyanggah jika saya katakan bahwa salah satu kekuatan ilahi Allah adalah 'nothingness' ?
(God's immanent = God also walau Dia beyond something and nothing)

Jika anda mau menyanggah...

Dasar logika:
- 'nothing' = bukan dalam pengertian vakum, hampa.
- 'nothing' is not a thing called nothing. nothing is absolute nothing.
- God create out of 'nothing'.

Pertanyaan saya kepada anda (kalau anda berniat menyanggah) = Jika 'nothing' bukan salah satu kekuatan ilahi Allah; apakah 'nothing' sama kekal dengan Allah ?
======
- bukankah ketika seseorang mati maka rohnya meninggalkan dia?
dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.
(Pkh. 12:7)

Kita tidak tahu, apakah roh manusia naik ke atas dan roh binatang turun ke dalam tanah.
(Pkh. 3:21 BIS)

- Jika Allah memenuhi langit bumi.... bagaimana anda membayangkan roh kembali kepada Allah selama ini ?
- Akibat film holywood ya bro; apakah anda membayangkan setelah seorang mati.. rohnya keluar dari tubuh.. wujudnya sama seperti jasadnya ?
(Kalau memang begitu konsep anda; jelaskan ya om.. jangan tiap kali ditanya responnya hanya curhat saja)

- Bukankah ROH KUDUS bisa di ambil dari/meninggalkan  seseorang/ ataupun masuk dlm seseorang?
Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
(Yes. 59:1-2)
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)