Author Topic: Persembahan Persepuluhan 3  (Read 500 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

October 08, 2013, 03:58:02 PM
  • FK - Senior
  • ****
  • Posts: 333
  • Gender: Male
  • Hidup itu indah...nikmatilah bersama Tuhan Yesus.
    • Firman Yesus Kristus
  • Denominasi: Kharismatik
Standar kesuksesan seorang hamba Tuhan adalah seperti yang dikatakan Tuhan Yesus kepada murid-muridNya dalam Injil: "Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." (Mat. 20:25-28)

"Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar." (Luk.9:48)

Jadi dari perkataan Tuhan Yesus itu sudah sangat jelas bahwa standar yang dikehendakiNya kepada hamba Tuhan adalah berbanding terbalik dengan standar kesuksesan orang yang bekerja di lapangan pekerjaan duniawi. Semakin seorang hamba Tuhan mau merendahkan dirinya semakin tinggi ia akan dimuliakan oleh Tuhan; semakin ia menjadi kecil maka ia semakin dijadikan besar oleh Tuhan. Maksudnya adalah bahwa seorang hamba Tuhan menjadikan dirinya semakin rendah agar Tuhan Yesus yang semakin ditinggikan. Seperti yang di ajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri dalam Injil:
"Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan! Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum. Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya? Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan." (Luk. 17:7-10)

Dan juga seperti yang diteladankan oleh Yohanes Pembaptis dengan perkataannya:
"Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga. Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya. Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil. Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorang pun yang menerima kesaksian-Nya itu. Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Allah adalah benar. Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya." (Yoh.3:27-36)

Tetapi standar yang dikehendaki Tuhan Yesus ini sangat sulit dimengerti dan sulit diterima oleh hamba Tuhan yang masih mempunyai pikiran dengan standar duniawi. Dan hal ini juga dinyatakan rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, dengan perkataan:

Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh.Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.(1 Kor.2:13-14)
« Last Edit: October 08, 2013, 04:25:41 PM by sandiputra »
Hal Kerajaan Allah seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu. (Mat.13:45-46)
October 08, 2013, 10:32:32 PM
Reply #1
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 2810
  • Denominasi: Protestan
bro, masalah perpuluhan itu ditopik sebelum-sebelumnya juga gak kelar2
ehh masuk lagi masalah perpuluhan sampe 3 topik

gak bakalan bisa kelar  :tongue:

Salam
Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.(Roma 10:2)
October 12, 2013, 04:40:07 PM
Reply #2
  • FK - Hero
  • *****
  • Posts: 865
  • Denominasi: TRINITARIAN
bro, masalah perpuluhan itu ditopik sebelum-sebelumnya juga gak kelar2
ehh masuk lagi masalah perpuluhan sampe 3 topik

gak bakalan bisa kelar  :tongue:

Salam

Yah memang engga bakalan kelar kelar, karena masih banyak yang butuh uang persepuluhan,
oleh karena itu meskipun sudah dibatalkan yesus , tapi masih banyak yang mempertahankannya

Tuhan yesus memberkati


Han
Bukan semua nas/ayat  yang tertulis dalam Alkitab adalah Firman Allah dan juga Tidak seluruh Firman Allah tertulis lengkap dalam Alkitab.

( mudah mudahan dimengerti penjelasannya )
 


[X]
Shalom! Selamat datang di Komunitas Kristen Online!

Nampaknya anda belum login. Klik disini untuk login

Belum menjadi member? Klik disini untuk DAFTAR GRATIS (cuma 1 menit)